You are on page 1of 6

Tabel analisis sidik ragam

Dependent Variable: Y
Method: Least Squares
Date: 12/15/16 Time: 15:04
Sample: 1 45
Included observations: 45

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X1 6575.990 1507.770 4.361401 0.0001


X2 41.17749 41.32071 0.996534 0.3251
X3 0.222145 0.863888 0.257146 0.7984
X4 -813.4094 365.2537 -2.226971 0.0318
X5 4.279943 7.149631 0.598624 0.5529
C -39.04682 138.3951 -0.282140 0.7793

R-squared 0.991348 Mean dependent var 4805.111


Adjusted R-squared 0.990239 S.D. dependent var 2607.023
S.E. of regression 257.5677 Akaike info criterion 14.06401
Sum squared resid 2587304. Schwarz criterion 14.30490
Log likelihood -310.4402 Hannan-Quinn criter. 14.15381
F-statistic 893.7490 Durbin-Watson stat 2.594685
Prob(F-statistic) 0.000000

LINEAR BERGANDA

Y = b0 + b1x1 + b2x2 + b3x3 + b4x4 +b5x5

Y = -39+ 657 + ...+


Jika -39 artinya tidak memungkinkan memperoleh produksi bila tidak
menggunakan variabel ( x1 x5)
Jika +39 artinya memungkinkan memperoleh produksi walaupun tidak
menggunakan variabel ( x1-x5)
Durbin -> 2,59 -> multikolinearitas
Nilai durbin 1 -2
Jika kurang dari 1 / lebih dari 2 -> tidak bisa di pertanggung jawabkan
R2 = besar jumlah penggunaan bersama sama seluruh faktor-faktor produksi
adalah sebesar 99,13 %

R2 x 100%

Regresi Linear Berganda -> dipakai R-Squared

X1 => PM/x1
Setiap penambahan 1 ha luas lahan akan meningkatkan produksi sebesar
6575,990 kg/ha
X2 => PM/x2
Setiap penambahan 1 kg benih akan meningkatkan produksi sebesar
41,17749 kg/ha
X3 => PM/x3
Setiap penambahan 1 kg pupuk akan meningkatkan produksi sebesar
0,222145 kg/ha
X4 => PM/x4
Setiap penambahan 1 liter obat-obatan akan menurunkan produksi sebesar
813,4094 kg/ha
X5 => PM/x5
Setiap penambahan 1 hari kerja akan meningkatkan produksi sebesar
4,279943 kg/ha

Penggunaan SPSS dan eviews lebih akurat eviews


karena jika eviews 1 datanya error hasilnya akan tidak
bisa diproses, tetapi jika spss akan tetap di proses
sampai hasil.
Kesimpulan :

1. Uji f -> model dan presisi


Artinya tingkat peramalan model ini untuk memprediksi y pada
penggunaan berbagai variable adalah sebesar 1 prob (statistic) 99,99%
Prob(statistic) =
Jika
= 5% nyata
= 1 % sangat nyata

1 = derajat kepercayaan
= derajat kesalahan
2. Koef Determinan
R2 -> Besar jumlah penggunaan bersama sama seluruh faktor-faktor
produksi adalah sebesar 99,13 %
3. Hasil pendugaan model
(Y = -39 + b1x1+.... ) model
artinya tidak memungkinkan memperoleh produksi bila tidak
menggunakan variabel ( x1-x5)
4. Uji t ( Uji Parsial)
B1x1 = PM/x1 = y/ x = rX1/1

X1 => PM/x1
Setiap penambahan 1 ha luas lahan akan meningkatkan produksi sebesar
6575,990 kg/ha
X2 => PM/x2
Setiap penambahan 1 kg benih akan meningkatkan produksi sebesar
41,17749 kg/ha
X3 => PM/x3
Setiap penambahan 1 kg pupuk akan meningkatkan produksi sebesar
0,222145 kg/ha
X4 => PM/x4
Setiap penambahan 1 liter obat-obatan akan menurunkan produksi
sebesar 813,4094 kg/ha
X5 => PM/x5
Setiap penambahan 1 hari kerja akan meningkatkan produksi sebesar
4,279943 kg/ha
COBBDOUGLAS

Y = log bo + log b1x1 + log b2x2 + log b3x3 + log b4x4 + log b5x5

Dependent Variable: LGY


Method: Least Squares
Date: 12/16/16 Time: 07:51
Sample: 1 45
Included observations: 45

