You are on page 1of 36

MAKALAH MATA KULIAH AKUNTANSI

SYARIAH
BAB PERBANKAN SYARIAH

Disusun oleh Kelompok 05 (AK6-B3):
1 Yunda Roro Anggraini (142010300158)
2 Farikhatul Ilmiyah (142010300163)
3 Eka Listya Putri (142010300169)

FAKULTAS EKONOMI – AKUNTANSI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
SEMESTER GENAP 2017

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Bicara mengenai akuntansi Syariah, tidak akan lepas dengan perhitungan keuangan
yang mesti tertulis secara terperinci dan jelas, agar dapat menghasilkan laporan keungan
yang mudah dipahami oleh semua pihak dan dapat membantu suatu perusahaan dalam
menganalisis keuangannya.
Dalam suatu laporan keuangan akuntansi syariah, ada beberapa faktor yang harus kita
pahami sebelumnya, untuk menunjang laporan-laporan keuangan baik yang masuk
maupun yang keluar dalam suatu perusahaan atau perBankkan. Faktor-faktor yang ada
akan menjadi acuan dalam laporan akuntansi adalah : pernyataan posisi keuangan,
pernyataan pendapatan, pernyataan perubahan dalam saham pemilik atau pernyataan laba
ditahan, pernyataan aliran kas, pernyataan perubahan dalam investasi terbatas dan
setaranya, pernyataan sumber dan penggunaan dana zakat serta dana sosial, dan
pernyataan sumber dan penggunaan dana dalam Qaradh. Faktor-faktor inilah yang akan
kita kaji dal;am makalah ini untuk membuat kerangka laporan keuangan syariah secara
baik.
Suatu laporan keuangan bermanfaat apabila informasi yang di sajikan dalam laporan
keuangan tersebut dapat dipahami, relevan, andal dan dapat di perbandingkan. Akan
tetapi, perlu di sadari pula bahwa laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi
yang mungkin di butuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan bank karena
secara umum laporan keuangan hanya menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian
masa lalu dan tidak di wajibkan untuk menyediakan informasi non keuangan.
Ada beberapa perbedaan unsur antara laporan keuangan lembaga syariah dan laporan
lembaga keuangan konvensional. Unsur-unsur yang ada dalam laporan keuangan
lembaga syariah antara lain, neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan
perubahan ekuitas, laporan perubahan dana investasi terikat, laporan sumber dan
penggunaan dana zakat, infaq dan shodaqoh, laporan sumber dan penggunaan dana
qardhul hasan. Sedangkan unsur-unsur yang ada dalam laporan keuangan lembaga
konvensional adalah neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus
kas.
Salah satu bentuk usaha yang dianjurkan dalam Islam adalah bentuk mudharabah atau
musyarakah yaitu bentuk kerjasama bisnis. Dalam bentuk usaha seperti ini diperlukan
suatu sistem yang bisa memberikan informasi serta suatu sistem yang bisa memberikan

informasi serta pertanggungjawaban agar jalannya kerjasama tetap dalam koridor
keadilan dan kejujuran. Pembagian hak seperti dalam pembagian deviden, hasil likuidasi
memerlukan catatan yang adil yang dapat membagi hak-hak mereka yang berkongsi atau
berserikat secara adil.
Akuntansi dalam berbagai bentuk dan kepentingan sebenarnya wajib diterapkan oleh
Islam baik di negara, lembaganya, perusahaan, di keluarga, bahkan dalam
perseorangpun. Semua ini mendukung hipotesa yang menyatakan akuntansi sangat
mutlak dalam Islam jika kita ingin memelihara suatu sistem sosial yang ingin
menerapkan syariat Islam.

1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana laporan keuangan bank syariah?
2. Bagaimana penentuan bagi hasil?
3. Bagaimana penyelesaian study kasus pada akuntansi penghimpunan dana dan
penentu bagi hasil?

1.3 Tujuan
1. Mengetahui laporan keuangan bank syariah.
2. Mengetahui penentuan bagi hasil.
3. Mengetahui penyelesaian study kasus pada akuntansi penghimpunan dana dan
penentu bagi hasil.

BAB II
PEMBAHASAN

porsi pemegang rekening investasi tak terbatas dan yang serta dengannya.1. dan lain-lain.1 Laporan Keuangan Bank Syariah 2. b. perdagangan. Liabilitas Liabilitas merupakan kewajiban yang berjalan untuk memindahkan suatu aset dan meneruskan penggunaannya atau menyediakan jasa untuk pihak lain di masa depan sebagai hasil dari transaksi atau peristiwa dimasa lalu. yang haknya di dapat oleh bank syari’ah sebagai hasil dari transaksi atau suatu peristiwa di masa lalu. c. Keuntungan . bank syari’ah berhak mencampurkan dana yang di investasikan itu dengan modalnya sendiri.  Saham Pemilik Saham pemilik merujuk pada jumlah yang tersisa pada tanggal pernyataan posisi keuangan dari aset bank syari’ah sesudah dikurangi kewajiban. 2) Pernyataan Pendapatan a. atau aktivitas yang termasuk pemberian jasa. memberikan jasa.  Porsi pemegang rekening investasi tak terbatas Rekening investasi tak terbatas merujuk pada dana-dana yang diterima oleh bank syari’ah dari individu-individu atau kelompok dengan dasar bahwa bank syari’ah akan memiliki hak untuk menggunakan dan menginvestasikan dana-dana tersebut tanpa adanya batasan. Dengan demikian.1 Unsur-unsur Dasar Laporan Keuangan 1) Pernyataan posisi keuangan a. perdagangan.2. Pendapatan Pendapatan merupakan kenaikan kotor dalam aspek atau penurunan dalam liabilitas atau gabungan dari keduanya selama periode yang dipilih oleh penyertaan pendapatan yang berakibat dari investasi yang halal. baik dengan dirinya sendiri ataupun dengan aset lainnya. Biaya Biaya merupakan penurunan kotor dalam suatu aspek atau kenaikan dalam liabilitas atau gabungan dari keduanya selama periode yang dipilih oleh pernyataan pendapatan yang berakibat dari investasi yang halal. b. serta pendapatan yang dilarang jika ada. Aset Merupakan sesuatu yang mampu menimbulkan aliran kas positif atau manfaat bagi ekonomi lainnya.

