You are on page 1of 9

TUGAS

SISTEM BASIS DATA 2

SPESIALISASI DAN GENERALISASI
DATABASE DI BIDANG KESEHATAN

Disusun oleh :
NAMA : ISMINART
I
NPM : 15114517
KELAS : 3KA25

UNIVERSITAS GUNADARMA
2016 / 2017

.............................................. 6 Konsep dari Spesialisasi/Generalisasi..................................................3 1.........................................................5 PENUTUP.......................................................... 3 PEMBAHASAN......... 2 LANDASAN TEORI.............................................................................. 9 2 ............................. DAFTAR ISI DAFTAR ISI............................................................................................................................................. 5 SPECIALISATION / GENERALISATION DI BIDANG KESEHATAN.............. 3 2........................................................................................................................................................................................ 6 KESIMPULAN......................................................... 3 SPECIALISATION / GENERALISATION REALITIONSHIP...................................................................6 DAFTAR PUSTAKA........... Generalisation......................... Spesialization..............................................................

Disamping proses desain top-down (dari inisial entitas ke level lebih rendah (subgrup)). Namun demikian ada beberapa kasus yang jarang kita temui saat merancang sistem basis data sederhana. seperti bila suatu entity terpecah ke dalam beberapa spesialisasi tertentu. Setiap sub entity (selanjutnya kita sebut sebagai Entity Level Rendah) mewarisi seluruh atribut dari entity di atasnya (disebut sebagai Atribut Turunan). Pada dasarnya teori-teori yang telah kita pelajari sebelumnya sudah mencukupi buat kita untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sistem basis data pada kasus- kasus nyata. Misalnya suatu sub himpunan entitas dalam suatu himpunan entity bisa memiliki atribut yang berbeda dari entity-entiti lain. Suatu himpunan entitas bisa memiliki suatu subgrup yang berbeda diantara entitas-entitas lain dalam himpunan tersebut. Spesialization Spesialization adalah Proses mendesain subgrup di dalam suatu entity . Selain mempunyai Atribut Turunan tersebut setiap Entity Level Rendah ini juga mempunyai atribut tambahan yang merupakan ciri khasnya. 2. yaitu banyak entitas disintesiskan menjadi entity yang lebih tinggi berdasarkan kesamaan feature-nya. yang memerlukan perlakuan tertentu. LANDASAN TEORI SPECIALISATION / GENERALISATION REALITIONSHIP 1. Kasus pertama adalah bila sebuah himpunan entity (yang selanjutnya kita sebut sebagai Entity Level Tinggi) ternyata terdiri dari beberapa sub entity. Hubungan Generalisasi ("adalah") menunjukkan bahwa salah satu dari dua kelas yang terkait (subclass) dianggap sebagai bentuk khusus dari yang lain (jenis super) dan 3 . desain juga dapat dilakukan dengan proses bottom-up. Generalisation Generalisation adalah proses pendefinisian subclass-subclass yang disatukan menjadi entitas superclass tunggal berdasarkan karakteristik umum.

Representasi grafis dari UML Generalisasi merupakan berongga segitiga bentuk di ujung superclass dari garis (atau pohon baris) yang menghubungkan ke satu atau lebih subtipe. atau tipe dasar. kelas mewarisi. kelas turunan. subclass. kelas dasar. atau jenis mewarisi. Dalam prakteknya. Para subtipe dalam hubungan spesialisasi juga dikenal sebagai "anak". tipe turunan. superclass. Hubungan generalisasi juga dikenal sebagai warisan atau "adalah" hubungan.superclass dianggap sebagai 'Generalisasi' dari subclass. ini berarti bahwa setiap instance dari subtipe juga merupakan turunan dari superclass tersebut. 4 . Para superclass dalam hubungan generalisasi juga dikenal sebagai "orang tua".

PEMBAHASAN SPECIALISATION / GENERALISATION DI BIDANG KESEHATAN 5 .

