You are on page 1of 99

STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN

POLITEKNIK KUTARAJA

YAYASAN PENDIDIKAN SARANA ILMU KUTARAJA
BANDA ACEH, 2016

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT, karena berkat dan rahmat-Nya, maka
penyusunan Studi Kelayakan Pendirian Politeknik Kutaraja ini dapat tersusun. Studi Kelayakan ini
disusun mengacu kepada Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU Dikti) No. 12 Tahun 2012 Pendidikan
Tinggi dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 95 Tahun 2014 tentang Pendirian,
Perubahan dan Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri serta Pendirian, Perubahan, dan Pencabutan Izin
Perguruan Tinggi Swasta. Kerangka materi dalam usulan ini memuat gambaran mengenai latar belakang,
kualifikasi, jumlah kebutuhan, sumber masukan program, kurikulum, sumber daya, pendanaan,
manajemen akademik dan kesimpulan.
Ucapan terima kasih kepada segenap pihak yang telah membantu dalam penyusunan Studi
Kelayakan Pendirian Politnik Kutaraja Banda Aceh, khususnya kepada tim perumus dan penyusun.
Semoga studi kelayakan ini dapat memenuhi kriteria dan mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi.

Banda Aceh, Februari 2015

Abdul Manaf, SE. Ak
Ketua Yayasan

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL

BAB I PENDAHULUAN ......................................................................................................... 1
1.1 Latar belakang .............................................................................................................. 1
1.1.1 Bentuk Perguruan Tinggi .................................................................................... 4
1.1.2 Jenis Perguruan Tinggi ....................................................................................... 4
1.2 Dasar Pertimbangan .................................................................................................... 6
1.2.1 Jumlah Perusahaan ............................................................................................ 6
1.2.2 Data Penduduk dengan Usia Sekolah ................................................................ 9
1.2.3 Data Jumlah Sekolah .......................................................................................... 10
1.3 Analisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman ............................................... 13

BAB II BENTUK, NAMA, VISI, MISI DAN CIRI KHAS PTS .......................................................... 17
2.1 Bentuk Perguruan Tinggi.............................................................................................. 17
2.2 Jenis Perguruan Tinggi ................................................................................................. 17
2.3 Identitas Politeknik ...................................................................................................... 19
2.4 Visi dan Misi Politeknik Kutaraja .................................................................................. 19
2.5 Ciri Khas........................................................................................................................ 20

BAB III PENYELENGGARAAN, ORGANISASI DAN LEMBAGA PENUNJANG KEGIATAN POLITEKNIK
KUTARAJA ................................................................................................................. 22
3.1 Penyelenggaraan Politeknik Kutaraja .......................................................................... 22
3.2 Struktur Organisasi Politeknik Kutaraja Banda Aceh ................................................... 22

BAB IV DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SETIAP PROGRAM STUDI .................................. 36
4.1 Dosen ........................................................................................................................... 36
4.2 Tenaga kependidikan ................................................................................................... 38

BAB V BIDANG ILMU, PROGRAM STUDI DAN METODE PEMBELAJARAN ................................ 44
5.1 Bidang Ilmu .................................................................................................................. 44
5.2 Program Studi .............................................................................................................. 44
5.3 Metode Pembelajaran ................................................................................................. 44

BAB VI PROSPEK MINAT DAN DAYA TAMPUNG MAHASISWA SETIAP PROGRAM STUDI .......... 50
6.1 Prospek Minat Program Studi Akuntansi ..................................................................... 51
6.2 Prospek Minat Program Studi Administrasi Perkantoran ............................................ 51

BAB VII KEBUTUHAN DUNIA KERJA TERHADAP LULUSAN SETIAP PROGRAM STUDI ................. 53

........... 7.......................................................................1 Pertumbuhan Investasi di Aceh ........2 Jaminan Ketersediaan Anggaran Investasi Dan Operasional ............................................ 55 7....................................1 Prasarana ....................2 Sarana ................................................. 51 8.................. 51 BAB X KESIMPULAN .................................................. 58 8.............................................. 54 7........................... 51 9.........4 Kebutuhan Lulusan Program Studi Diploma III Akuntansi .............3 Masyarakat Ekonomi ASEAN.............................................. 53 7...... 51 BAB IX SUMBER DANA DAN PEMBIAYAAN SELAMA LIMA TAHUN ..................................................................................................................................3 Proyeksi Arus Kas ......... 63 9................................... 51 9..1 Ketersediaan Anggaran Investasi dan Operasional ......................................................................................................2 Pertumbuhan Jumlah Perusahaan Menengah dan Besar di Aceh ................................................................. 55 7.........................5 Kebutuhan Terhadap Lulusan Program Studi Administrasi Perkantoran ....... 56 BAB VIII PRASARANA DAN SARANA DAN POLITEKNIK KUTARAJA ........................................................... ....................

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pasal 31 ayat 1 UUD 1945 amandemen ke-4, menyebutkan bahwa, “Setiap warga negara berhak
mendapat pendidikan”. Bila di interpretasikan pasal ini memiliki makna dua hal; 1) pemenuhan hak warga
negara dalam memperoleh pendidikan, 2) tersedianya lembaga pendidikan yang cukup, agar semua warga
negara dapat mengecap pendidikan, termasuk pendidikan tinggi .
Secara harfiah, pengertian dari pendidikan tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan
menengah yang mencakup program pendidikan Diploma, Sarjana, Magister, Doktor, dan spesialis yang
diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Berdasarkan Pasal 2 ayat 1 PP nomor 4 tahun 2014 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi menyebutkan bahwa, tujuan pendidikan tinggi adalah:
1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik
dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau memperkaya khasanah
ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian;
2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta
mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya
kebudayaan nasional.
Sedangkan Pasal 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 4 tahun 2014 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, menyebutkan bahwa :
1. Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi;
2. Perguruan tinggi swasta yang selanjutnya disingkat dengan PTS adalah perguruan tinggi yang didirikan
dan/atau diselenggarakan oleh masyarakat;
3. Politeknik adalah Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai
rumpun ilmu pengetahun dan/atau teknologi dan jika memenuhi syarat, Politeknik dapat
menyelenggarakan pendidikan profesi.
Mengacu pada Pasal 7 ayat 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 4 tahun 2014 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi dijelaskan bahwa, peningkatan
relevansi keterjangkauan, pemerataan yang berkeadilan, dan akses pada PendidikanTinggi secara
berkelanjutan, yang meliputi: (1) Penyelarasan pengembangan Pendidikan Tinggi dengan kebutuhan
pembangunan nasional dan daerah; (2) Penetapan biaya operasional Pendidikan Tinggi dan subsidi kepada
PTN; (3) Pemberian kesempatan yang lebih luas kepada calon mahasiswa yang kurang mampu secara

Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 1

ekonomi, dan calon mahasiswa dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal; dan (4) Peningkatan angka
partisipasi kasar untuk Pendidikan Tinggi secara nasional.
Menurut Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berkaitan dengan fungsi yang nyata sebagai berikut:
1. Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah.
2. Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi dan bagi kepentingan masyarakat.
3. Melestarikan kebudayaan.
4. Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipasi dalam demokrasi.

Fungsi lain dari lembaga pendidikan adalah sebagai berikut:
1. Mengurangi pengendalian orang tua
Melalui pendidikan/sekolah, orang tua melimpahkan tugas dan wewenangnya dalam mendidik anak
kepada sekolah.
2. Menyediakan sarana untuk pengembangan
Sekolah memiliki potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin
dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat tentang sesuatu hal, misalnya;
sikap terbuka dan sikap berani mengatakan yang sebenarnya.
3. Mempertahankan sistim kelas sosial
Pendidikan sekolah diharapkan dapat mensosialisasikan kepada para anak didiknya untuk menerima
perbedaan prestise, privilese dan status yang ada dalam masyarakat. Sekolah juga diharapkan
menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi atau paling tidak sesuai dengan
status orang tuanya.
4. Memperpanjang masa remaja
Pendidikan sekolah dapat pula memperlambat masa dewasa seseorang karena siswa masih
tergantung secara ekonomi pada orang tuanya.

Menurut David Popenoe, ada empat macam fungsi pendidikan yakni sebagai berikut:
1. Transmisi (pemindahan) kebudayaan.
2. Memilih dan mengajarkan peranan sosial.
3. Menjamin integrasi sosial.
4. Sekolah mengajarkan corak kepribadian.
5. Sumber inovasi sosial.
Salah satu upaya agar masyarakat Indonesia mempunyai kesempatan untuk memperoleh pendidikan
yang setinggi-tingginya, dapat dilakukan dengan cara membangun/mendirikan lembaga pendidikan tinggi
Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 2

yang merata di Indonesia. Pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah menengah yang mencakup
program diploma, program sarjana, program magister, program doktor, dan program profesi, serta program
spesialis yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi bedasarkan kebudayaan bangsa Indonesia (Pasal 1 ayat
3 Peraturan Permerintah Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan
Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi).
Kondisi perekonomian di Indonesia kurang begitu baik, membuat pemerintah merasa kesulitan untuk
mendirikan lembaga pendidikan tinggi secara merata di seluruh Inonesia. Oleh karena itu, diharapkan adanya
partisipasi dari masyarakat untuk meringankan beban pemerintah tersebut. Akan tetapi sebelum mendirikan
lembaga pendidikan tinggi haruslah memenuhi beberapa persyaratan tertentu, antara lain; investasi, kondisi
sumber daya manusia, sarana & prasarana, dan kualitas dari para lulusan. Hal ini dimaksudkan agar pendirian
dari lembaga pendidikan tinggi tersebut tidak akan menjadi beban baru bagi pemerintah.
Sejak tahun 2012, Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja telah menaungi dan berpartisipasi dalam
hal penyelenggaraan pendidikan dengan penempatan kerja atas nama LP3I Business College Banda Aceh.
Meskipun LP3I Business College Banda Aceh hanya berorientasi pada pasar kerja, namun tidak meninggalkan
kaidah-kaidah akademis dan terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara menyesuaikan kurikulum
dengan mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia kerja. Hal tersebut merupakan ciri khas yang dimiliki,
yaitu; mampu menghasilkan sumber daya manusia yang siap diterjunkan langsung ke dunia kerja.
Seiring berjalannya waktu, tingginya tingkat ketertarikan masyarakat khususnya di Provinsi Aceh
terhadap pendidikan yang ditawarkan oleh Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja yang menyelenggarakan
pendidikan seperti yang disebutkan di atas. Hal ini terlihat dari besarnya minat orang tua untuk melanjutkan
pendidikan anak-anaknya ke pendidikan yang lebih tinggi, dan besarnya minat siswa tamatan SMA/MA untuk
melanjutkan pendidikan ke LP3I Business College Banda Aceh yang dari tahun ke tahun semakin meningkat.
Selain itu adanya desakan dari masyarakat di Propinsi Aceh agar Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja
meningkatkan status dan mendirikan Politeknik, mengingat Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja belum
memiliki Perguruan Tinggi. Pemilihan Politeknik sebagai core pengembangan LP3I Business College Banda
Aceh, didasarkan kepada konsentrasi pendidikan yang ada dan dijalani saat ini berorientasi pada pendidikan
profesi atau lebih kearah vokasional. Untuk tidak meninggalkan core yang ada maka Politeknik menjadi pilihan
pengembangan yang dilakukan oleh Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja.
Untuk mewujudkan pendirian Politeknik tersebut, maka dilakukan langkah signifikan dengan
melakukan koordinasi berbagai hal yang dibutuhkan dengan Direktorat Jenderal Pendididikan Tinggi
(Dikti) dan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah XIII, guna memenuhi syarat pendirian
Politeknik yang di butuhkan.

Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 3

(2) Badan Penyelenggara berbadan hukum yang selanjutnya disebut Badan Penyelenggara adalah subyek hukum berbentuk yayasan. Berdasarkan Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. yang berarti Politeknik yang di usulkan merupakan Perguruan Tinggi Swasta.3 Dasar dan Pertimbangan Dasar dan pertimbangan mendorong dibukanya Politeknik Kutaraja adalah: a) Memenuhi kebutuhan masyarakat.1 Kesempatan Kerja Kesempatan kerja bagi lulusan suatu perguruan tinggi disuatu daerah dapat dilihat dari banyak lowongan kerja yang tersedia di daerah tersebut. seperti lembaga/badan/organisasi pemerintah. dan dunia usaha.2 Bentuk Perguruan Tinggi Menindaklanjuti apa yang telah disampaikan di atas bahwasanya bentuk perguruan tinggi yang diusulkan adalah Politeknik.3. dan Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri serta Pendirian. Ini berdasarkan Akta Yayasan Nomor 20 yang dibuat dihadapan notaris di Banda Aceh. Politeknik ini berada dibawah pengelolaan langsung Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja. Perubahan. dan Pasal 1 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2014 Tentang Pendirian. politeknik. Politeknik merupakan salah satu bentuk penyelenggara pendidikan tinggi. dan bentuk lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. tanggal Dua Puluh Satu Desember Dua Ribu Dua Belas (21-12-2012). lembaga-lembaga yang bergerak di sektor publik terhadap tenaga ahli yang dihasilkan. Adapun nama yang diusulkan untuk Politeknik ini adalah Politeknik Kutaraja. 1. Aceh merupakan provinsi yang terus berbenah untuk menjadi salah satu provinsi yang maju secara Islami. institut. (1) Pendirian perguruan tinggi swasta adalah pembentukan universitas. b) Pengembangan Lembaga Pendidikan yang ada ke Jenjang Perguruan Tinggi dengan tetap menjaga vokasi profesional sebagai landasan pendidikan 1. Nyonya Evi Melwinta Morin Sarjana Hukum. Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja merupakan yayasan pendidikan yang dimiliki oleh masyarakat dan sebagai pemilik LP3I Business College Banda Aceh.1. sementara lowongan kerja disediakan oleh penyedia lowongan kerja. perkumpulan. dan Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta disebutkan bahwa. sekolah tinggi. Untuk itu kesiapan badan/lembaga/organisasi sektor publik yang mendukung perkembangan daerah juga menjadi hal yang Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 4 . Perubahan. dunia usaha. dan akademi baru oleh Badan Penyelenggara berbadan hukum yang berprinsip nirlaba. (3) Perguruan tinggi swasta yang selanjutnya disingkat dengan PTS adalah Perguruan Tinggi yang didirikan dan/atau diselenggarakan oleh masyarakat.

Seluruh lembaga pemerintahan ini tentu membutuhkan tenaga kerja untuk menggerakkan roda operasionalnya. Selain itu sebagai Provinsi yang terus maju. - 6 18 Pencetakan dan reproduksi media rekaman . Jumlah perusahaan tahun 2012 sampai dengan tahun 2013 tetap berjumlah 44.566 orang meningkat menjadi 9. namun kebutuhan jumlah tenaga kerja yang ada meningkat sebesar 1. - 7 20 Bahan kimia dan barang dari bahan 3 1286 8 23 Barang galian bukan logam 4 97 9 31 Furniture 1 20 10 33 Reparasi. berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) bahwasanya industri besar adalah perusahaan industri yang mempunyai pekerja 100 orang lebih.543 orang atau 17%. Disisi lain industri terus berkembang baik skala kecil. Sedangkan industri sedang adalah perusahaan industri yang mempunyai pekerja 20-99 orang. Masuknya investasi dari luar negeri semakin terbuka dengan adanya masyarakat ekonomi asean (MEA).1). pemasangan mesin dan peralatan 1 30 44 9. Artinya meskipun jumlah industri yang ada tetap baik pada tahun 2012 dan 2013. hal ini terlihat dari pertambahan jumlah industri dari tahun ketahun. namun penyerapan tenaga kerja pada tahun 2013 mengalami kenaikan atau terjadi pertumbuhan positif. baik yang berasal dari dalam dan luar negeri. Tabel 1. barang dari kayu dan gabus . Berikut Jumlah perusahaan dan serapan tenaga kerja menurut jenis industri (Tabel 1. Pada tahun 2012 jumlah tenaga kerja sebesar 7.39 persen. Bila diperhatikan lembaga pemerintah yang ada di Provinsi Aceh berjumlah 48. Bila dibandingkan dengan tahun 2012. jumlah perusahaan industri besar dan sedang tetap. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 5 . Aceh menjadi daya tarik investor baik dalam negeri maupun luar negeri.109 Sumber : Aceh Dalam Angka (2014) Data jumlah perusahaan yang ada tersebut bila diperhatikan ternya menyebar di masing-masing kabupaten kota di Aceh.harus. Jumlah perusahaan terbanyak ada di Kabupaten Aceh Tamiang 12 perusahaan.1 Jumlah Perusahaan Besar dan Tenaga Kerja Menurut Jenis Industri Kode Jumlah Tenaga No Jenis Industri Industri Perusahaan Kerja 1 10 Makanan 28 7321 2 11 Minuman 2 131 3 13 Tekstil 3 119 4 14 Pakaian jadi 2 105 5 16 Kayu. Sedangkan penyerapan tenaga kerja mengalami kenaikan sebesar 20. menengah dan besar.109 orang pada tahun 2013. sementara jumlah lembaga pemerintah di kabupaten/kota di Aceh bervariasi jumlahnya tergantung kebutuhan dan kesiapan Pemerintah kabupaten/kotanya masing-masing.

Untuk itu tenaga sarjana vokasi sangat dibutuhkan untuk merubah sektor ekonomi primer ini menjadi sektor sekunder (dagang dan industri) bahkan bila perlu sektor tertier (sektor jasa).5).namun serapan tenaga kerja terbesar ada di Kabupaten Nagan Raya dengan jumlah serapan tenaga kerja 2. Kabupaten/ Kota Perusahaan Kerja 1 Simeulue .944. - 5 Aceh Timur . Tabel 1. diikuti perdagangan. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 6 . - 10 Bireuen 3 109 11 Aceh Utara 3 1192 12 Aceh Barat Daya . bangunan 10. - 2 Aceh Singkil 3 2283 3 Aceh Selatan 3 83 4 Aceh Tenggara . bangunan. jasa. - 9 Pidie . namun data ini juga dapat menunjukkan bahwa ekonomi masyakat masih bertumpu pada sektor primer. perdagangan 14. dan industri sebanyak 8. jasa 9.621. dimana bila diperhatikan jumlah pekerja yang terserap berdasarkan sektor ekonomi yang ada menunjukkan besaran jumlah tenaga kerja yang bekerja di tahun 2013 pada sektor pertanian. - 14 Aceh Tamiang 12 1080 15 Nagan Raya 4 2331 16 Aceh Jaya 1 43 17 Bener Meriah . masing jumlah serapan tenaga kerja adalah pertanian 33.307.331.649.2). - 13 Gayo Lues . berikut sebaran perusahaan dan serapan tenaga kerja berdasarkan kabupaten/kota di Provinsi Aceh (Tabel 1. - 18 Pidie Jaya 1 43 19 Banda Aceh 1 42 20 Sabang 2 63 21 Langsa 2 130 22 Lhokseumawe 2 131 23 Subussalam 3 283 Jumlah 44 9109 Sumber : Aceh Dalam Angka (2014) Kebutuhan sarjana vokasional juga terlihat dari data BPS berikut.122 orang (Tabel 1. dan industri.2 Jumlah Perusahaan Besar dan Tenaga Kerja Menurut Kabupaten/Kota Tenaga No. - 6 Aceh Tengah 1 238 7 Aceh Barat 2 1026 8 Aceh Besar .

2014 Pentingnya perguruan tinggi juga dapat dilihat dari tingkat partisipasi angkatan kerja.97 % (Tabel 1. di mana terlihat tingkat partisipasi angkatan kerja terbesar pada lulusan sarjana yaitu 89. 2013 Sumber: Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 7 .6). Tabel 1.3 Jumlah Perusahaan dan Buruh yang Terdaftar Menurut Lapangan Usaha. Terlihat bahwa partisipasi angkatan kerja terbesar pada lulusan sarjana (Diploma III dan Sarjana).

Prosentase kenaikan ini disatu sisi menunjukkan minat yang tinggi masyarakat untuk bersekolah sampai dengan tingkat SLTA. yaitu. namun bila belum maka kenaikan ini tentu membutuhkan terusan Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 8 . 2013 Sumber: BPS Aceh. Tingginya prosentase kenaikan jumlah SMA/SMK juga berdampak pada prosentase kenaikan jumlah lulusan.2 Data Jumlah Sekolah Jumlah SMA/SMK cenderung mengalami kenaikan.5% per tahun.3.4 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja dan Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan. 2014 1. rata-rata 9. Tabel 1. Kenaikan ini tentu harus di imbangi dengan lapangan pekerjaan jika tamatan SLTA ini masuk kedalam dunia kerja.

