You are on page 1of 34

METODA PELAKSANAAN

PAKET PEKERJAAN :

PEMBANGUNAN SEKOLAH MENENGAH ATAS BUNGA
BANGSA

RINTISAN SEKOLAH BERSTANDAR INTERNASIONAL

KABUPATEN ACEH SINGKIL

APBA 2009

METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN

Nama Perusahaan : PT. KESAYANGAN PRAKARSA
Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan
Berstandar Internasional

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI 2

1. RUANG LINGKUP PEKERJAAN 3

INFORMASI DATA PROYEK 3
LINGKUP PELAKSANAAN PEKERJAAN 4

2. METODA PELAKSANAAN 5

WORK FLOW PELAKSANAAN 5
PEKERJAAN PERSIAPAN 7
PEKERJAAN PEMATANGAN LAHAN 8
PEKERJAAN KONTRUKSI 9
PEKERJAAN PONDASI / UNDER STRUCTURE 10
PEKERJAAN UPPER STURCTURE 13
PEKERJAAN FINISHING ARSITEKTURAL 17
PEKERJAAN SANITASI 21
PEKERJAAN LISTRIK 22

3. MANAJEMEN MUTU 23

KEBIJAKAN DAN SASARAN 23
ORGANISASI PROYEK 23
PENGENDALIAN MUTU PROYEK 24
KONTROL MATERIAL 25
KONTROL PADA PROSES KONTRUKSI 25
KONTROL DOKUMEN 26

4. KESELAMATAN KEAMANAN KESEHATAN DAN LINGKUNGAN 26

PROGRAM KESELAMATAN 26
SISTEM MANAJEMEN BAHAYA 28
PROGRAM KESEHATAN 28
PROGRAM LINGKUNGAN 29

5. PENUTUP 31

PENGESAHAN 31

| RUANG LINGKUP PEKERJAAN 2

METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN

Nama Perusahaan : PT. KESAYANGAN PRAKARSA
Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan
Berstandar Internasional

1. RUANG LINGKUP PEKERJAAN

I N F O RM A S I D ATA P R OY E K
Paket pekerjaan Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa
Rintisan Berstandar Internasional, lokasi Kecamatan Singkil Utama
Kabupaten Aceh Singkil, merupakan kegiatan pembangunan sebuah
komplek terpadu sebagai penunjang sarana dan prasarana SMU Provinsi NAD
– NIAS . Luas lahan untuk pembangunan ini, sesuai dengan area yang akan
dikerjakan adalah 60.819 M2 yang terdiri dari berupa Bangunan Fisik beserta
fungsionalnya..

Pendanaan proyek ini adalah dengan APBA tahun anggaran 2009 dan Satuan
Kerja Sarana dan Prasarana SMU Provinsi NAD - NIAS sebagai pemilik
pekerjaan.
Pekerjaan fisik dalam paket perkerjaan ini terdiri dari :
1. Pekerjaan Bangunan Penunjang
Pekerjaan Bangunan Penunjang adalah pekerjaan penunjang fungsi
bangunan. Pekerjaan ini meliputi ;
a) Pembuatan Papan Nama dan Tiang Bendera
b) Pembuatan Sumur + Tower Air ( Tangki air + mesin pompa ) dan
jaringan distribusi.
c) Pekerjaan Jaringan Lisrik 480 A
d) Pembangunan Lapangan Parkir.

2. Pekerjaan Kontruksi Gedung
Pekerjaan kontruksi bangunan gedung SMA Bunga Bangsa terdiri dari ;
a) Pembangunan Gedung Kantor 1 Unit
b) Pembangunan Ruang Kelas Belajar ( RKB ) 2 Unit
c) Pembangunan Gedung Laboratorium Fisika 1 Unit
d) Pembangunan Gedung Koperasi dan Kantin 1 Unit
e) Pembangunan Gedung Laboratorium Bahasa 1 Unit
f) Pembangunan Gedung Laboratorium Komputer 1 Unit
g) Pembangunan Gedung Pustaka 1 Unit
h) Pembangunan Gedung Aula 1 Unit
i) Pembangunan Gedung Asrama 2 Unit
j) Pembangunan Mushalla 1 Unit
k) Pembangunan Gedung Ruang Makan 2 Unit
l) Pembangunan Rumah Dinas Guru ( Type 56 ) 2 Unit
m) Pembangunan Dapur 1 Unit
n) Pembangunan Tempat Wudhuk 2 Unit
o) Pembangunan Tempat Parkir 4 Unit

Pelaksanaan proyek adalah 90 (Sembilan puluh) hari kalender atau 3(tiga)
bulan. Faktor kesulitan yang diperkirakan dapat terjadi adalah ;

a) Menyiapkan tenaga kerja yang banyak untuk keperluaan penyelesaian
pekerjaan memerlukan waktu 1 – 2 minggu
b) Waktu masuk musim penghujan periode pelaksanaan proyek

| RUANG LINGKUP PEKERJAAN 3

Instalasi Listrik. L I N G KU P P E L A K S A N A A N P EK E R JA A N Pelaksanaan kegiatan proyek akan mencakup aktifitas seperti dibawah ini . Armatur dan Fixture serta Test Commissioning) i) Pekerjaan Pengecatan j) Pekerjaan Non Standard k) Pekerjaan Finishing PEKERJAAN AKHIR a) Testing dan Sertifikasi untuk beberpa bagian pekerjaan b) Pembongkaran Fasilitas Project dan Pembersihan Akhir c) Serah terima dan Dokumentasi proyek | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 4 . PEKERJAAN PERSIAPAN a) Pengukuran dan Pemetaan Areal b) Penentuan lay-out site plan dan pembuatan jalan akses c) Mobilisasi dan Demobilisasi d) Pengadaan sarana penunjang . c) Pekerjaan Jaringan Lisrik 480 A d) Pekerjaan Lapangan Parkir PEKERJAAN KONTRUKSI a) Pekerjaan Tanah dan Pondasi b) Pekerjaan Beton Bertulang c) Pekerjaan Pasangan & Plasteran d) Pekerjaan Lantai Keramik e) Pekerjaan Atap dan Plafond f) Pekerjaan Pintu. air.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional c) Memasuki lebaran Haji dalam masa pelaksanaan akan cukup menghambat kinerja dengan tradisi daerah yang sangat kental dimana dalam masa pelaksanaan akan terjadi kekosongan tenaga yang diperkirakan sampai 1~2 minggu. Listrik. Jendela dan Kunci g) Pekerjaan Sanitasi ( Instalasi Air Bersih dan Kotor ) h) Pekerjaan Instalasi Listrik (Box Panel LIstrik. komunikasi e) Pembuatan Direksi Keet f) Pembuatan Kantor Lapangan g) Pembuatan Barak Pekerja h) Pembuatan Gudang Material i) Papan Nama Proyek j) Keselamatan Kerja / P3K dan Kemanan PEKERJAAN BANGUNAN PENUNJANG a) Pembuatan Papan Nama dan Tiang Bendera b) Pembuatan Sumur + Tower Air ( Tangki air + mesin pompa ) dan jaringan distribusi.

KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional 2. METODA PELAKSANAAN Metoda Pelaksanaan menentukan dari keberhasilan sebuah proyek diharapkan dengan adanya metoda baku pelaksanaan pekerjaan dapat menghasilkan proyek yang memuaskan sesuai dengan tuntutan proyek dan menjaga jadwal pelaksanan serta pengelolaan pembiayaan proyek. W O RK F LO W P E L A K S A N A A N Secara garis besar alur pekerjaan dapat digambarkan sebagai berikut : | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 5 . METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT.

KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 6 .METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT.

KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Seluruh langkah pekerjaan harus terjadwal dan terkoordinasi dengan baik. Mingguan dan Bulanan. Master schedule akan diperinci kembali menjadi Skejul yang terbagi menjadi beberapa bagian pekerjaan sesuai dengan term kontrak dan dirinci menjadi Skejul Harian. Kritikal poin lainnya yang perlu diperhatikan dalam pekerjaan ini adalah koordinasi yang sinergi antara user dan konsultan pengawas dan kontraktor perihal jadwal pelaksanaan mengingat terbatasnya waktu pekerjaan harus | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 7 . Jadwal atau kegiatan pekerjaan utama yang menjadi kegiatan khusus (misalnya pek.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. struktur dan pekerjaan atap dll) diperlakukan sebagai milestone yang memerlukan persetujuan konsultan pengawas kapan akan ditetapkan di dalam jadwal sehingga penjadwalan akan terkendali secara simultan pekerjaan yang menjadi kritikal path / work. Perlu dijaga Kritikal Path khusus pekerjaan utama saja.

