You are on page 1of 3

Beberapa contoh lead

:
1. Newspeg Lead:
Putus asa terserang penyakit minamata, seorang ibu tega menggantung
tiga anaknya, kemarin siang di Buyat. Ketiga korban berumur 4, 6, dan
8 tahun itu sudah mengidap minamata selama 3 tahun.
2. Lead Kontras:
Di Bekasi, di rumah yang jauh dari kesan mewah, Manuel Kaisiepo
menerima kabar penunjukannya sebagai menteri di Kabinet Persatuan.
Kabar itu disampaikan Presiden Wahid melalui telepon dari Istana,
semalam.
Dari gubug bambu di tepi pantai P Bangka, Amiruddin mengendalikan
bisnis rumput laut yang sudah go international. Tahun ini seorang
pengusaha asal Tokyo, memesan dagangan Amir, nilainya 2 juta dolar AS.
3. Lead Deskriptif:
Gedung World Trade Center, New York, masih mencakar langit sampai
pukul 09.00 kemarin, ketika sebuah pesawat penumpang menabrak
salah satu lantainya. Hanya dalam hitungan detik, gedung kembar itu
runtuh bak istana pasir.
Tak seorang pun penghuninya sempat menyadari, ketika simbol
kedigdayaan ekonomi Amerika itu rata dengan tanah.
4. Lead Bertanya:
Berapa ratus “Bintang” untuk memulihkan sekeping kebahagiaan?
Ahmad Senoadi, bukan nama sebenarnya, seorang peminum berat yang
kepergok di sebuah bar di Hotel Mutiara, menjawab dua botol sekali
minum, dua kali sehari, 25 hari sebulan.
Ia seorang pengusaha rekanan pemerintah yang sukses, tapi seorang
suami yang malang, katanya.
5. Lead Stakato:
Sabtu, 27 Juli 1996. Pukul 06.00. Jalan Diponegoro masih lengang.
Kebanyakan kantor memang libur. Lima buah truk sarat manusia
melaju. Berhenti tepat di depan bangunan nomor 54. Sekitar 200-an
orang meloncat. Dan, tiba-tiba batu berhamburan. Hancurlah
Sekretariat DPP PDI.
6. Lead Ledakan:
Seorang lelaki keriput bagai buah markisa tua tertatih-tatih di tengah
peserta seminar parapsikologi, kemarin di Jakarta. Tiba-tiba sidang
gempar. Lelaki tua itu menghamburkan serbuk merica ke tengah
ruangan, mengakibatkan semua orang bersin. Begitulah seminar
dibuka.
7. Lead Figuratif:

termasuk pembantu. Konon. Lelaki itu membantah. Saya hanya menarik tali. 11. Itulah yang menimpa keluarga Masirom ketika seisi rumahnya. “Tidak. kemarin sore di Cibubur. ternyata benda itu cuma botol lem biasa. 12. Si teman menyuruhnya untuk melemparkan botol ke siapa pun yang hendak mengganggunya. malah menyamakan keduanya. miskin pengalaman. Eh. di rumahnya ada cairan nitroglierin.” Begitulah dialog singkat hakim dan terdakwa di Pengadilan Negeri Tangerang. kemarin. rumah pun disatroni maling. juara tinju dunia dengan rekor tak terkalahkan. Begitulah perkawinan Firman (27) dan Fiona (54). tahu-tahu di ujung tali ada anak sapi. 10. 13. Sepasukan penjinak bom segera datang menggeledah kulkas tempat cairan itu disimpan. Bagai siang memeluk malam. . kata lelaki itu. Lead Penggoda: Mungkinkah seorang sopir menjadi pembunuh? Dan seterusnya … 14. kemarin sore. bahan pokok pembuat bom. dia hanya memungut tali jerami yang melintang di jalan. Lead Literer: Kisah Nasrudin Hoja terulang lagi di Duri. Beda usia yang begitu besar tak mampu membedakan. Si gadis menuturkan. Lead Kumulatif: Polisi menerima laporan dari seorang gadis di Menteng. Bukan salahnya. Alasannya. hanya dalam dua ronde kau kanvaskan Holyfield. Ia mengancam mereka yang mencoba-coba mengganti presiden dengan cara inkonstitusional. Ketika polisi menemukan dan memeriksanya. meninggalkan rumah untuk lari pagi di Monas. Seorang lelaki muda dituduh mencuri sapi. jangkauan lebih pendek. Pak Hakim. ia panik saat menerima botol itu dari temannya. 8. kemarin di hadapan para petani Boyolali. Ahmad! Meski tubuh lebih rendah. Lead Parodi: Gara-gara terlalu bersemangat mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Lead Sapaan: Hebat kau. 9. Lead Dialog: “Betulkah Saudara mencuri sapi?” tanya Hakim. jika di ujung tali ada seekor sapi. kemarin sore. Lead Kutipan: “Akan saya gebuk!” kata Presiden Soeharto.