I

Gula terolah seperti sukrosa dan glukosa memiliki kariogenitas yang sangat
efektif dalam menimbulkan karies. Sukrosa dan glukosa dimetabolisme
sedemikian rupa sehingga terbentuk polisakarida intrasel dan ekstrasel yang
memungkinkan bakteri melekat pada permukaan email yang bertumpuk dan
akan menjadi plak. Plak ini menyediakan cadangan energi bagi metabolisme
kariogenik selanjutnya serta untuk perkembangbiakkan bakteri kariogenik
walaupun gula yang dikonsumsi telah lama dibersihkan. Bakteri yang menempel
pada permukaan gigi yang bergula akan melakukan fermentasi yaitu mengubah
glukosa, fruktosa, dan sukrosa menjadi asam laktat melalui proses glikolisis
sehingga menghasilkan asan yang akan menyeragn crystal apatit dan
melarutkan permukaan email dan terjadilah demineralisasi yang mengakibatkan
proses awal pembentukan karies pada email.

II

Proses terjadinya karies gigi dimulai dengan adanya plaque di permukaan
gigi, sukrosa (gula) dari sisa makanan dan bakteri berproses menempel
pada waktu tertentu yang berubah menjadi asam laktat yang akan
menurunkan pH mulut menjadi kritis (5,5) dan akan menyebabkan
demineralisasi email berlanjut menjadi karies gigi.

III

Dasar Dasar Karies

Oleh Edwina A.M. Kidd, Sally Joyston Bechal

Beberapa jenis karbohidrat makanan berupa sukrosa dan glukosa dapat
difermentasikan oleh bakteri tertentu dan membentuk asam sehingga pH plak
menurun sampai di bawah 5 dalam tempo 1-3 menit. Penurunan pH yang
berulang-ulang dalam waktu tertentu akan mengakibatkan demineralisasi
permukaan gigi yang rentan dan proses karies pun dimulai.