You are on page 1of 45

TANATOLOGI

Tanatologi berasal dari kata thanatos (yang berhubungan
de-ngan kematian) dan logos ilmu . Tanatologi adalah bagian
dari ilmu kedokteran Forensik yang mempelajari kematian dan
perubahan yang terjadi setelah kematian serta faktor yang
mempengaruhi perubahan tersebut.
tersebut.
Dalam tanatologi dikenal beberapa istilah tentang mati,
yaitu mati somatis (mati klinis), mati suri, mati seluler, mati
serebral dan mati otak (mati batang otak).
otak).
Mati somatis (mati klinis) terjadi akibat terhentinya
fungsi ketiga sistem penunjang kehidupan, yaitu susunan saraf
pusat, sis-tem kardiovaskular dan sistem pernapasan, yang
menetap (irre-versible)
(irre-versible).. Secara klinis tidak ditemukan refleks-
refleks-
refleks, EEG menda-tar, nadi tidak teraba, denyut jantung tidak
terdengar, tidak ada gerak pernapasan dan suara nafas tidak
terdengar pada auskultasi.
auskultasi.

 Mati suri (suspended animation apparent death) adalah
ter-hentinya ketiga sistim kehidupan di atas yang ditentukan
dengan alat kedokteran sederhana
sederhana.. Dengan peralatan
kedokteran canggih masih dapat dibuktikan bahwa ketiga
sistem tersebut masih berfungsi.
berfungsi. Mati suri sering ditemukan
pada kasus keracunan obat tidur, tersengat aliran listrik dan
tenggelam..
tenggelam 

Mati seluler (mati molekuler) adalah kematian organ atau
ja-ringan tubuh yang timbul beberapa saat setelah kematian
somatis.. Daya tahan hidup masing-
somatis masing-masing organ atau
jaringan berbeda-
berbeda-beda, sehingga terjadinya kematian seluler
pada tiap organ atau jaringan tidak bersamaan.
bersamaan. Pengetahuan
ini penting dalam transplantasi organ.
organ. 

Mati serebral adalah kerusakan kedua hemisfer otak yang
ireversibel kecuali batang otak dan serebelum, sedangkan
kedua sistem lainnya yaitu sistem pernapasan dan
kardiovaskular masih berfungsi dengan bantuan alat.
alat.

Mati otak (mati batang otak) adalah bila telah terjadi kerusakan
seluruh isi neuronal intrakranial yang ireversibel, termasuk
batang otak dan serebelum.
serebelum. Dengan diketahuinya mati otak
(mati batang otak) maka dapat dikatakan seseorang secara
keseluruhan tidak dapat dinyatakan hidup lagi, sehingga alat
bantu dapat dihentikan .

Kematian adalah suatu proses yang dapat dikenal secara klinis
pada seseorang berupa tanda kematian, yaitu perubahan yang
ter-jadi pada tubuh mayat
mayat.. Perubahan tersebut dapat timbul dini
pada saat meninggal atau beberapa menit kemudian, misalnya
kerja jan-tung dan peredaran darah berhenti, pernapasan
berhenti, refleks cahaya dan refleks kornea mata hilang, kulit
pucat dan relaksasi otot
otot.. Setelah beberapa waktu timbul
perubahan pascamati yang jelas yang memungkinkan diagnosis
kematian lebih pasti.
pasti.

TANDA PASTI KEMATIAN
Dahulu kematian ditandai dengan tidak berfungsinya lagi
jantung.. Konsep baru sekarang ini mengenai kematian
jantung
mencakup berhentinya fungsi pernafasan, jantung dan otak. otak.
Dimana saat kematian ditentukan berdasarkan saat otak
berhenti berfungsi
berfungsi.. Pada saat itulah jika diperiksa dengan
elektro--ensefalo
elektro ensefalo--grafi (EEG) diperoleh garis yang datar
datar..

