You are on page 1of 27

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Biomolekular dimaksudkan adalah molekul-molekul utama yang menunjang

berlangsungnya kehidupan, baik sebagai pembentuk struktur sel, sumber energi,

pengendalian metabolisme hormonal dan transformasi genetik. Sangat banyak molekul-

molekul organik yang berperan dalam kelangsungan kehidupan, namun tidak dikemukakan di

sini. Sebagai pengetahuan dasar maka secara singkat akan dikemukakan beberapa sifat kimia

dari senyawa biomolekular utama, seperti protein, karbohidrat, lipida, dan asam nukleat.

Kajian yang lebih mendalam mengenai biomolekular tersebut dapat dipelajari pada buku-

buku kimia organik dan biokimia.

1.2. Rumusan Masalah

Dari latar belakang di atas, kita bisa menentukan rumusan masalah yang akan dibahas

dalam makalah ini, yaitu :

1. Apa-apa sajakah yang termasuk senyawa biomolekular?

2. Bagaimana klasifikasi-klasifikasi senyawa biomolekular?

1.3. Tujuan Penulisan

Adapun tujuan dalam penulisan karya ilmiah ini, yaitu :

1. Sebagai salah satu syarat dalam mengikuti mata kuliah Kimia.

2. Menambah wawasan tentang biomolekular.

3. Mengetahui dasar-dasar biomolekular.

1

1.4. Manfaat Penulisan

Adapun manfaat dalam penulisan karya ilmiah ini, yaitu :

1. Sebagai pedoman untuk menambah pengetahuan dalam membuat suatu karya ilmiah.

2. Sebagai referensi bagi penulis dalam pembuatan makalah berikutnya.

3. Sebagai bahan bacaan.

2

oleh karenanya dapat juga disebut polipeptida.1 Asam Amino dan Protein Asam amino adalah senyawa organik yang merupakan monomer (satuan pembentuk) protein.1 Tata nama Asam Amino Nama biasa (umum) dan singkatan. Atom karbon yang mengikat gugus amino adalah atom karbon α terhadap karboksil.1. BAB II PEMBAHASAN 2. 3 . namun interkoneksinya menghasilkan ragam makhluk hidup yang tak terhingga banyaknya. Protein adalah polimer dari asam- asam amino yang tersambung melalui ikatan peptida. Hal yang menarik bahwa protein pada semua bentuk kehidupan mengandung 20 jenis asam amino. serta kimia/secara sistematik ditunjukkan di bawah. karenanya dapat disebut asam α amino karboksilat. Asam amino mempunyai dua gugus fungsi yaitu gugus amino dan gugus karboksil yang terikat pada atom karbon yang sama. R α H2N C COOH H Protein adalah salah satu makrobiomolekular yang berfungsi sebagai pembentuk struktur sel dari pada makhluk hidup termasuk manusia. Rumus dan nama 20 jenis asam-asam amino pembentuk protein diberkan pada bagian berikutnya. 2. Rumus asam amino ditunjukkan sebagai berikut.

2-amino-3-fenilpropanoat CH2-CH-COOH NH2 Triptofan (Trip) As. 2-amino propanoat CH3-CH-COOH NH2 Valin (val) As. 2-amino-4-metil-Pentanoat CH3-CH-CH2-CH-COOH CH3 NH2 Isoleusin (Ile) As. 2-amino-4-metil pentanoat CH3-CH2-CH-CH-COOH CH3 NH2 Prolin (Pro) As. 2-amino-3-metil butanoat CH3-CH . Furano metanoat N COOH H Fenilalanin(fen) As. CH2-CH2-CH-COOH butanoat S-CH3 NH2 Glisin (Gli) As. CH2-CHCO-OH propanoat NH N H Metionin (Met) As. 2 amino etanoat H-CH-COOH NH2 4 .CH-COOH CH3 NH2 Leusin (Leu) As.Nama Biasa Nama Sistematika Rumus Struktur Alanin (Ala) As.2-amino-3-(3-idolil). 2-amino-4-(metil tio).

2-amino-3-(p-hidroksi fenil) HO -. Aspartat As. 2-amino suksinat NH2-C-CH2-CH-COOH O NH2 Glutamin (Gln) As.Serin (Ser) As. 2 amino-3-imidazol CH2-CH-COOH propanoat NH2 HN N 5 . --CH2-CH-COOH Propanoat NH2 Aspargin (Asn) As. 2-Glutarat HO-C-CH2-CH2-CH-COOH (Glu) O NH2 Liain (Lis) As. 2-amino-5 guanido valerat HN-(CH2)3-CH-COOH H2N-C=NH2 NH2 Histidin (His) As. 2-amino suksinamat HO-C-CH2-CH-COOH (Asp) O NH2 As. 2-amino-3-hidroksi butanoat CH3-CH-CH-COOH OH NH2 Sistein (Sis) As. 2-amino-3 merkapto propanoat CH2-CH-COOH SH NH2 Tirosin (Tir) As.6-diamino heksanoat CH2-(CH2)3-CH-COOH NH3 NH2 Arginin (Arg) As. Glutamat As. 2 amino-3-hidroksi propanoat CH2-CH-COOH OH NH2 Treonin (Tre) As. 2. 2-amino glutaramat NH2-C-CH2-CH2-CH-COOH O NH2 As.

