You are on page 1of 1

SEKANARIO 2 BLOK 5

KLARIFIKASI ISTILAH
1. Sesak
a. Patofisiologi sylvia edisi 4, sesak napas adalah perasana sulit bernapas dan merupakan gejala utama
penyakt cardiopulmonar atau keluhan yang biasa pada hiperventilasi pada orang-orang yang
mengalami stress.
b. Guyton edisi 7, sesak adalah rasa takut yang dihubungkan dengan ketidakmampuan ventilasi untuk
memenuhi kebutuhan udara.
2. Batuk
a. IPD UI edisi 3, Batuk merupakan tindakan yang disengaja atau refleks terhadap iritasi saluran
pernapasan melalui pusat pernapasan di medula.
b. Patofisiologi sylvia edisi 4, batuk merupakan suatu refleks protektif yang timbul akibat iritasi
percabangan trakeobronkial.
c. Menurut Weinberger (2005) batuk merupakan ekspirasi eksplosif yang menyediakan mekanisme
protektif normal untuk membersihkan cabang trakeobronkial dari sekret dan zat-zat asing.
Masyarakat lebih cenderung untuk mencari pengobatan apabila batuknya berkepanjangan sehingga
mengganggu aktivitas seharian atau mencurigai kanker.
3. Pestisida
a. Menurut Food and Agriculture Organization (FAO, 1986) pestisida adalah campuran bahan yang
digunakan untuk mencegah, membasmi dan mengendalikan hewan/tumbuhan pengganggu seperti
binatang pengerat termasuk serangga penyebar penyakit, dengan tujuan kesejahteraan manusia.
b. Pestisida adalah substansi (zat) kimia yang digunakan untuk membunuh atau mengendalikan
berbagai hama. Berdasarkan asal katanya pestisida berasal dari bahasa inggris yaitu pest berarti
hama dan cida berarti pembunuh. Yang dimaksud hama bagi petani sangat luas yaitu : tungau,
tumbuhan pengganggu, penyakit tanaman yang disebabkan oleh fungi (jamur), bakteria dan virus,
nematoda (cacing yang merusak akar), siput, tikus, burung dan hewan lain yang dianggap
merugikan. (USU)
c. Menurut Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Direktorat Bina Perlindungan Tanaman (1993),
pestisida adalah semua zat kimia dan bahan-bahan lain serta jasad renik dan virus yang digunakan
untuk memberantas hama penyakit nematode dan lain-lain
4. Herbisida
a. Herbisida : racun yang digunakan untuk mengendalikan gulma (Djojosumarto, 2008; T. Sembel,
2012)
b. Herbisida merupakan suatu bahan atau senyawa kimia yang digunakan untuk menghambat
pertumbuhan atau mematikan tumbuhan (Riadi, 2011).
c. Herbisida ini merupakan racun kontak yang dapat mematikan jaringan tumbuhan yang
terkontaminasi dan beracun pada sel-sel tumbuhan yang hidup (Sarbino & Syahputra, 2012).
5. APD
a. Menurut Tarwaka, Alat Pelindung Diri (APD) adalah seperangkat alat keselamatan yang digunakan
oleh pekerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya dari kemungkinan adanya pemaparan
potensi bahaya lingkungan kerja terhadap kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
b. Menurut Budiono , Alat pelindung diri (APD) adalah seperangkat alat yang digunakan tenaga kerja
untuk melindungi sebagian atau seluruh tubuhnya dari adanya potensi bahaya atau kecelakaan kerja.
APD tidak secara sempurna dapat melindungi tubuhnya, tetapi dapat mengurangi tingkat keparahan
yang mungkin terjadi. Pengendalian ini sebaiknya tetap dipadukan dan sebagai pelengkap
pengendalian teknis atau pengendalian administratif.
c. Menurut peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang
alat pelindung diri, Alat Pelindung Diri selanjutnya disingkat APD adalah suatu alat yang
mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau
seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja.