You are on page 1of 8

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

World Health Organization ( WHO ) mendefinisikan kesehatan sebagai suatu

keadaan sempurna baik fisik, mental, social tidak hanya bebasa dari penyakit atau

kelemahan, sehat itu sendiri dapat diarikan bahwa suatu keadaan yang sempurna

baik secara fisik, mental dan sosial serta tidak hanya bebas dari penyakit atau

kelemahan, dengan karakteristik: memperhatikan individu sebagai sebuah sistem

yang menyeluruh, memandang sehat dengan mengidentifikasi lingkungan internal

dan eksternal, penghargaan terhadap pentingnya peran individu dalam hidup

(Effendi, 2006).

Visi Indonesia sehat 2010 telah merumuskan pembangunan kesehatan

yang menuju masyarakat, bangsa dan Negara yang sejahtera sehat lahir bathin

ditandai dengan pendidikan, hidup dalam lingkungan dan dengan prilaku hidup

sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang

bermutu secara adil dan merata, serta memilki derajat kesehatan yang setinggi-

tingginya. Untuk mewujudkan cita - cita ini, telah dilaksanakan berbagai upaya

pembangunan kesehatan dengan hasil yang cukup bermakna, salah satu

diantaranya upaya pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitasi kepada

masyarakat melalui upaya rumah sakit, puskesmas, sebagai bagian dari system

pelayanan kesehatan. ( Depkes RI, 2010)

Sesuai dengan UU No. 23 Tahun 1992 diuraikan bahwa keberhasilan

pembangunan kesehatan dipengaruhi oleh adanya dukungan sumber daya

pengelolahan. pelaksanaan dan evaluasi pelayanan kesehatan Komunitas atau masyarakat merupakan target pelayanan kesehatan untuk mencapai kesehatan. jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Keperawatan Komunitas merupakan suatu pelayanan kesehatan professional yang ditunjukkan pada masyarakat dengan penekanan pada kelompok resiko tinggi. mental dan sosial dan didalamnya kesehatan jiwa merupakan bagian integral kesehatan. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan. (Koentjaraningrat 2005) mengatakan bahwa masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu . Dalam upaya pencapaian derajat kesehatan yang optimal melalui pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan. Istilah inggrisnya adalah society . Dalam pengertian ini maka kesehatan harus dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh terdiri dari unsur fisik. kata Arab masyarakat berarti saling bergaul yang istilah ilmiahnya berinteraksi. atau kesatuan hidup manusia. dimana masyarakat itu sendiri adalah suatu kelompok individu yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu yang memilki nilai keyakinan yang relative sama. penelitian dan pembangunan peran aktif masyarakat. 2007) masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan. Menurut (Selo Sumarjan. Masyarakat merupakan salah satu satuan sosial sistem sosial.kesehatan meliputi : tenaga. sedangkan masyarakat itu sendiri berasal dari bahasa Arab Syakara yang berarti ikut serta atau partisipasi. Kerjasama sebagai suatu mekanisme untuk menvapai tujuan. dana. dengan menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan melibatkan klien sebagai mitra dalam perencanaan.

tetapi ada pula masyarakat yang berkembang tidak seperti mengikuti perubahan jaman melainkan berubah sesuai dengan konsep mereka tentang perubahan itu sendiri. Masyarakat tidak begitu saja muncul seperti sekarang ini. Pelayanan kesehatan pada masyarakat dalam bentuk yang nyata sangat dibutuhkan dalam upaya melakukan pendekatan pada masyarakat dan mengetahui permasalahan yang ada di masyarakat itu sendiri. . menelah situasi dan permasalahan pelayanan. Selanjutnya menurut (Ralph Linton. tetapi adanya perkembangan yang dimulai dari masa lampau sampai saat sekarang ini dan terdapat masyarakat yang mewakili masa tersebut. Masyarakat ini kemudian berkembang mengikuti perkembangan jaman sehingga kemajuan yang dimiliki masyarakat sejalan dengan perubahan yan terjadi secara global. oleh Mahasiswa Program Studi Profesi Ners Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan PPNI Jawa Barat Bandung. 2006) masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial. Praktek lapangan keperawatan komunitas mutlak diperlukan karena peserta didik dituntut mampu mengintegrasikan konsep dan teori dalam tatanan pelayanan klinik secara langsung. Untuk menerapkan materi yang telah didapatkan selama menempuh pendidikan akademik maka dilaksanakan praktek lapangan di kampung Cilengkrang. Dan pelayanan kesehatan masyarakat merupakan bagian dari keperawatan komunitas.sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama. Desa Pasir Halang RW 11.

