You are on page 1of 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Menengah Atas
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/I
MateriPelajaran : Keanekaragaman Hayati
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
K2 Menghayati dan mengamalkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif, dan proaktif) dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
K3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minat untuk memecahkan masalah
K4 Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan diri yang dipelajarinya disekolah secara mandiri, bertindak secara efektif
dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 menganalisis sistem ekskresi pada manusia dan memahami gangguan pada sistem ekskresi
serta upaya menjaga kesehatan sistem eksresi.

Gambar alat eksresi pada manusia b. Gambar proses ekskresi pada manusia c. Siswa dapat membedakan antara sistem ekskresi pada hati. Tujuan Pembelajaran Setelah proses mengamati. peduli lingkungan. Fungsi ekskresi pada manusia 4. berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan beragumentasi. Materi Prinsip a. Gambar upaya mencegah ganggua pada proses ekskresi 2. Siswa dapat mendeskripsikan berbagai macam gangguan pada sistem ekskresi 3. Indikator Kompetensi 1. 1. paru-paru dan kulit 4. dan peduli dalam observasi dan eksperimen. mengasosiasi dan mengomunikasikan. disiplin.2 Berperilaku ilmiah: teliti. Menganalisis berbagai macam system ekskresi pada manusia 2. responsif dan proaktif dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan didalam kelas/ laboratorium maupun diluar kelas/laboratorium. Siswa dapat menjelaskan upaya menjaga kesehatan sistem ekskresi pada manusia 5. C. Menjelaskan upaya menjaga kesehatan sistem ekskresi pada manusia 5. Macam-macam alat ekskresi pada manusia c. Macam-macam gangguan pada proses ekskresi pada manusia d. Siswa dapat menganalisis berbagai macam system ekskresi pada manusia 2. Mengaitkan antara pengaruh kegiatan sehari-hari pada sistem ekskresi manusia D. Pengertian sistem ekskresi b. Mendeskripsikan berbagai macam gangguan pada sistem ekskresi 3. tanggung jawab. bekerja sama. tekun. Proses ekskresi pada manusia b. Membedakan antara sistem ekskresi pada hati. menanya. Upaya menjaga kesehatan sisitem ekskresi pada manusia 3. Prosedur/deskripsi materi . paru-paru dan kulit 4. Gambar tentang gangguan-gangguan pada proses ekskresi pada manusia d. gotong royong. Materi 1. jujur sesuai data dan fakta. Materi Konsep a. peserta didik diharapkan dapat: 1. cinta damai berpendapat secara ilmiah dan kritis. Materi Fakta a. Siswa dapat mengaitkan antara pengaruh kegiatan sehari-hari pada sistem ekskresi manusia 1. mengumpulkan informasi. Mengaitkan antara kegiatan sehari-hari terhadap proses ekskresi manusia d.

e. Sumber Belajar/Bahan Ajar 1. All. 4. Lestari. Karmana.Mengasah Kemampuan Diri Biologi. Biologi. O. 2002. 2009.E. Erlangga: Jakarta.A. Cerdas Belajar Biologi. Irnaningtyas . LKS. Jakarta: Erlangga. LCD Proyektor c. 2007. dan Presentasi Kelompok 3. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. f. Pusat perbukuan Depdikbud : Jakarta. Alat/Bahan a. d.2013. Model dan Media Pembelajaran 1. Laptop b. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Langkah-Langkah Deskripsi Kegiatan Alokasi Model Jigsaw Waktu Pendahuluan Mempersiapkan  Guru datang tepat waktu 10 Menit Situasi Belajar  Guru mengucapkan salam dan menanyakan kabar  Guru memeriksa kesiapan siswa dalam belajar yaitu diantaranya dengan cara mengamati apakah siswa sudah ditempat duduknya masing-masing dan meminta siswa untuk mengeluarkan buku pelajaran dan alat tulisnya masing-masing serta yang lainnya  Guru mengajak siswa untuk berdoa sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung  Guru melakukan absensi/mendata kehadiran siswa  Apersepsi : . Model : Kooperatif tipe Jigsaw 1 3. Jakarta: Erlangga. Campbell. Merinci jenis-jenis ganguan pada proses ekskresi 2. et. Diskusi Kelompok. Penugasan. Metode : Ceramah. S. Grafindo : Bandung. c. Bahan presentasi (power point) 2. Jilid 2. a. Pendekatan : Saintifik 2. Sumber Belajar a. S. Imaningtyas. Biologi. LKS tentang keanekaragaman hayati b.2014.