Arus kas terjadi masuk jika kas yg diterima dari hasil atau pengembalian inves yg dilakukan sblmnya. Kerugian Kerugian merupakan penurunan bersih dari aset bersih sebagai akibat dari pemegang aset yang mengalami penurunan nilai selama periode yang dipilih oleh pernyataan pendapatan. Kas uang tunai yg paling likuid sehingga ditempatkan pada urutan teratas aset. 3) Pernyataan perubahan dalam saham pemilik atau pernyataan laba ditahan. e. Aliran kas dan transaksi Aliran kas adalah (cash flow) aliran pemasukan dan pengeluaran kas yg mengubah kondisi kas bank atau perusahaan. d. meminjam dan membayar hutang kembali atau melakukan pinjaman jangka panjang untk membayar hutang tersebut. membeli. Transaksi adalah aktifitas suatu perusahaan yg menimbulkan perubahan terhadap posisi harta keuangan (menjual. Yang termasuk dalam kas yangseluruh alat pembayaran yang dapat diginakan dengan segera seperti uang dan saldo rekening giro. berjangka pendek dan yg dengan cepat dpt dijadikan kas dlm jumlah tertentu tanpa menghadapi resiko perubahan nilai yg signifikan. proyek setiap periode pembukuan dan menggabmbarkan perubahan kondisi kas proyek atau bisnis dari period eke periode berkutnya. Keuntungan bersih (kerugian bersih) Gambaran keberadaan keuntungan atau kerugian bersih yang diperoleh bank syariah selama periode akuntansi.(tempo 3bulan atau kurang) b. Misalnya dari hasil penjuakan . Keuntungan merupakan kenaikan bersih dari aset bersih sebagai akibat dari memegang aset yang mengalami peningkatan nilai selama periode yang dipilih oleh pernyataan pendapatan. Kas dan setara kas. Keuntungan pada rekening investasi tak terbatas yang setaranya menunjukkan kondisi atau posisi rekening investasi mudharabah mutlaqoh. Setara kas adalah investasi yng sidatnya likuid. Contoh : penerimaan kas dan surat berharga dalm . membayar gaji dll) c. Aliran kas dari aktivitas investasi Transaksi yg berhubungan dgn perolehan fasilitas inves dan non kas lainnya yg digunakan oleh perusahaan. arus kas yg masuk yang berasal dari akitvitas inves. 4) Pernyataan aliran kas a. d. Aliran kas dari aktivitas pembiayaan Maksudnya kegiatan pendapatan sumber dana dari pemilik dgn memberikan prospek penghasilan dari sumber dana tsb.

d. 2. b. Karadh adalah pinjaman tanpa imbalan yang memungkinkan peminjam untuk menggunakan dana tersebut selama jangka wkt tertentu dan wajib mengembalikan dlm jumlah yg sama b.1. Saldo dana zakat dan dana sosial 7) Pernyataan sumber dan penggunaan dana dalam karadh a.2 Tujuan Laporan Keuangan Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi. Penggunaan dana dalam karadh digunakan untuk memmenuhi kebutuhan dana yang mendesak atau kebutuhan lainnya yang tidak bersifat komersial. bentuk sewajarnya. c. Saldo dana dalam karadh. kinerja dan arus kas entitas syariah yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggungjawaban (stewardship) manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka. pembayaran kas pd pemegang saham untuk menarik atau menebus saham perusahaan 5) Pernyataan perubahan dalam investasi a. menyangkut posisi keuangan. Tujuan laporan keuangan untuk tujuan umum adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan. Bagian manager investasi dalam keuntungan investasi terbatas dari seorang mudharib atau kompensasi sebagai manager investasi. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut. 6) Pernyataan sumber dan pengguanaan dana zakat serta dana sosial a. Keuntungan atau kerugian investasi sebelum bagian keuntungan manager investasi sebagai seorang mudharib atau konvensasiseabagi investasi. Investasi terbatas. Simpanan dan penarikan oleh pemegang rekening investai terbatas dan ekuivalensinya. Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan dari suatu entitas syariah. . Sumber dana zakat dan dana sosial b. d. kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu entitas syariah yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi. Sumber dana dalam karadh yaitu diperoleh dari modal LKS (Lembaga Keuangan Syariah) c. Penggunaan dana zakat dan dana sosial c.

e. Dana syirkah temporer. Dana kebajikan. Informasi untuk membantu mengevaluasi pemenuhan tangung jawab entitas syariah terhadap amanah dalam mengamankan dana. c. Kewajiban. sedekah. c. b.suatu laporan keuangan menyajikan informasi mengenai entitas syariah yang meliputi: a. Beberapa tujuan lainnya adalah: a. f. Pendapatan dan beban termasuk keuntungan dan kerugian. Laporan keuangan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bersama sebagai pengguna laporan keuangan. Dana zakat. serta dapat digunakan sebagai bentuk laporan dan pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dapat dipercayakan kepadannya. dan wakaf. Meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip syariah dalam semua transaksi dan kegiatan usaha. Ekuitas. . Asset merupakan kekayaan (sumber daya) yang dimiliki oleh entitas bisnis yang bisa diukur secara jelas menggunakan satuan uang serta sistem pengurutannya berdasar pada seberapa cepat perubahannya dikonversi menjadi satuan uang kas. dan informasi mengenai pemenuhan kewajiban (obligation) fungsi sosial entitas termasuk pengelolaan dan penyaluran zakat. infak. Informasi mengenai tingkat keuntungan investasi yang diperoleh penanam modal dan pemilik dana syirkah temporer. Informasi kepatuhan entitas syariah tidak sesuai dengan prinsip syariah. b. menginvestasikan pada tingkat keuntungan yang layak. g. kinerja keuangan. serta informasi aset. Laporan keuangan harus menyajikan secara wajar posisi keuangan. d. d. dan arus kas entitas syariah dengan menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan secara benar disertai pengungkapan yang diharuskan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Informasi lain tetap diungkapkan untuk menghasilkan penyajian yang wajar walaupun pengungkapkan tersebut tidak diharuskan oleh Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Arus kas. dan h. kewajiban pendapatan dan beban yang tidak sesuai dengan prinsip syariah bila ada dan bagaimana perolehan dan penggunaannya.

Ketiga laporan yang terakhir muncul akibat perbedaan peran dan fungsi bank syariah. Laporan arus kas. Laporan perubahan ekuitas f.dalam laporan laba rugi mencakup. Kenaikan atau penurunan sumber dana zakat. dan shadaqah (statement of source and use of fund in zakat and charity fund) g. Laporan sumber dan penggunaan dana qadhuk hasan (statement of source of fund in qard fund) Empat laporan pertama adalah unsur laporan keuangan yang sudah dikenal selama ini secara konvensional. Dengan memperhatikan ketentuan dalam PSAK lainnya. kewajiban. g. sedangkan tiga yang terakhir bersifat khas. infaq. investasi tidak terikat. infaq dan shadaqah Bank syari’ah menyajikan laporan sumber dan penggunaan zakat. dan shodaqoh sebagai komponen utama laporan keuangan yang menunjukkan. d.4 Penyajian Laporan Keuangan Bank Syariah a. Laporan sumber dan penggunaan dana zakat.3 Unsur-Unsur Laporan Keuangan Bank Syariah a. Laporan laba ditahan atau saldo laba (statement of retained earning) e. infaq dan shadaqah yang berasal dari penerimaan a) Zakat dari bank syari’ah b) Zakat dari pihak luar bank syaria’ah c) Infaq d) Shadaqah i. Penyajian aktiva pada neraca atau pengungkapan pada catatan atas laporan keuangan atas aktiva yang dibiayai oleh bank sendiri dan aktiva yang dibiayai oleh bank bersama pemilik dana investasi tidak terikat.1. tetapi tidak terbatas pada pos-pos pendapatan dan beban. .2. e. dilakukan secara terpisah. Laporan perubahan dana investasi terikat (statement of change in restricted investment) f.1. Laporan sumber dan penggunaan dana zakat. dan ekuitas. Laporan posisi keuangan (neraca) Unsur-unsur neraca meliputi aktiva. Sumber dana zakat. Laporan posisi keuangan (statement of financial position) b. dibandingkan bank konvensional. infaq. h. Laporan laba dan rugi c. Laporan laba rugi (statement of income) c. Laporan arus kas (statement of cashflows) d. infaq dan shadaqah. 2. b. Laporan perubahan investasi terikat Laporan perubahan dana investasi terikat memisahkan dana investasi terikat berdasarkan sumber dana dan memisahkan investasi berdasarkan jenisnya.

