You are on page 1of 8

BAHASA INDONESIA

MENGARANG

OLEH

KELOMPOK 12

FAKULTAS HASANUDDIN

UNIVERSITAS HASANUDDIN

2016

Semua kegiatan tersebut terangkum dalam pokok-pokok bahasan yang akan diuraikan satu persatu pada makalah ini. . Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada tahap ini meliputi. (2) Merumuskan judul karangan yang baik. Mengarang juga dapat melatih orang untuk mengeluarkan pikirannya dengan baik sehingga dapat dimengerti oleh orang lain. dan mempunyai mekanisme. antara lain: (1) Memilih dan membatasi bahan pembicaraan (topik). Kegiata nmengarang itu merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan dengan sadar. Mekanisme karangan meliputi kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan pada tahap perencanaan karangan dan kegiatan-kegiatan pada tahap penulisan karangan. Tahap perencanaan karangan merupakan tahap awal atau tahap persiapan dan rangkaian proses penulisan. PENDAHULUAN Mengarang adalah suatu proses kegiatan pikiran manusia yang hendak mengungkapkan kandungan jiwanya kepada orang lain atau kepada diri sendiri dalam bentuk tulisan. berarah. serta persyaratan-persyaratan lain yang perlu diperhatikan agar karangan berhasil baik.

sedangkan objek formal ialah dari sudut / aspek mana bahan itu di tinjau. Selain itu. Kegiatan pada tahap pertama ini sering mengalami kesukaran. sosial . PEMBAHASAN A. Eka punya 1. agama dan kesenian) Contoh : Topik Umum : Perkembangan politik di Indonesia Topik Terbatas : Perkembangan Politik di Indonesi Era Reformasi 3. Topik Karangan Kegiatan yang pertama ialah menjawab pertanyaan "Apa yang akan saya tulis/ karang?". Dalam hal ini harus berpegang teguh pada satu pilihan saja. Menurut bidang kehidupan manusia (politik. Menurut Hubungan Sebab – Akibat Contoh : Topik umum :Dekadensi Moral di Kalangan Kaum remaja Topik Terbatas :Beberapa hal yang mendorong Timbulnya krisis moral di kalangan kaum remaja 2. Memilih topic berarti memilih apa yang akan menjadi pokok pembicaraan dalam tulisan/karangan. Menurut objek material dan objek formal objek material ialah yang dibicarakan . Contoh : . ekonomi . kebudayaan . Hal ini disebabkan oleh kesukaran untuk menemukan topic mana yang akan atau dapat dipergunakan untuk menyusun karangan. Pokok pembicaraan yang dimaksud adalah sesuatu yang belum terurai. bahkan menjadi beban berat terutama bagi calon/orang yang baru mulai menulis. sering pula diperhadapkan kepada sikap untuk memilih satu di antara sekian banyak bahan yang dapat dibicarakan.

frase. Itulah sebabnya kata-kata yang dipilih untuk judul sebagai kepala dipertimbangkan sedemikian rupa agar cocok betul dijadikan karangan. dapat dibuat/ditentukan setelah karangan itu selesai. terutama karangan yang bersifat ilmiah. Dengan demikian. isi. Hal ini dimaksudkan agar judul sebagai kepala karangan sesuai betul dengan isi karangan. Topik Umum : Perkembangan Pers(scbagai objek Material) Topik Terbatas : Perkembangan Pers Ditinjau dari Segi Kebebasan (sebagai objek formal) B. atau kalimat yang menarik yang terdapat dalam karangan tersebut. Topik harus ditentukan sebelum penulis memulai menulis. topik. sedangkan judul ialah kepala atau nama sebuah karangan. Apabila judu ditentukan sebelum memulai menulis maka pemulispengarang hendaknya selalu bersedia untuk mempertimbangkannya kembali sesudah karangan selesai ditulis seluruhnya. Judul karangan ilmiah harus dipikirkan secara sungguh-sungguh dengan memperhatikan persyaratan antara lain: a. Topik dan judul berbeda. Judul memiliki kedudukan yang penting karena Sebagai kepala karangan. dan isi karangan ada hubungannyakaitan yang erat. Topik seperti yang telah disebutkan di atas ialah pokok pembicaraan atau pokok masalah yang dibahas dalam karangan. antara judul. Judul karangan sering dikacaukan dengan pengertian Topik atau pokok pembicaraan.kata. dan jangkauan pembahasannya. sedangkan judul tidak selalu demikian. . Judul harus relevan : artinya sehuah judul yang baik harus pertalian dengau topik. judul memiliki kedudukan dari judul barus mampu menarik perhatian pembaca. Sebuah topik yang terbatas dan memenuhi syarat-syarat untuk judul karangan maka topik tersebut dapat langsung dijadikan judul karangan. Sebagai kepala karangan . Judul Karangan Tahap selanjutnya dari rangkaian kegiatan dalam perencanaan karangan ialah menentukan/merumuskan judul yang cocok/sesuai. Judul dapat saja diambil dari kata .