masing-masing merupakan bentuk senyawa amida dari asam aspartat dan asam glutamat dan mudah terhidrolisis oleh asam atau basa.α pada asam amino).0 terdiri dari lisin. adalah gugus yang mempunyai sedikit atau tidak mempunyai selisih muatan dari daerah yang satu ke daerah yang lain. Asam amino dengan gugus R mengutub tak bermuatan Golongan ini lebih mudah larut dalam air daripada golongan yang tak mengutub. Asparagin dan glutamin yang kekutubannya disebabkan oleh gugus amida (-CONH2) serta sistein oleh gugus sulfidril (-SH). 6 . d. leusin. Termasuk golongan ini adalah serin. Golongan ini terdiri dari lima asam amino yang mengandung gugus alifatik (alanin. histidin.2. Asam amino dengan gugus R bermuatan negatif (Asam amino asam) Golongan asam amino ini bermuatan negatif pada pH 6. Sistein yang mengandung gugus tiol dan tirosin yang mengandung gugus hidroksil fenol bersifat paling mengutub dalam golongan asam amino ini.0 dan terdiri dari asam aspartat dan asam glutamat yang masing-masing mempunyai 2 gugus karboksil (-COOH).1. karena gugus R mengutub dapat membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air. isoleusin. dan tirosin yang kekutubannya disebabkan oleh adanya gugus hidroksil (-OH). c. Asam amino dengan gugus R non polar (tak mengutub) Asam amino dengan gugus R non polar. Pada umumnya golongan asam amino ini bersifat kurang atau tidak larut dalam air. treonin. a. valin dan prolin) dua dengan R aromatik (fenil alanin dan triptopan) dan satu mengandung atom sulfur (metionin). b.0 – 7. Asam amino dengan gugus R bermuatan positif (Asam amino basa) Golongan asam amino ini bermuatan positif pada pH 7. dan arginin.2 Klasifikasi Asam Amino Asam amino diatas dapat di klasifikasikan menjadi 4 golongan berdasarkan relatif gugus R-nya ( R= gugus yang terikat pada atom C. Asparagin dan glutamin.

4 Reaksi Asam Amino dan Pembentukan Protein Gugus karboksil dan gugus amino asam amino memperlihatkan semua reaksi yang dapat diharapkan dari fungsi-fungsi ini. Suatu peptida yang terdiri dari 2 residu asam amino disebut dipeptida.1. Dalam hubungan ini maka protein disebut juga polipeptida . Reaksi asam amino yang sangat penting adalah reaksi kondensasi antara asam-asam amino membentuk protein. Pengetahuan tentang hal itu dapat dibaca pada buku kimia organik dan biokimia.3 Stereo Kimia Asam Amino Semua asam amino yang didapat dari hasil hidrolisa protein. Sifat optik aktif disebabkan oleh atom karbon yang asimetris. Sebagai contoh salah satu hasil hidrolisis sebahagian dari sutra adalah glisil-glisin. Reaksi-reaksi tersebut sangat berguna dalam analisis asam amino. unsur asam aminonya dinamakan residu asam amino. reaksi Edman.peptida itu dinamakan polipeptida. Bila peptida mengandung bnyak (katakan lebih dari 10) residu asam amino. Merupakan suatu bentuk amida dari dua asam 7 .1. Bila gugus amino dan gugus hidroksil asam amino bergabung membentuk ikatan peptida . pengesteran dan asilasi. Misalnya pembentukan garam. Jika protein-protein hanya terhidrolisa maka polimer-polimer yang lebih kecil yang terbentuk dari asam-asam amino disebut peptida. ikatan peptida adalah ikatan antara gugus karboksil dari satu asam amino dengan gugus amino dari asam amino yang lain. Banyak hormon atau semua protein sederhana adalah polipeptida.2. Di samping itu gugus yang terdapat pada rantai samping (R) juga dapat memberikan reaksi khas asam amino. 2. Interaksi asam-asam amino membentuk protein melalui ikatan kovalen peptida. Kecuali glisin. Beberapa reaksi asam amino yang umum di gunakan antara lain reaksi Ninhidrin. mempunyai sifat aktif optik yaitu dapat memutar bidang polarisasi cahaya bila diperiksa dengan polarimete. Tiga residu asam amino tripeptida dan seterusnya. yaitu atom karbon yang mengikat empat gugus yang berlainan. Jumlah bentuk stereo isomer yang mungkin terjadi sama dengan 2n dimana n adalah jumlah atom karbon yang asimetris.

Oleh karena itu kurang lebih 8000 tripeptida yang mungkin terbentuk secara teori dari 20 macam asam amino. disebut fotosintesis.amino glisin. Glukosa adalah karbohidrat sederhana yang paling banyak diperlukan dalam tubuh manusia. sedangkan selulosa adalah kompenen utama dalam karbohidrat pada tanaman.2. struktur peptida selalu ditulis dengan residu asam amino N-ujung ( residu dengan gugus α-karboksil bebas ) di sebelah kiri dan dengan residu C ujung ( residu dengan gugus α-karboksil bebas ) di sebelah kanan. Pada tanaman yang berklorofil . Di bawah ini ditunjukkan suatu dipeptida alanilserin yang ditunjukkan dengan garis yang lebih tebal. Sehingga demikian nama dari suatu peptida diambil dari suatu gabungan nama atau singkatan nama sam-asam amino pembentuknya. suatu dipeptida yang terdiri dari alanin. 2. Menurut perjanjian. karbohidrat dibentuk melalui reaksi antara karbon dioksida dan molekul air dengan bantuan sinar matahari. Dua macam karbohidrat yaitu D-ribosa dan 2-Deoksiribosa adalah merupakan 8 . maka jumlah isomer-isomer mungkin akan bertambah banyak pula. Pati dalam bentuk utama penyimpanan karbohidrat yang digunakan untuk sunber makanan atau energy. serin diberi nama alanilserin atau nama singkatnya adalah Ala-ser. yang dimulai dengan asam amino B-ujung dan diakhiri dengan asam amino C-ujung . Kalau makin panjang suatu rantai peptida. Sejumlah peptide kecil ditemukan di dalam beberapa antibiotik seperti basitrisin yang merupakan suatu peptide dan terdapat pada semua sel hewan dan tumbuhan jenis peptide lain yang mempunyai arti khusus yaitu hormon oksitoksin dan vasopressin. Karbohidrat Karbohidrat merupakan salah satu senyawa organic biomakromolekul alam yang banyak di gtemukan dalam makhluk hidup terutama tanaman. Perhatikan bahwa peptida ini mempunyai satu gugus α-amino bebas dan satu gugus α-kaboksil bebas.

