LAPORAN TUTORIAL

SKENARIO 1 : ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI INFORMASI

SEMESTER GASAL

TAHUN AKADEMIK 2014/2015

BLOK HUMANIORA

OLEH KELOMPOK 6 :

 Najla Irhamni P. 141610101056
 Indah Putri A. D 141610101057
 Aisha Rahma F. 141610101058
 B. Febrianto 141610101059
 Purwa Cahya N.R 141610101060
 Zakiyya Ulpiyah 141610101061
 Heni Jayanti 141610101062
 Anisa Hilda B. 141610101063
 M. Nadhir A. 141610101064
 Citra Yuli N. 141610101065
 Grace Valencia H. 141610101066

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

UNIVERSITAS JEMBER

TAHUN 2014

BAB 1 PENDAHULUAN

namun juga sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis. sedangkan dosen hanya berperan sebagai fasilitator dan motivator pembelajaran. mahasiswa juga diharuskan untuk belajar mandiri. penggunaan teknologi informasi berperan penting sebagai sumber belajar dalam PBL. serta mampu memecahkan permasalahan di dunia yang sebenarnya.1. dimana dosen memainkan peran utama dalam mengendalikan pembelajaran.1. kreatif. mahasiswa diharapkan dapat mengeksplorasi pengetahuan yang dimilikinya. namun sumber harus jelas penulisnya dan bisa dipertanggungjawabkan. perguruan tinggi menggunakan TCL (Teacher Centered Learning) sebagai sistem pembelajaran. dunia pendidikan tidak hanya dituntut mampu menghasilkan sumber daya manusia yang pintar. dan inovatif. mahasiswa dapat mencari sumber belajar dengan bebas. Selama ini. kemudian mahasiswa bersama-sama menganalisis pokok permasalahan dan mencari solusi yang tepat dari permasalahan yang diberikan. Sistem pembelajaran yang tidak lagi cocok dengan perkembangan merupakan masalah yang harus segera dibenahi. Dengan strategi PBL. di mana mahasiswa akan diberikan skenario permasalahan untuk didiskusikan bersama kelompoknya. Dalam strategi PBL digunakan diskusi tutorial. Dewasa ini. beberapa perguruan tinggi mulai menerapkan sistem pembelajaran baru di beberapa fakultas. banyak sekali permasalahan yang dihadapi oleh dunia pendidikan. Oleh karena itu. . mahasiswa kurang berperan aktif. mahasiswa hanya menerima pengetahuan dari dosen sehingga tidak mampu berpikir kritis dan mengaplikasikan pengetahuannya dalam kehidupan yang sebenarnya. Saat ini. Dalam strategi PBL. Sistem pembelajaran SCL ini diterapkan melalui strategi pembelajaran PBL (Problem Based Learning). Dengan sistem pembelajaran seperti ini. Dalam strategi PBL ini. mahasiswa dituntut aktif dan mandiri dalam belajar. Latar Belakang Pada era globalisasi ini. Sistem pembelajaran ini disebut dengan SCL (Student Centered Learning).

Ini cukup sulit baginya. Diskusikan masalah-masalah yang dialami Andi dan cara-cara menyelesaikannya ! . serta mengetahui peran teknologi informasi dalam mensukseskan strategi PBL. Penyusunan laporan ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang Strategi PBL dan kaitannya dengan berpikir kritis. Ia terbiasa belajar dengan menghafal. merasa kesulitan menyesuaikan cara belajarnya dengan strategi belajar Problem Based Learning yang diterapkan di Fakultas Kedokteran Gigi UNEJ. seorang mahasiswa baru kedokteran gigi. mahasiswa dituntut memiliki penalaran yang tinggi.2. namun kini harus mampu berpikir kritis terhadap penjelasan dosen dan menerapkan cara- cara pemecahan masalah yang efektif. tetapi ternyata ia kesulitan membedakan mana artikel yang shahih digunakan sebagai rejukan ilmiah mana yang tidak. Saat ini ia mendapat tugas membuat makalah. Hal lain yang harus ia kuasai adalah keterampilan teknologi informasi untuk penelusuran sumber belajar. Dengan adanya skenario permasalahan. 1. Ia memang sering mencari artikel melalui internet. Strategi PBL juga berperan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. SKENARIO 1 : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi Andi. Andi bingung. sehingga mampu memberikan solusi yang sesuai dengan konteks permasalahan. ia ingin mendapat nilai baik pada tugas tersebut namun tak tahu harus berbuat apa supaya makalahnya memenuhi kaidah ilmiah yang ditetapkan.