Tanda yang segera dikenali setelah kematian
kematian;; 
Berhentinya sirkulasi darah 

Berhentinya pernafasan

Tanda-tanda kematian setelah beberapa saat kemudian: Tanda-  Perubahan pada mata  Perubahan pada kulit  Perubahan temperatur tubuh  Lebam mayat  Kaku mayat Tanda-tanda kematian setelah selang waktu yang lama: Tanda-  Proses pembusukan  Saponifikasi atau adiposera  Mumifikasi .

warnanya akan menjadi kuning pucat. Pad aorang yang masih hidup. Tes Diafanus Diafanus. berhenti. BERHENTINYA SIRKULASI DARAH Dengan berhentinya jantung berdenyut maka aliran darah dalam arteri juga berhenti. berhenti 2. warna dari jaringan diantara pangkal jari tangan akan berwarna merah.. Setelah meninggal. Denyut nadi tidak dapat lagi diraba dan pada auskultasi juga tidak dapat didengar bunyi jantung. Beberapa pemeriksaan yang dapat memastikan berhentinya sirkulasi adalah sebagai berikut : 1. . merah Hal ini akan tampak lebih jelas jika dilihat sambil menyorot tangan dengan lampu.. Warna jari tersebut akan tetap putih jika sirkulasi darah sudah berhenti. jantung. Pada pangkal jari diberi ikatan yang cukup kuat untuk menghambat aliran darah vena tetapi tidak sampai menghambat sirkulasi arteri... Magnus Magnus. pucat. arteri. lampu.

3. hal diatas tidak akan terjadi.. baik. Beberapa kasus pernah dilaporkan di mana sirkulasi dan pernafasan telah berhenti untuk beberapa waktu (dari beberapa detik sampai sekitar setengah jam). . meninggal.. Jika pada orang yang masih hidup disuntikkan zat floresen secara hipodermis. Pada kasus kematian. tetapi orangnya masih hidup dan tubuhnya kembali berfungsi dengan baik. terjadi. Pada orang yang sudah meninggal di amna tidak ada lagi sirkulasi darah. maka warna kulit sekitarnya akan terlihat kehijauan kehijauan. Tes Icard Icard. berhentinya sirkulasi dan pernafasan saja belum tentu cukup memastikan bahwa orang tersebut sudah meninggal.

PERUBAHAN TEMPERATUR TUBUH Suhu tubuh pada orang yang sudah meninggal perlahan- perlahan-lahan akan sama dengan suhu lingkungannya karena mayat tersebut akan melepaskan panas dan suhunya menurun. cepat..50 F setiap jam pada enam jam pertama dan 1. Menurut Sympson (Inggeris). Kecepatan penurunan suhu pada mayat bergantung kepada suhu lingkungan dan suhu mayat tu sendiri sendiri. menyatakan bahwa dalam keadaan biasa tubuh yang tertutup pakaian mengalami penurunan temperatur 2.6-2 0 F pada enam jam berikutnya. Pada iklim yang dingin maka penurunan suhu mayat berlangsung cepat. maka dalam 12 jam suhu tubuh akan sama dengan suhu sekitarnya .menurun.

suhu mayat turun setengah dari nilai terakhir atau 1/8 dari perbedaan suhu intial tadi. suhu mayat turun setengah dari nilai pertama  Dua jam selanjutnya.4- 0..  Dua jam berikutnya. tadi. pertama. penurunan suhu setengah dari nilai pertama. menyatakan hubungan penurunan suhu tubuh dengan lama kematian adalah sebagai berikut :  Dua jam pertama suhu tubuh turun setengah dari perbedaan antara suhu tubuh dan suhu sekitarnya.  Dua jam selanjutnya.Jasing P Modi (India). .5oC per jam jam. sekitarnya. rata- rata-rata penurunan suhu mayat 0. Dari penelitian di Medan.

Jika mayat berada pada ruangan kecil tertutup tanpa ventilasi. Wanita mengalami penurunan suhu tubuh yang lebih lambat dibandingkan pria karena jaringan lemaknya lebih banyak banyak.. cukup.. Penurunan suhu lebih cepat pada anak- Usia anak-anak dan orang tua dibandingkan orang dewasa. dewasa.  Jenis kelamin.  Lingkungan sekitar mayat mayat. . FAKTOR--FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FAKTOR SUHU MAYAT  Usia. kecepatan penurunan suhu mayat akan lebih lambat dibandingkan jika mayat berada pada tempat terbuka dengan ventilasi yang cukup.. kelamin.

misalnya meninggal akibat sengatan matahari. .  Jika terdapat aktivitas bakteri yang berlebihan.  Adanya proses peningkatan suhu tubuh akibat kejang- kejang- kejang.Kalorisitas post mortem Merupakan keadaan dimana temperatur mayat meningkat dalam 2 jam pertama setelah kematian. Hal ini terjadi jika :  Jika sistem regulasi suhu tubuh terganggu sesaat sebelum kematian. misalnya pada tetanus dan keracunan striknin. misalnya pada septikemia.

