You are on page 1of 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Pembesaran
Kelas/ Semester : XI/III
Pertemuan ke 3 : Memupuk Dasar Kolam Pembesaran Ikan
Waktu : 6 x @ 45 menit

I.Standar Kompetensi : Melakukan Pembesaran
II.Kompetensi Dasar : Merencanakan Kegiatan Pembesaran
III.Indikator :
 Disusun tahapan kegiatan dalam bentuk rencana kerja meliputi jenis kegiatan dan waktu pelaksanaan
yang dilengkapi seluruh kegiatan dengan target dan hasil yang akan dicapai
 Disepakati waktu pelaksanaan oleh semua pihak yang terlibat dalam kegiatan dan dipersiapkan peralatan
untuk identifikasi aspek teknis sesuai dengan kebutuhan penggunaan
 Dibuat dan disiapkan format untuk mencatat data lapangan sebelum kegiatan dimulai
IV.Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
1. Menyusun tahapan kegiatan dalam bentuk rencana kerja yang dilengkapi dengan target dan hasil yang
akan dicapai.
2. Menyiapkan peralatan untuk identifikasi aspek teknis sesuai dengan kebutuhan penggunaan.
3. Menyiapkan dan membuat format untuk mencatat data lapangan.
V.Materi
Memupuk Dasar Kolam Pembesaran Ikan
Tujuan Pemupukan
 Untuk menyediakan unsur-unsur hara
 Memperbaiki struktur tanah
 Memperbaiki derajat keasaman
Kegunaan pupuk dalam budidaya ikan
Memberikan unsur-unsur hara yang mutlak harus tersedia untuk pertumbuhan pakan alami yaitu C, H,
O₂,N,P,S ,Ca dan Mg. Jika unsure di atas tidak tersedia maka harus dilakukan pemupukan. Sedangkan
unsure yang tidak mutlak yang terbawa oleh aliran air yang masuk ke kolam yaitu K, Na, Cl ,Al dan Si
Pupuk Nitrogen
Harus diberikan dalam jumlah yang cukup karena pemberian yang berlebihan dapat mengakibatkan
perkembangbiakan secara berlebihan suatu jenis Alga yaitu Alga biru (Microcystis sp). Jenis Alga ini
kurang bermanfaat sebagai pakan alami karena sulit dicerna dan akan menimbulkan bau busuk.
Sedangkan jika kekurangan nitrogen dapat menghambat produktivitas pakan alami terutama yang
mengandung klorofil.

Pupuk Phosphat
Merupakan nutrient yang penting untuk meningkatkan produktivitas pakan alami yang berguna untuk
pernafasan, produksi protein, pembelahan dan pertumbuhan sel. Perairan yang kaya fosfat di tandai
dengan banyaknya fitoplankton sedangkan yang kurang fosfat akan berwarna jernih. Kandunga fosfat
yang berlebihan akan menyebabkan blooming fitoplankton akibatnya terjadi penurunan penetrasi sinar
matahari ke dalam badan air dan terganggunya keseimbangan oksigen antara kebutuhan saat
berlangsung respirasi dan pelepasan saat berlangsung fotosintesa. Oleh karena itu pemberian pupuk
fosfat sebaiknya diberikan secara bertahap.