1 Penggolongan Karbohidrat Karbohidrat merupakan persenyawaan antara karbon. tulang rawan. sehingga disebut karbohidrat. Hasil hidrolisis ketiga kelas utama karbohidrat tersebut saling berkaitan. Dari rumus struktur akan terlihat bahwa ada gugus fungsi penting yang terdapat pada molekul karbohidrat yaitu gugus karbonil (aldehid dan keton). antibiotika. kulit kerang dan dinding sel bakteri. Berdasarkan jumlah monomer pembentuk suatu karbohidrat maka dapat dibagi atas tiga golongan besar yaitu : monosakarida.2. Karbohidrat juga merupakan bagian penting dalam koenzim. Misalnya asam asetat dapat ditulis sebagai C 2(H2O)2dan formaldehida dengan rumus CH2O nyatanya keduanya bukan . hydrogen dan oksigen yang terbentuk di alam dengan rumus umum Cn(H 2O)n. Berdasarkan gugus yang ada pada molekul karbohidrat .maka monosakarida secara keseluruhan dibagi atas dua golongan besar. oligosakarida. tetapi bukan karbohidrat. polisakarida.2.penyusun kerangka inti molekul genetic DNA dan RNA.Dengan demikian suatu senyawa termasuk karbohidrat tidak hanya ditinjau dari rumus empirisnya saja tetapi yang paling penting ialah rumus strukturnya. Sejak tahun 1880 telah disadari bahwa gagasan “hidrat dari karbon “ merupakan gagasan yang tidak tepat karena ternyata ada beberapa senyawa yang mempunyai rumus empiris sperti itu. Gugus –gugus fungsi itulah yang menentukan sifat senyawa tersebut . Istilah sakarida berasal dadri bahasa latin (saccharum = gula) dan mengacu pada rasa manis senyawa karbohidrat sederhana. jika didasarkan pada gugus fungsinya .2 Monosakarida Monosakarida adalah karbohidrat yang tak dapat dihidrolisis menjadi senyawa yang lebih sederhana . Melihat rumus empiris tersebut maka senyawa ini dapat di duga sebagai “hidrat dari karbon”. maka senyawa tersebut dapat didefenisikan sebagai polihidroksialdehida dan polihidroksiketon. yaitu aldosajika mengandung gugus aldehid dan ketosa jika mengandung gugus keton. 2. 9 . 2.

Konfigurasi gliseraldehida dinyatakan sebagai D apabila gugus hidroksil pada atom karbon kiral terletak di sebelah kanan . Aldosa atau ketosa lainnya dapat diturunkan dari gliseraldehida atau dihidroksiaseton dengan cara menambahkan atom karbon . Sistem ini juga berlaku padauntuk monosakarida lain dengan cara berikut.02% glukosa berada dalam bentuk aldehid rantai terbuka . Gliseraldehida adalah aldosa yang paling sedrhana dan dihidroksiaseton adalah ketosa yang paling sederhana pula. D-glukopiranosa untuk cincin segi enam dari D-glukosa atau D-fruktofuranosa untuk cincin segi lima dari fruktosa. dan L jika gugus hidroksil di sebelah kiri rumus proyeksi Fischer. sisanya berada dalam bentuk hemiasetal siklik. Dengan rumus Haworth .monosakarida. Demikian pula piranosa berasal dari kata piran yang berarti senyawa heterosiklik oksigen bercincin enam.3 Cincin Piranosa dan Puranosa Suatu monosakarida dalam bentuk hemiasetal cincin segi lima disebut firanosa. Meskipun proyeksi Fischer cocok untuk menunjukkan konfirmasi atom-atom disekelilingi karbon-karbon kiral suatu karbohidrat dalam rantai terbuka . Penggambaran struktur siklik dengan baik dikembangkan dengan menggunkan rumus perspektif Haworth. maka senyawa itu adalah D- monosakarida .2. misalnya. masing- masing membawa gugus hidroksil. 10 . 2. Jika atom karbon kiral yang terjauh dari gugus aldehida atau keton memepunyai konfigurasi seperti D-gliseraldehida (hidroksil disebelah kanan). piran cincin segi enam dan puran cincin segi lima Istilah piranosa dan furanosa seringkali digabung dengan nama monosakaridanya. Furan berarti senyawa heterosiklik oksigen bercincin lima.proyeksi ini tidak sesuai untuk menyatakan suatu struktur siklik . Jika konfigurasi pada atom karbon terjauh mempunyai konfigurasi yang sama dengan L-gliseraldehida (hidroksil disebelah kiri) maka senyawa itu adalah L. 2.2. Heteroklik oksigen.4 Rumus Haworth dan Rumus Konformasi Dalam larutan air hanya sekitar 0.

Menurut perjanjian.akan terlihat bahwa gugus-gugus yang terikat pada karbon-karbon kiral benar-benar berada dalam kedudukan cis dan trans terahadap yang lain pada cincin itu. Suatu piranosa seperti sikloheksana dapat mengalami tekukan cincin agar mencapai keadaan yang stabil . belum cukup menggambarkan kestabilan cincin piranosa . Oleh sebab itu aldosa dapat memberikan uji positif dalam uji Tollens. Seperti larutan Brom yang di Buffer sudah mampu mengoksidasi aldosa. Jika ada rumus Haworth gugus hidroksi (OH) terletak di bawah bidang. demikian halnya dengan aldosa dapat di oksidasi menjadi asam aldonat dengan mudah sehingga dapat dilakukan oleh pereaksi-pereaksi seperti Ag + dan Cu2+.5 Beberapa Reaksi Penting Karbohidrat a. Perhatikan bahwa gugus yang berada di kanan dalam proyeksi Fischer akan terletak di bawah bidang pada rumus Haworth yang datar itu. Begitupun sebaliknya . suatu rumus Haworth digambar dengan oksigen cincin berada pada sisi terjauh cincin dan karbon anomerik berada di sebelah kanan.Konfigurasi α. 11 . Oksidasi menjadi asam-asam aldonat dan aldarat Gugus aldehid dapat dengan mudah mengalami oksidasi. Sebagaimana lazimnya bahwa pada gugus- gugus yang besar cenderung berada posisi ekuatorial. keadaan ini dapat ditunjukkan oleh rumus konformasi. maka pada rumus konformasi pun terletak di atas bidang . maka rumus konformasi gugus hidroksi (OH) tersebut juga terletak di bawah bidang . Juga rumus Haworth menghilangkan ikatan-ikatan melengkung yang terkesan dibuat-buat pada oksigen cincin.jika gugus hidroksi (OH) pada rumus Haworth terletak di atas bidang .bila gugus hiroksil (OH) terletak dibawah bidang dan beta – jika gugus hidroksil (OH) diatas bidang cincin. 2.2. Gugus CH2OH ujung diletakkan ditas bidang cincin untuk deret D dan dibawah bidang cincin untuk deret L . Fehling dan Benedict juga oksidator ringan sekalipun .

