You are on page 1of 10

BAB VI

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
PERENCANAAN PEMBANGUNAN JALAN DEPAN PESANTREN ALKAUSAR –
JALAN LINGKAR KOTA KELURAHAN BATU 9

Uraian Pendahuluan

1. Latar Belakang Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 menjelaskan bahwa jalan
dan jembatan sebagai bagian sarana transportasi mempunyai
peranan penting dalam bidang ekonomi, sosial budaya, lingkungan
hidup, politik, pertahanan dan keamanan. Dengan demikian jalan dan
jembatan menduduki posisi penting yang strategis di dalam kegiatan
pembangunan terutama untuk pembangunan pengembangan
wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu penjabaran Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
Kota Tanjungpinang Tahun 2013 adalah peningkatan kondisi
jaringan jalan dan jembatan ,jumlah prasarana jalan dan jembatan
yang terpelihara dan berfungsi, jumlah jaringan jalan dan jembatan,
akses ke kawasan baru serta jumlah kapasitas angkut dengan
program pembangunan jalan dan jembatan, dan program
rehabilitasi/ pemeliharaan jalan dan jembatan

Pembangunan jaringan jalan dan jembatan telah dilakukan secara
bertahap baik itu melalui Pemerintah Pusat,Pemerintahan Propinsi
maupun Kabupaten/ Kota. Karena sebagai urat nadi perekonomian
nasional Pembangunan Jaringan Jalan dan Jembatan diharapkan
mampu menghubungkan Jalan Nasional, Jalan Propinsi, Jalan
kabupaten/ Kota di Propinsi Kepulauan Riau, maupun meningkatkan
penanganan non lintas agar senantiasa dapat berfungsi untuk
mendukung kelancaran arus lalu lintas barang dan jasa.

Dalam pendekatan kebijakan pemerintah khususnya penanganan
infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota
Tanjungpinang melaksanakan Perencanaan Pembangunan,
Peningkatan dan Rehabilitasi Jalan dan Jembatan pada daerah
kawasan pengembangan secara bertahap.

Kinerja perencanaan lapangan sangat ditentukan oleh kualitas,
integritas, dan intensitas perencanaan, yang secara menyeluruh
dapat melakukan kegiatannya berdasarkan Kerangka Acuan Kerja
(KAK) yang telah disepakati.

2. Maksud dan Kerangka Acuan Kerja ini dimaksudkan sebagai petunjuk bagi
Tujuan Konsultan Perencana dalam melaksanakan pekerjaannya. Petunjuk
ini memuat masukan azas, kriteria, dan proses yang harus dipenuhi
atau diperhatikan yang selanjutnya akan diinterprestasikan ke dalam
pelaksanaan tugas Perencanaan.

Kerangka Acuan Kerja (KAK)
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kota Tanjungpinang

Tersedianya kegiatan perencanaan pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan. diharapkan Konsultan Perencana dapat melakukan tugasnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran sebagaimana diharapkan oleh pemberi tugas.000. Nama dan Pejabat Pembuat Komitmen adalah : Organisasi Nama : ZULKHAIRI. 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi. Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. 001/T/BNKT/1990. No. 2. ST. Sumber Pagu Paket kegiatan ini adalah Rp. 3. 04/PRT/M/2009 tentang Sistem Manajemen Mutu. Sasaran Sasaran dari pelaksanaan kegiatan ini adalah : 1. f.Tersusunnya laporan pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan dan jembatan. Teknis c. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. dibiayai dari anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2017 Paket : Perencanaan Pembangunan Jalan Depan Pesantren Alkausar – Jalan Lingkar Kota Kelurahan Batu 9 Kegiatan : Perencanaan Pembangunan Jalan Sumber Dana : APBD KOTA TANJUNGPINANG 2017 Pagu Dana : 100. Kerangka Acuan Kerja (KAK) . h. SNI T-22- 1991-03. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 tentang perubahan keempat atas peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan Barang/ Jasa.000. Peraturan Pemerintah No 29 tahun 2000 tentang Penyelenggaran Jasa Konstruksi.00 6.000. k. 100.000. Peraturan Pemerintah No 603/PRT/M/2005 tentang Pedoman Umum Sistem Pengendalian Manajemen Penyelenggaran Pembangunan Prasanana dan Sarana Bidang Pekerjaan Umum. 4. d. Peraturan Pemerintah No 34 tentang Jalan. Referensi Hukum a. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. SNI 03-2850-1992. i. e. Tata Cara Pemasangan Utilitas di Jalan. M.Eng NIP :19720724 200604 1 006 Jabatan Struktural : KABID. Tata Cara Survey Lalu-lintas. g. dan Standar b. UU No.00 (Seratus juta Pendanaan Rupiah) termasuk PPN. UU No. j. BINA MARGA 5. Dengan butir – butir acuan penugasan ini. 349/KPTS/2004 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kontrak Jasa Konstruksi (Pemborongan). 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

