You are on page 1of 16

Panduan Menggunakan Tanda Baca Sesuai EYD Lengkap

Cara Menggunakan Tanda Baca Sesuai EYD Lengkap - Tanda baca sering sekali luput
dalam perhatian kita ketika menulis. Tanpa sadar kita sering sekali salah dalam
menggunakan tanda baca atau bahkan tidak menggunakannya sama sekali.
Padahal penggunaan tanda baca adalah salah satu indikator baku tidaknya kalimat
tersebut.

Tanda Baca

Ada banyak sekali tanda baca yang bisa kita gunakan, diantaranya adalah titik,
koma, tanya, dan lain – lain. Nah, untuk membantu Anda dalam membuat suatu
kalimat baku, berikut ini adalah panduan atau cara-cara menggunakan tanda baca
sesuai dengan ejaan yang telah disempurnakan. (EYD).

Tanda Baca Titik (.)

Tanda titik digunakan untuk:

1. Mengakhiri suatu kalimat.

Contoh: Hari ini aku akan pergi ke tempat nenek.

dan lain – lain. tahun. Penggunaan Tanda Titik 2. Digunakan dalam penulisan daftar pustaka untuk memisahkan nama penulis. Penggunaan Tanda Baca Sesuai EYD 1. Penggunaan Tanda Tanya. Contoh: A. . dan detik dalam penunjuk waktu. Digunakan untuk memisahkan jam. menit. Digunakan untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya dalam penulisan angka. 5. 3. Digunakan untuk penanda angka atau huruf pada bagan. Aria.2. 2015. 4. ikhtisar ataupun bagan. Panduan Menggunakan Tanda Baca Sesuai EYD. dst. Bandar Lampung: Bintang Pustaka. Contoh: Semalam aku tidur pukul 22. Penggunaan Tanda Koma 3. judul buku. Contoh: Nugraha.00 wib.

Contoh: Bencana Tsunami itu menelan 24. 000. bayam. Digunakan dalam penulisan singkatan. korban jiwa. Digunakan untuk memisahkan induk kallimat dan anak kalimat pada kalimat mejemuk setara. Memisahkan kata. atau frasa dalam pemeriaan atau perincian. 2. . wortel. Contoh: Yth. 6.) Tanda baca koma digunakan sebagai : 1. Ibu Kepala SMAN 2 Bandar Agung Tanda Baca Koma (. dan lobak. Contoh : Ibu membeli macam-macam sayuran seperti kangkung.

Digunakan untuk memisahkan kalimat langsung dan kalimat pengiring. Contoh : Ibu berkata. dengan demikian. Digunakan setelah konjungsi antar kalimat seperti oleh karena itu. “Ambilkan baju itu!” . Memisahkan kata seru atau penyeru Contoh : Wah. Contoh : Oleh karena itu. jadi. tetapi ibu tidak mengizinkannya. Memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimatnya. Contoh : Karena hari ini hujan. aku harus rajin belajar. 6. 4. 3. dan sebagainya. namun. aku tidak berangkat ke sekolah. indah sekali pemandangan itu.Contoh : Aku ingin membeli sepeda baru. 5.

S. Bandar Lampung: Bintang Pustaka. Pemisah unsur kalimat yang berupa keterangan yang terletak di awal kalimat. dan nama provinsi pada penulisan alamat.Pd 10. Lampung. sedang berulang tahun hari ini. jalan. Contoh : Aku bertempat tinggal di Jalan Merdeka. Panduan Menggunakan Tanda Baca Sesuai EYD. Tanjung Bintang. 2015. Bandar Lampung. Mengapit suatu keteranga tambahan di dalam kalimat. . Aria.. 8. Contoh : Aria nugraha. 11. Digunakan untuk memisahkan nama yang dibalik susunannya pada daftar pustaka. 9. Digunakan untuk pemisah nama tempat. M. Jokowi Widodo. Pemisah nama orang denga gelar yang dimilikinya.Pd.7. nama kota. Contoh : Nugraha. Bapak presiden kita.

Sehat jasmani dan rohani. Mengakhiri pernyataan yang berupa kata. Tanda Titik Dua (:) Tanda baca titik dua digunakan sebagi : .) Tanda baca titik koma digunakan sebagai: 1. Pengganti kata penghubug dalam kalimat majemuk setara. 3. 2. Contoh : Persyaratan mendaftar polisi adalah sebagai berikut: 1.Contoh : Atas perhatian dan kerjasamanya. atau frasa di dalam sebuah perincian. Bekewarganegaraan Indonesia. Mematuhi peraturan yang ada. 2. Tanda Baca Titik Koma (. Contoh : Ibu memasak nasi di dapur. Membaca koran di teras. saya ucapkan terimakasih.