 Memunculkan aplikasi kegiatan pemupukan dalam kehidupan sehari-hari. Jenis pupuk dan komposisinya Pupuk An Organik Merupakan pupuk buatan pabrik dimana komposisi dan jumlah unsure penyusunnya tertentuu. VII.  Selanjutnya dapat ditambahkan pupuk anorganik yaitu Urea dan TSP dengan perbandingan 2 : 1 sebanyak 50 kg/ha.  Metode pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara ditebarkan. pupuk diaduk rata kemudian disebar ke seluruh permukaan tanah dasar kolam. Kegiatan Pembelajaran  Kegiatan Pendahuluan  Memberikan motivasi kepada siswa dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan pemupukan dasar wadah pembesaran  Mengungkap tujuan dari pembelajaran yang akan dilakukan.  Kerja Keras  Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.  Menyebarkan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos kering sebanyak 1000-2000kg/ha. Keuntungannya :  Memperbaiki struktur tanah  Menaikkan daya serap tanah terhadap air  Mengandung unsure hara yang lengkap Contohnya : Pupuk Kandang. pupuk Kalium.  Masukkan air ke dalam kolam dengan ketinggian 10-15cm kemudian dibiarkan selama 3-5 hari agar meningkat efisiensi dan efektivitas pemupukan sehingga klekap dapat tumbuh di dasar perairan. Keuntungan pupuk ini adalah  Dapat menyediakan unsure dalam jumlah dan perbandingan yang diinginkan  Mudah larut  Dapat langsung dimanfaatkan oleh organisme yang berklorofil setelah di tebarkan Contohnya : Pupuk Nitrogen.  Mandiri  Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa  Disiplin  Tindakan yg menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. pupuk Fosfat. Pupuk lanjutan cukup dilakukan dengan menambahkan Urea dan TSP yang dicampur dengan perbandingan 2 : 1 sebanyak 25 kg/ha tiap pemberian VI. pupuk Camouran (NPK) dan pupuk Kalsium Pupuk Organik Adalah pupuk yang berasal dari nabati. pupuk hijau. retak-retak tetapi tidak berdebu. kompos Teknik Pemupukan Contoh teknik pemupukan :  Mula-mula tanah dasar kolam dijemur sampai kering. hewani atau dari sisa buangan sampah rumah tangga.  Kegiatan Inti  Menjelaskan tujuan pemupukan dan jenis serta jumlah pupuk yang dapat digunakan dalam kegiatan pembesaran.  Ketinggian air selanjutnya dinaikkan secara perlahan-lahan dan dipertahankan pada ketinggian 75-100cm  Untuk menjaga agar pertumbuhan klekap dapat berjalan secara teratur pemupukan dapat diulang 3-4x selama masa pemeliharaan. . dionggokkan di dasar kolam atau digantungkan dalam karung pada badan air.

Model. Carbon (C) c. Untuk menyediakan unsur-unsur hara dan memperbaiki struktur tanah D adalah tujuan dari : a.  Menyebarkan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos kering sebanyak 1000-2000kg/ha. Yang dapat menyebabkan terjadinya blooming fitoplankton adalah B a. Oksigen (O₂) 3. retak-retak tetapi tidak berdebu. pupuk diaduk rata kemudian disebar ke seluruh permukaan tanah dasar kolam.  Masukkan air ke dalam kolam dengan ketinggian 10-15cm kemudian dibiarkan selama 3-5 hari agar meningkat efisiensi dan efektivitas pemupukan sehingga klekap dapat tumbuh di dasar perairan. Menjelaskan jenis dan teknik pemupukan  Melakukan pembuatan rencana kerja/ job sheet  Melakukan pembuatan format rencana kerja  Membagi kelompok dengan 3 – 4 siswa  Melakukan praktek kelompok  Siswa memperoleh konsep yang relevan  Guru membuat kesimpulan dengan menegaskan konsep penting sesuai tujuan pembelajaran  Kegiatan Akhir  Guru memberikan latihan soal VIII.Gusrina IX. Pengolahan dasar kolam c. Pengeringan kolam b. Pemberianpupuk anorganik yang berlebihan Essay Jelaskan teknik pemupukan yang dilakukan dalam budidaya kolam Jawaban Essay  Mula-mula tanah dasar kolam dijemur sampai kering. Penilaian  Teknik Penilaian : Pertanyaan lisan dan tes tertulis  Bentuk instrument : Pilihan jamak dan essay  Soal/ instrument No SOAL KUNCI 1. Pemberian pupuk nitrogen yang berlebihan b. Hidrogen (H) d. Pemberian Kalsium silikat yang berlebihan d. Yang bukan unsure hara mutlak di bawah ini adalah A a.Media dan Sumber Pembelajaran  Metode  Metode yang digunakan adalah kooperatif tipe STAD dengan metoda praktek  Media dan Sumber Pembelajaran  Buku Budidaya Ikan jilid 2. Perbaikan pematang d.  Metode pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara ditebarkan. . Pemberian pupuk fosfat yang berlebihan c. Pemupukan dasar kolam 2. dionggokkan di dasar kolam atau digantungkan dalam karung pada badan air.Metode. Kalium (K) b.

