You are on page 1of 11

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

ANALISA UNIVARIAT
1. Gambaran umur balita

Uji diskriftif normalitas data

Statistics
Umur
responden
N Valid 50
Missing 0
Mean 2.14
Std. Deviation .729
Minimum 1
Maximum 3

Umur responden

Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
V 1 10 20.0 20.0 20.0
al 2 23 46.0 46.0 66.0
id 3 17 34.0 34.0 100.0
Total 50 100.0 100.0

Variable Mean SD Min-max

Umur (bulan) 2.14 7.29 1-3


Kategori umur Jumlah Persentase

1 20.0
10

2 46.0
23

3 34.0
17

jumlah 50 100.0

Interprestasi : distribusi umur balita

rata rata umur responden 2.14 bulan


Rata rata umur 31-40 bulan (20.0%), dari umur 41-50 bulan (46.0%), dari umur 51-60 bulan (34.0%)
Nilai umur paling kecil 31 bulan, nilai umur paling besar 60 bulan

Pembahasan : nilai rata rata responden yg paling besar berumur 41-50 bulan sedangkan nilai rata rata
responden yg paling kecil berumur 31-40 bulan
Jenis kelamin
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid laki-laki 28 56.0 56.0 56.0
perempuan 22 44.0 44.0 100.0
Total 50 100.0 100.0

Kategori umur Jumlah Persentase

Laki-laki 28 56.0

Perempuan 22 44.0

Jumlah 50 100.0

interprestasi : di stribusi jenis kelamin balita

dari jumlah responden yg berjenis kelamin laki laki dg jumlah 28 balita (56%),sedangkan yg berjenis kelamin
perempuan dg jumlah 22 balita (44.0%) .

pembahasan : respondenyg berjenis kelamin laki laki lebih besar dari pada responden perempuan
Kejang demam
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid Resiko kejang
26 52.0 52.0 52.0
demam
tidak kejang
24 48.0 48.0 100.0
demam
Total 50 100.0 100.0

Kategori Jumlah Presentase


Resiko kejang demam 26 52.0
Tidak kejang demam 24 48
Jumlah 50 100.0

interprestasi : distribusi frekuensi resiko kejang demam dan tidak kejang demam
resiko kejadian kejang demam sebanyak 26 responden (52.%) , responden yg tidak beresiko kejang demam
24 responden (48%)

pembahasan : nilai responden yg memiliki resiko kejang demam lebih besar dari responden yg tidak
beresiko terjadinya kejang demam
Paired Samples Statistics
Std. Std. Error
Mean N Deviation Mean
Pair Umurr
2.14 50 .729 .103
1 esponden
Resiko kejang
1.48 50 .505 .071
demam

Interprestasi : distribusi frekuensi umur responden berdasarkan kejadian resiko kejang demam
rata rata umur responden 2.14 bulan,dg nilai SD .729
Rata rata responden yg beresiko resiko kejang demam 1.48 dg nilai SD .505

Analisa bivariat
Uji T TEST :
Case Processing Summary
Cases
kejangdema Valid Missing Total
m N Percent N Percent N Percent
umurresponde kejang 21 100.0% 0 .0% 21 100.0%
n tidak kejang 29 100.0% 0 .0% 29 100.0%

Descriptives
kejangdemam Statistic Std. Error
umurresponde kejang Mean 2.19 .164
n 95% Confidence Lower Bound 1.85
Interval for Mean Upper Bound 2.53
5% Trimmed Mean 2.21
Median 2.00
Variance .562
Std. Deviation .750
Minimum 1
Maximum 3
Range 2
Interquartile Range 1
Skewness -.337 .501
Kurtosis -1.053 .972
tidak kejang Mean 2.10 .135
95% Confidence Lower Bound 1.83
Interval for Mean Upper Bound 2.38
5% Trimmed Mean 2.11
Median 2.00
Variance .525
Std. Deviation .724
Minimum 1
Maximum 3
Range 2
Interquartile Range 1
Skewness -.161 .434
Kurtosis -.985 .845
Independent Samples Test
Levene's Test for t-test for Equality of Means
Equality of Variances
Std. 95% Confidence Interval of
Sig. Mean Error the Difference
(2- Differ Differe
F Sig. t df tailed) ence nce Lower Upper
umurresp Equal
onden variances .237 .628 .413 48 .681 .087 .211 -.336 .510
assumed
Equal
variances 42.3
.411 .683 .087 .212 -.340 .514
not 57
assumed