relevan. Penggunaan dana qardhul hasan untuk: a) Pinjaman b) Sumbangan c) Kenaikan atau penurunan sumber dana qardhul hasan d) Saldo awal dana penggunaan dana qardhul hasan. Laporan sumber dan pengguna dana qardhul hasanBank syariah menyajikan laporan sumber dan penggunaan qardhul hasan sebagai komponen utama laporan keuangan. Pernyataan.j. Artinya. Catatan-catatan laporan keuangan Laporan keuangan harus mengungkapkan semua informasi dan material yang perlu unutuk menjaikan laporan keuangan tersebut memadai. yang di atur dalam PSAK 31. e) Saldo akhir dana penggunaan dana qardhul hasan o. infaq. q. dan bisa dipercaya (andal) bagi para pemakainya. Laporan ini diterbitkan dalam bentuk komparatif. infaq. yaitu Kerangka Dasar penyusnan dan penyajian laporan keuangan N Bank Konvensional Bank Syariah (PSAK 59) O (PSAK 31) . laporan dan data lain yang membantu dalam menyediakan informasi yang diperlukan oleh para pemakai laporan keuangan sebagaimana ditentukan didalam statement of obyektif. Sumber dana qardhul hasan yang berasal dari penerimaan: a) Infaq b) Shadaqah c) Denda d) Dan pendapatan non halal n. Saldo akhir dana penggunaan dana zakat. Apabila di perbandingkan dengan laporan keuangan yang harus di buat dalam bank konvensional. m. dan shadaqah l. dan shadaqah k. laporan tersebut menyajikan data periode sekarang dan periode yang lalu. Saldo awal dana penggunaan dana zakat. Untuk memberikan gambaran keadaan laporan keuangan bank syari’ah. p.

yaitu :  Piutang dagang yaitu di gunakan untuk membukukan penyaluran dana yang mempergunakan prinsip jual beli seperti murabahah.  Persediaan/assets. 1.5 Hal-Hal yang Terkait dengan Laporan Keuangan Bank Syariah Secara singkat dan secara garis besar. ada beberapa hal yang berbeda dengan unsur neraca Bank konvensional penyaluran dana hanya di tampung dalam perkiraan “ kredit “ atau pinjaman yang di berikan “. seperti misalnya Murabahah. Laporan laba rugi Laporan laba rugi 3. ada hal-hal yang terkait dengan laporan keuangan tersebut. Laporan perubahan Laporan perubahan ekuitas 4. dan pembiyaan musyarakah. Laporan posisi keuangan ( Neraca ) Dalam unsur aktiva neraca Bank Syariah. seperti . Laporan arus kas Laporan investasi Terikat 6. piutang salam.1. yaitu : 1.  Prinsip bagi hasil di tampung dalam perkiraan “pembiayaan”. seperti pembiayaan mudharabah.  Pembiayaan digunakan untuk membukukan penyaluran dana yang mempergunakan prinsip bagi hasil. 2. hal ini sangatlah berbeda dengan Bank Syariah yaitu dimana dalam penyalurannya dana di tampung dalam perkiraan yang sesuai dengan prinsip penyalurannya yaitu:  Prinsip jual beli di bukukan pada perkiraan “piutang”. Di gunakan untuk menampung barang-barang milik Bank Syariah yang di maksudkan untuk dijual kembali . piutang istishna. Dana Al Al-qardhul hasan Laporan sumber dan penggunaan dana ZIS 2. Catatan laporan Laporan sumber dan keuangan penggunaan 7. Laporan posisi keuangan Laporan posisi keuangan 2. yaitu mudharabah adn pembiyaan musyarakah. Aktiva Beberapa akun dalam aktiva yang perlu di jelaskan . ekuitas Laporan arus kas 5. istishna dan salam. sehingga dalam bank syariah “piutang” semuanya dapat di kategorikan sebagai aktiva yang produktif.

di gunakan untuk membukukan pinjaman qardh yang sumber dananya dari intern bank Syariah. Jadi yang di bukukan itu pada kewajiban bank syariah adalah Tabungan Wadiah. yaitu :  Simpanan/titipan .  Penyertaan di gunakan untuk membukukan penyertaan.  Kewajiban Investasi Terikat Executing . di gunakan untuk membukukan penyaluran mudharabah muqayyah ( investasi Terikat ) dengan pola penyaluran Executing. di gunakan untuk membukukan penerimaan mudharabah Muqayyadah dengan pola penyaluran Executing. . persediaan/assets istishna.  Keuntungan Di umumkan Belum Di bagikan . Giro Wadiah.  Pinjaman Qardh . 3.  Penyaluran Dana investasi terikat Executing . Kewajiban Dalam neraca bank syariah itu ada unsur kewajibannya. dimana bank syariah memiliki saham suatu perusahaan. di gunakan untuk membukukan penghimpunan dana yang mempergunakan prinsip wadiah ( titipan ). karena prinsip dari wadiah adalah titipan yang harus di kembalikan kapan saja oleh bank apabila si penitip meminta kembali. persediaan/assets murabahah.yang sampai dengan tanggal laporan belum di bayarkan kepada pemiliknya dan data yang di pergunakan itu dalam perkiraan ini bersumber dari perhitungan pembagian hasil usaha.  Istishna dalam penyelesaian (istishna Work in Proses) . bank syariah harus mengembalikan dana titipan tersebut seratus persen kepada penitip.  Aktiva ijarah. dimana assets ijarah yang telah di sewakan harus di pisahkan dengan aktiva tetap milik bank dan persediaan. di gunakan untuk membukukan bagi hasil hak milik investasi dana Investasi Tidak Terikat yang di himpun. di gunakan untuk menampung transaksi istishna yang sedang berjalan proses penyelesaiannya. persediaan/assets salam. Di gunakan untuk membukukan assets ijarah yang telah di sewakan. dalam kondisi apapun bank syariah harus mengembalikan dana titipan tersebut kepada penitip. baik yang di lakukan dalam rangka penyelamatan pembiayaan atau yang di tanamkan pada anak perusahaan.

Investasi Tidak Terikat Transaksi yang di bukukan pada investasi tidak terikat. Itulah yang terdapat dari kelompok pendapatan operasi utama bank syariah atas penyaluran yang di lakukan sesuai prinsip syariah. yaitu pendapatan margin murabahah. Hak pihak ketiga atas bagi hasil investasi tidak terikat ini tidak dapat di kategorikan sebagai pendapatan dan beban dari bank syariah. 4. beban-beban yang di maksud ini adalah semua beban yang menjadi tanggungan bank sebagai mudharib sebagaimana layaknya bank. yang kedua pendapatan penyaluran yang mempergunakan jual beli. Laporan Posisi Keuangan (Neraca) (Nama Bank) Laporan Posisi Keuangan Konsolidasi Pada Bulan xx Tahun xxxx .  Beban-beban . Laporan Laba Rugi Beberapa unsur laporan laba dan rugi yang ada dalam laporan laba dan rugi bank syariah yaitu :  Pendapatan operasi utama . pendapatan ini merupakan kelompok pendapatan operasi utama bank syariah atas penyaluran di lakukan sesuai prinsip syariah. Contoh Bentuk Laporan Keuangan Bank Syariah 1. pendapatan bersih salam paralel dan pendapatan bersih istishna parel dan terakhir yaitu pendapatan bersih jiarah. dan beban operasi lainnya. yang meliputi : pendapatan penyaluran yang menggunakan prinsip bagi hasil. unsur ini merupakan jumlah bagi hasil yang diberikan oleh bank syariah kepada pemilik dana. 5. yang merupakan milik bank syariah sepenuhnya (tidak di bagihasilkan). pendapatan ini di gunakan untuk menampung pendapatan operasi utama lainnya . adalah penghimpunan dana pada bank syariah yang mempergunakan prinsip mudharabah mutlaqah (investasi tidak terikat). seperti beban tenaga kerja. beban umum .  Hak pihak ketiga atas bagi hasil investasi tidak terikat .  Pendapatan operasi lainnya .