Penyusunan Sumber Daya Manusia (SDM) / Organisasi Project adalah point interest dalam pekerjaan ini menyangkut strategi eksekusi dan planning yang akan dituangkan kedalam Skejul Lapangan dengan mengacu kepada Skejul Master sehingga milestone dan critical path pekerjaan sudah terencana dan bisa diminimalisir kesalahan yang akan terjadi baik dari segi biaya ataupun jadwal/waktu pelaksanaan. Tahapan persiapan terbagi menjadi 3 bagian utama meliputi hal hal dibawah ini. Tahap awal untuk proyek dapat terlaksana tentunya elemen-elemen pelaksanaan harus diadakan dan siap untuk bekerja. dalam pelaksanaan ini yaitu mengingat kondisi waktu yang sangat terbatas pekerjaan di atas yaitu dengan waktu 3 bulan. Tahapan ini termasuk dengan serah terima lapangan dengan pemilik pekerjaan. Hal tersebut untuk menghindari kesalahan yang menyebabkan bangunan tidak berfungsi dengan maksimal atau terjadinya bongkar pasang pekerjaan. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 8 . MC 0 yang menjadi tolok ukur pelaksanaan akan menjadi acuan bila terjadinya CCO. dalam tahap persiapan sangat berpengaruh langsung pada pelaksanaan proyek selanjutnya dikarenakan dalam proses persiapan ini menunjukan kesiapan dan kemampuan suatu perusahaan dalam pengelolaan proyek. P E K ER JA A N P ER S I A PA N Pekerjaan persiapan merupakan langkah awal keberhasilan suatu proyek. Konsultan Pengawas dan Kontraktor. Di tahapan ini jadwal mobilisasi sudah harus fix dan menjadi pegangan pelaksana proyek.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. PENGADA AN DAN MOBILIS ASI . bIla terjadi perbedaan antara gambar dan pelaksanaan di lapangan maka akan segera didiskusikan dengan pengawas lapangan dan user untuk diambil keputusan yang tepat. hal ini perlu perhatian yang serius kapan harus mulai ditentukan mobilitasnya sehingga tiba di site sesuai dengan skejul yang telah direncanakan (liha dalam sub penjelasan masing-masing pekerjaan dalam metode kerja ini) Aspek tahapan ini sangat berpengaruh terhadap kesinambungan pekerjaan kedepannya karena menunjukan kesiapan dari semua unsur yang terkait seperti Owner. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional parallel. Akses mobilisasi material yang dibutuhkan perlu strategi jelas dan keputusan yang tepat. L A N D S U RV E YO R ( P E N G U KU RA N & P E M E TA A N ) Mengingat bahwa proyek ini merupakan rekondisi khususnya di pekerjaan pondasi yang merupakan daya dukung suatu bangunan perlu akurasi dalam pengukuran dan kecermatan dalam menentukan koordinat dan elevasi menjadi patokan dalam keberhasilan pembangunan proyek ini. detail gambar yang belum lengkap perlunya pemahaman yang cepat dan pengambil keputusan bila terjadi penafsiran yang berbeda dalam membaca term kontrak ataupun gambar bestek. perijinan dan mobilisasi sumber daya.

Administrasi dan dokumentasi sebagai bahan pelaporan harian mingguan dan bulanan. Fasilitas akomodasi bagi pelaksana proyek dan tenaga supaya tercapai efisiensi dari segi waktu perlu dibuatkan sarana pemondokan atau barak. Direksi Keet sebagai kantor lapangan diperlukan untuk pengawasan dan site office dan meeting koordinasi yang rutin setiap minggu ataupun setiap bulannya. Sarana Air bersih dan drainase serta penerangan kerja diperlukan untuk mengantisipasi pekerjaan malam bila diperlukan dan penerangan keseharian yang diperlukan. Direksi keet diperlukan dengan luasan minimum 4 m x 8 m ditunjang dengan sarana kursi dan meja dan buku tamu sebagai korespendensi di lapangan dalam menunjang kegiatan sehari-hari. Fasilitas penyimpanan material dan workshop adalah penunjang project untuk mengamankan peralatan kerja dari cuaca maka workshop minimum keperluan gudang sekitar 24 M2 dengan lahan untuk material curah ditempatkan sekitar bangunan yang tidak mengganggu akses mobilitas itu sendiri selain itu gudang / workshop harus dibuat sedemikian rupa tidak terganggu oleh cuaca dan aman terhadap bahaya-bahaya lainnya yang akan terjadi.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. P E K ER JA A N P E M BE R S I H A N L A HA N | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 9 . Persiapan terpal harus terencana mengingat akan memasuki musim penghujan nantinya. Sementara untuk key personnel disediakan sarana akomodasi sekitar lokasi selain menghemat tenaga dan waktu juga efisien dalam budget perusahaan sementara kantor perwakilan / representative berada disekitar lokasi sebagai Korespodensi site dengan pusat. Perhitungan dengan kuantitas yang akan berlangsung di lokasi pekerjaan diperlukan barak pekerja dengan ukuran minimum 4 m x 40 m untuk kapasitas maksimum 60 personnel/tenaga. Keamanan sangat diperlukan mengingat lahan yang luas dan terbuka akan memudahkan hal-hal yang tidak terduga bisa terjadi. 5. 2. 4. 3. Perlunya koordinasi dengan pihak berwenang dan warga setempat sangat dibutuhkan 6. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional P R O J E C T S I T E P L A N & F A S I L I TA S P E N U N J A N G O P E RA S I O N A L Fasilitas yang akan diadakan sebagai sarana penunjang operasional akan mencakup dan tidak terbatas pada hal dibawah ini : 1.

KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Pembersihan lahan tidak semata-mata menghilangkan ganguan-gangguan fisik areal seperti akar pohon atau batu-batu besar atau bangunan lama saja tetapi lebih mendalam lagi adalah tanah jelek ( humus ). Urugan kembali tanah galian | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 10 . Urugan tanah dibagi menjadi 2 bagian yaitu : b. P E K ER JA A N K ON T R U K S I PEKERJA AN GALIAN Pekerjaan galian sebagian besar dilakukan dalam tapak bangunan. Maka perlu penanganan khusus dalam pembersihan area bangunan yaitu dengan membuang tanah yang jelek sampai kedalaman 10 .METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Pondasi yang digunakan dalam proyek ini adalah pondasi batu kali dan sloop. P E M B E N T U KA N K O N D I S I L A H A N Pembentukan kondisi lahan / Elevasi Bangunan perlu disepakati di awal project karena pertimbangan lokasi perencanaan yang sudah ada sehingga bangunan tidak tinggi sebelah atau tidak sinkon serta tidak terjadi jalan lebih tinggi dari bangunan. perlu lahan luas yang dapat menampung menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan ini Pembersihan area site tidak terjadi hanya di awal pekerjaan saja tetapi secara berkala dan menjadi kegiatan rutinitas proyek itu sendiri Perlunya penataan lokasi untuk tempat pembuangan sementara baik puing atau sampah sangat diperlukan dimana rutinitas atau kegiatan proyek tidak terganggu oleh penumpukan-penumpukan yang tidak beraturan . Pekerjaan Galian terdiri dari berbagai macam ukuran baik lebar. panjang ataupun kedalaman. a.15 cm./ gambut Secara teknis tanah jelek/gambut harus dibuang keluar karena akan mempengaruhi daya dukung tanah untuk pondasi. serta dibeberapa bangunan dengan kombinasi pondasi setempat. Yang menjadi kritikal poin adalah area pembuangan yang perlu dicermati karena bagaimanapun tanah jelek yang akan di keluarkan cukup banyak mencapai 1000~1500 M3. URUGAN TA N A H Pekerjaan Urugan ini pekerjaan menunggu setelah pekerjaan pondasi keseluruhan selesai dikerjakan. Penggalian Pondasi Tapak dan Batu Gunung Penggalian pondasi tapak dan batu gunung dan rolaag bata menggunakan tenaga manusia karena setelah galian pekerjaan utama dilanjutkan secara parallel bersamaan dengan pekerjaan pondasi.

Bila direksi lapangan masih ragu akan kwalitas maka perlu pengetesan pihak ke-3 atau labratorium denga metode sand cone tes. Kemampuan alat pemadat (tamping ramer) sehari mencapai 30 M3 dan digunakan hanya pemadatan dalam bangunan saja. Urugan Tanah di bawah Lantai Yaitu pekerjaan yang menggunakan material sisa tanah bila sisi-sisi pondasi telah terisi semua maka sisa tanah yang ada disebar diseluruh area dalam bangunan. Prosedur dalam mengurug kembali tanah galian ke dalam pondasi harus mendapatkan persetujuan dari direksi lapangan. Bila tanah yang ada tidak mencukupi maka perlu didatangkan tanah baru atas persetujuan pemilik dan rekomendasi dari direksi lapangan. Sisi pondasi yang akan diurug harus sudah bebas dari kotoran puing-puing atau kayu serta bekisting yang masih menempel pada pondasi tersebut. Pondasi Tapak Beton Bertulang b. P E K ER JA A N PONDASI / U N D ER S T R U C T UR E Pada Pembangunan Proyek ini Pekerjaan Pondasi atau Under Structure dibagi menjadi tiga bagian besar : a. Kemampuan alat dalam memadatkan tanah sangat tergantung dari kemampuan dalam urugan yang menggunakan tenaga manusia. Pondasi Type Batu Gunung c. Sloof | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 11 . KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Yaitu pekerjaan yang menggunakan material tanah bekas galian untuk mengisi sisi pondasi yang dikerjakan secara parallel atau simultan sesuai dengan arahan dari supervisor lapangan. Pola pelaksanaan mengacu kepada standar teknik di Indonesi yaitu pemadatan dilakukan secara berlapis dimana setiap lapis mempunyai ketinggian 25 cm dan selama dalam pemadatan tanah perlu disiram dengan air supaya pori-pori tanah terisi dan monolit secara struktur tanah atau mencapai kepadatan titik jenuh air. P E M A D ATA N Pemadatan adalah proses yang bersamaan dengan proses timbunan pemadatan yang digunakan dalam proyek ini menggunakan Tamping Ramer dimana fungsi mesin ini untuk memadatkan tanah . Perlu diperhatikan pemakaian alat dalam pemadatan Tamping Ramer hanya digunakan dalam pemadatan skala kecil seperti disela-sela Pondasi dan lusan yang tidak lebih dari 1000 M3. c. Hal ini untuk menghindarkan keroposnya tanah urug yang menyebabkan daya dukung tanah akan menurun. Yang hal ini sudah mejadi kewajiban pelaksana proyek dalam menajamin mutu yang dikerjakan.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Tujuan pengurugan ini adalah untuk mendapatkan titik 0 bangunan sesuai di dalam gambar bestek atau arahan dari direksi lapangan. Secara visual kepadatan tanah bisa diperhatikan bila air sudah tidak bisa meresap lagi dan tanah tidak lengket di mesin pemadat maka tanah tersebut sudah padat.

