You are on page 1of 13

LAPORAN PRAKTIKUM

SISTEM REPRODUKSI (Rattus norvegicus) BETINA DEWASA

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Praktikum Matakuliah Embriologi

Dosen: 1. Sumiyati Saadah, S.Si, M.Si

2. Epa Paujiah, M.Si

Asisten Praktikum: - Andini Eka Putri

- Eka

Oleh :

Nama : Ismail Fadlurrohman (1142060041)

Kelas/Smst : A/V

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

JURUSAN PENDIDIKAN MIPA

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI

BANDUNG

2016

vagina. kelenjar klitoris dan klitoris. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa perbedaan morfofisiologi organ reproduksi dapat digunakan sebagai karakter pembeda antara spesies hewan seperti bakulum.1. Gangguan fungsi reproduksi menjadi salah satu permasalahan mendasar baik pada manusia maupun hewan. . morfometri spermatozoa atau struktur duri penis (penile spine). satu serviks. Satu uterus bikomu. Jurusan Pendidikan MIPA. maka hewan ini tepat untuk dijadikan sebagai hewan coba dalam kajian praklinik. Nasution No. Biologi reproduksi merupakan topik penting dalam penelitian biomedis. Pada tikus atau mencit terdapat sepasang ovarium dan oviduct. 2014 : 84). SISTEM REPRODUKSI (Rattus norvegicus) BETINA DEWASA Ismail Fadlurrohman Program Studi Pendidikan. 2015 : 29). dkk. PENDAHULUAN 1.com I.H. A. Landasan Teori Sistem reproduksi pada hewan betina juga terdiri dari kelenjar kelamin. Keberadaan hewan model (hewan coba) sangat dibutuhkan untuk menjawab permasalahan-permasalahan tersebut melalui penelitian in vivo. Perbedaan karakter organ reproduksi tersebut mencerminkan peran sebagai pemisah/penghalang pada proses perkawinan antar spesies dan mempunyai potensi untuk digunakan sebagai karakter identifikasi dalam studi taksonomi (Phadmacanty. Fakultas Tarbiyah Dan Keguruasn. sedangkan yang lainnya terdapat pada bagian interna tubuh dan untuk mengetahuinya perlu pembedahan (Tim Pengajar. Salah satu galur yang paling banyak digunakan adalah tikus Wistar yang mulai dikembangbiakkan di Wistar Institute sejak 1906 (Fitria. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Jln. Oleh karena dapat mewakili sistem biologis mammal. Tikus (Rattus norvegicus) albino atau yang dikenal sebagai “tikus putih” adalah hewan yang paling sering digunakan sebagai model dalam penelitian biomedis. 105 Bandung e-mail: ismailfadlurrohman665@gmail. dan kelenjar asesoris. Klitoris yang diengkapi orifisium klitoridae dan bagian vagina yang disebut vulva dapat terlihat dari luar. 2017: 19). saluran reproduksi.

