Bab I Pendahuluan

1.1 Latar Belakang
Analisa numerik adalah salah satu metoda untuk menganalisis suatu
masalah teknik yang diselesaikan dengan mempergunakan persamaan
matematika dengan perhitungan aritmatika.
Dan dengan seiring bergantinya zaman ,segala program disusun dan
diciptakan agar membantu manusia dalam mengerjakan sesuatu dengan
mudah. Disini contohnya dengan MATLAB,dimana dengan matlab ini kita
dapat menyelesaikan berbagai macam persoalan matematika dengan mudah
dan cepat.
Dalaam analisa numeric ini ada beberapa cara unutk bahasa
pemograman,diantaranya dengan:
 Algoritma
 Flowchart
 Pseudecode
 Program matlab

1.2 Tujuan
Tujuan dilakukannya pembelajaran praktikum Analisa Numerik dan
pemograman ini adalah
1. Supaya mahasiswa dapat mengerjakan berbagai persoalan matematika
dengan cara perhitungan aritmatika dengan mudah dan dapat
mengaplikasikannya dalam lingkungan sekitar.
2. Agar mahasiswa mengetahui proses menganalisis dengan menggunakan
metoda pemograman antara lain dengan Algoritma, Flowchart,
Pseudecode, dan menggunakan program MATLAB.
3. Agar mahasiswa dapat menganalsis suatu masalah teknik dengan
meggunakan program MATLAB.
4. Agar mahasiswa mampu mengenal dan dapat mengoperasikan program
MATLAB dalam analisis desain system control.

1

1.3 Metode Penelitian
1 . Pengumpulan bahan dan data yang berhubungan dengan pemrograman
dan Matlab.
2. Pembuatan Algoritma
3. Pembuatan Flowchart
4. Mendesain program
5. Menguji program
6. Pembuatan laporan

1.4 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dalam laporan akhir praktikum analisa numeric dan
pemograman ini adalah
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar belakang
1.2 Tujuan
1.3 Meode penelitian
1.4 Sistematika penulisan
Bab II Landasan Teori
2.1 Tahapan Pembuatan Program
2.1.1 Algoritma
2.1.2 Flowchart
2.1.3 Pseudocode
2.2 MATLAB
Bab III Data dan Pembahasan
3.1 Data atau soal
3.2 Pembahasan
3.2.1 Flowchart, Algoritma, Pseudocode
3.2.1 Program MATLAB
3.2.3 Simulasi MATLAB
Bab IV Kesimpulan dan Saran
1.1 Kesimpulan
1.2 Saran

2

Bab II Landasan Teori

2.1 Tahapan Pembuatan Program
Sebelum melaksanakan proses pemograman tentunya kita harus
melakukan perancangan program terlebih dahulu. Program dirancang
dengan benar agar bisa dimengerti oleh pembacanya, secara garis besar ada
tiga tahapan penting dalam menyelesaikan permasalahan dan merancang
program:
1. Mendefinisikan dan Menganalisa masalah, dan merancang urutan
penyelesaian (Algoritma). Mencakup tujuan pembuatan program,
parameter yang di gunakan, algoritma yang di terapkan dan bahasa
pemograman yang di gunakan.
2. Menuangkan Algoritma kedalam bentuk program
3. Mengeksekusi dan menguji program
4. Mendokumentasi hasil dari proses-proses yang telah di lakukan dengan
menulis secara mendetail.
5. Mengarsipkan hasil pembuatan dan rancangan program

3

Maslalah yang dapat diselesaikan dengan pemograman comput computer adalah masalah-masalah masalah yang berhubungan dengan perhitungan matematik. Merealisasikan dengan langkah langkah-langkah berikut: Gambar 2. 4 .6. tertentu Dalam pemograman yang sederhana.1. algoritma merupakan langkah pertama yang harus di tulis sebelum menuliskan program.1 Langkah-langkah Pemograman 2.1 Algoritma Algoritma adalah susunan yang logis dan sistematis tertentu untuk menyelesaikan suatu masalah atau untuk mencapai tujuan tertentu.

