You are on page 1of 2

1.

2 Point 3 Kapan Memulai Terapi Antiretrovirus

-Kondisi yang membutuhkan terapi antiretrovirus adalah kehamilan, AIDS, Infeksi


awal penyakit HIV (6 bulan setelah terinfeksi HIV disebut infeksi awal HIV), HIV
yang berhubungan dengan penyakit dan coinfection

-Coinfection adalah saat seseorang mempunyai satu atau lebih infeksi pada waktu
yang sama

-Contoh: Penderita HIV yang juga terinfeksi hepatitis B atau C harus segera memulai
terapi antiretrovirus

-Efektivitas dari terapi bergantung pada kepatuhan pasien selama pengobatan

1.2. Point 4 Apa yang Dimulai: Memilih Regimen HIV

-Pasien dengan terapi antiretrovirus mengkonsumsi obat HIV setiap hari (disebut
regimen HIV)

-Kelas obat HIV sesuai dengan mekanisme obat melawan HIV:

a. Non-Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitors (NNRTIs)

b. Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitors (NRTIs)

c. Protease Inhibitor (PI's)

d. Fusion Inhibitors

e. CCRs Antagonis (CCRss)

f. Integrase Strand Transfer Inhibitor (INSTIs)

-Regimen pertama HIV pada dewasa/ remaja adalah 2 NRTI's+1 INSTI atau PI yang
ditambah dengan cobicistat atau ritonavir

-Cobicistat dan ritonavir dapat meningkatkan efektivitas PI

-Pertimbangan dalam memilih regimen HIV:

a. Penyakit lain yang mungkin timbul karena efek samping obat

b. Interasi potensiasi antara obat HIV atau obat lain yang dikonsumsi pasien

c. Hasil dari drug-resistance testing, jika obat HIV tidak efektif

d. Kenyamanan pasien dari pengaturan regimen


e. Hal lain yang dapat mengganggu ketaatan pasien dalam pengobatan, seperti:
jadwal sibuk

f. Biaya pengobatan