(Akbar. Selain itu. Siklus estrus tikus berlangsung dalam 6 hari. hewan-hewan betina secara fisiologis dan psikologis dipersiapkan untuk menerima hewan-hewan jantan. Pada beberapa mamalia siklus reproduksi disebut juga sebagai siklus estrus. saluran reproduksi dan kelenjar asesoris. estrus. yaitu terdiri dari kelenjar kelamin. Periode atau masa dari permulaan periode birahi ke periode birahi berikutnya disebut dengan siklus estrus. Selama estrus. Tikus putih (Rattus norvegicus) termasuk hewan poliestrus. dan perubahan-perubahan struktural terjadi di dalam organ-organ assesori seks betina (Adnan. dan ovarium. suhu. Perubahan penampilan ovarium dapat diukur secara kuantitatif pada tiap stadium estrus. Saluran reproduksi pada mamalia terbagi kedalam tiga bagian. status nutrisi dan hubungan sosial. Bagaimana nilai GSI dengan siklus estrus akan terlihat dari hasil praktikum (Tim Pengajar. 1994: 173). 2017: 19). 2006 : 43). Setiap fase dari daur estrus dapat dikenali melalui pemeriksaan apus vagina. dalam periode satu tahun terjadi siklus reproduksi yang berulang-ulang. . hipofisis.faktor eksteroseptif seperti cahaya. Siklus estrus adalah siklus seksual pada mamalia bukan primate yang tidak menstruasi. metestrus II dan diestrus. Kelenjar kelamin betina terdapat pada ovarium. uterus. Sistem reproduksi pada tikus betina tidak jauh berbeda dengan reproduksi tikus jantan pada umunya. Daur estrus kedua jenis hewan ini dibedakan menjadi lima fase yaitu proestrus. Selama siklus estrus terjadi berbagai perubahan baik pada organ reproduksi maupun pada perubahan tingkah laku seksual (Akbar. Artinya. metestrus I. Meskipun pemilihan waktu siklus dapat dipengaruhi oleh faktor. Melalui apus vagina dapat dipelajari berbagai tingkat diferensiasi sel epitel vagina yang secara tidak langsung mencerminkan perubahan fungsional ovarium. vagina (Supripto. Estrus atau birahi adalah suatu periode secara psikologis maupun fisiologis yang bersedia menerima pejantan untuk berkopulasi. yaitu: oviduct. Pada kemauan menerima hewan jantan terbatas selama masa yang disebut estrus atau birahi. 2010 : 10). Siklus estrus merupakan cerminan dari berbagai aktivitas yang saling berkaitan antara hipotalamus. 2010: 10). kelenjar aksesoris yang terdapat pada tikus betina tidak jauh berbeda dengan tikus jantan yang sudah dijelaskan pada praktikum pertama. Berat total ovarium yang ditimbang dan dibandingkan dengan berat badannya menghasilkan suatu besaran yang disebut indeks gonadosomatik atau GSI (gonad somatic index).

. II. Larutan garam fisiologis (NaCl 2.Membedakan kelainan pada beberapa jenis hewan. 16 Maret 2017 pukul 07:30 WIB dan bertempatan di laboratorium terpadu Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. . Tikus putih (Rattus norvegicus) 1. 3.Mengamati. .3. 2. pinset. dan bald) betina dewas. Tujuan Praktikum : . mempelajari dan menggambarkan sperma hamster /marmut beserta bagian-bagiannya. METODE PENELITIAN 2. Timbangan elektronik 10. Kaca objek dan kaca penutup 0.2. Kaca arloji atau cawan petri Metilen blue 10 mL 5. Langkah Kerja 1.1. Alat dan Bahan No. pembiusan 8. Jarum pentul Bowl eksikator / tempat 7. 1.Menggambarkan kelainan pada sperma. Waktu dan Tempat Praktikum ini dilakukan pada hari Kamis.Membuat apusan sperma. Mikroskop 6. Pipet tetes Kloroform 4.9%) 50 mL. skalpel. Anatomi Sistem Reproduksi Jantan a) Bagian Eksternal a. . timbanglah tikus dengan timbangan mekanik kemudian biuslah hewan ini dengan kloroform hingga pingsan.2. Alat Bahan Alat bedah (gunting. Setelah preparasi apusan vagina. Kapas 9. Bunsen 2.

