You are on page 1of 6

LEADERSHIP STYLE

:
TRANSACTIONAL AND TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP

Mata Kuliah : Psikologi Kepemimpinan
Dosen Pengampu : Dr. Alimatus Sahrah, M.Si., MM.

Disusun oleh : KELOMPOK VII
WACHYUNING BESTARI (15511006)
KURNIAWAN HARIKESUMA A (15511024)
PAKSI C. PUTRA (15511028)
URSULA GEWALETHALA (15511032)
ERVIANA YULIANI (15511036)
MUH. ANDI ALAMSYAH (15511046)

MAGISTER PROFESI PSIKOLOGI
UNIVERSITAS MERCU BUANA
YOGYAKARTA
2016
1

1. hak istimewa. yaitu tugas dan hubungan interpersonal. dan otoritas sehingga pemimpin memiliki kendali penuh serta martabat. istilah gaya kepemimpinan dapat diinterpretasikan sebagai perilaku kepemimpinan dengan dua dimensi independen yang jelas. (2002) melihat gaya kepemimpinan sebagai pola interaksi antara pemimpin dan bawahan. 2013) berpendapat bahwa kepemimpinan transaksional adalah hubungan antara pemimpin dan bawahan yang didasarkan pada kesepakatan akan pertukaran di mana kedua belah pihak saling terpuaskan demi memajukan/meningkatkan perolehan baik perusahaan maupun individual. Senada dengan pernyataan di atas. Disebut keuntungan karena pemimpin menyediakan segala kebutuhan pengikut dalam mencapai tujuannya. dan sebaliknya pula pemimpin mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan status. Menurut Hersey et al. Miller et al.2 Karakteristik 2 . 1.1 Definisi Burns (1978. Kepemimpinan Transaksional 1. tetapi makalah ini berfokuskan pada dua gaya kepemimpinan yaitu kepemimpinan transaksional (transctional leadership) dan kepemimpinan transformasi (transformational leadership). 1993). dalam McCleskey. Wirawan (2013) menyebutkan bahwa kepemimpinan transaksional adalah bentuk kepemimpinan yang menekankan pada pertukaran keuntungan antara pemimpin dan bawahan/pengikut. (2000). Gaya kepemimpinan ada beberapa macam.LEADERSHIP STYLE : TRANSACTIONAL LEADERSHIP AND TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP Leadership style (gaya kepemimpinan) didefinisikan sebagai pola perilaku yang menampilkan pemimpin selama bekerja dengan orang lain (Hersey dan Blanchard.

2009. dan ini juga berarti mempersilahkan bawahannya untuk mencari solusinya sendiri. 2015) berpendapat bahwa karakteristik kepemimpinan transaksional dapat dijabarkan sebagai berikut: 1) pimpinan mengetahui apa saja yang bawahan inginkan. 2) pimpinan akan memberikan reward sebagai hasil kerja bawahan. dalam Varol & Varol. serta 3 . dan Elvinita. 1978. bertambahnya penghasilan atau fasilitas) atau sebaliknya justru menunda keputusan serta menghindari hal-hal yang dapat berdampak buruk karena kesalahan. dan 3) laissez-faire: pemimpin menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada bawahannya. Kepemimpinan transformasional dapat didefinisikan sebagai perilaku pemimpin yang mengubah dan menginspirasi bawahannya untuk melakukan suatu pekerjaan lebih dari harapannya demi kebaikan mereka sendiri. 2013) berpendapat bahwa kepemimpinan transformasional adalah gaya kepemimpinan yang menekankan pada kemampuan pimpinan dalam memotivasi bawahannya untuk melakukan suatu pekerjaan lebih dari yang mereka harapkan dengan cara mengubah keyakinan dasar. dan memberikan penjelasan pula tentang apa saja yang dapat perusahaan berikan apabila bawahan memenuhi harapan perusahaan. nilai. memberikan intervensi pada bawahan jika melenceng dari standar yang telah ditetapkan. Terdapat tiga karakteristik pada kepemimpinan transaksional (Ruggieri. Wuryaningrat. 2) management by exception: pimpinan bertindak sebagai pengontrol yang mana tindakannya berupa melihat dan mengevaluasi apabila terjadi kesalahan. 2013): 1) contingent reward: dapat berupa penghargaan (seperti bonus. dalam Wirawan. Lebih lanjut. dan 3) pimpinan menanggapi kebutuhan bawahan-bawahannya selama sepadan dengan performa kerjanya. 2. dan mendelegasikan tanggung jawab kepada bawahan dan menindaklanjuti perolehan seperti apa yang tepat diberikan kepada bawahan nantinya. Kepemimpinan Transformasional 2. dalam Wirawan. Yukl (2006. dalam Rawung. dalam Jewell & Siegall. Burn. 2012.1 Definisi Burns (1978. dan kebutuhan para bawahannya. 1998.