x.xxx xx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx Investasi Investasi dalam surat-surat 10 xx.xxx.xxx x.xxx Dikurangi .xxx Penyertaan modal 13 xxx.xxx.xxx.xxx Aktiva lainnya 19 xxx.xxx.xxx.xxx xxx.xxx Aktiva tetap (netto) 20 xx.xxx xxx.xxx xx.xxx xx. . x.xxx.xxxx.xxx.xxx Piutang penjualan 9 x.xxx 2.xxx. - .xxx xx. .29 x.xxx.xxx 28.xxx.xxx. - .xxx.xxx.xxx Persediaan 14 .xxx xxx.xxx x.xxx Istishna’ 17 . - Total investasi 18 xxx.xxx.xxx Aktiva yang disewakan 16 xx. .xxx x.xxx berharga Investasi Mudharabah 11 xx.xxx. (tahun) (tahun) Uraian Catatan Unit Moneter Unit Aktiva Kas dan setara kas 8 xx. Laporan Laba rugi (Nama Bank) Laporan Laba Rugi Pada tahun yang terakhir (tahun) dengan ( tahun lalu) Uraian Catatan xxxx ( tahun ) xxxx ( tahun ) Unit Moneter Unit Moneter Pendapatan Penjualan tangguh 29A xx.xxx.xxx Investasi pada real estate 15 xx.xxx Investasi 29B x.xxx xx.xxx xx.xxx.xxx xxx.xxx. x.xxx.xxx.xxx xx.xxx Investasi lain-lain .xxx.xxx Investasi Musyarakah 12 .xxx Total aktiva xxx.

xxx xxx.xxx Provisi untuk zakat (x.xxx) x.xxx) (x.xxx x.xxx Pendapatan netto (x.xxx Pendapatan dan jasa-jasa perbankan Pendapatan lain-lain Total pendapatan bank xxx.xxx.xxx xx.xxx.xxx ) (xxx.xxx.xxx) investasi ( sebagai mudharib dan sebagai pemilik dana ) Pendapatan bank dari investasi Bagian keuntungan bank dari rekening x. Laporan Arus Kas ( Nama Bank ) Laporan Arus Kas Pada tahun yang terakhir ( tahun ) dengan ( tahun lalu ) xxx ( tahun ) xxxx( tahun ) Uraian Catatan Unit Moneter Unit Moneter .xxx 3.xxx Fee bank sebagai agen investasi untuk investasi terbatas 29B xx.xxx) Pendapatan netto sebelum saham (x.xxx xx.xxx.xxx.xxx) (x.xxx.xxx) x.xxx x.xxx x.xxx) (x.xxx investasi terbatas sebagai mudharib x.xxx (x.Keuntungan rekening investasi tidak terbatas sebelum bagian bank sebagai mudharib xxx.xxx.xxx Biaya umum dan administrasi Depresiasi xxx.xxx) (x.xxx xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx x.xxx) minoritas ( saham minoritas ) x.xxx xxx.xxx.xxx x.xxx.xxx ) (xxx.xxx.xxx Bagian bank sebagai mudharib ( xxx.xxx.xxx Pendapatan netto sebelum zakat dan 30 x.xxx) Keuntungan terhadap rekening investasi tidak terbatas sebelum zakat Bagian bank pada pendapatan dari ( xxx.xxx.xxx pajak xx.xxx.xxx x.xxx.

xxx) -- KKenaikan pada investasi mudharabah xx.xxx -- -- KKenaikan/penurunan uang kas dan -- setara kas KKas dan setara kas pada awal tahun xxx.xxx KKas dan setara kas pada akhir tahun .xxx -- Provisi untuk pajak xx.xxx P (x.xxx -- Provisi untuk zakat x.xxx.xxx.xxx. -- Depresiasi Provisi rekening ragu-ragu x.xxx.xxx.xxx.xxx) -- ccrud expenses) KKenaikan pada saham minoritas x. xxx.xxx -- Penyesuaian terhadap pendapatan -.xxx -- KKenaikan pada saldo kredit dan biaya. Arus kas dari operasi Pendapatan netto x.xxx) -- enPenurunan arus kas dari kegiatan pepembiayaan x.xxx. -- netto Kas netto dari kegiatan operasional -.xxx Pembelian aktiva tetap -- Arus kas netto dari operasi A Arus dari kegiatan investasi -. -- P Penjualan real estate yang disewakan -- P Pembelian real estate yang disewakan -- Penjualan real estate (x. -.xxx Penurunan pada aktiva lain x. -- tidak terbatas KKeuntungan dari penjualan aktiva xxx.xxx.xxx) InIvestasi pada surat-surat berharga (xxx. -- Pajak yang dibayarkan (xxx.xxx) -- K Keuntungan dari rekening investasi -.xxx Penjualan persediaan -- Penjualan istishna’ KKenaikan netto pada piutang -.xxx. -- AArus kas netto dari kegiatan investasi -- AArus kas dari kegiatan keuangan KKenaikan netto pada rekening -- investasi tidak terbatas -- KKenaiakn netto pada rekening koran -- Deviden yang dibayarkan xx.xxx.xxx -- Zakat yang dibayarkan -. -- biaya (penurunan) pada biaya yang dikeluarkan (x.xxx -- tetap DDepresiasi dari aktiva yang disewakan -- Pr ovisi untuk penurunan nilai investasi -- pada surat-surat berharga -- Piutang ragu-ragu x.

xxx.xxx xx.xxx.xxx) xxx.xxx.xxx -- xx. x.xxx xxx.xxx -- -- (xxx.xxx.xxx -- x.xxx.xxx xx.xxx xx.xxx.xxx -- -- xx. Laporan Perubahan Modal atau Laporan Laba Ditahan ( Nama Bank ) Laporan perubahan Modal Untuk tahun yang terakhir ( tahun ) dengan ( tahun yang lalu ) Uraian Modal Cadangan Unit Laba Total .xxx 4.xxx.