. oviduct. d. Cobalah tanyakan kepada pembimbing bagaimana cara mengambil ovarium tikus. Dengan hati- hati hitunglah ovarium. Periksa ovarium dengan teliti. Vulva merupakan bagian vagina tampak dari luar. b. b) Bagian Interna a. jika ditemukan hitunglah jumlah korpus luteum dan folikel de Graaf. b. karena disamping terjadi ovulasi pada periode itu. Buatlah gambar sistem reproduksi betina bagian eksterna yang dilengkapi organ susu (TUGAS IV-1). bulat seperti kumpulan buah anggur. sebagai muara uretra tempat keluar urin. Menjelang stadium estrus. Lakukan pembedahan pada bagian perut hingga tampak situs viserum. Kelenjar itu bermuara pada puting yang dapar saudara amati sebagai tonjolan yang berderet dibagian ventrolateral mengikuti alur garis dari ketiak hingga lipatan paha. Pada stadium estrus terjadi ovulasi. Terbentuknya korpus luteum pada stadium estrus akhir (inestestis) akan kembali menambah berat ovarium. Amatilah ovarium. Penampilan ovarium intensitasnya berubah-ubah. kemudian angkatlah hepar lambung dan usus agar organ-organ sistem reproduksi dan ekskresi terlihat jelas. yaitu lepasnya sel telur dari ovarium dan menyebabkan berkurangnya berat ovarium. berfungsi sebagai tempat masuk penis sewaktu kopulasi dan tempat keluar fetus sewaktu melahirkan. c. berwarna merah dan dibungkus selaput ovarium. perlu saudara ketahui sebagai penyedia air susu untuk fetus pasca lahir hingga masa penyapihan. akan ditemukan banyak folikel de Graaf dan karena itu berat ovarium bertambah. terletak sebelah anterior lubang anus. Lakukanlah pengamatan terhadap organ-organ reproduksi bagian eksterna. uterus dan vagina. Pada stadium estrus ovarium mencapai ukuran warna merah ceerah. Terdapat sepasang masing-masing terletak ke kiri dan kanan tubuh. sejalan giliran siklus estrus. Sebelah anterior vulva terdapat tonjolan klitoris dangan lbang yang disebut orifisium klitoride. Kelenjar susu meski bukan bagian dari sistem reproduksi. beserta bagiannya. lalu timbang dengan timbangan elektronik flawn skala miligram (mg).

Bagian uterus yang berhubungan dengan vagina disebut servik. pada masa estrus diameternya membesar atau mengalami pembengkakan. b. sesuaikanlah satuan berat dalam mg. Masukkan pipet yang telah diisi larutan garam fisiologis perlahan-lahan kedalam vagina. lalu kalikan 100%. c. c. berhubungan dengan pangkal oviduct yang disebut infimdibulum. Vagina merupakan saluran akhir pada sistem reproduksi betina. Tuliskan hasil pengamtan ovarium dan perhitungan GSI pada lembar kerja (TUGAS IV-3). 2. Ambilah tikus betina oleh salah seorang dengan tangan kiri memegang ekor dan tangan kanan menyengkram bahu sehingga tikus tidak meronta. Preparasi apusan vagina. yang dibentuk selaput ovarium. g. d. Penentuan GSI. Perubahan pada sistem reproduksi bagian interna. sebelum memasuki bagian oviduct yang berkelok. kecuali ada ruang periovarium. Catatlah hasil penimbangan berat badan dims betina dan berat total ovariumnya. yaitu sebuah uterus dengan dua tanduk uterus yang panjang dan bersatu pada badan uterus yang pendek. Buatlah gambar sistem reproduksi pada tikus betina yang dilengkapi sistem ekskresinya (TUGAS IV-2). f. 3. disertai vaskularisasi pada bagian tanduk uterus. Uterus tidak termasuk tipe bikornu. Antara ovarium dan oviduct tidak dihubungkan saluran. ureter. vesika urinaria hingga uretra. a. semprotkan dan sedotlah kembali hingga diperoleh . Implantasi embrio dan pertumbuhan fetus biasanya terjadi pada kedua tanduk uterus. Selanjutnya amatilah organ-organ pada sistem ekskresi. seperti yang terjadi pada ovarium dan uterus bisa diketahui dari perubahan yang terjadi pada epitel vagina. Telur yang masuk melalui infundibulum akan berkumpul pada ampula dan ditempat ini telur dibuahi bila ada sperma. Perhatikan seluruh bagian uterus. Hitunglah nilai GSI dalam persen dengan cara membagi berat total ovarium dengan berat badan taws. e. menghubungkan bagian sistem reproduksi interna dengan luar tubuh. a. mulai dari ginjal.

