INTRODUCTION TO OPERATIONSMANAGEMENT

TUGAS MAKALAH

Manajemen Operasional

Oleh

KELOMPOK 1

1. Alwin Lasarudin
2. Dita Rachmawati
3. Budi Santoso
4. Marissa Andriani Sutikno
5. Agus

PROGRAM PASCASARJANA

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN

UNIVERSITAS MERDEKA

MALANG

2014

1

Manajemen operasi yang dalam sistem pembelajaranya mendefinisikan barang dan jasa sebagai aspek proses produksi sangat berpengaruh dengan manajemen ini. tapi juga dikalangan universitas. 1 . Yang dalam pengertiannya adalah suatu perusahaan atau organisasi dalam melakukan tugas produksinya melalui tahapan tersebut. Operasi tidak hanya semua barang untuk semua orang tetapi juga harus mamiliki tujuan dan tugas yang diarahkan pada strategi bisnis yang menyeluruh. Kebangkitan minat manajemen operasi ini terwujud dalam berbagai bentuk.hal tersebut dapat di rumuskan pada input-proses-output. pertama perhatikan mutu. Kemudian keterangan yang lebih lengkap dapat di lihat dalam bab-bab berikutnya. serta mengaplikasikan rencana tersebut dalam proses di suatu perusahaan ataupun organisasi yang nantinya menghasilkan produksi serta tujuan akhir sesuai dengan perencanaan awal. Manajer sebagai aktor utama dalam manajemen operasi tidak kalah pentingnya juga. baik dalam mengorganisasi.. BAB I PENDAHULUAN 1. mutu yang paling baik merupakan kunci keunggulan bersaing. merencanakan. Latar Belakang Akhir-akhir ini manajemen operasi menjadi sorotan utama tidak hanya dikalangan bisnis saja.

Posisi manajemen dalam operasi 4. Perbedaan operasi produsen barang dengan jasa 2 . BAB II RUMUSAN MASALAH 1. Definisi. fungsi serta ruang lingkup Manajemen Operasi 2. Macam-macam organisasi & proses produksi 3.

tetapi sebagai dasar yang kuat untuk system rancangan dan analisis operasi. Manajer operasi mengambil keputusan yang berkenaan dengan suatu fungsi operasi dan system transormasi yang digunakan. Definisi Manajemen Operasi Manajemen operasi bertanggung jawab untuk menghasilkan barang atau jasa dalam organisasi. jasa penjualan pada fungsi pemasaran. Fungsi Manajer operasi bertanggung jawab mengelola fungsi organisasi yang menghasilkan barang dan jasa. manajer operasi sebagai konversi perusahaan. Sistem Gambaran sistem tidak hanya menjadi pijakan definisi jasa dan faktur sebagai sistem transformasi. Fungsi operasi diperlakukan sama dengan fungsi-fungsi lainnya seperti fungsi pemasaran dan keuangan. Pada organisasi jasa disebut dengan departemen operasi. Misalnya. Dengan demikian. dapat dipandang sebagai system yang produktif dengan masukan. Konsep manajemen operasi memiliki kemampuan melebihi fungsional operasi. Dengan pandangan ini. BAB III PEMBAHASAN 1. Dari definisi ini terdapat tiga hal yang dapat kita simpulkan : a. b. manajemen operasi adalah kajian pengambilan keputusan dari suatu fungsi operasi. 3 . transformasi dan keluaran. Pada manufaktur fungsi operasi disebut dengan departemen manufaktur. Istilah operasi mengacu pada fungsi menghasilkan barang dan jasa.