xxx.xxx.xxx x.xxx x.xxx x.xxx (x.xxx x.xxx -- Total sumber zakat x.xxx.xxx -- Zakat untuk ghairimin dan xx.xxx -- Total penggunaan dana x.xxx x.xxx.xxx.xxx xxx.xxx) xxx.xxx -- .xxx -- Zakat untuk Ibnu Sabil xxx.xxx -- Pendapatan -- netto Keuntungan xxx.xxx -- Zakat jatuh tempo dari para pemilik xxx.xxx -- Zakat untuk amil zakat ( biaya administrasi dan umum ) xxx. -.xxx x.xxx xxx.xxx xxx.xxx xxx.xxx.xxx.xxx.xxx -- Penggunaan zakat dan sumbangan Zakat untuk fakir dan miskin xxx.xxx.xxx -- Zakat untuk fisabilillah xxx. Infak dan Shadaqah Untuk tahun yang terakhir dengan tahun lalu xxxx ( tahun ) xxxx ( tahun ) Uraian Catatatan Unit Moneter Unit Moneter Sumber-sumber zakat dan sumbangan Zakat jatuh tempo dari bank x.xxx. Infak dan Shadaqah (Nama Bank) Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Zakat.xxx. xxx. -.xxx netto xxx. -- Pendapatan x.xxx.xxx Neraca per xxx.xxx.xxx dibagikan Transfer ke cadangan Saldo per tahun 5.xxx.xxx.xxx.xxx.xxx -.xxx (x.xxx) -- Keuntungan dibagikan Transfer ke xxx.xxx cadangan x.xxx -- membebaskan budak Zakat untuk mu’allaf xxx. Laporan Sumber-sumber dan penggunaan Dana Zakat.xxx ( tahun ) xxx. Unit Disetor Unit Moneter Moneter Ditahan Moneter Umum yang sah Saldo per tahun xxx.xxx.xxx.xxx.xxx -- rekening Sumbangan xxx.xxx Emisi ( ) saham -.xxx x.

2 Penentuan Bagi Hasil 2.Kenaikan ( penurunan ) sumber-sumber terhadap penggunaan x.xxx Pinjaman kebajikan xxx.xxx Dana tersedia untuk pinjaman xxx.xxx Penggunaan Qardhul Hasan Pinjaman kepada para pelajar xxx. Menurut Mokhamad Anwar dalam modul .xxx xxx.xxx xxx.xxx 2.xxx Sumber diluar bank xxx.xxx.xxx Pinjaman kepada para pengrajin xxx.xxx.xxx xxx.xxx xxx.xxx -- 6.xxx.1 Pembiayaan Dalam operasionalnya bank konvensional memberikan kredit kepada peminjam atau debitur.xxx Total penggunaan selama tahun ini xxx.xxx Saldo akhir tahun Pinjaman kebajikan xxx.xxx Alokasi dari pendapatan yang dilarang syariah ( haram ) xxx. sedangkan bank syariah memberikan pembiayaan kepada nasabah yang akan dibiayainya.xxx Penyelesaian rekening koran xxx.xxx Total sumber dana selama tahun ini xxx.xxx xxx.2. Laporan Sumber-sumber dan Penggunaan Dana Qardul Hasan ( Nama bank ) Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Qardhul Hasan Untuk tahun yang terakhir ( tahun ) dengan (tahun lalu ) xxxx ( tahun ) xxxx ( tahun ) Uraian Catatan Unit Moneter Unit Moneter Saldo awal xxx.xxx -- Zakat dan sumbangan yang belum dibagikan pada akhir tahun x.xxx xxx.xxx xxx.xxx -- Zakat dan sumbangan yang belum dibagikan pada awal tahun x.xxx xxx.xxx xxx.xxx Sumber-sumber dana Qardhul Hasan Alokasi dari rekening koran xxx.xxx xxx.xxx xxx.

pembiayaan merupakan penyediaan uang atau tagihan antara bank dengan pihak yang membutuhkan dana untuk melakukan usaha. dimana pihak yang dibiayai setelah jangka waktu tertentu harus melunasi tagihannya tersebut dengan imbalan atau bagi hasil yang telah disepakati di muka. yaitu: “Mudharabah adalah bentuk kerjasama antara dua atau lebih pihak dimana pemilik modal (shahibul maal) mempercayakan sejumlah modal kepada pengelola (mudharib) dengan suatu perjanjian pembagian keuntungan. pembiayaan diartikan sebagai berikut: “Pembiayaan berdasarkan prinsip syariah adalah penyediaan uang atau tagihan yang dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau kesepakatan antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak yang dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan tersebut setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil”. Pembiayaan pada bank syariah dalam bentuk pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarkah.4) . Designing Financing Agreements in Islamic Banking. (2006. Pengertian mudharabah menurut Islamic Studies of Economics Group dalam modul SIES II.2Pembiayaan Mudharabah Instrumen pembiayaan dalam bank Islam salah satunya adalah mudharabah. Mudharabah dalam bank Islam adalah suatu sistem pendanaan operasional realitas bisnis. Bentuk ini menegaskan kerjasama kontribusi 100% modal shahibul maal dan dengan keahlian mudharib”. bersaham mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat.2. 2.4) Dari pengertian di atas. (2007.

waktu atau tempat usaha. 2. mudharabah terbagi menjadi dua jenis: yaitu mudharabah mthlaqah dan mudharabah muqayyadah”. Sedangkan bila perusahaan mendapatkan kerugian. Mudharabah Muthlaqah Mudharabah muthlaqah adalah bentuk kerja sama antara shahibul maal dan mudharib yang cakupannya sangat luas dan tidak dibatasi oleh spesifikasi jenis usaha.3 Jenis-jenis Mudharabah Menurut M. (2001.2. Dari pengertian di atas dapat dijelaskan bahwa.97) Penjelasan dari pernyataan di atas adalah sebagai berikut: 1. Apabila perusahaan ini memperoleh keuntungan maka pengelola akan memperoleh keuntungan berdasarkan prinsip bagi hasil yang telah disepakati. sedangkan pengelola tidak menanggung risiko sama sekali selain risiko non financial. Mudharib dibatasi dengan batasan jenis usaha. atau kecuali apabila kerugian tersebut terjadi akibat kecurangan pengelola. waktu dan daerah bisnis. Shafi’i Antonio dalam bukunya Bank Syariah: dari praktik ke teori.4 Aplikasi Dalam Perbankan .2. Mudharabah Muqayyadah Mudharabah muqayyadah atau disebut juga denngan istilah restriced mudharabah/specified mudharabah adalah kebalikan dari mudharabah muthlaqah. 2. 2. pembiayan mudharabah adalah dengan membentuk suatu perjanjian kemitraan (contract of co-partership) antara pemilik modal dengan pengelola perusahaan. maka risiko financial ditanggung sepenuhnya oleh pemilik modal. menjelaskan tentang jenis-jenis mudharabah sebagai berikut: “Secara umum.

aplikasi mudharabah dalam perbankan biasanya digunakan untuk beberapa hal. yaitu sebagai berikut : “1. (2004. Investasi khusus Yaitu pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan barang-barang modal (capital goods) serta fasilitas-fasilitas yang erat kaitannya dengan itu.411) Penjelasan dari kutipan di atas adalah sebagai berikut : 1. Menurut Habib Nazir dan Hassanuddin dalam Ensiklopedi Ekonomi dan Perbankan Syariah. Pembiayaan modal kerja 2. Secara umum skema aplikasi mudharabah dalam perbankan sebagai berikut: . 2. Pembiayaan modal kerja Yaitu pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan peninngkatan produksi baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif dan untuk keperluan perdagangan atau peningkatan utility of place dari suatu barang. Investasi khusus”.