. .Membuat gambar – gambar standard dan khusus.Mengumpulkan data lalu lintas harian rata-rata (LHR). Pelaksanaan Perkerasan Kaku (Beton semen). desain dan gambar. Tata Cara Perencanaan Pemisah Jalan Kota. Pt T-01-2002-B v. . No. Pedoman Teknis Perencanaan Tebal Lapis Tambah Perkerasan Lentur dengan Metode Lendutan. No. Analisis data lapangan. No. Peraturan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya dengan Metode Analisa Komponen. LHR. SK-SNI T- 22-1991-03 o. Data dan Fasilitas Lingkup kegiatan ini. 009/T/BNKT/1990 w. 07/T/BNKT/1990 n. 10/T/BNKT/1990 s.Menentukan volume pekerjaan dan perkiraan biaya berdasarkan hasil Desain tersebut. l. Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. dan data lain yang mendukung. lendutan.Perhitungan dan perencanaan geometric desain pada jalan – jalan yang direlokasi.Pengukuran Topografi untuk mengumpulkan data koordinat dan ketinggian permukaan tanah sepanjang trase jalan dan jembatan di dalam koridor yang ditetapkan untuk penyiapan peta topografi dengan skala 1:1000 yang akan digunakan untuk perencanaan gemetrik jalan.Pemeriksaan CBR dengan alat Dynamic Cone Penetration (DCP) untuk jalan yang akan ditingkatkan. RSNI T-14- 2004 r.Inventarisasi jembatan berikut foto dokumentasinya.Mendesain struktur jalan berdasarkan data-data CBR. 2. Tata Cara Survey Kondisi Jalan Kota. adalah : Penunjang Serta 1. 12/BNKT/1990 q.Inventarisasi Geometrik jalan berikut foto dokumentasi.Inventarisasi sumber material di sekitar lokasi proyek . 14/T/BNKT/1990 p. Standar Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan. No. 3. Petunjuk perencanaan trotoar. SNI – 1732-1989 t. . Pd T-05-2005-B u. Lokasi a. . Peraturan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya dengan Metode Analisa Komponen. Pembuatan dokumen lelang . . Panduan Penentuan Klasifikasi Fungsi Jalan di Wilayah Perkotaan. . . Kerangka Acuan Kerja (KAK) . Lingkup Kegiatan Kegiatan. Lingkup. Petunjuk Perencanaan Marka Jalan. SNI-1732-1989-F x. Petunjuk/ Tata cara Standar lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan ini 7. Pedoman Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur. 05/ T/ BNKT/ 1991 m.Menyusun ketentuan – ketentuan yang akan diterapkan baik dalam proses pelelangan maupun dalam proses pelaksanaan. Pengumpulan Data Lapangan Alih Pengetahuan . peta lokasi dan lain – lain. No.

