You are on page 1of 13

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, tentang
sistem Pendidikan Nasional, serta surat keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Departemen Pendidikan Nasional Nomor 43/DIKTI/Kep/2006, tentang rambu-rambu
pelaksanaaan kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian di Perguruan Tinggi terdiri
atas mata kuliah Pendidikan agama, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia.
Berdasarkan ketentuan tersebut wajib diberikan di semua fakultas dan jurusan di seluruh
perguruan tinggi di Indonesia.

Maka dari itu, sesuai dengan pembagian kelompok, kami akan membahas salah satu
pokok materi, yaitu “urgensi identitas nasional dalam perspektif sejarah bangsa indonesia dan
dalam kerangka wawasan nusantara”

Bangsa Indonesia terbentuk melalui suatu proses yang panjang. Berdasarkan
kenyataan objektif tersebut maka memahami jati diri bangsa Indonesia serta identitas
nasional Indonesia maka tidak dapat dilepaskan dengan akar-akar budaya yang melandasi
identitas nasonal Indonesia. Kepribadian, jati diri serta identitas nasional Indonesia yang
terusmuskan dalam filsafat Pancasila harus dilacak dan dipahami melalui sejarah
terbentukknya bangsa Indonesia sejak zaman Kutai, Sriwijaya, Majapahit serta kerajaan
lainnya sebelum penjajahan bangsa asing di Indonesia.

1.2 Rumusan masalah

1.2.1 Apa yang dimaksud dengan Identitas nasional?

1.2.2 Apa yang menjadi karakteristik Identitas Nasional?

1.2.3 Bagaimana sejarah budaya sebagai akar identitas nasional?

1

Tujuan 1.3.3. 2 .1 Untuk mengetahui yang dimaksud Identitas Nasional 1.4.3.3.1.4 Manfaat 1.2 Untuk mengetahui karakteristik Identitas Nasional 1. informasi dan pemahaman tentang identitas nasional.3 Untuk menjelaskan Sejarah Budaya Bangsa sebagai akar Identitas Nasional 1.1 Diharapkan dapat memberikan wawasan. karakteristik identitas nasional dan hubungan antara sejarah budaya bangsa dengan identitas nasional untuk membentuk identitas nasional.

Namun demikian. agar bangsa Indonesia tetap eksis dalam menghadapi globalisasi. jikalau challance kecil. Oleh karena itu. Perubahan global ini menurut Fukuyama membawa perubahan suatu ideologi. sosial. sementara response kecil. yang lazimnya didasari oleh Negara-negara dengan prinsip kapitalisme (Rosenau). yaitu dari ideologi partikular ke arah ideologi universal dan dalam kondisi seperti ini kapitalismelah yang akan menguasainya. Jikalau challance cukup besar. BAB II PEMBAHASAN 2. Kapitalisme telah mengubah masyarakat satu per satu dan menjadi sistem internasional yang menentukan nasib ekonomi sebagian besar bangsa-bangsa di dunia. Berdasarkan pengertian yang demikian ini. dan secara tidak langsung juga nasib. maka bangsa tersebut tidak akan berkembang menjadi bangsa yang kreatif. Namun demikian dalam menghadapi proses perubahan tersebut sangat tergantung kepada kemampuan bangsa itu sendiri. ciri khas suatu bangsa yang merupakan local geniusdalam menghadapi pengaruh budaya asing akan menghadapi challance dan response. terutama karena pengaruh kekuasaan internasional. era globalisasi sekarang ini ideologi kapitalislah yang akan menguasai dunia. Negara nasional akan dikuasai oleh Negara transnasional. Menurut Berger dalamThe Capitalis Revolution. sementara responsebesar. Menurut Toyenbee. maka bangsa tersebut akan punah dan hal ini sebagaimana terjadi pada bangsa Aborigin di Australiadan bangsa Indian di Amerika.1 Pengertian Identitas Nasional Eksistensi suatu bangsa pada era globalisasi sekarang ini mendapat tantangan yang sangat kuat. maka setiap bangsa di dunia ini akan memiliki 3 . politik dan kebudayaan. Konsekuensinya Negara-negara kebangsaan lambat laun akan semakin terdesak. Dalam kondisi seperti ini. muncullah kebangkitan kembali kesadaran nasional. maka harus tetap meletakkan jati diri dan identitas nasional yang merupakan kepribadian bangsa Indonesia sebagai dasar pengembangan kreativitas budaya globalisasi. Istilah “Identitas Nasional” secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. Sebagaimana terjadi di berbagai Negara di dunia. justru dalam era globalisasi dengan penuh tantangan yang cenderung menghancurkan nasionalisme.

