You are on page 1of 3

10 Grammar Bahasa Inggris yang Masih Sering Bikin Orang Bingung

Bahasa Inggris adalah bahasa yang wajib dikuasai siapa saja. Namun ternyata, masih banyak
sekali kesalahan penggunaan grammar yang masih dibingungkan banyak orang, lho. Berikut ini
beberapa grammar Bahasa Inggris yang masih sering orang bingungkan dan penjelasan tentang
penggunaan sebenarnya.

1. Kebingungan penggunaan kata “Fewer” dan “Less”.

Fewer digunakan untuk sesuatu yang bisa dihitung, sedangkan less digunakan untuk sesuatu
yang tidak bisa dihitung. Berikut ini contoh penggunaannya yang benar dalam kalimat:

“Fewer than 20 employees attended the meeting.”

“I spent less than one hour finishing this report.”

2. Kebingungan penggunaan kata “Amount” dan “Number”.

Sama seperti nomor 1, amount digunakan untuk sesuatu yang tidak bisa dihitung sedangkan
number digunakan untuk sesuatu yang bisa dihitung. Contoh kalimatnya:

“There is a really large number of books in that library.”

“There’s a huge amount of water going over the dam right now.”

3. Kebingungan penggunaan kata “It’s” dan “Its”.

Its adalah possessive pronoun sedangkan it’s adalah kependekan dari it is. Contoh dalam kalimat:

“I took its bone.”

“It’s raining.”

4. Kebingungan antara “Lie” dan “Lay”.

Dari segi arti memang berbeda, lie berarti berbohong dan lay berarti berbaring. Namun orang
sering mengalami kebingungan jika tidak tahu tense yang digunakan. Berikut ini adalah kata
yang tepat sesuai tensenya.

“Whether I have a beer. whether berarti satu atau yang lain sedangkan if mengacu pada satu hal yang mungkin atau tidak mungkin terjadi.’” 9.“Neither my boss nor I understand the new program. Contoh kalimatnya: “He let loose a continual stream of obscenities. I’m going to go waterskiing anyway.g” adalah “Sebagai contoh”. "He is not skilled at math or science. e. Sering kali terbalik karena tidak tahu arti yang sesungguhnya benar. Lay (Past) Lay : Lay (Present).” 6.e” dan “e. Contoh dalam kalimat: “He is the smartest person in the country (i. .” Sedangkan or digunakan saat kamu memilih menggunakan not. Gunakan nor untuk membandingkan dua hal yang sama. Laid (Past) 5. Kesalahan yang sering terjadi biasanya adalah. Menggunakan kata “Their” sebagai kata ganti tunggal.g”.e. Contanial berarti sesuatu yang terjadi berulang kali tapi tidak selamanya. Pasangan nor adalah neither.” Seharusnya kalimat ini menggunakan if bukan whether. Biasanya banyak orang yang terbalik saat menggunakan kedua kata ini. Sedangkan Continous berarti sesuatu yang tidak pernah berhenti. “I love Dickens’ novels. ‘A Christmas Carol’ and ‘A Tale of Two Cities. Berdasarkan artinya "i. Kebingungan penggunaan kata “Whether” dan “If”. Dari arti katanya. Kebingungan penggunaan kata “Contanial” dan “Continous”.g.” 8.” “The water gushed from the pipe continuously.Lie : Lie (Present). Kebingungan penggunaan kata “Nor” dan “Or”. Terbalik dalam menggunakan kata “i. 7. Contoh. Contoh. he is a genius).e" adalah “Dengan kata lain” sedangkan “e. Banyak yang salah dalam menggunakan kedua kata ini.

“My boss explained company policy. #RZ Source : idntimes[dot]com ?Follow Official Line @seputarkuliah : https://line. sudah tahu kan? Semoga bermanfaat ya.com/seputarkuliah ? Subscribe : https://youtube.me/R/ti/p/@seputarkuliah ?Instagram seputarkuliah : https://www. Kalimat tersebut terlihat beratakan.” Nah. which we had to abide by” diakhiri dengan preposition. Atau.ly/kumpulanbeasiswa . Kalimat seperti “My boss explained company policy. by which we had to abide.instagram.“Everybody raise their hand.” Kalimat ini adalah kalimat yang salah karena subject everybody harus diganti dengan kata ganti tunggal.” 10.karena serunya kuliah itu tidak terulang dua kali Mari Berkarya dan Berprestasi ? Informasi Beasiswa Terbaru Add Seputar Beasiswa bit. Mengakhiri kalimat dengan preporsition. Jadi yang benar seharusnya “Everybody raise his or her hand”.com/seputarkuliah ? Website : seputarkuliah. Sementara Their adalah kata ganti jamak.com #seputarkuliah . kamu bisa menggantinya dengan “All the people raise their hands. Sebenarnya kamu bisa menggunakan cara lain agar preporsition tidak perlu berada di akhir kalimat seperti.