107 SMK. Berikut jumlah SMA/SMK/MA di Provinsi Aceh berikut. dengan tebaran sebanyak 625 unit SMA. yang bermakna masih sangat pentingnya lulusan perguruan tinggi yang berorientasi pada vokasional agar dapat mendorong sektor ekonomi yang ada bergerak pada sektor sekunder dan tertier. Aceh 422 164 62 37 68 155 908 2. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 9 . maka dapat ditarik kesimpulan awal bahwa tentu dapat prospek peminatan lulusan SMA/SMK ke Politeknik Kutaraja.pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Tabel 1. Bila diperhatikan jumlah lulusan SMA/SMK yang masuk ke lembaga profesi yang dimiliki Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja. e) Masih terbatasnya Perguruan Tinggi yang berorientasi pada vokasional f) Adanya desakan calon mahasiswa yang bersumber dari Lembaga Profesi yang selama ini di kelola oleh Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja untuk meningkatkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi dengan tidak meninggalkan core profesi/vokasi sebagai model pembelajaran yang dilakukan. Banda Aceh 16 23 6 2 3 5 55 Jumlah 438 187 68 39 71 160 963 Sumber : Dinas Pendidikan Banda Aceh dan BPS Aceh. menyebabkan sebagian lulusan tidak dapat ditampung di Perguruan Tinggi yang ada.5 Jumlah SMA/SMK/MA di Provinsi Aceh. Kenaikan ini juga memberikan dampak yang positif terhadap peminatan Lulusan dalam memilih program studi yang akan dibuka di Politeknik Kutaraja. Kabupaten/Kota Total SMAN SMAS SMKN SMKS MAN MAS 1. SMA/SMK/MA sampai dengan tahun 2014 berjumlah 963 unit. b) Masih terbatasnya daya tampung PTN maupun PTS yang ada. juga akan tinggi. 2014 Paparan diatas dapat dijadikan pertimbangan usulan Pembukaan Politeknik Kutaraja. c) Terbatasnya peluang kerja pada Tingkat pendidikan SMA/SMK/MA. dan 231 unit MA. Kondisi yang ada a) Besarnya jumlah lulusan yang dihasilkan dari SMA/SMK/MA yang ada di Provinsi Aceh. tak terkecuali Politeknik Kutaraja didalamnya. d) Sektor ekonomi daerah yang berpeluang menampung tenaga kerja masih berada pada sektor primer. 2014 Jumlah No. dalam hal ini perguruan tinggi. yaitu: 1.

Prodi tersebut adalah D. i) Berbedanya karakteristik prodi yang diusulkan dengan perguruan tinggi lainnya namun telah memiliki dasar pembelajaran di Lembaga Pendidikan yang telah ada di bawah pengelolaan Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja. terlihat dari antusias pelamar sebagai staf pengajar pada lembaga pendidikan profesi yang dimiliki oleh Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja dari berbagai level pendidikan yang ada. 2.Akuntansi b. Harapan Masyarakat Harapan masyarakat umumnya anaknya dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Diploma III .Administrasi Perkantoran Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 10 . termasuk S2 dan S3. Minat Mahasiswa Besarnya minat siswa/i kelas III SMA/SMK setelah lulus ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi. 3. khususnya lulusan SMK lebih berminat pada pendidikan vokasi seperti yang dikelola oleh Politeknik. karena sifat kejuruan pendidikan mereka selama di SMK.IV Analis Keuangan. dan D. g) Besarnya permintaan dunia usaha (seperti perusahaan dan industri yang ada) untuk mempekerjakan lulusan yang siap pakai namun memiliki legalitas pendidikan yang lebih tinggi (tidak hanya sekedar lembaga pendidikan pelatihan kerja). Untuk itu Perguruan Tinggi berorientasi pada vokasi menjadi pilihan banyak orang tua. dan diminati oleh masyarakat.IV Manajemen Keuangan Sektor Publik j) Tersedianya SDM tenaga pengajar yang memadai. k) Besarnya antusias masyarakat dalam hal ini orang tua untuk menyekolah lanjutkan anaknya ke pendidikan tinggi setelah anak lulus dari SMA/SMK/MA. Akan tetapi karena proses seleksi yang ketat menyebabkan sangat sulitnya anak-anak mereka lulus ke PTN yang ada. Diploma III . Ketiga alasan mendasar diatas membuat keyakinan Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja untuk berpartisipasi dalam mewujudkan keinginan semua pihak dengan mendirikan Politeknik Kutaraja bertempat di Banda Aceh. Sebagian besar orang tua masih menganggap pendidikan tinggi yang ada selama ini belum mampu menyediakan lulusannya dapat langsung bekerja. namun orang tua lebih berharap jika setelah lulus anaknya dari perguruan tinggi dapat langsung bekerja. Adapun program studi yang rencananya dibuka adalah sebagai berikut: a. sehingga memperoleh kepercayaan dari masyarakat menjadi bukti konkret keyakinan bahwa Politeknik Kutaraja Insya Allah akan berhasil juga. h) Pengalaman keberhasilan Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja dalam mengelola lembaga pendidikan sebelumnya.

yaitu. mendeskripsikan hal-hal yang dianggap menjadi permasalahan yang dapat menjadi hambatan 3. Kekuatan (strenght). mendeskripsikan kondisi yang diperkirakan akan terjadi di masa mendatang. Keempat variabel di atas dibagi menjadi dua variabel utama yaitu. juga terdapat alternatif penggunaan yang didasarkan dari kombinasi masing-masing aspek sebagai berikut : 1. Kelemahan (weakness). Kekuatan dan kesempatan terbuka sebagai faktor positif dan kelemahan serta ancaman sebagai faktor negatif. Dalam memanfaatkan SWOT. Penggambaran tiap elemen sesuai komponen- komponen SWOT adalah meliputi sebagai berikut. (2) strategi memaksimalkan peluang yang ada. Ancaman (threat). dan. yaitu. kekuatan (strength) dan kelemahan (weaknes). 1. SWOT juga digunakan untuk dapat menetapkan tujuan secara lebih realistis dan efektif. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 11 . 4. c. yaitu. SO (Strenght-Opportunity) Memanfaatkan kekuatan (S) secara maksimal untuk meraih peluang (O). yaitu. Peluang dan Ancaman Analisis SWOT merupakan salah satu teknik analisis yang digunakan untuk menginterprestasikan wilayah perencanaan. Dengan analisis SWOT ini dapat diketahui apa saja potensi atau kekuatan yang dimiliki. Variabel eksternal adalah variabel diluar Politeknik Kutaraja dan tidak dapat dikendalikan. Termasuk variabel eksternal adalah peluang (opportunity) dan ancaman (threat). (3) Strategi untuk memperbaiki kelemahan yang ada. 2. (1) Strategi untuk memanfaatkan kekuatan yang dimiliki. (2) Strategi untuk mengatasi ancaman yang ada. serta merumuskan strategi dengan efektif pula. eksternal dan internal. Kelemahan. Diploma IV – Manajemen Keuangan Sektor Publik 1.Analis Keuangan d. Sedangkan untuk variabel internal adalah variabel yang dapat dikendalikan oleh Politeknik Kutaraja. Diploma IV . khususnya dalam kondisi yang sangat kompleks dimana faktor eksternal dan internal dipadukan dan memegang peranan yang sama pentingnya. mendeskripsikan kondisi dari tiap-tiap elemen yang sudah ada dan dianggap sebagai suatu hal yang sudah baik. Peluang (opportunity).4 Analisis Kekuatan. kesempatan terbuka yang dapat diraih dan juga ancaman yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. kelemahan-kelemahan yang ada. maka akan diperoleh semacam strategi ini atau cover strategy yang prinsipnya merupakan. mendeskripsikan kondisi yang diperkirakan akan terjadi dan dianggap berpeluang unuk digunakan dalam pengembangan potensi. Dengan demikian. yaitu.

WO (Weakness-Opportunity) Meminimalkan kelemahan (W) untuk meraih peluang (O). Pelayanan belum sepenuhnya kejenuhannya masih rendah. Memiliki kemitraan yang cukup luas dengan instansi/ institusi lain sebagai lahan praktik. Sebagian besar dosen sudah memiliki Silabus dan Rencana Program Pembelajaran. bidang Pelayanan. Faktor Kekuatan (Strengh) Kelemahan (Weakness) 1 Pelayanan a. Weakness. di hak patenkan.6 Analisis Faktor Internal No. Sumber Daya Manusia serta Sarana dan Prasarana sehingga dapat ditemukan kekuatan dan kelemahan internal organisasi. Faktor Internal Analisis internal organisasi dilakukan dengan cara mengidentifikasi ke empat faktor yaitu.9 berikut. d. program studi dengan tingkat b. Keuangan. Threat) terhadap ke empat faktor yang dianggap berpengaruh yaitu. b. ST (Strenght-Threat) Memanfaatkan kekuatan (S) secara maksimahl untuk mengantisipasi atau menghadapi ancaman (T) dan maksimal menjadikan ancaman sebagai peluang. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 12 . WT (Weakness-Threat) Meminimalkan kelemahan (W) untuk menghindari secara lebih baik dari ancaman (T). 4. 3. prima. Sumber Daya Manusia serta Sarana / Prasarana. Analisis kinerja Politeknik Kutaraja dilakukan dengan pendekatan analisis SWOT (Strength. 2. Tabel 1. Bidang Pelayanan. Belum ada hasil penelitian yang studi favorit. Instrument evaluasi PBM Politeknik yang memiliki belum dilakukan uji validitas. Memiliki Jurusan / Program c. Keuangan. c. Opportunity. Merupakan salah satu a. Adapun faktor internal dan eksternal sebagai berikut: 1. Untuk lebih jelas analisis faktor internal dapat dilihat pada tabel 1.

Penyusunan rencana pengembangan dan akademik akan dilakukan secara reguler. biaya pendidikan. Penyediaan formasi tenaga Daya untuk pengembangan SDM. Memiliki pendapatan dana a. Memiliki tim yang menguasasi sistim manajemen keuangan cukup baik. c. Daftar peluang yang teridentifikasi merupakan kondisi untuk meningkatkan atau Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 13 . Faktor Eksternal Analisis ini dilakukan untuk mengidentifikasi dua aspek yaitu. Seluruh bangunantelah memiliki perpustakaan belum standar. b. 2 Keuangan a. Jumlah dan jenis buku c. Memiliki sarana gedung pribadi a. Adanya sistim kaderisasi untuk b. kurang. d. Peralatan praktik masih blm b. d. 4 Sarana dan a. Kualifikasi Pendidikan dosen sudah baik. Komitmen pimpinan tinggi a. c. Manusia b. peluang dan ancaman terhadap Politeknik Kutaraja. sudah sertifikat. 2. 3 Sumber a. e. Pengalaman tenaga suksesi kepemimpinan di administrasi yang masih setiap program studi. Memiliki potensi bisnis yang b. Prasarana dan terletak di pusat kota. berkembang. b. Belum tersusunnya unit cost pribadi. Lokasi pendidikan tidak terpusat. Pemeliharaan sarana dan prasarana Pendidikan masih kurang. c. administrasi sangat terbatas. Budaya hemat belum bisa dikembangkan. yang dapat menjadi unit bisnis. Memiliki Laboratorium terpadu memadai. Sebagian besar dosen sudah berpengalaman mengajar.

Munculnya pendidikan tinggi Sisdiknas berpeluang untuk lain baik negeri maupun meningkatkan status swasta.membuka usaha baru. Perkembangan IPTEK rekrutmen mahasiswa baru. Meningkatnya tuntutan bidang pendidikan. 20 / 2003 tentang a. bersaingan dalam hal b. mendorong peningkatan b. 2 Keuangan a. No. d. Tabel 1. penelitian masyarakat terhadap dan pengabdian masyarakat kompetensi lulusan yang baik c. mandiri dan flexibel. informasi dapat membantu memperpendek masa tunggu kerja sekaligus dapat meningkatkan daya serap lulusan. Pasar bebas (MEA) membuka peluang untuk meningkatkan jejaring di tingkat Nasional maupun Internasional. Untuk lebih jelas analisis faktor internal dapat dilihat pada tabel berikut. UU. sehingga harus kelembagaan. Faktor Peluang (Opportunity) Ancaman (Threat) 1 Pelayanan a. e. Perkembangan teknologi dari setiap perguruang tinggi. Kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat dan berdasarkan kebutuhan user. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 14 . Biaya lahan praktik pengelolaan keuangan lebih cenderung meningkat.7 Analisis Faktor Eksternal No. Memiliki peluang untuk a. Sedangkan ancaman memuat keadaan yang dirasakan saat ini maupun yang bersifat potensial.

UU. cukup luas untuk dikembangkan. kesetaraan dan kepatutan. b. 4 Sarana dan a. 234/U/2000 tentang semakin pesat. Apabila ini dilakukan maka. Nomor 14/2005 tentang a. masuknya tenaga asing yang b. dosen sesuai kualifikasi dan b. berdampak Pedoman Pendirian Pendidikan pada kurangnya dalam Tinggi berpotensi dapat pencapaian skill mahasiswa. 3 Sumber a. kelembagaannya menjadi INSTITUT. Perkembangan teknologi yang Prasarana No. c. Alat praktikum di lahan tidak terus meningkatkan diri karena selalu bisa memenuhi masih memiliki lahan yang tuntutan kompetensi lulusan. Perubahan pada masa transisi Daya Guru dan Dosen. Persaingan tarif / unit cost pemberlakuan sistim biaya pendidikan. Ke depan Politeknik berdampak pada ketatnya Kutarajaberpeluang untuk persaingan penyerapan meningkatkan status lulusan. Pasar bebas mendorong kompetensi akademik. mendorong menuju pola berbasis kinerja Manusia pengembangan pendidikan (merubah mindset). Memiliki peluang b. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 15 . memenuhi persyaratan untuk b. Pasar bebas berpeluang menggali dan mengembangkan sumber daya yang potensial. akan berdampak positif bagi SDM sehingga karir dosen bisa mencapai Guru besar/Profesor. a. remunerasi dengan prinsip proporsional. Berdasarkan Kepmendiknas.

Pihak ketiga banyak yang berminat memanfaatkan fasilitas yang dimiliki seperti. Laboratorium dan fasilitas lain. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 16 .b.

BAB II BENTUK. MISI DAN CIRI KHAS PTS 2. serta program spesialis. dan akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2016/2017. 2. NAMA. maka Politeknik Kutarajaberinisiatif untuk mendirikan suatu perguruan tinggi yang berbentuk Politeknik. dapat dikatakan bahwa. yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi berdasarkan kebudayaan bangsa Indonesia Berdasarkan Pasal 1 ayat 9 PP nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Dalam hal penyelenggaraan kegiatan pendidikan. menyatakan bahwa “Penyelenggara perguruan tinggi adalah Departemen. dan telah disahkan oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor AHU-497.1 Bentuk Perguruan Tinggi Bentuk perguruan tinggi yang didirikan adalah Politeknik. departemen lain.04 Tahun 2013. Politeknik tersebut akan diberi nama “Politeknik Kutaraja”. tanggal Dua Puluh Satu Desember Dua Ribu Dua Belas (21-12-2012).2 Nama Politeknik Polikteknik ini direncanakan akan didirikan di kota Banda Aceh.3 Visi. program magister. Berdasarkan PP nomor 04 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendididkan Tinggi. atau pimpinan lembaga Pemerintah lain bagi perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau badan penyelenggara perguruan tinggi swasta bagi perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh masyarakat”. Nyonya Elvi Melwinta Morin Sarjana Hukum. atas dasar desakan dari masyarakat di Propinsi Aceh. Misi dan Tujuan Politeknik Kutaraja Politeknik Kutaraja mempunyai Visi. Oleh karena itu. VISI. menyebutkan bahwa “pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program diploma. 2. dan program profesi.01. program sarjana. Berdasarkan pada akta yayasan nomor 20 yang dibuat dihadapan notaris di Banda Aceh. masyarakat dapat berperan aktif dalam dunia pendidikan. Politeknik merupakan salah satu bentuk penyelenggara dari pendidikan tinggi. Misi serta Tujuan sebagai berikut : Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 17 . Merujuk pada pasal Berdasarkan PP nomor 04 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendididkan Tinggi tersebut.AH. program doktor.

Terpublikasikannya karya ilmiah dosen dan mahasiswa yang berbasis penelitian dan memiliki relevansi keilmuan. Mandiri. dunia usaha serta mampu bekerja secara mandiri 3. 4. MISI Untuk menunjang visi di atas. transparan. Terbentuknya lulusan yang memiliki jiwa kewirausahaan. Berperan aktif dalam pengembangan aplikasi ilmu pengetahuan dengan mengedepankan moralitas dalam setiap tindakan 5. dan dunia usaha serta mampu bekerja secara mandiri 3. Terlaksananya penerapan keilmuan melalui kegiatan pengabdian masyarakat. sehingga lulusan memiliki keunggulan penggunaan TI dalam setiap aktivitas pekerjaannya. Menjalin kemitraan dengan masyarakat. Terselenggaranya proses pembelajaran menggunakan dan mengikuti perkembangan teknologi informasi (TI). yaitu Pendidikan.1. Terbentuknya lulusan yang siap bekerja pada sektor publik. Menghasilkan lulusan yang siap pakai bekerja pada sektor publik. 2. sebagai berikut: 1. 5. dimana pada gilirannya akan membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. dan Unggul secara Global. dunia usaha. maka disusunlah Misi Politeknik Kutaraja sebagai berikut : 1. lembaga nirlaba. serta asosiasi profesi di dalam dan di luar negeri 3. Untuk mencapai Asas Tri Darma Perguruan Tinggi maka ditetapakan tujuan. sehingga mampu membuka peluang kerja bagi yang membutuhkan. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 18 . serta mampu mengembangkan pekerjaanya dengan pendekatan TI. dan bertanggung jawab. 6. Tujuan Politeknik Kutaraja Politeknik Kutaraja didirikan dengan Tujuan untuk memenuhi Asas Tri Dharma Perguruan Tinggi. VISI “Menjadi Perguruan Tinggi ang menghasilkan lulusan yang Profesional. Menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berorientasi pada good university governance. Menghasilkan lulusan yang mampu beradaptasi terhadap perkembanga teknologi maupun terhadap masalah yang dihadapi dalam dunia kerja 4. Terselenggaranya pendidikan dilakukan secara kredibel. dan Pengabdian Masyarakat. Penelitian . adil.” 2. 2.

Warna biru tua melambangkan profesionalitas. serta asosiasi profesi di dalam dan di luar negeri. Logo/Lambang Arti dan Maksud logo di atas a. 2. Indonesia umumnya. Bendera Politeknik Kutaraja 3. Terjalinnya kemitraan dengan berbagai komponen masyarakat. 4. Huruf “K” merupakan singkatan dari “KUTARAJA” yang ditulis dengan huruf capital berwarna putih melambangkan idealisme yang kuat. lembaga nirlaba. guna memberi kontribusi bagi perkembangan pembangunan Aceh khususnya. dunia usaha. Himne Politeknik memiliki himne yang berjudul "Himne Politeknik Kutaraja".4 Ciri Khas 1. 2. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 19 . kejujuran sebagai dasar dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi d. Mars Politeknik memiliki mars yang berjudul "Mars Politeknik Kutaraja". Warna biru muda melambangkan inovasi dan kreatifitas politeknik dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi c. serta ilmu pengetahuan. Tiga buah persegi yang disusun melambangkan tri dharma perguruan tinggi yang dijalankan oleh empat program studi yang ada di Politeknik Kutaraja b.

ORGANISASI.1 Penyelenggaraan Politeknik Kutaraja Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan tinggi pasal 1 ayat (1) menyebutkan bahwa “Pengelolaan perguruan tinggi adalah Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi yang meliputi pengaturan. pemantauan.2 Struktur Organisasi Politeknik Kutaraja Banda Aceh Landasan Yuridis dari dari Portofolio Politeknik Kutaraja untuk struktur atau susunan organisasi Politeknik Kutaraja Banda Aceh dituangkan dalam Statuta Politeknik Kutaraja Banda Aceh tahun 2015. Dalam hal itu. DAN LEMBAGA PENUNJANG KEGIATAN POLITENIK KUTARAJA 3. BAB III PENYELENGGARAAN. jenjang. Penyelenggaraan Politeknik Kutaraja Pengelolaan lebih lanjut dilakukan oleh Badan Penyelengara dalam hal ini adalah Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja yang didirikan berdasarkan 3. Susunan organisasi Politeknik Kutaraja dapat digambarkan sebagi berikut: Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 20 . dan evaluasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan jalur. pengawasan. pedoman dasar penyelenggaraan kegiatan sebagai acuan perencanaan. perencanaan. pengembangan program dan penyelenggaraan kegiatan fungsional sesuai tujuan Politeknik Kutaraja yang berisi dasar rujukan pengembangan peraturan akademik dan prosedur operasional dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. dan jenis Pendidikan Tinggi oleh Menteri untuk mencapai tujuan Pendidikan Tinggi”.

Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 21 .