Esterifikasi Gugus-gugus hidroksi dalam karbohidrat bersifat seperti gugus hidroksi pada alkohol lain. perubahan β-D-glukosa menjadi penta asetat dengan anhidrida asam. laktosa.(alfa) atau 1. asetal ini disebut glikosida. b. dan sukrosa. d. Glukosidasi Pengolahan lebih lanjut suatu hemiasetal denagn alcohol akan menghasilkan suau asetat. Dalam bagian ini akan diuraikan empat macam disakarida yang penting.4 (beta). dapat diesterifikasi.sehingga glukosa menjadi glukosida . 12 . Perhatikan bahwa hanya satu-satunya gugus hidroksil anomerik yang digantikan oleh gugus –OCH3 . Misalnya dapat diubah menjadi ester melalui reaksi dengan turunan asam. lumut dan rumput laut . menghasilkan polialkohol yang disebut dengan alditol. Contoh. seleboisa. sperti hydrogen katalitik atau suatu hydrogen logam. yaitu . Asetal monosakarida disebut glikosida. 2. Penanaman glokosida ditunkan dari nama monosakridannya dengan mengubah akhiran –a menjadi –ida . Pengoksiadasi kuat seperti laritan asam nitrat dapat mengoksiadasi gugs aldehida dan gugus hidroksi ujung (suatu alcohol primer) menjadi asam polihidroksikarboksialat yang dikenal sebagai asam –asam aldarat.mannose menjadi mannosida dan seterusnya. Reduksi menjadi alditol Gugus aldehida dari aldosa dan gugus keton dari ketosa dapat direduksi oleh berbagai zat perduksi. Disakarida adalah karbohidrat yang terbentuk dari dua satuan monosakarida. D-glusitol alamiah telah diisolasi dari berbagai buah . Molekul D-glusitol digunakan sebagai pemanis makan penderita diabetes.maltosa. Yang terikat antara satu dengan yang lain melalui ikatan alkosida dalam posisi 1.4.2.6 Oligasakarida Oligasakarida yang paling banyak ditemukan adalah disakarida. c.

selanjutnya glaktosa tersebut di ubah menjadi glukosa tidak berfungsilaktosa masih memilki atom karbon anomerik hemiasetal yang dapat mereduksi pereaksi fehling Benedik dan Tollen. Dalam metabolisme tubuh manusia yang normal. Oleh karena itu. Oleh karena itu. maltosa dapat mengalami oksidasi. dengan menggunakan atom karbon 13 . c. jadi merupakan isomer maltosa. Hidrolisis maltosa selanjutnya menghasilkan glokosa yang. Hidrolisi lebih lanjut dari selulosa menghasilkan D-glokosa. Selubiosa Adalah disakarida yang di peroleh dari hidrolisi parisial seluosa. Oleh karena itu. Hidrolisi laktosa menghasilkan D-glukosa dan D-glukosa dalam jumlah yang sama. selulosa merupakan perpaduan dua molekul dari D-glokosa melalui ikatan b-1. sebagaimna gula reduksi yang telah di bahas terdahulu. Sukrosa Sukrosa lebih populer disebut gula pasir. Maltosa Adalah disakarida yang diperoleh sebagai hasil hidrolisipati. tediri dari satu satuan glukosa dan satu satuan fruktosa.a. Karbon anemorik dari unit glukosa yang kedua berbentuk hemiasetal yang dapat berada dalam kesetimbangan dengan alhehidrarantai terbuka.4-glikosida. d. Ikatan antara unit glukosa dengan unit fruktosa melalui ikatan glikosida. Sukrosa terdapat pada semu tanaman yang mengalami fotosintesis dan berfungsi sebagai sumber energy. laktosa dihidrolisis secara enzematis menjadi D-glaktosa dan D-glukosa.4 glikosida. Oleh sebab itu masih tergolong sebagai gula produksi. Gula ini diperoleh dari tanaman tebu dan bit. b. maltosa terdiri dari dua satuan glukosa. terikat antara satu dengan yang lain emelalui ikatan a-1. Laktosa Adalah gula utama yang terdapat dalam satu sapi dan manusia (4-8% laktosa). Karbon anemorik unit glaktosa mempunyai konfigurasi b pada atom C-1 Yang di hubungkan dengan gugus hidroksil atom C-4 dari unit glukosa.

2. digunakan pada pembuatan es krim. Invertas terdapat dalam ragi beberapa serangga terutama lebah madu. akan di kemukakan berikut ini. yaitu atom C – 1 dari unit glukosa terikat melalui oksigen ke atom C – 2 pad uinit fruktosa dan fuktosa merupakan bentuk furanosa. Oleh karena karbon anomerik dari kedua unit sudah saling berikatan.anomerik. Dalam bagian ini akan di uraikan secara singkat tentang polisakarida selengkapnya dapat dibaca pada buku biokimia. berbeda dengan monosakarida dan disakarida yang telah diuraikan sebelumnya. Hidrolisis total dari polisakarida menghasilkan monosakarida. Diperkirakan sekitar 10 11 ton selulosa 14 .4—β-glikosida 300-15000 unit D – glukosa membentuk rantai lurus. 2. sukrosa didalam air tidak berada dalam kestimbangan dengan suatu bentuk aldehida atau keton. Karena adanya fruktosa bebas maka gula inversi lebih manis dari gula sukrosa. Selulosa Selulosa adalah polimer tak bercabang dari glukosa yang dihubungkan melalui ikatan 1. Serat selulosa yang mempunyai kekuatan fisik yang tinggi terbentuk dari fibril-fibril ini. Karena itu. terikat sebagai unit- unit selulosa. Beberapa polisakarida yang terpenting. Makromolekul selulosa dapat dapat beragregasi membentuk fibril yang terikat melalui ikatan hydrogen antara gugus hidroksil pada rantai yang berseblahan. Hidolisis sukrosa oleh asam atau enzim invertase. kitin. Glikogen. sehingga setiap unit monosakarida tidak lagi memiliki gugus hemiasetal. sukroa tidak menunjukkan mutarotasi dan bukanah gula pereduksi atau disebut gula non reeduksi. a. pati (aamilosa dan amilopektin).7 Polisakarida Tersusun dari banyak unit monokrasida yang terikat antara satu dengan yang lain melalui ikatan glikosida. tergulung seperti spiral dengan arah yang berlawanan menurut sumbu. menghasilkan campuran D – glukosa dan D – fruktosa disebut gula inverse. minuman ringan dan permen. yaitu selulosa. Suatu gula inverse sintetik disebut isomerase yang dibuat dengan isomerisasi enzimatik dari glukosa dalam sirup jagung.