koordinasi dengan konsultan perencana untuk mencari solusi teknis yang baik mengingat dari segi waktu dan cost. Pekerjaan Pondasi Pekerjaan pondasi dalam pekerjaan ini menjadi pekerjaan utama dimana pondasi dibagi menjadi a) Pondasi Tapak Pondasi yang berfungsi sebagai penerus gaya-gaya atau beban dari kolom yang akan diteruskan ke tapak pondasi tiang yang selanjutnya oleh tapak disebarkan ke seluruh tanah. Lebih fatal lagi adalah gagalnya sebuah konstruksi akibat kelalaian dalam pelaksanaan. Pasir Urug / Batu Kosong / Beton Cor Lantai Kerja Pasir urug / Batu Kosong / Beton Cor Lantai Kerja berfungsi sebagai penahan supaya beton tidak langsung menyentuh tanah yang dalam pelaksanaan seringkali saat fabrikasi besi beton bersinggungan dengan tanah sehingga karakteristik besi beton dan monolitnya antara beton dan besi bisa terganggu.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. sehingga efektifitas konstruksi tercapai. Dalam pelaksanaan pondasi ini terdiri dari :  Formwork/Bekisting  Beton K-175 (Sesuai dengan acuan Pelaksanaan dok tender ) | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 12 . Didalam Bestek disebutkan bahwa ketebalam rata-rata antara batu kosong / pasir urug 20 cm atau atas arahan direksi lapangan. 2. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Dalam mengerjakan pondasi ini system pelaksanaan/urutan pekerjaan sama dimana urutan pekerjaan terdiri dari 1. Kritikal poin dalam pelaksanaan perlu ketelitian dalam pengawasan karena pekerjaan ini menentukan keberhasilan sebuah konstruksi bangunan dimana seluruh gaya-gaya berpusat di titik poer ini bila dikerjakan asal dan tidak ada perhitungan maka tidak menutup kemungkinan konstruksi bangunan akan menjadi lemah atau tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Pondasi ini dipakai dalam proyek ini adalah hanya pada bangunan gedung Aula dimana tulangan tapak diameter besi 14 – 15 dan concrete nya sesuai dengan bestek K-175. Plastik Sheet. fungsi pasir urug dan batu kososng bisa digantikan oleh beberapa material lainnya seperti Lean Concrete. Perlunya pemahaman para pelaksana proyek dalam struktur diperlukan sekali.

METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. (lihat gambar) c) Sloof Sloof beton bertulang adalah struktur yang berfungsi sebagi penyebar/pembagi beban merata yang diteruskan ke pondasi. Bentuk penampang melintang dari pondasi ini berbentuk trapezium. 2. Didalam pelaksanaan proyek ini beban merata yang diterima oleh pondasi batu gunung berasal dari beban-beban dinding ataupun lantai. Bagian atas diratakan dengan adukan semen yang berfungsi leveling untuk pemasangan sloof di atasnya. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 13 . Campuran beton dengan perbandingan 1 Pc : 2 Ps : 3 Kr dalam pelaksanaan dan pengujian beton sesuai bestek dimana setiap benda uji harus ditulis tanggal dan posisi pekerjaan b) Pondasi Batu Gunung Pondasi batu gunung adalah pondasi yang berfungsi menerima beban merata dan menyebarkannya ke dalam tanah. dengan ukuran yang varian baik lebar bawah ataupun lebar atas serta ketinggian disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan. Pondasi Batu Gunung berasal dari batu gunung local yang dikombinasi dengan adukan pasir semen dengan komposisi 1 : 4. Yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan batu gunung adalah : 1. pertemuan antara batu dengan batu harus diisi dengan spesi. bekisting yang dipasang harus kuat dan kokoh tidak boleh goyang atau lepas. Pemasangan Stek pengikat Batu kali dengan Sloof yang dipasang setiap jarak 1 m memakai besi beton Ф 10 mm atau Ф 12 mm dengan panjang 40 D. Untuk pelaksanaan beton menggunakan pengaduk beton Batch Mixer atau Portable Continius Mixer dikarenakan mutu K-175 adalah beton mutu sedang yang bisa dihasilkan oleh alat yang berkapasitas standard. Pondasi batu gunung tidak diperuntukan menerima beban terpusat dari struktur karena pondasi ini tidak bisa menerima gaya lateral. Sisi-sisi batu tajam tidak bulat. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Formwork/bekisting menggunakan papan dan kayu 5/5 berasal dari jenis kayu klas III. Selain berfungsi sebagai penyebar/pembagi beban di atasnya juga sebagai pengaku antara kolom dengan kolom atau sebagai rigid frame.

(Analisa teknis waktu bisa dilihat dalam table uraian analisa teknis dokumen penawaran ini) Berdasarkan pengalaman akan ada beberapa kendala yang dihadapi saat pekerjaan sloof yaitu : 1. balok dan plat daak. Di dalam pelaksanaan pekerjaan sloof untuk memudahkan di pelaksanaan di lapangan pekerjaan dilaksanakan setelah sebagian tanah urug dikerjakan dan simultan dengan pekerjaan pondasi. mekanisme kerja Frame / Rangka Struktur adalah Beban yang langsung memikul beban-beban di atasnya (beban mati atau beban hidup) akan diteruskan ke balok menjadi beban merata. Pelaksanaan Pekerjaan Sloof dilaksanakan setelah 60% dari pekerjaan Pondasi baik plat atau pun batu gunung selesai. Stek kolom praktis perlu dipersiapkan sebelum pelaksanaan perlunya pemahaman terhadap pelaksanaan sehingga stek kolom praktis pada posisi yang tepat. Kolom selain menerima beban axial juga menahan beban lateral yang di Indonesia diperhitungkan adalah beban gempa. sehingga balok utama memikul beban merata dan beban terpusat yang selanjutnya diteruskan ke Kolom menjadi beban axial. 2. Bila Balok Anak yang menerima beban maka beban ini akan diteruskan ke balok induk menjadi beban terpusat. Rangka bangunan atau sering disebut frame terdiri dari kolom .METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. P E KE R JA A N U P P ER S T U RC T U RE Pekerjaan upper structure / Struktur bagian atas adalah pekerjaan struktur yang terdiri dari kesatuan utuh rangka bangunan. Pertemuan antara kolom dan sloof perlu diperhatikan join dan penulangannya sesuai dengan gambar atau atas arahan direksi lapangan. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Sloof biasanya berpenampang segi empat dan berada diantara permukaan tanah tergantung dari perencana menempatkan sloof sebagai rigid frame atau flexible frame. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 14 .

K-175 mempunyai arti bahwa beton tersebut mampu menahan beban bk 175 kg/ cm2 setelah berumur 28 hari. Bekisting harus kuat dan kokoh. dan memastikan lokasi bangunan. Struktur Utama b. campuran beton 1Pc : 2Ps : 3Kr. untuk menghindarkan terjadinya puntiran. Struktur Penunjang a. karena sebagian besar akan terekspos baik dari segi struktur dan arsitektur kolom akan tercapai maksud dan tujuannya. Pengecoran kolom memakai ready mix / atau persetujuan khusus bila digunakan cor manual mengingat kondisi daerah setempat.. pekerjaan harus diawasi dengan seksama dan diawasi oleh supervisor professional yang memahami pelaksanaan dan memiliki kecakapan didalam pelaksanaan didampingi oleh surveyor untuk memastikan kelurusan baik vertical atau horizontal. Didalam pembesian yang perlu diperhatikan adalah sambungan dan tekukan atau sambungan oleh para pelaksana lapangan tidak kurang dari 1 m. Dalam pelaksanaan pekerjaan dilaksanakan dari bangunan bawah menuju bangunan atas. Bekisting kolom memakai Multiplek 9 mm supaya dihasilkan presisi dan kehalusan permukaan kolom terjaga. Kolom Utama Kolom merupakan struktur yang menahan beban axial dan lateral sangat diperlukan sekali ketelitian dan presisinya. dengan mutu beton K-175. tetapi selain semen sebagai pembentukan kualitas beton juga campuran air perlu diperhatikan. Yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan bila memakai system manual perlu diperhatikan job mix secara kasat mata memang semen diperbanyak.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Besi tidak boleh menempel pada bekisting atau selimut beton minimal 5 cm. Struktur Utama Pembangunan Gedung SMA Bunga Bangsa ini terdiri dari 20 bangunan yang terdiri dari 15 jenis peruntukanbangunan. Tipe sambungan bisa di bengkokan ke arah balok atau bisa juga di bengkokan ke arah plat lantai. pengecekan vertikal dalam pelaksanaan pemasangan bekisting perlu dilaksanakan dari dua arah. karena | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 15 . KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Dalam proyek ini rangka bangunan yang dikerjakan memakai beton bertulang dimana beton yang digunakan memakai beton dengan mutu K-175 dan besi beton/reinforce bar memakai besi polos (U-24). Pekerjaan dilaksanakan tahap per tahap sampai mencapai yang diinginkan. Sifat kolom yang rumit didalam struktur perlu diperhatikan adalah proses fabrikasi mulai dari bekisting pembesian dan pengecoran balok. Pekerjaan ini dibagi dua bagian : a. Yang termasuk dalam struktur utama dalam proyek ini : 1.