Lebam mayat Sinonimnya adalah Hipostatis Post mortem staining Livor mortis Vibises Suggilation Lebam mayat terjadi akibat terkumpulnya darah pada jaringan kulit dan subkutan disertai pelebaran pembuluh kapiler pada bagian tubuh yang letaknya rendah atau bagian tubuh yang tergantung. Keadaan ini memberi gambaran berupa warna ungu kemerahan. .

lebam mayat mulai tampat 1 jam setelah kematian dan lebam jelas dalam waktu 4 sampai 12 jam jam.. mayatnya menjadi suatu benda mati sehingga darah akan berkumpul sesuai dengan hukum gravitasi. bercak ini semakin meluas yang pada akhirnya akan membuat warna kulit menjadi gelap. Dalam waktu sekitar 6 jam.. diri . Di India bagian utara. Pembekuan darah terjadi dalam waktu 6-10 jam setelah kematian.Setelah seseorang meninggal. Lebam mayat ini bisa berubah baik ukuran maupun kematian letaknya tergantung dari perubahan posisi mayat. mayat... Posisi mayat ini juga penting untuk menentukan apakah kematian disebabkan karena pembunuhan atau bunuh diri. Karena itu penting sekali untuk memastikan bahwa mayat belum disentuh oleh orang lain lain... Pengamatan ini tentunya bisa membantu untuk menentukan perkiraan saat kematian kematian. Lebam mayat pada awalnya berupa barcak. gravitasi barcak. gelap.

. lebam mayat tampak pada bagian tungkai dan lengan. . Merupakan tanda dari kematian 2. Jika mayat terletak pada posisi punggung dibawah. maka lebam mayat pertama sekali terlihat pada bagian leher dan bahu. Pada beberapa kasus. warna dari lebam mayat ini bisa lain daripada normal. baru kemudian menyebar ke punggung punggung. Bisa membantu menentukan posisi dari mayat dan penyebab kematian 3. 4. Pada mayat dengan posisi tergantung.Kepentingan mediko- mediko-legal 1. 5.

lebam mayat berwarna merah cerah  Pada keracunan karbon monoksida dan asam hidrosianida. lebam mayat berwarna biru gelap. lebam mayat berwarna merah terang atau merah jambu.  Pada keracunan kalium klorat.  Pada keracunan fostor. 4. lebam mayat berwarna coklat.Misalnya :  Kematian karena asfiksia. Dapat juga digunakan memperkirakan saat kematian .

pucat.. karena pelebaran pembuluh darah Subepidermal. Jaringan subkutan berwarna merah kehitaman. Gambaran Pada lebam mayat tidak ada evalasi dari kulit. terutama luka Terdapat di sekitar bisa tampak di mana pada bagian tubuh yang letaknya rendah. kulit. Pada Pada pemotongan. Jaringan sekitar. saja pada bgian tubuh dan tidak meluas 4. karena ruptur pembuluh yang tampak sampai ke permukaan kulit darah yang letaknya bisa superfisial atau lebih dalam 2. rendah. Warna Warnyanya sama Memar yang lama warnanya bervariasi. susah dibersihkan jika hanya dengan air mengalir. susah dibersihkan jaringan subkutan tampak pucat.. darah tampak dalam Menunjukkan resepan darah ke jaringan pemotongan pembuluh. 5.Perbedaan antara lebam mayat dengan memar Sifat Lebam mayat Memar 1. Letak Epidermal. . Dampak setelah Akan hilang walaupun hanya diberi penekanan Warnanya berubah sedikit saja jika penekanan yang ringan diberi penekanan. kehitaman. Memar yang baru berwarna lebih tegas daripada warna lebam mayat disekitarnya. Lokasi Terdapat pada daerah yang luas. Kultikula Tidak rusak Kulit ari rusak (Kuli air) 3. Biasanya membengkak karena resapan darah dan edema edema. penekanan. sekitar. mengalir. 8. dibersihkan. Pinggiran Jelas Tidak jelas 6. disekitarnya 7. bervariasi. dan mudah dibersihkan.