System pencernaan manusia mengandung enzim yang dapat membantu mengkatalsis hidrolisis ikatan α-glikosida. Selulosa tidak termasuk gula pereduksi. Amilosa adalah polimer linier dari α-D-glukosa. terutama molekul- molekul kecil yang dapat masuk kedalam kumparannya. Walaupun selulosa memiliki karbon hemiasetat pada ujung ranting. sekalipun dapat mencerna pati dan glikogen. kentang. sekitar 50 sampai 300 unit-unit glukosa yang dihubungkan anntara satu dengan lainnya melalui ikatan 1. Rayap misalnya. sekitar 5% karbon dialam ini terikat dalam bentuk selulosa. karena adanya ikatan dengan konfigurasi α pada setiap unit glukosa. Akan tetapi tidak mempunyai enzim yang diperlukan untuk menghidrolisis β-glikosida. kayu mengandung sekitar 50%. Berfungsi sebagai penyimpanan energy. rantai amiosa berbentuk heliks menyerupai kumparan. Namun banyak bakteri yang mempunyai β- glikosida dan dapat menghidrolisis selulosa. Sekitar 20% pati adalah amilosa (larut) dan 80% adalah amilopektin(tidak larut). Pati banyak tedapat pada padi-padian. karena sangat kecil jika dibandingkan dengan molekulnya yang besar. b. kapas 90%. karena relatif tidak lagi memiliki atom karbon hemiasetal. Dalam larutan. Pati Pati merupakan polisakarida yang melimpah setelah selulosa.4-α-glikosida. memiliki bakteri semacam ini dalam ususnya sehingga dapat hidup dengan memakan pokok kayu. 15 . Pati dapat dipisahkan menjadi dua komponen utama berdasarkan kelarutaan bila dibubur dalam air panas. tetapi pengaruhnya tidaklah nyata. Warna biru tua yang ditimbulkan pada penambahan yodium pada pati adalah contoh pembentukan kompleks tersebut. Kumparan yang berbentuk tabung ini memungkinkan terbentuknya senyawa kompleks dengan molekul lain. jagung da lain-lain. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan stereokimia ikatan glikosida pada atom C – 1 setiap unit glukosa. daun kering 20%.dibiosintesis tiap tahun. Manusia tidak dapat mencerna selulosa.

Struktur glikogen mirip amilopektin.6-α-glikosida. Amilopektin adalah suatu poisakarida yang jauh lebih besar daripada amilosa. Glikogen Adalah polisakarida yang berfungsi sebagai penyimpan glukosa dalam hewan (terutama dalam hati dan otot). Glikogen mempunyai bobot molekul tinggi. molekul glikogen jauh lebih besar dan lebih bercabang di banding amilopektin.000 unit glukosa. dikenal sebagai dekstrin yang dipergunakan sebagai lem. memilki sekitar 100. Glikogen dihasilkan jika glukosa di serap ke dalam darah dan di angkut ke hati. Setiap percabangan memiliki kira-kira 24-30 unit glukosa ikatan pada titik percabangan adalah 1. Isomaltosa tersebut berasal dari percabangan α-1. 16 . pasta dan kanji tekstil. mengandung kurang lebiih 1000 satuan glukosa permolekul. Perbedaan antara amilosa dengan amilopektin adalah amilopektin yang memiliki percabangan.4-α- D-glikosida.6. otot.Hidrolisis lengkap dari amilosa menghasilkan hanya D-glukos. amilopektin -pun memiliki rantai utama yang terdiri dari rantai glukosa dengan ikatan 1. Hidrolisis lengkap terhadap amilopektin menghasilkan hanya glukosa. dengan jalan menyimpan kelebihan gula yang dicerna dari makanan dan mensuplai ke dalam darah jika diperlukan. Yaitu mengandung rantai glukosa yang terikat 1.dengan percabangan terdapat pada setiap 8-12 unit glukosa. c. Glikogen membantu mempertahankan kesetimbangan gula dalam tubuh.6-a. Sebagaimana rantai amilosa. lalu membentuk polimer dengan bantuan enzim.4-a dengan percabangan 1. Campuran oligosakarida yang diperoleh dari hidrolisis parsial amilopektin. hidroisis parsial menghasilkan maltose sebagai satu-satunya disakarida. Namun hidroisis parsial akan menghasilkan maltose dan isomaltosa.

merupakan komponen utama dalam bangunan serangga. glikolip[id. Rambut dan bulu unggas. terpen. lilin. 2. steroid.d. terutama dari golongan polimer. asam nukleat dan kebanyakan molekul hayati lainnya. tetapi larut dalam organic non polar seperti n-heksan. Lipida Lipid (yunani. Kitin banyak terikat dalam protein dan lipida. sehingga kita harus mengingat banyak gugus fungsi yang telah kita pelajari sebelumnya. Lilin berguna untuk melindungi permukaan daun dari penguapan air dan serangan mikroba.3. Hidrolisis kita menghasilkan 2-amino-2 deoksi-D-glokosa. Bedanya dengan trigliserda adalah. Banyak lilin alami telah digantikan oleh bahan tiruan. lilin merupakan ester dari alcohol berantai panjang dengan asam lemak berantai panjang. 2. senyawa organic yang termasuk kelompok lipid adalah trigliserida. bahwa lakohol pada lililn ialah lakohol monohidrat. Secara kimiawi. sehingga tetap lentur dan kedap air. Lilin tiruan ini sering digunakan dalam kosmetik dan bahan-bahan baku industri. Lipos = lemak) adalah sekelompok besar senyawa alam yang tidak larut dalam air. Sifat inilah yang membedakan lipid dan karbohidrat.3.salah satu diantaranya adalah Carbowax. Kitin Adalah polisakarida liner yang mengandung N-asetil-D-glukosamin terikat. Lilin lebah yang sebagaian besar berupa mirisil palmiat. 17 . yakni polimer dari etilen glikol. Protein. Lilin adalah padatan mantap bertitik leleh rendah dapat di temui pada tumbuhan dan hewan. Kloroporm dan dietil eter. adalah ester dari mirisil alcohol dan asam palmiat. Struktur molekul lipid sangat beragam. Lilin juga melipisi kulit. fosfolipid. Panjang rantai hidrokarbon asam maupun alcohol pada lilin biasanya berkisar dari 10 sampai dengan 30 karbon.1 Lilin Adalah sebagian dari kelompok lipid. prostaglandin.

