You are on page 1of 15

PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR

BAHASA INDONESIA PADA PAKET C

By, Ida Nuraeni, S.Pd, M.Pd

A. PENGANTAR
Makalah  ini  saya  sajikan  kepada  Anda,  peserta  orientasi  pengembangan 
strategi  dan  metode  pembelajaran  demokratis  bidang  studi  Bahasa  Indonesia  sebagai 
bagian  dari  keseluruhan  rangkaian  materi  yang  harus  Anda  kuasai  untuk   menjadi 
seorang  tutor  yang  profesional.  Keprofesionalan  seseorang  ditunjukkan  dengan  
beberapa  kompetensi.   Satu  di  antaranya  adalah  kompetensi  proses  belajar  mengajar. 
Penilaian  proses  dan hasil belajar merupakan aspek yang sangat penting dalam rangka 
menentukan keberhasilan (ketidakberhasilan) suatu pembelajaran.
Akan  tetapi,  mengingat  keterbatasan  waktu,  saya  hanya  akan  menyajikan 
bagian  penting  dalam  sebuah  penilaian  pembelajaran.  Materi  tersebut  saya  kemas 
menjadi  5  bagian.  Bagian   pertama  membahas  tentang  konsep  dasar penilaian. Bagian 
kedua,  mengulas  tentang  teknik­teknik  penilaian  pembelajaran  bahasa  dan  sastra 
Indonesia.  Selanjutnya  kajian  tentang  pengembangan  instrumen  penilaian  akan  saya 
sajikan  pada  bagian  ketiga.  Sementara  itu,  pada  bagian  keempat  akan  dibicarakan 
tentang  pengolahan  dan  penafsiran  hasil  penilaian.  Pada  bagian  kelima,  topik  yang 
dibahas adalah pemanfaatan penilaian bahasa Indonesia.

B. URAIAN
Pada  bagian  ini,  saya  uraikan  satu  persatu  materi  yang  sudah  dikemas 
menjadi 5 bagian penting..
I. Konsep Dasar Penilaian
Pembicaraan  mengenai  konsep dasar penilaian meliputi pengertian penilaian, 
tujuan, manfaat, proses, dan prinsip­prinsip penilaian. 
a. Pengertian Penilaian
Dalam  dunia  pendidikan  dikenal  dua  istilah  yaitu  penilaian  dan  evaluasi. 
Pada  pelaksanaannya  keduanya merunut pada proses yang sama. Evaluasi berasal dari 
kata  ​
evaluation  (English),  ​dari  akar  kata  ​
value  ​
atau  nilai.  Dalam  bahasa  Indonesia 
dipadankan dengan kata penilaian, yaitu proses memberikan nilai.
Selanjutnya,  beberapa  istilah  yang  sering  muncul  bersamaan  dengan 
penilaian  adalah  pengukuran,  asesmen,  dan  tes.  Ketiga  istilah  tersebut  ada  dalam 
proses  penilaian.  Pengukuran  adalah  suatu  jenis  penilaian  dalam  bentuk  pemberian  
angka  atau  skala  kepada  suatu  atribut  atau  karakteristik  tertentu  yang  dimiliki  oleh 
orang, benda, atau objek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas.
Di  dalam  penilaian  pendidikan,  seperti  penilaian  kemampuan  berbahasa  dan 
bersastra,  kita  hanya  akan  mengukur karakteristik tertentu dari siswa, bukan  siswanya 
sendiri.  Artinya,  seorang  guru   bahasa  Indonesia  dapat  mengukur  penguasaan  siswa 
terhadap  kemampuan  mendengarkan,  berbicara,  membaca,  dan  menulis  yang  telah 

Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa
Page 1
Indonesia Bagi Tutor Paket C. 23 November 2012​