2. Dipakai dalam dialog atau naskah drama. Sanur. Contoh : .1. Dipakai setelah kata atau frasa yang memerlukan pemeriaan. judul suatu karangan. Contoh : Nama : Aria Nugraha Umur : 22 tahun 3. Contoh : Kami mengunjungi beberapa tempat di Pulau Bali : Tanah Lot. Mengakhiri sebuah kalimat yang memiliki pemeriaan. Contoh : Ibu : “Mau kemana kamu Budi?” Budi : “Aku ingin pergi main. Pantai Kuta. Bu!” 4. dan nama kota dan penerbit pada daftar pustaka. dan Tanjung Benoa. Digunakan dalam penulisan jilid atau nomor halaman. bab atau ayat dalam kitab.

. Panduan Menggunakan Tanda Baca Sesuai EYD. Menyambung suku kata yang terpisah karena baris yang tidak cukup. 2. Bandar Lampung: Bintang Pustaka. Contoh : Pukul – memukul cara – cara. Menyambung kata ulang. Tanda Hubung (-) Tanda hubung digunakan untuk : 1. 2015. Contoh : Aku hari ini akan per- gi ke Jakarta. Aria.Surah Al fatiha: 3 Nugraha.

Contoh: Ber-revolusi. 5. Menyambung tanggal atau kata yang dieja. Contoh : Kemerdekaan —hak setiap bangsa—harus diperjuangkan. Hari ini ulang tahun ku yang ke-7 Tanda Pisah (-) Tanda pisah digunakan untuk : 1. se dengan kata. -an dengan angka Contoh : Lomba itu akan diadakan se-Indonesia. p-r-a-m-u-k-a 4. ke dengan angka. Merangkai. Memperjelas hubungan bagian kata atau ungkapan. Tiga-puluh ribuan.3. Membatasi kalimat sisipan yang memberikan penjelasan pada kalimat utama. . Contoh : 15-10-2015.

Contoh : Acara ini akan dilaksanakan pada pukul 08. Tanda Seru (!) . waktu. Digunakan antara bilangan. Contoh : Umar berumur 23 tahun (?).30 wib. dan tempat yang memiliki arti sampai.2.00 – 09. Tanda Tanya (?) Tanda tanya digunakan untuk : 1. Mengakhiri kalimat tanya Contoh : Apakah kamu sudah makan? 2. Digunakan untuk menunjukan kalimat yang belum pasti akan kebenarannya.

Contoh : Tutup pintu itu! 2. . masih belum bisa dipastikan. Mengakhiri kalimat Perintah.Tanda seru digunakan untuk : 1.. . Menunjukan bahwa pada bagian kalimat itu ada bagian yang dihilangkan. Mengakhiri kata seruan Contoh : Merdeka! Tanda Elipsis (. Contoh : Faktor-faktor pertumbuhan . .) Tanda ellipsis digunakan untuk : 1..

Contoh : Model celana yang sedang populer saat ini adalah “cutbrai”. Mengapit petikan pada kalimat petikan. 2. 3. Contoh : Puisi “Aku” adalah karya terbaiknya. Menunjukan judul puisi. asing atau kata dan frasa yang tidak dikenal. Tanda Petik Tunggal (‘) Tanda petik tunggal digunakan untuk : 1. Menandakan kutipan langsung pada kalimat. . atau karangan. Contoh : Pancasila ke-5 menyatakan “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.Tanda Petik (“…”) Tanda petik digunakan untuk : 1. Menunjukan istilah ilmiah. buku.

2. Mengapit makna ungkapan Contoh : Tercantik = ‘Paling’ cantik 3. Mengapit kata – kata asing Contoh : feed-back ‘umpan balik’. kata. tadulako ‘panglima’ Tanda Kurung (()) Tanda kurung digunakan untuk : 1.Contoh : “Aku mendengar dia berkata. Contoh : Panduan menggunakan tanda baca sesuai EYD (Ejaan Yang Disempurnaka) .” ujar Shinta. ‘aku menang’. atau frasa penjelas dalam sebuah kalimat utama. Mengapit kalimat.

Digunakan pada angka.2. Mengapit huruf. Contoh : Pak presiden mengadakan perjalanan safari ke (kota) Bogor. 3. Contoh : Ada beberapa mata pelajaran yang sangat di sukai. dll Tanda Kurung Siku ([]) Tanda kurung siku digunakan untuk : 1. . kata. diantaranya adalah (a) Bahasa Indonesia (b) Matematika. Mengapit keterangan di dalam tanda kurung. 2. Contoh : Ayah memberikan uang (kepada) Pak Usman. kalimat sebagai koreksi dalam sebuah kalimat. Mengapit kata atau frasa yang bisa dihilangkan. atau huruf pada pemerincian.

Dia ‘kan telah pergi. Contoh : No. Tanda Apostrof (‘) Tanda Apostrof digunakan untuk menyingkat bagian huruf atau angka. Mobil itu melaju dengan kecepatan 150 km/jam. Contoh : 1 januari ’93 . Contoh : Kamu ingin membeli buku/tas. 5/PK/2015 2.Contoh : Topik ini telah dibahas (Lihat buku Bahasa Indonesia [buka halaman 2]) Tanda Garis Miring (/) Tanda garis miring digunakan sebagai : 1. Penanda nomor pada nomor surat. . Sebagai pengganti kata atau dan tiap.