You are on page 1of 3

NAMA : NOVIATI NUR AFIFAH

NIM : 514-811270

TEKNIK PENYEHATAN KELAS C

Koagulasi – Flokulasi

Koagulasi dan Flokulasi merupakan dua proses yang terangkai menjadi proses tak
terpisahkan. Pada proses koagulasi terjadi destabilisasi koloid dan partikel dalam air sebagai
akibat dari pengadukan cepat dan pembubuhan bahan kimia (disebut koagulan). Akibat
pengadukan cepat, koloid dan partikel yang stabil berubah menjadi tidak stabil karena terurai
menjadi partikel yang bermuatan positif dan negatif. Pembentukan ion positif dan negatif
juga dihasilkan dari proses penguraian koagulan. Proses ini berlanjut dengan pembentukan
ikatan antara ion positif dari koagulan (misal Al3+) dengan ion negatif dari partikel (misal
OH–) dan antara ion positif dari partikel (misal Ca 2+) dengan ion negatif dari koagulan (misal
SO42-) yang menyebabkan pembentukan inti flok (presipitat).

Segera setelah terbentuk inti flok, diikuti oleh proses flokulasi, yaitu penggabungan inti flok
menjadi flok berukuran lebih besar yang memungkinkan partikel mengendap. penggabungan
flok kecil menjadi flok besar terjadi karena adanya tumbukan antar flok. Tumbukan ini terjadi
akibat adanya pengadukan lambat.

Tingkat kekeruhan .Derajat keasaman . Umumnya partikel-partikel tersuspensi atau koloid dalam air buangan melibatkan efek browmian. Selama tidak ada hal yang mempengaruhi kesetimbangan-kesetimbangan muatan-muatan listrik partikel koloid. ferro sulfat dan PAC.Suhu air .Jenis koagulan . Hal ini menyebabkan konsentrasi ion-ion dalam lapisan difusi akan meningkat. ferri sulfat. adagaya tarik menarik antara 2 partikel yang dikenal dengan gaya Van der walls. penambahan koloid dan penambahan elektrolit. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses koagulasi. Proses pengikatan partikel koloid dengan cara pengadukan cepat (flash mixing). Fisika : pemanasan.Apa itu koagulasi? Koagulasi didefinisikan sebagai proses destibilisasi muatan koloid padatan tersuspensi termasuk bakteri dan virus dengan suatu koagulan. Kimia : elektroforesis. gaya tolak-menolak yang selalu lebih besar dari pada gaya Van Der Walls dan akibatnya partikel koloid tetap dalam keadaan stabil. Proses koagulasi juga dibagi dalam tahap secara fisika dan kimia.Kecepatan pengadukan . maka kation tersebut akan masuk ke dalam lapisan difusi karena tertarik oleh muatan negatif yang ada dalam permukaan partikel koloid. . Permukaan partikel-partikel tersebut bermuatan listrik negatif.Kadar ion terlarut .Dosis koagulan .Alkalinitas . Jika ion-ion atau koloid bermuatan positif (kation) ditambahkan kedalam koloid target koagulasi. pengadukkan dan pendinginan. sehingga akan terbentuk flok-flok halus yang dapat diendapkan. Partikel-partikel itu menarik ion-ion positif yang terdapat dalam air dan menolak ion-ion negatif. Akibatnya ketebalan lapisan difusi akan berkurang. Disamping gaya tolak-menolak akibat muatan negatif pada partikel-partikel koloid. Ion-ion positif tersebut lalu menyelubungi partikel-partikel koloid dan membentuk lapisan rapat bermuatan didekat permukaannya. yang merupakan bagian integral dari proses koagulasi. Lapisan yang terdiri ddari ion-ion positif itu disebut dengan lapisan kokoh. Tujuan pengadukan cepat adalah untuk mempercepat atau menyeragamkan penyebaran zat kimia melalui air. Koagulan yang umum dipakai adalah : aluminium sulfat (tawas). Adanya muatan-muatan pada permukaan partikel koloid tersebut menyebabkan pembentukan medan elektrostatik di sekitar partikel itu sehingga menimbulkan gaya tolak-menolak antar partikel. Pengadukan cepat akan membuat partikel-partikel padat dalam air saling berbenturan dan bertemu sehingga terbentuk flok-flok yang halus.

. Untuk mempercepat pelarutan gula tersebut atau membuat seluruh bagian teh itu cepet manis kita cenderung untuk mengaduknya. Agar partikel koloid menggumpal. kita dapat menganalogikannya dengan saat kita memasukkan gula ke dalam teh. Pengadukan dalam Proses Koagulasi-Flokulasi Untuk mengetahui seberapa penting pengaruh pengadukan dalam proses koagulasi-flokulasi. sangat penting untuk membawa partikel-partikel tersebut kedalam suatu wadah berpengaduk antara satu dengan yang lainnya sehingga dapat menggumpal dan membentuk partikel atau flok yang lebih besar. Lantas apakah dengan tidak diaduk apakah gula tersebut tidak dapat tercampur dengan teh sehingga teh menjadi manis? tentu bisa. Pada flokulasi terjadi proses penggabungan beberapa partikel menjadi flok yang berukuran besar. gaya tolak menolak elektrostatik antara partikelnya harus dikurangi dan transportasi partikelnya harus menghasilkan kontak diantara partikel yang mengalami destabilisasi. Dimana jika kita ambil analogi tadi proses pengadukan dalam proses koagulasi-flokulasi berguna untuk mendispersikan koagulan (pengadukan cepat) serta membantu pembentukan dan penggabungan flok (pengadukan lambat). Setelah partikel-partikel koloid mengalami destabilisasi. Partikel yang ukurannya besar akan lebih mudah diendapkan dari pada yang kecil. Setelah partikel-partikel koloid mengalami destabilisasi.Apa itu Flokulasi ? Flokulasi merupakan proses pembentukan flok yang pada dasarnya menggunakan pengelompokkan aglomerasi antara partikel dengan koagulan (menggunakan proses pengadukkan lambat atau slow mixing). Seperti itulah kira-kira peran pengadukan dalam proses koagulasi-flokulasi. namun akan memakan proses yang lama.