You are on page 1of 12

47

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Desain Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain yang

digunakan dalam penelitian ini adalah desain survey analitik. Penelitian

analitik (survey analitik) adalah suatu bentuk penelitian yang mencoba

mencari hubungan antar variabel dengan cara pengumpulan data,

kemudian data tersebut dianalisis untuk mencari seberapa besar hubungan

antar variabel yang ada (Sutrisno Dkk, 2014)
Metode pengambilan data penelitian dengan menggunakan metode

cross sectional adalah suatu penelitian dimana variabel-variabel yang

termasuk efek di observasi sekaligus pada waktu yang sama

(Notoatmodjo, 2010). Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga

dengan keaktifan lansia mengikuti posyandu lansia di posyandu lansia

sumberejo kec. Gedangan tahun 2017.
3.2 Waktu dan Tempat Penelitian
1. Waktu Penelitian
Penelitian dilakukan selama kegiatan ini berlangsung,

responden di beri waktu sekitar 30menit untuk mengisi kuesioner

yang peneliti berikan, dan penelitian ini dilakukan pada februari 2017.
2. Tempat Penelitian
Penelitian dilaksanakan di posyandu lansia di desa sumberejo

kec. Gedangan Kab. Malang

3.3 Kerangka Kerja
Kerangka operasional atau kerangka kerja adalah tahapan atau

langkah-langkah kegiatan penelitian yang akan dilakukan untuk

mengumpulkan data yag diteliti untuk mencapai tujuan penelitian (Setiadi,

2007).

Populasi pada . Gedangan 3.4 Desain Sampling 3. 48 Gambar 3.1 Kerangka Kerja Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Keaktifan Lansia Mengikuti Posyandu Lansia di desa Sumberejo Kec.1 Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subjek dan objek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untu dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Nuraenah.4. 2012).

Dasar pertimbangan yang ditentukan peneliti untuk subyek penelitian adalah: Dasar pertimbangan yang ditentukan peneliti untuk subjek penelitian: a) Kriteria Inklusi Kriteria Inklusi adalah karakteristik umum subjek penelitian dari suatu populasi target dan terjangkau yang akan di teliti ( Nursalam. 49 penelitian ini adalah keluarga lansia yang aktif dan terdaftar di posyandu lansia di desa sumberejo kec. 3. 2. 2003).2 Sample Sampel merupakan bagian populasi yang akan diteliti atau sebagian jumlah dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Diana. Lansia yang berumur 60-74 tahun b) Kriteria Eksklusi . 1. Lansia yang bersedia menjadi responden. lansia yang bisa membaca 4. Purposive sampling ialah tenik sampling yang digunakan peneliti jika peneliti mempunyai pertimbangan- pertimbangan tertentu di dalam pengambilan sampelnya atau penentuan sampel untuk tujuan tertentu (Diana. 2014). Lansia yang tidak mempunyai cacat fisik 3.4. Gedangan Kab. Malang dengan jumlah 100 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. 2010).

2010). Suatu kegiatan stimulus yang dimanipulasi untuk menciptakan suatu dampak pada variabel dependen (Nursalam. 2008).3 Sampling Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu suatu metode penelitian sampel yang digunakan berdasarkan maksud dan tujuan tertentu yang di tentukan oleh peneliti.5. Variabel respon akan muncul sebagai akibat dari manipulasi variabel-variabel lain (Nursalam. . 3. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah keaktifan lansia mengikuti posyandu lansia.5.2 Variabel Dependen Variabel dependen (terikat) yaitu variabel yang dipengaruhi nilainya ditentukan oleh variabel lain. Lansia yang tidak hadir diposyandu. 3.6 Definisi Operasional Definisi operasional adalah variavel secara operasional dan berdasarkan karakteristik yang diamati dalam melakukan pengukuran secara cermat terhadap obyek atau fenomena dengan menggunakan parameter yang jelas (Notoatmodjo. 2013). Seseorang dapat dijadikan sebagai sampel karena peneliti menganggap bahwa orang tersebut memiliki informasi yang diperlukan untuk penelitian (Nursalam.4. 2003) 1. 2013). Variabel independen dalam penelitian ini adalah Dukungan keluarga. 3.1 Variabel Independen Variabel independen (bebas) yaitu variabel yang mempengaruhi atau nilainya menentukan variabel lain. 3.5 Identifikasi Variable 3. 50 Kriteria Eklusi adalah menghilangkan beberapa subjek yang memenuhi kriteria inklusi dari penelitian dikarenakan kriteria dan sebab-sebab tertentu ( Nursalam.