Abraham Kardiner. Menurut Mead dalam “Anthropology to Day” misalnya. sehingga nampak sifat- sifat kebudayaan yang sama. Kepribadian sebagai suatu identitas dari suatu bangsa. Demikian pula.psikologis dan sosiologis yang mendasari tingkah laku individu. mengadakan suatu proyek penelitian tentang watak umum suatu bangsa 4 . sifat. sehingga mempunyai persamaan watak atau karakter yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah tertentu sebagai suatu “kesatuan nasional”. Manusia sebagai individu sulit dipahami manakala ia terlepas dari manusia lainnya.identitas sendiri-sendiri sesuai dengan keunikan. David Riesman. Tokoh-tokoh tersebut antara lain Margareth Mead. antara lain antropologi. Oleh karena itu. maka identitas nasional suatu bangsa atau lebih populer disebut sebagai kepribadian suatu bangsa. Oleh karena itu. hal ini juga sangat ditentukan oleh proses bagaimana bangsa tersebut terbentuk secara historis. Ralph Linton. ciri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut. tingkah laku sertakarakter yang khas yang membedakan manusia tersebut dengan manusia lainnya. psikologi dan sosiologi. Demikian pula tokoh antropologi Ralph Linton bersama dengan pakar psikologi Abraham Kardiner. yang menonjol yang menjadi ciri khas suatu bangsa tersebut. Pengertian kepribadian sebagai suatu identitas. manusia dalam melakukan interaksi dengan individu lainnya senantiasa memiliki suatu sifat kebiasaan. kepribadian adalah tercermin pada keseluruhan tingkah laku seseorang dalam hubungan dengan manusia lain. Para tokoh besar ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang hakikat kepribadian bangsa tersebut adalah dari beberapa disiplin ilmu. sifat-sifat serta karakter yang berada pada seseorang sehingga seseorang tersebut berbeda dengan orang yang lainnya. Ruth Benedict. Bangsa pada hakikatnya adalah sekelompok besar manusia yang mempunyai persamaan nasib dalam proses sejarahnya. sikap. Berdasarkan hakikat pengertian “Identitas Nasional” sebagaimana dijelaskan di atas. pada umumnya pengertian atau istilah kepribadian sebagai suatu identitas adalah keseluruhan atau totalitas dari faktor-faktor biologis. Namun demikian. sebenarnya pertama kali muncul dari para pakar psikologi. bahwa studi tentang “National Character” mencoba untuk menyusun suatu kerangka pikiran yang merupakan suatu konstruksi tentang bagaimana sifat-sifat yang dibawa oleh kelahiran dan unsur-unsur ideotyncrotie pada tiap-tiap manusia dan patroon umum serta patron individu dari proses pendewasaannya diintegrasikan dalam tradisi sosial yang didukung oleh bangsa itu sedemikian rupa. Tingkah laku tersebut terdiri atas kebiasaan. maka persoalannya adalah bagaimana pengertian suatu bangsa itu.

identitas nasional suatu bangsa termasuk identitas nasional Indonesia juga harus dipahami dalam konteks dinamis. Oleh karena itu. kebudayaan. Berdasarkan pengertian tersebut. juga faktor dinamika suatu bangsa tersebut dalam proses pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu. yaitu watak individu yang ditentukan oleh statusnya yang didapatkan dari kelahiran maupun dari segala daya upayanya.dan sebagai objek penelitiannya adalah bangsa Maequesesas dan Tanala. adalah keseluruhan atau totalitas dari kepribadian individu-individu sebagai unsur yang membentuk bangsa tersebut. agama. Hal ini mengingat bangsa Indonesia itu terdiri atas berbagai macam unsur etnis. agama. Oleh karena itu. maka pengertian kepribadian sebagai suatu identitas nasional suatu bangsa. Status personality seseorang mengalami perubahan dalam suatu saat. kepribadian bangsa Indonesia sebagai suatu identitas nasional secara historis berkembang dan menemukan jati dirinya setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Dengan konsepsi itu dimaksudkan bahwa semua unsur watak sama dimiliki oleh warga masyarakat tersebut. mengemukakan bahwa selain faktor etnisitas. karena mereka hidup di bawah pengaruh suatu lingkungan kebudayaan selama masa tumbuh dan berkembangnya bangsa tersebut. bahasa. Berdasarkan uraian di atas. identitas nasional bangsa Indonesia juga harus dipahami dalam 5 . misalnya sebagai ayah. seorang peneliti harus memperhatikan unsur-unsur status personality yang kemungkinan mempengaruhinya. kepribadian bangsa Indonesia kiranya sangat sulit jikalau hanya dideskripsikan berdasarkan ciri khas fisik. Namun demikian. pengertian identitas nasional suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dengan pengertian “Peoples Character”. teritorial. dan lain sebagainya. Linton juga mengemukakan pengertian tentang status personality. The Power of Identity. Oleh karena itu. atau “National Identity”. Menurut Robert de Ventos sebagaimana dikutip oleh Manuel Castells dalam bukunya. maka dalam hal basic personality structure dari suatu masyarakat. Dalam hubungannya dengan identitas nasional Indonesia. anak laki-laki. serta budaya. serta karakter yang sejak asalnya memang memiliki suatu perbedaan. suku. “National Character”. identitas nasional suatu bangsa tidak cukup hanya dipahami secara statis mengingat bangsa adalah merupakan kumpulan dari manusia-manusia yang senantiasa berinteraksi dengan bangsa lain di dunia dengan segala hasil budayanya. jika seseorang tersebut bertindak dalam kedudukannya yang berbeda-beda. Dari hasil penelitian tersebut dirumuskan bahwa sebuah konsepsi tentang basic personality structure. pegawai. yang kemudian hasil penelitiannya ditulis dalam suatu buku yang berjudul “The Individual and His Society”. pedagang. ras.