2. 2009. & Mohmed. 1985. 2) motivasi yang menginspirasi: seorang pemimpin perlu memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dalam memberikan semangat kepada bawahannya. 3) keberhasilan pemimpin dalam menetapkan suatu tujuan memberikan dorongan bagi bawahan untuk ikut terlibat secara penuh. dan 4) memperhitungkan kepentingan individu: pemimpin perlu memahami. mengidentifikasi.menyadarkan kepada mereka bahwa mereka sedang bekerja (Avoilo et al. dalam Trmal. 2014): 4 .. dan menilai motif-motif seperti apa yang ada pada bawahannya/anggotanya. 2015). 3. Bass dan Rigio (2006. Perbedaan Kepemimpinan Transaksional dan Tranformasional Berikut adalah perbedaan diantara dua jenis gaya kepemimpinan tersebut (Hamstra et al. 2015) menyatakan bahwa seorang pemimpin harus menunjukkan hal-hal berikut dalam kepemimpinan transformasionalnya demi membawa perubahan yang berarti: 1) pengaruh idealis: seorang pemimpin harus dapat menjadi sosok panutan dan berkarisma untuk membangun kepercayaan dengan anggotanya.. & Mohmed. 2014): 1) merumuskan dan mengomunikasikan pandangan positif tentang masa depan. 5) memperhatikan kebutuhan dan kemampuan bawahan sebagai langkah dalam memberikan dukungan personal.2 Karakteristik Terdapat enam karakteristik pada kepemimpinan transformasional (Bass. dalam Rowold. dalam Trmal. Bustaman. 2) pimpinan merupakan model teladan bagi para bawahannya. Bustaman. 4) pimpinan menetapkan standar kinerja yang maksimal untuk mencapai tujuan/visi. dan 6) merangsang bawahan untuk melihat masalah lama dengan pandangan yang baru demi mewujudkan pemecahan masalah yang inovatif. 3) dorongan intelektual: pemimpin memberikan dukungan dengan terlibat dalam proses pengambilan keputusan dan memotivasi bawahan menjadi kreatif dan inovatif.

Leadership Styles and Job Satisfaction: Empirical Evidence from Mogadishu Universities. memiliki kebijakan perusahaan yang paten dan perusahaan fleksibel dan absolut masih dapat dikembangkan Sumber Motivasi ekstrinsik Motivasi intrinsik motivasi DAFTAR PUSTAKA Ali. S. dan memperhatikan kebutuhan. sehingga dapat masalah dengan berdampak pada kerjasama menggunakan persepktif tim yang berbeda daripada biasanya Peran Meningkatkan performa Meningkatkan wawasan kinerja dalam mencapai serta penguasaan kinerja tujuan dalam mencapai tujuan Konteks kerja Tepat dalam suasana kerja Tepat dalam suasana kerja yang mengharuskan setiap yang membutuhkan individu/pekerja untuk pembelajaran dan mengungguli orang lain. Y. 1(1). 2013. 5 . A. M. 1-10. Sidow. H.. dan pimpinan-pekerja. Unsur Kepemimpinan Kepemimpinan Transaksional Transformasional Fokus utama Hubungan pertukaran akan Mengomunikasikan visi kepentingan antara idealis masa depan. dan standar-standar normatif mengembangkan yang berlaku kemampuan intelektual pekerja Cara memimpin Mendikotomikan pemberian Mengajak para pekerja untuk reward kepada para pekerja sama-sama terlibat dan berdasarkan prestasi kerja berpikir dalam penyelesaian mereka. European Journal of Management Sciences and Economics. adanya pemantauan terhadap kemampuan. A. pengembangan diri para memiliki kebijakan pekerja. S. & Guleid.

1990. 2014.5. Vol. Contemporary Industrial/Organizational Psychology. Bustaman. a Case Study in the Higher Education. and Elvinita. 2/E. Psikologi. & Sassenberg Kai. & Mohmed. and Transactional Leadership and Leadership Development. Proceedings of the International Conference on Intellectual Capital. No. Wisse. 1998. Knowledge Management & Organizational Learning. Aplikasi dan Penelitian. 6 . Vol. Melvyn R. Varol. 1.. Perilaku Organisasi. Jim Allen. No. p279-285. 7. Global Business and Management Research: An International Journal. 367-390.W. 2015. 2013. V... Kepemimpinan: Teori. Alih bahasa: Asihwardji & Sungkono. J Bus Psychol. Instrumental leadership: Extending the Transformational- Transactional Leadership Paradigm. Rowold. Jewell & Siegall. Trmal.. 4. Transformational and Transactional Leader. Lenny E. No. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Ficke H. B. 2015. Wuryaningrat. Nikolas F. Serkan. 28(3). The Effect of Transformational Leadership in Achieving High Performance Workforce That Exceeds Organisational Expectation: A Study from a Global and Islamic Perspective. Nico W. 20. Wirawan. 123-145. 2014. McCleskey.. Transformational and Transactional Leadership and Followers’ Achievement Goals.Hamstra. Vol. Situational. Zeitschrift für Personalforschung. The Influence of Transformational and Transactional Leadership on Knowledge Sharing: An Empirical Study on Small and Medium Business in Indonesia. 2014. Zainal Abidin. Ummi Salwa A. Transformational. 2. 2012. 29. Samir A. Asian Academy of Management Journal.. 413-425. Jakarta: Arcan. Rawung. Yperen. Asaf & Varol. Jens. Journal of Business Studies Quarterly..