8) Melaporkan secara berkala kepada badan Penyelenggara tentang kemajuan Politeknik. Tugas dan wewenang Badan Pelaksana Harian adalah: a. Menerima pertanggung-jawaban keuangan dalam bentuk Laporan Keuangan Politeknik Kutaraja yang sudah dilakukan. 6) Menyusun Rencana Strategis yang memuat sasaran dan tujuan Politeknik yang hendak dicapai dalam jangka waktu 5 (lima) tahun. Melakukan audit keuangan pada saat menjelang berakhirnya masa jabatan kepemimpinan Politeknik berdasarkan pada laporan APB yang dikirimkan oleh Politeknik setiap tahun Semua tugas dan wewenang dari Badan Penyelenggara tersebut sudah dilaksanakan dengan baik. Menetapkan Pimpinan Politeknik Kutaraja (Direktur dan Para Wakil Direktur) b. dan pengabdian kepada masyarakat. Direktur Direktur bertugas untuk: 1) Melaksanakan penyelenggaraan pendidikan. 4) Membina hubungan kerjasama dengan lingkungan Politeknik. c. 7) Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran tahunan Politeknik. masyarakat. disamping melakukan arahan kebijaksanaan umum.1. Mengesahkan Anggaran Induk Politeknik setiap tahun yang diajukan oleh Politeknik Kutaraja. Untuk melaksanakan tugas tersebut. Pimpinan Politeknik sebagai penanggungjawab utama. dan lembaga terkait baik dalam maupun luar negeri. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 22 . penelitian. a. Pimpinan Politeknik Pimpinan Politeknik adalah Direktur dan Wakil Direktur. 2. juga menetapkan peraturan. 3) Membina tenaga edukatif. Untuk pelaksanaan audit keuangan. d. 2) Mengelola seluruh kekayaan Politeknik secara optimal. Direktur berwenang: 1) Dengan pertimbangan Senat Politeknik menetapkan Peraturan Politeknik. mahasiswa dan tenaga administrasi. dan sudah ada perbaikan untuk manajemen keuangan berikutnya. norma dan tolok ukur penyelenggara pendidikan tinggi atas dasar persetujuan senat Politeknik. biasanya ada rekomendasi atas kekurangan manajemen keuangan yang telah dilakukan. Badan Pelaksana Harian Badan Pelaksana Harian POLITEKNIK KUTARAJA adalah Pimpinan Pusat Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja yang kewenangan pelaksanaannya dilimpahkan oleh pengurus Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja . 5) Menyelenggarakan pembukuan Politeknik.

h) Memberikan pertimbangan kepada pejabat yang berwenang tentang kenaikan jabatan akademik dosen diatas Lektor. yang mempunyai tugas membantu Direktur dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan. mempunyai tugas membantu Direktur dalam pelaksanaan di bidang pembinaan serta pelayanan kesejahteraan mahasiswa. Wakil Direktur Wakil Direktur terdiri atas : 1) Wakil Direktur bidang akademik yang selanjutnya disebut Wakil Direktur I. alumni dan pengabdian kepada masyarakat. f) Menilai pertanggungjawaban pimpinan Politeknik atas pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan. 4) Membuat Keputusan Direktur. berkenaan dengan calon-calon yang diusulkan untuk diangkat menjadi Direktur dan Wakil Direktur. membuat peraturan Politeknik pengganti Peraturan Politeknik. keuangan dan kepegawaian. Senat Politeknik Senat Politeknik merupakan badan normatif dan perwakilan di Politeknik. 2) Dalam keadaan memaksa. Rencana Operasional (Renop). 3) Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang selanjuntnya disebut Wakil Direktur III. b) Tugas ini telah dilaksanakan oleh Senat dalam bentuk pembahasan dan pembentukan sampai terbentuknya Statuta. keuangan dan kepegawaian. penelitian serta membantu membina Dosen. d) Bersama-sama Direktur merumuskan norma penyelenggaraan Politeknik. Senat Politeknik mempunyai tugas pokok : a) Merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan Politeknik. Rencana Strategis (Renstra). 3. 2) Wakil Direktur bidang administrasi umum. 3) Membuat Peraturan Direktur. c) Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta kepribadian sivitas akademika. e) Memberikan persetujuan atas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) Politeknik yang diajukan oleh pimpinan Politeknik. yang mempunyai tugas membantu Direktur dalam pelaksanaan kegiatan di bidang administrasi umum. g) Memberikan pertimbangan kepada Badan Pelaksana Harian. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 23 . b. yang selanjutnya disebut Wakil Direktur II.

i) Menegakkan norma-norma yang berlaku di Politeknik. yaitu: 1) Program studi Diploma III Akuntansi. Memeriksa kehadiran staf lembaga penelitian Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 24 . Tugas-tugas harian: . 3) Program Studi Diploma IV Analis Keuangan. 6. Dalam menjalankan fungsi Dewan Penyantun mempunyai tugas dan wewenang: 1) pemberian pertimbangan terhadap kebijakan direktur di bidang non akademik. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat a. serta 4) Program Studi Diploma IV Manajemen Keuangan Sektor Publik. 2) pemberian pertimbangan kepada Direktur dalam mengelola politeknik. Dewan Penyantun Dewan Penyantun merupakan organ Politeknik Kutaraja yang menjalankan fungsi pertimbangan non akademik dan membantu pengembangan Politeknik Kutaraja. Lembaga Penelitian Lembaga Penelitian merupakan unsur pelaksana akademik di Politeknik yang bertugas mengkoordinasi. memantau. 4. 3) penggalangan dana untuk membantu pembangunan politeknik. diklat. Tugas Lembaga Penelitian tersebut secara spesifik adalah sebagai berikut: 1) Mempersiapkan kegiatan penelitian internal dan eksternal (Dikti maupun institusi swasta) 2) Mempersiapkan program pelatihan. dan 4) pemberian pertimbangan atas permintaan Direktur menyangkut besaran biaya pendidikan yang menjadi tanggungan peserta didik. dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh pusat studi serta ikut mengusahakan dan mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan. 2) Program Studi Diploma III Administrasi Perkantoran. j) Senat dapat melakukan pengawasan pelaksaan anggaran pendapatandan belanja Politeknik. dan seminar-seminar penelitian 3) Melaksanakan koordinasi dengan pusat studi-pusat studi 4) Membangun kerjasama dan mengkoordinasikan kegiatan kerjasama penelitian dengan institusi luar Politeknik 5) Pengelolaan administrasi penelitian Tugas Lembaga penelitian tersebut dirinci ke dalam: a. Program Studi Jumlah program studi ada empat. 5.

Mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan program penelitian b. penelitian (contoh: dari PT Lafarge) yang bukan bagian program kerja terencana Wewenang dari Lembaga Penelitian adalah: 1) Menilai kinerja staf lembaga penelitian 2) Menetapkan kegiatan penelitian internal 3) Mengkoordinasi kegiatan penelitian eksternal 4) Menetapkan kerjasama penelitian dengan lembaga luar 5) Menetapkan kegiatan-kegiatan yang menunjang pengembangan penelitian 6) Melakukan koordinasi dengan pusat studi-pusat studi Adapun tanggung jawab dari lembaga penelitian adalah: 1) Bertanggung jawab atas kinerja staf lembaga penelitian (Lemlit) 2) Bertanggung jawab atas pelaksanaan dan pengembangan kegiatan penelitian di lingkungan Politeknik 3) Bertanggung jawab atas kelancaran koordinasi kegiatan penelitian Dikti 4) Bertanggung jawab atas pengembangan kerjasama penelitian 5) Bertanggung jawab atas kelancaran koordinasi kegitan penelitian yang dibiayai institusi swasta 6) Bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan-kegiatan penunjang pengembangan penelitian di Politeknik Kutaraja 7) Bertanggung jawab atas koordinasi pusat studi-pusat studi Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 25 . Mempersiapkan kegiatan penelitian internal dan eksternal (Dikti maupun institusi swasta) . Memeriksa surat-surat keluar dan surat masuk . Mengkoordinasikan kegiatan kuliah tamu (contoh: kedatangan proffesor luar) dan briefing- briefing . diklat. Menerima kunjungan tamu terkait kegiatan penelitian . Membangun kerjasama dan mengkoordinasikan kegiatan kerjasama penelitian dengan institusi luar Politeknik Kutaraja . Tugas Insidental: . Tugas Periodik: . Melaksanakan koordinasi dengan pusat studi-pusat studi 3). Mempersiapkan program pelatihan. Memeriksa berkas-berkas laporan penelitian . dan seminar-seminar penelitian . .

Kabid dan Staf LPM dalam tugas harian lembaga . lembaga menjalin hubungan lini sebagai berikut: 1) Atasan langsung : Wakil Direktur I 2) Atasan langsung secara fungsional : Ka. Mengontrol pelaksanaan program-program LPM 2). Menjalin kerjasama dengan pihak di luar maupun dalam Politeknik berkaitan dengan kegiatan LPM Adapun wewenang dari LPM adalah: 1) Merumuskankonsep kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat 2) Menjalin kerjasama dengan pihak internal maupun eksternal Politeknik dalam melaksanakan kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat 3) Melakukan pengawasan kinerja Sekretaris. Tugas Periodik: Melakukan koordinasi dengan Sekretaris. dan Staf LPM Tanggungjawab LPM adalah: 1). Tugas dari LPM adalah melakukan perencanaan. Tugas insidental: . LPM menjalin hubungan lini sebagi berikut: Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 26 . dan staf dalam pelaksanaan KKP 3). kelompok dan Perorangan dan ikut mengusahakan serta mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan. Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Lembaga Pengabdian Masyarakat merupakan unsur pelaksana akademik di tingkat Politeknik yang menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui lembaga. Tugas Harian : . dan evaluasi seluruh kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat. Ketua Pusat Studi-Pusat Studi. b. Kabid.Bagian keuangan (laporan keuangan) 3) Jabatan koordinatif : Kepala LPPM 4) Jabatan bawahan : Wakil Kepala Lemlit. Kabid KKP. Bertanggung jawab atas kegiatan operasional LPM Dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenangnya. dengan deskripsi tugas sebagai berikut: 1). Dalam melaksanakan tugasnya. Melakukan koordinasi dengan Sekretaris. prodi. Sekretaris lemlit. pengawasan. Laboratorium. Menghadiri undangan untuk LPM dalam acara yang bersifat internal maupun eksternal . Mewakili Direktur dalam undangan yang bersifat internal dan eksternal Politeknik dalam hal Direktur berhalangan hadir . Bertanggung jawab atas terlaksananya seluruh kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat 2).

Unit/Lembaga Penunjang 1). . Hubungan koordinatif: . menggerakkan. 3). Kabag. mengarahkan. Mengkoordinir pembuatan ijazah dan transkrip . Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) a). Membagi tugas. mengkoordinasi. yang dirinci dalam: . Ketua Program Studi. Membuat dan menyusun konsep perumusan kebijakan di sub Bidang Administrasi Akademik Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 27 . sub bagian akademik memiliki wewenang : . Kepala Bagian. dan Kepala lembaga di lingkungan Politeknik Kutaraja 7. Mengkoordinir pendaftaran mahasiswa baru . Direktur Politeknik . Melakukan kerjasama dengan unit terkait .1). Mengkoordinir pelaksanaan pendaftaran mata kuliah . Atasan langsung adalah Ketua LPPM 2). Melakukan penilaian terhadap staf yang menjadi bawahannya secara obyektif Dalam laksanakan tugasnya. Dalam melaksanakan tugas bagian akademik menyelenggarakan fungsi pelaksanaan administrasi registrasi dan pelaksanaan administrasi pendidikan. . Kepala Pusat Studi. Menyusun perencanaan dan program serta laporan kerja kepada atasan langsung . . mengimplementasikan serta mengevaluasi kegiatan akademik dan proses pengajaran ditingkat Politeknik. membimbing serta mengkoordinasikan pelaksanaan tugas subbagian . Melaksanakan tugas pelayanan administrasi pendidikan dan ketatausahaan serta administrasi Program yang ditetapkan oleh Kepala BAAK. Sub Bagian Akademik Pimpinan di sub bagian administrasi akademik yang mempunyai tugas memberikan pelayanan administratif di bidang akademik di lingkungan Politeknik. . Mempelajari dan menilai/mengoreksi laporan hasil kerja/pelaksanaan tugas bawahan. Memimpin pelaksanaan tugas di lingkungan sub Bagian Administrasi Akademik . Bawahan langsung : Sekretaris LPM. Ketua Yayasan . Memberikan informasi data-data akademik bagi yang memerlukan . Tugas dari sub bagian Administrasi akademik adalah Mengelola. Mengkoordinir pelaksanaan heregistrasi mahasiswa .

Mengkoordinasi kegiatan wisuda .Mengkoordinasi lomba penelitian tingkat Politeknik. Sub Bagian Kemahasiswaan Pimpinan di bidang administrasi kemahasiswaan yang mempunyai tugas memberikan pelayanan administratif di bidang kemahasiswaan di lingkungan Politeknik.Mengusulkan peraturan dan sanksi pelanggaran mahasiswa Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 28 .Menangani berbagai kasus mahasiswa .Menangani demonstrasi mahasiswa .Melakukan diskusi dengan berbagai lembaga kemahasiswaan .Memantau kegiatan keislamam mahasiswa 3). Tugas-tugas insidental: . seni. Melapor dan bertanggung jawab kepada Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan dan Wakil Direktur Bidang Akademik.Memantau kegiatan minat dan bakat mahasiswa (olahraga. Menandatangani surat-surat yang terkait administrasi akademik yang menjadi kewenangannya .Memeriksa pengajuan dan kegiatan Mahasiswa . Tugas-tugas periodik: . b). .Membuka dan menutup berbagai kegiatan mahasiswa .Memeriksa surat pengajuan pemakaian kampus bidang kemahasiswaan .Membuat perencanaan kegiatan penerimaan mahasiswa baru dan kegiatan kemahasiswaan lain .Memeriksa dan menandatangani permintaan alat tulis kantor . mengkoordinasi. Bekerjasama dengan unit kerja / kepala bagian lain dan pegawai yang menjadi bawahannya . Tugas-tugas harian: . . yang dirinci dalam: 1).Mengkoordinasikan beasiswa untuk mahasiswa .Menandatangani surat keterangan masih kuliah . dll).Mewakili pimpinan unit menghadiri undangan daerah maupun nasional . kopertis dan nasional .Menandatangani surat bebas tanggungan mahasiswa 2).Melakukan pengawasan terhadap organisasi kemahasiswaan .Mengkoordinasikan lomba karya tulis ilmiah .Memberi ceramah pada kegiatan mahasiswa . mengimplementasikan serta mengevaluasi kegiatan kemahasiswaan ditingkat Politeknik. Tugas dari Bagian Administrasi Kemahasiswaan adalah mengelola.

Bertanggungjawab atas semua kegiatan mahasiswa . lemlit. Menyetujui permintaaan alat-alat tulis kantor . kepala Bagian keuangan. Mengeluarkan SK delegasi mahasiswa . Bertanggung jawab atas pengeluaran dana kegiatan mahasiswa . Menetapkan mahasiswa yang mendapat beasiswa . Menetapkan sanksi pelanggaran mahasiswa . Mengawasi pelaksanaan reformasi lembaga mahasiswa . BAA dan BAU. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 29 . Mengevaluasi kegiatan pesmaba dan student day .Membuat SK delegasi mahasiswa Wewenang Bagian Administrasi Kemahasiswaan adalah: .Membuat SK kegiatan di lingkungan mahasiswa . 4). Bertanggungjawab atas pelaksanan kegiatan pesmaba dan student day . Mengusulkan nama-nama kepanitiaan wisuda . Mengevaluasi kinerja staf kemahasiswaan Tanggungjawab Bagian administrasi Kemahasiswaan adalah: . Bertanggungjawab atas pelaksanaan lomba penelitian dan karya tulis mahasiswa . Menyetujuiasurat pengajuan pemakaian kampus bidang kemahasiswaan . Bertanggungjawab atas laporan kinerja Bagian kemahasiswaan Untuk melaksanakan tugas tersebut. Bertanggungjawab atas pelaksanaan pengembangan minat bakat mahasiswa . Jabatan koordinatif : Prodi dan Sekretaris Prodi.Memimpin rapat koordinasi dengan para unit kemahasiswaan . Menetapkan persyaratan beasiswa . Bagian Administrasi Kemahasiswaan menjalin hubungan lini sebagai berikut: 1). Bertanggungjawab atas kinerja staf kemahasiswaan . . Atasan secara fungsional : Direktur 3). Mencairkan dana kegiatan mahasiswa . Atasan langsung : Wakil Direktur II 2).Menyusun buku pembinaan mahasiswa dan buku disiplin mahasiswa . Jabatan bawahan : Kabag Kemahasiswaan Semua tugas dan wewenang dari Bagian administrasi kemahasiswaan sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP yang telah dibuat. Bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan .

Tanggungjawab Bagian administrasi Umum: . Sub Bagian administrasi Umum. . Koopertis Wilayah XIII. wewenang dan tanggungjawab Bagian Administrasi Umum adalah sebagai berikut: Tugas Bagian administrasi Umum: . khususnya yang terkait dengan kegiatan pengembangan. Berwenang untuk mengambil kebijakan terhadap semua pekerjaan yang terkait dengan tugas- tugas administrativ di lingkungan BAU. Membuat progress report setiap semester tentang berbagai kegiatan yang telah. pemeliharaan Tenaga Kerja Karyawan (administratif dan edukatif) dan pengadaan sarana dan prasarana guna mendukung proses belajar mengajar. . Kaur dan staf karyawan di lingkungan Bagian Administrasi Umum. seperti menyelesaikan tugas-tugas yang berkaitan dengan Pemkot.khususnya bidang pengembangan. baikyang bersifat teknis administrasi.2) Bagian Umum dan Keuangan a. . sedangdan akan dilakukan. Sub bagian umum yaitu unsur pembantu pimpinan di bidangaadministasi umum yangmempunyai tugas memberikan pelayanan administratif di bidang umum di lingkungan Politeknik. Membantu membuat Perencanaan. . Memproses usulan pengangkatan Guru Besar tidak tetap Politeknik Kutaraja. . . Tugas. Mewakili Direktur atau Wakil Direktur II untuk tugas keluar. Direktorat Pendidikan Tinggi. Wewenang Bagian administrasi Umum: . Berwenang untuk mengadakan rapat koordinasi dengan Kabag. maupun yang bersifat pengembangan. Melakukan koordinasi dengan unit-unit kerja di lingkungan BAU. Berwewenang melakukan pengelolaan penggunaan ruang kuliah dan publik. . Dalam melakukan tugas Kepala Bagian bertanggung jawab kepada Direktur dan Wakil Direktur II. pemeliharaan tenaga kerja dan pengelolaan sarana dan prasarana. Secara periodik melakukan monitoring terhadap kenaikan kepangkatan baik karyawan administrative dan edukatif. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 30 . Pemkab. Bertanggung jawab pada semua jenis kegiatan di lingkungan BAU baik bersifat perencanaan maupun bersifat teknis. .

Melakukan input bukti pembayaran Keuangan Mahasiswa . Akutansi: . Melakukan Pengesahan terhadap bukti pembayaran Keuangan Mahasiswa . Menterjemahkan seluruh kebijakan ataupun putusan Pimpinan Politeknik yang berkaitan dengan pengeluaran Keuangan Politeknik. Merancang Draft RAPB Politeknik. . . Mengajukanpermintaan pengeluaran cek dari Wadir II berdasarkan pengajuan. Keuangan Mahasiswa: . Sub Bagian administrasi Keuangan Sub bagian administrasi keuangan yaitu unsur pembantu pimpinan di bidang administrasi keuanganyangmempunyai tugas memberikan pelayanan administratif di bidang keuangan di lingkungan Politeknik. Membuat laporan Keuangan secara periodik ( bulanan ) dari seluruh Aktivitas Politeknik. menengah ataupun panjang. Mengawasi dan memeriksa seluruh bukti-bukti pengeluaran dari urusan pembayaran. Kepala Bagian akuntansi bertanggungjawab secara menyeluruh terhadap semua proses pencatatan baik penerimaan maupun pengeluaran Keuangan Politeknik. . . pencatatan dan arsip. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 31 . Menyetujui dispensasi pembayaran Keuangan Mahasiswa Adapun tugas dari masing-masing kegiatan adalah sebagai berikut: a. Tugas dari Sub Bagian Administrasi Keuangan adalah: . Melakukan Pelayanan terhadap seluruh Mahasiswa yang membutuhkan keterangan tentang keuangan . Adm. Kepala Sub Bagian Keuangan bertanggungjawab secara menyeluruh terhadap semua aktifitas yang berlangsung di Bagian keuangan. pencatatan dan arsip. Membuat laporan penerimaan Keuanganmahasiswa dalam suatu periode pembayaran . Menginput seluruh bukti-bukti pengeluaran sebelum di arsip. Membuat laporan penerimaan dan pengeluaran keuangan Wisuda. . Menyusun Rencana-rencana kerja baik untuk jangka pendek.2). . . . . Meneruskan dan mengesahkan semua perintah Pembayaran dari Pimpinan Politeknik berkait dengan kegiatan masing-masing Unit dan atau Kegiatan yang bersifat individu kepada urusan pembayaran. . Memeriksa seluruh Rekening Koran Politeknik dari semua Bank rekanan. b.

