You are on page 1of 10

MAKALAH PATOFISIOLOGI

EDEMA

Disusun oleh : Kelompok 2

1. Bella Novalindo
2. Dayang Putri Dianada
3. DwiAnnisa Putri
4. Five Meilinnanda
5. Putri Agustin Arpa
6. Rida Meiliana
7. Septi Marni
8. Yuana Idawati

Dosen Pembimbing : dr.M.Endang FS, SpPK,.M.Kes

DIV ANALIS KESEHATAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS KATOLIK MUSI CHARITAS PALEMBANG

TAHUN AJARAN 2016-2017

..10 Daftar Pustaka………………………………….. DAFTAR ISI Kata Pengantar..i Daftar Isi.............................................................................2 BAB II PEMBAHASAN................4.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................2 Gambaran Klinis Edema.................4 2..............3 Tujuan..........1 1...................................3 2....10 Kesimpulan...........................................................................................................................................3 2...............................................................................................................1 1....6 2.........................................1 1...............................................11 ..............................................................................................................................1 Latar belakang.................................................3 Etiologi Edema..... Pencegahan/Penatalaksanaan.........................................................................................................................................................................................................................................................................8 BAB III PENUTUP.............................ii BAB 1 PENDAHULUAN........................................................................………………………………………….........................1 Pengertian Edema....................................................................................................................2 Rumusan Masalah..................................

Untuk itu kami sampaikan terima kasih apabila ada yang kurang dan lebihnya penulis mohon maaf. Penyusun i . penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca. KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Palembang. khususnya bagi penulis dan pembaca pada umumnya. 28 Desember 2016 Hormat Kami. Sehingga oleh karenanya kami dapat menyelesaikan makalah patofisiologi tentang “Edema” ini dengan baik dan tepat waktu. Makalah ini penulis susun untuk menambah ilmu serta untuk memenuhi salah satu tugas dalam mata kuliah “PATOFISIOLOGI”. Dengan tersusunnya makalah ini semoga dapat bermanfaat. Oleh karena itu.

1 Latar Belakang Edema.3 Tujuan 1. Alveoli normalnya mempunyai dinding yang sangat tipis yang mengizinkan pertukaran udara ini. Ini secara khas terjadi ketika cairan dari bagian dalam pembuluh-pembuluh darah merembes keluar pembuluh darah kedalam jaringan-jaringan sekelilingnya. Edema paru adalah istilah yang digunakan ketika edema terjadi di paru-paru.Bagaimana patofisiologi terjadinya edema ? 1. pada umumnya. Area yang langsung diluar pembuluh-pembuluh darah kecil pada paru-paru ditempati oleh kantong-kantong udara yang sangat kecil yang disebut alveoli. BAB I PENDAHULUAN 1.Untuk mengetahuipatofisiologi edema .2 Rumusan masalah 1. dan karbon dioksida dalam darah dikeluarkan kedalam alveoli untuk dihembuskan keluar. dan cairan biasanya dijauhkan dari alveoli kecuali dinding-dindig ini kehilangan integritasnya. menyebabkan pembengkakan. berarti pembengkakan.Untuk mengetahui pengertian edema 2. Ini adalah dimana oksigen dari udara diambil oleh darah yang melaluinya. 1. Ini dapat terjadi karena terlalu banyak tekanan dalam pembuluh-pembuluh darah atau tidak ada cukup protein- protein dalam aliran darah untuk menahan cairan dalam plasma (bagian dari darah yang tidak megandung segala sel-sel darah).Apa pengertian edema ? 2.

maka pompa ion membran sel menjaditertekan. tapi juga dapat melibatkan cairanintracelular. Umumnya jumlah cairaninterstisil. yaitu : 1. edema terutamaterjadi pada kompartemen cairan estraselular. Tidak adanya nutrisi sel yang adekuat Bila aliran darah ke jaringan menurun. yaitu keseimbangan homeostatis. 2. Edema menurut Ida Bagus Gede Manuaba adalahpeningkatan cairan interstisil dalam beberapa organ. BAB II PEMBAHASAN 2. tanpa peningkatan jumlah sel dalam mempengaruhi jaringan. atau 13 kg selama kehamilan. Guyton menunjukkan adanyacairan berlebihan pada jaringan tubuh. Depresi sistem metabolik jaringan 2. Guyton adalah gelembung cairandari beberapa organ atau jaringan yang merupakan terkumpulnya kelebihan cairanlimfe. pengirimanoksigen dan nutrisi berkurang. karena duakondisi. (Menurut buku ajar fisiologi kedokteran). 1) Edema Intraseluler Terjadinya pembengkakan intraseluler.1 Pengertian Edema Edema adalah timbunan cairan bebas secara menyeluruh. .2 Gambaran Klinis Edema menurut Arthur C. 2kg/bulan. Edema menurut Arthur C. Edema bisaterkumpul pada beberapa lokasi pada tubuh. ion natrium yang biasanya masuk ke dalam sel tidakdapat lagi di pompa keluar dari sel. Peningkatan sekresi cairan kedalam interstisium atau kerusakan pembersihan cairan ini juga dapat menyebabkanedema. Pada banyak keadaan.Dikatakan piting edema jika terdapat edema pada tungkai bawah dan dikatakangeneralisata jika didapat kenaikan berat badan itu melebihi 0. Bila ini terjadi. tetapi biasanya terdapat pada kakidan pergelangan kaki. Jika aliran darah menjadi sangat rendah untukmempertahankan metabolisme jaringan normal.5 kg/minggu. sehingga edema dapat terjadi pada jaringanyang meradang. dan kelebihan natrium dalam selmenimbulkan osmosis air dalam sel.