Tiang perancah dipasangan pada jarak setiap 40 cm2 rapi tersusun. maksimal pemakaian adalah 3 x pemakaian. Sambungan beton lama dan beton baru perlu memakai cairan semen atau bahan lainnya/adimix yang telah direkomendasikan oleh direksi lapangan. Tiang perancah yang digunakan adalah kayu dolken dengan Ф 8 cm atau kayu 5/5 dan mempunyai kelurusan yang cukup. stop cor dilaksanakan di ¾ tinggi kolom atau dalam pelaksanaan proyek ini di ketinggian 2. Balok Utama / Ring Balok / Plat Daak Balok Utama Struktur atau selanjutnya disebut Balok terdiri dari berbagai macam ukuran. sehingga bila sudah melebihi 3 x perlu persetujuan dari direksi.5 meter dari lantai beton. Didalam pelaksanan seorang pelaksana harus cakap dan memahami system penulangan karena mempunyai tulangan tumpuan dan tulangan lapangan. Tulangan bagian atas biasanya lebih banyak iii. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 16 .Tulangan bagian bawah biasanya lebih banyak .METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. shrinkage. sehingga akses jalan masih bisa dilaksanakan.  Formwork atau Bekisting Bekisting plat dan Balok diusahakan terbuat dari Playwood 9 mm dan didalam pelaksanan bisa dipakai untuk pembuatan plat lantai berikutnya. Setiap tiang perancah dengan tiang perancah lainya diperkuat dengan cross section yang disusun sedimikian rupa. Terletak di ¼ bentang buhul ii.Terletak di ½ bentang bagian tengah . bleeding. 2. Pengecoran kolom perlu diperhatikan adalah pemberhentian / stop cor. Pembukaan bekisting perlu ketelitian supaya bisa digunakan untuk pekerjaan berikutnya dan bila terjadi beton keropos segera ditutup dengan plaster 1:2 dengan sebelumnya diberi perekat semen atau atas arahan dari direksi lapangan. hal ini perlu dikonsultasikan dengan direksi lapangan. Hal ini menjaga instabilitas dalam pekerjaan dimana momen kolom pada ketinggian ¾ h ini adalah 0. Tulangan tumpuan mempunyai ciri-ciri : i. Top of Beam atau sisi atas balok mengikuti ketinggian plat daak. Begel / Besi sengkang semakin rapat Tulangan lapangan mempunyai ciri-ciri : . KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional volume air yang berlebihan dalam pelaksanaan dapat beresiko menurunkan kuat tekan beton. sehingga tidak menyulitkan dalam pelaksanaan saja.Begel / Besi sengkang lebih lebar dibandingkan dengan tul tumpuan  Perancah Dalam pekerjaan balok dan plat daak perlu perancah atau tiang sokong untuk mendapatkan elevasi yang sesuai.

Bila diragukan terhadap mill certificate bisa dibuktikan dengan test besi di laboratorium sesuai dengan peraturan teknis yang berlaku dimana setiap 10.  Pengecoran Pengecoran menggunakan mixer concrete K-175 dan dibantu dengan alat bantu untuk menjangkau area yang jauh seperti kereta sorong / angklung.  Kontrol Curring Beton atau penyiraman beton perlu dilakukan selama 7 hari berturut- turut pagi dan sore untuk menjaga kelembaban beton supaya tidk ekstrim dalam penyusutan yang menyebabkan retak rambut ataupun kebocoran- kebocoran lainnya khusus untuk plat dak atap perlu dilakukan perendaman untuk mengantisipasi kebocoran beton.  Pembesian Dalam pelaksanaan pembesian yang perlu diperhatikan karena akan sangat banyaknya ukuran dan jenis besi. setelah 7 hari perancah sebagian bisa dibuka kecuali perancah yang menahan beban langsung / di atas balok.000 kg di buat 1 sampling test. maka jara-jarak menjadi titik acuan. 3. setelah 14 hari dimana kekuatan beton telah mencapai 75% perancah bisa dibuka kecuali area di bawah balok utama / memikul beban utama. Setiap pengiriman perlu dilampirkan mill certificate sebagai control pertama bahwa material yang terkirim sesuai dengan bestek. Bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akan dikonsultasikan dengan direksi lapangan untuk mendapatkan arahan yang efektif dan efisien. sehingga tidak terjadi pembobokan setelah dicor karena akan mengganggu stabilitas daya dukung beton. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Saat pembuatan Plat Bekisting yang perlu diperhatikan adalah elevasi bagian bawah plat dan balok.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Besi yang digunakan adalah besi polos U-24. Selain itu perlu diperhatikan dan didiskusikan dengan direksi lapangan titik- titik dimana akan dipasang conduit / Sparing baik elektrikal ataupun plumbing. Struktur / Rangka Atap + Penutup Struktur Rangka Atap menggunakan Struktur Baja Ringan dengan penutup atap metal gelombang type daun yang mempunyai ketahanan dan fleksibilitas cukup tinggi hususnya di daerah yang mempunyai intensitas | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 17 . Umur 21 hari baru keseluruhan bisa di buka. dan lubang jendela di balok perlu dibuatkan atas arahan dreksi supaya memudahkan saat pembersihan untuk pelaksanaan pengecoran. Pembesian balok bagian bawah tidak boleh menyentuh bekisting dimana selimut beton minimal 5 cm perlu beton decking. Pembongkaran bekisting dilakukan bertahap setelah 2 hari bekisting-bekisting vertical bisa di copot.

Bila ada screw yang tidak ada seal/karet segera diganti karena hal ini akan menyebabkan kebocoran di atap. Kolom praktis dipasang setiap bidang bata mencapai 12 M2 dan disetiap pertemuan antara dinding dengan dinding. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional gempa seperti Indonesia dan beban yang sangat ringan dibandingkan dengan struktur baja biasanya. Kontrol pelaksanaan dari metode pemotongan untuk mencegah karat yang terjadi bila digunakan mesin potong. Balok latai metode pelaksanaannya sama dengan kolom praktis | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 18 . Kolom Praktis dan Kolom Tombak Layar Pekerjaan Kolom dilaksanakan bersamaan dengan pekerjaan pasangan bata. maka pemotongan manual dengan gunting sangat diajurkan dalam pelaksanaan ini. Pelaksanaannya memakai site mix concrete dengan campuran 1 : 2 : 3 Yang perlu diperhatikan dalam pekerjaan kolom praktis adalah tulangan dan selimut beton. METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Balok latai biasanya di pasang di atas kusen baik pintu atau jendela. Balok Latai 3. Struktur Penunjang Didalam pembangunan SMA Bunga Bangsa bagian dari struktur penunjang : 1. Balok Latai / Balok Tombak Layar Balok Latai berfungsi menjaga beban vertical di atasnya bila terdapat lubang di dalam pekerjaan dinding. 2. Kolom Praktis 2. Pelaksanaan akan difabrikasi di site dan dirakit oleh tenaga ahli sesuai dengan ukuran dan standarisasi dari pabrik. Leveling pemasangan gordeng perlu di cek supaya pemasangan atap tidak bergelombang Pemasangan penutup atap perlu diperhatikan adalah screw yang digunakan harus mempunyai seal yang kenyal. Pelaksanaan dalam proyek ini kontraktor mengajukan produk yang akan digunakan sesuai dengan data teknis yang ada dalam bestek. Kolom praktis selain membantu dinding dari bahaya lateral juga berfungsi mencegah retak suatu dinding berkepanjangan bila terjadi gempa. Petunjuk dan arahan dari direksi sangat diperlukan. Pelaksanaan Pekerjaan – Pekerjaan Struktur Utama dimulai setelah pondasi mencapai 70% b. Canopy 1. Lainnya yang perlu diperhatikan adalah screw atau sambungan buhul harus sesuai jumlahnya dengan yang ditunjukan dalam shop drawing / perhitungan teknis. Setelah mendapat persetujuan dari direksi lapangan segera dibuatkan shop drawing dan perhitungan teknis.

