You are on page 1of 13

MAKALAH LKS

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pendidikan pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan dan menjadi sangat penting baik
kehidupan individu, keluarga maupun masyarakat. Penyelenggaraan pendidikan merupakan upaya untuk
meningkatkan harkat dan martabat manusia, membebaskan manusia dari kebodohan, kemiskinan dan
kemelaratan. Dengan adanya pendidikan, manusia dapat meningkatkan kualitas dirinya guna mencapai
tujuan yang ingin dicapai dalam hidupnya. Kualitas hidup suatu bangsa tidak hanya dinilai dari
perkembangan fisik saja, tetapi yang lebih utama adalah kualitas manusia pada intelektual, emosional
dan spiritual. Kualitas hidup seseorang dapat tercermin dari sosok dirinya sebagai pribadi yang
bertanggung jawab baik terhadap dirinya, keluarga maupun terhadap masyarakat.
Oleh karena itu sistem pendidikan perlu disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan di segala
bidang. Pendidikan harus diarahkan pada peningkatan produktivitas, kualifikasi, mutu, dan efisiensi kerja.
Pelaksanaan kurikulum harus didukung oleh strategi dan kegiatan belajar mengajar yang sesuai. Setiap
kurikulum memberikan penekanan – penekanan pada proses belajar mengajar agar siswa memiliki
kemampuan yang tinggi terhadap tujuan yang telah dirumuskan sebelumnya. Agar proses belajar
mengajar berjalan secara efektif dan efisien, maka tenaga pengajar diharapkan selektif dalam mencari,
memilih, menggunakan dan mengembangkan strategi pengajaran sesuai dengan mata pelajaran dan
pokok bahasan yang diajarkan. Penggunaan strategi belajar mengajar yang memadai dimaksudkan untuk
mencapai tujuan pengajaran seoptimal mungkin. Dalam hal ini siswa diharapkan lebih banyak berperan
aktif sehingga ia mampu mengembangkan kepribadian secara utuh dan menyeluruh.
Namun dalam kenyataannya, cukup banyak masalah yang dihadapi guru dalam mengajar, khususnya
bagaimana memotivasi siswa dalam belajar untuk memahami pelajaran. Oleh karena itu dilakukan
berbagai alternatif upaya diantaranya memanfaatkan media pendidikan yang memungkinkan siswa dapat
belajar dengan baik seperti penggunaan Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Banyak faktor yang menentukan
keberhasilan proses belajar mengajar. Diantara faktor tersebut yang paling berpengaruh adalah guru,
siswa dan media pengajaran.
Penerapan suatu media pengajaran harus ditinjau dari segi keefektifan, keefisienan, karakteristik
materi pelajaran dan keadaan siswa. Lembar Kegiatan Siswa (LKS) merupakan alat yang bermanfaat

Sebagai bahan masukan bagi guru. D. Melalui LKS aktivitas dan kreatifitas siswa dalam belajar mengajar dapat ditingkatkan. maka rumusan masalah yang akan diteliti adalah Bagaimana kontribusi LKS dalam pengajaran Bahasa Inggris pada Siswa Kelas I SMU Negeri 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto. maka penulis akan meneliti dengan judul penelitian : “Kontribusi Penggunaan LKS dalam Pengajaran Bahasa Innggris pada Siswa Kelas I SMU Negeri 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto”. Sebagai bahan masukan bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. penyampaian materi pelajaran dapat dipermudah dengan menggunakan LKS. Bertitik tolak dari uraian di atas. Sebagai bahan masukan bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti dengan masalah yang relevan. C. Diantaranya Indawati (1999) yang menyimpulkan bahwa prestasi siswa kelas II SMU Angkasa Maros yang menggunakan LKS cenderung meningkatkan hasil belajar siswa. sedangkan bagi siswa bermanfaat terutama sebagai pemandu dalam kegiatan belajar mengajar. B. Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan data tentang kontribusi penggunaan LKS dalam pengajaran Bahasa Innggris pada Siswa Kelas I SMU Negeri 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto. Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas. bagi guru terutama untuk memudahkan pemberian tugas. BAB II . 3. Sebagai rujukan dalam penelitian ini penulis membaca beberapa penelitian yang relevan dengan kajian penelitian ini. baik yang berupa kegiatan maupun evaluasi. khususnya guru mata pelajaran Bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola pelaksanaan pengajaran Bahasa Inggris 2.