tekanan hidrostatik cairan interstisial besar7-8 mmHg dalam rongga pleura. maka akumulasi cairan edemaakan mengkompresi pembuluh darah. dan 5-6 mmHg dalamrongga pericardial . 2) Edema Ekstraseluler Edema ini terjadi bila ada akumulasi cairan yangberlebihan dalam ekstraseluler. seringkali secara serius menyebabkanpenurunan aliran darah dan kerusakan jaringan otak. 2. Terjadinya pembengkakan ekstraseluler. seperti rongga pleura. Guyton terjadi dengancara yang sama seperti edema dimana saja dalam tubuh. dan pada keadaan ini. yaitu antara lain : 1. Faktor apapun yangmenyebabkan tekanan cairan interstisial . Rongga potensial lainnya. Selain pada edema perifer. yang disebut efusi. 3-5 mmHg dalam rongga sendi.efusi disebut ASITES. Karena otak berada di dalam ruang yang padat. 2. Edema pada Paru Edema paru menurut Arthur C. karenadua kondisi yaitu : 1. Edema otak menurut Arthur C. ronggaperikardial. Guyton disebabkan olehpeningkatan tekanan kapiler yang hebat dan kerusakan dinding kapiler. edema dapat terjadi padaorgan-organ tertentu. Salahsatu penyebab meningkatnya tekanan kapiler adalah peningkatan tekanan daraharteri serebral secara tiba-tiba hingga mencapai nilai yang terlalu tinggi. dan rongga sendi. Kebocoran abnormal cairan dari plasma ke ruanginterstisial dengan melintasi kapiler. Ketika terjadinya edema pada jaringan subkutan yangberdekatan dengan rongga potensial. Contoh. Edema pada otak Salah satu komplikasi yang paling serius dariabdormalitas hemodinamika serebral dan dinamika cairan adalah terbentuknya edemaotak. Penyebab klinis akumulasi cairaninterstisial yang paling sering adalah filtrasi cairan kapiler yang berlebihan. cairan edema biasanya juga akan terkumpuldi rongga potensial. Kegagalan limpatik untuk mengembalikan cairan dariinterstisiuim ke dalam darah. dapat sangat membengkok bila ada edema bersifatnegatif sama seperti yang dijumpai pada jaringan subkutan jarang yang jugabersifat negatif (subatmosferik). Rongga abdominal merupakan tempatpaling mudah untuk terjadinya penggumpalan cairan efusi.

Hal ini meningkatkan tekanan kapiler. Apabilaterdapat edema pada satu labium. bocor daridarah masuk ke rongga interstisial. (Dikutip dari Buku Ajar Fisiologi Kedokteran) 3. (Dikutip dari buku obstetri fisiologi) 2. Apabila gagal jantung yang tidakdiobati.menyebabkan filtrasi kapiler makin bertambah. paru meningkat dari batas negative menjadi batas positif akan menyebabkan pengisian mendadak pada ruanginterstisial paru dan alveolus dengan sejumlah besar cairan bebas. (dikutip dariBuku Ajar Fisiologi Kedokteran) 2. normalnya darahdipompa ke paru-paru oleh jantung kanan tetapi darah tidak dapat keluar denganmudah dari vena pulmonalis ke jantung kiri karena bagian kiri karena bagian inisangat lemah sehingga menyebabkan ibu mengalami edema paru berat. Kebanyakan garam dan air. Pada kasus edema paru yang paling ringan. Edema ini lebih sering dijumpai pad pre eklamsi. menyebabkan penurunanekskresi garam dan air oleh ginjal yang meningkatkan tekanan hidrostastikkapiler sehingga edema makin bertambah.3 ETIOLOGI 1. tapi sebagian masih tetap dalam darah. Edema pada vulva Edema pada daerah ini berhubungan dengan varises venavulva dan edema ini apabila tidak segera diatasi akan menyebabkan kesulitandalam persalinan. Disebabkan oleh refensi garam dan air oleh ginjal Tekanan arteri cenderung turun. jika edema ini menjadi cukup berat. cairan edemaselalu memasuki alveoli. Ibu hamil dengan gagal jantung kanan yang bermakna. Efekutama kejadian ini adalah menyebabkan peningkatan volume cairan interstisialyang luas (edema ekstraseluler) dan hipertensi akibat peningkatan volume darah. jantung gagal memompa darah secaranormal dari vena ke dalam arteri. maka permukaan dalam perlu diperiksa untuk mengesampingkan adanya yangkroid sifilitikum (ulkus durum). . semua faktor bekerja sama membentuk edema ekstraseluler generalisa yang hebat. Disebabkan oleh gagal jantung Pada gagal jantung. dapat menyebabkankematian karena mati lemas (Sufokasi).