beberapa hingga banyak sel epitel bulat dan berinti. serta superovulasi. Teteskan larutan tersebut pada kaca objek yang bersih. bila dikawinkan akan terdapat sperma pada apusan atau kadang-kadang dijumpai sumbat vagina yang keras. kemudian keringkan lagi. b. Proestru. Teteskan dua tetes larutan metilen blue dan biarkan selama 10 menit atau dengan larutan Giems selama minimal tiga menit. lalu keringkan dalam suhu kurang dari 37%. Gambarlah jenis dan komposisi sel yang terdapat pada preparat apusan vagina yang saudara buat (TUGAS IV-4). banyak terdapat leukosit. ditandai banyak sel epitel berukuran kecil bulat dan berinti atau bentuk peralihan dari ciri tersebut. Estrus. d. Bilaslah dengan air mettgali%: untuk menghilangkan kelebihan zat watna. Periksalah preparat dibawah mikroskop dengan pembesaran 10x40. banyak sekali leukosit disertai lendir dan beberapa sel epitel tanpa atau dengan epitel menanduk. Metestrus. dan banyak sel epitel menanduk atau epitel pipih dengan inti terdegradasi. didominasi oleh sel-sel epitel menanduk. Diestrus. c. larutan keruh. . Terangkan apakah tujuan teknik reproduksi tersebut. Tuliskan diskusi saudara pada lembar kerja (TUGAS IV-5). Diskusikan : 1) Organ mana yang berhubungan dengan istilah ovariektomi dan tubektomi. tanpa atau dengan kehadiran beberapa leukosit tanpa atau dengan beberapa epitel menanduk. 2) Bagaimana proses terjadinya perubahan sel-sel epitel vagina dengan menjelaskan kerja hormon reproduksi berkaitan. Bersihkan bagian belakang kaca objek dan sekitar objek dengan keras tisu. Berikan interpretasi menurut kriteria sebagai berikut (Gambar IV-1). atau sel-sel pipih dengan degenerasi inti.

folikel sekunder.co.static.III. Ovarium: pabrik penghasil telur & hormon Kelamin.google. korpus Sumber: luteum dan korpus albikan.flickr. HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN Bagian Eksterna Tikus TUGAS IV-1 Putih Gambar Gambar Literatur Keterangan: Dokumentasi Bagian eksterna dari reproduksi betina meliputi: Klitoris dengan lubang yang disebut orisifium klitoride (muara uretra tempat keluar urin). Vagina: Tempat penumpahan semen dari individu jantan. folikel de Graaf. 2017: 110) Bagian Ovarium Tikus TUGAS IV-3 Putih Gambar Dokumentasi Gambar Literatur Keterangan : Ovarium: Tempat berkembangnya folikel telur. https://www. folikel tersier. Sumber: http://farm3. Uterus: penerimaan ovum yang dibuahi. Urinary Bladder (Kandung Kemih).id/img res? 20:54 18/03/2017 . Oviduct: penghubung antara ovarium dengan uterus. vulva (organ kopulatoris) dan kelenjar susu. korpus rubrum. yaitu folikel primer.com/2402/ 2455260102_a6daa080f8_o. Sumber: (Kurniati.jpg Bagian Interna Tikus Putih TUGAS IV-2 Gambar Dokumentasi Gambar Literatur Keterangan : Ginjal: organ eksresi.