atau project officer (PO) dalam rangka pelaksanaan jasa konsultasi. b. Pendekatan Konsultan Perencana harus membuat uraian kegiatan secara terinci Metodelogi yang sesuai dengan setiap bagian pekerjaan perencanaan pelaksanaan yang dihadapi di lapangan yang secara garis besar adalah sebagai berikut : 1. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintahan beserta perubahannya dan aturan turunnya. Lokasi Kegiatan Lokasi kegiatan perencanaan di Kelurahan Batu 9 Kecamatan Tanjungpinang Timur c. Sebelum memulai kegiatan pekerjaan. untuk melaksanakan tugasnya. Akomodasi dan Ruang Kantor Akomodasi disediakan berupa mess Profesional staff dan subprofesional staff dengan biaya sewa 3. Fasilitas yang disediakan oleh pengguna jasa yang dapat digunakan oleh penyedia jasa adalah seperti tercantum dalam RAB. 2. 6. d. Laporan dan Data Kumpulan laporan dan data sebagai hasil studi terdahulu serta fotografi harus dikumpulkan sendiri oleh penyedia jasa. 4. e) informasi lainnya. Fasilitas Transportasi Pengguna Jasa menyediakan sewa kendaraan untuk Profesional Staff dan Tenaga Pendukung. Staf Pengawas/Pendamping Pengguna jasa akan mengangkat petugas atau wakilnya yang bertindak sebagai pengawas atau pendamping (counterpart). Data dan Fasilitas Penunjang 1. Ketentuan-ketentuan tersebut dituangkan dalam Dokumen Lelang yang mengacu pada Pepres No. yaitu untuk mendapatkan konfirmasi mengenai ruas- ruas jalan yang akan ditangani. Penyediaan oleh penyedia jasa Penyedia jasa harus menyediakan dan memelihara semua fasilitas dan peralatan yang dipergunakan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan (lihat daftar RAB). 8. konsultan harus mengadakan konsultasi terlebih dahulu dengan Pemimpin Kegiatan. Konsultan Pengawas harus mencari sendiri informasi yang dibutuhkan selain dari informasi yang diberikan oleh Pemimpin Pelaksana Teknis Kegiatan termasuk melalui Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini. 5. Kerangka Acuan Kerja (KAK) . Penyediaan oleh pengguna jasa Data dan fasilitas yang disediakan oleh pengguna jasa yang dapat digunakan dan harus dipelihara oleh penyedia jasa: 1.

2. yakni : a. Bina Marga. Analisa Data Lapangan.000 dan patok- patok permanen harus dipasang dengan interval tidak lebih dari 500 meter serta dapat dilihat dengan mudah. Detail pengukuran ini adalah sebagai berikut: Pengukuran polygon dengan ketelitian 1 : 10. c. Berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan. Analisa data CBR. Nilai CBR rencana ditentukan dengan formula: CBR (desain) = CBR (rata-rata) – 1 Std Deviasi Kerangka Acuan Kerja (KAK) . Jen. Pemeriksaan harus dilakukan sesuai dengan ketentuan- ketentuan yang berlaku. Pengumpulan data lapangan yang dilaksanakan dalam pekerjaan ini dilakukan dengan menggunakan cara yang disederhanakan (simplifed method). Konsultan harus mengadakan analisa data dengan mengikuti ketentuan- ketentuan sebagai berikut : a. Survey Topografi Pengukuran topografi ini dimaksudkan untuk mengumpulkan data topografi yang cukup untuk kebutuhan perencanaan. d. Pemeriksaan Lokasi Sumber Material Pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui informasi mengenai bahan-bahan perkerasan yang dapat dipakai untuk pelaksanaan pekerjaan konstruksi pada ruas-ruas jalan yang dikerjakan. Survey Kondisi dan Geometrik Jalan Tujuan dari ini adalah untuk mendapatkan data umum mengenai kondisi jalan serta kondisi geometriknya. Konsultan harus berusaha untuk mendapatkan informasi umum mengenai kondisi ruas jalan yang akan disurvey. 3. 4. sehingga dapat mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan survey pada setiap ruas jalan. yaitu cara pengumpulan data lapangan yang telah dikembangkan oleh Dit. b. Desain dan Gambar-gambar. Dynamic Cone Penetration Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mendapatkan nilai CBR lapisan tanah dasar yang dilakukan pada ruas-ruas jalan yang belum beraspal dan pada daerah pelebaran jalan atau jalan aspal yang telah rusak hingga tampak lapisan pondasinya. Pengukuran jarak dapat dilakukan secara langsung atau menggunakan titik-titik sementara dan bantuan alat ukur.