suara guru dan perilaku guru. 1. tape recorder. 2002 : 6) media adalah berbagai hal dalam lingkungan siswa yang merangsangnya untuk belajar. berikut ini akan dibahas mengenai media pendidikan atau pengajaran yang dikemukakan para ahli diantaranya Gagne dan Briggs (dalam Hastuti. Tentang Lembar Kegiatan Siswa (LKS) terdapat beberapa pengertian. Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar seorang guru dituntut untuk memiliki kemampuan dan keterampilan proses. Bertolak dari pengertian media secara umum tersebut di atas. Disamping sebagai penyampai atau pengantar. foto. modul. Dengan kata lain media pendidikan adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar. 1997) secara implisit mengatakan bahwa media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran. kaset. 2002) mengemukakan bahwa media pengajaran adalah apabila media itu membawa pesan – pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksud – maksud pengajaran. Menurut Fleming (dalam Arsyad. 2002 : 4) media adalah penyebab atau alat yang turut campur tangan dalam dua pihak yang berfungsi mengatur hubungan yang efektif antara dua pihak utama dari proses belajar siswa dan isi pelajaran. kamera. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR A. dkk. guru harus dapat berperan sebagai motivator dan fasilitator untuk mencapai tujuan yang diharapkan. yang terdiri dari buku. media yang sering diganti kata mediator. 1997) memberi batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi. maka dapat disimpulkan bahwa media adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan atau mengantarkan pesan dari komunikator kepada komunikan. grafik. Begitu pula dengan Heinich. video. gambar. Dari beberapa pengertian media yang dikemukakan di atas. misalnya kemampuan guru dalam menempatkan dan menggunakan alat atau media seperti penggunaan Lembar Kegiatan Siswa (LKS). maksudnya segala sesuatu yang membawa pesan dari suatu sumber untuk disampaikan kepada penerima pesan. Tinjauan Pustaka Pada proses belajar mengajar. sehingga komunikator dapat mempengaruhi tingkah laku komunikan. Menurut para ahli antara lain dikemukakan oleh AFCT (Assosiation of Education and Communication Technology) (dalam Hastuti. (dalam Arsyad. Sedangkan menurut Gagne (dalam Arsyad. LKS Sebagai Media Pengajaran Kata media berasal dari bahasa latin dengan bentuk jamak medium yang berarti perantara. computer. Bulu (1993) memberikan pengertian tentang LKS sebagai berikut : .

perintah/instruksi dari guru kepada siswa untuk mengerjakan suatu kegiatan belajar dalam bentuk kerja. Komponen LKS Menurut indawati (1999 : 7) bahwa lembar kerja siswa (LKS) mempunyai komponen sebagai berikut : 1. Deskripsi Konsep/Prinsip Deskripsi Konsep atau prinsip berdasarkan pada kepentingan materi telah dirumuskan dengan jelas. Corak dan bentuk kegiatan belajar melalui LKS ditentukan oleh bentuk. b). Hasil belajar yang diperoleh siswa melalui kegiatan ini akan memberikan kepuasan tersendiri pada diri siswa yang tidak mudah dilupakan. Tujuan menyatakan perubahan tingkah laku yang diinginkan dari siswa setelah mempelajari LKS tersebut. Pada bagian ini termasuk alat – alat dan bahan – bahan yang digunakan pada setiap kegiatan. “Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah lembar kerja yang berisi informasi. c). Tujuan a). 2. Untuk mengetahui hasil guna dan daya guna kesempatan belajar yang diberikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sebagai umpan balik bagi guru untuk perbaikan proses belajar mengajar berikutnya. Pada bagian ini siswa diberikan peluang sebanyak mungkin untuk menemukan konsep atau prinsip yang digambarkan. Dari beberapa pengertian tentang LKS tersebut di atas. dapat disimpulkan bahwa lembar kerja siswa (LKS) adalah suatu alat bantu dalam bentuk panduan bagi siswa apa yang harus dilakukan dalam memecahkan suatu masalah terhadap mata pelajaran tertentu untuk mencapai tujuan instruksional khusus. 2. pengamatan. praktek atau dalam bentuk penerapan hasil belajar untuk mencapai suatu tujuan”. Prosedur Kegiatan Kegiatan yang diberikan dalam satu LKS dimaksudkan untuk melatih keterampilan proses seperti keterampilan menggunakan alat. Komponen dan Kriteria Lembar Kerja Siswa (LKS) a. pemeriksaan kesimpulan dan sebagainya. 3. Demikian halnya Hasjim (2001) memberikan batasan pengertian Lembar Kerja Siswa adalah : “Lembar yang digunakan untuk mengarahkan dalam bentuk mengajar dengan pokok bahasan tertentu dalam membantu siswa meningkatkan keterampilan proses bernalar”. isi instruksi yang ditulis dalam LKS untuk mencapai keberhasilan siswa dalam belajarnya melalui LKS ditentukan oleh kemampuan siswa itu sendiri di lain . Lembar kerja siswa (LKS) dapat mendorong siswa untuk belajar sendiri berdasarkan pada lembar – lembar kerja yang ada pada LKS.