  baik  dengan  skala 10 maupun skala 100. untuk  mengetahui  seberapa  jauh  hasil  yang  dicapai  melalui  proses  pembelajaran yang telah dilaksanakan; 3. Manfaat Penilaian Penilaian  merupakan  kegiatan  memperoleh.  dan  bagi  peningkatan  pembelajaran  pada  suatu  mata  pelajaran. untuk  menafsirkan   apakah  seorang  anak  telah  cukup  matang  untuk   bermasyarakat atau untuk melanjutkan ke lembaga pendidikan yang lebih tinggi; 7.  Wujud  dari  hasil  pengukuran  adalah  data­data  berbentuk  angka. 1. Tujuan Penilaian Tujuan  penilaian  di  dalam   mata  pelajaran  bahasa  Indonesia  tentu  amatlah  banyak.  tes  adalah  alat  yang  dipergunakan  dalam  pengukuran  berisi  sejumlah  tugas  yang  harus  dikerjakan  oleh  siswa. 2003: 41). Untuk mengetahui kemampuan siswa di dalam SK­KD tertentu. Untuk mengetahui ketercapaian tujuan­tujuan pembelajaran bahasa Indonesia. Sementara  itu. b.  guru  cukup  mengetahui  dan  memahami  tujuan  penilaian  seperti  berikut ini. Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 2 Indonesia Bagi Tutor Paket C.  alat  pengukuran  bisa  berupa nontes. Untuk  memberikan  gambaran  yang  objektif  tentang  kemampuan  berbahasa  Indonesia  siswa. 2.  menganalisis. 23 November 2012​ .  sehingga  hasil  dari  penilaian  tersebut  memberi  informasi yang bermakna  dan mempunyai manfaat. untuk  mengetahui  apakah  suatu  mata  pelajaran  yang  diajarkan   dapat  dilanjutkan  dengan  bahan  pelajaran  yang  baru  atau harus mengulang kembali  bahan yang  sebelumnya; 4.  Penjelasan  yang  lengkap  mengenai  kedua  alat  pengukuran  ini  akan  dibicarakan  pada  bagian  teknik­teknik penilaian bahasa dan sastra.  selain  tes. 3. guru dan  kepala  sekolah. Secara ringkas manfaat penilaian adalah : 1.  Namun. dilatih. untuk  mendapatkan  bahan­bahan  informasi untuk menentukan apakah seorang   anak dapat dinaikan ke kelas yang lebih tinggi ataukah harus mengulang di kelas semula;  5. 5. keduanya dipergunakan oleh  guru  untuk  mengukur  kemampuan  siswa  dalam  berbahasa  dan  bersastra. 6.  masyarakat.  orang  tua.  dan  menafsirkan   data  tentang  proses  dan  hasil  belajar  siswa.  yang  dilakukan  secara  sistematis  dan  berkesinambungan. Untuk memberikan motivasi belajar bagi siswa dan guru. c. untuk  membandingkan  apakah  materi  yang  dicapai  oleh  anak­anak  sudah  sesuai dengan kepasitasnya atau belum;  6. Untuk memberikan umpan balik bagi kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia.  Sesungguhnya.   untuk  mengetahui  taraf  kesiapan  siswa  dalam  menempuh  suatu  pendidikan  tertentu; 2. Secara  umum  manfaat penilaian dapat memberikan keuntungan bagi  siswa. 4. Untuk menentukan kelalyakan siswa dalam berbahasa Indonesia. untuk  mengetahui  taraf  efisiensi  metode  yang  digunakan  dalam  lapangan  pendidikan (Ramelan. Baik tes maupun nontes. untuk mengadakan tes seleksi;  8.