4 . yaitu menyangkut kebenaran dalam melakukan suatu proses. tugas diberikan berdasar konsep yang sangat sederhana. b. berdasarkan pada metode ilmiah dapat digunakan untuk mengkaji kerja sebagai sistem fisik dan ilmiah. pembakuan dilakukan sedemikian rupa sehingga dapat dipertukarkan. Kualitas. Kajian ilmiah tentang pekerjaan. yang berkaitan dengan waktu pengiriman kepada pelanggan. b. Efisien berarti doing the thing right. c. Revolusi industri. Keputusan-keputusan itu antara lain adalah proses.c. Ruang Lingkup Manajemen Operasi Justifikasi pada pelaksanaan kegiatan system operasi yang produktif dapat dilakukan berdasarkan beberapa karakteristik sebagai berikut : a. Pembakuan bagian-bagian. Efektivitas. yang menyangkut pengertian output persatuan input. menyangkut mudah tidaknya proses lain yang berbeda. tenaga kerja. d. Tingkat keandalan dalam penyediaan output. d. persediaan. Keputusan Seorang manajer wajar mengambil keputusan untuk memusatkan perhatian pada pengambilan keputusan sebagai tema pokok operasi. 2. e. c. kapasitas. inti dari substitusi tenaga manusia dengan mesin. dan mutu. Adapun tujuh bidang kontribusi untuk manajeman operasi: a. Juga menunjukkan kecepatan memberikan respon positif dalam pembuatan produk baru atau perubahan volume output. seringkali disebut sebagai produktivitas dan diukur dalam satuan output yang dihasilkan per jam. Seringkali disebut sebagai doing the right thing. Pembagian tugas . Fleksibilitas. Efisien. yang merupakan indicator yang menunjukkan tingkat keberhasilan kinerja dari output.

Macam-macam Organisasi Niaga :  Perseroan Terbatas (PT)  Perseroan Komanditer (CV)  Firma (FA)  Koperasi  Join Ventura  Trus  Kontel  Holding Company b. Organisasi Niaga Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan. digunakan untuk mengakaji sisten yang produktif dalam bentuk matematis. Mode keputusan . komputer telah merubah bidang manajemen operasi. Hubungan manusiawi. Penggunaan komputer yang efektif merupakan bagian yang sangat penting dari bidang manajemen operasi. Komputer. Organisasi Sosial Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat. g. pergeseran hubungan manusia menyoroti pentingnya motivasi dan unsur manusia pada rancangan f. Macam-macam Organisasi a.e. Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :  Jalur Keagamaan  Jalur Profesi  Jalur Kepemudaan  Jalur Kemahasiswaan 5 . 3.

fasilitas dan peralatan. Organisasi Regional & International Organisasi Regional organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. Operasi manufaktur memerlukan masukan berupa modal dan mesin-mesin. mengubah kebijakan. tenaga kerja terlatih (pilot. sospol dan ekonomi sehingga mengalami perubahan pada masukan. Operasi Sebagai Sistem yang Produktif Manajemen operasi sebagai sistem yang mengelola sistem trasformasi. fungsi bisnis lain atau tingkat manajemen yang lebih tinggi. sumber daya dan asumsi. Organisasi InternasionalOrganisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia 4. pemelihara pesawat). keluaran/sistem transformasi operasi. lingkungan diluar perusahaan mungkin mengalami perubahan sperti dari segi hukum. 6 . Masukan dari industri ke industri berbeda-beda.  Jalur Kepartaian & Kekaryaan c. yang mengubah masukan menjadi barang dan jasa melalui teknologi proses. Yang kedua. Yang pertama. operasi penerbangan memerlukan masukan berupa modal untuk membeli pesawat terbang dan fasilitas. Perubahan teknologi menyebabkan perubahan cara suatu masukan digunakan terhadap lainnya. Ada dua macam lingkungan yang harus diperhatikan. Sedangkan operasi industri jasa memerlukan masukan berbeda dengan manufaktur. Sistem informasi selalu berinteraksi dengan lingkungannya. Yaitu metode yang digunakan untuk melakukan transformasi tersebut. mungkin juga produk yang dihasilkan. dan tenaga kerja biasa dan energi. Misalnya.