Eksudat Tidak terdapat eksudat Bisa tampak eksudat peradangan 4. PERBEDAAN LEBAM MAYAT DENGAN KONGESTI Sifat Lebam mayat Memar 1. Organ Lambung dan usus halus Warnanya sama dalam jika diregang akan tampak daerah yang berwarna tidak sama . Membran Pucat Normal mukosa 3. rendah 2. Warna Tidak beraturan dan Sama merahnya merah terdapat pada bagian diseluruh organ tubuh tubuh yang letaknya rendah..

.

. dan bisa digerakkan ke segala arah. Kaku mayat (Rigor Mortis) Perubahan otot yang terjadi setelah kematian bisa dibagi dalam 3 tahap :  Periode relaksasi primer (flaksiditas primer)  Kaku mayat (rigor mortis)  Periode relaksasi sekunder RELAKSASI PRIMER Hal ini terjadi segera setelah kematian. Biasanya berlangsung selama 2-2-3 jam. Seluruh otot tubuh mengalami relaksasi. Pada kasus di mana mayat letaknya berbaring rahang bawah akan jatuh dan kelopak mata juga akan turun dan lemas. Iritabilitas otot masih ada tetapi tonus otot menghilang.

otot). maka ATP akan terurai dan akhirnya habis. Keadaan ini berlangsung selama 24 24--48 jam pada musim dingin dan 18 18--36 jam pada musim panas. lagi kaku. dimana aktivitas listrik otot tidak ada lagi.. rahang bawah. dada. Jika tidak ada oksigen. fleksi. bagian depan leher. Akibat kaku mayat ini seluruh mayat menjadi kaku. otot memendek dan persendian pada mayat akan terlihat dalam posisi sedikit fleksi. wajah. Otot menjadi kaku. Penyebab:: Otot tetap dalam keadaan hidrasi oleh Penyebab karena adanya ATP.. panas. abdomen bagian atas dan terakhir pada otot tungkai tungkai. agian belakang leher. ATP. Keadaan ini berlangsung setelah terjadinya primer kematian tingkat sel. . Kaku mayat akan terjadi setelah tahap relaksasi primer. sehingga menyebabkan penumpukan asam laktat dan penggabungan aktinomiosin (protein otot).. Fenomena kaku mayat ini pertama sekali terjadi pada otot- otot-otot mata.

Pada pasien yang mati mendadak. otot. Terjadi kaku mayat lebih lambat dan berlangsung lebih lama pada kasus di mana otot dalam keadaan sehat sebelum meninggal. Lingkungan. . Keadaan Lingkungan.FAKTOR--FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FAKTOR KAKU MAYAT 1. Pada kasus di mana mayat dimasukkan ke dalam air dingin. Pada pasien dengan penyakit kronis. kaku mayat lambat lama terjadi dan berlangsung lebih lama. kaku mayat lebih lambat terjadi dan berlangsung lebih lama dibandingkan pada lingkungan yang panas dan lembab.. Usia.. Pada anak- Usia anak-anak dan orangtua. Kondisi otot. lama. kaku mayat cepat terjadi dan berlangsung tidak lama. Cara kematian. lemah. 4. kematian.lama. dibandingkan jika sebelum meninggal keadaan otot sudah lemah. kaku mayat lebih cepat terjadi dan berlangsung tidak lama. Pada bayi prematur biasanya tidak ada kaku mayat mayat. lama. lembab. dan sangat kurus. Kaku mayat baru tampat pada bayi yang lahir mati tetapi cukup usia (tidak prematur) 3. Pada keadaan yang kering dan dingin. 2. kaku mayat akan cepat terjadi dan berlangsung lebih lama..