untuk menghitung besarnya beban gandar kumulif selama umur rencana dan mengitung besarnya ADT pada pertengahan umur rencana. 10.5 (satu Pelaksanaan setengah) bulan atau 45 (empat puluh lima) hari kalender. Merencanakan. Menganalisa dan menghitung volume pekerjaan ikutan (side work) f. b. Team Leader (1 Orang) Pemimpin tim konsultan sekurang-kurangnya harus seorang sarjana teknik sipil (S1) yang memiliki pengalaman minimum 5 (Lima) tahun dibidang perencanaan jalan dan jembatan dan mempunyai sertifikat keahlian kualifikasi Ahli Muda Perencana Jalan yang sesuai dengan bidang dan sub bidang yang dikeluarkan oleh asosiasi profesi yang telah diakreditasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. harus diperhatikan batasan-batasan yang berlaku dalam teori staistik. Menyiakan gambar-gambar standar dan khusus yang diperlukan dalam tiap-tiap pekerjaan pemeliharaan berkala. 2. Personil yang Personil yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan ini adalah : Dibutuhkan a. dan penyajian akhir dari hasil keseluruhan pekerjaan. Gambar : Peta sumber material. Gambar : Rencana kuantitas/Bidd List. Gambar : Dimensi perkerasan. Melakukan desain tebal perkerasan tambahan menurut metoda yang telah ditetapkan. Menyiapkan gambar-gambar khusus yang diperlukan untuk setiap ruas jalan tertentu. Menganalisa hasil desain sehingga diperoleh hasil desain yang optimal dan selalu memperhatikan batasan-batasan dalam biaya proyek. baik dalam tahap pengumpulan data. pengolahan. d. c. 9. Analisa data lapangan lalu lintas. e. Tugas utama pemimpin tim konsultan mencakup hal-hal sebagai berikut : 1. g. Kerangka Acuan Kerja (KAK) . Dalam pemakaian kedua formula tersebut. misalnya : Gambar : Alinyemen dari kontrak lanjutan. Waktu Jangka waktu pelaksanaan paket kegiatan ini adalah 1. mengkoordinasi dan mengendalikan semua kegiatan dan personil yang terlibat dalam pekerjaan ini sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik serta mencapai hasil yang diharapkan. Mempersiapkan petunjuk-petunjuk pelaksanaan kegiatan.