Jadi. tetapi judul tambahan yang panjang(anak judul) d. kata-kata yang dipilih untuk judul karangan sedapat mungkin kata yang bermakna denotasi(makan konsep). Judul harus sejelas mungkin maksudnya judul tidak boleh dinyatakan dalam kiasan dan tidak mengandung makna ganda. tetapi apabila keenam hal tersebut di atas dapat dipenuhi atau diperhatikan dengan sungguh – sungguh maka judul yang dibuat itu sudah cukup memadai adanya. sudah merupakan modal yang . melainkan harus mengambil frasa atau kata. Judul harus provokatif : artinya judul harus dirumuskan sedemikian rupa. Sesungguhnya masih banyak yang perlu diperhatikan di dalam merumuskan sebuah judul karangan yang baik dan menarik. f. Bila tidak dapat dihindari judul yang panjang. Judul harus dibatasi sedemikian rupa agar terdapat kesesuaian dengan isi karangan. e. b. c. Judul karangan hendaknya menunjukan kepada pembaja hakikat pokok persoalan yang dikemukakan dalam karangan. baik kesesuaian dari segi sifat atau sudut pandang(segi kualitatif maupun kesesuaian dari segi keseimbangan ruang lingkup pokok persoalan dengan kenyataan pembahasan(segi kuantitatif). Hal seperti ini dihindari agar kata tidak menimbulkan kesalahpahaman atau interpretasi yang lain anatara pengarang dan pembaca. Jauh lebih bijaksana memilih Judul yang terbatas dengan diikuti pembahasan luar dan dalam daripada memilih judul yang luas dengan pembahasan yang sempit dan dangkal. pengarang dapat menempuh jalan keluar dengan menciptakan judul utama yang singkat. apakah ia berkepentingan dengan karangan itu atau tidak. Judul barus singkat : artinya judul tidak boleh mengambil hentuk kalimat atau frasa yang panjang. sehingga setiap pembaca dengan segera mengetahui. sehingga dapat menimbulkan keingintahuan pembaca terhadap isi karangan itu. Keberhasilan memilih dan merumuskan judul karangan secara jelas dapat mewakili pokok persoalan yang hendak dipaparkan.

berharga untuk menyusun karangan yang bermutu sebagai hasil penelitian yang telah di lakukan sebelumnya. .

PENUTUP Kesimpulan Mengarang adalah suatu proses kegiatan pikiran manusia yang hendak mengungkapkan kandungan jiwanya kepada orang lain atau kepada diri sendiri dalam bentuk tulisan. Tahap perencanaan karangan merupakan tahap awal atau tahap persiapan dan rangkaian proses penulisan. Tahap selanjutnya dari rangkaian kegiatan dalam perencanaan karangan ialah menentukan/merumuskan judul yang cocok/sesuai. Judul karangan sering dikacaukan dengan pengertian Topik atau pokok pembicaraan. Memilih topic berarti memilih apa yang akan menjadi pokok pembicaraan dalam tulisan/karangan. .

DAFTAR PUSTAKA .