batak. Seperti jawa.3. dan lain lain.arti dinamis. yang diharapkan masyarakat Infdonesia bisa memikili jiwa Berani dan Suci seperti lambang Bendera Indonesia. Lagu Kebangsaan yaitu Indonesia Raya Lagu kebangsaan Indonesia dipublikasikan pada tahun 1928.2 Karakteristik Identitas Nasional 2. yang dikarang oleh Wage Rudolf Soepratman diciptakan tahun 1924. Pada tahun 1928 Wage Rudolf Soepratman mengumumkan dan menyatakan bahwa lagu karangannya menjadi atau ditetapkan sebagai lagu kebangsaan Indonesia yang diberi judul “ Indonesia Raya ” Berikut adalah liri lagu kebangsaan Indonesia Indonesia tanah airku Tanah tumpah darahku 6 . Begitu pula dengan Indonesia. Bendera Indonesia berwarna Merah dan Putih. aceh.2. setiap negara memiliki bahasa yang berbeda sebagai ciri khas yang di miliki oleh Negara tersebut. 2. ambon. Bendera negara yaitu Sang Merah Putih Bendera merupakan salah satu lambang yang menjadi Identitas yang dapat di kenali saat melihat warna serta motif gambar di dalamnya.1 Bahasa Nasional atau Bahasa Persatuan yaitu Bahasa Indonesia Sebagai mana kita ketahui. Setiap Negara pasti memiliki bendera sebagai ciri dari Negara tersebut. Indonesia memiliki beragam bahasa hampir setiap wilayah atau daerah memiliki bahasa tersendiri. Warna Merah dan Putih yang menjadi warna pilihan yang di pilih untuk melambangkan Indonesia itu memiliki arti Merah artinya Berani sedangkan Putih artinya Suci.2. seperti yang sudah tertera dalam UUD 1945 pasal 35 yang menyebutkan bahwa “ Bendera Negara Indonesia adalah Sang Merah Putih”. Seperti Indonesia. papua. 2. Madura.2. termasuk proses interaksinya secara global dengan bangsa-bangsa lain di dunia internasional. yaitu bagaimana bangsa itu melakukan akselerasi dalam pembangunan. sunda. Dan bahasa tersebut di gunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain untuk bertukar pikiran maupun mengeluarkan pendapatnya. 2.2.

Simbol di dalam perisai masing-masing melambangkan sila-sila dalam pancasila. 5. 3.4. 7 . Rantai melmbangkan sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab (sila ke-2). Padi dan Kapas melambangkan sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (sila ke-5). Lambang Negara yaitu Pancasila Seperti pada Undang Undang Dasar 1945 yang telah di tetapkan bahwa lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila. Sedangkan perisai di tengah melambangkan pertahanan bangsa Indonesia.yaitu: 1. Bintang melambangkan sila ketuhanan Yang Maha Esa (sila ke-1). Kepala Banteng melambangkan Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan (Sila ke-4). 4. Burung garuda sebagai lambang negara Indonesia memiliki warna emas yang melambangkan kejayaan Indonesia. 2. Pancasila disini yang dimaksud adalah burung garuda yang melambangkan kekuatan bangsa Indonesia. Disanalah aku berdiri Jadi pandu ibuku Indonesia kebangsaanku Bangsa dan Tanah Airku Marilah kita berseru Indonesia bersatu Hiduplah tanahku Hiduplah negriku Bangsaku Rakyatku semuanya Bangunlah jiwanyaBangunlah badannya Untuk Indonesia Raya Indonesia Raya Merdeka Merdeka Tanahku negriku yang ku cinta Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya Indonesia Raya Merdeka Merdeka Tanahku negriku yang kucinta Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya 2.2. Pohon Beringin melambangkan Sila Persatuan Indonesia (Sila ke-3).