yang tertanam dalam tanah dan + 30 cm dari permukaan tanah. karena akan ada keterkaitan dengan pekerjaan kusen/jendela. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 19 . P E KE R JA A N FINISHING A RS I T E KT U RA L Pekerjaan Finishing Arsitektural adalah pekerjaan – pekerjaan yang berkaitan dengan kelengkapanan bangunan juga segi estetika yang perlu diperhatikan. keramik dan plafond. Pelaksanaan dan pengecoran sama dengan pengecoran dari plat lantai Pelaksanaan Pekerjaan – Pekerjaan Struktur Penunjang mengikuti pekerjaan pemasangan dinding bata dan tenaga yang digunakan di lapangan adalah tukang batu yang berpengalaman. Sistem penulangan dan bekisting di dalam pelaksanaan perlu dibuatkan shop drawing dan atas persetujuan dari direksi lapangan pekerjaan baru bisa dilaksanakan. Pekerjaan Pasangan Dinding & Plasteran Pasangan dinding adalah gabungan dua pekerjaan yaitu pasangan bata dan plasteran. Yang termasuk pekerjaan arsitektural :  Pekerjaan Pasangan Dinding & Plasteran  Pekerjaan Keramik  Pekerjaan Kusen Pintu dan Jendela + Penggantung  Pekerjaan Plafond  Pekerjaan Pengecatan  Pekerjaan Non Standard 1.  Pasangan Bata Dalam proyek ini pasangan bata yang digunakan adalah pasangan ½ batu dengan adukan 1 pc : 2 ps untuk daerah KM/WC. Canopy Canopy adalah plat beton yang menjorok keluar. Perlunya pemahaman supervisor dalam metode pelaksanaan karena ketinggiannya yang beragam perlu diperhatikan saat pembuatan bekisting yang efektif. Pasangan bata posisi ruangan atau bidang lainnya 1 pc : 4 pc. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional 3. METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Presisi dan kelurusan dari pemasangan dinding sangat diperlukan. Pekerjaan finishing arsitektural dikerjakan setelah pekerjaan struktur selesai. pasangan dinding sebagai cover bangunan menjadi pekerjaan yang esensial.

Sambungan bata bila tidak selesai dalam satu hari tidak boleh tegak lurus tetapi membentuk sudut kemiringan 45°. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Penetapan campuran 1 : 2 atau 1 : 4 bisa dengan cara perbandingan volume atau atas arahan dari direksi lapangan. Ketebalan dalam plasteran perlu diperhatikan. Sebelum diaplikasikan bata terlebih dahulu disiran oleh air untuk mendapatkan kelembaban bata sehingga plasteran akan menyatu baik dengan bata. Ketebalan rata-rata 1. Kontrol : Pemasangan bata untuk mendapatkan kelurusan horizontal diperlukan benang sebagai acuannya dan tidak boleh melebihi dari 10 bata posisi benang acuan harus dipindah dan seterusnya.Relief kolom . dan 1 pc : 4 ps untuk area lainnya Sistem pelaksanaan plasteran dari atas ke bawah dengan dibuat kepalaan untuk mendapatkan kelurusan bidang yang akan diplaster. Pemasangan bata dari bawah ke atas. Kontrol : Bila ditemukan ketebalan yang melebihi dari 3 cm pemasangan diperlukan kawat ayam / kawat locket atau atas persetujuan dari konsultan pengawas. terkadang ada beberapa area bata yang cekung sehingga pemasangan menjadi tebal.5 cm ~ 3 cm dengan adukan 1 pc : 2 ps untuk plasteran area KM/WC .METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. hal ini untuk menghindari pekerjaan bongkar pasang sehingga hasil plasteran tidak memuaskan. Sebelum ditutup dengan plasteran pastikan pipa-pipa conduit atau pipa-pipa lainnya telah terpasang.  Pekerjaan Plasteran Pekerjaan plasteran merupakan pembungkus dari pekerjaan bata.Ornamen exterior  Alat Penunjang | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 20 . 1pc : 3ps untuk plasteran kolom. 2. Pelaksanaan Pekerjaan – Pekerjaan Plateran Dinding ini dimulai setelah struktur Utama mencapai 75% pekerjaan simultan ke lantai berikutnya. Yang termasuk dalam lingkup ini : . Pekerjaan Non Standard Pekerjaan non standard adalah pekerjaan arsitektural dimana kontraktor akan mengajukan shop drawing dan teknis pelaksanaannya setelah model dan bentuknya disetujui oleh direksi lapangan. Tenaga yang plaster perlu yang mempunyai pengalaman dan teknis yang baik supaya menghindari dinding bergelombang dan retak rambut.

scaffolding yang dipakai dalam proyek ini memakai scaffolding kayu. Bidang keramik tidak boleh cekung atau cembung. Pemasangan keramik : a. Sebelum pelaksanaan kontraktor harus mengajukan skem warna atau berdasarkan merk yang akan digunakan. Keramik yang dipakai adalah keramik dengan kwalitas KW I dimana presisi siku tidak melebihi 1 mm. type diusahakan yang ada di pasaran supaya mudah dalam maintenance dikemudian hari.atau putih atas persetujuan direksi. Yang dilaksanakan dalam proyek ini kontraktor mengambil sceme warna yang telah diarahkan dalam bestek. hal ini lebih mengutamakan estetika. merek dagang. Area trap entrance tangga 30 x 30 unpolish Perlu diperhatikan dalam pemasangan keramik lantai 1 sebelum diaplikasi ada lapisan beton rabat dengan campuran 1 : 2 : 3 dengan ketebalan 5 cm dan pasir urug dengan ketebalan 20 cm dimana beton rabat berfungsi sebagai leveling pemasangan keramik. Potongan keramik diusahakan bila terjadi ¾ bagian keramik. Skem warna. Area teras 40x40 unpolish dipasang untuk area teras b. Area Dinding KM/WC atau Dinding Wastafel 20x25 polish e. Kemudian dengan ditarik benang ditentukan posisi siku keramik terhadap siku bangunan. Pemasangan tangga perlu dikonsultasikan kembali dengan pihak direksi lapangan karena dengan ukuran 40x40 sangat riskan banyak sekali potongan yang nantinya mengurangi nilai estetika. sebelum kontraktor membuat PO harus mendapatkan persetujuan pihak direksi lapangan Sebelum pelaksanaan kontraktor mengajukan gambar kerja atau shop drawing dengan keadaan atau kondisi ruangan yang sebenarnya. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Untuk pemasangan plasteran bagian luar diperlukan scaffolding yang terpasang mengeliling bangunan. hal ini dilakukan untuk menentukan dan menyamakan persepsi starting point (kepala-an) keramik. permukaan dengan bahan porselein yang dibakar pada suhu 2000°. Pemasangan scaffolding / perancah perlu diperhatikan jangan sampai menggangu pekerjaan. Area Lantai KM/WC 20x20 unpolish d. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 21 . Area Dalam Bangunan / Ruangan 40x40 polish c. Sceme warna keramik yang ada dalam bestek adalah cream light. hal ini untuk memudahkan dalam pelaksanaan. karena akan menimbulkan bongkar pasang kalau pemasangan sanitasi instalasi belum selesai. Pemasangan keramik di area KM/WC perlu diperhatikan titik sanitasi tidak ada perubuhan. Pekerjaan Keramik 3.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT.

tidak bergelombang. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Nat keramik atau sambungan diisi oleh pasta semen grout khusus keramik. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 22 . Pekerjaan Pemasangan Plafond Pekerjaan Plafond biasanya terdiri dari 2 bagian yaitu : a. Kayu Kusen digunakan Kayu Klas I dan Kayu untuk Pintu digunakan kayu Klass II. Bila di lokasi tidak terdapat apa yang diharapkan dan mengingat waktu sangat terbatas perlu persetujuan dari direksi lapangan ataupun user dalam hal ini adalah kwalitas kayu yang akan dikerjakan. Pekerjaan Kusen Pintu Jendela dan Penggantung Didalam proyek ini terdiri dari material kayu dan alumunium : a. Pemasangan plafond gypsum + finishing Didalam pekerjaan plafond seluruh instalasi elektrikal telah terpasang. karena bila tidak siku atau presisi sering terjadi kemacetan dalam pemasangan pintu. Presisi atau kesikuan pemasangan kusen diperlukan seorang ahli / tukang yang memahami pekerjaan tersebut. 5. Kontrol sebelum papan gypsum dipasang Supervisor akan mengecek level dan ketinggian dan semua intalasi telah terpasang dengan baik baru akan ditutup papan gypsum yang selanjutnya akan difinish setiap sambungan memakai compound . Pemasangan alat penggantung perlu dicross cek poin atau item ruangan harus sesuai peruntukannya. Rangka b. Kusen Kayu / Alumunium b. Jendela kayu/alumunium + kaca 5 mm Dalam pemasangan kusen dan pintu perlu dijaga adalah posisi tegak lurus dengan dinding bata.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Pintu Kayu c. Plafond dikerjakan oleh spesialis manpower karena tidak semua pekerja memahami system dalam pekerjaan plafond. 4. Langkah pekerjaan adalah penyusunan rangka metal furing sebagai struktur plafond harus kuat dan leveling rata. List plafond akan menyesuaikan kondisi lapangan atas persetujuan direksi lapangan. Kayu yang digunakan harus kayu kering sehingga tidak terjadi penyusutan ataupum memuntir akibat kayu belum kering. Keramik yang dipasang tidak boleh kopong / kosong bila terjadi hal itu kontraktor akan mengisi dengan pasta semen dengan cara dipukul-pukul pasta cair mengisi pori-pori keramik yang kosong atau konsultasi dengan pihak direksi lapangan untuk dicarikan solusi terbaik.