Beberapa pokok perbedaan antara barang dan jasa: a. f. 7 . juga tanggung jawab khusus yaitu. e. melakukan bahan pada saat yang tepat. sedangkan jasa tidak berwujud. Facility manajer.5. Sedangkan barang dapat disimpan sebagai persediaan. organisasi kerja dan sistem balas jasa. bertanggungjawab atas perencanaan secara manyeluruh. Posisi ini menyangkut koordinasi dan pelaksanaan fungsi operasi. dalam manufaktur termasuk manajer pabrik dan wakil dirut pabrik. mengelola dan mengintegrasi proses bahan mentah menjadi barang jadi. kantor. proses dan pengendalian fasilitas operasi. Material manajer. Quality manajer. g. Manajer lini. bertanggungjawab terhadap pengembangan produksi dan pemakaian sumber daya sesuai dengan rencana yang sudah dibuat. Production control and scheduling manajer. d. prestasi kerja.pengembangan pribadi. Tugas atau fungsi manajer antara lain: a. Kapasitas dan persediaan Jasa dipandang sebagai produk yang tidak tahan lama. Posisi Manajemen Dalam Operasi Manajer operasi. Inventori manajer. manajer pengendalian produksi. perencanaan dan pengendalian mutu produk. penganggaran. 6. Analisis perencanaan operasi. Perbedaan Operasi Produsen Barang Dengan Jasa Barang adalah entitas nyata. penganggaran bekanja dan pengendalian operasi. bertanggungjawab atas kerja dan unit-unit produksi. tidak dapat disimpan sebagai persediaan untuk penggunaan dimasa datang. Untuk jasa termasuk menajer toko. wakil manajer operasi. dan pengendalian operasi. perencanaan strategis penentuan kebijakan . b. mandesain. c.

Sedangkan barang dapat memusatkan operasi karena produk mereka dapat dikirim ke tujuan. Pada barang pemasaran pemasaran dan operasi merupakan fungsi yang terpisah. d. Sehingga integrasi bidang pemasaran dan operasi menjadi permasalahaan yang sulit bagi perusahaan pengasil barang. Demikian juga dengan produksi dan penjualan barang.b. Pemasaran dan operasi Jasa dikonsumsi dan dikonsumsi pada saat bersamaan. c. Penyebaran Jasa sering disebarkan secara geografis dan diproduksi saat pelanggan mengkonsumsinya. Mutu Jasa tidak berwujud sehingga tidak dapat dinilai mutunya. 8 .

Manajemen operasi adalah kajian pengambilan keputusan dari suatu fungsi operasi. BAB IV PENUTUP 1. Kesimpulan Dari penjelasan di atas kami dapat menyimpulkan antara lain : a. b. Ruang lingkup manajeman operasi : Karakteristik yaitu:  Efisien  Efektivitas  Kualitas  Tingkat keandalan dalam penyediaan output  Fleksibilitas  Bidang kontruksi  Pembagian tugas  Pembakuan bagian-bagian  Revolusi industri  Kajian ilmiah tentang pekerjaan  Hubungan manusiawi  Mode keputusan  Komputer 9 .

Mutu c. Organisasi Sosial c. Facility manajer Perbedaan antara barang dan jasa terletak pada: a. Pemasaran dan operasi 10 . Kapasitas dan persediaan b. Production control and scheduling manajer d. Organisasi Niaga b. Penyebaran d. Quality manajer e.Macam-macam organisasi : a. Inventori manajer c. Material manajer b. Organisasi Regional & International Manajemen operasi dalam sistem produksi dapat di rumuskan input-proses-output Tugas atau fungsi manajer antara lain: a.

Goetsch. 3ed. “Manajemen Produksi dan Operasi Edisi Revisi 2004”.Bumi Aksara. Drs. Pengertian. DAFTAR PUSTAKA Assauri. 2001 11 . “ISO 9001:2000 and Continual Quality Improvement”. Jakarta. New Jersey.. “Sistem Manajemen Mutu ISO 9000:2000”. 2004 Jay Heizer. Davis. Vincent. Jakarta. 2004 Sucofindo. “Dasar. Edisi Revisi Cetakan Ketiga. Rudi. Lembaga Penerbit FE-UI. Jakarta. H. 6th. Barry Render. 2004 David L. Prentice Hall. Penerbit : PPM. SP. PT Gramedia Pustaka Utama. “Pengenalan Konsep Manajemen Mutu”. Sofjan. “The Total Quality Approach to Quality Management”. Stanley B.. PT. 2001 Hasibuan. dan Masalah” . 2000 Gaspersz. Malayu. “Operations Management”. Prentice Hall. Bandung. 2001 Suardi. New Jersey.