.

keadaan mayat menunjukkan postur kaku tertentu yang disebut dengan sikap pugilistik. Kedua keadaan diatas akan menyebabkan koagulasi protein otot sehingga otot menjadi kaku. otot akan mengalami laserasi jika dipaksa diregangkan... kekakuan tersebut akan berlanjut akan merlanjut terus sampai terjadinya pembusukan. Kekakuan karena panas (heat stiffening) stiffening). pembusukan. Sikap yang demikian disebut juga sikap defensif terkepal defensif. Keadaan ini terjadi jika mayat terpapar pada suhu yang lebih tinggi dari 750 C.. tinggi.  Pada kasus kekakuan karena panas.. yaitu suatu posisi di mana semua sendi berada dalam keadaan fleksi dan tangan terkepal. Pada kasus terbakar.  Pada kaku karena panas. Perbedaan antara kaku mayat dengan kaku karena panas adalah :  Adanya tanda kekakuan bekas terbakar pada permukaan mayat pada kaku karena panas panas. atau jika mayat terkena arus listrik tegangan tinggi.. diregangkan. Diagnosis banding kaku mayat 1. .

.

Otot yang berkontraksi sewaktu masih hidup akan lebih cepat mengalami kekakuan setelah meninggal. Fenomena ini sangat jarang ditemukan. Jika mayat dipindahkan ke tempat yang suhunya lebih tinggi maka kekakuan tersebut akan hilang. Kekakuan karena dingin (cold stiffening). 3. Kaku karena dingin cepat terjadi dan cepat juga hilang. . Keadaan ini biasanya terjadi jika sebelum meninggal korban melakukan aktivitas berlebihan. maka akan terjadi pembekuan jaringan lemak dan otot. Jika mayat terpapar suhu yang sangat dingin. Bentuk kekakuan akan menunjukkan saat saat terakhir kehidupan korban.2. Spasme kadaver (Cadaveric spasm). Pada kekakuan ini tidak ada tahap pertama yaitu tahapan relaksasi.

 Pada kasus kematian karena tenggelam. pada gemgaman korban mungkin bisa diperoleh sesuatu yang memberi petunjuk untuk mencari pembunuhnya. . mungkin alat yang digunakan untuk tujuan bunuh diri masih berada dalam genggaman.Kepentingan dari segi mediko – legal :  Pada kasus bunuh diri.  Pada kasus pembunuhan. mungkin pada tangan korban bisa terdapat daun atau rumput.

Kematian sel Ada Tidak ada 8. 3. ketakutan. Suhu mayat Dingin Hangat 7.Perbedaan antara kaku mayat dengan spasme kadaver Kaku mayat Spasme kadaver 1. Rangsangan Tidak ada respon otot Ada respon otot listrik . Kaku otot Tidak jelas. Otot yang Semua otot. dll. perasaan tegang. Kepentingan Untuk perkiraan saat Menunjukkan cara kematian yaitu dari segi kematian bunuh diri. termasuk otot Biasanya terbatas pada satu terkena volunter dan involunter involunter. Kematian mendadak. Mulai timbul 1-2 jam setelah meninggal Segera setelah meninggal 2. kelompok otot volunter 4. aktivitas predisposisi berlebih. dll. pembunuhan atau mediko--legal mediko kecelakaan 6. dapat dilawan Sangat jelas. perlu tenaga yang dengan sedikit tenaga kuat untuk melawan kekakuannya 5. terlalu lelah.. Faktor .

terjadi. PERIODE RELAKSASI SEKUNDER Otot menjadi relak (lemas) dan mudah digerakkan. kimia.. . Hal ini terjadi karena pemecahan protein. Pada beberapa kasus. dan tidak mengalami reaksi secara fisik maupun kimia. kaku mayat sangat cepat berlangsung sehingga sulit membedakan antara relaksasi primer dengan relaksasi sekunder sekunder. digerakkan. Proses pembusukan juga mulai terjadi.

