You are on page 1of 7

PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP PERUSAHAAN

PENAMBANGAN LEGAL TERHADAP ALIH TANGAN DARI
PENAMBANGAN RAKYAT YANG BERDAMPAK PADA PENGARUH
SOSIAL EKONOMI ETIKA DAN BUDAYA MASYRAKAT KALI
GENDOL , DESA KEPUHARJO, KECAMATAN CANGKRINGAN,
KABUPATEN SLEMAN,

Di susun Oleh:

MUHAMMAD ABDANI RIZKYANSAH NIM 16310037
EYEN JULIANDHINI NIM. 16310042
I GEDE SURYA ARDINATA NIM 16310044
MUHAMMAD ALI NAZRIN NIM 16310049
MARTYSON YUDHA PRAWIRA NIM 16310062

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
PRODI TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNOLOGI SUMBER DAYA ALAM
INSTITUT TEKNOLOGI YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2017

Jumlah material vulkanik yang telah dimuntahkan Gunung Merapi sejak 26 Oktober 2010 hingga November 2010 diperkirakan telah mencapai 140 juta meter kubik. Banyaknya endapan material vulkanik di sungai-sungai yang berhulu di Merapi menyebabkan sungai. endapan material vulkanik berupa batu dan pasir masih dalam jumlah yang cukup banyak. Di sisi lain. Dengan demikian. Disamping itu pemerintah dan pengusaha juga harus memerhatikan kesejahteraan masyarakat yang . Rata-rata Merapi meletus dalam siklus pendek antara dua sampai lima tahun.I. pemerintah melakukan normalisasi sungai guna mengembalikan fungsi sungai. pemerintah akan bekerja sama dengan perusahaan. letusan gunung Merapi meninggalkan permasalahan. Material vulkanik hasil letusan 2010 diperkirakan masih ada sekitar 90 juta meter kubik di lerengMerapi. Melalui Surat Keputusan Bupati Sleman No. Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api yang paling aktif di bumi Indonesia. dan masyarakat sekitar untuk menggali dasar fungsional sungai agar ekosistem tersebut dapat kembali berfungsi sebagai irigasi atau aliran sungai.4 Dua tahun berselang.5 Dalam prakteknya normalisasi sungai justru beriringan dengan kegiatan penambangan pasir. Latar Belakang 1. Pendahuluan Penambangan galian C (khususnya pasir) yang terjadi di lereng Gunung Merapi.1.sungai tersebut tidak dapat berfungsi seperti sediakala. Menormalisasi sungai memang sangat baik untuk kelangsungan ekosistem sungai oleh karena itu. 284 tahun Banyaknya endapan material vulkanik Merapi pada letusan 2010 dimanfaatkan oleh penambang pasir dan masyarakat sekitar untuk memperoleh keuntungan ekonomi. dan siklus menengah setiap lima sampai tujuh tahun.3 Letusan gunung Merapi yang terjadi pada tahun 2010 merupakan letusan Merapi terbesar dalam sejarah letusan Merapi.

Pembahasan 2. Sistem Penambangan Kali Gendol Kegiatan penambangan di Kali Gendol dilakukan oleh swadaya masyrakat. 1. . Desa Kepuharjo ? II. ekonomi. Kami kelompok II melakukan studi interview atau wawancara lisan dengan pasangan suami istri di berada di wilayah Kali Gendol untuk mengetahui gambaran umum penambangan pasir tanpa izin di wilayah Kali Gendol. membagi hasil sama rata agar tidak ada kesenjangan sosial. Kegiatan Penambangan ini telah berlangsung lama dalam pengelolaan dan pemanfaatan pasir berhubungan dengan kebutuhan pasir meningkat tiap tahun. Rumusan Masalah 1.1. Sistem Penambangan Kali Gendol ? 2. Pandangan masyarakat dengan akan keberadaan Perusahaan Legal (resmi berbadan hukum ) berdampak pada pengaruh sosial.2. dikarenakan kurangnya tenaga ahli operator dalam menjalankan alat gali sehingga bentuk rupa morfologi yang rusak dengannya adanya bentuk lubang lubang galian dasar sungai (palung sungai ) dan bentuk tebing yang terjal yang memungkinkan terjadinya longsor yang membahayakan masyarakat yang bekerja di palung Kali Gendol. Penggunaan alat gali merubah bentang morfologi sungai . etika dan budaya masyarakat di Wilayak Kali Gendol. Dengan adanya kemajuan teknologi modern sehingga kegiatan penambangan ini akhirnya menggunakan alat berat berupa alat gali excavator atau backhoe. berada di daerah tersebut dengan cara. Kegiatan Penambangan ini dilakukan secara manual oleh tenaga manusia dengan menggunakan alat berupa sengkop dan cangkul kemudian diangkut menggunakan pick up.