Contoh algoritma menghitung luas persegi panjang • Mulai program • Masukan panjang • Masukan lebar • Nilai luas adalah panjang*lebar • Tampilkan luas • Akhiri program 2. Fungsi algoritma adalah untuk membantu seseorang dalam menyelesaikan suatu masalah berdasarkan pada pola pikirnya masing-masing. Flowchart atau diagram alir sering digunakan untuk mendokumentasikan standar proses yang telah ada sehingga menjadi prdoman dalam menjalankan proses produksi. 2. 5 . Sifat algoritma • Tidak menggunakan simbol atau sintaks dari suatu bahasa pemograman • Tidak bergantung pada suatu bahasa pemograman • Notasi-notasinya dapat digunakan untuk seluruh bahasa manapun 4.1. Ciri-ciri algoritma • Ada input • Ada proses • Ada output • Memiliki instruksi-instruksiyang jelas dan tidak ambigu • Harus mempunyai stopping role. 3.2 Flowchart Flowchart atau dalam bahasa Indonesia sering di sebut dengan Diagram alir ini dipergunakan untuk menggambarkan proses-proses operasionalnya sehingga mudah di pahami dan mudah dilihat berdasarkan urutan langkah dari suatu proses ke proses lainnya. 1.

Atau lebih singkatnya flowchart atau diagram alir dapat di definisikan sebagai bentuk gambar atau diagram yang mempunyai aliran satu atau dua arah secara sekuensial. Disamping itu. Fungsi: • Menggambarkan suatu tahapan penyelesaian masalah secara sederhana. Komponen flowchart • Input • Pencabangan • Perulangan • output 6 . • Untuk mempresentasikan suatu program. rapi dan jelas dengan menggunakan symbol-simbol standar. 2. flowchart atau diagram alir ini juga digunakan untuk melakukan analisis terhadap proses produksi sehingga dapat melakukan peningkatan atau perbaikan proses yang berkesinambungan(secara terus menerus). terurai. • Untuk mendesain program. 3.

output • Hindari pengulangan proses yg tidak perlu dan logika yg berbelit sehinga jalannya proses menjadi singkat • Jalanyya Jalanyya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas 7 .input .4.proses . Pembuatan flowchart • Flowchart adalah gambaran hasil analisa suatu maslah • Flowcart dapat bervariasi antara satu programer yg satu dengan programer yg lainnya • Bagian utama flowchart: .2 Simbol-simbol Flowchart 5.simbol Gambar 2. Simbol .

Keuntungan menggunakan notasi pseudocode adalah kemudahan mwngkongkonversinya lebih tepat yang di sebut mentranslasi ke notasi bahasa peograman. karena terdapat korespondensi antara setiap pseudocode dengan notasi bahasa pemograman.selain itu biasanya menggunakan bahasa yang mudah dipahami secara universal dan juga lebih ringkas daripada algoritma.3 Pseudocode Pseudocode adalah bahasa yang digunakan untuk menyederhanakan penulisan algoritma.1. Ciri-ciri Pseudocode : • Cara untuk menuliskan sebuah algoritma secara high level • Menggunakan bahasa yang hampir menyerupai bahsa pemograman.3 Perbedaan Algoritma Pseudocode 8 . Pseudocode bukan bahasa pemograman. • Dituliskan dengan kombinasi bahasa inggris dan notasi matematika • Perbedaanantara Algoritma dan Peseudocode Algoritma Pseudo-code Masukan panjang Input panjang Masukan lebar Input lebar Nilai luas adalah panjang x lebar Luas=panjang x lebar Tampilkan luas Print luas Gambar 2. • Sebuah flowchart idawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END 2. Pseudocode adalah notasi yang menyerupai bahasa pemograman tingkat tinggi.