51 .

Dinas Kesehatan. Kemudian meminta surat balasan dari lembaga tersebut . Proses Pengumpulan Data Pengumpulan data adalah suatu proses pendekatan kepada subjek dan proses pengumpulan karakteristik subjek yang diperlukan dalam suatu penelitian (Nursalam.7. Peneliti di bantu oleh 3 observer untuk mengumpulkan data dan memberikan koesioner dukungan keluarga kepada responden dan menjelaskan cara mengisinya. responden di beri waktu 30 menit untuk mengisi koesioner. Peneliti menjelaskan tujuan penelitian kepada responden tentang manfaat penelitian. 2.1. Adapun tahapan pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti sebagai berikut: 1.7 Pengumpulan Data Dan Analisa Data 3. 2014). Pengumpulan data dilaksanakan di Posyandu lansia didesa sumberejo . selanjutnya surat izin tersebut diserahkan ke Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Peneliti melakukan permohonan ijin kepada STIKES Kepanjen. Puskesmas Wilayah Kerja Gedangan . Penelitian ini dilaksanakan di posyandu lansia setelah kegiatan posyandu selesai dan dilaksanakan selama 1 hari. . 52 3. Setelah memahami tujuan penelitian.

2014) 3. sosial ekonomi. pekerjaan. Setelah kuesioner terisi. 3. Pekerjaan e. Kuesioner A ( kuesioner data demografi) Kuesioner ini untuk mengetahui karakteristik responden yang terdiri dari 6 pertanyaan yakni (Nuraenah. 2012). 3. Usia b. Kuesioner C (Kuesioner keaktifan lansia ) . Jenis kelamin c. 6. 2013). 5.2 Instrumen Instrumen penelitian adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulan data (Notoatmodjo. Peneliti mengecek kembali isian jawaban apakah sudah lengkap atau belum. 2012) : a.7. Memberikan kesempatan kepada responden untu mengisi kuesioner sekitar 30 menit. responden menyerahkan kuesioner kepada peneliti. Memberikan penjelasan tentang cara pengisian kuesioner. 4. Instrumen variabel tingkat kecemasan keluarga dan dukungan keluarga menggunakan kuesioner. Penghasilan f. 1. Pendidikan terakhir d. Peneliti melakukan observasi. 7. jenis kelamin. dan data demografi lainnya (Nursalam. 53 responden menandatangani surat pernyataan kesediaan menjadi responden. Jika belum lengkap. peneliti meminta responden untuk melengkapi jawaban. Hubungan dengan penderita 2. Pada penyusunan instrumen penelitian tahap awal perlu dituliskan data-data tentang karakteristik responden: umur. Kuesioner B (Kuesioner Dukungan keluarga) Kuesioner ini menggunakan alat ukur (instrumen) Kuesioner dibuat dalam bentuk checklist dan terdiri dari 15 pertanyaan (Diana.

SD diberi kode 2. dan PT diberi kode 5. Kegiatan ini dilakukan setelah semua kuesioner sudah diedit atau disunting. 3. Coding Coding atau pengkodean adalah kegiatan mengubah data berbentuk kalimat atau huruf menjadi data angka atau bilangan. dan seterusnya. Pengolahan Data Penelitian ini menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS) dalam proses pengolahan datanya. 2) Jenis kelamin Laki-laki diberi kode 1 dan perempuan diberi kode 2. . 2013) : a. 54 Data keaktifan lansia diperoleh dari absensi posyandu lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia selama 3 bulan terakhir. Editing Editing adalah kegiatan untuk pengecekan atau perbaikan isian formulir atau kuesioner. Pemberian kode dalam penelitian ini dilakukan sebagai berikut : 1) Responden Responden 1 diberi kode 1.3 Analisa Data 1. SMP diberi kode 3. Editing (penyuntingan) dilakukan setelah penyebaran kuesioner untuk melihat apakah jawaban sudah lengkap atau belum. Langkah-langkah pengolahan data dengan computer adalah sebagai berikut (Setiadi.7. responden 2 diberi kode 2. b. SMA diberi kode 4. 3) Pendidikan Tidak tamat SD diberi kode 1.