peta. Dari segi guru Melalui LKS. di ruang praktek. tugas yang jelas dan singkat serta menantang aktivitas anak. . 4. 7.Sebagai sarana belajar baik di kelas. urutan pelaksanaan kegiatan. mudah dibaca. dan waktu yang digunakan. Fungsi LKS Menurut Syarifuddin (1996). Mengandung pertanyaan. yaitu : 1. grafik dan sebagainya. melainkan berupa panduan bagi siswa untuk memecahkan masalah. 2.Sebagai sarana belajar dimana siswa berpeluang besar untuk mengembangkan kemampuan. alat dan bahan yang digunakan. Mengembangkan keterampilan proses 9. teliti dan tertib. melatih keterampilan dan memproses diri sendiri atau mendapatkan perolehannya. b. Memperhatikan sumber – sumber belajar dalam lingkungan terjangkau 10. Alat yang digunakan tercantum 4. Dari segi siswa . Ada identitas : Bidang studi. Mengacu pada GBPP 2. waktu dan semester 3. table. b. Sebagai contoh instruksi guru dalam LKS harus berisi apa yang harus dikerjakan. Evaluasi Evaluasi yang dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh tujuan yang dirumuskan telah tercapai. 3. ataupun diluar kelas. Interfensi yang diberikan oleh guru bukan dalam bentuk jawaban atas pertanyaan siswa. guru dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar sudah dapat menerapkan metode pembelajaran siswa dengan kadar belajar secara aktif. Menarik dan bila diperlukan dicantumkan gambar. Bahasanya jelas. Guru hanya memberikan instruksi bila diperlukan oleh siswa. manfaat LKS terdiri dari : . tidak terlalu banyak kata – kata. 5. pihak. Fungsi dan Manfaat LKS a. Fungsi LKS ditinjau dari dua segi. topic. Manfaat LKS Menurut Syarifuddin (1996). Mendorong kreativitas dan imajinasi anak 6. Kriteria Lembar Kerja Siswa (LKS) Menurut Bulu (1993) bahwa kriteria lembar kerja siswa yaitu : 1. pokok bahasan. menerapkan pengetahuan. Bila perlu diberi peringatan – peringatan agar anak bekerja secara cermat. 8. termasuk evaluasi terhadap proses.