Dalam hal ini pihak perusahaan atau pemrakarasa yang berbadan hukum atau resmi sesuai dengan peraturan perundang- udangan yang ada di Indonesia. Perbedaan kesenjangan sosial ini akan memungkinan adanya konflik antara perusahaan dengan pihak masyrakat.2. etika dan budaya di wilayah Kali Gendol Kebutuhan pasir yang meningkat memungkinkan adanya keinginan dari pihak perusahaan ikut andil dalam menambang pasir di palung sungai. Pihak perusahaan akan memenuhi perizinan yang berlaku dalam penambangan pasir sesuai dengan perundangan yang berlaku dalam memperoleh Izin Usaha Pertambangan. Keberadaan pihak perusahaan ini akan memungkinkan adanya dampak terhadap masyrakat sekitarnya dalam alih tangan dari penambangan rakyat. Pihak masyrakat meinginkan bila perusahaan masuk dan bekerja di wilayah Kali Gendol. Aspek Sosial Ditinjau dari aspek sosial keberadaan perusahaan ini memungkinkan adanya kesenjangan sosial yang terjadi terutama dalam perekrutan penerimaan tenaga kerja. Dalam hal ini kami Kelompok II berdasarkan hasil wawancara kami terhadap pasangan suami istri di wilayah Kali gendol ada beberapa aspek yang tertuang yang antara lain aspek sosial.2. aspek ekonomi. Izin Lingkungan dan izin lainya dalam kegiatan penambangan pasir. ekonomi. aspek etika dan aspek budaya yang akan kami bahas sebagai berikut : 1. Pandangan Masyarakat terhadap keberadaan Perusahaan yang Legal terhadap alih tangan dari penambangan rakyat yang berdampak pada aspek sosial. Dalam hal ini pihak perusahaan akan melakukan penerimaan lowongan pekerjaan dan mengutamakan menerima karyawan yang berada di wilayah penambangan dengan memandang dari . masyarakat diikutsertakan.

masyarakat diwilayah Kali Gendol mengantungkan ekonomi finansial terhadap penambangan pasir. masyarakat berharap agar perusahaan mampu menghormati etika dan budaya adat istiadat di wilayah kerja Penambangan. Dari hal tersebut pihak perusahaan akan selalu mengutamakan kesejahteraan masyarakat sekitarnya dengan bagi hasil atau andil dengan masyarakat sehingga untuk kebutuhan ekonominya dicukupkan. 2. Dalam hal ini pihak . pihak perusahaan akan mengoptimalkan pemberian upah kerja (salary ) sesuai dengan Upah Minimum Pekerja (UMP) yang ada di wilayah Kabupaten Sleman. Pihak perusahaan akan selalu ikut andil dalam kegiatan budaya dengan memberikan bantuan secara materi ataupun non materi untuk mendukung kegiatan kebudayaan di wilayah kerja penambangan. Dalam hal ini pihak masyarakat meinginkan bila perusahaan masuk diusahakan untuk andil bagi hasil terhadap pemenuhan distribusi pasir. 3. Bagi karyawan yang bekerja andil di perusahaan. Aspek Etika dan Budaya Ditinjau dari segi aspek etika dan budaya. Dalam mobilisasi alat alat berat masyarakat berharap tidak menggangu kemacetan jalan di daerah pendesaan dan memungkinkan kecelakaan yang terjadi. Pihak perusahaan akan melakukan kegiatan Sosialisasi terhadap pihak masyarakat bekerja sama dengan perangkat desa dan pihak keamanan sehingga pihak masyarakat tidak memandang buruk terhadap pihak pemrakarsa. Aspek Ekonomi Ditinjau dari segi ekonomi. segi kemampuan dan keahlian yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan atau pemrakarsa. DIY.

III. pihak pemrakarsa akan melakukan pelaporan dengan perangkat desa dan dinas terkait. sehingga pihak perusahaan akan melakukan monitoring dan pengawasan terhadap operator truck untuk mengendarai truck dengan kecepatan yang laju untuk menghindari kecelakaan. Bila perusahaan tidak dapat memandang hal hal yang tertuang maka pihak masyarakat menolak akan keberadaan perusahaan. Kesimpulan Dari hasil pembahasan sebelumnya. Dalam hal penggunaan jalan sebagai jalur angkut tambang terutama dengan jalan jalan pedesaan. ekonomi. etika dan budaya masyarakat sehingga pihak perusahaan bersifal andil dan bagi hasil dalam distribusi pasir yang dimana untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah Kali Gendol dengan melakukan kegiatan sosialisasi pada awal pra penambangan. . perusahaan akan melakukan kegiatan mobilisasi alat pada jam jam tertentu yang tidak menggangu aktivitas masyarakat sekitarnya. Dalam proses pengangkutan diusahakan pihak operator truck (supir) untuk mengendarai kendaraan pada ambang kecepatan tertentu ketika melewati jalan jalan daerah pedesaan sehingga tidak memungkinkan adanya kecelakaan.aspek yang ditinjau dari aspek sosial. kami kelompok II menarik kesimpulan bahwa masyarakat selalu mendukung akan adanya kegiatan penambangan yang dilakukan oleh perusahaan yang bersifat legal di wilayah Kali Gendol dengan memandang beberapa aspek .

pp. 9(2). 2014.. 2014. pp.2014. Prosiding Ekspose Hasil Penelitian Tahun 2014.DAFTAR PUSTAKA Anggraini. W. pp.. (November 2014). (1006355). Hidayat K. & Sukmana. G.. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Yudhistira.. Hadiyarto. 3(April). . 2013. ..76–84. Pengaruh Penambangan Batu Andesit Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Penambang Desa Malangnengah Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta. et al. N. The Influence Of Sand Mining Against The Environmental Quality In Sukaratu Sub-District Tasikmalaya District. Sugiyono. Pendidikan Beretika & Berbudaya. . 2011. Harianja... Jurnal Ilmu Lingkungan. Korelasi Pertambangan Emas Tradisional Terhadap Keadaan Sosial Ekonomi Masyarakat : Kasus di Kabupaten Madina ( Sumut ). A. dkk. Rosmika. Kajian Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Kegiatan Gunung Merapi.. A. R.1–17.H.1–14. A.