Menyeluruh  dan  berkesinambungan. 2. Objektif.  penyusunan  alat  penilaian.  penetapan  aspek­aspek  yang  akan  dinilai.  Berikut  ini  beberapa  prinsip  penilaian  yang dikembangkan oleh BSNP  (Depdiknas. 3.   dan  dasar­dasar  pengambilan  keputusan dapat diketahui oleh pihak­pihak yang berkepentingan.  prosedur.  suku. 4.  penentuan  kriteria  yang  dipergunakan.  berarti  penilaian  oleh  pendidik  merupakan  salah  satu  komponen   kegiatan  pembelajaran.  berarti  penilaian  tidak  menguntungkan  atau  merugikan  peserta  didik  karena  berkebutuhan  khusus  serta  perbedaan  latar  belakang  agama. Terbuka. 5.  berarti   penilaian  dilakukan  secara  berencana  dan  bertahap  denga  mengikuti  langkah­langkah baku.  kriteria  penilaian.  berarti  penilaian  didasarkan  pada  data  yang  bercerminkan  kemampuan  yang  diukur. 7. Sahih.  untuk  memantau  perkembangan kemampuan peserta didik.  berarti  penilaian  didasarkan  pada  prosedur  dan  kriteria   yang  jelas  tanpa  dipengaruhi oleh subjektivitas penilai. Sistematis. maupun hasilnya.  yang  berisi  kegiatan­kegiatan  perumusan  tujuan  penilaian. Proses Penilaian Penilaian  merupakan  sebuah  proses. 1.  berarti  prosedur  penilaian. Beracuan  kriteria. 2007).  budaya. dan gender. 6. Prinsip Penilaian Prinsip  penilaian  mengacu  pada  standar  penilaian  pendidikan  jenjang  pendidikan  dasar  dan  menengah. II. 1. Perencanaan.  adat  istiadat.d. Akuntabel.  berarti  penilaian  didasarkan  pada   ukuran pencapaian kompetensi yang  ditetapkan. tergantung jenis data yang diperoleh kualitatif atau kuantitatif.  pemeriksaan  hasil penilaian atau lembar tugas.  Dalam  sebuah  penilaian  pembelajaran  harus  dilakukan  beberapa  tahap  menuju  penilaian. dan pemberian skor. 23 November 2012​ . 3. 2. 9. Penggunaan  hasil penilaian yang telah selesai diolah dan ditafsirkan sesuai  dengan tujuan  penilaian. Pengumpulan  data  yang  berupa  kegiatan­kegiatan  pelaksanaan  penilaian. Terpadu. 8. Adil.  Tahapan  dalam  sebuah  penilaian  meliputi  tahapan berikut ini.  berarti  penilaian  dapat  dipertanggungjawabkan  baik  dari  segi  teknik. 4. Pengolahan  data  hasil   penilaian  yang  mungkin  dilakukan  dengan  teknik  statistik  atau  nonstatistik.  status sosial ekonomi.  penentuan  metode  penilaian  yang  akan  dipergunakan. e.  dan  penentuan  frekuensi pelaksanaan penilaian. Teknik­teknik Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 3 Indonesia Bagi Tutor Paket C. Penafsiran   terhadap  hasil kegiatan pengolahan data dengan mendasarkan diri pada  norma  tertentu. 5.  berarti  penilaian   mencakup  semua  aspek  kompetensi  dengan  menggunakan  berbagai  teknik  yang  sesuai.

  Berikut  ini  adalah  gambar  tentang  beberapa  teknik  dalam  penilaian  pembelajaran  bahasa  dan  sastra Indonesia. Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 4 Indonesia Bagi Tutor Paket C. Secara  umum  teknik   penilaian  pembelajaran  bahasa  dan  sastra  Indonesia  dapat  dikelompokkan  menjadi  dua.  yaitu  teknik  tes  dan  teknik  nontes. 23 November 2012​ .

 2012:165).  kurikulum.  salah  satu  tugas  professional  guru  adalah  menilai  efektivitas  program  pembelajaran.  guru. 23 November 2012​ .  lingkungan  manusia.  dan  lingkungan bukan manusia (Suryaman.  sarana.  Yang  dimaksud  dengan  efektivitas  program  pembelajaran  adalah  kegiatan  untuk  mengetahui  tingkat  keberhasilan  kegiatan  yang  direncanakan   dalam  pembelajaran  bahasa Indonesia. Sasarannya adalah  siswa. Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 5 Indonesia Bagi Tutor Paket C.  Tolok  ukur  pencapaian   target  program  pembelajaran  bahasa  Indonesia  adalah  tujuan  yang  sudah dirumuskan di dalam tahap perencanaan.  pendekatan  dan   strategi. Teknik  menilai  proses  dan  hasil   belajar  pembelajaran  bahasa  Indonesia.