menumbuhkan kepercayaan diri serta mengembangkan ketrampilan.berisi bermacam informasi. Berfikir kritis adalah kegiatan berfikir secara terorganisasi untuk menganalisis.dan mengevaluasi suatu informasi. berita.mengenali. .bersifat global. BAB 2 PEMBAHASAN 2. 11.memandirikan diri.1.jurnal yg digunakan sebagai acuan penulisan karya ilmiah. Kaidah ilmiah adalah aturan dasar untuk menulis karya ilmiah. 3.makalah. Rujukan ilmiah adalah pendapat seseorang berupa buku. 9. Efektih merupakan suatu cara untuk mencapai target dengan penggunaan sumber daya sebaik mungkin. TI merupakan suatu ilmu terapan untuk mencari. 10. Internet adalah suatu sistem yang menghubungkan seluruh jaringan. Artikel adalah karya tulis yang berupa laporan. 5. 4. essay yang dipublikasikan lewat media cetak yang berisi opini penulis. 2.sebagai alat komunikasi. Sahih adalah “benar” atau informasi yang dapat dipertanggung jawabkan dan jelas sumbernya. PBL adalah model pembelajaran yang fokus pada permasalahan yang dialami mahasiswa sehingga dia mampu menyusun pengetahuanya. 8.membuat dan menyebarkan informasi.mengubah. Strategi belajar adalah penentuan rencana belajar dengan upaya untuk mencapai tujuan belajar. 7. Makalah adalah salah satu contoh KTI yang berupa hasil dari penelitian/pengamtan. STEP 1 Mendefinisikan Istilah 1.gampang diakses. 6.

Karena Andi lebih menggunakan kemampuan menghafalnya. belum mampu berpikir kritis. Apa hubungan TI dan PBL? 11. Mengapa Andi mengalami kesulitan dalam sistem belajar PBL? 2. Bagaimanakah PBL yang baik.3.2. Apa dampak dari perkembangan TI terhadap sistem pembelajaran? 2. Sebutkan langkah-langkah PBL ! 3. . STEP 2 Identifikasi Masalah 1. Mengapa dalam sistem belajar PBL mahasiswa dituntut berfiikir kritis dan menerapkan pemecahan masalah secara efektif? 7. STEP 3 Rumusan Masalah 1. Bagaimana cara mengubah metode belajar menghafal menjadi metode belajar berfikir kritis? 5. 6. dan belum mampu menguasai TI (Teknologi Informasi). Bagaimana cara memecahkan masalah secara efektif? 9. 8. Jelaskan pentingya berfikir kritis. belum mampu beradaptasi dengan sistem PBL (Problem Based Learning). Apa saja keuntungan dan kerugian sistem belajar PBL? 4. Mengapa mahasiswa memerlukan ketrampilan TI? 10.2.

Keuntungan: a. Mahasiswa yang pasif cenderung apatis dan tidak peduli terhadap diskusi 4. 5. Mahasiswa mengetahui tujuan PBL c. Ada masalah yang tidak terpecahkan c. Tujuan pembelajaran tercapai . Meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah secara efektif b. Mengembangkan berpikir kritis dan kreatif sehingga mendapat informasi yang sahih c.2. PBL yang baik: a. PBL Skenario Tutorial Kuliah Self Study Konsultasi Pakar Praktikum Diskusi Kelompok Laporan 3. Meningkatkan inisiatif mahasiswa untuk belajar mandiri d. Mendorong kerjasama dalam penyelesaian masalah Kerugian: a. Catatan dari dosen  dipelajari di rumah  berusaha berpikit kritis  mencari masalah  mengevaluasi masalah  mencari referensi untuk penyelesaian masalah. Tidak menangkap seluruh materi b. Mahasiswa aktif bertanya dan menjawab b.