Pada klitoris juga terdapat lubang yang disebut orisifium klitoride yang berfungsi sebagai muara uretra tempat keluar urin. 2000: 265). hingga uretra. klitoris mirip dengan penis pada bagian ekterna reproduksi jantan. Ovarium diselaputi oleh selapis sel-sel yang berasal dari lapisan peritoneum yang kemudian berubah menjadi bentuk kubus (Yatim. Pada saat pengamatan terlihat kelenjar susu pada bagian ventrolateral mengikuti alur garis dari ketiak hingga lipatan paha terdapat lebih dari 3 pasang kelenjar susu yang ditemukan. Kelenjar susu meski bukan bagian dari sistem reproduksi. Vulva merupakan bagian vagina yang tampak dari luar. Oviduk berfungsi pada saat ovulasi dimana ovum disapu ke dalam ujung oviduk yang berfimbria. bagian ismika. 2017: 20) Bagian Interna Pada tabel hasil pengamatan terlihat anatomi sistem reproduksi betina bagian interna yang meliputi: ovarium. dan terbungkus selaput. vesikula urinaria. Pada saat pengamatan terlihat vulva terletak diantara klitoris (berdekatan) dan lubang anus. bagian ampularis dan infundibulum yang berfimbria. Pengangkutan . dan pembelahan embrio yang terjadi dibagian ampula. Oviduct saat pengamatan terletak berdekatan dengan ovarium dan bersambung dengan uterus. uterus. Letaknya anterior dalam vastibula (Pearce. berfungsi sebagai tempat penis sewaktu kopulasi dan tempat keluar fetus sewaktu melahirkan (Tim Pengajar. oviduct. Pada saat pengamatan terlihat klitoris yang terletak sebelah anterior vulva. terletak sebelah anterior lubang anus. Oviduct terdiri dari bagian interstisialis. Fungsi dari kelenjar susu untuk memberi makan (berbentuk air susu) dan penangkal awal bayi baru lahir (Yatim. Bedasarkan bentuknya yang menonjol keluar dan fungsinya sebagai pengeluaran urin juga. klitoris. Selain itu terdapat juga organ-organ pada sistem eksresi yang mulai dari ginjal. 2000: 257). dan vulva. Teori mengatakan bahwa klitoris merupakan sebuah jaringan erektil yang serupa dengan penis. Diperkuat dengan teori menyatakan bahwa kelenjar susu merupakan pelengkap pada organ reproduksi betina (Pearce. fertilisasi. berwarna merah. Fungsi lain dari oviduk adalah kapasitasi sperma. perlu diketahui fungsinya sebagai penyedia air susu. 2000: 105). Pada saat pengamatan terlihat sepasang ovarium (kiri dan kanan) seperti kumpulan dari buah anggur yang bersatu. ureter.Anatomi Sistem Reproduksi Betina : Bagian Eksterna Pada tabel hasil pengamatan terlihat anatomi sistem reproduksi betina bagian eksterna yang meliputi: kelenjar susu. dan vagina. Saluran ini terdapat sepasang dan merupakan penghubung antara ovarium dengan uterus. 1994: 65).

Implantasi embrio dan pertumbuhan fetus biasanya terjadi pada kedua tanduk uterus (Tim Pengajar. Selain itu pada preparat tersebut juga sel . estrogen dan progesteron (Akbar. Penetuan GSI Berat total ovarium 116 mg Berat badan hewan 100. Diperkuat dengan teori bahwa uterus tikus tidak termasuk tipe bikornu yang berarti sebuah uterus dengan dua tanduk uterus yang panjang dan bersatu pada badan uterus yang pendek. terletak antara kandung kencing dan rectum (Sastrawinata.000 mg Berat total ovarium 116 mg GSI = x 100% = x 100% = 0. 2017: 21). Hal ini menimbulkan hasil keturunan yang dihasilkan banyak hingga dapat mencapai 15 ekor dalam satu melahirkan. 1983: 49). vesikula urinaria.sperma ke tempat fertilisasi dan pengangkutan ovum ke uterus diatur oleh kontraksi muskuler yang dikoordinir oleh hormon ovarial. Selain itu juga pada saat pengamatan terdapat organ-organ pada sistem eksresi yang mulai dari ginjal. 1993) Dari hasil pengamatan di atas yang disampaikan dalam bentuk gambar.116% Berat badan hewan 100000 mg Preparasi Apusan Vagina Apusan Vagina Siklus Proestrus TUGAS IV-4 Gambar Dokumentasi Gambar Literatur Keterangan : Proestrus adalah fase sebelum estrus yaitu periode dimana folikel ovarium tumbuh menjadi folikel de graaf dibawah pengaruh FSH. akan tetapi rata-rata tikus melahirkan sampai pada 9 ekor. Vagina terlihat saat pengamatan berupa saluran yang terletak berdekatan dengan organ reproduksi bagian luar. Vagina merupakan suatu saluran musculo membranosa yang menghubungkan uterus dengan vulva. hingga uretra. maka dapat diperhatikan bahwa sel-sel yang terdapat pada gambar berbentuk agak pipih dengan tepi tidak teratur dan sel-selnya memiliki inti sel. Sumber: (Vanzutphen et Pembesaran : 100 µm al. 2010: 8). Uterus tikus putih betina pada saat pengamatan terlihat bercabang dan memanjang. ureter.