. Perpustakaan menyediakan buku-buku dan referensi lainnya untuk sivitas akademika. Lancar tidaknya pelaksanaan aktivitas pembelajaran tergantung pada keberadaraan perpustakaan sebagai penyedia buku dan referensi lainnya. Middle dan Final ke setiap jurusan. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan informasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan merupakan unsur penunjang akademik di tingkat Politeknik yang menyelenggarakan kegiatan melakukan perencanaan. 4). pengadaan. 3). Unit Pelaksana Teknis (UPT) Komputer dan Internet Unit Pelaksana Teknis (UPT) Komputer merupakan unsur penunjang akademik di tingkat Politeknik yang menyelenggarakan kegiatan perencanaan. Perpustakaan menyediakan buku yang dapat dipinjam atau hanya dibaca di tempat baik kepada dosen maupun mahasiswa. Perpustakaan merupakan penunjang penyelenggaraan akademik yang sangat strategis. Membuat Laporan daftar mahasiswa yang belum lunas pada waktu Her. dan pemeliharaan komputer dari masing- masing unit yang ada di Politeknik dan ikut mengusahakan serta mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 32 . Pelayanan perpustakaan yang baik menjadi bagian penting dalam memperlancar kegiatan di bidang akademik. Dengan tersediannya referensi yang memadai maka akan mempermudah bagi dosen dan mahasiswa menyelesaikan tugasdalam proses pembelajaran. Perpustakaan sudah melaksanakan tugas-tugasnya sesuai dengan SOP yang telah dibuat. pengadaan. pengelolaan dan pengembangan perpustakaan dan informasi serta menjalin kerjasama dengan perpustakaan dari institusi luar Politeknik Kutaraja dan ikut mengusahakan serta mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan.

penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Para Wakil Direktur 3. menilai hasil pembelajaran. BAB IV DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SETIAP PROGRAM STUDI 4. Ketua lembaga atau unit-unit lainnya 5. Agar dosen dan tenaga kependidikan dapat melaksanakan tugas dengan baik diperlukan standar dosen dan tenaga kependidikan yang semakin baik. pengawasan. teknologi dan seni melalui pendidikan. melakukan pembimbingan dan pelatihan. pengembangan. Dengan pertimbangan hal hal tersebut maka Politeknik Kutaraja menetapkan standar dosen dan tenaga kependidikan yang akan menjadi pedoman dan tolok ukur bagi seluruh pimpinan. terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. pengelolaan. Sedangkan pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran. prasarana dan fasilitas pendidikan. pembinaan karier. Adapun pihak yang bertanggungjawab dimaksud sebagai berikut: 1. perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas dan hak atas kekayaan intelektual. menyebutkan bahwa. Lebih lanjut dalam Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan. tenaga kependidikan bertugas melaksanakan administrasi. serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.1 Dosen Pasal 38 Undang Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional. Direktur sebagai pimpinan Politeknik 2. secara tegas menggunakan istilah dosen untuk merujuk pada pengertian pendidik pada jenjang pendidikan tinggi. penghargaan sesuai tugas dan prestasi kerja. dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. dosen dan tenaga kependidikan merupakan sumber daya manusia yang penting tugas dan perannya dalam menjalankan proses pada sistim tersebut. dankesempatan menggunakan sarana. Ketua Program Studi sebagai pimpinan program studi 4. Sedangkan tugas utama dosen adalah mentransformasikan.proses-output pada sistim pendidikan tinggi. Dalam konteks hubungan input. mengelola dan mengembangkan sumberdaya manusia di lingkungan Politeknik Kutaraja. baik pimpinan program studi maupun pimpinan unit atau lembaga yang bertanggung jawab dalam merencanakan. Dosen dan tenaga kependidikan Selanjutnya dalam hal kesejahteraan Politeknik Kutaraja menjamin hak dosen dan tenaga kependidikan atas penghasilan dan jaminan sosial yang pantas dan memadai. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 33 .

minimal lulusan program magister. Untuk itu perlu adanya sistim pengelolaan sumber daya manusia yang mencakup. meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi dan kompetensi akademik. dan (5) remunerasi. melaksanakan pembelajaran serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Seorang dosen hanya dapat menjadi dosen tetap pada satu institusi perguruan tinggi. dan dosen yayasan pada PTS dalam bidang yang relevan dengan keahlian bidang studinya. hukum. Dalam menjalankan tugas keprofesionalan. bertindak obyektif dan tidak diskriminatif dalam pembelajaran. kreatif. memiliki kebebasan akademik. dinamis. mempunyai komitmen profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan. (2) rekrutmen. kompetensi dan pengalaman sebagai dasar rekrutisasi. menyenangkan. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 34 .Dalam hal rekrutisasi dosen menggunakan kualifikasi akademik. dan mempunyai penugasan kerja minimum 36 jam/minggu. (3) orientasi pegawai. merencanakan. Disisi lain Dosen dan tenaga kependidikan mempunyai kewajiban menciptakan suasana pendidikan yang bermakna. profesi dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan.kode etik. Politeknik Kutarajamenetapkan kualifikasi minimum untuk dosen. menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan. Dosen tetap Politeknik Kutaraja adalah dosen yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga tetap pada PT yang bersangkutan. Untuk rekrutisasi tenaga kependidikan harus menggunakan kualifikasi akademik. kompetensi dan sertifikasi kompetensi. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga. (4) pengembangan karier. memiliki kebebasan dalam memberikan penilaian dan menentukan kelulusan peserta didik. memiliki kebebasan untuk berserikat dalam organisasi profesi/keilmuan. Dalam rangka mewujudkan hal-hal yang telah disebutkan diatas. penelitian dan pengabdian masyarakat. seleksi dan pemberhentian pegawai. Dalam menjalankan tugas keprofesionalan. antara lain (1) perencanaan. Adapun data dosen tetap dapat dilihat pada tabel 4. faktor SDM (dosen dan tenaga kependidikan) sebagai prime mover dalam pencapaian visi dan misi organisasi. penelitian. dan etika. dosen juga berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi. termasuk dosen penugasan Kopertis. penghargaan dan sanksi yang dilakukan secara transparan dan akuntabel dan berbasis pada meritokrasi. dosen mempunyai kewajiban untuk melaksanakan pendidikan. akses sumber belajar dan sarana prasarana pembelajaran. dan pengabdian kepada masyarakat. dapat disimpulkan bahwa. nilai-nilai agama.1 berikut. dan dialogis.

Tabel 4.1 Data Dosen Tetap Politeknik Kutaraja
Program Studi
Manajemen
Administrasi Analis Keuangan Keterangan
No. Pendidikan Akuntansi Total
Perkantoran Keuangan Sektor
(D.III)
(D.III) (D.IV) Publik
(D.IV)
1. S-2 6 6 6 6 24
2. S-1 0 0 0 0
Total 6 6 6 6 24

Selain Dosen tetap, Dosen tidak tetap juga di manfaatkan Politeknik Kutaraja untuk menutupi
kebutuhan Dosen bila dibutuhkan. Dosen tidak adalah dosen tetap/karyawan pada suatu institusi
perguruan tinggi/instansi lain, atau individu mandiri, yang ditugaskan menjadi dosen di perguruan
tinggi berdasarkan persyaratan legal yang berlaku.

4.2 Tenaga Kependidikan
Kondisi sumber daya manusia (tenaga pendidik dan tenaga kependidikan) meliputi; jumlah
tenaga pendidik dan tenaga kependidikan per program studi, kualifikasi akademik dan informasi lain
yang mendukung. Program studi mendayagunakan dosen tetap yang memenuhi kualifikasi akademik
dan profesional, serta kualitas kinerja, dalam jumlah yang selaras harus sesuai dengan tuntutan
penyelenggaraan program. Jika diperlukan program studi mendayagunakan dosen tidak tetap (dosen
mata kuliah, dosen tamu, dosen luar biasa dan/atau pakar) untuk memenuhi kebutuhan penjaminan
mutu program akademik. Program studi mendayagunakan tenaga kependidikan, seperti; pustakawan,
laboran, analis, teknisi, operator, dan/atau staf administrasi dengan kualifikasi dan kualitas kinerja, serta
jumlah yang sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan program studi.
Program studi memiliki sistim seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan
pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan yang selaras dengan kebutuhan penjaminan mutu
program akademik. Ketersediaan jumlah dan kualifikasi tenaga kependidikan yang ada di Politeknik
Kutaraja dapat dilihat pada tabel berikut.

Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 35

Tabel 4.2 Data Tenaga Kependidikan di Politeknik Kutaraja
Jenis Tenaga Jumlah Tenaga Kependidikan dengan Pendidikan Terakhir
No. Total
Pendidikan S-3 S-2 S-1 D-4 D-3 D-2 D-1 SMA/SMK
1. Pustakawan 0 0 2 0 1 0 0 0 3
2. Laboran/Teknisi/ 0 0 0 4 0 4
Analis/Operator/
Programer
3. Administrasi 0 0 2 0 14 0 0 0 16
4. Lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Total 0 0 4 0 19 0 0 0 23

Aspek perencanaan dalam sistim pengelolaan kepegawaian dikembangkan dalam kerangka visi
institusi sebagai perguruan tinggi berwawasan global. Pencapaian visi ini membutuhkan topangan dari
sumberdaya manusia berkualitas dan dalam jumlah yang memenuhi standar kualifikasi serta rasio
perbandingan tertentu. Oleh karena itu perencanaan SDM, dilakukan dengan memperhatikan klasifikasi
ketenagakerjaan di lingkungan Politeknik Kutaraja, yang secara umum dibedakan atas tenaga pendidik
(dosen) dan tenaga kependidikan. Kualifikasi dan jumlah SDM yang diperlukan disesuaikan dengan hasil
analisis jabatan yang dilakukan dengan memperhatikan beban kerja, jenis pekerjaan, sifat pekerjaan,
perkiraan kapasitas staf, prinsip pelaksanaan pekerjaan dan ketersediaan peralatan pendukung pekerjaan.
Dalam perencanaan kebutuhan tenaga pendidik (dosen) khususnya, dilakukan dengan melibatkan satuan
akademik terendah, yaitu; jurusan/program studi. Setiap program studi mengajukan kebutuhan tenaga
dosen untuk dibahas sebelum diusulkan.
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, dosen merupakan sumberdaya utama yang harus
memenuhi standar kualifikasi pendidikan dan jabatan akademik tertentu. Indikator yang dijadikan acuan
untuk merencanakan kebutuhan SDM, antara lain jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahun, jumlah
lulusan, rencana penambahan program studi baru pada semua jenjang pendidikan, serta jumlah dosen
dan tenaga kependidikan yang akan memasuki usia pensiun. Implementasi manajemen SDM merujuk pada
semua perangkat aturan kepegawaian yang berlaku secara nasional. Namun, sebagai sebuah institusi
pendidikan tinggi tetap kreatif mengembangkan diri dalam lingkungan penyedia jasa pendidikan yang
dewasa ini sangat kompetetif. Upaya ini diwujudkan, salah satunya, lewat penyusunan dokumen-dokumen
bidang kepegawaian. Hal ini sangat diperlukan bagi penataan sistim manajemen kepegawaian yang
mengedepankan profesionalisme sebagai ciri organisasi modern dan sekaligus sebagai sikap proaktif
dalam menjawab kebutuhan internal dan external stakeholders.
Beberapa indikator dalam merencanakan kebutuhan SDM pada Politeknik Kutaraja, antara lain;
jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahun, rencana penambahan program studi pada semua jenjang
pendidikan, serta jumlah dosen dan tenaga kependidikan yang akan memasuki usia pensiun. Untuk itu,
Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 36

Politeknik Kutaraja telah memiliki standar pengelolaan SDM (tenaga pendidik dan kependidikan), yang
mencakup semua fungsi operatif manajemen SDM. Terkait dengan hal tersebut maka berbagai dokumen
penting yang tersusun sebagai berikut:
1. Rencana pengadaan tenaga kependidikan baru
2. Penerimaan Karyawan
3. Pengusulan calon Karyawan
4. Pengangkatan Karyawan
5. Usul kenaikan pangkat dosen dan tenaga kependidikan
6. Penerbitan kenaikan pangkat
7. Penerbitan SK fungsional
8. Kenaikan gaji berkala
9. Pemberhentian tenaga kependidikan
10. Perpindahan tenaga kependidikan
11. Pensiun
12. Daftar urut kepangkatan
13. Tanda penghargaan/tanda jasa
Rekruitmen pegawai negeri sipil dosen dan tenaga kependidikan dibuka secara luas bagi
masyarakat umum dengan menyertakan syarat administratif dan kualifikasi yang perlu dipenuhi pelamar.
Proses rekruitmen dilakukan terbuka baik melalui media surat kabar maupun secara online melalui
website. Umumnya proses seleksi SDM di Politeknik Kurataja Banda Aceh dilakukan secara bertahap,
diawali dengan seleksi administratif untuk melihat kelengkapan dokumen yang disyaratkan seperti ijazah
(kualifikasi akademik), transkrip nilai, dan bukti pendukung lainnya; tahap selanjutnya adalah seleksi
tertulis yang menyangkut pengetahuan umum dan kompetensi, termasuk test psikologi dalam tahapan
berikutnya, serta dilanjutkan dengan wawancara dan tes kesehatan sebelum pengumunan kelulusan.
Tahapan seleksi yang relatif panjang ini dimaksudkan untuk mendapatkan SDM yang qualified. Sistim
rekrutmen dan seleksi pegawai Politeknik Kurataja dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip
keterbukaan, transparansi, keadilan dan objektivitas. Secara detail sistim rekrutmen dan seleksi karyawan
Politeknik Kurataja adalah sebagai berikut:
1. Pengadaan calon karyawan dilaksanakan untuk mengisi lowongan formasi yang disusun
berdasarkan analisis kebutuhan sesuai kebutuhan nyata dari masing-masing satuan unit
organisasi.
2. Pengumuman penerimaan calon karyawan, diumumkan secara luas dengan menggunakan media
yang tersedia (website, papan pengumuman, dan atau media lainnya).
Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 37

Bagi peserta tes calon karyawan yang lulus berdasarkan pengumuman. 6. agama. Berusia maksimal 45 tahun untuk Doktor (S-3). Penyelenggaraannya tetap mengacu pada prinsip-prinsip di atas. Penetapan peserta yang lulus dan diterima. 7. Setiap WNI yang memenuhi syarat dapat mengikuti seleksi. Di samping rekrutmen dan seleksi. 4. ras. dengan jumlah soal essay dan model pilihan ganda. Pengadaan calon karyawan dilaksanakan oleh dan menjadi tanggung jawab masing-masing bagian yang ditunjuk. Berijazah Magister (S-2) dan/atau Doktor (S-3) sesuai dengan bidang yang dibutuhkan jurusan / Program Studi. diumumkan secara terbuka oleh ketua panitia dan ketua panitia unit kerja atau bagian lain yang ditunjuk. 5. Pada saat melamar tidak berstatus sebagai CPNS/ PNS dan/ atau tidak sedang terkait kerja sebagai tenaga kependidikan tetap pada institusi lain. Tes Wawancara Sistim penerimaan dosen di Politeknik Kutaraja ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Politeknik Kutarajatentang kriteria dan persyaratan rekrutmen tenaga pendidik dengan berpedoman pada Surat Edaran. baik dosen maupun tenaga kependidikan. Berusia maksimal 40 tahun untuk Magister (S-2). Pelamar yang dinyatakan lulus dan diterima. yang dapat diperpanjang sesuai kebutuhan Politeknik Kutaraja. maka akan mengikuti tes tahap ke 2 yaitu: 1. 4. atau daerah. 2. Adapun kriteria tersebut adalah: 1. suku. 3. Tes Kemampuan bidang sesuai formasi yang dilamar. Dasar pelaksanaan seleksi dan rekrutmen untuk ini adalah kebijakan dan keputusan Direktur yang dibuat setelah ada permintaan dari unit-unit dibawahnya dan disesuaikan dengan kemampuan pembiayaan Politeknik Kutaraja. 3. Namun status mereka bersifat kontrak dengan kurun waktu satu tahun. dilakukan pula seleksi dan rekrutmen lain sebagai bagian dari upaya Politeknik Kutarajauntuk memenuhi kekurangan staf. ditempatkan pada unit kerja sesuai formasi yang telah ditetapkan untuk yang bersangkutan. Tenaga kebersihan dan satuan pengamanan juga diseleksi dan direkrut dalam kategori ini. tanpa membedakan jenis kelamin. Psikotes yang diselenggarakan Politeknik Kutaraja. 4. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 38 . Tes TOEFL yang diselenggarakan oleh Politeknik Kutaraja. golongan. 2. 3. Setiap pelamar tidak dipungut biaya apapun.

Mempublikasikan hasil riset atau penelitian baik lewat seminar atau media lainnya. Dosen. karena semua pos utama di setiap prodi. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 39 . seorang dosen harus menjalankan Tridharma (pendidikan. Memberikan dukungan dan kesempatan bagi dosen yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana. Upaya ini sekaligus bertujuan meningkatkan profesionalisme SDM Politeknik Kutaraja dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab yang diemban di masa yang akan datang. 3. dan lembaga harus di isi oleh tenaga dosen yang telah memenuhi kualifikasi pendidikan dan jabatan akademik tertentu. Memfasilitasi tenaga pendukung kependidikan di Politeknik Kutaraja untuk meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan-pelatihan aplikatif. penelitian dan pengabdian) serta juga harus memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan. melainkan juga dalam bentuk pengenalan pekerjaan melalui pelatihan on the job training (belajar sambil bekerja) dimana para tenaga kependidikan baru dilatih menangani pekerjaan-pekerjaan yang ada pada bagian tenaga kependidikan tersebut ditempatkan. dengan bimbingan dari tenaga kependidikan senior. 6. Mewajibkan semua dosen tetap maupun tidak tetap untuk mengurus jabatan fungsional. 7. 8. Sesuai peraturan. 2. semua tenaga kependidikan baru dalam status calon tenaga kependidikan diwajibkan mengikuti pelatihan yang merupakan kegiatan orientasi kerja. dapat pula dilakukan sebagai respon terhadap permintaan yang bersangkutan atau karena alasan kesehatan yang tidak memungkinkan seseorang menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal. Tujuan Perencanaan Pengembangan Dosen dan Tenaga Kependidikan sebagai berikut: 1. Memberikan kesempatan yang sama memperoleh program penelitian bagi semua dosen program studi. 4. Memfasilitasi dosen untuk mendapatkan pelatihan setiap tahun. 5. sebagai stakeholders utama penggerak Politeknik Kutaraja. Meningkatkan peran serta mahasiswa dalam kegiatan keilmuan. Politeknik Kutarajasecara konsisten akan berupaya mengembangkan dan meningkatkan kualifikasi dan kompetensi SDM nya sebagai investasi yang bersifat strategik. Untuk berfungsi secara optimal. Namun pemberhentian seseorang dari status kepegawaiannya. Untuk tenaga kependidikan administrasi. orientasi tidak hanya dalam bentuk Pelatihan. penelitian dan pengabdian masyarakat. Memberikan kesempatan kepada dosen untuk melakukan sertifikasi dosen. sejak awal sudah harus memenuhi kualifikasi pendidikan minimal strata-2. Kebijakan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan secara umum mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Data terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan. sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan rekonstruksi mata kuliah yang diampu. Tenaga kependidikan sebagai bagian integral dari SDM Politeknik Kutaraja juga turut mendapat perhatian serius dalam pengembangan/peningkatan pengetahuan dan kompetensi serta ketrampilan. sementara bagi mereka yang belajar di Politeknik Kutaraja. Tenaga pendidik yang melanjutkan studi dalam negeri dan di luar Politeknik Kutaraja nantinya akan didukung melalui penyediaan dana tunjangan penelitian yang besarnya bervariasi sesuai strata pendidikannya. Disamping itu melalui sejumlah bantuan luar serta pendanaan Politeknik Kutarajaataupun berbagai pihak. nantinya juga turut ambil bagian dalam pembiayaan studi lanjut dosen dan tenaga kependidikan. membiayai pendidikan S-1 dan S-2 bidang Manajemen SDM dan Information technology. yakni. sedang atau akan melanjutkan pendidikan S-2. workshop. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 40 . jumlah tenaga kependidikan dengan jenjang S-1. Program Applied Approach (AA) merupakan program lanjutan bagi mereka yang telah menyelesaikan Pekerti. SDM dan Manajemen keuangan yang meliputi teknik jaringan. berkepribadian dan berkecerdasan sosial. Misalnya. Selebihnya. jenjang pendidikan dosen Politeknik Kutaraja yang diajukan rata-rata berpendidikan S-2. dan lain-lain. pembuatan database. dapat dilakukan melalui berbagai cara seperti studi lanjut (S-2. training bidang IT. memiliki pengetahuan pedagogik. Pengembangan karir dosen untuk memenuhi jabatan yang akan diisi. web design. Data terakhir menunjukkan bahwa. sejumlah scheme pendidikan lanjut dan training akan diberikan kepada para tenaga kependidikan. Di samping itu. seminar dalam dan luar negeri. Politeknik Kutaraja melalui kebijakan afirmatif Direktur yang disetujui senat. untuk memberikan kompetensi khusus dalam tugas fungsional dosen maka diwajibkan juga mengikuti program Peningkatan Keterampilan yang ditujukan untuk melengkapi dosen dengan kemampuan sebagai pendidik dan pembelajar profesional. Bahkan dalam dua tahun setelah berdiri. S-3 dan spesialis). diberikan kompensasi dalam bentuk pemotongan biaya studi (SPP) sampai 50%. Dalam konteks pengembangan SDM institusi. Politeknik Kutaraja akan mengambil kebijakan dengan melakukan kerjasama di bidang pengembangan SDM dosen dengan sejumlah universitas penyelenggara pendidikan S-2. non degree training. dimana untuk memudahkan dosen dalam melanjutkan studinya.