Menarik kesimpulan f. Mencari pokok masalah b. Membuat mahasiswa malas membaca referensi dari buku 2. Memecahkan masalah Berpikir kritis penting bagi mahasiswa agar mahasiswa mampu menyelesaikan masalah secara terarah dan jelas. Mengevaluasi argumen g. Berdiskusi secara kritis c. Untuk mencari bahan pembelajaran b. Adanya pembaharuan informasi secara cepat membuat mahasiswa mendapat informasi secara cepat Kerugian: a. Banyak sumber yang tidak sahih b. Membuat gagasan c. Dalam PBL terdapat skenario berupa masalah nyata untuk mengasah daya pikir sehingga tujuan PBL tercapai. STEP 4 . Sebagai kebutuhan dalam PBL c. Mempertahankan d. Menambah informasi b. sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai. Keuntungan: a. Menganalisis informasi b. d. Masalah terselesaikan 9. 8.4. 7. Adanya pelanggaran hak cipta c. Membuat perbandingan e. Cara memecahkan masalah secara efektif: a. Langkah berpikir kritis: a. 11. Hubungan TI dan PBL: a. TI dapat menunjang kebutuhan mahasiswa dalam hal mencari informasi yang di butuhkan dalam pembelajaran PBL. Dapat menganalisis infornasi yang didapat 10. PBL mampu membuat mahasiswa berpikir kritis untuk pengaplikasian pada kehidupan sehari-hari 6. Mempermudah mendapat informasi c. Bertanggung jawab dan jujur d.

Mahasiswa mampu mengetahui keuntungan dan kerugian Problem Based Learning (PBL) 5.Kerangka Konsep Berpikir Kritis Pemecaha Menghafal Problem Based Learning n Masalah (PBL) secara Efektif Teknologi Informasi (TI) sebagai Sumber Sahih Kaidah Belajar Ilmiah Tidak Sahih 2. Mahasiswa mampu mengetahui strategi belajar Problem Based Learning (PBL) 2. STEP 6 Belajar Mandiri . Mahasiswa mampu mengetahui cara pemanfaartan teknologi informasi (TI) dengan baik 2. Mahasiswa mampu mengetahui pembuatan makalah sesuai kaidah 6.5. Mahasiswa mampu mengetahui cara berpikir kritis 3. STEP 5 Learning Objective (LO) : 1.6. Mahasiswa mampu mengetahui bagaimana cara memecahkan masalah yang efektif 4.

Kolaborasi d. Konseptual (dolmans et al) Anisa : Landasan teori Kolaborativisme dimana prespektif yang berpendapat bahwa mahasiswa akan menyusun pengetahuan dengan cara membangun penalaran dari semua pengetahuan yang sudah dimilikinyadan dari semua yang diperoleh sebagai hasil kegiatan berinteraksi dengan sesama individu Komponen a) Institusi : mamberi sarana yang mendukung strategi PBL b) Dosen : fasilitator. Mandiri c. ( Eren dalam Abbas : 2002:13 ) Prinsip PBL a. evaluator dan pembangun pembelajaran c) Mahasiswa : pelaku perkuliahan 1. Konstruktif b. meningkatkan rasa percaya diri dan memandirikan diri sendiri.2. mengembangkan ketrampilan. Mampu membaca dengan cerdas 3. Mampu mendefinisikan sebuah istilah . Stategi belajar PBL ? Purwa : Pengertian PBL adalah model pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran pada masalah autentik sehingga mahasiswa mampu menyusun pengetahuannya sendiri. Kecakapan untuk memperoleh sumber pembelajaran 2.7. STEP 7 Pembahasan 1. Mampu membuat perencanaan study (Didik Juliawan:2011) Indah : 4.