Salah satu fungsi estrogen dapat dilihat pada uterus yang mengalami perbesaran progesif dan mengembung lantaran . Namun pada sel menanduk terdapat bintik-bintik menyerupai inti sel. vulva merah dan membengkak dan ukuran uterus maksimal. Hal ini dikarenakan perbesaran yang kami gunakan dalam pengamatan kurang maksimal serta dalam membersihkan kaca obyek dan penutupnya.epitel berukuran kecil bulat. Sehingga sel tampak kurang jelas dan terdapat bintik-bintik kotoran yang dikira adalah inti sel. Padahal seharusnya itu adalah sel menanduk tanpa inti sel. Pada saat mengambil apusan vagina mencit betina. 2017: 22). lalu pada sitologis apusan vagina terlihat bahwa fase pada ovarium sesuai dengan literatur yaitu sel epitel yang berukuran kecil bulat dan berinti (Tim Pengajar. Begitu juga dengan leukosit yang tidak ditemukan keberadaannya. Hormon yang umum digunakan untuk menginduksi superovulasi pada sapi adalah FSH yang berasal dari hipofisis. Ovariektomi merupakan operasi pengangkatan satu atau kedua ovarium dari rongga abdomen dengan tujuan sterilisasi tumor ovari. dengan demikian periode ini merupakan periode yang didominasi oleh kadar estrogen yang tinggi. terutama terhadap hewan yang secara alami tergolong beranak tunggal.. dengan beberapa epitel menanduk. Dari ciri-ciri tersebut maka dapat diketahui bahwa mencit betina yang kami amati sedang berada pada fase proestrus. sama halnya dengan tikus yang kami amati. Tubektomi adalah menutup saluran indung telur (tuba fallopi) (Yatim. Hal ini menunjukkan bahwa mencit betina memasuki tahap Proestrus. Proses terjadinya perubahan sel-sel epitel vagina dibawah pengaruh FSH. 1994: 114). Dari pengamatan ovarium dan uterus didapatkan ciri-ciri: Sel- sel epitel menanduk. Hormon yang sering digunakan adalah Follicle Stimulating Hormone (FSH) dan Pregnant Mare’s Serum Gonadotropin (PMSG). Pada fase proestrus ukuran uterus mencapai ukuran maksimal. selusin atau lebih folikel ovari tumbuh dengan cepat. Superovulasi adalah suatu perlakuan terhadap induk (donor) untuk mendapatkan ova lebih banyak dari biasanya dengan memberikan hormon- hormon tertentu dari luar tubuh. vagina berwarna merah dan membengkak dan ukuran uterus maksimal. Hal ini bertujuan agar sel telur tidak bisa memasuki rahim untuk dibuahi. kami hanya mnggunakan tisu yang dibasahi dengan air tanpa menggunakan alkohol. sebagai salah satu upaya meningkatkan efisiensi reproduksi. Fase Proestrus adalah fase sebelum estrus yaitu periode dimana folikel ovarium tumbuh menjadi folikel de graaf dibawah pengaruh FSH.