Setiap . Siswa dibentuk kelompok belajar dengan anggota 5 orang.  Guru menuliskan topik yang akan dipelajari: ”sistem ekskresi pada manusia”.  Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai  Guru mempresentasikan materi yang disajikan dalam bentuk power point  Guru menjelaskan materi menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa Kegiatan Mengamati  Siswa mengamati berbagai fakta 70 Menit inti mengenai macam-macam proses ekskresi pada manusia yang ditayangkan oleh guru  Siswa menjawab mengenai macam- macam proses ekskresi pada manusia  Siswa membuat rangkuman dari penjelasan guru mengenai sistem eksresi manusia Menanya  Siswa membuat pertanyaan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi proses sistem ekskresi pada manusia  Siswa mengajukan/mengemukakan pertanyaan Mencoba  Siswa diberikan penjelasan tentang kelompok belajar dan kelompok ahli serta tugas kelompok ahli untuk menjelaskan soal yang dikerjakannya kepada kelompok belajar 1.

melakukan analisis untuk menjelaskan dan menarik kesimpulan mengenai pengertian sistem ekskresi pada manusia. Mengomunikasikan  Guru meminta perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusinya dan . upaya menjaga sistem ekskresi pada manusia. macam-macam gangguan pada sistem ekskresi pada manusia.  Guru membimbing/menilai kemampuan siswa dalam mengolah hasil diskusi dan merumuskan kesimpulan yang dituliskan pada LKS. macam-macam gangguan pada sistem ekskresi pada manusia. upaya menjaga sistem ekskresi pada manusia.  Siswa diarahkan untuk membentuk kelompok ahli dengan siswa yang membahas soal yang sama  Siswa mendiskusikan jawaban dari soal yang diberikan selama 10 menit  Siswa kembali ke kelompok belajar dan diberikan waktu 20 menit untuk menjelaskan jawaban dari soal yang didapat kepada teman satu kelompoknya Mengasosiasi  Siswa menggali informasi. kelompok diberikan LKS yang berisi 5 soal tentang pengertian sistem ekskresi pada manusia. organ-organ yang berperan dalam proses ekskresi pada manusia. organ-organ yang berperan dalam proses ekskresi pada manusia.

...................................................................... Tanggal : . 5..... Penilaian Contoh Instrumen Penilaian Sikap Tanggung Jumlah No Nama Disiplin Kerjasama Kejujuran Kepedulian Nilai jawab Skor Format Penilaian Nilai = x 100 Contoh Instrumen Penilaian Diskusi Hasil Penilaian Diskusi Topik : ..... membuat kesimpulan mengenai hasil diskusinya  Kelompok lain merespon atau menanggapi dengan santun  Guru menilai kemampuan siswa berkomunikasi secara lisan Penutup Evaluasi  Guru membimbing peserta didik 10 menit membuat kesimpulan tentang sistem ekskresi pada manusia  Melakukan penilaian postest  Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan  Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya dan mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam........................orang Menyampaikan Mempertahankan Nama Menanggapi Jumlah No pendapat argumentasi Nilai siswa score 1 2 3 1 2 3 4 1 2 3 4 ............................... Jumlah siswa : ...

Mampu mempertahankan pendapat. Setuju atau menyanggah dengan alasan benar 4. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar tidak sempurna 3. Tidak dapat mempertahankan pendapat 2. Dengan masalah dan benar serta didukung dengan referensi  Menanggapi pendapat 1. Mampu mempertahankan pendapat. tapi belum benar 3. alasan benar tidak didukung referensi 4. Sesuai dengan masalah. Mampu mempertahankan pendapat.Rubrik :  Menyampaikan pendapat 1. alasan benar didukung referensi LEMBAR KERJA SISWA KELOMPOK : ________________ NAMA : ________________ . Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar dengan didukung referensi  Mempertahankan pendapat 1. Sesuai dengan masalah dan benar 4. alasan kurang benar 3. Langsung setuju atau menyanggah tanpa alasan 2. Tidak sesuai masalah 2.

yaitu keanekaragaman gen. Menurut UU No. keanekaragaman jenis. keanekaragaman hayati merupakan keanekaragaman di antara makhluk hidup dari semua sumber. spesies dan ekosistem? 3. dan keanekaragaman ekosistem. Apakah perbedaan keanekaragaman hayati tingkat genetik. mencakup keanekaragaman dalam spesies. keanekaragaman hayati terdiri atas tiga tingkatan. antara spesies dengan ekosistem. Jelaskan pengertian keanekaragaman hayati menurut UU No. Jelaskan fungsi dan manfaat keanekaragaman hayati di Indonesia? 5. Berdasarkan definisi dari undang-undang tersebut. serta komplek-komplek Ekologi yang merupakan bagian dari keanekaragamannya. 5 tahun 1994. termasuk di antaranya daratan.KELAS : ________________ ALOKASI WAKTU : 15 menit 1. dan kawasan Indonesia bagian timur? 4. Bagaimanakah pembagian kawasan penyebaran flora berdasarkan ketinggian di wilayah Indonesia? Jawaban soal 1. . Sebutkan contoh fauna khas yang terdapat dikawasan Indonesia bagian barat. dan ekosistem akuatik (perairan) lainnya. kawasan peralihan (Wallacea). 5 tahun 1994? 2. lautan.