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

LGX1 1.052776 0.233554 4.507630 0.0001


LGX2 0.053564 0.168286 0.318292 0.7520
LGX3 0.049585 0.047191 1.050732 0.2998
LGX4 -0.185210 0.124310 -1.489902 0.1443
LGX5 0.039004 0.087534 0.445583 0.6584
C 8.226279 0.762886 10.78310 0.0000

R-squared 0.986553 Mean dependent var 8.397217


Adjusted R-squared 0.984829 S.D. dependent var 0.359768
S.E. of regression 0.044313 Akaike info criterion -3.271524
Sum squared resid 0.076581 Schwarz criterion -3.030636
Log likelihood 79.60930 Hannan-Quinn criter. -3.181724
F-statistic 572.2579 Durbin-Watson stat 2.441381
Prob(F-statistic) 0.000000

Y= 0,91 + 1,05x1 + 0,05 x2+ 0,04 x3 -0,18 x4 +0,03 x5 + e

Efesiensi Teknis In Efisiensi

ET positif = tingkat petani menggunakan variabel (x1-x5) maka,


pencapaian kerja usaha tani akan mencapai 0,914 (91,4 %)

ET negatif = dengan kata lain besarnya in efisiensi potensi peningkatan


produksi sebesar (8,6%)

1,05
Y = 0,91 . x1 .x20,05. ...+ e

Elastisitas

bi > 1 = IRTS ( increase return to scale)


bi < 1 = DRT ( decrease return to scale)

bi = 1 = CRTS ( Constant return to scale)

Diagram

Y = log b0 + log b1x1 + log b2x2 + log b3x3 + log b4x4 + log b5x5

Arti

log b1x1 = 1,05 = Luas lahan terhadap produksi sebesar 99,9 % derajat
pengaruh tersebut berpengaruh sangat nyata | = 1 %
dengan kata lain derajat kesalahan 0,1 % (berasal dari prob x1)
log b2x2 = 0,05 = banyak benih terhadap produksi sebesar 99,25 %
derajat pengaruh tersebut sangat nyata
log b3x3 = 0,04 = banyak pupuk terhadap produksi sebesar
log b4x4 = -0,18 = banyak
log b5x5 =

b1 -> elastisitas x1 terhadap y

1,05/1 diubah menjadi 10,5 /10

PM/x1 = x1/1 => Apabila terjadi perubahan penggunaan luas lahan sebesar 10
% maka akan mengakibatkan peningkatan produksi sebanyak 10,5 %

B2 -> elastisitas x2 terhadap y

0,05

PM/x2 = x2/1 => Apabila terjadi perubahan penambahan obat-obatan sebesar


10 % maka akan mengakibatkan peningkatan produksi sebanyak 10,5 %

....
Kesimpulan Akhir :

1. Uji F -> model dan presisi


(1 prob (f-statistic))

2. Koef Determinan
Adjusted R-Squared -> Besar jumlah penggunaan bersama sama
seluruh faktor-faktor produksi adalah sebesar 98,48 %
3. Hasil Pendugaan Model
Y = 0,914 + .....+ e
Jika petani menggunakan seluruh variabel produksi maka pencapaian
kinerja usaha tani akan mencapai (log b0) -> 0,914 atau 91,4 %
4. Uji t (Uji Parsial)
Hasil b1x1

Arti

log b1x1 = 1,05 = Luas lahan terhadap produksi sebesar 99,9 % derajat
pengaruh tersebut berpengaruh sangat nyata | = 1 %
dengan kata lain derajat kesalahan 0,1 % (berasal dari prob x1)
log b2x2 = 0,05 = banyak benih terhadap produksi sebesar 99,25 %
log b3x3
log b4x4
log b5x5

b1 -> elastisitas x1 terhadap y

1,05/1 diubah menjadi 10,5 /10

PM/x1 = x1/1 => Apabila terjadi perubahan penggunaan luas lahan sebesar 10
% maka akan mengakibatkan peningkatan produksi sebanyak 10,5 %

B2 -> elastisitas x2 terhadap y

0,05

PM/x2 = x2/1 => Apabila terjadi perubahan penambahan obat-obatan sebesar


10 % maka akan mengakibatkan peningkatan produksi sebanyak 10,5 %

....