Sebagai contoh. dan Secretary. PENUTUP KESIMPULAN Konsep dari Spesialisasi/Generalisasi Konsep dari spesialisasi/generalisasi dihubungkan dengan tipe entity khusus yang dikenal dengan superclass dan subclass. tetapi memiliki peran/fungsi yang berbeda. yang mana atribut tersebut hanya dipergunakan oleh staff dengan peran sales personnel. Sedangkan subclass adalah subgroup yang unik didalam model data. Superlass adalah tipe entity yang didalamnya terdapat subgroup yang lebih unik didalam model data. dan proses dari attribute inheritance. sementara pada konsep superclass dan subclass. entitas yang terdapat pada entitas staff terdapat tipe entitas yang ada dibawahnya yaitu Manager. · Superclass dan subclass Dari konsep ER pada umumnya hubungan entitas yang satu dengan yang lain mempunyai level atau hirarki yang sama. tetapi atribut yang berbeda inilah yang nantinya akan bermasalah apabila dibuatkan hanya satu model entitas saja. dapat dilihat bias terdapat hirarki pada tipe entitinya. position. Itu ddapat disimpulkan bahwa entitas staff adalah superclass dan ketiga entitas dibawahnya adalah subclass · Superclass/subclass relationship Setiap entitas dalam subclass juga termasuk kedalam superclass. Hubungan antar superclass dan subclass adalah satu ke satu (1:1). Sebenarnya untuk sales personnel. Sales Personel. memiliki atribut yang sama dengan staff kebanyakan yaitu staffno. Dengan kata lain entitas yang ada dalam subclass ada didalam superclass. Dalam hal ini kita dapat menghindari pendefinisan staf yang berbeda dalam sebuah entitas yang mungkin mempunyai beberapa atribut yang berbeda. Perhatikan 6 . salary. Misalkan didalam entitas staff terdapat atribut sales area dan car allowance. name. bila hal ini diimplementasikan dengan satu jenis entitas saja maka akan menghasilkan nilai null untuk atribut specific role.

position. sedangkan atribut lain yang berkorespondensi dengan masing-masing posisi tidak selalu berisi. Kosekuensi yang harus diterima adalah ketika membuat strukturnya menjadi seperti ini adalah ketika atribut (staffno. Terdapat dua hal yang menjadi alasan dari superclassdan subclass dalam model ER. contoh staff adalah generalisasi dari Manager. Sebagai konsekuensinya setiap atribut didalam superclass merupakan pewarisan dari atribut Shared subclass. Sebuah subclass dengan banyak superclass dinamakan shared subclass. · Attribute inheritance/Pewarisan Atribut Seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Yang pertama. secretary. bahwa setiap superclass dapat dibagi menjai sub class. Sementara itu atribut – atribut yang sifatnya spesifik hanya ada pada subclass-subclass nya. name. Sales Personnel. Terdapat tiga jenis hirarki. name.gambar 1 yang memperlihatkan semua atribut dari staff tanpa melihat dari posisi. Misalkan “Manager adalah bagian dari staff” hal inilah yang membuat ER menjadi lebih berarti. atribut dari superclass akan menjadi atribut juga dari subclass yang ada dibawahnya. Proses seperti ini dinamakan sebagai multiple inheritance. Sebuah entitas beserta subclass-subclas nya disebut dengan hirarki tipe. · Proses Spesialisasi 7 . salary) yang merupakan atribut wajib dari staff akan berisi. Dan hirarki IS-A contoh Manager IS-A anggota dari Staff. sehingga membuat ER diagram lebih mudah untuk dibaca dan dipahami. Yang pertama adalah hirarki spesialisasi contoh Manager adalah spesialisasi dari Staff. Ada pewarisan atribut dari superclass ke subclass. menghindari pembuatan entitas yang sama untuk posisi yang berbeda. Yang kedua. position dan salary ) juga akan menjadi atribut bagi member subclass. Disini. lebih memudahkan arti semantiknya. superclass staff dengan atribut (staffno. Misalkan. Kemudian terdapat hirarki generalisasi. seperti manager.

8 . · Proses Generalisasi Generalisasi adalah proses yang meminimasi perbedaan antara entitas dengan cara mencari kesamaan – kesamaan yang ada. Spesialisasi adalah proses yang memaksimalkan perbedaan antara anggota entitas dengan cara mengidentifikasikan perbedaan karakteristik masing-masing anggota.

blogspot.co. SPECIALISATION / GENERALISATION RELATIONSHIP http://kimhavj. DAFTAR PUSTAKA  Hakim 2012.id/2012/06/spesialization-generalisation 9 .