danau. tarsius. dan cokelat. pisang hutan atau abaca (Musa textilis). hutan tropis. Ketinggian tempat antara 0 – 600 m dari permukaan laut. burung merpati biru 4. Tanamannya seperti padi. . jagung. Indonesia juga kaya akan tanaman penghasil buah dan sayuran. badak. talas. Kulit beberapa hewan. -keanekaragaman hayati sebagai sumber papan. mengklasifikasikan iklam di pulau jawa secara vertikal sesuai dengan tumbuhan yang hidup di iklim tersebut. kelapa (Cocos nucifera). keruing (Dipterocarpus borneensis). dan alas atap. Kayu dimanfaatkan untuk membuat jendela. kopi. harimau. padang lumut. Rami (Boehmeria nivea). Franz Wilhelm Junghuhn. rasamala (Altingia excelsa). -Keanekaragaman hayati sebagai sumber pangan. 5. -Keanekaragaman hayati sebagai sumben sandang. nangka (Artocarpus heterophyllus). kayu ulin (Eusideroxylon zwageri). karet. dan sebagainya. Sebagian besar rumah di Indonesia menggunakan kayu. Kulit sapi digunakan untuk membuat sepatu. meranti (Shorea acuminata).3° – 22°C. Keanekaragaman gen menunjukkan adanya variasi susunan gen pada individu-individu sejenis. 2. terutama rumah adat. dan mikroorganisme di suatu habitat. Klasifikasi ini bisa dijadikan dasar pengelompokan tumbuhan di indonesia secara vertikal menurut ketinggian: a. Bulu burung dapat digunakan untuk membuat aksesori pakaian. atau sagu. -Keanekaragaman hayati sebbagai sumer obat. misalnya sapi dan kambing dapat dimanfaatkan untuk membuat jaket. Beberapa tumbuhan yang dimanfaatkan kayunya. Namun. Ulat sutera untuk membuat kain sutera yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi. kelapa. 940 spesies di antaranya merupakan tanaman obat dan sekitar 250 spesies tanaman obat tersebut digunakan dalam industri obat herbal lokal. Selain kaya akan tanaman penghasil bahan makanan pokok. ubi jalar. singkong. Keanekaragaman hayati tingkat jenis(spesies) menunjukkan keanekaragaman atau variasi yang terdapat pada berbagai jenis atau spesies makhluk hidup dalam genus yang sama. tembakau. Seorang ahli geografi dan botani dari jerman. cendrawasih. Misalnya. tiang.000 spesies tumbuhan. kenaf (Hibiscus cannabinus). kukang dll Australia: kanguru. Bagian barat: gajah. dan jute (Corchorus capsularis) dimanfaatkan seratnya untuk dipintal menjadi kain atau bahan pakaian. dan bambu (Dendrocalamus asper). hutan hujan. sisal (Agave sisalana). di beberapa daerah. ladang. tumbuhan. antara lain jati (Tectona grandis). 3. pintu. kapas (Gossypium arboreum). Makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia adalah beras yang diperoleh dari tanaman padi (Oryza sativa). makanan pokok penduduk adalah jagung. dll (hewan bertubuh besar) peralihan : kus kus. Indonesia memiliki sekitar 30. Keanekaragaman ekosistem merupakan keanekaragaman suatu komunitas yang terdiri dari hewan. tebu. hutan gugur. Suhu 26. padang rumput.

Ketinggian tempat 600 – 1500 m dari permukaan laut. c. cokelat. Ketinggian tempat 1500 – 2500 m dari permukaan laut. dan sayur-sayuran. Suhu 11. Tanamannya tidak ada tanaman budidaya kecuali sejenis lumut. tembakau.1° – 6.1°C. dan sayur-sayuran. Suhu 22° -17.1°C.1° – 11. teh.2°C. Tanamannya seperti padi.b. kina. kopi. Ketinggian tempat lebih dari 2500 m dari permukaan laut. . kina. Tanamannya seperti teh. d. Suhu 17. kopi.