 yaitu ranah kognitif.  memanipulasi.  membedakan. afektif.  mendeskripsikan.  Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 6 Indonesia Bagi Tutor Paket C. Pengembangan Instrumen Penilaian Instrumen  penilaian   yang  akan  dipergunakan  harus  dikembangkan  oleh  guru. III.  menghitung.  menjelaskan.  menulis  kembali.  Beberapa  hal  yang  perlu  mendapat  perhatian  dalam  mengembangkan  instrumen  penilaian  akan disajikan dalam uraian berikut ini. dan psikomotor.  mendaftar.  membuat  parafrse.  dan  meringkas Penerapan  Mengubah.  menemukan. Tabel Ranah Kognitif Ranah Aspek Kata­kata Operasional Kognitif Ingatan mendefinisikan.  mendemonstrasikan.  menyimpulkan.  mempertahankan.  menamakan.  menafsirkan.  untuk  lebih  memudahkan  guru  dalam  merumuskan  KD.  Secara  umum  kompetensi  tersebut  telah  ada  dalam  SK­KD.  menggeneralisasi.  memperluas. Kompetensi yang Dinilai Hal  pertama  yang  harus  dilakukan  dalam  pengembangan  instrumen  penilaian  adalah  pengalaman  atau  kemampuan  yang  akan  dinilai.  dan menyatakan Pemahaman  Mengubah.  dipergunakan 3 ranah taksonomi Bloom. a.  memodifikasi. Berikut  adalah  kata­kata  operasional  yang  dapat  dipilih  dalam  merumuskan  kompetensi  yang akan dinilai. 23 November 2012​ .  memilih.  menjodohkan.  memmneri  contoh.  menyebutkan.  mengidentifikasi.   meramalkan.  Akan  tetapi.  mengoperasikan.  menerangkan.

  menafsirkan.  meringkas.  menulis  kembali.  memilih.  memisahkan.  mengilustrasi.  merencanakan.  mengikuti.  memilih.  dan  Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 7 Indonesia Bagi Tutor Paket C.  dan  menyokong Afektif  Penerimaan  Menanyakan.  menjelaskan.  menghubungkan.  menghubungkan  menunjukkan.  mendeskripsikan. 23 November 2012​ .  menunjukkan.  membedakan.  mengarang. meramalkan.  mengombinasikan.  menciptakan.  menyimpulkan.  memberikan.  mempertentangkan.  dan  menceritakan Evaluasi  Menilai.  mengidentifikasi.  menyimpulkan.  memutuskan.  menghasilkan.  mendeskripsikan.  mengritik.  memilih.  memilih.  mengidentifikasi.  membenarkan.  memisah.  menjawab.  menyiapkan.  meringkas.  membandingkan.  membedakan. membagi Analisis  Memerinci. membagi Sintesis  Mengkategorisasikan.  menempatkan.  menyusun.  menghubungkan.  mendesain.  mendiagramkan.

  mendengarkan. mengerjakan Pengorganisas Mengikuti.  membantu.  menghormati.  mengidentifikasi.  mempertahankan. 23 November 2012​ .  melaporkan.  menjelaskan.  menyiapkan.  memodifikasi.  memodifikasi.  melaporkan.  mendiskusikan.  mengikuti.  mengusulkan. menggunakan Penanggapan  Menjawab.  memilih.  menyesuaikan  diri.  mendeskripsikan.  membaca.  ian nilai­nilai menggabungkan.  mempelajari.  mensintesis Karakkterisasi  Melakukan.  membandingkan.  mendemonstrasikan.  Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 8 Indonesia Bagi Tutor Paket C.  menjelaskan.  memilih.  mengorganisasikan.  mengintegrasikan.  membentuk.  memutuskan.  kompleks mempengaruhi.  menanggapi.  mengundang.  membedakan.  melengkapi.  Penilaian  Melengkapi.  mengambil  bagian.  nilai  yang  memperlihatkan.  menyusun.  membaca. menulis.  menampilkan.  menghubungkan.  menggeneralisasikan.  menceritakan.  melakukan.  membedakan.

1.  akhir  semester.  tengah  semester.  memecahkan.  memverifikasi Psikomotor  Gerak reflex Gerak dasar Kemampuan  persepsual Kemampuan  fisik Gerak  dengan  keterampilan Komunikasi  yang  berkelanjutan Pada  ranah  ketiga.  memerankan. mempertunjukkan.  sedangkan  panduan  kata  operasionalnya  dapat  dimbil  dari Bloom.  Penyusunan  kisi­kisi  dapat  menyatu  dengan  silabus  atau  RPP.  menanyakan. dan lain­lain. c. Penyusunan Kisi­kisi Kisi­kisi  merupakan  bagian  yanmgn  tak  terpisahkan  dari  kegiatan  perencanaan  pembelajaran  dalam  bentuk  silabus  dan  rencana  pelaksanaan  pembelajaran  (RPP).  yaitu  psikomotorik  menekankan  pada  segi  gerakan­gerakan  fisik  dan  alat­alat  ucap.  membawakan acara.  kenaiakn  kelas. Penentuan Tujuan Penilaian Penentuan  tujuan  penilaian  merupakan  langkah  awal  dalam  rangkaian  kegiatan  penilaian  secara  keseluruhan. Kisi­kisi penilaian menyatu dengan silabus Silabus Pembelajaran Sekolah :…………………………………………… Mata Pelajaran :…………………………………………… Kelas/Semester : …………………………………………. b.  Misalnya.  mengualifikasikan.  menggunakan.  melayani.  atau  penilaian  akhir  dari  satuan pendidikan.  mengusulkan. membacakan berita. berdeklamasi. Rumusan tujuan diambil dari  indokator­indikator  pencapaian..  Berikut  ini  adalah  contohnya.  seperti  untuk  penilaian  harian.  tulis­menulis. Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 9 Indonesia Bagi Tutor Paket C. 23 November 2012​ . melafalkan.  merevisi.