kantor akuntan publik serta penyusunan laporan tugas akhir (final project). Diploma IV – Manajemen Keuangan Sektor Publik Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 41 . mendirikan 4 (empat) program studi sebagai berikut: a. Akuntansi 2. Lama waktu studi maksimal sampai dengan 12 semester. Sedangkan Program Diploma IV. institusi pemerintahan. dan 1 (satu) semester kerja praktik (KP) di perusahaan. Diploma III . Manajemen Keuangan Sektor Publik Kurikulum Program Diploma Tiga Politeknik Kutaraja merupakan kegiatan akademik yang terdiri atas seperangkat mata kuliah Program Diploma Tiga yang terdiri dari mata kuliah wajib.1 Bidang Ilmu Bidang kajian atau bidang ilmu yang akan ditekuni pada Politeknik Kutaraja berorientasi secara umum untuk menjadi tenaga profesional pada bidang ilmu: 1.Administrasi Perkantoran c. Diploma III . Analis Keuangan 4. DAN METODE PEMBELAJARAN 1. PROGRAM STUDI. Administrasi Perkantoran 3. Diploma IV . mata kuliah pendukung dan mata kuliah konsentrasi dengan beban studi minimal 108 Satuan Kredit Semester (SKS) dan maksimal 120 SKS dengan kurikulum 6 semester dan lama program antara 6 sampai 10 semester setelah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. BAB V BIDANG ILMU.2 Program Studi Politeknik Kutaraja pada awalnya. 1. yang terbagi dalam 8 (enam) semester dengan 7 (tujuh) semester kuliah terstruktur. Satuan Kredit Semester (SKS) dengan beban studi 144 -156 SKS.Akuntansi b.Analis Keuangan d.

intensif. tuntutan mutu yang tinggi dan keunggulan keahlian dalam bekerja di bidangnya. disiplin. seminar. peserta didik mendapat dukungan dan bimbingan penuh dari para staf pengajar yang berasal dari kalangan akademisi dan para praktisi profesional yang aktif. dan partisipatif diharapkan para peserta didik memiliki sikap dan kemampuan sebagai berikut : 1) Memiliki sikap dan etos kerja yang memahami dan menghayati nilai-nilai moral. 4) Memiliki keterampilan konsepsional yang berharga. Dengan perangkat modul dan paket program yang aktual serta proses pendidikan yang berkesinambungan. Upaya dan kegiatan yang dilakukan antara lain yaitu : studi banding. memiliki etika. Metode Pembelajaran. kebebasan akademik. antara lain untuk memupuk sikap jujur. Selama proses belajar berlangsung. 5) Memiliki keterampilan sosial interpersonal yang diperlukan untuk meraih sukses dalam hubungan bisnis. 2. diskusi kelompok. 3) Mampu memecahkan masalah secara sistimatis dengan konsekuensi biaya minimum. Upaya dan kegiatan untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif di lingkungan program studi mengenai : 1) Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan. workshop. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 42 . baik melalui latihan kerja praktik di perusahaan - perusahaan. 6) Memiliki moral dan kepribadian yang tangguh tidak mudah putus asa dan berjiwa pantang menyerah. ulet dan mampu bekerja di bawah tekanan waktu dan mutu. maupun di lapangan kerja yang sesungguhnya. Metode Interaksi Akademik dan Perilaku Kecendikiawan. Suasana yang sama juga akan didapat pada saat peserta terlibat dalam situasi nyata dari persoalan bisnis di perusahaan ketika mengikuti latihan kerja praktik.1. 2) Memiliki keunggulan kompetitif. memahami dinamika kelompok dan memiliki kemampuan untuk memberi inspirasi dan motivasi rekan kerja. Proses belajar mengajar disajikan melalui pendekatan praktis. mampu melihat gambaran perusahaan secara menyeluruh dan bertindak Profesional.3 Metode Pembelajaran 1. simulasi. Disamping itu diadakan kegiatan mentoring agama untuk pembinaan mental spiritual. role play dan latihan/kerja praktik (on-the-job training). sopan santun dan moral secara umum. Pendekatan-pendekatan ini akan menunjang keberhasilan para peserta didik untuk dapat memahami dan mampu mengamalkan keahliannya. kebebasan mimbar akademik).

4) Interaksi akademik antara dosen-mahasiswa upaya kegiatan yang dilakukan antara lain yaitu : masa pengenalan akademik. Penulisan PKL dan TA sangat strategis bagi pengembangan ilmu pengetahuan. 3) Program dan kegiatan akademik dan non-akademik (di dalam maupun di luar kelas) untuk menciptakan suasana akademik. 2) Terlibat dalam diskusi ilmiah baik di program studi. dan lain-lain. sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika. menyediakan dan mengalokasikan dana untuk kegiatan penelitian. seperti laptop. Upaya dan kegiatan yang dilakukan antara lain yaitu: menyelenggarakan seminar. simposium. yaitu : 1) Melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. 3) Mengikuti seminar nasional maupun international. penelitian bersama. pertemuan antara mahasiswa-dosen dan alumni. melengkapi perpustakaan dengan buku-buku referansi yang mutakhir. melengkapi perangkat media pembelajaran. dialog dosen-mahasiswa. adalah mendorong para dosen dan sivitas akademika yang lain untuk mengikuti dan terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan ilmiah. Upaya dan kegiatan yang dilakukan untuk Pengembangan perilaku kecendekiawanan. 3. klub kajian ilmiah maupun di forum-forum ilmiah yang lain. menulis buku ajar. 6) Menulis buku ajar dan buku referensi. lokakarya. artikel ilmiah dalam jurnal dan seminar yang sesuai dengan keilmuan masing-masing. LCD OHP. 2) Ketersediaan dan jenis prasarana. buku referensi. bedah buku. 5) Menulis artikel jurnal ilmiah. Oleh karena itu. Metode Pengembangan Penelitian Mahasiswa Pada Tugas Akhir. baik regional. seminar dan pelatihan. antara lain. PKL dan TA merupakan kegiatan yang wajib dilakukan oleh mahasiswa program D III menjelang akhir masa studinya. Upaya dan kegiatan yang dilakukan antara lain yaitu : menyediakan dan menambah perangkat komputer yang tersambung dengan internet. pengenalan kehidupan kampus. 4) Mengikuti pelatihan-pelatihan dan workshop. Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Tugas Akhir (TA) merupakan bentuk karya ilmiah yang harus ditempuh oleh mahasiswa program D III Politeknik Kutaraja menjelang akhir masa studi. sehingga pelayanan administrasi akademik berlangsung secara cepat dan online. nasional maupun internasional. kegiatan unit mahasiswa. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 43 .

Penulisan buku pedoman PKL dan TA dimaksudkan untuk memberikan arahan bagi mahasiswa dan juga para pembimbing dalam membuat proposal dan laporan tugas dengan benar dan seragam. Metode Pengembangan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Mahasiswa Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan salah satu tridarma perguruan tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat. 5) Proses Bimbingan. 4. tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah 1) Bertambahnya kecepatan proses peningkatan kemampuan sumber daya manusia Sesuai dengan laju pertumbuhan pembangunan. Buku ini juga diharapkan dapat memberikan petunjuk secara umum. 4) Penunjukan Pembimbing. 2) Pendaftaran untuk ikut tugas Akhir. 2) Bertambahnya kecepatan upaya pengembangan masyarakat ke arah terbinanya masyarakat yang harmonis serta dinamis yang siap menempuh perubahan-perubahan menuju perbaikan dan kemajuan sesuai dengan nilai-nilai sosial budaya dan norma-norma dalam 3) kehidupan masyarakat berkembang dalam kehidupan masyarakat yang berlaku. sehingga pola pikir dalam melaksanakan rangkaian kegiatan PKL dan TA dapat lebih terarah sehingga dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan jadwal akademik yang telah ditetapkan. 4) Untuk memperoleh umpan balik dan masukan bagi program studi dalam rangka meningkatkan relevansi pendidikan. sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya tujuan pembangunan nasional. 7) Koreksi dan perbaikan serta penyelesaian Tugas Akhir 8) Sidang. diperlukan adanya ahli-ahli yang memiliki kemampuan secara interdisipliner dan multidisipliner. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 44 . 3) Pengajuan judul kepada Ketua Prodi. Adapun urutan kegiatan penulisan tugas akhir adalah sebagai berikut : 1) Sosialisasi Penulisan tugas akhir. Penulisan tugas akhir akan pandu melalui buku pedoman penulisan tugas akhir. Bertambahnya kecepatan usaha pembinaan institusi dan profesi masyarakat sesuai dengan laju pertumbuhan proses modernisasi dalam kehidupan masyarakat itu sendiri. 6) Seminar Proposal.

Tata Cara Pelaporan Nilai Adapun tata cara atau procedure pelaporan nilai pada Politeknik Kutarajaadalah sebagai berikut : 1. Ujian Akhir Semester. Adapun komponen dari sistim penilaian yang diterapkan adalah : 1. Ujian Tengah Semester Ujian Tengah Semester (UTS) adalah evaluasi kemampuan mahasiswa di pertengahan semester atau setelah 7 kali pertemuan. untuk melihat sejauh mana pemahaman terhadap materi yang sudah diberikan. Ujian Akhir Semester (UAS) adalah evaluasi yang dilakukan pada akhir semester untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam penguasaan materi yang diberikan.evaluasi ini diberikan dalam bentuk soal baik lisan ataupun tulisan setelah atau sebelum perkuliahan dimulai. Ujian ini terjadwal sesuai dengan kalender akademik. b. Sistim Penilaian Pembelajaran Dalam rangka evaluasi terhadap kegiatan dan kemajuan belajar mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Politeknik Kutaraja. Besar presentase dari nilai prilaku yang diambil untuk komponen nilai akhir adalah 25%. dilakukan penilaian secara berkala dan terjadwal. Besar presentase dari nilai Formatif yang diambil untuk komponen nilai akhir adalah 15%. Ujian ini terjadwal sesuai dengan kalender akademik. 4. Metode Penilaian Pembelajaran dan Tata Cara Pelaporan Nilai. Tugas Tugas adalah pekerjaan rumah yang diberikan oleh dosen dalam rangka pemahaman mahasiswa terhadap materi yang diberikan. Besar presentase dari nilai prilaku yang diambil untuk komponen nilai akhir adalah 35%. Besar presentase dari nilai tugas yang diambil untuk komponen nilai akhir adalah 15%.5. 3. Dosen menyerahkan form nilai kepada akademik. Kepala akademik akan berkoordinasi dengan staff akademik untuk menginputkan nilai kedalam sistim informasi akademik (SIA) Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 45 . Quiz Formatif adalah evaluasi yang dilakukan oleh dosen terhadap mahasiswa setelah satu pokok bahasan selesai dibahas. 2. Kehadiran Kehadiran dinilai dari jumlah pertemuan yang diikuti oleh mahasiswa pada mata kuliah yang diambil. 5. 2. a. Besar presentase dari kehadiran yang menjadi komponen nilai akhir adalah 10%.

Setelah pembahagian selesai.3. Pembimbing Akademik mengembalikan form pengambilan KHS kepada staff akademik untuk diarsip. Kepala Akademik akan menandatangani KHS dan men-stempel KHS tersebut dengan logo atau stemple Politeknik Kutaraja sebagai pengesahan dokumen. 6. 4. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 46 . staff akademik akan mencetak kartu hasil studi (KHS) yang merupakan nilai akhir mahasiswa. Mahasiswa menandatangani form tanda terima KHS pada saat mengambil KHS. 7. 5. Kepala Akademik akan mendistribusikan KHS tersebut kepada Pembimbing Akademik atau Dosen Wali untuk dibagikan kepada mahasiswa. Setelah proses penginputan selesai.

1 Jumlah Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas di Provinsi Aceh Jumlah Siswa SMA Jumlah Siswa SMK Jumlah Siswa MA Tahun Jumlah Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta 2013 127.198 6. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 47 . Menurut data yang bersumber dari BPS Provinsi Aceh. Melihat trend pertumbuhan penduduk Provinsi Aceh yang terus meningkat terutama untuk usia sekolah. Politeknik Kutaraja sangat optimis memiliki peminat yang sangat memadai.995 35. Untuk menjamin keberlajutan penyelenggaraan pendidikan pada Politeknik Kutaraja.837 18. analisa juga dilakukan terhadap penduduk usia sekolah (10-19 tahun).283 35. Seperti tersaji dalam table di bawah ini: Tabel 6.344 2014 130.817 227. terjadi peningkatan jumlah siswa baik SMA.773 12.253 23. prospek minat juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti jumlah sekolah yang terdapat di Provinsi Aceh. BAB VI PROSPEK MINAT DAN DAYA TAMPUNG Politeknik Kutaraja memiliki 4 (empat) program studi. Dimana setiap tahunnya terus mengalami pertumbuhan positif. Terbukti dengan jumlah siswa SMA dan sederajat yang semakin bertambah dari tahun ke tahun.903 212. SMK maupun Madrasah Aliyah dari tahun 2012 sampai saat ini. dengan sistim penyelengaraan pendidikan vokasi yang mengarahkan pada pendakatan praktis menjadi nilai lebih bagi Politeknik Kutaraja dan tentunya menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa dalam menentukan pilihan tempat kuliah.605 5.273 991 26. Aceh merupakan provinsi yang tingkat partisipasi masyarakatnya dalam mengikuti pendidikan hingga jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) cukup baik. Trend ini tentu berdampak positif terhadap prospek minat setiap perguruan tinggi yang ada di Aceh termasuk Politeknik Kutaraja. Selain dari sisi internal Politeknik Kutaraja. Dengan semakin banyaknya lulusan SMA/Sederajat berarti semakin banyak prospek minat Politeknik Kutaraja.280 Sumber: Aceh Dalam Angka 2014 Peningkatan jumlah siswa SMA/Sederajat ini ikut mempengaruhi jumlah lulusan sekolah lanjutan tingkat atas.696 15.

Ditambah lagi dengan jumlah siswa SMA dan Sederajat yang terus mengalami pertumbuhan dari tahun ketahun seperti yang telah tersaji pada table di atas.824 total siswa SMK di Aceh.datapokok.1 Prospek Minat Program Studi Akuntansi Peminat program studi akuntansi di provinsi Aceh cukup baik. Ini mengindikasikan peminatan mahasiswa atas program ini sangat besar.2 Prospek Minat Program Studi Administrasi Perkantoran Sebagai satu-satunya program studi diploma III Administrasi Perkantoran yang ada di lingkungan Kopertis XIII. 6.5%. hal ini menunjukkan jumlah anak sekolah terus meningkat yang akhirnya berpengaruh terhadap jumlah lulusan Sekolah Menengah Atas atau Sederajat. Daya tampung adalah kemampuan Politeknik Kutaraja dalam menerima jumlah peminat pada angka ideal. hal ini dapat dilihat dengan animo masyarakat Aceh dalam memilih pendidikan menengah khususnya kejuruan (SMK). 6.3 Sumber: Aceh Dalam Angka 2014 Dari tabel di atas terlihat jumlah penduduk Aceh pada usia sekolah menengah terus meningkat dari tahun ke tahun dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 2.ditpsmk.1 491.4 481. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 48 . jumlah siswa SMK jurusan Akuntansi di provinsi Aceh mencapai 3. Dengan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Politeknik Kutaraja.1 469. daya tampung akan terus meningkat seiring dengan penambahan sarana dan prasarana di tahun ke dua dan seterusnya seperti terangkum dalam Bab IX Pendanaan khususnya pada pembahasan proyeksi arus kas.5 499. Jumlah ini menempakan jurusan akuntansi sebagai jurusan dengan jumlah siswa nomor 3 terbanyak untuk jurusan SMK yang ada di Provinsi Aceh. Berdasarkan Data Pokok yang dipublikasikan Dirjen Pengembangan SMK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui lama www.5 452.6 462.net.1 15-19 Tahun 442.2 Jumlah Penduduk Provinsi Aceh untuk Usia Sekolah Tahun Kelompok Usia 2011 2012 2013 2014 10-14 Tahun 470.580 siswa dari 32. Tabel 6. memberikan peluang yang sangat besar bagi Politeknik Kutaraja dalam menjaring prospek minat untuk program studi yang bersangkutan.

merupakan program studi diploma IV yang berlatar pada profesi vokasi. belum adanya satupun perguruan tinggi yang membuka prodi ini membuat peluang yang sangat besar bagi Politeknik Kutaraja dalam menjaring prospek minat untuk program studi yang bersangkutan. ditambah lagi permintaan pasar tenaga kerja atas lulusan ini sangatlah besar. tertarik akan melanjutkan studinya pada program ini. meskipun peluang yang ada sangatlah besar bagi setiap prodi. Mengingat Provinsi Aceh memiliki ke spesikasian ketenagakerjaanya ke arah sektor publik. bahkan tidak tertutup kemungkinan bagi PNS/Honorer yang masih berstatus Diploma III. ditambah pengetahuan terhadap sektor nirlaba lainnya. belum ada satupun perguruan tinggi yang membuka prodi ini membuat peluang yang sangat besar bagi Politeknik Kutaraja dalam menjaring prospek minat untuk program studi yang bersangkutan. maka prospek minat terhadap ke empat program studi di atas dan keberlanjutannya sangatlah besar. apalagi dibawah lingkungan Kopertis XIII. maka prospek peminatan ini terlihat lebih besar.4. Berdasarkan ke empat peminatan yang telah dijelaskan.6. prodi ini merupakan kombinasi dari akuntansi manajemen dan pemerintahan. 6. Prospek dan Minat Program Studi Analis Keuangan Program Studi Analis Keuangan masih terbilang baru.3. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 49 . Prospek dan Minat Program Studi Manajemen Keuangan Sektor Publik Program Manajemen Keuangan Sektor Publik. ditambah lagi permintaan pasar tenaga kerja atas lulusan ini sangatlah besar. bahkan bila dibandingkan dengan daya tampung yang ada dengan proyeksi penerimaan mahasiswa Politeknik Kutaraja. Prodi ini terbilang baru apalagi dibawah lingkungan Kopertis XIII. namun demikian Politeknik Kutaraja pada awal pendirian ini tidak berani berekspektasi terlalu besar. untuk itu Prodi ini menjadi sangat menarik untuk di minati oleh lulusan SMK bahkan SMA sederajat lainnya.

Siswa Tingkat I. awal tahun pendirian ini Politeknik Kutaraja hanya berani memproyeksikan penerimaan mahasiswa sebesar 60 orang perprodi Berikut gambaran daya tampung tiga tahun kedepan dari Politeknik Kutaraja (Tabel 6.IV Rek.3 Proyeksi Jumlah Lulusan SMA.5 Daya Tampung Mahasiswa Seperti telah disampaikan diatas. namun Politeknik Kutaraja belum berani menganggarkan penerimaan mahasiswa tiga tahun kedepan ini dengan jumlah yang besar. Daya Tampung. Meskipun ke empat prodi memiliki prospek yang besar. 3 Tahun Kedepan Proyeksi Daya Proyeksi Penerimaan Mahasiswa berdasarkan Proyeksi arus kas Jumlah Tampung D.3) Tabel 6.III Akuntansi 120 60 60 Prodi D. Dan Proyeksi Penerimaan Kas. D. III D.III Administrasi Perkantoran 120 60 60 Prodi D.173 300 90 90 90 90 *) Berdasarkan Jlh.189 200 60 60 60 60 2018 47.IV Analis Keuangan 120 60 60 Prodi D. Tahun D.III Adm. Lulusan Politeknik Perangkat Keuangan Akuntansi Perkantoran SMA Kutaraja Lunak Sektor Publik 2016 45. II.Tabel 6. III tahun 2014-2015.IV Manaj.IV Manajemen Keuangan Sektor Publik 120 60 60 Total Mahasiswa 480 240 240 Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 50 . Data Pokok Ditjen PSMA Kemendikbud 2015 6.494 100 60 60 60 60 2017 47.4 Daya Tampung dan Proyeksi Peneriman Mahasiswa Politeknik Kutaraja Rincian Penerimaan Mahasiswa Daya Proyeksi Total Tampung Penerimaan Mahasiswa 2016 2016 Program Tingkat I Tingkat I Tahun 2016 Prodi D.