pandangan hidup. Dalam hal ini Pancasila digunakan sebagai pancaran dari sila Pancasila karena Pancasila sebagai kesatuan tidak bisa dipisah-pisahkan. yakni Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia dan Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia. petunjuk hidup yang dapat di artikan dari segi global atau sekala besar.7. paling hebat. Bhineka Tunggal Ika tidak bersifat eormalitas yang hanya menunjukkan perilaku semu. saling cinta mencintai dan rukun. di pergunakan juga istilah lain yaitu “ Konstitusi ”. Semboyan Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika Bhineka Tnggal Ika berisi konsep pluralistik dan multikulturalistik dalam kehidupan yang terikat dalam suatu kesatuan. Istilah konstitusi berasal dari bahasa Inggris “ Constitution ” atau dari bahasa Belanda “ Constitutie ”. 2.2. dapat dikemukakan bahwa Pancasila sebagai pegangan hidup yang merupakan pandangan hidup bangsa. Dasar Falsafah negara yaitu Pancasila Pancasila adalah kumpulan nilai atau norma yang meliputi sila-sila Pancasila sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Konstitusi (Hukum Dasar) negara yaitu UUD 1945 Disamping pengertian Undang undang dasar.6.2. dan tidak mengakui harkat dan martabat pihak lain. pedoman hidup. Bhineka Tunggal Ika dilandasi oleh sikap saling percaya mempercayai. keseluruhan sila dalam Pancasila merupakan satu kesatuan organis sehingga berfungsi sebagai cita-cita atau ide yang menjadi tujuan utama bersama sebagai landasan dasar Negara. Terjemahan dari istilah tersebuh adalah Undang – undang dasar. norma- norma sopan santun. Pada hakikatnya pengertian Pancasila dapat dikembalikan kepada dua pengertian.5. hal ini bermakna bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dibenarkan merasa dirinya yang paling benar. Oleh karena itu. 2. saling hormat menghormati. dan 8 . dan tidak bertentangan dengan norma-norma hukum yang sudah ada dan telah ditetapkan atau saat ini berlaku.2. Bhineka Tunggal Ika tidak bersifat sektarian dan eksklusif. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia sering disebut juga sebagai pandangangan dunia. dalam pelaksanaan hidup sehari-hari tidak boleh bertentangan denagn norma-norma agama. 2.

2. Konsepsi Wawasan Nusantara Wawasan artinya pandanagan.8. Namun pengertian Konstitusi dalam praktek ketatanegaraan umumnya dapat mempunyai arti: 1.hal ini memang sesuai dengan kebiasaan orang belanda dan jerman. Disisi lain kebudayaan bisa diartikan sebagai kebiasaan atau tradisi yang sering di lakukan oleh sebagian besar warga di wilayah tertentu yang sering di sebut dengan istilah Adat. 9 . wet = Undang – undang ) yang keduanya menunjukan naskah tertulis. Kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai Kebudayaan Nasional Kebudayaan disini di artikan bahwa pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah perangkat-perangkat atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung-pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagi rujukan dan pedoman untuk bertindak (dalam bentuk kelakuan dan benda-benda kebudayaan) sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. atau 2. Sama dengan penertian Undang – undang dasar 2.10. penglihatan atau tanggap indrawi. Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat Yang di maksud dengan Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat adalah Status Negara Indonesia yang Bentuk Negara adalah kesatuan.2. Lebih luas dari pada Undang – undang dasar. tinjauan.2. 2.2. Pengertia wawasan sendiri Selain menunjukkan kegiatan untuk mengetahui arti pengaruh-pengaruhnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. sedangkan bentuk pemerintah adalah republik.9. yang dalam percakapan sehari – hari memakai kata “ Grondwet ” ( Grond = dasar.