mayat. Dengan semakin berlalunya waktu maka warnanya menjadi semakin ungu. dada. Perubahan ini pertama kali tampat pada fossa iliaka kanan dan kiri berupa warna hijau kekuningan.. leher. Gas ini bisa terkumpul pada suatu rongga sehingga mayat menjadi tidak mirip dengan korban sewaktu masih hidup. Gas ini selanjutnya juga bisa membentuk lepuhan kulit .. mulut membuka dan busa kemerahan bisa terlihat keluar dari rongga mulut. wajah dan leher. Perubahan warna tersebut juga diikuti dengan pembengkakan mayat. terjulur. dingin. Otot sfingter mengalami relaksasi sehingga urin dan faeses keluar keluar. disebabkan oleh perubahan hemoglobin menjadi sulfmethemoglobin. PEMBUSUKAN Perubahan warna. bagian depan genitalia eksterna. sulfmethemoglobin Perubahan warna ini juga tampak pada seluruh abdomen. Lidah juga terjulur. Bibir menebal. hidup.. Mayat berbau tidak enak disebabkan oleh adanya gas pembusukan. pembusukan. ungu Jangka waktu mulai terjadinya perubahan warna ini adalah 6-12 jam pada musim panas dan 1-3 hari pada musin dingin. mulut. warna.

.Lepuhan Kulit (blister) Mulai tampak 36 jam setelah meninggal. albumin. Di mana akan dikelupas tampak cairan berwarna kemerahan yang sedikit mengandung albumin. Kulit ari dapat meninggal dengan cukup mudah dikelupas...

dimana setelah 4-5 hari kemudian akan menjadi lalat dewasa. dicabut... di mana dalam waktu 8-24 jam telur akan menetas menghasilkan larva- larva-yang sering disebut belatung. Rektum dan uterus juga tampak dan uterus gravid juga bisa mengeluarkan isinya Rambut dan kuku dengan mudah dapat dicabut. Pada tahap ini bagian dari tulang tengkorak mulai tampak tampak. dewasa. . Bagian perut dan dada bisa pecah berhubung besarnya tekanan gas yang dikandungnya. Lalat menempatkan telurnya pada mayat. mayat.Belatung Jika pembusukan terus berlangsung. belatung. rapuh dan berwarna kecoklatan kecoklatan.. maka bau busuk yang timbul akan menarik lalat untuk hinggap pada mayat. Jika pembusukan terus berlangsung. belatung ini lalu menjadi pupa. Dalam waktu 4-5 hari. maka jaringan- dikandungnya jaringan- jaringan menjadi lunak.

.

Organ tubuh bagian dalam Organ tubuh bagian dalam juga mengalami perubahan. Bentuk perubahan sama seperti diatas. Jaringan yang cepat membusuk :  Laring  Trakea  Otak terutama pada anak- anak-anak  Lambung  Usus halus  Hati  Limpa . Ada yang cepat membusuk dan ada yang lambat. jaringan- jaringan-jaringan menjadi berwarna kecoklatan.

pada air yang kotor tidak mengalir dan dalam. pembusukan lebih cepat. lebih kurang 16 kali lebih cepat dibandingkan biasanya. Kecepatan pembusukan juga bergantung kepada jenis airnya. Karena itu pemeriksaan post- post-mortem harus segera dilaksanakan pada kasus mati tenggelam. . maka proses pembusukan akan berlangsung sangat cepat. Setelah mayat dikeluarkan dari dalam air.Jaringan yang lambat membusuk :  Jantung  Paru Paru--paru  Ginjal Prostat  Uterus non gravid Pembusukan dalam air Pembusukan dalam air lebih lambat prosesnya dibandingkan pembusukan pada udara terbuka.

Pada air yang jernih.  Bentuk tubuh. Mayat yang kurus lebih lambat terapung. pengapungan mayat lebih lambat terjadi dibandingkan dnegan pada air kotor.  Cuaca. mayatnya cepat terapung. Orang yang gemuk dan kuat. Pada musin panas. Kecepatan pengapungan mayat tergantung dari :  Usia. waktu yang dibutuhkan untuk muncul dan mulai mengapung adalah 24 jam.Pada mayat yang tenggelam. Mayat anak- anak-anak dan orangtua lebih lambat terapung.  Keadaan air. pengapungan mayat 3 kali lebih cepat dibandingkan pada musim dingin. .