Titik leleh dari lemak dan minyak tergantung pada strukturnya. Asam lemak jenuh. pada suhu kamar lemak berwujud padat. Ukuran kuantitatif yang dapat digunakan untuk menyatakan banyaknya ikatan ester ialah bilangan penyabunan. sedangkan minyak berwujud cair. Asam lemak adalah karboksilat berantai panjang. Trigliserida sederhana jarang dijumpai. Persamaan umum pembentukan trigliserida adalah bila ketiga asam lemak yang menyusun trigliserida semua sama maka hasilnya disebuttrigliserida sederhana. Lemak hewan dan minyak nabati merupakan beberapa trigliserida campuran. Jika terdapat ikatan ganda dua cis dalam rantai asam lemak. atau tristearin. Banyaknya ikatan ganda dua karbon-karbon dalam komponen asam lemak juga sangat berpengaruh. Trigliserida yang mengandung banyak asam lemah tak jenuh.2.2 Trigliserida Trigliserida adalah triester dari asam lemak dan gliserol. Sifat fisik maupun sifat kimia dari trigliserida sangat ditentukan oleh jenis asam lemak pembentuknya. seperti 18 .3. Trigliserida tergolong sebagai lipid sederhana. dan merupakan bentuk cadangan lemak dalam tubuh manusia. mengandung paling sediikit 14 macam asam karboksilat. umumnya meningkat dengan bertambahnya jumlah atom karbon. yakni triester dari asam lemak yang tak sejenis. dan dapat memiliki satu atau lebih ikatan rangkap dua (tidak jenuh). yang umumnya memiliki jumlah atom karbon genap. Misalnya gliserol dan tiga molekul asam stearat akan diperoleh trigliserida sederhana yang disebut gliseril tristearat. Tingkat kejenuhan dan ketidakjenuhan dari asam lemak menentukan titik leleh dari trigliserida yang dibentuknya. Trigliserida campuran dalam lemak mentega misalnya. Lemak dan minyak dapat dibedakan berdasarkan pada titik lelehnya. maka rantainya akan membelok dan tidak teratur. Semakin banyak terdapat ikatan ganda dua dalam rantai asam lemak. umumnya rantainya memanjang dan lebih teratur. semakin tidak teratur strukturnya dan semakin rendah titik lelehnya. yang lebih lazim adalah trgliserida campuran.

Gliserol adalah hasil samping yang penting dari reaksi tersebut di atas. Asam-asam ini terbentuk melalui hidrolis ikatan ester atau oksidasi ikatan ganda dua. lebih banyak mengakibatkan ketengikan bahan pangan. Reaksi hidrogenasi mengubah minyak nabati menjadi lemak. Li) dari asam lemak. Ketengikan oksidatif memperpendek masa simpan biskuit dan makanan sejenisnya. Sabun adalah garam logam alkali (Na. trigliserida mudah dihidrolisis dengan bantuan asam atau basa. Sebagaimana ester lainnya. Ketengikan oksidatif. Ketengikan hidrolitik dapat dicegah atau ditunda dengan menyimpan bahan pangan dalam lemari pendingin. misalnya pada industri margarin. K. Proses ini digunakan dalam pembuatan sabun dan reaksinya disebut reaksi saponifikasi. Aldehid kemudian dioksidasi menjadi asam lemak berbobot molekul rendah dengan bau yang tak enak. Hidrolisis lemak atau minyak sering dikatalis oleh enzim lipase yang ada di udara. Lepasnya asam lemak yang mudah menguap akan menyebabkan bau tengik. Antioksidan adalah senyawa yang dapat menunda ketengikan oksidatif. Bau keringat timbul apabila lipase bakteri mengatalisis hidrolisis minyak dan lemak pada kulit. Hidrolisis minyak atau lemak dengan jalan mendidihkannya dalam larutan natrium hidroksida. Serbuk logam nikel (sebagai katalis) didispersikan ke dalam minyak panas selanjutnya diadisi dengan hidrogen sehingga ikatan ganda dua dari asam lemak tak jenuh 17 derajat Celcius menghasilkan tristearin (titik leleh 55 derajat celcius). contohnya lemak sapi. disebut penyabunan.asam olet dan linoleat aan berwujud minyak (cair). sedangkan trigliserida yang mengandung asam lemak jenuh berwujud padat (lemak). Trigliserida dapat menjadi tengik dan menimbulkan bau dan cita rasa yang tak enak bila dibiarkan pada udara lembab. Ikatan ganda dua dalam komponen asam lemak tak jenuh dari trigliserida terputus dan membentuk aldehid berbobot molekul rendah dan bau tak sedap. Dua senyawa alami yang sering digunakan sebagai antioksidan ialah asam askorbat (vitamin C) dan α-tokoferol (vitamin E). Gliserol diperoleh 19 .

