You are on page 1of 3

KESEPAKATAN KESEPAKATAN

PERTEMUAN MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM KUSTA


SE-PROVINSI SULAWESI TENGAH
Palu, 7 s/d 8 November 2014

1. Penanganan Kasus
- Penentuan tipe Kambuh perlu dikoordinasikan antara petugas
kusta Puskesmas, dokter Fasyankes/dokter kusta kabupaten
dengan kompetensi penentuan kambuh oleh dokter kusta
Provinsi

- Penanganan reaksi berat di Fasyankes tanggung jawab pada


dokter Fasyankes dan selalu dikoordinasikan dengan wasor
kabupaten.

- Semua tindakan yang dilakukan dalam penanganan reaksi berat


oleh fasyankes perlu dibuatkan informed consent/lembar
persetujuan

2. Pelatihan Kusta Tahun 2015


A. Usulan Pelatihan Kusta bagi dokter Fasyankes sebagai berikut :
- Morowali : 1 orang
- Tojo Una-Una : 1 orang
- Banggai : 1 orang
- Morowali Utara : 1 orang
- Sigi : 1 orang
- Buol : 1 orang

B. Usulan Pelatihan Kusta bagi Wasor Kabupaten :


- Toli-Toli : 1 orang
- Morowali Utara : 1 orang
- Banggai Kepulauan : 1 orang
- Banggai Laut : 1 orang
3. Kab/Kota wajib merencanakan kegiatan intensifikasi penemuan
kasus seperti RVS, kegiatan remote area dengan memaksimalkan
pendanaan daerah seperti APBD II, BOK, dana operasional dari
BPJS serta sumber dana lainnya. Prioritas desa yang perlu
pendanaan antara lain:

Jumlah High Low Daera Keteranga


No Kab
Desa/Kelurahan Endemis Endemis h Sulit n

1 Palu 45
2 Donggala 176 13 163 4
3 Poso 156 4 152 3
4 Morowali 135 8 127 3
5 Banggai 339 1 338
blm ada
6 0
Bangkep data
7 Toli-Toli 104 10 94
8 Buol 118 7 111 3
9 Tojo Una-Una 142 16 126 12
10 Sigi 157 9 148 4
Parigi
11 225 27 198 0
Moutong
Morowali
12 125 3 122 2
Utara
blum ada
13 63 63
Banggai Laut data

Keterangan
belum ada data
Prioritas
Pendanaan

Demikian Kesepakatan ini dibuat untuk dapat dilaksanakan di


tempat kerja masing-masing.

a.n. Peserta Pertemuan


( mewakili )

Harun Djamin, SKM