Mengumpulkan data untuk membuktikan hipotesis 14. Harus sesuai dengan kondisi lokal 8. 5.terus-menerus dan teliti mengenai sebuah keyakinan atau bentuk pengetahuan yang diterima . Benyamin:2012) Najla : Mahasiswa dapat membuat keputusan matang dan tidak bergantung pada hafalan (wilson dalam muhfahroyin:2009) Purwa : Berpikir kritis adalah proses yang terarah dan jelas Untuk menguji pendapat sehingga tidak mudah menerima atau menolak sebuah pendapat (Elaine Johnson:2002:183) Nadhir : a) Mengidentifikasi masalah yang sesuai b) Denan mengeksplor penafsiran c) Menentukan prioritas alternatif d) Mengintegrasikan strategi untuk mengatasi masalah Indah : Kemampuan membuat keputusan yang objektif berdasarkan pertimbangan-pertimbangan dan fakta-fakta yang mendukung. Menentukan pilihan penyelesaian (John Dewey:1909) 2. (psikologi:carole) Anisa: Berpikir kritis adalah pertimbangan yang aktif. Mempertimbangkan argumen orang lain (Lorna Uden:2006) Zakiya : 7. Budaya tradisi Heni : 10. Menelaah masalah 12. Menuliskan masalah secara jelas 11. Menilai sebuah fakta 6. Merumuskaan hipotesis 13. Apa itu berpikir kritis ? Grace : Berpikir kritis  berpikir secara beralasan dan reflektif  penekanan pada keputusan tentang apa yang harus dilakukan Citra : Berpikir jernih dan menyatuka pendapat (Drs. Tujuan pendidikan 9.

Hendra:2009) Citra : Mahasiswa diwajibkan untuk mencari informasi dari berbagai sumber (strategi pemecahan masalah di SD:Didin Abdul M Aisha : Menghindari hambatan dalam penyelesaian masalah a. Pertimbangan yang aktif berarti proses dimana kita memikirkan berbagai hal lebih mendalam. begitu saja disertaidengan alasan yang mendukung dan kesimpulan lanjutan yang menjadi kecenderungannya. Jadi. Fiksasi (tidak terpaku pada satu solusi ) b. Kurangnya motivasi c. Menentukan sub tujuan b. kemudian menimbulkan pertanyaan-pertanyaan untuk diri kita sendiri sehingga menghasilkan suatu kesimpulan yang relavan. (Drs. Analisis terhadap kenyataan dan tujuan c) Menentukan solusi d) Setiap saat memikirkan masalaah dan solusi ( Psikologi:2008 ) Zakiya : a) Visualisasi masalah b) Deskripsi konsep c) Rencana penyelesaian d) Melaksanakan rencana penyelesaian e) Mengevaluasi Indah : Memecahkan masalah secara kreatif (menyusun. Memecahkan masalah dengan efektif ? Aisha : a) Menemukan dan menyusun masalah b) Mengembangkan strategi a. ( Dewey:1909:9) 3. merumuskan masalah dan menemukan tindakan alternatif ) dan fleksibel (menghadapi kemungkinan terburuk dan tidak mudah berputus asa ). tidak langsung menyerap pengetahuan yang didapat. Strategi mengandalkan teori heoritis c. Kurangnya kontrol emosi ( John:2009 ) 4. Pertimbangan yang terus menerus dan teliti berarti mengevaluasi penalaran kita dengan alasan yang mendukung sehingga tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan. Keuntungan dan kerugian PBL ? Keuntungan PBL .