. 23 November 2012​ . Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 10 Indonesia Bagi Tutor Paket C. Standar Kompetensi :…………………………………………… M Kegia Ind P A S a tan  oka e l u t Pemb tor  n o m e elajar Pen i k b r an cap l a e i aia a s r n i i   a   d n W a a n k   t M u e d i a   B e l a j a r T B e e k n n t i u k k     2. Kisi­kisi penilaian menyatu dengan RPP Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sekolah :…………………………………………… Mata Pelajaran :…………………………………………… Kelas/Semester : ………………………………………….

membuat kunci jawaban dan/atau pedoman penskoran. uraian. 3.  baik  dari  aspek  materi/isi/konsep. mengidentifikasi perilaku atau langkah kegiatan yang diobservasi; c. 23 November 2012​ . Penilaian Indikator  Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Pencapaian d. Setiap indikator dapat dibuat menjadi lebih dari satu butir soal. membuat rubrik/pedoman penskoran. konstruksi. Penyusunan tes tertulis Dalam menyusun tes tertulis.  seperti  yang  telah  disajikan  dalam  gambar pada bagian sebelumnya. 1. Skenario Pembelajaran : F. Penyusunan Instrumen Instrumen  penilaian   dapat  berupa  tes  dan  nontes. 2. Alokasi Waktu :…………………………………………… A. Sumber Belajar : G. maupun bahasa; b. misalnya bentuk isian. e. hal­hal yang harus diperhatikan adalah: a. SK : B. meliputi: a. menentukan  model  skala  yang  dipakai. Model/Metode Pembelajaran : E. memperhatikan   persyaratan  penyusunan  tes  tertulis. Setiap KD dapat diturunkan menjadi beberapa indikator. N Aspek yang Diobservasi Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 11 Indonesia Bagi Tutor Paket C. mengacu pada indikator pencapaian; b.  pilihan ganda atau lainnya; serta d. memilih  bentuk  butir  yang  sesuai  dengan  indikator.  yakni  skala  penilaian  (​ rating  scale)  ​ atau  daftar cek (​ check list); ​ serta d. 4. terdapat hal­hal yang harus diperhatikan. KD : C. 1. Penyusunan pedoman observasi Dalam menyusun pedoman obserasi. Indicator  yang  dikembangkan  haruslah  memberikan  makna  bagi  kehidupan  siswa  sehari­hari. Rumusan indicator menggunakan kata kerja operasional. 2. mengacu pada indikator pencapaian; c. Berikut  ini  adalah  contoh  tabel  instrument  penilaian  dengan  observasi  untuk  KD  “menceritakan pengalaman”. Materi Pembelajaran : D. Perumusan Indikator Pencapaian Indicator­indikator  pencapaian  diterjemahkan  oleh  guru  berdasarkan  KD  mata  pelajaran  Bahasa Indonesia dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini.