Cat minyak Kontraktor sebelum melaksanakan pengecatan perlu persetujuan skem warna dan sebelum aplikasi harus dilihat terlebih dahulu kelembaban plasteran apakah sudah mencapai titik minimum untuk pengecatan. serta shop drawing isometric dari system pemipaan. Sebelum pelaksanaan kontraktor akan terlebih dahulu mengajukan brand / merk yang akan digunakan dalam proyek ini. I. Instalasi air kotor dan air bersih dalam bangunan terdiri dari : | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 23 . Pelaksanaan Pekerjaan – Pekerjaan Plafond dimulai setelah pemasangan dinding + Plasteran selesai 75% dan pekerjaan instalasi listrik selesai 100%. Pemasangan sanitairi fixture Pipa yang digunakan adalah berbahan PVC dengan kekenyalan yang di tentukan PVC AW. 6. Sebelum diaplikasikan pengecatan warna tembok yang sudah kering di cat memakai cat dasar warna putih 1 lapis. Instalasi air kotor dan air bersih luar bangunan 3. Pengecatan cat minyak diaplikasikan kepada bahan kayu lainnya (lisplank). Pengecatan menggunakan cat minyak sebelum diaplikasikan dasar atau bahan yang akan dicat perlu dibersihkan dan dihaluskan memakai dempul dan digosok dengan amplas kayu sehingga didapat permukaan kayu yang halus. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Semua produk baik rangka ataupun gypsum akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan direksi lapangan untuk mendapatkan persetujuan. Aplikasi pengecatan memakai rol cat dan disetiap pertemuan dinding dengan lantai dan dinding dengan plafond diaplikasikan memakai kwas. setelah itu cat warna 2 lapis. Pekerjaan Sanitasi terbagi menjadi : 1. Pekerjaan Pengecatan Pekerjaan Pengecatan terdiri dari 2 bagian yaitu : a. PEKERJA AN SANITASI Pekerjaan sanitasi adalah menentukan fungsi sebuah bangunan.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Instalasi air kotor dan air bersih dalam bangunan 2. Cat emulsion dengan water base b. Aplikasi pengecatan cat minyak perlu persetujuan dari direksi lapangan mengingat estetika akan menurun bila cat yang diaplikasikan tidak disetujui atau dikerjakan dua kali.

Septic tank + Resapan Pemasangan instalasi di luar khususnya air bersih adalah konenting untuk sumber yang akan masuk ke dalam bangunan.½” untuk air bersih b. III. Sanitary fixture Sanitari fixture adalah pemasangan peralatan KM/WC seperti pembuatan bak mandi pemasangan kran air dinding. II. Pipa ¾”. Pipa 3” untuk air buangan c. Sebelum eksekusi perlu pengukuran kedalaman septic Tank sehingga dicapai optimal kemiringan dari pipa pembuang tersebut. meja wastafel dan Closet duduk. d. Sistem air bersih memang menggunakan tekanan elevasi pemasangan pipa air bersih minimal 1 m di atas lantai.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Pemasangan mengikuti standar dari pabrikasi. Pipa ¾”. Pipa-pipa ini disambung dengan asesories yang sejenis dan dilem dengan baik. Pipa 4” untuk air berat. Pemasangan air kotor adalah konekting dari dalam bangunan yang akan dibuang ke pembuangan ahir berupa spertick tank atau resapan. semakin jauh air tersebut mengalir maka akan semakin banyak endapan dalam air buangan tersebut. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 24 . 1” untuk air bersih b. Pipa 4” untuk air berat. Sistem air bersih dan air kotor semua diarahkan ke dalam shaft pembuang sebagai akses dalam bangunan dan memudahkan pengontrolan serta maintenance. Semua pembuangan air kotor dan air berat menggunakan system gravitasi maka perlu diperhatikan baik kemiringan dan arah buangan. Dalam penyambungan pipa-pipa dan kemiringan perlu diperhatikan. Pemasangan harus dilaksanakan oleh tenaga yang terampil dan pernah mengerjakannya serta diawasi oleh supervisor dalam presisi pemasangan dan konekting dengan saluran saluran yang ada. Pipa 3” untuk air buangan c. Instalasi air kotor dan air bersih diluar bangunan terdiri dari : a. Sebelum PO kontraktor mengajukan spesifikasi dan produk yang akan digunakan kepada direksi lapangan. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional a. sehingga tercapai optimal dari peralatan sanitari tersebut. jangan sampai ada bagian pipa yang tidak tertanam karena kedalaman septic tank tidak tercapai.

bertekad memenuhi kepuasan pemilik proyek ( owner ) dengan menerapkan system Manajemen Mutu secara konsisten. Shop drawing / wiring diagram dan titik instalasi khusus bila diperlukan harus mendapat persetujuan oleh owner dan direksi maka kontraktor baru bisa mengerjakannya. Aplikasinya mengacu pada standar instruksi kerja yang sudah disetujui oleh management K E B I JA KA N D AN S A S A RA N DALAM PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN SEKOLAH MENENGAH ATAS BUNGA BANGSA RINTISAN SEKOLAH BERSTANDAR INTERNASIONAL. Pekerjaan Instalasi kabel Pekerjaan kabel instalasi yang sebagian di pasang di atas plafond dalam pemasangan instalasi kabel ini perlu diperhatikan sambungan dan kekuatan sambungan serta teknik pelaksanaan telah mengacu kepada PUIL. sementara kabel yang tertanam dalam dinding menggunakan pipa conduit PVC untuk memudahkan dalam maintenance. Persetujuan type panel disetiap bangunan sangat diperlukan karena setiap bangunan akan berbeda kebutuhan dayanya. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional PEKERJA AN LISTRIK Perlunya koordinasi dengan direksi dan pihak owner sangat diperlukan. I. Pemasangan Armature Pemasangan armature lampu disesuaikan dengan kondisi ruangan. Ketinggian stop kontak dan sklar disesuaikan dengan bestek atau arahan dari direksi lapangan. Mekanisme penyusunan sendiri merupakan aplikasi dari manajemen perusahaan yang sudah di sertifikasi dengan ISO 1900. 1 Kebijakan Mutu. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 25 . Dalam pelaksanaan pebangunan ini Pekerjaan Jaringan Listrik pemasukan arus PLN sebesar 105000 VA tau 480 A menjadi bagian skup dalam pekerjaan ini. 3. Lampu- lampu terpasang harus kuat dan rapi menenpel dengan gypsum. Koordinasi dengan pihak terkait diperlukan menyangkut system dan mekanisme yang berlaku antar instansi baik PLN sebagai distribusi listrik ataupun Pemda sebagai pemakai. MANAJEMEN MUTU Penyusunan Rencana Mutu Kerja merupakan standar PT. METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. KESAYANGAN PRAKARSA dalam melaksanakan setiap kontrak kerja. Sistem pemipaan di atas plafond di klem dengan rapi atau atas arahan dari direksi lapangan. Jangan sampai akhirnya listrik tidak bisa mensupport peralatan yang digunakan sehingga fatal dalam fungsi. KABUPATEN ACEH SINGKIL DISUSUN MANAJEMEN MUTU GUNA MEMENUHI TARGET DAN TEPAT WAKTU AKAN MELAKUKAN DAN MENERAPKAN YAITU KEBIJAKAN MUTU DAN SASARAN MUTU . II.

Quantity Engineer.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Petugas pengawasan yang bertanggungjawab yang ditunjuk Pemimpin Proyek / Kepala Satuan Kerja atau yang sebagai Pejabat Pembuat Komitmen Pelaksanaan proyek Perusahaan akan menyiapkan team yang dituang dalam struktur organisasi. mingguan dan bulan pada masing-masing bangunan. Tenaga ahli yang bertanggung jawab membuat perhitungan/ estimate anggaran proyek dan membuat laporan pelaksanaan sesuai dengan pekerjaan yang sudah ditentukan. Membuat strategi pelaksanaan proyek yang berkaitan dengan pengendalian mutu proyek. membantu membuat laporan yang bersipat administrasi . Perusahaan sebagai pelaksana dilapangan akan mengikuti prosedur dan instruksi standar berdasarkan Struktur Organisasi Proyek yang sudah ditetapkan. Quality Engineer. peralatan serta biaya yang dibutuhkan. Team yang akan membantu dalam menyiapkan Rencana Mutu Kontrak . sebagai penanggung jawab proyek secara keseluruhan yang dilaksanakan. melaksanakan Proyek secara tepat waktu dengan mutu produksi sesuai spesifikasi teknis. memberikan analisa rencana mutu kontrak. Membuat justifikasi yang menyangkut pekerjaan di proyek serta mengaplikasi analisa semua pehitungan/estimasi anggaran proyek. Membuat laporan harian. Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dan mengontrol terhadap penggunaan material. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 26 . dan Metode Kerja Pelaksanaan. Tenaga ahli Arsitektur sebagai penanggung jawab langsung dalam pelaksanaan Pekerjaan yang menyangkut finishing dan struktur bangunan pekerjaan. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional 2 Sasaran Mutu. Membuat Rencana Mutu Kontrak. tenaga kerja. serta rencana kerja setiap harinya yang akan dikerjakan. Mengontrol dan mengatur pemakaian material. Pengawas / Supervisor. baik material. O R G AN I S A S I P R OY E K Untuk mencapai target Managemen Mutu. Mengendalikan dan menganalisa masalah masalah teknis kebutuhan proyek. Surveyor. yaitu Master schedule. Memimpin dan mengendalikan proyek agar efisien dan efektif mencapai hasil yang optimal. Field Manager. tenaga kerja sehinga pekerjaan dapat berjalan dengan baik Adm & Keuangan. Membuat pengukuran pekerjaan baik pekerjaan yang akan dilaksanakan maupun pekerjaan yang sudah dikerjakan. alat dan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan. Tenaga ahli yang bertanggung jawab mengontrol kegiatan lapangan. dan merupakan penanggungjawab pekerjaan sedang dilaksanakan sesuai dengan tugas serta tanggung jawabnya. Pemilihan key personil proyek mengacu pada prosedur baku untuk memastikan kompetensi di bidang masing masing. Technical Engineer. serta mengatur dan melakukan pembayaran. membuat laporan keuangan serta.