Pembuatan makalah sesuai kaidah? Heni : a) Membuat gagasan b) Alur pikir dituangkan dalam sistematika dan notasi . Citra : 1) Menyelesaikan masalah 2) Membangun kreativitas 3) Membuat mahasiswa lebih fokus 4) Kata-kata sulit dapat teratasi Zakiya : 5) Membantu proses transfer ilmu untuk memahami masalah dalam kehidupan 6) Memahami hakikat belajar 7) Memungkinkan pengaplikasian pada dunia nyata 8) Menantang kemampuan mahasiswa 9) Pemecahan masalah ccukup bagus untuk memahami isi pelajaran Najla : 10) Meningkatkan sikap motivasi diri ( sukisman:2004) Grace : 11) Terbiasa menggunakan berbagai sumber yang sahih dan relavan Indah: 12) Ketrampilan dalam diskusi kelompok Purwa : 13) Mengembangkan ketrampilan dengan mengakses informasi 14) Mengintegrasikan pengetahuan dan belajar di kelas maupun di lapangan (Halonen:2010) Kerugian PBL Citra : 1) Tidak bisa dilakukan dalam tiap pembelajaran 2) Kesulitan dalam pembagian tugas (pembelajaran berbasis masalah:didin abdul M) Grace: 3) Membutuhkan waktu lama 4) Sumber kurang lengkap Purwa : 5) Butuh perencanaan dan SDM yang sangat besar 6) Butuh komitmen PBL 7) Kesediaan dosen untuk menghargai pengetahuan 8) Pengalaman dan ketrampilan yang diperoleh mahasiswa dalam proses pembelajaran (Halonen:2010) Nadhir : 9) Fasilitas pendukung Anisa : 10) Mahasiswa kurang mampu dalam menganalisis data 5.

Pendahuluan g. Abstraksi Memuat uraian singkat yang lengkap tentang hasil penelitian. Judul makalah b. c) Karya tulis ilmiah disusun dengan kata d) Karya tulis ilmiah harus mampu mengekspresikan kaidah ilmu e) Karya tulis ilmiah terdiri atas berbagai macam bentuk tulisan Najla : a) Logis b) Objektif c) Sistematis d) Andal e) Disain baik f) Akumulatif ( Lipi:2013 ) Bangun : Bagian awal terdiri atas: 1. Nama mahasiswa d. Manfaat Penelitian 2. Teori-teori terdahulu yang berhubungan dengan masalah penelitian. Kata pengantar Merupakan uraian secara singkat tentang maksud penyusunan makalah dan ucapan trimakasih kepada pihak yang secara langsung berjasa dalam penyusunan makalah. Daftar Isi Dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang isi makalah mulai dari kata pengantar sampai lampiran. Kerangka pemikiran yang merupakan jalan pemikiran peneliti tentang rasional penelitian. Tinjauan teoritik a. b. Bagian utama terdiri atas : 1. 3. Tahun ajaran 2. 4. Nama lembaga f. Latar belakang masalah h. Halaman sampul (cover) a. Keterangan pembuatan makalah c. NIM e. Rumusan masalah i. Tujuan penelitian j. .

Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian.Analisis data b. f. Konteks penelitian yang memuat identifikasi karakteristik lokasi dan alasan memilih lokasi. Pembahasan 5. e. c. Hasil penelitian . Hasil dan Pembahasan a. Tidak dibenarkan diberi gambar yang tidak ada hubunganya dengan masalah yang dibahas. 3. Jenis data dan metode pengumpulan data dan instrumen penelitian. Sampul untuk makalah adalah softcover dari jenis dan warna kertas menyesuaikan ketentuan dalam kuliah yang berkaitan. Desain penelitian yang digunakan. Kertas Kerja Dan Karya Ilmiah: Universitas Muhammadiah Malang ) 6. (Pedoman Penulisan Makalah. 4. Lampiran Penjilidan dan Perwajahan berisi tentang : 1. Prosedur penelitian dianalisis data. Populasi dan sampel dan informan penelitian. c. Metode penelitian a.Deksripsi data . Cara pemanfaatan TI yang baik ? Purwa : Sudah saatnya sistem pembelajaran lama diganti dengan yang baru. yaitu SAVI Somatik : belajar bergerak dan berbuat Audiotori : belajar berbicara dan mendengar Visual : belajar mengamati dan menggambar Intelektual : memecahkan masalah dan refleksi (Dave Meier:2000) a) Pelatihan ke penampilan b) Ruang kuliah ke di manapun dan kapanpun c) Kertas ke media online d) Fasilitas fisik ke fasilitas jaringan e) Waktu siklus ke waktu nyata ( Rosenberg:2001) . 2. Kesimpulan dan Saran Bagian ahkir terdiri atas : 1. Hipotesis. d. b. Daftar pustaka 2.