pengolahan sinyal. Misalnya. Matlab dapat dipadang sebagai sebuah kalkulator dengan fitur yang lengkap. Matlab memberikan kemudahan bagi para pengguna untuk menemukan bantuan sehubungan dengan semua fasilitas yang diberikan oleh Matlab.2. kita dapat memilih MATLAB Menu dari menu Help. yang pertama kali dikenalkan oleh University of New Mexico dan University of Stanford pada tahun 1970. pengurangan perkalian dan pembagian. trik pemrograman.2. dibagi atas beberapa bagian antara lain: 9 . membuat grafik 2 dan 3 dimensi. Kita pernah menggunakan kalkulator dengan degan fasilitas minimal. aljabar linier dan teori tentang matriks. Beberapa manfaat yang didapatkan dari Matlab antara lain:  Perhitungan Matematika  Komputasi numeric  Simulasi dan pemodelanVisualisasi dan analisis data  Pembuatan grafik untuk keperluan sains dan teknik  Pengembangan aplikasi.1 Definisi MATLAB Matlab merupakan sebuah singkatan dari Matrix Laboratory. Untuk bantuan tentang Matlab sendiri. misalnya hanya terdapat fasilitas penambahan. bilangan kompleks. tetapi dengan fitur-fitur yang lengkap diantaranya dapat digunakan untuk memprogram. software ini pertama kali memang digunakan untuk keperluan analisis numerik. aplikasi berbasis GUI dan lengkap dengan toolbox yang dapat dimanfaatkan untuk memecahkan masalah sains dan teknik. bantuan tentang bagaimana memulai Matlab pertama kali. melainkan sudah ada fungsi-fungsi trigonometri. menggunakan tool akuisisi data. misalnya dengan memanfaatkan GUI. Saat ini. Kalkulator yang lebih lengkap lagi adalah kalkulator scientific dimana fasilitas yang diberikan tidak hanya yang disebutkan di atas. Matlab mirip dengan kalkulator tersebut. kemampuan dan fitur yang dimiliki oleh Matlab sudah jauh lebih lengkap dengan ditambahkannya toolbox-toolbox yang sangat luar biasa. Untuk memperoleh bantuan tersebut. akar kuadrat dan logaritma. penyelesaian persamaan diferensial parsial.2 MATLAB 2.

Isi dalam bantuan ini dicakup antara lain: Matrks dan aljabar linier. larik. seperti mengakses help window dan lain- lainnya. 10 . bagian ini menjelaskan bagaimana kita dapat membuat GUI (Graphical User Interface) 2. bagian yang menjelaskan bagaimana menggunakan fitur yang dimiliki oleh Matlab untuk dalam mengolah data matematis dan statistik. Pada window kita dapat melakukan akses-akses ke command-command MATLAB dengan cara mengetikkan barisan- barisan ekpresi MATLAB. fungsi function. optimalisai performance Matlab. lighting dan lain-lain. termasuk didalamnya membuat grafik 3D. contour dan lain-lain  3-D Visualization. analisis data dan statistik.  Programming and data type. dasar-dasar pengeplotan.1 Fungsi dari setiap window MATLAB 1. tip pemrograman Matlab. Development Environment.2.  Creating Graphical User Interfaces. Yang termasuk dalam bagian ini antara lain.  Graphics.  Mathematics. membuat grafik khusus misalnya grafik dalam bentuk Modul Pemrograman Komputer 2 bar. format grafik. Bantuan ini mencakup pemrograman M-File. transparansi objek. matriks jarang (sparse matrix). bagian ini akan memberikan informasi yang lengkap mengenai desktop dari Matlab. MATLAB Command window atau editor MATLAB Command window atau editor merupakan window yang muncul ketika membuka pertama kali setiap kita menjalankan aplikasi MATLAB. polinomial dan interpolasi. larik multidimensi. bagian ini menjelaskan dengan tuntas bagaimana menampilkan data yang kita miliki dalam grafik 3 dimensi. bagian ini menjelaskan bagaimana membuat script dan fungsi dengan menggunakan Matlab. bagian ini menjelaskan tentang bagaimana membuat atau mengeplot grafik dari data yang kita miliki. menentukan tampilan objek. histogram.

Memilih menu File . wordpad bahkan word. MATLAB Editor/Debugger (Editor M-File/Pencarian Kesalahan) Window ini merupakan tool yang disediakan oleh Matlab 5 keatas. Berfungsi sebagai editor script Matlab (M-file). Misalnya. Namun Matlab memberi kemudahan bagi programer untuk mengedit window ini sekaligus memberikan program khusus untuk itu. Walaupun sebenarnya script ini untuk pemrograman Matlab dapat saja menggunakan editor yang lain seperi notepad. Sehingga window ini selain berfungsi sebagai visualisasi output dapat juga sekaligus menjadi media input yang interaktif. 2. MATLAB help window MATLAB juga menyediakan sistem help yang dapat diakses dengan perintah help. Pada windows/layar ini kita dapat mengakses perintah maupun komponen pendukung (help file dll) yang ada di matlab secara langsung. Salah satu cirri dari command windows ditandai dengan tanda prompt (>>). eksponensial. kita dapat juga melakukanya dengan cara : >> edit 3. Command Window (layar perintah) dapat kita gunakan untuk menjalankan program/perintah yang dibuat pada layar editor matlab. Trigonometric 11 . Figure Windows Window ini merupakan hasil visualisasi dari script Matlab. untuk memperoleh informasi mengenai fungsi elfunyaitu fungsi untuk trigonometri.kemudian pilih New 2. complex dan lain-lain. maka MATLAB akan menampilkan editor window : selain dengan cara di atas untuk menampilkan editor M-file ini. maka kita hanya perlu mengetikkan perintah berikut : » help elfun dan kemudian menekan enter maka di layar akan muncul informasi dalam bentuk teks pada layar MATLAB yaitu : Elementary math functions. Untuk mengakses window m-file ini dapat kita lakukan dengan cara : 1. 4. Pilih m-file.