Kerakyatan serta Keadilan. ke V. Akhirnya. Oleh karena itu. jati diri. Berdasarkan kenyataan objektif tersebut. yaitu ketika timbulnya kerajaan Sriwijaya di bawah wangsa Syailendra di Palembang. Dasar-dasar pembentukan nasionalisme modern menurut Yamin dirintis oleh para pejuang kemerdekaan bangsa. kemudian dasar-dasar kebangsaan Indonesia telah mulai nampak pada abad ke VII. Proses terbentuknya bangsa dan Negara Indonesia melalui suatu proses sejarah yang cukup panjang yaitu sejak zaman kerajaan-kerajaan pada abad ke IV. kemudian dicetuskan pada Sumpah Pemuda pada tahun 1928. 10 . Majapahit serta kerajaan lainnya sebelum penjajahan bangsa asing di Indonesia. Kemanusiaan. dan oleh karena itu secara objektif sebagai dasar identitas nasionalisme Indonesia. titik kulminasi sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk menemukan identitas nasionalnya sendiri. kemudian kerajaan Airlangga dan Majapahit di Jawa Timur serta kerajaan-kerajaan lainnya. Kepribadian. maka untuk memahami jati diri bangsa Indonesia serta identitas nasional Indonesia maka tidak dapat dilepaskan dengan akar-akar budaya yang mendasari identitas nasional Indonesia. antara lain rintisan yang dilakukan oleh para tokoh pejuang kebangkitan nasional pada tahun 1908. Proses terbentuknya nasionalisme yang berakar pada budaya ini menurut Yamin diistilahkan sebagai fase terbentuknya nasionalisme lama. serta identitas nasional Indonesia yang terumuskan dalam filsafat Pancasila harus dilacak dan dipahami melalui sejarah terbentuknya bangsa Indonesia sejak zaman kerajaan Kutai. akar-akar nasionalisme Indonesia yang berkembang dalam perspektif sejarah sekaligus juga merupakan unsur-unsur identitas nasional.2. membentuk suatu bangsa dan Negara Indonesia tercapai pada tanggal 17 Agustus 1945 yang kemudian diproklamasikan sebagai suatu kemerdekaan bangsa Indonesia. Persatuan. dalam kenyataannya secara objektif telah dimiliki oleh bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala sebelum mendirikan Negara. Nilai-nilai esensial yang terkandung dalam Pancasila yaitu: Ketuhanan.3 Sejarah Budaya Bangsa Sebagai Akar Identitas Nasional Bangsa Indonesia terbentuk melalui suatu proses sejarah yang cukup panjang. Sriwijaya. yaitu nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang dalam sejarah terbentunya bangsa Indonesia.

Lagu Kebangsaan yaitu Indonesia Raya 4. Konstitusi (Hukum Dasar) negara yaitu UUD 1945 8. Lambang Negara yaitu Pancasila 5. Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat 9. Sejarah Budaya Bangsa Sebagai Akar Identitas Nasional Bangsa Indonesia terbentuk melalui suatu proses sejarah yang cukup panjang. Dasar Falsafah negara yaitu Pancasila 7. Berdasarkan kenyataan objektif tersebut. Bendera negara yaitu Sang Merah Putih 3. maka untuk memahami jati diri bangsa Indonesia serta identitas nasional Indonesia maka tidak dapat dilepaskan dengan akar-akar budaya yang mendasari identitas nasional Indonesia. Bahasa Nasional atau Bahasa Persatuan yaitu Bahasa Indonesia 2. 2.1 Kesimpulan 1. BAB III PENUTUP 3. 3. Konsepsi Wawasan Nusantara 10. yaitu nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang dalam sejarah terbentunya bangsa Indonesia. Kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai Kebudayaan Nasional 3. Identitas Nasional adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. Semboyan Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika 6. Akar-akar nasionalisme Indonesia yang berkembang dalam perspektif sejarah sekaligus juga merupakan unsur-unsur identitas nasional.2 Saran 11 . Karakteristik Identitas Nasional terdiri atas 1.

DAFTAR PUSTAKA 12 . maka sebaiknya kita sebagai mahasiswa atau generasi penerus bangsa untuk melestarikan. Agar budaya bangsa dan identitas nasional yang telah ada selama ratusan abad ini tidak luntur begitu saja dan dapat menjawab segala tantangan perkembangan zaman. menjaga dan mencintainya. Saran yang kami berikan adalah bahwasannya kita sebagai bangsa Indonesia tidak melupakan atau merusak identitas nasional yang bangsa kita miliki. Karena prosesnya yang panjang dan penuh perjuangan.

id/2013 https://www.google.id/2013/07/urgensi-pendidikan-pancasila 13 .com/2013/04/07wawasan- nusantara-landasan-unsur-unsur-dan-hakekat-wawasan-nusantara http://hamiddarmadi.com/amp/s/tonyahmad007.co.blogspot.blogspot.wordpress.http://dianrasidah.co.