sabun kasar kemudian dimurnikan dan diberi warna dan wewangian sesuai permintaan pasar. Hubungan kesamaan steroid dengan lipid lainnya terletak pada kelarutannya. Pada umumnya bagian ester fosfat tidak terdapat dalam keadaan bebas. garam empedu.4 Glikolipid Glikolipid ialah molekul lipid yang mengandung unit gula (karbohidrat) biasanya dari gula sederhana seperti glukosa atau galaktosa. melainkan membentuk senyawa yang lebih kompleks dengan fungsi fiologis tertentu. yaitu fosfogliserida dan sfingomyelin.dengan menguapkan lapisan air. dimana terdapat tiga cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana terpadu membentuk siklopentanahidropenantren yang merupakan kerangka inti dari senyawa steroid.3 Fosfolipid Fosfolipid adalah lipid berupa ester asam posfat. Serebrosida terdapat milimpah dalam jaringan otak. 20 .3. gliserol dan asam fosfat. Steroid dianggap turunan dari fenanteren. Ikatan ester fosfat terjadi pada satu gugus hidroksi sedangkan hidroksi lainnya membentuk ester dengan dua asam lemak. Contohnya ikatan ester fosfat (fosfotidat) dengan kolin menghasilkan fosfotidilkolin yang lebih dikenal sebagai lesitin yang berfungsi sebagai bahan pelumas sel syaraf dan otak. berbeda dengan trigliserida dan lipid kompleks. kolestrol dan sejenisnya.3. yaitu hormon.3. Molekul fosfogliserida terbentuk dari asam lemak berantai panjang (14 sampai 24 karbon). karena tak dapat dihidrolisis dalam media basa. steroid tak tersabunkan. Serebrosida adalah salah satu dari glikolipid yang tersusun atas satu sfingosin. Dalam membran sel terdapat dua jenis utama fosfolipid. asam lemak dan gula. 2. 2. Beberapa senyawa steroid yang sangat penting dalam kelangsungan hidup makhluk hidup. steroid tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik. 2.5 Steroid Steroid adalah kelompok lipid yang banyak dijumpai dalam tumbuhan dan hewan.

10% dari bobot kering otak adalah kolestrol merupakan komponen utama batu empedu. Terpen terbentuk dari satuan-satuan isopren yang terkondensasi membentuk senyawa terpen yang sederhana monoterpen sehingga politerpen seperti karet alam. Kedua senyawa ini merupakan zat antara dalam biosintesis steroid. Berbagai macam hormon merupakan kelompok steroid. Demikian juga banyak obat sintetik adalah turunan steroid. maka terpen dikelompokkan atas : a. Tergantung dari banyaknya satuan isopren yang bergabung. Sedangkan 21 . Diterpen : empat satuan isoprene d. Beberapa contoh terpen tingkat tinggi yang penting antara lain skualen dan lanosterol. narankolan (anabolik). Tetraterpen : delapan satuan isopren Kebanyakan mono dan seskuiterpen terdapat dalam tumbuhan dan sebagian besar mempunyai ciri khas minyak yang berbau khusus (banyak digunakan sebagai parfum). Kolestrol adalah salah satu steroid yang mengandung gugus fungsi hidroksil. Kelompok senyawa ini banyak digunakan sebagai bahan baku farfum dan obat. Skualen terdapat dalam ragi.6 Terpen Salah satu senyawa organik bahan alam yang banyak dijumpai dalam makhluk hidup terutama tumbuhan adalah kelompok terpen. misalnya hormon testosteron (hormon seks jantan).3-butadiena. kecambah gandum dan minyak hati ikan hiu. misalnya noretindron (kontraseptik). Molekul terpen yang terbentuk dari satuan-satuan isopren dapat berupa rantai terbuka (asiklik) dan tertutup (siklik). 2. Monoterpen : dua satuan isoprene b. Kolestrol banyak terdapat dalam jaringan hewan. Isopren mempunyai jumlah atom C adalah 5 (lima) dan mempunyai struktur kimia adalah 2-metil-1.3. Seskuiterpen : tiga satuan isoprene c. Terpen yang lebih sederhana dikenal sebagai minyak atsiri. Triterpen : enam satuan isoprene e. progesteron (hormon seks betina).

Rekayasa genetik merupakan teknik pengubahan gen organisme dan jalan manipulasi DNA. Tonggak kemajuan era bioteknologi yang muncul sebagai teknologi handal masa kini dan akan datang ditandai oleh penemuan-penemuan di bidang rekayasa genetik. Human Growth Hormone) juga telah diproduksi dengan teknik genetik. Rekayasa genetik dikenal pula sebagai teknik DNA rekombinan yang didefinisikan sebagai. Sejak tahun 1978 telah ditemukan bahwa gen-gen yang mengarahkan sintesis insulin manusia. yang seanjutnya berkembang biak dan menjadi pabrik insulin. Pembentukan rekombinan baru dari material yang dapat diturunkan dengan cara penyisipan suatu molekul asam nukleat yang dihasilkan di luar sel ke dalam suatu vektor. ditemukan produksi zat anti virus oleh bakteri yang disebut interveron manusia. 2. terutama kemajuan di bidang kloning gen. telah diurai ke dalam DNA dari bakteri Escherichia coli. Proses tersebut dikenal juga sebagai Gene Cloning. sehingga memungkinkan penggabungan dan selanjutnya berkembang dalam host yang baru. Dengan menggunakan teknik rekayasa tersebut maka aspek genetika suatu makhluk hidup dapat dimodifikasi. DNA juga dapat digunakan untuk melacak suatu penyakit 22 . oleh karena organisme yang secara genetik terbentuk adalah identik dan membawa seluruh potongan DNA yang telah disisipkan.lanosterol (suatu komponen lanolin) diperoleh dari lemak wool. Pada tahun 1980. satu-satunya sumber hormon ini adalah kelenjar lendir yang diambil dari mayat. Padahal sebelumnya. Wortel mengandung tetraterpen berwarna jingga yang disebut karoten. Hormon pertumbuhan manusia (HGH. Harapan para peneliti semakin besar ketika ditemukannya teknik rekayasa genetik.4. Asam nukleat berperan sebagai pengemban kode genetik bagi makhluk hidup. yang memproduksi insulin manusia. karoten dapat diuraikan secara enzimatik menjadi dua satuan vitamin A yang berperan dalam indra penglihatan. Asam Nukleat Salah satu bidang penelitian modern yang paling menarik dewasa adalah mengenai asam nukleat.