Kepala SMK Negeri 2 Kalianda Guru Bidang Studi Elita Sari Slamet Novianto. Nilai akhir adalah penjumlahan skor pilihan benar salah dan skor perolehan essay.Pi. .Kompetensi Dasar . Pada essay skor maksimum adalah 4. Mengetahui. Pupuk lanjutan cukup dilakukan dengan menambahkan Urea dan TSP yang dicampur dengan perbandingan 2 : 1 sebanyak 25 kg/ha tiap pemberian Pedoman Penilaian . M. . Pada pilihan jamak setiap jawaban yang benar skornya 2 .Si 19661230 200003 2 003 JOB SHEET 3 ( LEMBAR KERJA) Bidang Keahlian : Agribisnis dan Agroteknologi Program Keahlian : Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan Tingkat/Semester : XI/ 3 Waktu : 6 x @ 45 menit Kompetensi : Agribisnis Perikanan Standar Kompetensi : Melakukan Pembesaran Kompetensi Dasar : Merencanakan Kegiatan Pembesaran Pertemuan 3 : Pemupukan pada media pembesaran ikan air tawar I.  Ketinggian air selanjutnya dinaikkan secara perlahan-lahan dan dipertahankan pada ketinggian 75-100cm  Untuk menjaga agar pertumbuhan klekap dapat berjalan secara teratur pemupukan dapat diulang 3-4x selama masa pemeliharaan. S. Selanjutnya dapat ditambahkan pupuk anorganik yaitu Urea dan TSP dengan perbandingan 2 : 1 sebanyak 50 kg/ha.

timbangan. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan 2. 20 2.Alat dan Bahan Meteran.Penilaian No URUT ASPEK YANG DI NILAI NILAI MAKS dan RINCIAN A Persiapan 10 1.Prasyarat Sebelum mengikuti praktek Merencanakan Kegiatan Pembesaran siswa harus terlebih dahulu memiliki pengetahuan tentang pemupukan pada media pembesaran ikan air tawar III. Melakukan identifikasi tentang lokasi budidaya 8 Melakukan perhitungan dosis dan jenis pupuk 2.Petunjuk Umum 1. V. 5. pupuk organik IV. ember. 10 Jumlah 100 VI. 8 C Hasil Faham cara identifikasi 50 1. Menggunakan peralatan sesuai dengan petunjuk kerja yang telah diberikan . Trampil dalam penggunaan peralatan. Melakukan perhitungan dosis pupuk yang akan digunakan berdasarkan luas kolam 4. Ketelitian dalam identifikasi 8 4. Efisiensi waktu 8 5.Tertib Kerja . Penggunaan alat-alat praktek oleh siswa 5 B Proses 40 1.Sumber Buku Budidaya Ikan jilid 2 Gusrina VII. Menyiapkan alat dan bahan . Melakukan Pembesaran II. Hasil akhir 20 3. 3. Melakukan penambahan air pada kolam hingga mencapai ketinggian air yang ideal untuk pembesaran ikan. Melakukan pemupukan pada media pembesaran berdasarkan metoda pemupukan yang telah ditetapkan. Melakukan pengamatan terhadap kolam untuk memastikan kapur telah bereaksi dengan baik. gayung. Persiapan alat dan bahan 5 2. yang tepat. 8 Keaktifan dalam praktek 3. Mencatat hasil praktek dan menyimpulkan hasilnya .