Tampilkan momen puntir rencana T (kg/mm2) 12 . Momen puntir rencana adalah T= 9. Alur pasak . Pseudocode 1.2. Tampilkan daya rencana Pd (kW) . jenis bahan. maka datanya sebagai berikut: Diketahui : P = 2120 (W) = 2. pseudecode dan program Matlab nya sekaligus di simulasikan.2 Pembahasan 3. 3.12 (kW) n= 1230 (rpm) Jenis material = SCM22 (baja paduan untuk poros dengan proses perlakuan panas dengan cara pemanasan kulit) Dari data di atas kita akan membuat algoritma. Masukan faktor koreksi: fc . untuk mengetahui diameter poros. Nilai daya rencana adalah Pd=fc*P .1 Algoritma. Flowchart.1 Data atau Soal Membuat program rancangan sebuah poros dengan beban puntir dengan daya. putaran poros. Masukan daya yang di transmisikan : P(kW) . sehingga sebuah poros harus di rencanakan hingga cukup kuat untuk menahan beban-beban tersebut. Masukan putaran poros: n1 (rpm) . karena sebuah poros akan mengalami beban puntir atau gabungan antara puntir dan lentur. Memulai program . diagram alir atau flowchart. yang telah di ketahui. Bab III Data dan Pembahasan 3. Algoritma Algoritma merencanakan poros dengan beban puntir : .74x105*(Pd/n) . Pasak.

Nilai tegangan geser yang diizinkan adalah τA = σb /(Sf1*Sf2) .C) .t. Nilai jari-jari filet adalah rfillet = (D – ds)/2 . Masukan faktor lenturan (Cb) : . Masukan nilai konsentrasi tegangan dengan poros bertangga (β) (dilihat pada grafik gbr 1. Masukan safety factor 2 (Sf2)= 2. Nilai konsentrasi tegangan pada poros dengan alur pasak adalah (filetC/ds) yang dimasukan ke dalam grafik . Tampilkan nilai konsentrasi tegangan dengan poros bertangga (rfilet/ds) dan (D/ds) . Masukan faktor koreksi untuk momen puntir( Kt): . Masukan anggapan nilai diameter tempat bantalan (D) : .2 .4) 13 . Tampilkan nilai tegangan geser yang diizinkan (τA )= (kg/mm2) .1/ τA)*Cb*Kt*T]0..2) .33 . Tampilkan Safety factor1 (Sf1)= 6 . Masukan Nilai konsentrasi tegangan pada poros dgn alur pasak (α) ( lihat pada grafik gbr1. Tampilkan alur pasak( hasil dari data tabel) sesuai dengan nilai ds (b. Tampilkan Kekuatan tarik (σb)= 95 (kg/mm2) . Tampilkan nilai diameter poros ds (mm) . Masukan nilai ds pembulatan dari ds perhitungan (ds) : . Nilai diameter poros adalah ds=[(5. Masukan jenis material yang akan di gunakan :SCM22 . Tampilkan nilai jari-jari filet (rfillet): . Nilai konsentrasi tegangan dengan poros bertangga adalah(rfilet/ds) dan (D/ds) yang di masukan ke dalam grafik .

Nilai tegangan geser adalah τ =5. Tampilkan perlakuan panas .1*T/ds . Jika hasil perbandingan (τ a*sf2/ α) lebih kecil dari (τ *Cb*kt) kembali mencari perhitungan ds yang lebih ideal sampai hasil perbandingan (τ a*sf2/ α) lebih besar dari (τ *Cb*kt) . Tampilkan jari-jari filet dari poros bertangga ukuran pasak dan alur pasak . Tampilkan nilai tegangan geser τ (kg/mm2) . Tampilkan bahan poros . Tampilkan diameter poros ds (mm) .. Selesai 14 . Tampilkan hasil dari perbandingan . Cari perbandingan antara (τ a*sf2/ α) dengan (τ *Cb*kt) .