PROFIT SHARING 30 % 70 % BANK/ MUDHARIB SHAHIBUL MAAL 100 % 0% REPAYMENT OF CAPITAL Ru Sumber: Studi Intensif Ekonomi Syariiah II. Syirkah menurut syara’ adalah transaksi antara dua orang atau lebih yang kedua-duanya bersepakat untuk melakukan kerjasama usaha dengan tujuan mencari keuntungan melalui persyaratan dan rukun tertentu.5 Pembiayaan Musyarakah Instrumen digunakan oleh perbankan Islam untuk menyediakan pembiayaan selain mudharabah adalah musyarakah atau syirkah atau penyertaan modal (equity participation).2 Skema Aplikasi Mudharabah 2. yang tidak bisa dibedakan lagi antara satu harta dengan lainnya. SE. Asep Ghofir Ali. .:2007 Gambar: 2.2. Musyarakah atau syirkah secara etimologi bermakna ikhtilath (percampuran) antara satu bagian dengan bagian lainnya sehingga sulit dipisahkan atau penggabungan antara dua harta atau lebih. M..Ag.

barang perdagangan.Jenis Musyarakah Menurut Habib Nazir dan Hassanuddin dalam Ensiklopedi Ekonomi dan Perbankan Syariah musyarakah/syirkah dibagi ke dalam dua bentuk.6 Jenis. Semua pihak berhak ikut serta dalam manajemen proyek. dimana masing-masing pihak mempunyai hak untuk ikut serta. Apabila terjadi kerugian masing-masing pihak bertanggung jawab sesuai proporsi modal masing-masing. 76) Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa pembiayaan musyarakah dilakukan oleh dua orang pemilik modal atau lebih untuk menjalankan suatu proyek. kepemilikan dan peralatan. keuntungan dari hasil usaha bersama ini dibagikan menurut proporsi penyertaan modal masing-masing maupun sesuai dengan kesepakatan bersama. Sedangkan jika usaha tersebut mengalami kerugian maka pembebanannya hanya terbatas pada besarnya modal masing-masing”. 2. keahlian. pembiayaan musyarakah dijelaskan sebagai berikut: “Pembiayaan musyarakah adalah suatu perjanjian antara sua pihak atau lebih pemilik modal untuk menyertakan modalnya berupa dana (atau keahlian/tenaga) pada suatu proyek usaha. yaitu : . Menurut Rachmat Firdaus dalam bukunya Manajemen Dana Bank. mewakilkan atau menarik haknya dalam manajemen proyek. (2001. Secara spesifik bentuk kontribusi dari pihak yang bekerjasama (syirkah) dapat berupa dana.2. karena pada prinsipnya penyertaan tidak hanya modal tetapi juga keahlian modal dan waktu. Proporsi pembagian laba tidak harus sebanding dengan persentase penyertaan modal.

Syirkah al ‘uqud adalah suatu kemitraan yang sesungguhnya (contactual partnership). Akan tetapi apabila masing-masing memutuskan untuk tetap memilikinya (tidak dibagi-bagikan dan tidak dijual). “Syirkah al milk atau syirkah al amlak (kemitraan dalam kepemilikan) dan syirkah al ‘uqud (kemitraan berdasarkan suatu akad)”.7 Aplikasi dalam Perbankan . maka mereka bermitra dengan bersifat ikhtiyary atau syirkah ikhtiyary (sukarela/serikat bebas pilih). (2004. Syrikah al amlak ini pada esensinya bukan suatu kemitraan (partnership).409) Penjelasan dari kutipan di atas adalah sebagai berikut : 1. Masing-masing membuat suatu akad perjanjian investasi bersama dan berbagi keuntungan dan kerugian.2. Keuntungan dan kerugian tersebut ditanggung secara proporsional berdasarkan modal masing-masing yang diinvestasikan. 2. Syirkah al amlak terjadi apabila dua orang atau lebih memiliki harta bersama tanpa suatu akad syirkah atau suatu kepemilikan bersama atas suatu kekayaan (common ownership of property) untuk dibagikan. bukan berdasarkan kesepakatan akad untuk berbagi keuntungan dan kerugian. maka mereka bermitra secara ijbary atau syirkah jabariyah (serikat secara terpaksa). 2. Sedang apabila mereka dengan terpaksa harus memiliki harta bersama tersebut.

musyarakah diterapkan dalam skema modal ventura.411) Penjelasan dari kutipan di atas adalah sebagai berikut : 1. Pembiayaan proyek Yaitu proyek kerjasama antara bank dengan nasabah di mana keduanya menyediakan dana untuk membiayai suatu proyek secara bersama-sama. Penanaman modal dilakukan untuk jangka waktu tertentu dan setelah itu bank melakukan divestasi atau menjual bagian sahamnya. Modal ventura Yaitu suatu lembaga keuangan khusus yang dibolehkan melakukan investasi di dalam kepemilikan perusahaan. Pembiayaan proyek 2. aplikasi musyarakah dalam perbankan biasanya digunakan untuk beberapa hal. (2004. Secara umum skema aplikasi musyarakah dalam perbankan sebagai berikut : . Setelah proyek tersebut selesai. Menurut Habib Nazir dan Hassanuddin dalam Ensiklopedi Ekonomi dan Perbankan Syariah. Modal ventura”. yaitu sebagai berikut : “1. baik secara singkat maupun bertahap. 2. nasabah mengembalikan dana bank serta bagi hasilnya.

Ag.3 Skema Aplikasi Musyarakah Skema itu menunjukkan bahwa prinsip musyarakah adalah dana yang disertakan dilakukan oleh kedua belah pihak atau lebih yang bersyarikat.:2007 Gambar 2. SE. M. begitu juga jika terjadi kerugian harus ditanggung secara bersama. . Implikasinya hasil dana yang dikelola harus dibagi sesuai kesepaktan bersama.. PROFIT SHARING 55 % 45 % Rp 55% Modal BANK/ SHAHIBUL MAAL 2 SHAHIBUL MAAL 1 45 % (0 %) 55 % REPAYMENT OF CAPITAL Sumber: Studi Intensif Ekonomi Syariiah II. Asep Ghofir Ali.

05 Mar 2015 Thariq menerima transfer dari BMS cabang Solo sebesar Rp. 10 Mar 2015 Thariq menerima bilyet giro dari nasabah Bank Peduli . 35.1 Study Kasus Akuntansi Penghimpunan Dana 1) Contoh kasus penambahan dan pengurangan saldo rekening Giro Wadiah Ilustrasi Penambahan Saldo Rekening Giro Wadiah 01 Mar 2015 Bank Murni Syariah (BMS) cabang Yogyakarta menerima setoran tunai pembukaan giro wadiah atas nama Thariq sebesar Rp.000.000.000. 5. BAB III STUDY KASUS 3.000.