 Project Cost estimate and cash flow.  Material control List.Kuantitas Kerusakan yang ditemukan pada saat inspeksi penerimaan di lapangan harus dilaporkan oleh Material Controller kepada Koordinator Kendali Mutu Lapangan.Tempat penyimpanan harus diklasifikasikan menjadi | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 27 . Proyek star up meting sudah harus dilakukan selambatnya 3 minggu sebelum dimulainya proyek. P E N Y I M PA N A N D A N P E RAWATA N P E RA L ATA N D A N M AT E R I A L D I L A PA N G A N Peralatan dan Material yang sudah lolos pemeriksaan harus disimpan sesuai dengan spesifikasi dan/ atau instruksi yang berlaku untuk mencegah terjadinya kerusakan .Identifikasi dengan catatan pengiriman  . Hal yang dibahas adalah :  Pengangkatan key personil penanggung jawab proyek.  Spesifikasi Teknis  Jadwal serta Prosedur Tes dan Inspeksi  Satgas kerja awal yang harus segera berjalan K ON T RO L M AT ER I A L INSPEKSI PENERIMA AN DI L A PA N G A N Inspeksi Penerimaan di Lapangan untuk peralatan dan material harus dilakukan oleh Material Controller yang dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi yang berlaku agar bisa menjamin bahwa item-item yang diterima telah sesuai dengan persyaratan dari perintah pembelian (PO) untuk point- point berikut :  . yang mencakup :  Contract master and detailed scheduled  procurement and construction schedule. Koordinator Kendali Mutu Lapangan harus mengkonfirmasikan kondisi kerusakan tersebut dan melaporkannya ke Enjinir lapangan serta mengambil langkah langkah lanjutan seperlunya.  Pembahasan detail scope kontrak  Strategi eksekusi yang mencakup : Kontruksi & Procurement  Prosedur Kendali Mutu di Lapangan Hasil akhir dari startup meeting adalah detail RENCANA PELAKSANAAN PROYEK.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. sehingga secara otomatis prosedur kendali mutu yang ditetapkan perusahaan menjadi tanggung jawabnya. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional P EN G E N DA LI A N M U T U P R OY E K Seluruh Key personil yang terlibat di poek adalah Gugus tugas pengendalian mutu.Kondisi Packing  .Tampilan  .

Prosedur standard yang digunakan adalah sesuai dengan standar ISO PT KESAYANGAN PRAKARSA TES DAN INSPEKSI Jadwal inspeksi dan Tes sudah di definisikan dalam rencana detil pelaksanaan proyek. Dimana tercamtum jenis material . tipe dan ukuran. Pembuktian dari pengujian adalah sertifkat yang sah sesuai ketentuan yang berlaku. dan kapan dilakukan. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional gudang dan tempat terbuka berdasarkan kategori. P E N G E LU A RA N P E RA L ATA N DAN M AT E R I A L Pengeluaran peralatan dan material haruslah dilaksanakan berdasarkan permintaan tertulis yang telah disetujui oleh pengawas yang berwewenang. K ON T RO L D O KU M E N Dokumen proyek merupakan instrumen kontrol dan menjadi alat pembuktian progres proyek ke pemilik pekerjaan. stocktaking. PENGUJIAN S TA N D A R L A B O TA R I U M Pengujian mutu untuk produk/material yang memerlukan pengujian oleh pihak ke – 3 untuk memastikan telah sesuai dengan spesifikasi kontrak dan standard baku yang berlaku. dll. Pihak ke 3 yang melakukan pengujian adalah yang ditunjuk atau disetujui oleh pemilik pekerjaan. METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Pengeluaran peralatan dan material harus disaksikan oleh Warehouseman. K ON T RO L P A DA P R OS E S K O NT R U K S I Pengendalian mutu di lapangan merupakan langkah langkah yang dilakukan untuk menjaga mutu dan kualitas proyek. KESELAMATAN KEAMANAN KESEHATAN DAN LINGKUNGAN Komitment Management PT KESAYANGAN PRAKARSA untuk penerapan program kesehatan keselamatan kerja dan lingkungan hidup dalam setiap | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 28 . PROSEDUR KERJA Detil prosedur kerja untuk setiap kategori pekerjaan utama dan/ atau item pekerjaan harus mengacu pada standar baku perusahaan. 4.Peralatan dan material yang diterima harus dicatat pada lembaran pengontrolan material. Status dari tempat penyimpanan harus di cek oleh Warehouseman dengan cara pengecekan fisik secara periodik. Pengujian metoda langsung dilapangan harus di saksian oleh konsultan pengawas. Seluruh dokumen pengujian dan persetujuan menjadi bagian dari dokumentasi proyek. metoda pengujian. yang pada saat tertentu harus diserahkan pada pemilik proyek.

KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional aktivitas perusahaan secara nyata dan terukur sesuai dengan pernyataan Komitment dan kebijaksanaan perusahaan. Menciptakan perilaku yang positif terhadap keselamatan dan kesehatan serta meningkatkan kesadaran yang tinggi di semua tingkatan organisasi.  Pengabaian bahaya. P RO G RA M K E SE L A M ATAN Tidak ada satu orangpun menginginkan dirinya terluka. kurangnya budaya membaca prosedur. Kebijakan PT KESAYANGAN PRAKASA dalam menetapkan tujuan-tujuan yang hendak dicapai dalam rangka menciptakan dorongan serta acuan yang kuat bagi terwujudnya LK3 yang diharapkan adalah bertujuan : Menyelesaikan proyek tanpa adanya korban kecelakaan. Menyelesaikan proyek tanpa berdampak buruk kepada lingkungan sekitarnya Memastikan seluruh pekerja mendapatkan fasilitas yang memadai bagi kesehatan maupun keselamatannya.H AT I Berikut ini adalah program-program yang termasuk dalam program keselamatan yang direncanakan untuk diterapkan dalam proyek ini. dapat menciptakan keadaan -keadaan tidak aman dalam bekerja. :  BERSIKAP WA S PA D A D A N M E L I H AT J AU H K E D E PA N  PERSIAPKAN DIRI DALAM MENGHADAPI SEGALA KEMUNGKINAN  L A KU K A N T I N D A K A N D E N G A N B E R H AT I . Kesalahan-kesalahan tersebut antara lain disebabkan oleh hal-hal berikut :  Tidak adanya pengarahan/petunjuk. Menerapkan komunikasi yang terintegrasi mulai dari tingkat bawah hingga tingkat atas. Memastikan bahwa setiap pekerja memiliki kemampuan yang memadai sesuai dengan penugasannya.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. Menyelesaikan proyek tanpa ada kerusakan atau kehilangan harta benda. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 29 . Berikut ini adalah tiga langkah dasar yang ditujukan untuk melakukan tindakan aman yang diperlukan bagi pencegahan kecelakaan. Hal yang perlu dilakukan guna mengatasinya adalah mengendalikan perilaku pekerja. tidak mendengarkan pengarahan yang diberikan. Dengan mempertimbangkan hal tersebut di atas sebagai faktor penyebab yang mengarahkan kepada tindakan dan keadaan tidak aman dimana pada gilirannya dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Mendorong cara-cara yang mengarah kepada unjuk kerja yang menyeluruh termasuk aspek keselamatan. Sebagian besar terjadinya kecelakaan adalah diakibatkan karena kesalahan manusia terutama dalam memahami mengenai bahaya yang ada disekitarnya. Setiap pekerja yang melaksanakan pekerjaan tanpa mengetahui jelas apa yang harus dilakukannya akan mendorong kreatifitas pekerja untuk membuat arahan sendiri yang mungkin dapat menyesatkan. mematuhi peraturan.