N Rerata s.d Perbedaan rerata ( lk ) P


Resiko 21 2.19.075 0,87(0,514-0,340) .683
kejang
demam
Tidak 29 2.10.724
kejang
demam

interprestasi : uji test of normality yg di gunakan adalah kolmogorov-smirnov (n>50) umur responden resiko
kejang demam mempunyai nilai p=.683karena nilai p>0.05, umur responden resiko kejang demam dan tidak
kejang demam mempunyai sebaran
HO di terima, tidak ada hubungan antara umur dan resiko kejang demam
.
Case Processing Summary
Cases
kejangdema Valid Missing Total
m N Percent N Percent N Percent
Jenis kejang 21 100.0% 0 .0% 21 100.0%
kelamin tidak kejang
29 100.0% 0 .0% 29 100.0%
responden

Descriptives
kejangdemam Statistic Std. Error
jeniskelaminrespon kejang Mean 1.48 .112
den 95% Confidence Lower Bound 1.24
Interval for Mean Upper Bound 1.71
5% Trimmed Mean 1.47
Median 1.00
Variance .262
Std. Deviation .512
Minimum 1
Maximum 2
Range 1
Interquartile Range 1
Skewness .103 .501
Kurtosis -2.211 .972
tidak kejang Mean 1.45 .094
95% Confidence Lower Bound 1.26
Interval for Mean Upper Bound 1.64
5% Trimmed Mean 1.44
Median 1.00
Variance .256
Std. Deviation .506
Minimum 1
Maximum 2
Range 1
Interquartile Range 1
Skewness .220 .434
Kurtosis -2.102 .845
N Rerata s.d perbedaan rerata (ik 95) p

resiko 21 1.48.512 .028(0,28-0,146) .849


kejang
demam
tidak 29 1.45.506
kejang
demam

interprestasi : uji test of normality yg di gunakan adalah kolmogorov-smirnov (n>50) jenis kelamin
responden resiko kejang demam p= .849 karena nilai p>0.05, umur responden resiko kejang demam dan
tidak kejang demam mempunyai sebaran normal
H0 di terima tidak ada hubungan antara jenis kelamin dg kejadian kjejang demam
jeniskelamin * kejangdemam Crosstabulation
kejangdemam
kejang tidak kejang
demam demam Total
jeniskelamin laki-laki Count 14 14 28
Expected Count 14.6 13.4 28.0
% within
50.0% 50.0% 100.0%
jeniskelamin
perempuan Count 12 10 22
Expected Count 11.4 10.6 22.0
% within
54.5% 45.5% 100.0%
jeniskelamin
Total Count 26 24 50
Expected Count 26.0 24.0 50.0
% within
52.0% 48.0% 100.0%
jeniskelamin

Chi-Square Tests
Asymp. Sig. Exact Sig. (2- Exact Sig. (1-
Value df (2-sided) sided) sided)
Pearson Chi-Square .102a 1 .749
Continuity Correctionb .001 1 .973
Likelihood Ratio .102 1 .749
Fisher's Exact Test .783 .487
Linear-by-Linear
.100 1 .752
Association
N of Valid Casesb 50
a. 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 10.56.
b. Computed only for a 2x2 table

Jumlah Responden yg berjenis kelamin laki laki yg beresiko kejang demam sebanyak 14 balita dg persentasi
(50%),
Responden yg berjenis kelamin laki laki yg tidak kejang demam sebanyak 14 dg persentasi (50%)
Jumlah Responden yg berjenis kelamin laki laki yg beresiko kejang demam sebanyak 12 balita dg persentasi
(54.5%),
Responden yg berjenis kelamin laki laki yg tidak kejang demam sebanyak 10 dg persentasi (45.5%)
Dari hasil output di dapatkan bahwa tidak ada sel yg mempunyai nilai harapan kurang dari 1 dan tidak ada sel
yg mempunyai nilai harapan kurang dari 5, lebih dari 20% dri jumlah keseluruhan sel , jumlah tabel 2x2 maka
di lanjutkan dg uji chi squre di lihat qontinity correction sebagai nilai p=.973 nilai p=.973>0,05 maka HO di
terima
Kesimpulan : tidak ada hubungan yg signifikan antara jenis kelamin dg kejadian resiko kejang demam

Kesimpulan :HO gagal ditolak berarti tidak ada hubungan antara umur dengan kejadian resiko kejang
demam pada balita

HO di terima tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kjadian resiko kejang demam pada balita