You are on page 1of 6

PERANCANGAN SISTEM

INFORMASI & TEKANAN-TEKANAN
PERANCANGAN (DESAIN FORCE)
29/03/2013

Perancangan sistem informasi:

1. Pengertian Sistem :
* Adalah kumpulan dari elemen-elemen yang saling berkaitan, dan
bertanggung jawab memproses input sehingga menghasilkan output.

* Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan
berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk
menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

* Kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi, melakukan aktivitas
untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

2. Pengertian Sistem Informasi
* Adalah sekumpulan fungsi-fungsi yang bekerja secara bersama-sama
dalam mengelola, penyimpanan, pemrosesan serta pendistribusian
informasi (Robert A.Szymanski ” Computer Information System “ 95).

* Adalah kumpulan fungsi-fungsi yang bergabung secara formal dan
sistematis : (a) Melaksanakan pengolahan data transaksi operasional, (b)
Menghasilkan informasi untuk mendukung manajemen dalam
melaksanakan aktivitas perencanaan, pengendalian, dan pengambilan
keputusan, (c) menghasilkan berbagai laporan bagi kepentingan eksternal
organisasi (Burch 74 “ Information System : Theory and Practice “ ).

3. Pengertian Perancangan, Perancangan system dan
Perancangan Sistem Informasi
* Adalah suatu kegiatan untuk merancang atau membuat dan
membentuk pola-pola tertentu.

– Keputusan-keputusan konseptual dan kebijaksanaan utama untuk membentuk kerangka kerja rancangan rinci. . kegiatan menentukan bagaimana sistem akan dikembangkan dan kegiatan yang lain adalah kegiatan mengkonfigurasikan perangkat lunak dan perangkat keras untuk mendapatkan pemecahan masalah yang maksimal.* Adalah suatu tahapan kegiatan yang dilakukan seseorang atau kelompok dalam merancang atau membuat sistem sebelum sistem dibuat dengan tujuan sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dalam memcahkan atau dengan kebutuhan pengguna. * Perancangan system informasi Adalah suatu tahapan kegiatan yang dilakukan seseorang atau kelompok dalam merancang atau membuat sistem sebelum sistem dibuat dengan tujuan sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dalam memcahkan atau dengan kebutuhan pengguna berkaitan dengan pengolahan. it involves configuring the software and hard ware component of a system so that after the installation to the system will fully satisfy the system specifications established at the end of the system analysis phase. pengelolaan dan perolehan informasi yang diinginkan. * Menurut George M. * Perancangan system adalah strategi tingkat tinggi untuk membuat keputusan-keputusan berikut : – pengorganisasian system menjadi subsistem-subsistem – Alokasi subsistem ke komponen-komponen perangkat keras dan perangkat lunak. Pendapat George memberikan pengertian bahwa pada desain sistem ada dua kegiatan penting yaitu . Disain system adalah suatu proses menentukan bagaimana suatu sistem akan menyelesaikan apa yang mesti diselesaikan tahap ini menyangkut mengkonfigurasikan dari komponen-komponan perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem sehingga setelah instalasi dari sistem akan benar-benar memuaskan rancang bangun yang telah ditetapkan pada akhir analisis sistem. Scott menjelaskan desain system sebagai berikut : System design determines how a system will accomplish what it must accomplish.

target system computer. Jadi secara lengkap perancangan sistem informasi adalah suatu aktivitas yang berupa proses penggambaran rencana terhadap sistem yang akan dikembangkan untuk pemecahan permasalahan tertentu khususnya permasalahan semi terstruktur maupun permasalahan terstruktur murni. Hasil perancangan harus dapat ditelusuri sampai ke spesifikasi kebutuhan dan dapat diukur kualitasnya berdasar criteria-kriteria rancangan yanb baik. sedangkan kata yang terakhir adalah informasi yang berarti sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berarti bagi penerimanya. perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. B. * Memenuhi batasan-batasan media target implementasi.* Perancangan sistem Informasi terdiri dari tiga kata yaitu. C. Kata yang kedua adalah sistem (system) adalah sekumpulan elemen-elemen yang saling berhubungan dan terintegrasi diantara satu sama yang lainnya melakukan fungsi tertentu untuk tujuan tertentu. Kedudukan Perancangan Perancangan merupakan penghubung antara spesifikasi kebutuhan dan implementasi. . perancangan dalam bahasa inggris disebut design yang artinya rancangan atau jelasnya dapat diartikan sebagai suatu proses penggambaran terhadap suatu rencana sistem yang akan di develop (dikembangkaan). Atau menurut Mastow mengemukakan tujuan perancangan adalah untuk membentuk system perangkat lunak yang memenuhi criteria sebagai berikut: * Memenuhi spesifikasi fungsional. dan perancangan merupakan rekayasa representasi yang berarti terhadap sesuatu yang hendak dibangun. * Menurut John Burch & Gary Grudnitski perancangan system adalah penggambaran. dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan dan tindakan sekarang maupun masa yang akan datang. Perancangan menekankan pada solusi logic mengenai cara system memenuhi kebutuhan. Tujuan Perancangan Tujuan perancangan adalah menghasilkan model atau representasi entitas yang akan dibangun.

* Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrogram komputer dan ahli teknik lainnya yang terlibat. yaitu : 1. * Memenuhi kebutuhan-kebutuhan implicit dan eksplisit berdasar kinerja dan penggunaan sumber daya. Prinsip-prinsip perancangan Terdapat prinsip-prinsip dalam peranangan. Rancangan seharusnya seragam dan terpadu . 2. * Untuk dapat mengetahui berbagai elemen spesipik pendukung dalam pengembangan sistem baik berupa perangkat lunak maupun perangkat keras yang digunakan pada sistem yang didesain. Rancangan tidak boleh jauh dari kenyataan 5. Rancangan seharusnya merupakan upaya memadukan pola-pola yang telah ditemukan sebelumnya dan memberikan gagasan yang benar-benar baru bukan merupakan penemuan masa lampau. 4. Rancangan harus dapat ditelusuri sampai model analisis 3. D. Perancangan harus mempertimbangkan sejumlah pendekatan. * Untuk kemaksimalan solusi yang diusulkan melalui pengembangan sistem. * Memenuhi perancangan inplisit dan eksplisit berdasarkan bentuk hasil rancangan yang dikehendaki. sumberdaya yang diperlukan dan konsep perancangan yang baik. menilai masing-masing alternatif berdasar kebutuhan. * Untuk tercapainya pemenuhan kebutuhan berkaitan dengan pemecahan masalah yang menjadi sasaran pengembangan system. * Memenuhi keterbatsan-keterbatasan proses perancangan seperti lama atau biaya dan lain. * Untuk kemudahan dalam proses pembuatan software dan kontrol dalam mengembangkan sistem yang dibangun.

Berikut adalah tahap-tahap evolusi yang telah dilewati dalam perancangan. Penjamin Kualitas 4. Evolusi Perancangan Evolusi metode-metode perancangan perangkat lunak (sistem) telah terus berlangsung. Rancangan adalah bukan pemrograman dan pemrogaman bukan perancangan 9. Menuju arsitektur perangkat lunak. Pengembangan program secara modular 2. yaitu : 1. Analis sistem 2. Perancangan berorientasi objek. F. Perancangan ditunjukan untuk memperoleh kulitas 10. dan lain-lain . Rancangan distrukturkan untuk mengakomodasikan perubahan 7. Pendefinisian aspek procedural rancangan menjadi pemrogramman terstruktur 4. 3. Spesialis pengendalian 3. Spesialis Komunikasi 5. Personil Pelaku Dalam Perancangan 1.6. Usulan translasi aliran data ataupun struktur data menjadi pendefinisian rancangan. Rancangan distrukturkan untuk mendegradasikan secara perlahan bila ditemukan situasi yang abnormal. Metode pengembangan struktur perangkat lunak secara top down dengan semakin melakukan perbaikan (stepwise refinement). 8. 5. 6. Perancangan seharusnya direview untuk meminimalkan kesalahan- kesalahan konseptual E.

asuransi. dan kelayakan skedul/ schedule feasibility). tipe organisasi:fungsional. desain layar. * Kebutuhan – kebutuhan biaya efektivitas (perbandingan antara biaya dan manfaat) * Faktor – faktor manusia (user interface) * Kebutuhan – kebutuhan kelayakan (kelayakan teknik/technical feasibility. * Kebutuhan – kebutuhan pengolahan data (volume data. umur diharapkan dan pertumbuhan/life expectancy and growth potential serta kemudahan pemeliharaan/maintainability). keluwesan/flexibility. kelayakan hokum/law/legal fesibility. Tekanan tekanan tersebut meliputi : * Integrasi ( terpadu semua unit-unit terkait harus terakomodir) * Jalur pemakai ( query. kelayakan ekonomi/economic feasibility.G. * Kualitas dan kegunaan informasi ( timely. ukuran organisasi. dan permintaan perhitungan). . struktur organisasi dan gaya manajemen. pengendalian kesalahan. hambatan waktu pengolahan. dan desain workstation). umpan balik. jadwal instalasi/installation schedule. help. kelayakan operasi/operational feasibility. * Faktor – faktor organisasi (sifat organisasi:real estate. ketersediaan/availability. * Tekanan persaingan (mampu meningkatkan produktivitas. relevance) * Kebutuhan – kebutuhan sistem ( keandalan/realibility. Tekanan-tekanan Perancangan (Desain Force) Adalah tekanan – tekanan yang haru dipertimbangkan dalam merancang suatu sistem informasi supaya dapat mengena sasarannya. accurate. dan mempertimbangkan lingkungan persaingan).