000.000 dan untuk pajak sebesar Rp. 50.000 10/03/15 Db Giro pada bank Indonesia 15. 31 Mar 2015 Dipotong giro wadiah Thariq untuk administrasi tabungan sebesar Rp.000 12/04/15 Db Giro wadiah-Thariq 10.000. Jurnal untuk transaksi di atas adalah: Tanggal Uraian Debit(Rp) Kredit(Rp) 03/04/15 Db Giro wadiah-Thariq 12. 5. 31 Mar 2015 Thariq menerima bonus giro wadiah dari BMS sebesar Rp.000 Kr Kas 12.000.000.000 Kr Gio wadiah-Thariq 35. 15.000 Kr Giro wadiah-Thariq 15.000 .000. bilyet giro tersebut dicairkan oleh Thariq ke BPS untuk dimasukkan ke rekening giro wadiah Thariq di BMS.000. 07 Mar 2015 Thariq menggunakan bilyet giro untuk mentransfer sejumlah dana ke nasabah giro wadiah BMS cabang Jakarta sebesar Rp. 15.000).000.000. Jurnal untuk transaksi diatas adalah: Tanggal Rekening Debit(Rp) Kredit(Rp) 01/03/15 Db Kas 35.000 31/03/15 Db Beban bonus giro wadiah 50.000.000 05/03/15 Db RAK cabang Solo 5.000.000.000 Kr Giro wadiah-Thariq 5. 10.000.000. 12.000 (20% dari bonus giro wadiah yang diterima sebesar Rp. 10. Syariah (BPS) yang pernah membeli sesuatu dari Thariq seharga Rp. 12 Mar 2015 Thariq menggunakan bilyet giro untuk pembayaran pembelian sebuah mesin kepada nasabah giro bank lain sebesar Rp.000 Kr RAK cabang Jakarta 5.000 Ilustrasi Pengurangan Giro Wadiah 03 Mar 2015 Thariq menggunakan cek untuk mencairkan dana di rekening giro wadiahnya di Bank Murni Syariah (BMS) secara tunai sebesar Rp.000.000.50.000.000.000.000.000 Kr Giro wadiah-Thariq 50.000.000 07/04/15 Db Giro wadiah-Thariq 5.

000.000 08 Sept Indriyani menerima transfer dari nasabah BMS cabang Solo 2015 sebesar Rp. Mudharabah-Indriyani 20. 20. setoran uang tunai nasabah. 17 Sept Indriyani menerima kiriman dari nasabah Bank Peduli Syariah 2015 (BPS) sebesar Rp.000 17/09/15 Db Giro pada Bank Indonesia 1.000 4.000 08/09/15 Db RAK cabang Solo* 500. Adapun contoh kasusnya adalah sebagai berikut: 02 Sept Bank Murni Syariah (BMS) cabang Yogyakarta menerima setoran 2015 tunai pembukaan tabungan Mudharabah atas nama Indriyani sebesar Rp.500. 500.500. Kr Giro pada Bank Indonesia 10.000.000 Kr Tab.000 2)Contoh kasus pada transaksi penambahan Tabungan Mudharabah Dalam transaksi tabungan mudharabah ada beberapa transaksi yang dapat menambah saldo tabungan mudharabah.000 Db Giro wadiah-Thariq 10. 1.000 Kr Pendapatan administrasi giro wadiah 15.000 hasil Kr Tab.000. dan transfer dari kantor cabang lain ke rekening nasabah. Jurnal untuk kasus tersebut adalah: Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp) 02/09/15 Db Kas 3. Contoh kasus pada transaksi Deposito Mudharabah .000 31/09/15 Db Hak pihak ketiga atas bagi 20.000 Kr Tab. Transaksi-transaksinya yaitu seperti transfer dari bank lain ke rekening nasabah. Mudharabah-Indriyani 500. 3. Mudharabah-Indriyani 1.000 Kr Tab.500.500. 31 Sept Indriyani menerima bagi hasil tabungan mudharabah dari BMS 2015 sebesar Rp.500.500. Mudharabah-Indriyani 3.000 Kr Titipan kas Negara-pajak giro 10.000 31/03/15 Db Giro wadiah-Thariq 15.000. penerimaan bagi hasil mudharabah ke rekening nasabah.

000. 5. dicadangkan sebagai porsi bagi hasil yang hanya . antara lain ke tabungan mudaharabah.000. giro wadiah. bagi hasil yang akan dibayar untuk kelompok deposito mudharabah adalah sebesar Rp.000 04/09/14 Db bagi hasil belum dibagikan. 15. lustrasi Transaksi Terkait Deposito Mudharabah 01 Sep 2014 Bank Murni Syariah (BMS) menerima setoran atas nama Bunda Dolly Rp. periode berikut atau rekening nasabah di bank yang lain.000 sebagai investasi deposito mudharabah untuk jangka waktu satu bulan dengan nisbah 60% untuk nasabah dan 40% untuk BMS. 40.000 05/09/14 Db Deposito mudharabah-Bunda Dolly 5. 30 Sep 2014 Berdasarkan perhitungan distribusi pendapatan. Pertama.000 mudharabah* Kr bagi hasil belum dibagikan-deposito 15. penambah saldo deposito. 5 Okt 2014 Bunda Dolly mencairkan deposito mudharabah. Jurnal untuk transaksi kasus di atas Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp) 01/09/14 Db kas 5. Pencairan dilakukan secara tunai.000 30/09/14 Hak pihak ke-3 atas bagi hasil-deposito 15. * Dalam praktik perbankan.000 Dolly** Kr Titipan kas negara-pajak deposito 8.deposito 40. 4 Okt 2014 Dibayarkan bagi hasil deposito mudharabah kepada Bunda Dolly sebesar Rp.000.000 dan artas pembayaran tersebut dipotong pajak sebesar 20%.000.000 Kr Kas 5. dicadangkan sebesar total bagi hasil yang akan dibayarkan selam satu bulan penuh pada bulan jatuh tempo.000.000.000. Pembayaran bagi hasil dilakukan ke rekening tabungan mudharabah atas nama pemilik yang sama*. bagi hasil deposito dapat dibayarkan ke berbagai rekening sesuai permintaan nasabah deposito.000 Kr Tabungan mudharabah-Bunda 32.000 Kr Deposito mudharabah–Bunda Dolly 5.000 * Hak pihak ke-3 atas bagi hasil dicadangkan sebagai beban yang masih harus dibayar setiap bulan. Besar pencadangan ini mempunyai dua alternative.000. Kedua.000.

600.00 Jadi pembayaran ke bank tanggal 1 Maret = Rp 10.000.000.000.000. Kemudian saat pembayaran bagi hasil pada saat jatuh tempo.000.000.000. Pada tabungan.00 maka perhitungannya: Nisbah 60:40 aktualisasi hasil Rp 1. mengakui adanya tambahan hak pihak ke-3 (biaya bagi hasil).000.000.00 Profit bank 60/100 x Rp 1. dan nisbah bagi hasil 60:40 (bank:nasabah). Ternyata aktualisasi hasil yang ada diperhitungkan sebesar Rp 1.00 .000. 3) Contoh kasus transanksi Giro Mudharabah Ilustrasi penerimaan bagi hasil dalam giro mudharabah 5 Mar 2016 Haniya adalah nasabah Bank Peduli Syariah (BPS) yang menerima imbalan bagi hasil sebesar Rp.2 Study Kasus Penentuan Bagi Hasil 1)Contoh kasus Mudharabah Mudharabah ternak qurban sebesar Rp 10. ** Terdapat sedikit perbedaan dalam mekanisme penyaluran bagi hasil tabungan bagi hasil deposito.00 Keuntungan nasabah Rp 400.000 3.000 = Rp 600. bank memasukkan semua bagi hasil untuk tabungan terlebih dahulu sebelum memotong pajak PPh Pasal 4(2) agar nasabah dapat melihat besar masing-masing bagi hasil dan pajak.000. Jurnalnya adalah: Tanggal Rekening Debit(Rp) Kredit(Rp) 05/03/16 Db Hak pihak ketiga atas bagi hasil 45.. menjadi beban pada akhir bulan pencatatan. Rencana pengembalian modal sekaligus tanggal 1 Maret. 45. Adapun bagi hasil deposito yang disalurkan kepada nasabah bersifat neto karena sudah dipotong langsung.000 Kr Giro mudharabah-Haniya 45.