. pembusukan  Penyebab kematian kematian. Beberapa jenis racun bisa memperlambat pembusukan. Keadaan lembab mempercepat proses Kelembaban pembusukan. Udara yang mempercepat pembusukan Udara pembusukan.. dan berhenti dibawah 320 F atau diatas 2120F 2120F . 700F. Pembusukan akan melambat diatas temperatur 1000 1000F F dan dibawah 700F. Mayat penderita yang meninggal karena penyakit antimon kronis lebih cepat membusuk dibandingkan mayat orang sehat..Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan Faktor- pembusukan. zinc (seng) dan golongan logam antimon..  Kelembaban.. Bagian tubuh yang terluka biasanya lebih cepat membusuk membusuk.  Udara.  Temperatur..... misalnya arsen. Kecepatan pembusukan lebih lambat didalam air dan dalam tanah dibandingkan di udara terbuka terbuka. Temperatur yang paling cocok untuk proses Temperatur pembusukan adalah antara 700700FF sampai 1000F 1000F.. sehat .

Adanya enzim bakteri dan air sangat penting untuk berlangsungnya proses tersebuttersebut.. biasa. Adiposera mengandung asam lemak bebas.. mulai dari 1 minggu sampai 10 minggu. Kepentingan medikolegal dari adiposere adalah dapat menunjukkan tempat kematian (kering. Adiposera merupakan subtansi yang mirip seperti lilin yang lunak. yang dibentuk melalui proses hidrolisa dan hidrogenasi setelah kematian kematian. Melainkan mengalami pembentukan adiposera. ... adiposera. licin dan warnanya bervariasi mulai dari putih keruh sampai coklat tuatua.. Lama pembentukan adiposera ini juga bervariasi. panas atau tempat basah) basah). maka adiposera biasanya terbentuk pada mayat yang terbenam dalam air atau rawa- rawa-rawa rawa. minggu.Adiposera Fenomena ini terjadi pada mayat yang tidak mengalami proses pembusukan yang biasa. Dengan demikian.

. Mayat menjadi lebih tahan dari pembusukan sehingga masih jelas menunjukkan ciri.ciri-ciri seseorang. kerangka. panas atau tempat basah) basah). tubuh Lama terjadinya mummifikasi adalah antara 4 bulan sampai beberapa tahun tahun.Mummifikasi Mayat mengalami pengawetan akibat proses pengeringan dan penyusutan bagian- bagian-bagian tubuh. tubuh.. Kepentingan medikolegal dari mummfikasi adalah dapat menunjukkan tempat kematian (kering. .. di mana mayat dikuburkan tidak begitu dalam dan angin yang panas selalu bertiup sehingga mempercepat penguapan cairan tubuh. seseorang Fenomena ini terjadi pada daerah yang panas dan lembab. Kulit menjadi kering.. keras dan menempel pada tulang kerangka.

dan selesai seluruhnya kira--kira 4 jam. Setengahnya dari sisa ini akan masuk ke pilorus pada jam ke 2. Isi Lambung Dalam 1 jam pertama separuh dari makanan yang masuk ke lambung sudah dicernakan dan masuk ke pilorus. seperti gangguan fungsi pilorus dan keadaan fisik korban sebelum mati. Makanan yang mengandung banyak karbohidrat akan kira lebih cepat dicerna (cepat keluar dari lambung). Proses yang mempunyai pola dan waktu yang tetap ini dapat pula dipakai sebagai petunjuk. Syok. Tetapi perlu diperhitungkan tonus dan keadaan lambung. geger otak. Sisa setengahnya lagi akan selesai dicerna dan keluar dari lambung pada jam ke 3. koma.Penentuan Lama Kematian Isi Saluran Pencernaan Makanan masuk kedalam saluran pencernaan akan mengalami proses pencernaan hingga akhirnya akan dikeluarkan dari tubuh. . depresi mental menghambat gerakan pencernaan. yang mengandung protein lebih lama dan yang paling lama yang mengandung lemak.

