You are on page 1of 2

M.

Paramyxovirus

- 150-300 nm

- infeksi virus

virus mumps (gondong)


measles (campak)
para influenza
sinsitium pernapasan
- untai tunggal
- lebih stabil secara genetik

N Rhabdovirus

- 75x180nm
- Genom RNA liner, negatif sensei, untai tunggal, tidak bersegmen
- Virus rabies termasuk jenis ini

O Borna virus

- 0-125nm
- Genom sama dengan rhabdovirus bersifat neurotropik dan dapat
menyebabkan gangguan psiatri pada manusia

P filovirus

- 80x1000nm
- Genom RNA liner Negatif sensei untai tunggal
- Virus ebola dan marburg menyebabkan DBD di afrika

Virus-virus yang lain

- Menimbulkan beberapa penyakit virus yang lambat atau tidak sesuai dengan
adat kebiasaan
- Gangguan neurologi degeneratif seperti penyakit Kuru/Crueut Zfeldt-Jakob
atau scrapie of sheeps beberapa virus gastroenteritis

R Viroids

- Molekul RNA untai tunggal, sirkuler tertutup secara kovalen, terdiri dari 360
nukleutik
- Menyerang tanaman (tidak pada manusia/binatang)

J. Retrovirus

- diameter 80-1000nm

- berisi suatu enzim reverse transkriptase yang menghasilkan tiruan DNA dari
geno RNA

- virus sarkoma dan leukimia pada manusia dan binatang


- virus seperti Tusa pada primata dan lentivirus (virus imunodefisiensi pada
manusia visna dari domba)

- menyebabkan AIDS (retrovirus)

K. Bunyavirus

- 80-120nm

- genom terbuat dari RNA segmen lipat 3, sirkuler, untai tunggal dengan negatif
sensei /ambiense

- ditularkan kepada vertebrae oleh arthopoda

- Hanta virus tidak ditularkan oleh arthropoda tetapi oleh rorensia (binatang
pengerat) yang mengalami infeksi presisten, melalui aerosol dari ekskret yang
terkontaminasi. Mereka menyebabkan sindrom paru-paru berat.

L. Orthomixovirus

- ukuran medium 80-120nm

- genom RNA liner bersegmen untai tunggal negatif sensei berukuran total 10-
13,6Kb

- semua orthomixovirus merupakan virus influenza yang menginfeksi manusia


dan binatang

- sifat genom virus yang bersegmen memungkinkan pemisahan genetik secara


cepat ketika virus influenza menginfiltrasi sel yang sama. Agaknya dapat