335 4. Pertanyaan: a.2) Contoh kasus Musyarakah Komposisi Pembiayaan Yang Diberikan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah (Financing Composition of Islamic Commercial Bank and Islamic Business Unit) Akad 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 Akad 2.411 10.430 246. Bagaimana proyeksi pembayaran bagi hasil dari nasabah dan berapa besar nisbah yang harus dibayar nasabah jika ekspektasi return yang diharapkan oleh Bank .000.00.342 113.970.295 18.759 Musyaraka h Komposisi Pembiayaan Yang Diberikan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (Financing Composition of Islamic Rural Bank) Akad 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 Akad 65. nasabah membutuhkan MK sebesar Rp 1.379 144.947.796 Musyaraka h Nasabah Bank ABC mengajukan pembiayaan Pengembangan software ADLC dari sebuah perusahaan Telekomunikasi terkemuka di Indonesia.412 14. termasuk PPN 10%. Bank memiliki aturan untuk memberikan share pembiayaan maksimum 70% dari kebutuhan pembiayaan.969 217.500. Berdasarkan proyeksi cashflow nasabah penarikan modal kerja dilakukan secara bertahap (sesuai tabel) dan pembayaran dari Bouwheer dilakukan berdasarkan progress penyelesaian pekerjaan sesuai dengan kontrak (terlampir dalam tabel).954 239.430 239. Berdasarkan perhitungan kebutuhan modal kerja.406 7. PT XYZ. Total Nilai proyek yang akan dikerjakan adalah sebesar Rp 2.624 16. Berapakah pembiayaan yang dapat diberikan oleh Bank dan dana yang harus dipersiapkan nasabah (dengan angka pembulatan 7 digit kebawah) ? b.744.

nasabah pun memasukkan share atau dana syirkah bagian nasabah untuk kemudian digunakan oleh nasabah guna membiayai proyek tersebut.700.700.000.500 x 70% = Rp 1.5% pa dengan model dropping pembiayaan secara bertahap sesuai tabel dan juga schedule pembayaran dari Bouwheer secara bertahap sesuai dengan progress penyelesaian proyek. Setiap pencairan pembiayaan.00 b. adalah setara dengan 14.744.947.000..744.000.000.000.00 Proyeksi pembayaran bagi hasil dihitung berdasarkan ekspekatasi return yang diinginkan oleh Bank setara 14.250. Menghitung nisbah bagi hasil didasarkan atas pendapatan nett nasabah setelah mengeluarkan PPN.000.- =64. Proyeksi pencairan pembiayaan secara bertahap ini diperoleh dari proyeksi cashflow proyek nasabah sehingga besaran pembiayan yang diberikan benar-benar langsung secara produktif dugunakan atas proyek yang dibiayai secara musyarakah ini.947. dalam hal ini sekitar 70% share bank dan 30% share nasabah.221.(dibulatkan ke bawah) Rp1.63% = 65%( dibulatkan) .463. Pembiayaan yang dapat diberikan oleh Bank ABC adalah Rp 1.5% pa ? Adakah perbedaan dengan perhitungan bunga yang dihitung setiap bulan sesuai dana bank yg digunakan oleh nasabah ? Jawab: a. Penurunan pokok pembiayaan dilakukan secara proporsional sesuai dengan progress pembayaran dengan memperhitungkan prosentase Modal Kerja atas Pendapatan yang diperoleh nasabah dalam proyek ini (sebesar rata-rata 65%) dengan perhitungan =MK/NP(nilai Proyek) =1.220. sehingga pendapatan nett nasabah adalah sebesar Rp 2.500 / 2.

81% untuk Bank dan 97. Berdasarkan schedule proyeksi penyelesaian proyek.5% meskipun secara total pembayaran yg diterima memiliki nilai/jumlah yg sama.700. Pada pembayaran tahap 1 sebesar Rp 540 juta (20% dari nett nilai kontrak).- Sisa dana yang masuk sebagian menjadi bagian keuntungan Bank dan Nasabah dan sebagian sebagai pengembalian share pokok nasabah.19% untuk nasabah. sehingga nasabah dapat memanfaatkan dana tersebut untuk proyek lainnya. maka pokok turun sebesar Rp 540 juta x 70% x 65% = Rp 245.000.885.750. Terlihat perbedaan jumlah pembayaran nisbah dengan perhitungan bunga bulanan setara 14. . Prosentase pembayaran nisbah pada pembayaran tahap selanjutnya tetap sama mengingat jumlah porsi pembiayaan sama-sama turun secara proporsional. sehingga nisbah bagi hasil antara Bank ABC dengan nasabah berdasarkan revenue sharing adalah 2. return yang diharapkan oleh Bank ABC atas pembiayaan ini sampai dengan akhir adalah sebesar Rp 75.-.

sesuai dengan prisip Syari’ah dan berupaya agar usahanya tidak terjadi kerugian. Laporan keuangan juga tidak hanya mencakup pernyataan mengenai keuangan tetapi juga merupakan sarana komunikasi informasi yang berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung atau dengan informasi yang di sediakan oleh akuntansi keuangan. . Mudharabah adalah salah satu bentuk akad pembiayaan yang akan di berikan kepada nasabah dalam suatu Bank.dan laporan keuangan juga dapat menggambarkan keadaan laporan keuangan bank syari’ah yang menyajikan data periode sekarang dan data periode yang baru.1 Kesimpulan Dapat disimpulkan bahwa suatu laporan keuangan dapat bermanfaat apabila informasi yang di sajikan dalam suatu laporan keuangan tersebut dapat dipahami. andal dan dapat di perbandingkan. sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola. secara umum Mudharabah terbagi kepada dua jenis. Manfaat dari Mudharabah ini adalah Bank akan menikmati peningkatan bagi hasil pada saat keuntungan usaha nasabah meningkat Akad Mudharabah harus bejalan sesuai dengan ketentuan-ketentuan syari’ah dimana si pengelola harus menjalankan usahanya dengan rasa tanggung jawab yang tinggi. keuntungan usaha dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. BAB IV PENUTUP 4. relevan. Dalam sistem Mudharabah ini akadnya adalah kerja sama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama menyediakan seluruh modal. yaitu: Mudharabah Muthlaqah dan Mudharabah Muqayyadah.

. Syirkah al ‘uqud adalah suatu kemitraan yang sesungguhnya (contactual partnership). Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk melakukan usaha tertentu. memberikan kontribusi dana (atau amal/expertise) berdasarkan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai kesepakatan ketika melakukan akad Aplikasi Pembiayaan Musyarakah dapat berupa: 1. Syirkah Al-Amlak (terjadi apabila dua orang atau lebih memiliki harta bersama tanpa suatu akad syirkah atau suatu kepemilikan bersama atas suatu kekayaan (common ownership of property) untuk dibagikan. bukan berdasarkan kesepakatan akad untuk berbagi keuntungan dan kerugian. 2. Masing – masing pihak dalam melakukan usaha dimaksud.