o  B ut ir 1 Tema Pengalaman 2 Teknik pengungkapan (objektif  atau subjektif) 3 Volume suara 4 Gerak tubuh 5 Ekspresi wajah 3. Kelengkapan  data  (lengkap=3;   kurang  lengkap=2;  tidak  1­3 lengkap=1) d. c. Analisis data (baik=3; cukup=2; kurang=1) 1­3 Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 12 Indonesia Bagi Tutor Paket C. Berikut  ini  disajikan  contoh tabel penilaian dengan penugasan untuk KD “menulis  laporan hasil pengamatan” Aspek yang Dinilai Sk or  Persiapan 3 Rumusan  masalah  (tepat=3;  kurang  tepat=2;  tidak  1­3 tepat=1) Pelaksanaan 14 a. Pengumpulan  informasi  (tepat=3;  kurang  tepat=2;  tidak  1­3 tepat=1) b. Membuat rubrik/pedoman penskoran. b.  relevansi. 23 November 2012​ . Mengacu pada indikator pencapaian.  yaitu  kemampuan  pengelolaan.  dan  keaslian. Keakuratan  data/informasi  (akurat=3;  kurang  akurat=2;  1­3 tidak akurat=1) c. Penyusunan penugasan (tugas rumah/proyek) Terdapat  tiga  hal  yang  harus  diperhatikan  dalam  penilaian  protek.  Langkah­langkah  penyusunan  penilaian  proyek  adalah sebagai berikut. a.  Mengacu pada jenis tugas yang dikerjakan.

e.  menjodohkan  sebanyak  10  butir.  tanggung jawab. Penggunaan  bahasa  komunikatif=2;  kurang  1­2 komunikatif=1) c.  dan  soal  pilihan  ganda  25  butir.  Jika  siswa  dapat  menjawab  dengan benar soal benar­salah 25  butir. Pelaksanaan Penilaian Guru  Bahasa  Indonesia  dapat  menilai  aspek  afektif  seperti  kecerdasan  emosional dan  sosial.  Sementara  itu. IV. dan hubungan sosial. Sistematika laporan (baik=2; tidak baik=1) 1­2 b. g. Telaah Instrumen Suatu  instrumen  penilaian  harus  ditelaah  untuk  menentukan  kevalidan  dan  kereliabelannya.  dan  pilihan  ganda  sebanyak  25  butir  siswa  tersebut  mendapat  skor  60.  Cara  sederhana  untk  mengonversinya  adalah   dengan  menggunakan criteria skor maksimum 100 dengan rumus: Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 13 Indonesia Bagi Tutor Paket C. sopan santun.  soal  menjodohkan  15  butir. Penulisan ejaan (tepat=3; kurang tepat=2; tidak tepat=1) 1­3 d. kejujuran.  suatu  instrumen  dikatakan  reliabel  jika  mampu  menjawab pertanyaan apakah alat tersebut dapat diandalkan dan berguna.  Instrumen  penilaian  dikatakan  valid  jika  mampu  menjawab  pertanyaan  apakah  suatu  alat  ukur  benar­benar  mengukur  apa  yang  hendak  dan  seharusnya  diukur. Pengolahan Hasi Penilaian  Hasil  penilaian  yang   dilakukan  oleh  guru  harus  diolah  terlebih  dahulu  sebelum  diputuskan. Pengolahan ini dilakukan melalui penskoran dan konversi skor. Tampilan (menarik=2; kurang menarik=1) 1­2 f. 23 November 2012​ .  Contoh; Guru  bahasa  Indonesia  melakukan  penilaian  tes  objektif  yang  terdiri  atas  70  butir  soal  dengan  rincian  30  butir  soal  benar­salah.  khususnya  terkait  dengan  penggunaan  bahasa  dan  apresiasi  sastra. Pengolahan dan Penafsiran Hasil Penilaian a. Kesimpulan (tepat=2; kurang tepat=1) 1­2 Pelaporan hasil 9 a.  Penilaian  dilakukan  melalui pengamatan terhadap perilaku siswa seperti kedisiplinan.