Peralatan dan material juga harus memenuhi persyaratan keselamatan. S I S T E M M A NA J E M E N B A H AYA Pada dasarnya sistem manajemen bahaya terdiri dari 4 aktifitas sebagai berikut:  Identifikasi bahaya  Analisa resiko dan penetapan sistem pengendalian bahaya. untuk menilai probabilitas kejadian serta besarnya akibat yang ditimbulkan oleh suatu kejadian dan atas dasar probabilitas dan akibat ini ditetapkan sistem pengendalian bahaya yang diperlukan. M AT E R I A L Setiap bahan kimia yang disediakan baik dalam bentuk padat maupun cair harus memiliki Material Safety Data Sheet (MSDS). serta dikumpulkan dan disimpan dalam filing tersendiri. Dalam rangka memenuhi kebutuhan ini akan melakukan pemilihan sumberdaya secara bersungguh- sungguh sebagai upaya mencapai penyelesaian proyek sesuai dengan sasaran. Sumber daya yang baik merupakan bahan dasar yang baik bagi berlangsungnya suatu sistem. Itulah sebabnya pemilihan sumber daya harus dilaksanakan secara seksama. Peralatan dan material. P E R L I N D U N G A N T E R H A D A P K E B A KA RA N Melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. MSDS harus disimpan ditempat yang mudah ditemukan dan dibuatkan salinannya.  Penerapan sistem pengendalian bahaya  Evaluasi. Untuk keperluan tersebut akan menyediakan alat pelindung diri (PPE) bagi seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam pekerjaan. Untuk menunjang upaya ini akan menyediakan peralatan pencegah dan penanggulangan kebakaran sesuai dengan potensi bahaya kebakaran pada lokasi kerja tersebut. Yang pada akhirnya akan menghasilkan produk yang baik.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. P E M I L I H A N S U M B E R D AYA Sumber daya merupakan elemen penting dalam sistem proyek. Tiga sumber daya yang harus dipertimbangkan. yaitu tenaga kerja. PERUSAHAAN akan menyediakan pengaman pada peralatan / instalasi atau tempat yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional A L AT P E L I N D U N G D I R I DAN PELINDUNG K E S E L A M ATA N Memastikan dan menjamin tenaga kerjanya bekerja dalam kondisi aman dari bahaya kerja. fisik maupun mental. untuk menilai keefektifan sistem pengendalian yang telah ditetapkan | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 30 . pengetahuan. Tenaga kerja yang baik harus memenuhi persyaratan pekerjaan baik ketrampilan. PPE yang disediakan harus memenuhi standar kualitas yang diperlukan.

MANAJEMEN INSIDEN Semua insiden akan di selidiki dan dianalisa untuk merumuskan tindak perbaikan yang diperlukan untuk mencegah terulangnya kembali suatu kejadian. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional Melalui sistem ini semua bahaya proyek termasuk pekerjaan perancah. perkakas kerja. P E M E R I K S A A N K E S E H ATA N A WA L PERUSAHAAN akan senantiasa berupaya mempekerjakan orang yang memiliki kesehatan memadai sesuai dengan pekerjaan yang hendak di bebankan kepadanya. dianalisa dan dikendalikan. lalu lintas. P RO G RA M K ES E H ATA N Aktifitas proyek juga mengandung bahaya yang dapat mengakibatkan penyakit pada pekerja. kebijakan tanggap darurat didasarkan pada urutan prioritas sebagai berikut:  Penyelamatan nyawa manusia  Perlindungan masyarakat sekitar dan lingkungan.  Penyelamatan harta benda Menindaklanjuti kebijakan ini maka sasaran tanggap darurat adalah mempersiapkan sistem yang terdiri dari seluruh pekerja. Setiap insiden harus didokumentasikan secara lengkap termasuk dengan dengan hasil investigasi. besar kerugian dan tindakan perbaikan (corrective action). Berikut adalah program- program yang direncanakan untuk dilaksanakan guna mencegah akibat dari adanya bahaya-bahayan kesehatan dalam pekerjaan. pengelasan dan pemotongan. dan fasilitas pendukung agar dapat menanggapi keadaan darurat dengan baik. pekerjaan listrik. Hal ini dilakukan untuk digunakan sebagai dasar menganalisa kecenderungan serta peningkatan program keselamatan. tim tanggap darurat. Perusahaan akan mengupayakan tidak ada satupun karyawan yang menderita penyakit akibat kerja. T A N G G A P K E A D A A N D A R U RAT Kebijakan tanggap keadaan darurat diperlukan untuk menyediakan perlindungan terbaik bagi pekerja Adapun dalam keadaan darurat. dan lain-lain diharapkan dapat teridentifikasi. peralatan operasi.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. penanganan material berbahaya. bekerja di ruang tertutup. Untuk keperluan tersebut setiap pekerja disyaratkan untuk | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 31 .

Berikut ini adalah fasilitas kesehatan yang disediakan di lapangan dan dijalankan di bawah penanganan langsung oleh proyek di lapangan :  Klinik P3K  Kotak P3K P E N C E G A H A N P E N YA K I T M E N U L A R Untuk mencegah terjadinya penularan dari penyakit menular. mengirimkannya ke pelayanan tingkat lanjut bila diperlukan termasuk medical evacuation. Mempromosikan perlindungan terhadap lingkungan melalui kampanye dan pemasangan rambu-rambu pengingat yang dapat membantu pekerja agar senantiasa berpartisipasi dalam pencapaian sasaran lingkungan. M E N J A G A L I N G KU N G A N DAL AM KESEIMBANGAN Aktivitas konstruksi pada umumnya mengganggu keseimbangan lingkungan. melakukan pemeriksaan berkala sesuai peraturan yang berlaku. pertolongan kepada korban terluka atau penderita penyakit di lokasi. Hasil pemeriksaan tersebut akan diperiksa kembali oleh ahli medis PERUSAHAAN untuk memastikan kebenarannya. PERUSAHAAN akan menerapkan secara aktif program-program berikut:  Pelatihan dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan. menyediakan pelayanan tingkat P3K. P E L AYA N A N K E S E H ATA N Pelayanan kesehatan di lapangan meliputi.  Pengendalian serangga dan tikus P RO G RA M L I N G KU N G A N P E N G E N D A L I A N P E R I L A KU P E K E R JA Pelatihan dan pengarahan kepada pekerja agar mereka mengerti kebijakan serta sasaran perlindungan lingkungan dan termotivasi untuk melakukan tindakan sesuai pengertian yang didapatkannya tersebut. Lingkungan dapat menjadi rusak bila tidak dilakukan upaya-upaya perlindungan yang memadai.METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional memeriksakan kesehatannya kepada pemeriksa kesehatan yang kompeten sebelum diterima bekerja. Pembangunan berskala besar dapat berdampak serius kepada lingkungan. Berikut ini adalah upaya-upaya yang akan dilakukan dalam rangka melindungi lingkungan dari kerusakan :  Pencegahan tanah longsor  Melindungi sumber air dan mengatur agar alirannya tidak terganggu | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 32 . Adapun pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi test fisik dan tes darah. Hasil pemeriksaan ini kemudian didokumentasikan dan disimpan di Klinik P3K sebagai acuan untuk melihat sejarah kesehatan pekerja.

 Perintah pembuangan dilakukan oleh pejabat yang berwenang dikeluarkan.  Pengendalian polusi udara dan kebisingan  Pengendalian debu  Pengaturan kembali tanah setelah selesai konstruksi P E N G AT U RA N L I M B A H Penerapan sistem pengaturan limbah yang baik diperlukan untuk mencegah terjadinya polusi terhadap lingkungan sebagai akibat dari adanya kegiatan konstruksi. dapur kantor Bahan Isolasi pipa atau pelapis pipa Pekerjaan isolasi atau refractory Sampah kertas Berasal dari kantor Saringan oli dan oli bekas perawatan kendaraan atau alat berat Sisa Cat Pekerjaan pengecatan Pestisida Pengendalian hama atau tikus Pasir sand blast Pekerjaan Sand blasting Potongan besi Pekerjaan fabrikasi besi baik pipa / struktur. Limbah Keterangan Semen Kelebihan semen di batch plant Puing-puing beton dan kayu Bekas membobok tembok atau membongkar bekisting Drum bekas atau kaleng bekas Dihasilkan dari kegiatan pengecatan Sampah makanan Dari kantin. Air kotor Berasal dari toilet Cairan Thinner Pekerjaan pengecatan Ban bekas perawatan kendaraan atau alat berat Tabel.  Laksanakan pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir atau pengolahan limbah sesuai perintah. SecaraSecara umum semua limbah-limbah tersebut ditangani sebagai berikut. | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 33 . KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional  Perlindungan kepada Flora dan Fauna.  Kumpulkan limbah sebelum dikirimkan ke tempat pembuangan akhir atau ke tempat pengolahan limbah. METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT.

KESAYANGAN PRAKARSA Nama Pekerjaan : Pembangunan Sekolah Menengah Atas Bunga Bangsa Rintisan Berstandar Internasional  Penanganan ditempat pembuangan akhir / pengolahan limbah oleh orang yang mampu melakukannya. 12 Agustus 2009 P T. ZULHEIDI JAFAR DIREKTUR | RUANG LINGKUP PEKERJAAN 34 . 5. PENUTUP Metode pelaksanaan ini kami sampaikan sebagai lampiran dokumen pendukung RMK yang diharapkan dapat menunjukan pemahaman dan kemampuan personel sebagai pelaksana pekerjaan dimaksud di atas. Perusahaan akan menyiapakan tempat pembuangan limbah sesuai aturan yang berlaku. P EN G E S A H AN Medan.  Lakukan pencatatan untuk limbah B3. METODA PEL AKS ANA AN PEKERJA AN Nama Perusahaan : PT. K ESAYA N GAN PRA KARS A I R .