000.859. Bila diperhatikan nilai investasi terlihat meningkat sepanjang tahun 2010-2014.000. maka Politeknik Kutaraja optimis mampu meluluskan lulusan pada setiap program studi sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja dan waktu pendidikan yang cepat. Melihat pertumbuhan industri dan ekonomi di provinsi Aceh.000. Terlihat ditahun 2010 total nilai investasi hanya Rp. Peningkatan investasi tentu akan berdampak pada semakin terbukanya kesempatan kerja yang ada. Politeknik Kutaraja sebagai lembaga melaksanakan fungsi Tridarma Perguruan Tinggi. dan/atau kesenian. 7. 388.000. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 51 . baik yang berkenaan dengan masukan. Tanggung jawab ini bukanlah semata-mata pada proses pendidikan. dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan. serta mengelola Ipteks selaras dengan bidang studi yang dikelolanya. tidak bisa dipungkiri lagi bahwa setiap perguran tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk mempersiapkan lulusannya agar mampu memasuki dunia kerja. mengembangkan. teknologi. Merujuk pada statement di atas.091. penyelenggaraan pendidikan tinggi juga harus merujuk pada kebutuhan dunia kerja. Politeknik Kutaraja harus mampu mengatur diri sendiri dalam upaya meningkatkan dan menjamin mutu secara berkelanjutan. 5. Ketersediaan lapangan kerja serta industri menjadi pertimbangan utama Politeknik Kutaraja dalam menyelenggarakan program studi. yaitu pendidikan. 86. 2011 menjadi Rp. proses maupun keluaran program akademik dan layanan yang diberikan kepada masyarakat selaras dengan setiap bidang studi yang dikelolanya. Untuk menopang dedikasi dan fungsi tersebut.1 Pertumbuhan Investasi di Aceh Investasi adalah uang masuk kedalam sektor usaha di dalam suatu wilayah. Karena sektor yang menyerap investasi akan membutuhkan tenaga kerja untuk mengoperasionalisasikan usahanya.407. BAB VII KEBUTUHAN DAN DAYA SERAP LULUSAN POLITEKNIK KUTARAJA Sistim pendidikan nasional menyebutkan bahwa.755. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. pendidikan tinggi merupakan kelanjutkan pendidikan menengah yang diselenggarakan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyakarat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan.000 dan terus meningkat diakhir 2013 menjadi Rp.120.

2010-2014 Tahun PMDN (Rp) PMA (Rp) Total PMDN dan PMA 2010 40.859.765.000.000. Umumnya semakin besar investasi di suatu wilayah maka semakin besar kebutuhan tenaga kerja di wilayah tersebut. Table 7.000 45.676.099.823.755.692.198.000 Sumber: Realisasi Investasi.444.004.013.328.091.2 Pertumbuhan Jumlah Perusahaan Menangah dan Besar di Aceh Pertumbuhan investasi sebagaimana yang telah disebutkan di atas.000 86.407.555.000 Jan.000. apalagi bagi lulusan vokasi yang memilki keterampilan. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 52 .506. Data berikut menunjukkan pertumbuhan jumlah perusahaan menengah dan besar di Aceh dari tahun 2010 – 2013.000 234.324.000 juga menunjukkan keseriusan Pemerintah Aceh dalam pengembangan ekonomi Provinsi Aceh.498.000.000 275. ikut mendorong bertambahnya jumlah perusahaan di Aceh dari berbagai sektor. akan semakin tinggi 7.000.535. Dengan semakin tumbuhnya investasi di Aceh.Sep 2014 3.000 126.083.000. Secara ekonomi masuknya uang pada suatu wilayah akan berdampak banyak bagi perekonomian dalam wilayah tersebut (multiplier effect).800.000 2013 3.229. rencana strategis dari Badan Investasi Aceh sampai tahun 2017 yang menargetkan total investasi mencapai USD 3. Badan Investasi Aceh (2015) Selain data di atas. maknanya lulusan perguruan tinggi yang di hasilkan akan mampu terserap oleh pasar tenaga kerja.120.324.430.630.000 5.000 4.1 Realisasi Investasi di Provinsi Aceh.990.000 2011 64.000 324.000 1.000.000 2012 1. akan terus membuka lapangan kerja dari berbagai sektor dengan kualifikasi pendidikan dan keahlian yang memadai.990. Sehingga daya serap lulusan perguruan tinggi khususnya Politeknik Kutaraja. salah satunya adalah kebutuhan akan tenaga kerja.800.034.000.560.000 388. Artinya peningkatan investasi yang masuk ke wilayah Provinsi Aceh akan berdampak pada besarnya jumlah kebutuhan tenaga kerja.

sementara lowongan kerja keterampilan menengah tumbuh 22 persen atau sekitar 38 juta. barang. Pada tahun 2015 diperkirakan jumlah lapangan kerja keterampilan tinggi akan naik 41 persen atau 14 juta. Penambahan jumlah perusahaan ini mempengaruhi jumlah kebutuhan terhadap tenaga kerja.214 97. termasuk Politeknik Kutaraja masih sangat tinggi.008 2012 4.008 orang. Table di atas juga menggambarkan semakin banyaknya jumlah kebutuhan tenaga kerja dari tahun ketahun. (http://www. namun untuk tahun-tahun berikutnya kembali mengalami kenaikan.972 orang jumlah kebutuhan tenaga kerja.479 93.764 orang dibandingkan tahun 2010 menjadi 92. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 53 . Kajian itu menyebut MEA bisa mempercepat integrasi regional dan menyejahterakan semua negara di ASEAN. baik dalam katagori sebagai perusahaan yang berdomisili dan beroperasi di Aceh maupun perusahaan yang mengadakan kegiatan operasional sebagai kantor cabang atau kantor perwakilan.498 95. bahkan cenderung meningkat. jasa. 2010-2013 Tahun Jumlah Perusahaan Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja 2010 4.972 Sumber: Aceh Dalam Angka 2014. Studi International Labour Organization (ILO) dan Asian Development Bank (ADB) baru-baru ini melihat MEA sebagai peluang bagi pergerakan tenaga kerja. dan investasi yang lebih cair di kawasan Asia Tenggara. Kedua fakta di atas menunjukkan tingkat kebutuhan terhadap lulusan perguruan tinggi. 7. BPS Aceh (2014) Data di atas menunjukkan terjadi peningkatan jumlah perusahaan yang melakukan operasional di Aceh.635 2013 4.com/berita/450113/mea-tawarkan-14-juta-lapangan-kerja-baru).antaranews. dan pekerjaan dengan keterampilan rendah naik 24 persen atau setara dengan 12 juta.764 2011 4. Tabel 7.. Walaupun terjadi penurunan pada tahun 2011 sebanyak 97. seperti pada tahun 2013 menjadi 95.3 Masyarakat Ekonomi ASEAN Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mulai diberlakukan 2015 diperkirakan bakal menciptakan 14 juta lapangan kerja baru dan meningkatkan taraf hidup sekitar 600 juta penduduk di kawasan Asia Tenggara.2 Jumlah Perusahaan dan Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja.415 92.

mengingat pola pembelajaran vokasi yang lebih mengutamakan begitu juga dengan seorang sarjana akuntansi yang memiliki peluang yang besar untuk meniti karir atau memilih pekerjaan mereka. 2014 Adapun profesi.3 Proyeksi kebutuhan terhadap lulusan Diploma III Akuntansi Politeknik Kutaraja Dalam 5 tahun ke depan Banyak Proyeksi Daya Perusahaann Jumlah Kebutuhan No Sektor kategori Tenaga Kerja Lulusan D3 Menengah dan Saat Ini Akuntansi Besar 1 Pertanian 154 33621 150 2 Pertambangan 49 1050 80 3 industri 320 8122 640 4 Listrik 82 3082 160 5 Bangunan 1230 10944 500 6 perdagangan 1444 14649 2000 7 pengangkutan dan 50 komunikasi 103 1406 8 Keuangan 584 9307 1500 9 Jasa lain 532 13791 100 Jumlah 4498 95. Di sektor ini seorang yang memiliki pengetahuan akuntansi dianggap penting dan perlu untuk mengaplikasikan pengetahuannya.4 Kebutuhan Lulusan Program Studi Diploma III Akuntansi Dengan melihat pentingnya peran lulusan akuntansi baik di sektor pemerintahan maupun swasta. Kurikulum Program Studi Diploma III Akuntansi Politeknik Kutaraja mengutamakan penguasaan ilmu dan praktik akuntansi. lulusan akuntansi dari pendidikan vokasi memiliki daya tarik tersendiri dikalangan masyarakat.7.972 5.880 BPS Aceh: Aceh Dalam Angka. atau peluang kerja yang dapat diisi oleh lulusan Program Studi Diploma III Akuntansi Politeknik Kutaraja adalah: Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 54 . diproyeksikan kebutuhan jumlah lulusan program diploma 3 Akuntansi selama tahun akan datang melebihi jumlah lulusan yang dihasilkan oleh Politeknik Kutaraja. Berdasarkan data jumlah perusahaan yang telah disaji. sehingga lulusan Program Studi Diploma III Akuntansi dapat bersaing dengan lulusan program studi yang sama pada perguruan tinggi lain. Banyak sektor pekerjaan yang ditawarkan dan tersedia untuk seorang sarjana akuntansi dan salah satu yang menarik adalah sektor perbankan. Tabel 7.

dagang maupun industri. Staf pada kantor Akuntan Publik 5. 6. Sebagai satu-satunya penyelenggara Program Studi Administrasi Perkantoran di provinsi Aceh. 4. dagang.5 Kebutuhan Terhadap Lulusan Program Studi Administrasi Perkantoran Tenaga admisnistasi secara umum tidak dapat dipungki menjadi kebutuhan di setiap entitas baik bisnis maupun sektor publik. 7. Staf akuntansi/keuangan/pencatatan baik perusahaan jasa. baik perusahaan jasa. diproyeksikan kebutuhan jumlah lulusan program diploma 3 administrasi perkantoran selama tahun akan datang melebihi jumlah lulusan yang dihasilkan oleh Politeknik Kutaraja. Wirausaha mandiri yang handal. Analis keuangan pada lembaga keuangan baik bank maupun lembaga keuangan non-bank. Berdasarkan data jumlah perusahaan yang telah disaji. Tabel 7. Dari sisi ukuran perusahaan posisi ini juga dibutuhkan pada perusahaan kecil hingga perusahaan besar. tentunya merupakan peluang yang sangat besar untuk menempatkan lulusannya pada berbagai perusahaan yang ada di Provinsi Aceh. Sehingga kebutuhan terhadap lulusan administrasi perkantoran akan semakin besar seiring dnegan pertumbuhan jumlah perusahaan di aceh sebagaimana telah dijelaskan di atas. dagang. Staf perpajakan. Staf audit internal pada perusahaan berskala besar baik yang bergerak di bidang jasa. 2. maupun pabrikasi pada perusahaan menengah dan besar 3.1. maupun pabrikasi.4 Proyeksi kebutuhan terhadap lulusan Diploma 3 Administrasi Perkantoran dan Daya Serap Lulusan D3 Administrasi Perkantoran Politeknik Kutaraja Dalam 5 tahun ke depan Banyak Jumlah Proyeksi Daya Perusahaann Tenaga Kebutuhan Lulusan No Sektor kategori Kerja Saat D3 Admistrasi Menengah dan Ini*) Perkantoran Besar*) 1 Pertanian 154 33621 300 2 Pertambangan 49 1050 100 3 industri 320 8122 600 4 Listrik 82 3082 200 5 Bangunan 1230 10944 500 6 perdagangan 1444 14649 3000 Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 55 .

organisasi di bawah Pemerintah Provinsi Aceh. tentunya merupakan peluang yang sangat besar untuk menempatkan lulusannya pada berbagai perusahaan yang ada di Provinsi Aceh.7 Kebutuhan Terhadap Lulusan Program Manajemen Keuangan Sektor Publik Pengelola Keuangan pada berbagai lembaga Nirlaba semakin banyak dibutuhkan.972 6. 7 pengangkutan dan 103 1406 80 komunikasi 8 Keuangan 584 9307 1500 9 Jasa lain 532 13791 500 Jumlah 4498 95.780 *) BPS Aceh: Aceh Dalam Angka. divisi. lembaga. Tabel 7. 2014 7. 2014 7. diproyeksikan kebutuhan jumlah lulusan program diploma IV Analis Keuangan selama tahun akan datang melebihi jumlah lulusan yang dihasilkan oleh Politeknik Kutaraja. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 56 .6 Kebutuhan Terhadap Lulusan Program Studi Analis Keuangan Tenaga lulusan Analis Keuangan secara umum tidak dapat dipungki menjadi kebutuhan di sector keuangan.5 Proyeksi kebutuhan terhadap lulusan Diploma IV Analis Keuangan (RPL) dan Daya Serap Lulusannya Dalam 5 tahun ke depan Banyak Jumlah Perusahaann Proyeksi Daya Tenaga No Sektor kategori Kebutuhan Lulusan Kerja Saat Menengah dan D IV RPL Ini*) Besar*) 1 Keuangan 584 9307 1500 *) BPS Aceh: Aceh Dalam Angka. Tentu ini merupakan peluang yang sangat besar untuk menempatkan lulusannya pada berbagai lembaga nirlaba yang ada di Provinsi Aceh. Sebagai satu-satunya penyelenggara Program Studi Administrasi Perkantoran di provinsi Aceh. Berdasarkan data jumlah perusahaan yang telah disaji. serta adanya kecenderungan penambahan departemen. Sehingga kebutuhan terhadap Manajemen Keuangan Sektor Publik akan semakin besar seiring dengan pertumbuhan jumlah lembaga nirlaba. serta kabupaten kota dibawah Pemerintah Provinsi Aceh. secara umum tidak dapat dipungkiri menjadi kebutuhan di setiap entitas baik bisnis maupun sektor publik.

780 *) BPS Aceh: Aceh Dalam Angka.972 6.5 Proyeksi kebutuhan terhadap lulusan Diploma IV Manajemen Keuangan Sektor Publik (MKP) dan Daya Serap Lulusannya Dalam 5 tahun ke depan Banyak Jumlah Perusahaann Proyeksi Daya Tenaga No Sektor kategori Kebutuhan Kerja Saat Menengah Lulusan MKP Ini*) dan Besar*) 1 Pertanian 154 33621 300 2 Pertambangan 49 1050 100 3 industri 320 8122 600 4 Listrik 82 3082 200 5 Bangunan 1230 10944 500 6 perdagangan 1444 14649 3000 7 pengangkutan dan komunikasi 103 1406 80 8 Keuangan 584 9307 1500 9 Jasa lain 532 13791 500 Jumlah 4498 95. 2014 Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 57 . Tabel 7. Berdasarkan data jumlah perusahaan yang telah disaji. diproyeksikan kebutuhan jumlah lulusan Program Diploma IV Manajemen Keuangan Sektor Publik selama lima tahun akan datang melebihi jumlah lulusan yang dihasilkan oleh Politeknik Kutaraja.

Ruang lingkup prasarana akademik sendiri dapat dibagi dalam 2 (dua) kelompok yaitu : 1. pengabdian dan pelayanan pada masyarakat. dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan IPTEK dan seni serta kebutuhan dunia kerja. penelitian. Pembangunan maupun pengembangan prasarana dan sarana akademik ini mengacu pada master plan kampus. Keberadaan dan pilihan jenis. Paradigma baru dalam pendidikan menghendaki lulusannya mampu bersaing di dunia internasional. Prasarana bangunan. jaringan telekomunikasi. ruang komputer. perawatan dan perbaikan alat sangat diperlukan agar peralatan dapat dioperasikan dengan baik. mutu dari prasarana dan sarana ini tergantung dari kebutuhan masing-masing program studi (karakteristik bidang ilmu). fasilitas umum dan kesejahteraan. listrik. Prasarana umum berupa. serta kondisi masing-masing Program Studi dan arah kebijakannya. ruang rapat. transportasi. air. ruang laboratorium. sehingga dapat digunakan oleh seluruh program studi yang membutuhkan. parkir. sanitasi. jumlah. Pengelolaan prasarana dan sarana harus dilakukan secara terintegrasi. lahan dan bangunan gedung baik untuk keperluan ruang kuliah. ruang studio. sehingga misi. Pengaturan prasarana dan sarana harus dapat dimanfaatkan secara lebih efektif dan efisien. Demikian pula kegiatan pengadaan. Prasarana akademik adalah perangkat penunjang utama suatu proses atau usaha pendidikan agar tujuan pendidikan tercapai. Untuk itu diperlukan perencanaan kebutuhan prasarana dan sarana yang sesuai dengan perencanaan kurikulum. ruang perpustakaan. ruang seminar. tujuan dan suasana akademik yang diharapkan dapat tercapai. ruang dosen. Sedangkan sarana akademik mencakup perabotan dan peralatan yang diperlukan sebagai kelengkapan setiap gedung/ ruangan dalam menjalankan fungsinya untuk meningkatkan mutu dan relevansi hasil produk dan layanannya. pengoperasian. yang mencakup. Sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat/media dalam mencapai maksud atau tujuan. prasarana olahraga dan seni. ruang kantor. dan taman. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 58 . drainase. BAB VIII PRASARANA DAN SARANA POLITEKNIK KUTARAJA Prasarana dan Sarana adalah salah satu masukan dalam sistim penjaminan mutu akademik. seperti pusat pelayanan mahasiswa. 2.

prasarana dan sarana yang dimiliki akan selalu mengalami perbaikan dan peningkatan mutu baik dari sudut prasarana dan sarana fisik maupun pengelolaannya. 4) Mengacu pada perkembangan ilmu pengetahuan. kesesuaian. CD-ROM dan citra satelit. Program pengendalian mencakup kegiatan monitoring. kenyamanan. 3) Mendorong terjadi integrasi pengelolaan dan penggunaan prasarana dan sarana akademik. LCD. Sumber belajar ini harus diseleksi. Teknologi informasi bila digunakan dalam pembelajaran akan dapat banyak membantu. 2) memupuk pertumbuhan nilai-nilai dan karakter. jurnal. (2) peralatan laboratorium. Peran dosen yang tidak Prasarana dan Sarana Akademik dapat tergantikan adalah dalam hal: 1) memberikan arah pada mahasiswa. 5) Sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Sarana pembelajaran. teknologi dan seni. Berdasarkan jenisnya sarana dibagi dalam 2 (dua) kelompok yaitu: 1. 3) mengevaluasi kemajuan pembelajaran. lembar informasi. Penjaminan mutu prasarana dan sarana akademik juga harus dilandasi pada keinginan bahwa. dan kemudahan. tetapi penggunaan IT dalam proses pembelajaran tidak dapat mengambil alih seluruh peran dosen. alat peraga. 7) Mendukung terciptanya suasana akademik yang kondusif. rencana operasional yang diterjemahkan dalam rencana kerja anggaran tahunan yang disepakati bersama. rencana tahunan. evaluasi serta perbaikan mutu prasarana dan sarana. dan daya tampung/pemanfaatan beban. Prasarana dan sarana akademik dirancang sedemikian. 6) Mengacu pada kebutuhan proses pembelajaran. internet. 2. intranet. Kemudian didukung oleh unit pengelola prasarana dan sarana yang handal yang memiliki program perencanaan. dipilah. majalah. Manajemen prasarana dan sarana yang profesional merupakan suatu keharusan. mencakup: (1) sarana untuk melaksanakan proses pembelajaran sebagai kelengkapan di ruang kelas. pemeliharaan serta pengendaliannya. 2) Mendorong menuju pengelolaan yang professional. Sarana sumber belajar terdiri dari buku teks. pengadaan prasarana dan sarana. dimulai dengan adanya rencana strategik. misal Whiteboard. misi Politeknik dan Program Studi masing-masing. sehingga: 1) Sesuai dengan visi. bahan habis pakai dan lain-lain. 8) Mempertimbangkan aspek kecukupan. kekuatan fisik. Program yang diciptakan telah memperhatikan konsep integrasi dalam pemanfaatan dan pemeliharaan aset yang ada. keamanan. pemanfaatan. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 59 . dan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. mikrophone. sesuai jenis laboratorium masing-masing program studi.