  Oleh  karena  itu.  Tanpa  penilaian.  penilaian  merupakan  tugasnya  sebagai  seorang  yang  memiliki  keahlian  khusus. 2. Penafsiran Hasil Penelitian Ada  dua  cara  menafsirkan  hasil  penilaian  berdasarkan  skor  hasil  pengolahan. dan seterusnya. Berapa  banyak   siswa  yang  pencapaian  hasil  belajar  (Bahasa  Indonesia)­nya  termasuk  tinggi­sedang­rendah?  Pertanyaan  ini  memberikan  panduan  secara  umum mengenai keberhasilan pembelajaran.  Artinya.  dan  pada  akhir  pembelajaran. Siswa  dengan karakteristik seperti apa yang menunjukan pencapaiaan  hasil belajar  yang  termasuk  tinggi­sedang­rendah?  Pertanyaaan  ini  akan  memberikan  panduan  Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 14 Indonesia Bagi Tutor Paket C.  pada  saat  berlangsungnya  pembelajaran.  X=  nilai  rata­rata  kelas  dan  SD=simpangan  baku. sedangkan dibawah 62 gagal.  guru  akan  selalu  kreatif  untuk  mencari  berbagai  strategi  baru  didalam  tindakan  mengajarnya. Nilai­nilai siswa tersebut  dicari  rata­ratanya.  nilai  bahasa  Indonesia  siswa  sebesar  86  dihitung  berdasarkan  nilai  rata­rata  kelas  dan  simpangan  baku. bukan dari apa yang seharusnya di pelajari siswa. Nilai diatas atau sama dengan 62 lulus.  Misalnya.  misalnya  X=60  dengan  SD=8  nilai  yang  dinyatakan  lulus  adalah  60+0. Jadi.  Artinya.  jumlah  skor  maksimal  adalah  70. Jika acuan  patokan  yang  di  gunakan.  penilaian  harus  selalu  dilakukan  oleh  guru  sebagai  bagian  dari  profesi   nya.  Misalnya.  pembelajaran  tidak  pernah  tuntas.  Fungsinya  sebagai  dasar  berpijak  didalam  menentukan  keberhasilan  atau   kekurangan  dirinya  sebagai  seorang  yang  profesional.  pembelajaran  yang  efektif  adalah  pembelajaran  yang  berangkat  dari  hasil  penilaiannya  sebelumnya.  sebesar  75%.  siswa  tersebut  lulus.  nilai  Bahasa  Indonesia  siswa  sebesar  86  didasarkan  atas  kriteria  yang  dibuat  sebelumnya. siswa yang memperoleh skor 60 setelah dikonversi akan mendapat nilai sebesar: b.  sebagai  pengalaman awal siswa. 23 November 2012​ . Pemanfaaatan Penilaian Bahasa Indonesia Penilaian  merupakan  bagian  tak  terpisahkan  dari  suatu  pembelajaran.  misalnya  ada  siswa  yang  mendapat  nilai  86.  Menurut  Sudjana  (1990)  analisis  yang  perlu  dilakukan  dari  hasil  penilaian  pembelajaran (Bahasa Indonesia) adalah: 1.  Berdasarkan  haasil  penilaian  inilah.  Bagi  guru  yang  profesional.  yakni  penilaian  dengan  acuan  patokan  dan  penilaian  dengan  acuan norma.  Setelah  dikonfersi.  Rumus  yang  digunakan  adalah:  (X+0.  dengan  soal  70  butir.  Jika  acuan  norma  yang  digunakan.25  SD).25 (8)=62. V.  Penilaian  dapat  dilakukan  sebelum  pembelajaran  dimulai.

5. Aspek  manakah  yang  dipandang  masih  lemah  dari  pengalaman  mengajar  sebelumnya?  Pertanyaaan  ini  akan  memandu  guru  didalam  memperbaiki  dan  meningkatkan kegiatan pembelajaran. Pertanyaan­pertanyaan  tersebut  akan  memberikan  informasi  yang  berharga  untuk  dimanfaatkan  dalam  membina  dan  mengembangkan  penyelenggaraan  pembelajaran bahasa Indonesia yang efektif dari waktu ke waktu.  ​ Latihan  Untuk  lebih  memantapkan  pemahaman  Anda  terhadap  materi  yang  telah  diuraikan  di  atas. 3.  Sertakan  pula pedoman/rubrik penskorannya! Selamat Mengerjakan!! Orientasi Pengembangan Strategi Dan Metode Pembelajaran Demokratis Bidang Studi Bahasa Page 15 Indonesia Bagi Tutor Paket C. Mengapa   siswa­siswa  tersebut  mencapai  hasil  belajar  tinggi­sedang­rendah?  Pertanyaan  ini  akan  memandu  guru  untuk  melakukan  diagnosis  mengenai  keberhasilan dan kegagalan pembelajaran. Apakah  tinggi­rendahnya  pencapain  hasil  belajar  (bahasa   Indonesia)  siswa  disebabkan  tindakan  guru  didalam  mengajar?  Pertanyaan  ini  akan  memandu guru  dalam menilai kemampuan mengajarnya. 4. 23 November 2012​ . mengenai upaya memahami kemampuan siswa.  cobalah Anda kerjakan latihan berikut ini!   Susunlah  sebuah  contoh  instrumen  penilaian  dengan  SK­KD  yang  Saudara  pilih.