yaitu sebagai berikut : 1.5Pencegahan / Penatalaksanaan Edema pada persalinan menurut Ida Bagus Gede Manuabadapat dicegah atau diobati. Peningkatan reaksi imun yang menyebabkan pelepasanhistamin dan produk imun lainnya. juga akan mengalami edema cairan ekstraseluler yang serius di seluruhtubuh bersamaan dengan edema. khususnya vitamin C e. Istirahat yang cukup Pada saat istirahat/tidur. Apabila ibuhamil mengalami penurunan konsentrasi protein akan mengakibatkan peningkatankapiler di seluruh tubuh sehingga terjadi. Difisiensi vitamin. edema ekstraseluler dan dapatmengakibatkan malnutrisi protein. b. Disebabkan oelh penurunan protein plasma Penurunan konsentrasi protein plasma akibat kegagalanuntuk menghasilkan protein dalam jumlah yang cukup maupun karena kebocoranprotein yang menimbulkan penurunan tekanan osmotik koloid plasma. Diit Penggunaan garam dikurangi 3. kaki ditinggikan 2. Iskemia yang lama. Infeksi bakteri d. Toksin c. Ibu hamil yang menderita glomerulonefritis. (Dikutip dari Buku Ajar Fisiologi Kedokteran 4. Guyton yaitu sebagai berikut : .(Dikutip dari Buku Ajar Fisiologi Kedokteran) 3. Dapat diberikan sedativa atau obat-obatantihypertensif (apabila oedema terus berlanjut). Disebabkan oleh peningkatan permeabilitas kapiler a. dimanaglomerulus ginjal cedera karena gagal untuk menyaring cairan dalam jumlahcukup. 2. ibu tersebut biasanya menderita hipertensi berat. Faktor lain yang dapat mencegah edema menurut ArthurC.

gagal ginjal. Sedangkan Dehidrasi adalahgangguan dalamkeseimbangan cairan atau air pada tubuh. Faktor yang dihasilkan oleh peningkatan aliranlimfe ialah sekitar 7 mmHg. Umur. Munculnya beberapa penyakit edema atau kelebihancairan dalamtubuh merupakan salah satugejalanya. 1.Sedangkan Dehidrasi dicegah denganmelakukan beberapa upaya : Lingkungan. BAB III KESIMPULAN 3. 3. Olahraga. DAFTAR PUSTAKA . Hal ini terjadi Karena pengeluaranair lebih banyak daripada pemasukan (misalnya minum). Gangguankehilangan cairantubuh ini disertai dengan gangguan keseimbangan zat elektrolittubuh. K u r a n g i b e r a t badan berlebih (obesitas). H i n d a r i s t r e s s . dan penyakit liver. Olahraga secara teratur.Polam a k a n y a n g s e h a t . Beberapa contoh penyakit di antaranyaadalah gagal jantung. Faktor yang disebabkan oleh bersihan protein dariruang interstisial adalah 7 mmHg. tidak berdiriatau duduk terlalu lama . 2.Kekurangan natrium dan airP e n c e g a h a n E d e m a D a p a t d i l a k u k a n d e n g a n : M e n g u r a n g i k o n s u m s i makanan yang tinggi kadar natriumnya. Dehidarasidapat terjadi karena : Kekurangan zat natrium.1 Kesimpulan Edema adalah Akumulasi abnormalcairan dalam ruang intertisial ataurongga tubuh. Faktor yang dihasilkan oleh compliance jaringanyang rendah pada tekanan negatif besarnya sekitar 3 mmHg. Kekurangan air. Konsumsi antioksidan.

BAIPD. Ian effendi. Edisi IV. .Edema patofisiologi & penanganan. Jilid I. Jakarta : FKUI. Restu pasaribu (ed).