 Dapat mengoptimalkan wadah pembesaran sesuai dengan daya dukung wadah tersebut. M. Dengan mengetahui padat penebaran awal pemeliharaan. beberapa manfaat akan diperoleh antara lain  Dapat menentukan jumlah pakan yang akan diberikan. Guru Bidang Studi Slamet Novianto.  Dapat mengurangi timbulnya penyakit di wadah pembesaran.Materi Sebelum penebaran benih harus ditentukan terlebih dahulu padat penebaran di wadah pembesaran dan perlu dilakukan aklimatisasi.  Dapat menentukan target produksi pada akhir pemeliharaan.Si RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Pembesaran Kelas/ Semester : XI/III Pertemuan ke 4 : Menghitung Padat Tebar Waktu : 6 x @ 45 menit I. ukuran panen ikan (UP).Kompetensi Dasar : Menghitung Padat Penebaran III. serta ukuran tebar (UT) sehingga jumlah benih ikan pada saat penebaran dapat dihitung dengan rumus : . Menghitung data dari tiap titik sampling berdasarkan rumus yang telah ditentukan V. Melaksanakan seluruh tahapan kegiatan dan menghitung padat penebaran sesuai dengan prosedur.Indikator :  Di laksanakan seluruh tahapan kegiatan sesuai prosedur  Di hitung data dari tiap titik sampling berdasarkan rumus yang telah ditentukan IV.Standar Kompetensi : Melakukan Pembesaran II. 2. Padat penebaran adalah jumlah benih yang ditebar persatuan luas wadah. tingkat kematian (KP).Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat : 1.Pi. S. Penentuan kebutuhan ikan per m² wadah budidaya harus juga memperhatikan target hasil panen yang akan diharapkan (TP).

 Melakukan pembuatan rencana kerja/ job sheet  Melakukan pembuatan format rencana kerja  Membagi kelompok dengan 3 – 4 siswa  Melakukan praktek kelompok  Siswa memperoleh konsep yang relevan  Guru membuat kesimpulan dengan menegaskan konsep penting sesuai tujuan pembelajaran  Kegiatan Akhir  Guru memberikan latihan soal VIII.  Memunculkan aplikasi penghitungan padat penebaran dalam kehidupan sehari-hari.575 kg/m² Jika ukuran panen lebih kecil yaitu 250 gr perekor maka = 50/0.015 gr = 3.Model. VII.Gusrina IX.  Kerja Keras  Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.  Mandiri  Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.Metode. Penilaian  Teknik Penilaian : Pertanyaan lisan dan tes tertulis . Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa  Disiplin  Tindakan yg menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Kegiatan Pembelajaran  Kegiatan Pendahuluan  Memberikan motivasi kepada siswa dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan penghitungan padat penebaran  Mengungkap tujuan dari pembelajaran yang akan dilakukan.  Kegiatan Inti  Menjelaskan cara penghitungan padat penebaran yang digunakan dalam kegiatan pembesaran. TP/UP 100% x KP% Contoh soal : Hasil panen ditargetkan 50kg/m². ukuran tebar 15 gr/ekor.25 100%x 5% = 210 ekor atau 210 x 0.5 100%x 5% = 105 ekor atau 105 x 0.015 gr = 1.Media dan Sumber Pembelajaran  Metode  Metode yang digunakan adalah kooperatif tipe STAD dengan metoda praktek  Media dan Sumber Pembelajaran  Buku Budidaya Ikan jilid 2. ukuran panen 500gr/ekor dan kematian 5% maka jumlah ikan pada saat tebar adalah = 50/0.150 kg/m² VI.