Penentuan lama kematian dari isi pencernaan ini dinilai dari suatu korban makan dan tidak ada hubungan langsung dengan waktu pemeriksaan dilakukan.. pakaian renang. kadang--kadang dapat dipakai sebagai petunjuk. dilakukan.. kemungkinan ia meninggal menjelang pagi hari dan bila masih penuh tentu meninggalnya lebih awal. awal Pakaian Pakaian dapat menentukan lama kematian karena orang mempunyai kebiasaan menggunakan pakaian sesuai dengan waktu Pakaian kantor/sekolah. Bila didapati mayat pada pagi hari dengan kandung kemih kosong. bertambah. dan dalam waktu tidur isi kandung kemih akan bertambah. di colon tranversum dalam waktu 9-10 jam colon-colon-pelvis 12 12--14 jam. pagi. Bila korban terbunuh sedang memakai pakaian tidur tentu diperkirakan waktu kematian adalah malam atau sebelum bangun pagi. olah raga dan lain lain--lain. dikeluarkan dalam waktu 24 24--28 jam jam. pakaian tidur. kadang petunjuk. .Usus Makanan yang sudah dicerna sampai di daerah ileo ileo--caecal dalam waktu 6-8 jam. Kandung kemih Kandung kemih biasanya dikosongkan sebelum tidur.

.Jam tangan Bila korban memakai jam tangan pada waktu mengalami cedera maka saat kematian dapat ditunjukkan secara tepat dari jarum jam berhenti. Begitu juga dengan peristiwa kebakaran.

mayat. penekanan. tanda- tanda pembusukan terutama di perut bagian kanan bawah tampak biru kehijauan. Mayat dingin (sama dengan suhu ruang 28 28--290 C).. dipakai.. terutama berkaitan dengan postpost--mortem interval interval. panggul dan punggung juga terangkat.  Bila saat kematian korban tidak diketahui. kornea mata bening. kaku mayat di beberapa persendian telah hilang. lebam mayat luas di bagian terendah dari tubuh.  16 16--18 jam jam. maka beberapa petunjuk di bawah ini dapat dipakai.. lebam mayat sangat jelas dan tidak hilang pada penekanan. kaku mayat di rahang telah di telah ada. belum tampak atau belum jelas adanya lebam mayat. begitu juga di beberapa persendian. mulai tampak tanda. Telah mulai dingin (suhu rektal 3434--350 C). mayat. Mayat mulai dingin (suhu sekitar 29 29--300 C). penekanan. Pengetahuan ini harus selalu diterapkan dalam pemeriksaan mayat. otot-otot-otot masih lemas selurunya (periode relaksasi primer). Tubuh masih hangat (dengan termometer panjang didapati suhu 370 C).. bila diangkat kaki. Dari semula sudah dikemukakan bahwa tujuan pengetahuan tanatologi adalah untuk kepentingan medikolegal. kaku mayat lengkap di seluruh tubuh seperti papan.  10 10--12 jam jam. . tubuh.  Jam pertama kematian kematian.. lebam mayat masih hilang pada penekanan.  4-6 jam jam.

 20 20--24 jamjam. Pembusukan lanjut. Gelembung pembusukan di seluruh tubuh. skrotum bengkak. otak mengalami perlunakan menjadi seperti bubur bubur.. bau pembusukan.  30 30--36 jam jam... hari. lidah bengkak dan menonjol keluar.. Mayat menggembung. .  40 40--48 jam jam. belulang. rongga dada dan perut bisa terlihat karena sebagian otot sudah hancur dan seluruhnya hingga tinggal tulang belulang. satura kepala merenggang. Jaringan lunak tubuh melembek dan lama- lama-lama menjadi hancur. perut mulai tegang. kulit muda terkelupas terkelupas. mata tertutup. appearance). mata menonjol keluar. keluar. bibir menebal.  3 hari.  4-5 hari hari. muka sangat bengkak kehitaman rambut dan kuku mudah dicabut. Dingin. hari. tampak garis pembuluh darah di permukaan tubuh (marble appearance). prolaps. darah pembusukan keluar dari hidung dan mulut. maka bengkak. kaku mayat sudah menghilang (relaksasi sekunder). tanda pembusukan makin jelas.. mulut. dicabut.. Perut mengempes kembali karena gas keluar dan celah jaringan yang rusak/hancur. uterus bisa prolaps. Sebagian gelembung pecah. keluar gas dan air pembusukan keluar dari hidung dan mulut. Demikian juga anus.  6-10 hari.

Gambar Proses tanatologi selengkapnya .