Kelebihan dan Kekurangan LKS 1. Oleh karena itu. Manfaat bagi siswa a. b. kekurangan LKS sebagai berikut : a. b. B. b. Guru yang kurang kreatif dalam membuat lembar kerja siswa akan mengalami kesulitan. agar anak didik senang dan termotivasi belajar. keterampilan atau sikap. Dengan demikian guru dapat mengambil langkah seperlunya untuk mengatasi siswa yang kurang atau lemah. LKS merupakan usaha perbaikan. Guru dapat mengetahui sejauh mana pencapaian siswa dalam suatu pokok bahasan. 2). dari bahan buku pelajaran yang belum menjadi milik siswa. Dengan LKS guru mengetahui bagaimana. Sebagai diagnosa materi pelajaran yang sudah dipelajari oleh siswa merupakan pengetahuan. d. Kekurangan LKS Menurut Indawati (1999). 2. LKS dipergunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah mengetahui bahan pelajaran yang diberikan. penulis ingin mengetahui data akurat . e. karena proses belajar mengajar akan belajar aktif bila semua komponen yang berpengaruh didalamnya saling mendukung dalam rangka mencapai tujuan dalam proses belajar mengajar. kelebihan LKS sebagai berikut : a. Menuntun siswa untuk mencapai tujuan instruksional khusus sesuai yang digariskan dalam GBPP. guru berusaha menyediakan lingkungan yang kondusif dengan memanfaatkan semua potensi kelas. Menjadikan siswa lebih aktif karena harus mengajarkan LKS berdasarkan ketentuan yang ada. Kelebihan LKS Menurut Indawati (1999). c. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan lembar kegiatan siswa (LKS) dalam proses belajar mengajar. melalui LKS yang telah dikerjakan oleh siswa. Siswa yang kurang kreatif akan tertinggal dari siswa yang lebih kreatif. 4. Banyak kegiatan yang dapat dirancang oleh seorang guru yang kesemuanya bersifat meningkatkan krerativitas siswa. c. Situasi siswa lebih demokratis sehingga dapat menimbulkan kegairahan belajar. b. dengan umpan balik yang diperoleh setelah mengerjakan kelemahan – kelemahan bahkan dengan teliti siswa mengetahui bab atau bagian dari bahan yang sama yang belum diketahuinya. 1). Melatih dan mengembangkan cara belajar siswa untuk dapat belajar secara mandiri. Dengan demikian ada motivasi untuk meningkatkan penguasaan. Guru dapat mengetahui tingkat pencapaian siswa dalam penyajian pokok / sub pokok bahasan melalui LKS yang diberikan oleh guru. Kerangka Berpikir Proses belajar mengajar adalah suatu proses yang sengaja diciptakan untuk kepentingan anak didik. Manfaat bagi guru a.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada bagan kerangka pikir sebagai berikut : Bagan Kerangka Pikir Kegiatan Pembelajaran Guru Siswa Analisis .mengenai kontribusi penggunaan LKS dalam pengajaran Bahasa Innggris pada siswa kelas I SMU Negeri 1 Bangkala.

Desain penelitian adalah strategi penelitian yang akan dilakukan untuk memperoleh data dan kesimpulan yang lebih akurat tanpa kontaminasi variabel lain yang tidak diteliti. C. Definisi Operasional Variabel Untuk menghindari perbedaan pengertian terhadap variabel yang digunakan dalam penelitian ini maka harus diberikan definisi variabel sehingga yang dimaksudkan menjadi jelas. teknik yang dipergunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah dengan menggunakan angket dan observasi. Adapun variabel yang akan diamati dalam penelitian ini adalah variabel tunggal. artinya hanya akan mengamati satu variabel saja yaitu kontribusi penggunaan LKS dalam pengajaran Bahasa Inggeris pada siswa kelas I SMU Negeri 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto. B. Data dan Sumber Data Data dalam penelitian ini adalah semua informasi yang didapatkan atau diperoleh dari hasil penyebaran angket dan hasil pengamatan dalam proses belajar mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris di dalam kelas. Dalam penelitian ini. Yang dimaksud dengan kontribusi penggunaan LKS dalam penelitian ini adalah sumbangan yang diberikan dari pelaksanaan pengajaran dengan menggunakan lembar kegiatan siswa (LKS) yang berisi informasi. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan tujuan dapat mendeskripsikan kontribusi penggunaan LKS dalam pengajaran Bahasa Inggeris pada siswa kelas I SMU Negeri 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto. Variabel dan Desain Penelitian Variabel penelitian merupakan objek yang akan diteliti untuk mencapai tujuan penelitian. . perintah instruksi dari guru kepada siswa untuk mengerjakan suatu kegiatan dalam bentuk kerja untuk mencapai tujuan instruksional khusus dalam pembelajaran. Temuan BAB III METODE PENELITIAN A.

