You are on page 1of 6

28/08/2016

Esensi Standard dan Instrumen Bab III, VI,
IX Akreditasi PUSKESMAS & FKTP (#8)

Esensi dari Bab III, VI dan IX adalah membahas tentang program mutu Puskesmas dan
Keselamatan Pasien. Bab ini merupakan kelanjutan dari pembahasan sebelumnya yaitu tentang
konsep mutu.

Bab III Peningkatan Mutu Puskesmas (PMP)

Standar 3.1 Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas

Kriteria 3.1.1 Penanggungjawaban mutu, tugas, tanggungjawab dan wewenang

Kriteria 3.1.2 Perencanaan mutu & kinerja perbaikan mutu berkesinambungan: Koreksi, tindakan
korektif, preventif

Kriteria 3.1.3 Peran, Pimpinan & Seluruh Karyawan

Kriteria 3.1.4 Internal audit

Kriteria 3.1.2 Rapat Tinjauan Manajemen (salah satunya membahas hasil internal audit)

Kriteria 3.1.5 Pemberdayaan Pengguna

Penetapan indicator klinis 4. Kebijakan & Prosedur IKP 6. o Memberikan pelayanan yang lebih baik kepada sasaran o Upaya memberdayakan sasaran untuk berperan serta dalam memperbaiki kinerja o Dokumentasi perbaikan kinerja o Kaji banding dengan puskesmas lain Bab IX Peningkatan mutu dan keselamatan pasien  Tanggungjawab tenaga klinis dalam perencanaan. evaluasi.Kriteria 3. Pelaporan IKP . o Penanggungjawab UMK melaksanakan perbaikan kinerja berkesinambungan. tindak lanjut 5. Monitoring. Penetapan area prioritas 3.17 Kaji banding kinerja antar Puskesmas Bab VI Sasaran Kinerja UKM  Perbaikan Kinerja UKM o Kepala Puskesmas dan jajarannya bertanggungjawab dalam membudayakan perbaikan kinerja secara berkesinambungan. tercermin dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan. Perencanaan sd evaluasi 2. monitoring dan evaluasi mutu layanan klinis dan keselamatan pasien o Tenaga klinis berperan aktif dalam proses peningkatan mutu layanan klinis dan upaya keselamatan pasien Beberapa output yang perlu diperhatikan untuk perbaikan mutu adalah 1.

Komitmen 3.  Memperbaiki perilaku dalam pemberian pelayanan Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah 1. Penyusunan standard an SOP Klinis 3. Evaluasi dan perbaikan perilaku dalam pemberian pelayanan  Sumberdaya disediakan Beberapa poin yang perlu diperhatikan: 1. Penetapan budaya mutu dan keselamatan pasien 2. Prosedur penyusunan standar/SOP Klinis 2. Tersedia acuan yang jelas untuk penyusunan standard an SOP Klinis . Pemahaman 4. Pelaksanaan program mutu klinisi dan KP. evaluasi dan tindak lanjut rencana program mutu klinis dan keselamatan pasien  Pemahaman mutu layanan klinis o Fungsi dan proses layanan klinis utama diprioritaskan Beberapa poin yang perlu diperhatikan 1. Pengalokasian sumberdaya untuk perbaikan mutu klinis dan keselamatan pasien 2. Penyusunan pelaksanaan. Inovasi perbaikan 4. Area prioritas 2. evaluasi dan tindak lanjut  Pembakuan standar layanan klinis yang disusun berdasarkan acuan yang jelas 1. Indicator perilaku dalam pemberian pelayanan 3.

Pertimbangan dalam penetapan target 3. Pengurangan terjadinya risiko infeksi 7. Indicator mutu layanan klinis ditetapkan 2.  Pengukuran mutu layanan klinis dan sasaran keselamatan pasien o Pengukuran menggunakan instrument yang efektif Hal-hal yang perlu diperhatikan 1. Tidak terjadi kesalahan prosedur tindakan 5. Komunikasi efektif dalam pelayanan 3. Sasaran keselamatan pasien 1. analisis tindak lanjut. Tidak terjadi kesalahan pemberian obat 4. Penetapan target untuk tiap indicator mutu klinis dan Keselamatan pasien 2. Tidak terjadi salah identifikasi 2. Pengukuran mutu layanan klinis dan sasaran keselamatan pasien dianalisis dan ditindaklanjut  Target mutu layanan klinis dan sasaran keselamatan pasien ditetapkan dengan tepat 1. Keterlibatan tenaga klinis dalam penetapan target  Data mutu layanan klinis dan sasaran keselamatan pasien dikumpulkan dan dikelola dengan efektif Pengumpulan data. Pengurangan terjadinya risiko infeksi 6. dokumentasi  Peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien . Tidak terjadinya pasien jatuh 3.

Rencana program peningkatan mutu klinis dan KP  Rencana disusun berdasarkan hasil evaluasi 1. Kejelasan penanggungjawab mutu dan KP 2. Analisis 3. Kebijakan dan Prosedur distribusi informasi dan komunikasi PMKP . Implementasi / penanggungjawab 5. Pencatatan kegiatan peningkatan mutu layanan klinis dan KP 2. Tim mutu klinis dan KP – uraian tugas dan tanggungjawab 3. Monev 6. o Tim yang baik Beberapa poin yang perlu diperhatikan 1. pengumpulan data 2. Program mutu & keselamatan pasien 4. Tindak lanjut perbaikan 4. Tindak lanjut  Upaya peningkatan mutu di evaluasi dan didokumentasi Beberapa poin yang perlu diperhatikan 1. Pendokumentasian seluruh kegiatan upaya peningaktan mutu klinis dan KP  Hasil evaluasi dikomunikasikan 1. Evaluasi terhadap hasil peningaktan mutu klinis dan KP 3.

2. Evaluasi terhadap pelaksanaan sosialisasi 4. Pelaporan ke pemilik . Sosialisasi proses dan hasil PMPK 3.