pengasuh 3. yang kemudian dilakuakan pembentulan atau koreksi. ketidak lengkapan. Analisis Data a. Data entry atau Processing Data entry adalah kegiatan memasukkan data (jawaban-jawaban dari masing-masing responden yang dalam bentuk “kode” (angka atau huruf) ke dalam program SPSS. 55 4) Pekerjaan Bekerja diberi kode 1. c. Analisa univariat berfungsi untuk meringkas kumpulan data hasil pengukuran sedemikian rupa sehingga kumpulan data . Analisa Univariat Analisa univariat adalah analisa yang dilakukan menganalisis tiap variabel (Notoadmodjo. dan sebagainya. 2. wali diberi kode 2. 2005). Cleaning Cleaning adalah kegiatan mengucek kembali untuk melihat kemungkinan-kemungkinan adanya kesalahan- kesalahan kode. 5) Status Hubungan dengan Anak Orang tua kandung diberi kode 1. tidak bekerja diberi kode 2. d. Cara yang dilakukan dalam proses ini adalah membuat distribusi frekuensi masing-masing variabel untuk mengetahui adanya data yang hilang (missing) dan mendeteksi apakah data yang dimasukkan benar atau salah.

Analisa bivariat berfungsi untuk menguji hipotesis hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan lansia mengikuti posyandu lansia. (2007) dengan menggunakan bantuan software komputer. Jika ρ value ≤ 0. berarti ada hubungan antara antara dukungan keluarga dengan keaktifan lansia. Analisa bivariat ini menggunakan SPSS versi 20. dan pengolahan datanya hanya satu variabel (Setiadi.05 maka hipotesis penelitian diterima. 56 tersebut berubah menjadi informasi yang berguna. 2005). karena skala data pada penelitian ini merupakan skala ordinal. Pemilihan uji statistik pada penelitian ini didasarkan pada skala data. berarti tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan keaktifan lansia. 2013). dasar pengambilan keputusan penerimaan hipotesis penelitian berdasarkan tingkat signifikansi (nilai ρ) adalah: 1.8 Etika Penelitian .05 maka hipotesis penelitian ditolak. 3. Jika ρ value > 0. Menurut Uyantor. 2. maka uji statistik menggunakan Spearman rank. b. Analisa Bivariat Analisa bivariat dilakukan adalah analisa yang dilakukan lebih dari dua variabel (Notoadmodjo.

1. prinsip menghargai hak-hak subjek. c. tanpa adanya sangsi apa pun. b. Hak untuk mendapat jaminan dari perlakuan yang diberikan (righ to full disclosure) Peneliti memberikan penjelasan secara rinci serta bertanggung jawab jika ada sesuatu yang terjadi kepada responden. 2013). Bebas dari penderitaan Penelitian ini dilaksanakan tanpa mengakibatkan penderitaan kepada responden. Peneliti memberikan penjelasan bahwa partisipasi responden dalam penelitian atau informasi yang telah diberikan tidak akan dipergunakan dalam hal-hal yang dapat merugikan responden. Informed concent Responden harus mendapatkan informasi secara lengkap tentang tujuan penelitian yang akan dilaksanakan. Prinsip Manfaat a. Prinsip menghargai hak asasi manusia (respect human dignity) a. . dan prinsip keadilan (Nursalam. Risiko (benefits ratio) Peneliti harus hati-hati mempertimbangkan risiko dan keuntungan yang akan berakibat kepada responden pada setiap tindakan. 57 Secara umum prinsip etika dalam penenlitian/ pengumpulan data dapat dibedakan menjadi tiga bagian. yaitu prinsip manfaat. Bebas dari eksploitasi Partisipasi responden dalam penelitian harus dihindarkan dari keadaan yang merugikan. Hak untuk ikut/ tidak menjadi responden (righ to self determination) Responden mempunyai hak memutuskan apakah mereka bersedia menjadi responden ataupun tidak. c. mempunyai hak untuk berpartisipasi atau menolak menjadi responden. 2. b.

. Hak dijaga kerahasiannya (right to privacy) Responden mempunyai hak untuk meminta bahwa data yang diberikan harus dirahasiakan. untuk itu perlu adanya tanpa nama (anonymity) dan rahasia (confidentiality). selama dan sesudah keikutsertaannya dalam penelitian tanpa adanya diskriminasi apabila ternyata mereka tidak bersedia atau dikeluarkan dari penenlitian. b. 58 3. Hak untuk mendapatkan pengobatan yang adil (righ in fair treatment) Responden harus diperlakukan secara adil baik sebelum. Prinsip keadilan (right to justice) a.