ukuran tebar 20 B gr/ekor. 155 ekor b. 175 ekor d.Kompetensi Dasar Melakukan Pembesaran II. Pembesaran c. Dapat menentukan jenis pakan yang akan diberikan. ukuran panen 500gr/ekor dan kematian 10% maka jumlah ikan pada saat tebar adalah a. d. Pendederan d. Jika di ketahui hasil panen ditargetkan 75kg/m². Di bawah ini adalah salah satu manfaat yang diperoleh dengan A menghitung padat tebar kecuali a. Pembenihan b. Jumlah benih yang ditebar persatuan luas wadah di sebut dengan D a.Prasyarat Sebelum mengikuti praktek Merencanakan Kegiatan Pembesaran siswa harus terlebih dahulu memiliki pengetahuan tentang menghitung padat penebaran benih pada media pembesaran ikan air tawar . Dapat mengurangi timbulnya penyakit di wadah pembesaran. c. Padat Penebaran 2. Bentuk instrument : Pilihan jamak dan essay  Soal/ instrument No SOAL KUNCI 1. 165 ekor c. 3. Dapat menentukan target produksi pada akhir pemeliharaan. Dapat mengoptimalkan wadah pembesaran sesuai dengan daya dukung wadah tersebut. b. 185 ekor JOB SHEET 4 ( LEMBAR KERJA) Bidang Keahlian : Agribisnis dan Agroteknologi Program Keahlian : Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan Tingkat/Semester : XI/ 3 Waktu : 6 x @ 45 menit Kompetensi : Agribisnis Perikanan Standar Kompetensi : Melakukan Pembesaran Kompetensi Dasar : Merencanakan Kegiatan Pembesaran Pertemuan 4 : Menghitung Padat Tebar I.

Melakukan identifikasi tentang lokasi budidaya 8 dan pengukuran luas kolam.Si .Alat dan Bahan Meteran. Trampil dalam penggunaan peralatan. Keaktifan dalam praktek 8 4.Sumber Buku Budidaya Ikan jilid 2 Gusrina VII. 3. Persiapan alat dan bahan 5 2. Hasil akhir 10 Jumlah 100 VI. kolam yang akan di lakukan penebaran benih IV. Faham cara identifikasi 20 2. Penggunaan alat-alat praktek oleh siswa 5 B Proses 40 1. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan 2. III. V. S. Mencatat hasil praktek dan menyimpulkan hasilnya Guru Bidang Studi Slamet Novianto. M. Melakukan perhitungan padat penebaran benih yang akan digunakan berdasarkan luas kolam yang telah dilakukan pengukuran. Menggunakan peralatan sesuai dengan petunjuk kerja yang telah diberikan .Tertib Kerja . alat tulis. Menyiapkan alat dan bahan . Melakukan pengukuran terhadap kolam untuk memastikan jumlah ikan yang akan di tebar 3. Efisiensi waktu 8 C Hasil 50 1. 2. 20 3.Petunjuk Umum 1. Ketelitian dalam identifikasi 8 5.Pi.Penilaian No URUT ASPEK YANG DI NILAI NILAI MAKS dan RINCIAN A Persiapan 10 1. Melakukan perhitungan padat penebaran 8 benih yang tepat.

Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa  Disiplin . Melakukan perhitungan benih per kantong V.Standar Kompetensi : Melakukan Pembesaran II.Indikator :  Di lakukan aklimatisasi sebelum benih ditebarkan sesuai prosedur yang berlaku  Dilaksanakan seluruh tahapan kegiatan penebaran ikan sesuai dengan prosedur penebaran benih yang berlaku  Di selesaikan seluruh proses penebaran benih sesuai dengan waktu yang telah ditentukan  Di lakukan perhitungan benih per kantong IV.Kompetensi Dasar : Menebar Benih III. Selanjutnya adalah memasukkan air dari media pembesaran sedikit demi sedikit ke dalam kantong sampai media di dalam dan di luar media sama. Menyelesaikan seluruh proses penebaran benih sesuai dengan waktu yang telah ditentukan 4. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Pembesaran Kelas/ Semester : XI/III Pertemuan ke 5 : Menebar Benih Waktu : 6 x @ 45 menit I. Melaksanakan seluruh tahapan kegiatan penebaran ikan sesuai dengan prosedur penebaran benih yang berlaku 3. VI. Melakukan aklimatisasi sebelum benih ditebarkan sesuai prosedur yang berlaku 2.Materi Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari stress karena kondisi lingkungan terutama suhu penebaran benih diawali dengan aklimatisasi benih dengan lingkungan yang akan dilakukan penebaran. Jika benih dimasukkan ke dalam kantong plastic maka kantong benih dimasukkan ke dalam media pembesaran dan dibiarkan selama 15 – 30 menit dalam keadaan terbuka.Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat : 1. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga agar perubahan suhu dan tekanan udara terhadap benih tidak berubah secara mendadak.