Untuk melakukan kegiatan ini langkah yang ditempuh adalah penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. D. 2. Pengantar . A. Teknik Angket Teknik angket adalah cara pengumpulan data dengan menggunakan beberapa pertanyaan kepada sejumlah responden dalam bentuk pertanyaan dan disusun dalam bentuk pilihan ganda. Teknik Observasi Teknik observasi digunakan untuk melihat secara langsung kondisi siswa pada saat dilakukan penelitian sehingga proses penarikan kesimpulan menjadi lebih dapat dipercaya (tidak diragukan). Teknik Analisis Data Data yang diperoleh melalui penelitian ini dianalisis secara deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan hasil angket dan pengamatan. data diperoleh dari siswa dan guru Bahasa Inggeris khususnya di kelas I SMU Negeri 1 Bangkala kabupaten Jeneponto. Metode angket sebagai metode utama dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahuin hal – hal yang ingin diketahui yaitu tentang kontribusi penggunaan LKS dalam pengajaran Bahasa Inggeris pada siswa kelas I SMU Negeri 1 Bangkala Kabupaten jeneponto. E. Teknik Pengumpulan Data Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. ANGKET SISWA ANGKET PENELITIAN “KONTRIBUSI PENGGUNAAN LKS DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGERIS PADA SISWA KELAS I SMU NEGERI 1 BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO”. Dalam penelitian ini.

Cukup senang c. Tidak termotivasi 6. Tidak aktif 7. Kurang menuntun d. Tidak senang 2. Cukup termotivasi c. Kurang termotivasi d. Sangat termotivasi b. Kurang senang d. a. Sangat termotivasi b. Kurang termotivasi d. Apakah dengan LKS Anda termotivasi untuk menguasai materi pelajaran ?. Apakah dengan menggunakan LKS anda aktif belajar ?. Tidak termotivasi 5. Angket ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi penggunaan LKS dalam pengajaran Bahasa Inggeris pada siswa kelas I SMU Negeri 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto. anda diharapkan memberikan jawaban dengan ikhlas dan jujur untuk memperoleh hasil penelitian seobjektif mungkin demi peningkatan kualitas pengajaran pada masa yang akan datang. Cukup aktif c. Cukup menuntun c. Apakah LKS dapat menuntun Anda dalam belajar Bahasa Inggeris ?. Tidak menuntun 3. Cukup termotivasi c. Petunjuk Pengisian Berilah tanda silang (X) pada salah satu jawaban yang tersedia dan menurut anggapan Anda paling sesuai dengan keadaan sebenarnya. Cukup mengembangkan . a. Sangat aktif b. Apakah dengan LKS Anda termotivasi untuk belajar Bahasa Inggeris ?. Sangat senang b. Apakah Anda senang belajar Bahasa Inggeris dengan menggunakan LKS ?. Tidak termotivasi 4. Pertanyaan 1. Identitas Responden Nama : NIS : Kelas : Kode : (diisi oleh peneliti). Apakah dengan menggunakan LKS. Anda dapat mengembangkan keterampilan bernalar ?. Apakah dengan menggunakan LKS anda termotivasi untuk belajar mandiri ?. a. a. Sangat mengembangkan b. a. Oleh karena itu. B. Kurang aktif d. Sangat menuntun b. D. a. a. Kurang termotivasi d. Cukup termotivasi c. C. Sangat termotivasi b.

Apakah dengan menggunakan LKS dapat membantu anda dalam menghadapi ulangan ?. Kurang memuaskan d. Apakah dengan memiliki LKS dapat memotivasi anda rajin belajar di rumah ?. . a. Sangat termotivasi b. a. Cukup termotivasi c. Kurang membantu d. c. Tidak mengembangkan 8. Tidak memuaskan 12. a. Kurang mengembangkan d. Cukup menerapkan c. Cukup termotivasi c. Sangat menerapkan b. Anda dapat menerapkan pengetahuan ?. Apakah dengan memiliki LKS. a. Sangat memuaskan b. Tidak menerapkan 9. Kurang menerapkan d. Sangat termotivasi b. Apakah dengan menggunakan LKS. Tidak termotivasi ANGKET GURU ANGKET PENELITIAN “KONTRIBUSI PENGGUNAAN LKS DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGERIS PADA SISWA KELAS I SMU NEGERI 1 BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO”. Kurang termotivasi d. Cukup memuaskan c. Apakah dengan menggunakan LKS. a. Cukup membantu c. Anda termotivasi untuk belajar bersama ?. Tidak termotivasi 11. Tidak membantu 10. Sangat membantu b. hasil belajar yang anda peroleh memberikan kepuasan bagi anda ?. Kurang termotivasi d.