dapat memberikan masukan yang rinci mengenai kondisi. termasuk pengambilan data dilapangan dan analisanya serta mempunyai sertifikat keahlian Kualifikasi Ahli Muda Perencana Jalan yang sesuai dengan bidang dan sub bidang yang dikeluarkan oleh asosiasi profesi yang telah diakreditasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. Memeriksa hasil pengujian dan membuat laporan analisanya 3. Bertanggung jawab atas semua hasil perhitungan dan analisa dari data lalu lintas. Tugas dan tanggung jawab meliputi : 1. Kerangka Acuan Kerja (KAK) . Mengadakan penelitian di lapangan mengenai perencanaan dan pembuatan desain geometric dan perkerasan jalan. dan perhitungan-perhitungan mekanika tanah. pengolahan dan analisis data tanah. Bertanggung jawab atas semua pengujian dan penyelidikan material /bahan. Ahli Jalan Raya (1 Orang) Adalah Sarjana (S1) Teknik Sipil yang berpengalaman minimum 3 (Tiga) tahun dibidang Transportasi Jalan Raya (Highway/Transportation Engineering). siap digunakan. Ahli Material dan Pavement (1 Orang) Adalah Sarjana (S1) Teknik Sipil yang berpengalaman minimum 3 (Tiga) tahun dalam bidang dalam pengukuran topografi untuk perencanaan Jalan dan jembatan. Mengkoordinir dan mengendalikan semua personil yang terlibat dalam pelaksanaan jenis pekerjaan yang ditanganinya. Mengendalikan semua personil yang melibatkan dalam pekerjaan penyelidikan bahan material baik dilapangan maupun dilaboratorium serta menyusun rencana kerjanya 2. 6. serta harus menjamin bahwa data. pengambilan data dilapangan untuk bahan bangunan khususnya bahan jalan dan mempunyai sertifikat keahlian Kualifikasi Ahli Muda Perencana Jalan yang sesuai dengan bidang dan sub bidang yang dikeluarkan oleh asosiasi profesi yang telah diakreditasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. Bertindak sebagai wakil konsultan dalam melakukan koordinasi. 3. b. 4. Merencanakan dan melaksanakan semua kegiatan yang mencakup pelaksanaan penyelidikan tanah di lapangan dan di laboratorium. analisis dan perhitungan mekanika tanah yang dihasilkan adalah benar. akurat. c. Kepala pengawas ini bertugas dilapangan selama 2 (dua) bulan. 5. asistensi dan pelaporan kegiatan kepada Satker Non Vertikal tertentu atau dengan pihak/instansi lain yang terkait. 4. sifat-sifat dan stabilitas badan jalan untuk tahap perencanaan teknis jalan dan jembatan.

Cost Quantity Estimator (1 Orang) Adalah Sarjana (S1) Teknik Sipil yang berpengalaman minimum 3 (Tiga) tahun dibidang perhitungan volume dan biaya bangunan sipil khususnya pekerjaan jalan dan jembatan. Bertanggungjawab atas semua pekerjaan transportasi. CAD Operator (2 orang) Mempunyai pengalaman dalam pembuatan gambar-gambar Teknik Sipil khususnya Jalan dan Jembatan. Juru gambar bertanggung jawab atas pembuatan gambar- gambar yang dibutuhkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) . Tugas dan tanggung jawab Teknisi lapangan adalah mengumpulkan semua data yang dibutuhkan dari lapangan dan bertanggung jawab atas ketelitian hasil yang didapat. 11. menganalisa hasil survey dan membuat rekomendasi kebijakan dan perencanaan dari data Lalu-lintas. Tugas dan tanggung jawab meliputi : 1. Sondir. Mengendalikan dan mengatur personil yang mengadakan survey dilapangan 2. Pengukuran Geodesi. termasuk pemeriksaan kekuatan jembatan. survey material dan sebagainya. b. Mempunyai latar belakang minimal pendidikan SMK Bangunan/ sederajat dengan pengalaman minimal 3 (Tiga) tahun dan familiar dengan program Auto CAD. Surveyor berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaaan penyelidikan lapangan untuk pekerjaan sipil khususnya jembatan. d. mengidentifikasi permasalahan transportasi dilokasi kajian. koordinasi teknis. Surveyor bertanggung jawab terhadap Team Leader . SUB TENAGA AHLI DAN a. Memeriksa dan menganalisa data lapangan 3. Bertanggung jawab atas semua perhitungan harga dan biaya konstruksi sesuai dengan desainnya. Mengadakan analisa dan perhitungan harga satuan. mempersiapkan pekerjaan lapangan. Geodetic Technician/Surveyor (1 Orang) TENAGA PENDUKUNG Surveyor adalah seorang yang terampil dalam melakukan survey lapangan dengan minimal pendidikan Minimal D3 Teknik Sipil dengan pengalaman 6 (Enam) Tahun dalam bidang jalan dan jembatan. mengumpulkan data harga bahan/material serta peralatan untuk proyek-proyek yang sedang berjalan sebagai pembanding 2. Menghitung kuantitas dari bahan dan kebutuhan yang lain sesuai dengan desain yang ada 3. Dapat bekerja cepat dengan ketelitian yang tinggi. Tugas dan tanggung jawab meliputi : 1. DCP.

