You are on page 1of 5

Definisi, Konsep, Fungsi dan Peran Account

Management Dalam Industri Komunikasi
Pemasaran

Dosen Pengampu:
Berliani Ardha, SE.M.Si

DISUSUN OLEH:
Muhamad Fauzi Setiawan – 44316110102

PROGAM STUDI PERIKLANAN DAN KOMUNIKASI PEMASARAN
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
UNIVERSITAS MERCU BUANA

II. Sebuah account . Klien hanya menyiapkan brief yang kemudian di serahkan kepada biro. Biro iklan adalah suatu lembaga yang terdiri dari tenaga ahli dan professional yang berkecimpung dalam dunia periklanan. Biro iklan memiliki peranan dalam merancang dan menyalurkan rancangan tersebut ke media. Biro iklan pertama kali didirikan pada awal abad 19. Di inggris terdapat biro iklan tertua yakni White’s yang didirikan di London sekitar tahun 1800.I. Account dalam biro iklan adalah tenaga-tenaga ahli yang melayani klien. namun biro juga bertindak sebagai penanggung jawab. 1996:57). Dalam makalah ini maka akan dibahas secara khusus mengenai fungsi dan peran Account management dalam Industri Komunikasi. Klien sebisa mungkin tidak ikut campur dalam proses pencarian ide. Pembahasan Account Executive (Bina Usaha) Dalam tubuh biro iklan terdapat jabatan yang bertugas sebagai perantara antara klien dengan biro. Latar Belakang. tugas biro sendiri lebih berperan sebagai penghubung/ perantara antara klien dengan media Peranan biro iklan adalah merancang dan melaksanakan kampanye periklanan bagi klien. Di dalam biro iklan terdapat sebuah departemen khusus yang fungsinya adalah menjembatani komunikasi antar perusahaan penyewa jasa (klien) dengan divisi dari biro iklan tersebut atau yang disebut dengan Istilah Account Executive (AE). karena apabila klien ikut serta dalam pencarian ide biro hanya menjadi eksekutor hasil dan tidak percaya terhadap hasil kerja biro. Iklan yang kerjakan oleh biro iklan pelopor itu pada mulanya hanya mempopulerkan lotere-lotere resmi yang dikelola pemerintah (Jefkins. menurut Frank Jefkins dalam bukunya Periklanan (1996:60) mengatakan bahwa secara umum peranan biro iklan terbatas pada agen dari media (seperti perananny sebagai pialang ruangan di masa awal dahulu). sama sekali tidak ada hubungannya. dan jika diperluas status hukum biro iklan adalah “biro bertindak sebagai penanggung jawab”. jabatan ini disebut dengan Account Executive. Account dalam biro iklan berbeda dengan account yang ada pada akuntansi.

dalam dunia periklanan adalah seorang pemasang iklan yang memahami dan membutuhkan jasa biro iklan. Fungsi AE sebagai pendukung antara biro iklan dengan klien yang harus memiliki ilmu mengenai bisnis. pemasaran. sehingga dapat melanjutkan proses hubungan komunikasi mengenai iklan yang dibicarakan. Proses/ alur yang terjadi dalam biro iklan media cetak dimulai dari klien yang datang dengan membawa brief kemudian menghubungi AE untuk bertemu dan membahas brief yang akan diserahkan. setelah brief diterima dan permintaan klien mengenai konsep dan ide sudah didapat brief tersebut kemudian diserahkan ke pihak copywriter untuk diolah mengenai ide tentang kalimat yang semenarik mungkin. Seorang AE harus bekerja ekstra hati-hati dalam meyakinkan klien dan juga menjaga hubungan antara klien dengan biro iklan. Kemudian brief diserahkan kepada divisi creative untuk disempurnakan dan merencanakan mengenai ategi yang akan dijalankan. Fungsi Account Executive AE (Account Executive) berada dibawah Account Director yang memiliki tanggung jawab dengan sejumlah account lain yang berada dalam satu struktur organisasi biro iklan. Setelah itu brief tadi beserta ide dikembalikan kepada klien untuk dikaji apakah sudah seperti yang klien harapkan atau belum. (Jefkins.dan tujuan mengapa klien beriklan. jika sudah disepakati AE akan menanyakan media apa yang akan dipilih untuk tempat pemuatan hasil eksekusi iklan tersebut. 1996:74). Meskipun tugas utama AE adalah menjalin hubungan antara biro iklan. Dalam biro iklan AE merupakan representatif dari klien. untuk mengarahkan kemampuan untuk kepentingan klien (Jefkins. Tahap terakhir adalah finishing yang akan dilakukan oleh produk departement. dkk. kemampuan bina usaha haruslah meliputi hal – hal berikut : 1. 1996:57). Untuk dapat membantu mengembangkan biro iklan dan dunia periklanan. AE setidaknya memiliki pengetahuan periklanan yang luas dan mampu bekerja sama dengan emua orang di biro iklannya. dalam media cetak biasanya klien sudah menentukan sendiri media mana yang akan dia pilih. namun bukan hanya itu saja. seorang AE harus bertanggung jawab agar klien tidak pindah ke biro lain selain itu juga harus mempelajari dan memenuhi kebutuhan klien. 2009:87). Kemampuan Human Relation . tujuannya untuk menarik minat konsumen maupun khalayak. yang akan menjalin kerjasama dengan pemilik media yang menyediakan ruang dan waktu iklan. hanya AE yang paling tahu urusan klien dan AE pula yang slalu memikirkan kepentingan klien (Rozak.

Kemampuan leadership 10. Mengetahui proses periklanan dengan baik 11. Kemampuan bahasa 4.com/document_downloads/direct/183830912? extension=pdf&ft=1489376806&lt=1489380416&user_id=59493442&uahk=jSaOpPdwduuY MwWh1j5Hz2Qo+4o .scribd. Decision maker 9. kebutuhan & karakter 6. Kemampuan merespond dengan cepat (quick respond) 8.2. Kemampuan “jiwa melayani “ Passion 5. rapi. Teliti. Kemampuan analisa (klien. Kemampuan analisa strategi pemasaran 7. time management yang bagus https://www. Kemampuan untuk presentation 3.