2) Menganalisa data untuk menentukan masalah kesehatan dan etiologinya. dan psikomotor dengan mengaplikasikan ilmu dan teori perawatan komunitas dan keluarga yang diperoleh selama program akademik ke dalam pelaksanaan praktek lapangan secara nyata melalui penerapan proses keperawatan dalam asuhan keperawatan dalam asuhan keperawatan komunitas di wilayah kerja Kampung Cilengkrang.2.2 Tujuan 1. Menentukan prioritas diangnosa keperawatan 3. Membuat rencana keperawatan bersama masyarakat dalam mengatasi masalah keperawatan atau kesehatan prioritas 4. afektif. Desa Pasir Halang RW 11.2. mahasiswa mampu: 1. Jawa Barat. 1.mencari alternative penyelesaian masalah dengan menggunakan berbagai pendekatan untuk meningkatkan derajat kesehatan komunitas. Melaksanakan pengkajian kebutuhan dan masalah keperawatan komunitas yang meliputi : 1) Mengumpulkan data dengan menggunakan metode atau strategi yang sesuai.2.2 Tujuan Khusus Setelah melaksanakan praktik keperawatan komunitas. 1.2. Melaksanakan rencana keperawatan komunitas yang telah dibuat berdasarkan ilmu dan teori keperawatan yang meliputi : . 2.1 Komunitas 1.1 Tujuan Umum Mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan kognitif. 3) Menentukan diagnosa keperawatan.

3 Manfaat Praktik 1. 5.3. 1) Independent : melalui pendidikan kesehatan sesuai dengan kebutuhan komunitas. 4) Mengembangkan pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas dan keluarga dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di masyarakat. 3) Menciptakan hubungan yang efektif dengan beberapa sumber yang ada di masyarakat dan instansi terkait. 2) Dependent : bersifat partner shift dengan disiplin ilmu yang lain baik lintas program maupun lintas sector.2 Bagi Institusi Pendidikan Sebagai bahan kajian yang memberikan gambaran kondisi lapangan. sehingga untuk kedepannya dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam mengembangkan ilmu keperawatan komunitas dan keluarga. 1.3. 1.3 Bagi Puskesmas .1 Bagi Masyarakat Memberikan masukan dan pengetahuan bagi masyarakat yang dijadikan sebagai pegangan serta pedoman untuk mengembangkan kegiatan yang bersifat positif dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat RW 11.3. keluarga dan masyarakat dalam upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal. 1. Mengevaluasi tindakan keperawatan komunitas dan keluarga sesuai dengan standar atau acuan yang telah di tetapkan. 6. Melibatkan peran aktif dan meningkatkan kemandirian individu.

. Sebagai wahana pertukaran informasi dengan dunia pendidikan yang akan memberikan pencerahan yang tujuannya meningkatkan mutu pelayanan puskesmas dalam mengembangkan ilmu keperawatan komunitas dan keluarga.4 Bagi Mahasiswa Sebagai calon professional dalam bidang keperawatan. pengalaman praktek belajar lapangan merupakan suatu latihan bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan pemahaman tentang mengelola dan memimpin orang lain dalam mencapai tujuan asuhan keperawatan dan keluarga yang berkualitas pada situasi yang nyata.3. 1.

1. Bailon. emosional dan sosial setiap anggota. keluarga. adopsi. ikatan perkawinan atau adopsi. hubungan darah. yang diimplementasikan melalui penggunaan proses keperawatan yang sistematis. mental. Dimana sebagai pelayanan keperawatan professional diberikan komprehensif ditujukan kepada individu.2 Pengertian Keluarga Keluarga adalah sekumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama melalui ikatan perkawinan dan kedekatan emosi yang masing-masing mengidentifikasi diri sebagai bagian dari keluarga (Ekasari. adopsi.1.1 Pengertian Komunitas Keperawatan komunitas adalah suatu sintesa ilmu dan praktik kesehatan masyarakat. Keluarga adalah suatu sistem sosial yang dapat menggambarkan adanya jaringan kerja dari orang-orang yang secara regular berinteraksi satu sama lain yang ditunjukkan oleh adanya hubungan yang saling tergantung dan mempengaruhi dalam rangka mencapai tujuan (Leininger. hidup dalam satu rumah tangga. Jadi dapat disimpulkan bahwa keluarga adalah sekumpulan dua orang atau lebih yang dihubungkan oleh ikatan perkawinan. meningkatkan perkembangan fisik. Menurut Duval. 1999). hidup dalam satu rumah tangga. 2000). dan berinteraksi satu sama lain yang saling ketergantungan untuk menciptakan atau mempertahankan . kelompok dan masyarakat yang dipengaruhi status 2. 1997 (dalam Supartini. dirancang untuk mempromosikan kesehatan dan mencegah penyakit pada kelompok populasi (clark. 2004) mengemukakan bahwa keluarga adalah sekumpulan orang yang dihubungkan oleh ikatan perkawinan. 2010) berpendapat bahwa keluarga sebagai dua atau lebih individu yang berhubungan karena hubungan darah. 1976).1 Konsep Keperawatan Komunitas dan Keluarga 2. dan kelahiran yang bertujuan menciptakan dan mempertahankan budaya yang umum. 1978 (dalam Achjar. berinteraksi satu sama lain dalam peranannya dan menciptakan serta mempertahankan budaya. memiliki kedekatan emosional. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.

2. meningkatkan perkembangan fisik.3 . dan sosial setiap anggota dalam rangka mencapai tujuan bersama.budaya.1. mental. emosional.