Pengukuran Geodesi. Gambar-gambar standart dan gambar-gambar perencanaan. Laporan-Laporan Konsultan harus membuat. 5. 3. KELUARAN Keluaran yang dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah : 1.mengkoordinasikan serta melaporkan kegiatan dalam bentuk laporan yang baik untuk kegiatan pekerjaan maupun hasil pekerjaan yang harus disusun dalam Bahasa Indonesia. 7. Sondir. Bagian Pokok Laporan akhir Ini harus memuat uraian dan hasil pelaksanaan : Daftar isi Peta lokasi proyek Uraian yang berisi data perencanaan beserta perhitungannya. Perhitungan dan Perencanaan Geometric Desain Jalan berikut Gambar Desainnya. yang meliputi : 1. pendidikan minimal SLTA/ sederajat pengalaman 2 (Dua) tahun. d. Dokumen Engineer Estimate (EE) Terdiri dari : Analisa Harga Satuan Perhitungan Kuantitas Pekerjaan dan Perkiraan Biaya Kerangka Acuan Kerja (KAK) . survey material dan sebagainya. 2. Dokumen Lelang standar. Perhitungan dan Perencanaan Lapis Ulang/ Overlay dan pemeliharaan perkerasan jalan berikut gambar desainnya untuk pekerjaan rehabilitasi/ pemeliharaan jalan. Analisa Data dan Perhitungan Topografi Perhitungan Perkerasan Jalan Perhitungan Struktur Bangunan Pelengkap (bila ada) Back Up data perhitungan kuantitas tiap item pekerjaan Foto Dokumentasi 2. 4. 6. Tenaga Survey (3 orang) Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaaan penyelidikan lapangan untuk pekerjaan sipil khususnya Jalan dan Jembatan. Analisa Kualitas dan Kuantitas Bahan yang digunakan berikut perhitungan biayanya. Data-data Lapangan yang mendukung Perencanaan Geometrik dan Perkerasan jalan berikut pengolahan data tersebut. 11. c. Administrasi (1 Orang) Berpengalaman dalam bidang administrasi perkantoran. perhitungan perencanaan beserta rumus-rumus dan asumsi yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan ini. termasuk pemeriksaan DCP. pengolahan data. Latar belakang pendidikan STM Bangunan/ Sederajat berpengalaman minimal 2 (Dua) tahun. khususnya dalam administrasi proyek pekerjaan teknik sipil. 12. berisi uraian pelaksanaan. Laporan Akhir ( 5 Rangkap ) Berupa rangkuman kegiatan yang telah dilakukan. Semua data-data dan hasil perencanaan tersebut diatas Soft Copynya juga harus disediakan.

Dokumen Pengadaan/Lelang ( 5 rangkap ) Adapun isi dari dokumen lelang ini sesuai dengan Perpres No 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya dan aturan turunannya. 3. Kerangka Acuan Kerja (KAK) . Hal-hal teknis yang belum termuat dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini akan diatur sebagaiman mestinya. Softcopy Laporan ( 5 Keping ) Adapun isi dari Softcopy laporan ini berisi semua laporan – laporan diatas. Penutup Kerangka Acuan Kerja Ini dibuat sebagai pedoman dan masukan bagi Konsultan Perencana untuk melaksanakan penawaran biaya/ nilai pekerjaan kepada pemberi tugas dan sekaligus sebagai pedoman untuk tugas nantinya apabila ditetapkan sebagai konsultan perencana. Gambar Rencana Terdiri dari : Strip Map Long Section Gambar Tipikal dan Penampang Melintang Gambar Bangunan Struktur dan Detailnya 4. 1. 5.