dipelihara dan dimanfaatkan secara efektif. Lebih lanjut untuk Standar Mutu Manajemen prasarana dan sarana mencakup. gedung yang indah. sistim pemadam kebakaran yang baik. Untuk pemanfaatan teknologi muktahir dan manajemen prasarana dan sarana. efisien dan terintegrasi melalui Manajemen Sistim Informasi Akademik. Standar Mutu Prasarana Akademik mencakup. maka standar mutu prasarana dan sarana Akademik di bagi dalam 2 (dua) yaitu. (2) Standar Mutu Manajemen prasarana dan sarana Akademik. Selanjutnya untuk melihat standar mutu Prasarana dan Sarana Akademik adalah persyaratan minimal yang ditetapkan oleh institusi terhadap mutu prasarana dan sarana akademiknya. pemandangan yang indah. jumlah. Oleh karenanya sebagai aset perlu didokumentasikan dengan baik. Dengan demikian pilihan jenis. rencana pemanfaatan. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 60 . (1) Standar mutu fasilitas pembelajaran. direncanakan dengan matang disesuaikan dengan rancangan pengajaran. 5) mengembangkan kreativitas dan potensi mahasiswa.4) memberi bimbingan tentang arti hidup. dan pemeliharaannya. Politeknik juga harus memiliki ruang-ruang dan setiap sudut yang ada di dalamnya dapat memberikan rasa nyaman. maka perlu dilakukan peningkatan sumber daya melalui pelatihan-pelatihan. serta harus memiliki sistim komunikasi internal dan eksternal. penerangan dan keamanan yang memadai pada malam hari. (2) Standar mutu sumber belajar (learning resources). Adanya publikasi serta situs juga mencerminkan padatnya kegiatan yang berkualitas. Sedangkan Standar Mutu Sarana Akademik mencakup. evaluasi dan tindakan perbaikan mutu prasarana dan sarana Akademik. 6) menciptakan suasana akademik. mutu prasarana dan sarana yang dipilih perlulah berhati- hati. udara yang nyaman. antara lain: pelatihan sistim manajemen informasi. Namun demikian terkait dengan pemanfaatan dan pemeliharaannya. (2) Standar mutu prasarana umum. karya nyata dan pada gilirannya akan membantu meningkatkan kesejahteraan dosen dan karyawan serta sebagai kebanggaan Politeknik dalam memberikan sumbangan pada bangsa. kokoh serta terawat. Prasarana dan sarana yang mendukung kegiatan penelitian dan pelayanan pada masyarakat merupakan aset Politeknik karena dapat mendorong peningkatan produksi penelitian. sistim sanitasi yang baik. (1) Standar mutu perencanaan dan pengadaan prasarana dan sarana Akademik. Fasilitas pendidikan merupakan komponen dari masukan/input dari proses pendidikan. Lingkungan yang bersih dan tertata. (1) Standar mutu bangunan/gedung. pengoperasian. berkesinambungan dan adanya transformasi pengetahuan di dalamnya. pelatihan pengoperasian peralatan. (1) Standar Mutu prasarana dan sarana Akademik dan. aman dan terasa berada di lingkungan insitusi pendidikan dengan suasana akademiknya. (2) Standar mutu pengendalian.

maupun lahan yang digunakan untuk PTS. Sarana dan dan prasarana pembelajaran sebuah perguruan tinggi juga harus sesuai dengan kurikulum (mengacu kepada Permendikbud No. ruang dosen. baik berbentuk ruang kuliah. Kebutuhan dan mekanisme pemenuhan kebutuhan. 1 Sarana Dan Prasarana Proses Belajar Mengajar Pada Politeknik Kutaraja Jumlah No. Bandar Baru. Politeknik Kutarajasaat ini juga telah memiliki sarana dan prasana sendiri yang siap untuk digunakan. petugas perpustakaan. sebagai berikut: Tabel 8. 49 Tahun 2014). Banda Aceh. dan sarana lain yang menunjang tenaga kependidikan dan tenaga akademik yang bertindak sebagai tenaga administrasi. 2) Prasarana Umum dan Fasitas Pembelajaran Prasana umum dan fasilitas pembelajaran yang dimiliki oleh Politeknik Kutaraja saat ini. laboran. Uraian Keterangan (unit) 1 Ruang Kuliah 14 2 Laboratorium Komputer 1 3 Laboratorium Keuangan 1 4 Laboratorium Akuntansi dan Audit 1 6 Laboratorium Administrasi Perkantoran 2 7 Perpustakaan 1 8 Ruang Kuliah Umum 2 9 Ruang Seminar dan Multi Media 1 10 Ruang Rapat Ka. Untuk lebih jelas. serta perencanaan pengembangan untuk aspek sarana prasarana pembelajaran sehingga mampu menyelenggarakan program studi minimum lima tahun ke depan. gambar dan dokumentasi pembangunan terlampir. ruang administrasi. laboratorium. Selain itu Politeknik Kutarajajuga sedang melakukan pembangunan gedung baru di atas lahan milik sendiri yang beralamat di jalan Syiah Kuala. dan tenaga penunjang lainnya. Adapun Prasarana dan Sarana Akademik yang dimiliki oleh Politeknik Kutarajasaat ini sebagai berikut: 1) Bangunan/Gedung Saat ini Politeknik Kutaraja telah mimiliki bangunan/gedung sendiri yang telah siap untuk digunakan. Kesiapan Prasarana dan Sarana pembelajaran Politeknik meliputi gedung. sarana perkuliahan. perpustakaan. Prodi dan Dosen 1 11 Ruang kerja Dosen 2 12 Ruang Auditorium/Seminar 1 13 Ruang Pimpinan Politeknik 4 14 Ruang Pimpinan Prodi 4 15 Ruang Kegiatan Mahasiswa 1 16 Ruang Kesehatan 1 17 Kafetaria 1 Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 61 .

Selain dari sarana dan prasarana yang telah dipaparkan di atas. Politeknik Kutaraja tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana yang telah dimiliki saat ini. Hal ini diharapkan dapat menjadi alat penggerak suatu pendidikan. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 62 . baik secara langsung maupun tidak langsung pada suatu lembaga dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan. sehingga dapat berguna untuk menunjang penyelenggaraan proses belajar mengajar.

penerimaan internal dan eksternal serta sistim pengelolaan keuangan.. karena masalah dana terkait dengan kemampuan lembaga pendidikan tinggi tersebut untuk menyediakan sarana dan prasarana gedung.000. Oleh karena itu. 3) Fasilitas/sarana prasarana lain.( lima belas milyar rupiah ) yang diperuntukkaan antara lain: 1) Pengadaan sarana akademik 2) Pengadaan sarana penunjang akademik Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 63 . a. untuk menjamin agar kegiatan operasional dapat berjalan dengan maksimal sebagaimana yang diharapankan tentunya badan penyelenggara harus memiliki sumber dana yang dapat diandalkan untuk membiayai kegiatan tersebut. selain itu dana juga merupakan faktor utama untuk merekrut tenaga dosen yang berkualitas. Apabila suatu lembaga pendidikan tinggi tidak mampu menyediakan dana yang cukup bagi program pendidikan yang diselenggarakannya. maka mutlak diperlukan biaya untuk kebutuhan dana awal. dana operasional dan pemeliharaan.1 Ketersediaan Anggaran Investasi dan Operasional Untuk kelancaran penyelenggaraan dan pengelolaan Politeknik Kutaraja.893 m2 2) Gedung dengan 14 ruang kuliah lengkap dengan meubelair.000. telah dibangun 320 m2.000. masalah dana memegang peranan yang sangat penting. Adapun kebutuhan dana untuk investasi pada tahap awal ( jangka 1 sd 5 tahun ) kurang lebih sebesar Rp 15. Modal awal yang dimiliki oleh Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja sebagai pendiri Politeknik Kutaraja yang dapat digunakan sebagai dana investasi antara lain : 1) Tanah seluas 5.213 m2. Dana Investasi Dalam penyelenggaraan dan pengelolaan suatu sistim pendidikan tinggi. dana operasional dan pemeliharaan serta kebutuhan dana lainnya dalam bentuk dana investasi. tentu saja hal ini sangat merugikan para mahasiswa/i dari lembaga pendidikan tinggi tersebut. lahan kosong 4. laboratorium/perlengkapan pendidikan. BAB IX SUMBER DANA DAN PEMBIAYAAN SELAMA LIMA TAHUN 9. maka penyelenggaraan pendidikan cenderung akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar seadanya saja.

bahasa inggris.20.000. berarti pendanaan pendidikan cukup untuk membiayai penyelenggaraan pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan. berarti pendanaan pendidikan dapat digunakan secara berkesinambungan untuk memberikan layanan pendidikan yang memenuhi Standar Pendidikan Nasional. 3) Pengadaan sarana penunjang lainnya Dalam rangka pengembangan Politeknik Kutaraja secara berkelanjutan dana investasi bersumber dari 1) Kegiatan Akademik Sumber pendanaan untuk penyelenggaraan kegiatan pendidikan pada Politeknik Kutaraja diperoleh secara mandiri dengan cara menyediakan sumber dana yang cukup untuk membiayai seluruh kegiatan pendidikannya.( Delapan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah ) untuk empat program studi sebagai dana investasi awal. 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan. antara lain : a) Prinsip keadilan. Dana Operasional dan Pemeliharaan Guna menunjang kegiatan operasional dan pemeliharaan. dan masyarakat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.000. pemerintah daerah. 2) Penerimaan hibah dari DIKTI 3) Subsidi dari Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja 4) Kerjasama kelembagaan pemerintah/swasta yang berhubungan dengan kerjasama dalam pengadaan kursus-kursus singkat seperti kursus komputer. Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja telah menyiapkan dana sebesar Rp 8. Adapun bentuk penggunaan dana operasional dan pemeliharaan antara lain meliputi : 1) Gaji dosen tetap dan tenaga kependidikan perhitungan tiap bulan 2) Gaji tetap Pengelola perhitungan tiap bulan 3) Honor mengajar dosen tidak tetap perhitungan tiap pertemuan 4) Pengadaan alat dan bahan perkuliahan perhitungan tiap bulan/tahun Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 64 . b) Prinsip kecukupan. akuntansi.. Berdasarkan pada Pasal 50 PP No. menyatakan bahwa sumber pendanaan pendidikan ditentukan berdasarkan 3 (tiga) prinsip. berarti besarnya pendanaan pendidikan oleh Pemerintah. Pendanaan operasional lebih diprioritaskan dalam rangka menjamin pelaksanaan proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan optimal. dll b. c) Prinsip keberlanjutan.

transparan. Laporan Posisi Keuangan b. menggunakan sistim pembukuan keuangan publik dengan mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 45 Revisi 2011 tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba. Laporan Aktivitas c. dengan mempertimbangkan skala prioritas. pengawasan dan pertanggungjawaban keuangan. laporan keuangan yang wajib disamp aikan terdiri atas: a. yang disusun dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja.2 Sistim Pengelolaan Keuangan Pengelolaan keuangan Politeknik Kutaraja mengikuti pola umum pengelolaan keuangan publik dengan prinsip keadilan. Perencanaan penggunaan keuangan dilakukan dengan penyusunan anggaran tiap tahun akademik secara partisipatif dan terbuka. Laporan Arus Kas Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 65 . Dalam operasional penggunaan/pengeluaran dilakukan berdasarkan pada Pedoman Operasional Penggunaan Dana yang telah ditetapkan bersama oleh Yayasan dan Politeknik Kutaraja. Mekanisme pengelolaannya menggunakan anggaran berimbang. Untuk pengendalian. Untuk Laporan Keuangan Badan Penyelenggara disusun sesuai dengan PSAK 45 Revisi 2011. 5) Belanja alat tulis kantor dan rumah tangga kampus perhitungan tiap bulan/tahun 6) Kesejahteraan pegawai perhitungan tiap bulan/tahun 7) Pembinaan kemahasiswaan perhitungan tiap kegiatan 8) Belanja perawatan dan pemeliharaan perhitungan tiap bulan/tahun Pendanaan operasional dan pemeliharaan tersebut bersumber dari : 1) SPP mahasiswa per semester 2) Beban SKS per semester 3) Sumbangan Pengembangan Institusi mahasiswa baru tiap tahun 4) Biaya pendaftaran dan seleksi mahasiswa baru tiap tahun 5) Subsidi dari dana cadangan yayasan seperlunya 9. akuntabilitas. kecukupan dan berkelanjutan.

000. 800.500.000.000.000 9.Prodi e) Proyeksi Arus Kas .000.000 2 Bank Garansi Bank Permata Rp.2 Jaminan Ketersediaan Anggaran Investasi dan Operasional Tidak dapat dipastikannya secara akurat penerimaan jumlah mahasiswa yang ideal. 300. yang menggambarkan dukungan jaminan dari berbagai pihak termasuk Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja.per jenis penerimaan dan pengeluaran b) Proyeksi Arus Kas .000 Total Rp. 1.000.000. yang dimaksud terdiri dari: a) Proyeksi Arus Kas . Berikut tabel 9.1 Jaminan Ketersediaan Anggaran No Penjamin Nilai Jaminan 1 Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja Rp. 820.9. menyebabkan Politeknik Kutaraja membutuhkan dana jaminan ketersediaan anggaran untuk membiayai operasional kegiatan perkuliahan dan akademik yang ada. 800. 200. 2. Tabel 9.000 4 Bank Garansi Bank BRI Rp.Pusat f) Rincian Proyeksi Arus Kas – Pusat Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 66 . diikuti oleh ketersediaan pendanaan melalui bank garansi oleh Bank Permata Rp.00.200.1 mengenai jaminan ketersediaan anggaran. Tabel menunjukkan bahwa Yayasan Sarana Ilmu Kutaraja menjamin ketersediaan anggaran sampai dengan Rp.3 Proyeksi Arus Kas Politeknik Kutaraja (Mana Lampiran Proyeksi Kas selama 5 Tahun) Adapun proyeksi arus kas Politeknik Kutaraja selama 5 (lima) tahun kedepan disusun mengikuti panduan Pedoman Penyusunan Proyeksi Arus Kas sebagaimana diatur pada Buku Prosedur Pendirian Perguruan Tinggi Swasta dan Penyelenggaraan Program Studi Perguruan Tinggi Swasta. Adapun Dokumen Proyeksi Arus Kas (terlampir).000.000.masing-masing Prodi untuk 4 prodi yang di rencanakan d) Rincian Perhitungan Proyeksi Arus Kas .000 3 Bank Garansi Bank Mandiri Rp.per unit organisasi (prodi dan pusat) c) Proyeksi Arus Kas .

didasarkan kepada Permendikbud nomor 95 Tahun 2014 tentang pedoman pendirian perguruan tinggi. Dari hasil studi kelayakan ini dapat di simpulkan Pendirian Politeknik Kutaraja Sangat Layak untuk di lakukan mengingat: a) Besarnya jumlah lulusan yang dihasilkan dari SMA/SMK/MA yang ada di Provinsi Aceh. Selain itu untuk dua prodi D-III yaitu Akuntansi dan Administrasi Perkantoran juga masih sangat diminati oleh lulusan SLTA/MA. maka penyusunan “Studi kelayakan pengajuan pendirian Politeknik Kutaraja” ini. namun orang tua lebih berharap jika setelah lulus anaknya dari perguruan tinggi dapat langsung bekerja. h) Adanya suara dan desakan harapan masyarakat umumnya. Terutama untuk D-IV Analis Keuangan. menyebabkan sebagian lulusan tidak dapat ditampung di Perguruan Tinggi yang ada. agar anaknya dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. b) Masih terbatasnya daya tampung PTN maupun PTS yang ada. d) Sektor ekonomi daerah yang berpeluang menampung tenaga kerja masih berada pada sektor primer. Akan tetapi karena proses seleksi yang ketat menyebabkan sangat sulitnya anak-anak mereka lulus ke PTN yang ada. e) Masih terbatasnya Perguruan Tinggi yang berorientasi pada vokasi. Sebagian besar orang tua masih menganggap pendidikan Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 67 . c) Terbatasnya peluang kerja pada Tingkat pendidikan SMA/SMK/MA. sehingga diperlukan lulusan SMA/SMK/MA untuk melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi. dan D-IV Manajemen Keuangan Sektor Publik. sehingga masih memiliki prospek minat yang sangat baik g) Besarnya antusias masyarakat untuk dalam hal ini orang tua untuk menyekolah lanjutkan anaknya ke pendidikan tinggi setelah anak lulus dari SMA/SMK/MA. yang bermakna masih sangat pentingnya lulusan perguruan tinggi yang berorientasi pada vokasional agar dapat mendorong sektor ekonomi yang ada bergerak pada sektor sekunder dan tertier. mengingat lulusan vokasi dididik untuk siap bekerja f) Berbedanya karakteristik prodi yang diusulkan dengan perguruan tinggi lainnya. maka regulasi yang diberkaitan dengan pedoman tata cara pendirian perguruan tinggi saat ini mengacu kepada Undang undang nomor 12 tahun 2012 tentang perguruan tinggi dan Permendikbud nomor 95 Tahun 2014 tentang pedoman pendirian perguruan tinggi Berdasarkan dari penjelasan diatas. sementara kebutuhan dunia kerja akan tenaga vokasi sangat tinggi. BAB X KESIMPULAN Setelah dicabutnya UU nomor 9 tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan.

Untuk itu Perguruan Tinggi berorientasi pada vokasi menjadi pilihan banyak orang tua. jalan Syiah Kuala. Legalitas Yayasan. telah tersedianya lahan kampus Politeknik Kutaraja. agar para lulusan SMA/SMK/MA yang tidak dapat diserap PTN tetap dapat melanjutkan studinya pada Politeknik Kutaraja. Gedung yang sedang dibangun mampu menampung di atas 1. dapat terpenuhi. baik oleh Yayasan maupun kesediaan lembaga perbankan untuk mendanai operasional kampus Politeknik Kutraja ini. maka kewajiban negara untuk menyediakan pendidikan bagi setiap warga negara Indonesia. tepatnya di bilangan Jambo Tape. seluruh kondisi di atas dapat dijadikan dasar pertimbangan oleh Dikti untuk memberi izin penyelenggaraan Politeknik Kutaraja. Demikianlah studi kelayakan ini dibuat mengikuti ketentuan yang diatur. terbukti dari telah tersedianya. k) Tersedianya dana yang memadai untuk menopang anggaran operasional kegiatan Perkuliahan dan akademik yang ada. ditengah kota Banda Aceh. l) Kampus telah dan sedang dibangun diatas lahan milik sendiri di tempat yang sangat strategis. Studi Kelayakan Politeknik Kutaraja| 68 . Selain dengan adanya Politeknik Kutaraja. tinggi yang ada selama ini belum mampu menyediakan lulusannya dapat langsung bekerja. i) Besarnya minat siswa/i kelas III SMA/SMK setelah lulus ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi. khususnya lulusan SMK. jelasnya Rancangan Renstra. dan Rancangan SPMI. Adanya Rancangan Statuta.000 orang mahasiswa. j) Kesiapan Rancangan pengelolaan Politeknik Kutaraja yang sangat memadai. karena sifat kejuruan pendidikan mereka selama di SMK sama dengan sifat pendidikan vokasi.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

164.284.199.000 Pengeluaran Operasional Pengabdian Masyarakat 8.100.000.000.200.791.2020 (dalam Rupiah) Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Saldo Awal 98.000.000 317.000.000 Pengeluaran Kas Pengeluaran Operasional Pengeluaran Operasional Pendidikan Tinggi 897.Politeknik Kutaraja Proyeksi Arus Kas .119.140.000 Pengeluaran Operasional Tidak Langsung 319.000 7.000.200.00 489.000 360.000 360.000.000.000.000.000 1.000.340.000 9.000 50.000 2.000 302.Per Jenis Penerimaan dan Pengeluaran Periode 2016 .000.000 170.302.000.000.000 Pengeluaran Investasi Pembangunan Gedung dan Sarana Prasarana 280.000.000 218.000.000 404.140. - Kementerian 60.083.167.185.679.304.254.400.979.000 2.000 831.696.000 234.000 1.000.000 360.608. .000.167.000 4.130.000 120.000 3.000 5.500.621.260.000 256.000 3.000.000.000 241.101.500.112.890.660.000 2.00 483.000 8.260. .000.000.080.094.000 360.000 7.811.00 Subtotal Pengeluaran Operasional 1.000 858.000 3.000 120.000 3.425.956.000.000.000 4.336.000 Penerimaan Kas Mahasiswa 1.587.000 Saldo Akhir 98.000 858.964.700.000.000 2.254.000 Total Penerimaan 1.700.000.000 216.000 5.000.000 2.000.000 513.000.700.000 5.400.000 4.840.000 .000.898.000 Pengeluaran Operasional Penelitian 142.103.000 2.500.348.000.245.652.200.514.000 Subtotal Pengeluaran Investasi 425.200.760.132.000.000 7.664.000 192.000 282.00 493.000.000 .860.366.000.000.000 3.000 322.000 1.000.315.000.000.000 1.000 3.000.000.000.800.240.000 120.000 831.000.000 120.000 514.000 5.000.200.000.300.000 Surplus/defisit 98.000.000 Pengembangan SDM 145.956.528.000.000 Sumber lain (dalam dan luar negeri) 50.000 Total Pengeluaran 1.00 486.000 1.898.300.000 176.000 317.000.099.000 3.000 Badan Penyelenggara 700.640.000.