 Tindakan yg menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. VII. Tengah hari d.  Kerja Keras  Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Aklimatisasi b. Kantong benih di apungkan terlebih dahulu tujuannya agar B .Gusrina IX.  Melakukan pembuatan rencana kerja/ job sheet  Melakukan pembuatan format rencana kerja  Membagi kelompok dengan 3 – 4 siswa  Melakukan praktek kelompok  Siswa memperoleh konsep yang relevan  Guru membuat kesimpulan dengan menegaskan konsep penting sesuai tujuan pembelajaran  Kegiatan Akhir  Guru memberikan latihan soal VIII. Packing d. Kegiatan Pembelajaran  Kegiatan Pendahuluan  Memberikan motivasi kepada siswa dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan penghitungan padat penebaran  Mengungkap tujuan dari pembelajaran yang akan dilakukan.Media dan Sumber Pembelajaran  Metode  Metode yang digunakan adalah kooperatif tipe STAD dengan metoda praktek  Media dan Sumber Pembelajaran  Buku Budidaya Ikan jilid 2. Malam hari c.  Kegiatan Inti  Menjelaskan cara penghitungan padat penebaran yang digunakan dalam kegiatan pembesaran. Siang hari b. Penilaian  Teknik Penilaian : Pertanyaan lisan dan tes tertulis  Bentuk instrument : Pilihan jamak dan essay  Soal/ instrument No SOAL KUNCI 1.  Memunculkan aplikasi penghitungan padat penebaran dalam kehidupan sehari-hari. Deeping 3.  Mandiri  Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.Metode.Model. Pagi hari 2. Denaturasi c. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada waktu D a. Sebelum benih ditebar sebaiknya dilakukan A a.

ember.Prasyarat Sebelum mengikuti praktek Merencanakan Kegiatan Pembesaran siswa harus terlebih dahulu memiliki pengetahuan tentang Menebar benih pada media pembesaran ikan air tawar III. Benih tidak mati d.Kompetensi Dasar Melakukan Pembesaran II.Petunjuk Umum . seser IV. Suhunya menjadi tinggi JOB SHEET 5 ( LEMBAR KERJA) Bidang Keahlian : Agribisnis dan Agroteknologi Program Keahlian : Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan Tingkat/Semester : XI/ 3 Waktu : 6 x @ 45 menit Kompetensi : Agribisnis Perikanan Standar Kompetensi : Melakukan Pembesaran Kompetensi Dasar : Merencanakan Kegiatan Pembesaran Pertemuan 5 : Menebar Benih I. a. benih ikan. kolam yang akan di lakukan penebaran benih.Alat dan Bahan Alat tulis. Perubahan suhu dan tekanan udara tidak mendadak c. Benih tidak lari b.

S. 3. Melakukan aklimatisasi 8 3. Efisiensi waktu 8 C 8 Hasil 1. Melakukan penebaran benih V.Pi.Si . Mencatat hasil praktek dan menyimpulkan hasilnya Guru Bidang Studi Slamet Novianto.Sumber Buku Budidaya Ikan jilid 2 Gusrina VII.1. 20 3.Penilaian No URUT ASPEK YANG DI NILAI NILAI MAKS dan RINCIAN A Persiapan 10 1. Menyiapkan alat dan bahan . Ketelitian dalam identifikasi 8 5. Hasil akhir 20 10 Jumlah 100 VI.Tertib Kerja . Penggunaan alat-alat praktek oleh siswa 5 B Proses 40 1. Faham cara identifikasi 50 2. M. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan 2. Menggunakan peralatan sesuai dengan petunjuk kerja yang telah diberikan . Melakukan perhitungan padat penebaran benih yang akan digunakan berdasarkan luas kolam yang telah dilakukan pengukuran. Melakukan perhitungan benih perkantong 8 sebelum ditebar 2. Persiapan alat dan bahan 5 2. Keaktifan dalam praktek 4. Trampil dalam penggunaan peralatan. Melakukan aklimatisasi 4.