T Kt . Flowchart Flowchart merencanakan poros dengan beban puntir MULAI a Input P.2. n.1/τa) * Cb* Kt* T ]0. Cb Input ‘material’ ds = [(5. Fc τa=τb / (Sf1 * Sf2) Pd= Fc*p T= 9.33 Disp σb.74*10⁵*( ) Disp τa Disp Pd . Sf1 Disp ds Input Sf2 b a 15 .

b c Input ds (pembulatan Input β hasil perhitungan) Input D (diameter bantalan) filletC/ds rfillet = (D-ds)/2 Input α rfillet = (D-ds)/2 disp rfillet.1*T/ds rfillet/ds D/ds disp τ disp rfillet/ds disp D/ds ∗ < :cb*Kt* τ c d 16 . C τ = 5. b. t.

74x105) * pd/n Display Daya rencana (Pd) . d ≥ disp ds disp bahan poros disp perlakuan panas disp rfillet pasak & alur pasak SELESAI 3 Pseudecode Pseudocode perancangan poros dengan beban puntir  Input daya (p) Input putaran (n) Input faktor koreksi (fc) Pd = fc * p T = (9.Momen puntir rencana (T)  Input jenis material (SCM22) Display Kekuatan tarik (σb) Display safety factor1 (Sf1) 17 .

1*T/ ds3 Display Tegangan geser (τ) τ a*sf2/ α τ* Cb * Kt Display Diameter poros (ds) Display Alur pasak Display perlakuan panas Display jari-jari dari poros bertangga ukuran pasak dan alur pasa 18 .C) Konsentrasi β = rfillet β / ds Konsentrasi α = filletC α / ds Display Konsentrasi β .1/ τA)* Kt* Cb *T)1/3 Display diameter poros (ds)  Input diameter poros pada tabel (ds) Input bantalan pada tabel (D) rfillet = (D. Input safety factor 2 (Sf2) τA = σb/( Sf1* Sf2) Display Tegangan geser yang diizinkan(τA)  Input faktor koreksi untuk momen puntir (Kt) Input faktor kelenturan (Cb) ds = ((5.ds)/ 2 Display Jari – Jari fillet (rfillet) Display Alur pasak (b.t.Konsentrasi α τ = 5.

2 Program MATLAB 19 .3.2.

20 .

21 .

22 .

23 .

24 .

25 .

1 Program Matlab 26 .Gambar 3.

3.3 Simulasi MATLAB Rancangan poros dengan beban punter 27 .2.

28 .

2 Simulasi MATLAB 29 .Gambar 3.

1 Kesimpulan Berdasarkan praktikum dan presentasi yang telah di lakukan dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut:  Analisa numerik adalah salah satu metoda untuk menganalisis suatu masalah teknik yang diselesaikan dengan memperginakan persamaan matematika dengan perhitungan aritmatika  Untuk membuat sebuah rancangan perlu di lakukannya proses-proses seperti menganalisis rancangan yang akan di buat. 30 .2 Saran  Lebih menjelaskan secara detail tentang fungsi-fungsi program yang sesuai untuk di aplikasikan pada program MATLAB nya. dengan mencari referensi sumber yang terpercaya dan setelah itu tentukan rancangan yang akan di buat dengan cara menentukan alur proses dengan membuat algoritma dan flowchart. Bab IV Kesimpulan dan Saran 4.  Dapat menyelesaikan persoalan matematika dengann cara menggunakan program MATLAB 4.

id/sites/default/files/pendidikan/Supardi. Pengertian Flowchart (Diagram Alir) dan symbol- simbolnya. Retrived April 2.ac.id/2012/10/laporan- praktikum-1-tujuan-dassar-teori.2016 from http://ameliaadz.Dian. Retrived April 5. Amelia (2013) pengertian matlab.2016 from http://djadisaputra.2016 from http://staff.co.(2012).blogspot.html 31 .pdf Adisaputra.Mugi(2013). Pemograman MATLAB.infomugi.co.Si/pemrograma n%20MATLAB. Retrived April 5. Supardi.html Hardani.blogspot.com/pengertian-flowchart-diagram-alir-dan-simbol- simbolnya/ Rachmat.(2012).com/2013/02/pengertian-dan-contoh-pseudocode.%20M. Retrived April 5.1-3.html Kho.id/2013/03/pengertian-matlab.2016 from http://ilmumanajemenindustri. Retrived April 5. Statistics Mathematics 2011 University of Bengkulu.Dickson(2015).uny. Pengertian dan contoh pseudocode. Daftar Pustaka Modul praktikum Matlab .2016 from http://www.