000.160.000.000 Pusat Administrasi Politeknik 199.000 1.563.000.260.366.472.000.000.000 Pusat Administrasi Politeknik 200.000 2.160.500.000 1.000.164.000.000 Penerimaan Kas Prodi Akuntansi 370.000.160.000 Total Penerimaan 1.000.991.000.000 20.000 3.000 Prodi Manajemen Keuangan Sektor Publik 291.000.000.000 762.278.000 20.000.000 3.000 Pengeluaran Kas Prodi Akuntansi 291.000 831.278.000.000 1.000.000 Prodi Manajemen Keuangan Sektor Publik 15.000.000 1.2020 (dalam Rupiah) Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Saldo Awal 98.000.908.000.278.000 783.000.000.000.200.000 Prodi Administrasi Perkantoran 370.000.000 1.000 4.000 Pusat Administrasi Politeknik 410.621.000 1.000.000.520.000 1.000 1.000 132.000 317.000 170.800.000 579.000.302.000 Prodi Rekayasa Analis Keuangan 370.000 9.972.991.000.000 703.916.514.500.000.000 Pengeluaran investasi Pembangunan Gedung dan Prasarana Prodi Akuntansi 15.300.278.000 762.000.898.000.425.000.000.916.977.000.000 442.000 2.000 783.000.000 579.000 214.000 579.000 703.000.000.000 270.908.000 366.000 Total Pengeluaran Pembangunan Gedung Sarpras 260.000 3.000 270.000.000.000.000 Prodi Analis Keuangan 15.215.160.000 Subtotal Pengeluaran Operasional 1.000.956.000 633.200.000 579.500.000 703.000 Prodi Analis Keuangan 291.991.000.000.130.000.000 633.Per Prodi Periode 2016 .000.977.000 762.000 20.000 633.000.000.000.000 1.200.000 270.000 5.472.000.000.185.691.000.000 135.000.890.691.700.167.000.800.000.000 1.520.000 270.916.000 369.000 783.000 20.500.000 270.000 422.000 Prodi Manajemen Keuangan Sektor Publik 370.000 20.000 20.000 783.991.000 270.000 373.972.000.000 Prodi Administrasi Perkantoran 291.000 270.000 20.000 402.916.000 1.000 212.094.000 762.100.000 134.000 633.Politeknik Kutaraja Proyeksi Arus Kas .000.000 20.000 7.340.200.679.000 270.840.000 483.800.000 2.000 363.200.000.000.000 2.800.000 703.000 .000 Prodi Administrasi Perkantoran 15.000 1.

000 22.336.000 4.000 5.000 26. Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Pengembangan SDM Prodi Akuntansi 30.000.979.000.620.000.000 7.000 116.000 Prodi Manajemen Keuangan Sektor Publik 30.000 404.000.000.956.400.000 1.000 4.000 317.000.167.000 116.000.800.000 170.000.000.000 Pusat Administrasi Politeknik 25.000 3.000 514.000.099.260.811.000 513.000.000.083.000.000.000 Total Pengeluaran Pengembangan SDM 145.500.000 202.000 Subtotal Pengeluaran Investasi 425.284.000.254.000 3.000 30.000 Prodi Administrasi Bisnis 30.000.000 5.140.000 3.000 202.000.000 858.700.000 218.000 50.000.000.000.000.300.282.000 202.000 202.000 858.000 Prodi Analis Keuangan 30.000 202.000 2.791.000.348.000 Surplus/Defisit 98.000.000.200.000 Pengembangan Lainnya 20.000 50.000.000 29.000 50.200.000.103.000 30.000.760.000 2.696.652.000 50.700.000 24.000 116.000 831.000.000.000.240.000 30.000 202.000 202.000.101.304.608.000 30.000 Total Pengeluaran 1.000 116.000 202.000.528.000.000 .000.000 Saldo Akhir 98.000.

900.300.000 22.000 Pengeluaran Investasi Pembangunan Gedung dan Sarana Prasarana Pembangunan Gedung .000 Total Pengeluaran Operasional 199.Pusat Periode 2015 .000) Penerimaan Kas Badan Penyelenggara 300.000.000.000 5.000.000 Total Pengeluaran 444.000 363.300.000 Gaji dan Tunjangan tenaga kependidikan di pusat 44.000 422.000.000 26.000 215.000 120.200.000.200.000 366.000 50.000 50.000 580.000.000) .100.300.000) (1.000 88.000.000 39.384.000 .000 5.000 Pengeluaran Operasional Lainnya 5.000.900.000 240.100. - Sarana Prasarana 120.000) (431.000.100.200.000 Pengembangan Lainnya 20.500.000.000. .000.000.000 24.000.000) (952.000 442.000.000 240.000 88.257.000 588.000 557.000 120.000 402.000.000.200.000 14.000 Total Pengeluaran Investasi 245.000.000 Sumber lain (dalam dan luar negeri) 50.100.000 170.000.540.000.000 Total Penerimaan 410.000) (952.000.972.2019 Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Saldo Awal (34.000 923. .000.540.200.000) (431.000 Saldo Akhir (34.000 373.400.000 15.000.000.200.000 567.000 470.111.000 29.000 5. .000.000.130.254.000.000.000.000) (1.930.000.200.000.000 33. .000.600.000 50.000.620.000 240.000 322.000 369.000 120.111.000 88.000 204.000 13.640.000 30.000.000 12.000 Pengeluaran Kas Pengeluaran Operasional Pengeluaran Operasional Tidak Langsung Gaji dan Tunjangan Jabatan Pimpinan 120.000 120.000.000.000 240.100.200.000 120.000.Politeknik Kutaraja Proyeksi Arus Kas .000 Perpustakaan 80.000.000.000.924.000 88.000 36.520.000) (1.000.000 Pengembangan SDM 25.000.000 282.000 120.140.000. - Kementerian 60.000 50.200.000 Administrasi Penyelenggaraan Akademi Komunitas 30.000 50.000 302.282.000 211.000.000 5.000.000 120. .

624.278.200.000 Uang Sidang Komprehensif .200. .211.500.Politeknik Kutaraja Proyeksi Arus Kas .Prodi Akuntansi Periode 2016 . 2. .000 187. .000. 8.2020 (dalam Rupiah) Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Saldo Awal 33.660.000 3.000.000 783. .000 446.000 12.500.000 Perguruan Tinggi Penelitian Pengabdian kepada masyarakat Beasiswa Sumber lain (dalam dan luar negeri) Pemerintah Daerah Alumni Instansi Swasta Kerja Sama Luar Negeri .000 Penerimaan Non SPP Uang Tugas Akhir .500. .000 1.000 Uang Cetak Tugas Akhir .000 1.000. 15. . .000 Uang Seminar Tugas Akhir .000.500.000 Badan Penyelenggara Anggaran rutin **) Anggaran Pembangunan Hibah 100.000 22.000 Uang Uji Kompetensi . 3.000 1. .000 1. 3.000 4.930.000.000 4.000.000 Penerimaan Kas Penerimaan dari Mahasiswa Penerimaan SPP 270.000.000.500. .000.000. .000.040.

000 90.000 6.800.000.916.000 6.000.000 783.200.000 29.000. 40.680.000.000 90.000 40.000 90.991.000 90.000 4.000 6.000.000 465.000.000 76.880.000 60.000 21.000 472.000 579.000 Pengembangan SDM 30.000 202.000.000.000 3.000.000 21.600.000 Pengeluaran Pengelolaan Pengabdian Masyarakat Pendanaan Pengabdian Masyarakat .000 .000 386.000.000.000 703.000 20.000.000.000.000 89.000.000 202.000 21.278.000.000 Peningkatan Kapasitas Peneliti 3.000.000 Total Pengeluaran Investasi 45.000.000.000 Jumlah 35.000 8.000 633.000 270.000 319.000.000.000 30.000.000.691.000 82.000 6.000.000 1.000 3.000 270. Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Lainnya Total Penerimaan 370.000 4.000.600.000 40.000 89.000 30.000 529.000 30.000 90.104.000 Manajemen Penelitian 2.000.000 30.000 578.760.000.000 Pengeluaran Investasi Pengadaan Sarana Prasana dan Perpustakaan 15.000 230.000.000.000 Jumlah 2.680.000 44.000.000 Jumlah 30.840.000 40.000 2.000.000.000 1.000 Total Pengeluaran Operasional 291.000.000 60.000 762.000 6.000 Manajemen Pengabdian Masyarakat 1.000.000.000.000 3.000.000.000.000.000.000 2.000 24.000.000.000.000 16.500.000 116.000 21.000.000.000 Pengeluaran Operasional Tidak Langsung Tunjangan Pimpinan Prodi 6.120.000 90.000 37.000.700.000 54.000 6.000.360.000.000 60.000 18.300.000 97.000.000.000.000 64.000 30.000 24.000.000.896.000.000 6.000.000 6.000 3.000.000.000 1.000 268.500.000.000.000.000 24.000.860.480.000 353.000.000.000.991.760.977.000 415.000.000.000.000.160.000 Pengeluaran Kas Pengeluaran Operasional Pendidikan Tinggi Biaya Dosen 105.000 24.000 Jumlah 224.000 Peningkatan Kapasitas Pelaksana 1.000.000.000 Biaya Bahan Operasional Pembelajaran : 4.000 Biaya Operasional Lainnya 70.000.916.000 222.000 60.000 90.500.000 20.000.000.000 8.000.000 50.000 Biaya Tenaga Kependidikan 44.000 Administrasi Penyelenggaraan Prodi 24.000.000.000.000 6.000 Insentif publikasi ilmiah/HKI 10.847.000.000 48.000 23.000.160.000 Pengeluaran Pengelolaan Penelitian Pendanaan Penelitian 20.000.

000 Saldo Akhir 33.633.953.000 154.009.000 1.019.200.160.000 925.200.000 1.000 1.000 258.000 742.000 446.624.916.000 .000 629.991.000 Surplus/defisit 33.234.584.000.200.000 187. Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Total Pengeluaran 336.211.000.000 1.040.800.000 765.840.

Prodi Administrasi Perkantoran Periode 2016 . 3. . .000 4.500.200.500.500.000 1.000 3.000 Uang Cetak Tugas Akhir . .930. . 15. .200.040.278.000 Penerimaan Non SPP Uang Tugas Akhir . .000.000 783.000. .000 Badan Penyelenggara Anggaran rutin **) Anggaran Pembangunan Hibah 100.000 Perguruan Tinggi Penelitian Pengabdian kepada masyarakat Beasiswa Sumber lain (dalam dan luar negeri) Pemerintah Daerah Alumni Instansi Swasta Kerja Sama Luar Negeri .000 1.000.000 Uang Seminar Tugas Akhir .000 Uang Uji Kompetensi .000 Penerimaan Kas Penerimaan dari Mahasiswa Penerimaan SPP 270.000 1.Politeknik Kutaraja Proyeksi Arus Kas . .211.000 22.500.000. 8.000 Uang Sidang Komprehensif .000.660.000.000 12.000. 3.000. . 2.624.000.500.000.000 4.2020 (dalam Rupiah) Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Saldo Awal 33.000 1.000 187.000. .000 446.

000.000 319.500.000 Peningkatan Kapasitas Peneliti 3.000 90.000.000.000.600.000 1.000 30.000 Manajemen Penelitian 2.000 3.000 Manajemen Pengabdian Masyarakat 1.700.000 6.000 465.000 Pengeluaran Operasional Tidak Langsung Tunjangan Pimpinan Prodi 6.000 21.000.000 20.000 Total Pengeluaran Operasional 291.000 6.000.000 .977.000.800.000.000 Biaya Bahan Operasional Pembelajaran : 4.000.000.000 762.000 8.000 29.000 222.000.000 21.000 Biaya Operasional Lainnya 70.000 60.000 Jumlah 2.000.200.000 20.000 90.000 24.000.000 578.000 1.000.000. Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Lainnya Total Penerimaan 370.000.000.000 415.000 3.000 Jumlah 30.000 116.000.000. 40.000.000 23.000.000 783.000 3.160.000 60.000 90.000 Insentif publikasi ilmiah/HKI 10.000 50.691.000 Biaya Tenaga Kependidikan 44.000.916.000 270.000 89.000.120.000 230.300.000 6.000 3.000.000 579.000.000 40.000 44.000 6.000.000.000.000.000.360.104.000.000.000 268.000 82.000 24.000.480.000 202.000.000 48.000.000 30.000.000 90.000 97.000.000.000 633.000.000.000.000.000 Administrasi Penyelenggaraan Prodi 24.000 21.278.000 Pengeluaran Pengelolaan Pengabdian Masyarakat Pendanaan Pengabdian Masyarakat .680.000 60.000 30.000 6.000 Total Pengeluaran Investasi 45.000.000.000 24.000.000.000 202.000.000.840.000 Jumlah 224.000 4.000 30.000 64.000.000 Pengeluaran Kas Pengeluaran Operasional Pendidikan Tinggi Biaya Dosen 105.000.000.000 90.000 6.000.760.847.000.000 24.000 386.000.000.000 8.000 60.000 21.680.000 40.000.000 89.000.000.000 Jumlah 35.000 353.000.000 6.000.000.000.000.000.000 30.000.991.500.000.000 76.000 54.000.000.500.000 Pengembangan SDM 30.000 16.000 529.880.000 2.916.600.000.000 6.896.000.000 4.000 270.000.000.000 90.000 Pengeluaran Investasi Pengadaan Sarana Prasana dan Perpustakaan 15.000 2.160.000 40.991.000 703.000 37.000.000 18.000.000 1.000 472.000 90.000.000.000 6.000.000.860.000.000 Peningkatan Kapasitas Pelaksana 1.760.000.000.000 Pengeluaran Pengelolaan Penelitian Pendanaan Penelitian 20.

000 258.009.000 .624.200.000.019.000 154.000 629.160.000 1.584. Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Total Pengeluaran 336.000 742.200.953.040.840.000 446.234.991.000 1.000.000 1.000 1.000 187.000 925.800.633.000 765.916.000 Saldo Akhir 33.211.200.000 Surplus/defisit 33.

000 Uang Uji Kompetensi .908. .000 446.000 2. 12.000 Uang Seminar Tugas Akhir .000 783. 3. . .000 1. .000 187. . . .Politeknik Kutaraja Proyeksi Arus Kas .000 Uang Sidang Komprehensif .000 1. 4.000. .000 Penerimaan Kas Penerimaan dari Mahasiswa Penerimaan SPP 270.500.278.000. . .425.000. . .000. 4.000 Badan Penyelenggara Anggaran rutin **) Anggaran Pembangunan Hibah 100.000. .000 Penerimaan Non SPP Uang Tugas Akhir .452.200.000.500.200.000 Perguruan Tinggi Penelitian Pengabdian kepada masyarakat Beasiswa Sumber lain (dalam dan luar negeri) Pemerintah Daerah Alumni Instansi Swasta Kerja Sama Luar Negeri .2020 (dalam Rupiah) Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Saldo Awal 33.124.000.Prodi Analis Keuangan Periode 2016 .000 Uang Cetak Tugas Akhir . 22. .000 1. .500.040.500.

278.000 24.000 2.000 40.000 465.000 Pengeluaran Pengelolaan Penelitian Pendanaan Penelitian 20.000 3.600.000 679.000.000 1.000 Peningkatan Kapasitas Pelaksana 1.000 6. Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Lainnya Total Penerimaan 370.000 21.000 60.908.000.000 90.000.000 295.000.000 3.000 30.000 6.000.000 Biaya Bahan Operasional Pembelajaran : 4.000 50.000.000 60.000 230.000 Pengeluaran Investasi Pengadaan Sarana Prasana dan Perpustakaan 15.000 3.680.880.000 24.000 76.000.000.000 60.200.000 60.000.120.000.760.104.000.000.000 21.000.000 24.000.000.000 Pengembangan SDM 30. 40.000 20.896.500.000 Jumlah 224.000 Total Pengeluaran Operasional 291.000.000.000 6.760.000 Jumlah 35.000 97.472.000 Manajemen Pengabdian Masyarakat 1.000.000.000.000 Pengeluaran Operasional Tidak Langsung Tunjangan Pimpinan Prodi 6.991.000 Jumlah 30.000 40.000 762.000.000 30.000.000.000.000.480.000 6.000.000.000 116.000 415.000.000 Total Pengeluaran Investasi 45.600.000.000 6.000.991.160.916.000 Peningkatan Kapasitas Peneliti 3.000.000.000.000 90.000.000.000.000 54.000 202.000 505.000 29.000 Biaya Tenaga Kependidikan 44.000 90.000.000.000.000.000 16.000.000 202.000 90.000 21.000 4.000.680.000.000 3.000 Pengeluaran Pengelolaan Pengabdian Masyarakat Pendanaan Pengabdian Masyarakat .000 2.000.000 18.000 44.916.000.000.000.000 353.000 Administrasi Penyelenggaraan Prodi 24.000.840.000.000 48.000 8.000.000.000.300.000 386.000.000.000.500.000 6.000 Insentif publikasi ilmiah/HKI 10.000 .000.000.000 578.000 30.000 90.000 633.000.000.000 23.000.000 30.000.000.000.000.000 Manajemen Penelitian 2.000 1.000 472.000 64.000.000.000 Jumlah 2.000.000 90.000 6.000 222.000 30.000.847.000 270.000 37.000.860.000 8.000.000.000.000.000.000 89.000 90.000.000 579.000 Pengeluaran Kas Pengeluaran Operasional Pendidikan Tinggi Biaya Dosen 105.800.000 24.000 89.000 6.000 2.700.000.360.000 783.000 21.000.000 Biaya Operasional Lainnya 70.000.000 6.000 40.000 82.160.000.000 4.000.000 270.000 20.000.000 268.000.

160.237.000 1.000 446.840.689.009.452.019.991.234.124.800.000 1.084.000 187.000 258.000.200.000 901.133.200.000 Saldo Akhir 33.040.916.006.000 2.000 629.000 1.200.000 1.000 1.000. Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Total Pengeluaran 336.000 154.000 .000 Surplus/defisit 33.

. . .000 Badan Penyelenggara Anggaran rutin **) Anggaran Pembangunan Hibah 100. . .000 Penerimaan Non SPP Uang Tugas Akhir . .000.278.000 2.200. .000.000 187.000 Uang Sidang Komprehensif .908. 3. .124.000 Uang Uji Kompetensi .Prodi Manajemen keuangan Sektor Publik Periode 2016 .000.000.000 1.000 Uang Seminar Tugas Akhir . .200.2020 (dalam Rupiah) Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Saldo Awal 33. .000 783.500. . .000.000 1. . 12.000 1. .000 Perguruan Tinggi Penelitian Pengabdian kepada masyarakat Beasiswa Sumber lain (dalam dan luar negeri) Pemerintah Daerah Alumni Instansi Swasta Kerja Sama Luar Negeri . 4.000 Penerimaan Kas Penerimaan dari Mahasiswa Penerimaan SPP 270.500.500.425. 4. .452.500.000.040. 22.000 Uang Cetak Tugas Akhir .000.000 446.Politeknik Kutaraja Proyeksi Arus Kas .

000 3.000 1.000.000 6.000 Total Pengeluaran Operasional 291.000.000 21.000 90.000.000 Biaya Operasional Lainnya 70.000 415.000.680.000.000 Jumlah 35.000 505.000 230.000 6.000 97.000.000.000.200.000.000 18.000 270.000.000.000.000 Manajemen Penelitian 2.916.000 60.000.000 23.860.000 64.000 90.000 6.000.000 Biaya Tenaga Kependidikan 44.000 90.000.480.000 Peningkatan Kapasitas Pelaksana 1.000 50.000 270.000 633.000.000.000 679.000.896.000.000.000 202.000.000.000.000.000.908.000 90.000.000.000 Jumlah 224.000.000 21.000 4.000.000 2.000 Biaya Bahan Operasional Pembelajaran : 4.000 24.000 386.000 54.000 29.000 37.000 Pengeluaran Kas Pengeluaran Operasional Pendidikan Tinggi Biaya Dosen 105.000.000 3.104.000 Pengembangan SDM 30.000 90.000.000 20.000 21.000 60.000.160.991.000.000.000.000 3.840.000.000.000 24.000.000 472.000 1.000 89.880.000.000 76.000 Pengeluaran Operasional Tidak Langsung Tunjangan Pimpinan Prodi 6.000 Pengeluaran Pengelolaan Penelitian Pendanaan Penelitian 20.000.000.000 3.000.000 Pengeluaran Investasi Pengadaan Sarana Prasana dan Perpustakaan 15.000.472.000.000.500.760.000 44. 40.000 783.000 82.000.760.000.000 6.800.000.120.000.000 2.000.000.360.000.000.000 116.000 Jumlah 2.000 90.000.700.600.916.000 30.000 6.000.000 Jumlah 30.000 353.000.000 30.000.000 6.000.000 Administrasi Penyelenggaraan Prodi 24.278.000.000 30.000.000.000.000.000.600.300.000 24.991.000 20.500.000 579.000 6.000 21.000 90.000 40.000.000 8.000.000 295.000.000.000 578.000 24.160.000.000.000.000 202.000 222.000.000 48.000.000 6.000 40.000 60.000 16.000.000 Insentif publikasi ilmiah/HKI 10.000 6.000.000 2.000 Pengeluaran Pengelolaan Pengabdian Masyarakat Pendanaan Pengabdian Masyarakat .847.000.000.000 762.000 Total Pengeluaran Investasi 45.000 8.000 89.000.000 Peningkatan Kapasitas Peneliti 3.000 .000 4.000 60.000 40. Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Lainnya Total Penerimaan 370.000 465.680.000.000.000 30.000 Manajemen Pengabdian Masyarakat 1.000.000.000 30.000 268.

200.840.000.000 1.000 629.689.000 2.084.200.160.000 446.000 1.124. Keterangan 2016 2017 2018 2019 2020 Total Pengeluaran 336.234.916.000 1.000 901.000 Surplus/defisit 33.019.000 1.452.133.000 258.000.991.000 .000 Saldo Akhir 33.200.000 1.237.000 154.040.006.000 187.009.800.