Tidak bermanfaat 6. Cukup tinggi c. Cukup termotivasi c. Tidak termotivasi 4. Identitas Responden Nama : NIP : Kode : (diisi oleh peneliti). Apakah LKS bermanfaat bagi Anda dalam pemberian tugas kepada siswa ?. B. Anda mampu mendiagnosis kesulitan belajar siswa ?. Tidak mengetahui 5. Kurang tinggi d. Bagaimana perhatian siswa terhadap pelajaran dengan menggunakan LKS ?. a. Petunjuk Pengisian Berilah tanda silang (X) pada salah satu jawaban yang tersedia dan menurut anggapan Anda paling sesuai dengan keadaan sebenarnya. Cukup mampu c. Kurang mampu d. Cukup mengetahui c. Tidak tinggi 3. a. Apakah dengan menggunakan LKS. a. Pengantar Angket ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi penggunaan LKS dalam pengajaran Bahasa Inggeris pada siswa kelas I SMU Negeri 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto. Anda termotivasi mengajar ?. a. Tidak mampu 2. A. D. Apakah dengan menggunakan LKS. C. . Apakah LKS dapat memudahkan Anda dalam menyajikan materi pelajaran ?. Anda diharapkan memberikan jawaban dengan ikhlas dan jujur untuk memperoleh hasil penelitian seobjektif mungkin demi peningkatan kualitas pengajaran pada masa yang akan datang. Kurang termotivasi d. Cukup bermanfaat c. Apakah dengan menggunakan LKS. a. Kurang bermanfaat d. Sangat termotivasi b. Pertanyaan 1. Anda dapat mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran ?. Sangat mampu b. Sangat tinggi b. Oleh karena itu. Sangat bermanfaat b. Sangat mengetahui b. Kurang mengetahui d.

Kadang – kadang d. Selalu b. Sangat mengetahui b. . Bagaimana prestasi belajar siswa dengan menggunakan LKS ?. Manajemen Penelitian. Syarifuddin. Tidak mengetahui 9. Bulu. Apakah dengan menggunakan LKS menambah minat belajar siswa ?. Kurang meningkat d. Pernah c. Sangat menambah b. Arsyad. Menulis dan Menerapkan LKS. a. Sri. Pengaruh Tugas Tambahan pada pembelajaran dengan Menggunakan LKS terhadap Prestasi Belajar Kimia pada Kelas II SMU Angkasa Maros. Apakah dengan menggunakan LKS Anda mendapat umpan balik dari siswa untuk perbaikan proses belajar mengajar selanjutnya ?. a. Surakarta : Tiga Serangkai. Kurang mengetahui d. 1998. 1997. Tidak meningkat DAFTAR PUSTAKA Arikunto. a. Media Pembelajaran. Skripsi. Cukup mengetahui c. Ujung Pandang : Depdikbud Sulsel. Kurang memudahkan d. Cukup memudahkan c. Ujung Pandang : FPMIPA IKIP. Kurang menambah d. Efektifitas Penggunaan LKS dalam Pengajaran Bahasa Indonesia terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas I SLTP Negeri 26 Ujung Pandang. a. 1999. Strategi Belajar Bahasa Indonesia. Indawati. Hastuti. Jakarta : Raja Grafindo Persada. Azhar. Tidak memudahkan 7. Kiat Belajar Sukses. Cukup menambah c. Jakarta : Rineka Cipta. Sangat meningkat b. a. 2002. Suharsimi. Cukup meningkat c. Tidak menambah 10. Skripsi. 1993. Jakarta : Depdikbud. Tidak pernah 8. Ujung Pandang : FBS IKIP. 2001. Batjo. Apakah dengan menggunakan LKS Anda dapat mengetahui kemampuan belajar siswa ?. 1996. Sangat memudahkan b. Hasjim.