Sedangkan gula yang terdapat pada asam nukleat daam sitoplasma adalah β-D-2-ribosa dan asam nukleatnya dikenal dengan Ribonucleic acid(RNA).keturunan maupun penyakit yang disebabkan oleh infeksi. Struktur basa nitrogen Ada empat macam basa nitrogen yang terdapat pada DNA. mereplikasi dan mentranskripsi informasi genetika. b. juga dapat mendeteksi adanya mikroorganisme patogen dalam bahan pangan. satu unit gula (pentosa). Karbohidrat yang terdapat pada asam nukleat di dalam inti sel adalah β-D-2-deoksiribosa. perpindahan asam asetat. disebut nukleosida. 23 .1 Struktur dan Fungsi Asam Nukleat Asam nukleat adalah suatu makromolekul yang mempunyai fungsi esensial dalam kelangsungan hidup organisme. zat gula. dan dua adalah derivat basa nitrogen primidin yakni sitosin (C) dan Timin (T). Struktur karbohidrat Ada dua macam asam nukleat DNA dan RNA. Fungsi asam nukleat yang amat penting adalah peranan asam nukleat dalam mekanisme molekular yaitu menyimpan. senyawa amina dan biomolekul lainnya. juga sebagai ko-enzim dalam oksidasi reduksi. 2. sehingga asam nukleatnya disebut Deoksiribonucleic acid (DNA). Jika satu basa nitrogen hanya berikatan dengan unit gula saja tnpa adanya gugus fosfat. Nukleotida mengandung suatu basa nitrogen. a. Selain itu.4. ditemukan pula beberapa nukleotida yang berperan sebagai ko-enzim antara lain sebagai ko-enzim pembawa energi . Dalam sel asam nukleat juga berperan dalam hubungannya dengan metabolisme antara reaksi-reaksi transformasi energi. Asam nukleat terbentuk dari satuan-satuan mononukleotida yang tersusun secara beraturan dalam untaian polimer nukleotida. dua diantaranya merupakan derivat basa nitrogen purin yakni adenin dan guanin disingkat (A) dan (G). dan satu gugus fosfat yang berikatan dengan gula. Perbedaan kedua asam nukleat tersbeut terletak pada unit karbohidratnya.

Dapat dikatakan pertumbuhan rantai mengikuti pola dari 5’ ke 3’. guanin. dan (U). Selain itu dikenal pula basa pirimidin lainnya yang tidak umum 5-metilsitosin dan 5-hidroksimetilsitosin. dan dapat terbentuk dari hidrolisis bertahap asam nukleat dengan enzim nuklease. Pertumbuhan rantai suatu poinukleotida dimulai dari ujung molekul yang mempunyai ujung 5’ bebas. sitosin. Basa purin lainnya yang tidak umum adalah 2-metiladenin dan 1- metilguanin. dan satu oksigen dalam kondisi ikatan ganda dengan fosfor. dan urasil. (C). Dalam RNA juga dijumpai empat macam basa yaitu adenin. Asam fosfat terikat pada gugus hidroksil dari salah satu atom karbon dalam cincin pentosa. dikenal sebagai fosfodiester. Pertautan itu terjadi antara gugus 5-hidroksi dari suatu nukleotida dengan gugus 3’-hidroksil nukleotida berikutnya dalam rantai. nukleotida juga disusun oleh komponen Pospat (H2PO4). namun masih terdapat satu oksigen yang bebas dapat melepaskan protonnya. Struktur nukleosida Nukleosida terbentuk akibat pengikatan secara kovalen antara unit karbohidrat dengan derivat basa nitrogen purin atau pirimidin. d. Nukleotida juga terdiri dari dua golongan yakni ribonukleotida dan deoksiribonukleotida. 24 . Bagian ester fosfat mempunyai fungsi sebagai jembatan pertautan antara nukleotida yang satu dengan nukleotida lainnya. masing-masing disingkat (A). Selain komponen karbohidrat dan basa nitrogen. Nuklesida dapat diperoleh dari hasil hidrolisis nukleotida dengan jalan pelepasan gugus fosfat. dan bergerak ke ujung molekul yang mempunyai gugus 3’ hidroksi bebas. Struktur nukleotida Nukleotida (nukleosida fosfat) merupakan ester asam fosfat dari nukleosida. Perhatikan bahwa meskipun dua dari empat oksigen yang melekat pada fosfor setiap jembatan diikat sebagai ester fosfat. Pengikatan tersebut terjadi pada posisi C- 1 karbohidrat dengan N-1 derivat basa pirimidin atau posisi N-9 derivat basa purin. Urasil derivat dari basa nitrogen pirimidin. (G). Nukleotida terdapat bebas di dalam sel. c.

Polinukleotida terdiri dari dua golongan. Struktur primer polinukleotida DNA dan RNA Asam nukleat merupakan polimer dari nukleotida.e. yaitu deoksi asam ribonukleat (DNA). 25 . Karena jembatan ester fosfat antara dua nukleotida itu mengandung dua ikatan ester fosfat maka disebut dengan jembatan fosfodiester. Unit-unit nukleotida tersebut berhubungan satu sama lain melalui jembatan ester fosfat antara gugus hidroksil C-3 pada nukleotida yang satu dengan gugus hidroksil C-5 pada nukleotida yang lain. dan asam ribonukleat (RNA)yang terdiri dari unit- unit ribonukleotida. yang terdiri dari unit-unit deoksiribonukleotida.

karbohidrat. cincin piranosa dan puranosa. BAB III PENUTUP 3. glukoipid. maka penulis dapat menyimpulkan bahwa beberapa senyawa molekular yaitu asam amino. Asam nukeat memiliki struktur dan fungsi tersendiri.1. 26 . Saran Sebaiknya pihak universitas membatasi mahasiswa dalam pengambilan materi penulisan karya ilmiah melalui internet agar mahasiswa lebih termotivasi dalam menemukan bahan atau materi lewat beberapa buku di perpustakaan dan agar mahasiswa lebih termotivasi untuk membaca buku. dan terpen. Asam amino dapat disintesis untuk membentuk protein. fosfolipid. beberapa reaksi penting.2. Kesimpulan Dari subbab pembahasan di atas. lipida dan asam nukleat. Asam amino memiliki tatanama dan klasifikasi serta stereo kimia. Karbohidrat memiliki klasifikasi. Lipida terdiri atas lilin. 3. steroid. trigliserida. protein.

Kimia Dasar 1. Makassar. 27 . Bagian Kimia UPT Mata Kuliah Umum Universitas Hasanuddin. DAFTAR PUSTAKA Tim Dosen Kimia Universitas Hasanuddin. 2013.