dan vulva. diantaranya: Anatomi Sistem Reproduksi Betina ✓ Pada sistem reproduksi tikus putih (Rattus norvegicus) betina bagian eksterna terdiri dari beberapa organ penting diantaranya: kelenjar susu. tanpa atau dengan kehadiran beberapa leukosit tanpa atau dengan beberapa epitel menanduk (Tim Pengajar. ureter. . 2017:22). klitoris. Preparasi Apusan Vagina ✓ Preparat apusan vagina fase Proestrus ditandai banyaknya sel apitel berukuran kecil bulat dan berinti atau bentuk peralihan dari ciri tersebut. Penetuan GSI ✓ Perhitungan Nilai GSI menghasilkan angka 0. akumulasi cairan lumen (Turner & Bagnara 1976). di dalam lumen vagina terdapat massa seperti keju terdiri atas sel-sel menanduk dengan inti berdegenerasi (Putra. Sel-sel menanduk didalam preparat apus vagina dipakai sebagai petunjuk estrus. lapisan permukaannya menjadi squmosa. hingga uretra.116%. Ovulasi terjadi selama estrus dan didahului oleh perubahan histologik di dalam folikel yang menunjukkan adanya luteinisasi awal. saluran reproduksi (oviduct. Tingginya kadar estrogen ini akan menekan sekresi FSH dan sebaliknya merupakan umpan balik positif terhadap LH sehingga terjadi lonjakan LH yang sangat tinggi (LH surge) sesaat sebelum ovulasi. dapat ditarik beberapa kesimpulan pada setiap bagiannya. Selain itu terdapat juga organ-organ pada sistem eksresi yang mulai dari ginjal. 2009: 19-20). Cairan lumen di dalam uterus banyak yang hilang sebelum ovulasi. Menjelang estrus berakhir. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan. vesikula urinaria. Sel-sel menanduk ini merupakan gambaran banyaknya mitosis yang terjadi di dalam mukosa vagina. (TUGAS IV-5) IV. dan beberapa kelenjar asesoris. ✓ Pada sistem reproduksi tikus putih (Rattus norvegicus) betina bagian interna terdiri dari beberapa organ penting diantaranya: ovarium. uterus dan vagina).

2015. Adriyan Permana Putra. No. dan Dewasa. Mulyati Effendi. Struktur Hewan. Bandung: Tarsito. Bandung : Tim pengajar. Pearce. DAFTAR PUSTAKA Tim pengajar. Pradewasa. 5 No. Bandung: Biologi ITB. 2009. Adnan. Jurnal Fitofarmaka. 2014.V. 23. F. Zoo Indonesia. Pakuan: Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Pakuan. Gramedia. dkk. ISSN: 2087-9164. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Profil Reproduksi Jantan Tikus (Rattus norvegicus Berkenhout. Obstetri Fisiologi. 01. Tuti Kurniati. 1769) Galur Wistar Stadia Muda.) PADA TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus) PRE-MENOPAUSE. E. Reproduksi dan Embriologi. M Vanzutphen. No. Yogyakarta : UGM. Wildan Yatim. V Baumans. Bogor : LIPI. 1 Juni 2015. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati. 1983. Vol. Supripto. 2015. Bandung: Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Penuntun Praktikum Embriologi. FITRIA et al. Jakarta : Adabia Press. 2000. Ni Luh Putu Rischa dan Wirdateti. 2006. 1993. Hal. Reproduksi dan Embriologi. Evelyn C. Anatomi Organ Reproduksi Jantan Pada Kukang (Nycticebus coucang). 1994. Budhi. 1994. Pengamatan Histologi. L. Efektivitas Pemberian Kedelai Pada Tikus Putih (Rattus novergicus) Bunting Dan Menyusui Terhadap Pertumbuhan Dan Kinerja Reproduksi Anak Tikus Betina. 2010. 2015. Akbar. Principles of Laboratory Animal Science. . 29–36. A. 07 Hal. Makassar: Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar. 84-91. AKTIVITAS ESTROGENIK EKSTRAK ETANOL 70% HERBA KEMANGI (Ocimum americanum L. 02. Jakarta: PT. Phadmacanty. Bogor: IPB. Vol. Amsterdam: Elsevier. Sulaiman Sastrawinata. JURNAL BIOLOGI PAPUA. 2017. Zoologi Vertebrata. C Beynen. Tumbuhan dengan Kandungan Senyawa Aktif yang Berpotensi Sebagai Bahan Antifertilitas. Vol.