You are on page 1of 4

Gaya Belajar Kiestetik

Setiap anak yang dilahirkan memiliki karakteristik kemampuan otak yang
berbeda-beda dalam menyerap, mengolah, dan menyampaikan informasi. Setiap
orang pasti mempunyai tingkat kemampuan sendiri-sendiri dalam memahami dan
menyerap ilmu pelajaran. Beberapa orang bisa memahami dan menyerap ilmu
pelajaran dengan cepat, sedang, dan bahkan pula ada yang lambat. Penyebabnya
yaitu seseoang dalam memahami dan menyerap ilmu pelajaran harus memiliki cara
tersediri agar bisa memahami ilmu pelajaran yang sama.

Belajar merupakan aktivitas mental yang melibatkan kemampuan otak dalam
menyerap, mengolah, dan menyampaikan informasi. Tentu saja belajar bukanlah
hanya kegiatan menghafal saja. Banyak hal yang akan hilang (bersifat tidak
permanen) dalam beberapa jam. Salah satu karakteristik belajar yang berkaitan
dengan menyerap, mengolah, dan menyampaikan informasi adalah gaya belajar. Gaya
belajar merupakan modalitas belajar yang sangat penting (Sari, 2014).

Gaya belajar adalah secara biologis dan perkembangan menggunakan
sekumpulan karakteristik yang membuat beberapa metode pengajaran yang sama
indah dan buruk bagi orang lain (Dunn dan Grigss, 1988 dalam Kara, 2009). Jika
seseorang menangkap informasi/materi sesuai dengan gaya belajarnya, maka tidak
akan ada pelajaran yang sulit. Menurut Barbara Prashning dalam Chatib (2014:171)
bahwa penyerapan informasi bergantung pada cara orang mengusahakannya. Dengan
memberikan instruksi kepada mereka, kita melalui kekuatan gaya belajarnya, akan
terlihat suatu perubahan sikap yang cepat dan tingkat keberhasilan yang tinggi.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa karakteristik gaya belajar yang dimiliki
seseorang merupakan salah satu modalitas yang berpengaruh dalam pembelajaran,
pemrosesan, dan komunikasinya. Hal yang serupa, bila mahasiswa tersebut
mengetahui karakteristik gaya belajarnya sendiri maka mahasiswa akan lebih muda
memotivasi dirinya dalam pembelajaran (Sari, 2014).

karena saya tidak tahan untuk duduk diam selama berjam-jam. saat saya belajar juga sering menggunakan jari dan tangan saya untuk menunjuk. selalu ingin bergerak.. tangan sayapun sering tidak bisa diam. mencari perhatian lewat perhatian fisik seperti menyentuh orang lain dan suka mengerjakan sesuatu yang memungkinkan menggunakan tangannya secara aktif. mengerjakan segala sesuatu yang memungkinkan tangannya aktif. suka menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar. Seperti halnya dengan saya. Gaya belajar dapat dibedakan menjadi tiga yaitu: .Auditori adalah gaya belajar yang mendominasi pada pendengaran (yang mempertahankan informasi melalui pendengaran dan berbicara). gemar menyentuh semua yang dilihat dan ia kerap menggunakan gerakan/bahasa tubuh saat mengekspresikan diri/mengungkapkan emosinya saat itu. . karena menurut saya berpenampilan atau berpakaian tidak bisa dipisahkan dari diri saya. Dalam hal lain. Saat menerima pelajaran mengenai praktek saya dapat belajar melalui alat peraga atau langsung mempratekkan pelajaran dengan baik. Saya juga sering tidak tahan duduk dan tangan dan kaki saya selalu usil (tidak bisa diam) saat pelajaran. . . Mark Enrick dkk. dan menyentuh (suka menggunakan pendekatan gerakan tangan untuk belajar materi baru) (Abante. Selain kaki. Gaya belajar kinestetik memiliki ciri-ciri seperti: sulit berdiam diri atau duduk manis. menyimak dan menyentuh buku ataupun materi pelajaran lainnya.mengingat sambil berjalan dan melihat.Kinestetik adalah gaya belajar siswa yang lebih menerima pelajaran yang dilakukan dengan gerakan. Saat kuliah berlangsung. saya mempunyai kepuasaan saat berpenampilan atau berpakaian.Visual adalah gaya belajar yang lebih mendominasi pada penglihatan yang menggunakan benda-benda visual seperti grafik. menyukai praktek/ percobaan (belajar dengan melakukan). saya juga suka dengan tugas yang mengandung projek terapan dan saya merasa sangat puas. biasanya sering mencoret-coret buku saat perkuliahan berlangsung. saya juga sering menggerakkan kaki saya. diagram. saya termasuk dalam kategori gaya belajar kinestetik. 2014). pakaian selalu rapi dan lain-lain (Sari. 2014). gambar. menunjuk tulisan saat membaca. Selain itu.

1 (1). %20KINESTETIK)MAHASISWA%20PENDIDIKAN%20INFORMATIKA %20ANGKATAN%202014 Abante. Mark Enrick R dkk. Auditorial. Jur IE.%20AUDITORIAL. 2014. Kinestetik) Mahasiswa Pendidikan Informatika Angkatan 2014.php? article=329744&val=7689&title=ANALISIS%20KARAKTERISTIK %20GAYA%20BELAJAR%20VAK(VISUAL. Diakses pada 10 Maret 2017. 3 (1). dari: http://download. dari: http://hrmars. (2014). Learning Styles and Factors Affecting the Learning of General Engineering Students.org/article. International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development. DAFTAR PUSTAKA Sari.portalgaruda. Ariesta Kartika. Diakses pada 10 Maret 2017.com/hrmars_papers/Learning_Styles_and_Factors_Affecting_th e_Learning_of_General_Engineering_Students.pdf . Analisis Karakteristik Gaya Belajar VAK (Visual.

PROJECT II LEARNING STYLE Analisis jurnal VARK Dosen pembimbing: Ns.Sc Disusun oleh: Melinda Kumala Sari 22020115130082 A 15 1 DEPARTEMEN ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO 2017 . S.. M.Kep. Fatikhu Yatuni Asmara.