Pd. Suprapto M. Pd ) Heni : Pencegahan dampak negatif a) Mempertimbangkan pemakaaian Teknologi Informasi untuk anak anak b) Tidak hanya menggunakaan Teknologi Informasi sebagai sumber c) Dosen dan orang tua mengajarkan etika penggunaan Teknologi Informasi d) Pemerintah harus bisa menyaring informasi e) Menegakkan hukum tentang Teknologi Informasi f) Menghindari handphone untuk anak. Rini F S.1. Problem Based Learning adalah model pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran pada masalah autentik sehingga mahasiswa mampu menyusun . KESIMPULAN 1.anak (Dede yahya:2011) BAB 3 PENUTUP 3. Zakiya : Penunjang kurikulum dengan strategi PBL (zulharman:) Anisa : Teknologi informasi sebagai sumber belajar mempunyai peran penting Citra : Mencari informasi sesuai pokok pembahasan (Pengginaan TIK Dan Dampak Dalam Dunia Pendidikan:Drs.

Gumantra. Halonen.Be Smart Bahasa Indonesia. (2008). pengetahuannya sendiri. 3. 6.terus-menerus dan teliti mengenai sebuah keyakinan atau bentuk pengetahuan yang diterima begitu saja disertaidengan alasan yang mendukung dan kesimpulan lanjutan yang menjadi kecenderungannya. D. (2007). DAFTAR PUSTAKA Elder. meningkatkan rasa percaya diri dan memandirikan diri sendiri. Ismail. . tetapi pembelajaran PBL memiliki beberapa kerugian seperti hanya dapat diterapkan pada beberapa disiplin ilmu saja dan membutuhkan sumber daya yang cukup besar. N. mengembangkan ketrampilan. Auspace. University Of Manitoba. Jurnal : Problem Based Learning : A Case Study. Suarjana & Riastini. 2. (2010). Dalam metode pembelajaran PBL mahasiswa harus memiliki kemampuan memecahkan masalah secara efektif dan kemampuan berfikir kritis agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. mahasiswa juga mendapatkan keterampilan memecahkan masalah dan mahasiswa di didik agar menjadi mandiri. 4. 5. Jurnal : Penerapan Model Pembelajaran PBL Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas 5 SD. Dalam metode pembelajaran PBL mahasiswa dituntut untuk memiliki keterampilan membuat karya tulis ilmiah / makalah sesuai kaidah ilmiah. Jurnal : Our Concept Of Crictical Thingking. Berfikir Kritis adalah pertimbangan yang aktif. Problem Based Learning memiliki banyak keuntungan karena selain mahasiswa mendapatkan ilmu pengetahuan. Dalam metode pembelajaran PBL mahasiswa akan sangat membutuhkan keterampilan Teknologi Informasi untuk mencari informasi dan sumber belajar sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya. Linda.

M. Benyamin. John W. Purtadi. Surya. Jurnal : Suatu Model Pembelajaran Untuk Mengembangkan dan Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah. Jurnal : Pembelajaran Berbasis Masalah. Susan K. Jurnal : Penggunaan TIk dan Dampak Dalam Dunia Pendidikan. Logika Ilmu dan Seni Berfikir Kritis . & Purwatiningsih. (2009) Menjadi manusia pembelajar. Salemba Humanika. (2008). & Wolcott. (2012). . (2004). Jurnal: Helping Your Students Develop Crictical Thingking Skill. Metode Belajar Berbasis Masalah (PBL). Jakarta : Indeks. Dindin A. Cindy L. A. (2001). Fatmasari. Surupto. Hendra. Santrock. Sukisman dkk. Sudarman. Lidnillah. (2004). Buku Psikologi Pendidikan Edisi 3 Buku 2. R.Lynch. Molan.