Paul Ricouer

yang terkenal, karena dialah salah seorang Kristen perta-
ma yang mengadakan studi mengenai psikoanalisa Freud
(1936).[2] Pada tahun 1937 hingga 1939 mengikuti wa-
jib militer Perancis dan menjadi tahanan perang hingga
1945.[1] Dalam tahanan di Jerman dia justru belajar fil-
safat dari karya Husserl, Heidegger, Jaspers yang lebih
beraliran eksistensialis pada waktu itu.[1] Kemudian dia
meraih gelar doktornya di Universitas Strausbourg tahun
1950.[1][2] Dia terus mempelajari dan membaca filsafat
dari para filsuf besar sehingga dia benar-benar ahli dalam
filsafat.[1] Kemudian selain bidang filsafat, pandangannya
meluas kepada politik, sosial, kultural, pendidikan dan
teologi.[1] Berkat pemikiran teologinya, dia dianugerahi
doktor teologi honoris dari Universitas Katolik Nijme-
gen di Belanda pada tahun 1968.[1] Dia juga memperoleh
gelar profesof filsafat dari Universitas di Sorbonne pada
1959.[1] Karya-karyanya terus saja terbit, baik dalam bi-
dang filsafat maupun teologi.[1] Dia berpindah ke Univer-
sitas Nanterre untuk melakukan kontak lebih erat dengan
mahasiswa di sana, namun justru dalam gerakan mahasis-
wa melawan pemerintahan Jenderal Gaulle dia mengun-
durkan diri karena trauma dengan kekerasan yang terja-
di dalam lingkup kampus.[1] Lalu dia hanya menjadi do-
sen undangan di Universitas Lauven, Universitas Chicago
dan menjadi direktur di Pusat studi tentang fenomenologi
dan hermeneutika.[1] Dia terus berkarya dalam filsafat,
Paul Ricoeur, Filsuf Perancis bahasa dan hermeneutika.[1]

Paul Ricoeur adalah filsuf dari Perancis pada abad ke-
20.[1] Selain sebagai filsuf, dia juga menyumbangkan pe-
mikiran dalam bidang politik, sosial, kultural, edukatif,
2 Pemikiran
dan teologis.[1] Dia termasuk cendekiawan Protestan
yang sangat terkenal di Perancis.[1] Pemikiran Paul Rocoeur dipengaruhi oleh Gabriel Mar-
cel, fenomenologi dari Husserl, Heidegger dan Jaspers.[1]
Selain itu hobi membaca karya Plato, Aristoteles, Kant,
1 Riwayat Hidup Hegel dan Nietzsche sehingga ia mempunyai pengetahu-
an yang luas terhadap filsafat barat. [2]
Paul Ricouer dilahirkan di Valence, Perancis Selat- Dalam karnya-karyanya, di tampak memiliki perspektif
an, tahun 1913 dan menjadi yatim piatu dua tahun filsafat yang beralih ke analisis-eidetik (pengamatan yang
kemudian.[1] Ia berasal dari keluarga Kristen Protest- sedemikian mentail), fenomenologis, historis, hermeneu-
an yang saleh dan dipandang sebagai cendikiawan di tik hingga pada akhirnya semantik, namun pada akhirnya
Perancis.[2] Dibesarkan sebagai yatim piatu di Rennes.[2] konsentrasi Ricoeur mengarah pada hermeneutika.[2]
Pada tahun 1930 ia mendaftarkan diri sebgai mahasiswa
Universitas Sorbonne sebgai mahasiswa S-2 dan pada ta-
hun 1935 memperoleh agregasi filsafat secara resmi di 2.1 Hermeneutika
sana.[2] Dia menggeluti bidang filsafat karena bekenal-
an dengan R. Dalbiez, kemudian melanjutkan studi di Hermeneutika bagi Ricoeur adalah usaha menafsirkan
Universitas Sorbonne dan lulus tahun 1935 dengan agre- yang dilakukan manusia dengan kemampuannya untuk
gasi filsafat.[1] Kariernya dimulai dari perkenalannya de- menerobos jarak budaya di mana seseorang akan sampai
ngan Dalbiez di Lycee, seorang filsuf beraliran Thomistis pada konteks historis sesuatu yang ditafsirnya.[2] Proses

1

berdosa di hadapan yang transenden yang disimbolkannya.[4] Hasil tafsir itu di- sebut “tanda-tanda” dan diikutinya untuk memperoleh 2.[4] Di sini keja- yang dicari dari kegiatan hermeneutika. Dunia Manusia dan Tuhan.[4] Di sini hermeneutika harus menyadari keterbatasan • Simbol yang dibangun di atas intensionalitas harafi- manusia dalam menafsirkan sesuatu sehingga dia ak. Yogyakarta: IRCISoD.Perancis. jika perenungan itu hi- tode fenomenologi.[4] • Bahasa Interpretasi simbolik dalam mitos yang ter- gantung pada simbol primer dan merupakan pengo- 2. dia mengajak manusia untuk membangun su- atu antropologi filosofis melalui penggalian makna bahasa sebagai simbol. maka hanya akan mereduksi kekayaan [3] (Inggris)Don Ihde. mikiran yang bukan hanya rasional. melainkan juga Yogyakarta.[4] • Bahasa interpretasi filosofis mengenai kejahatan Simbolisme menurut Paul Ricouer dapat dilihat dari ku. Paul Ricoeur . kotor dan cemar.[4] Salah satu hasil tanda itu ada- lah simbol yang di dalamnya terdapat karya seni.bertepat.[5] pasti akan merasa bersalah. • Simbol yang dibangun dengan intensinalitas harafiah tanda yang diperoleh dari berbagai budaya . Psikoanalis. 2008 .dan dari tanda. London: The Athlone Press. seseorang yang keduanya “lebih dari” atau “kurang dari” pada simbol dan merasa bernoda.[4] ngan Ada (bisa dikatakan Tuhan bagi orang beragama). tahun an adalah pelanggaran tertib sakral dan berdampak pa- 1980. berasal dari luar dan menulari. Louis Leahy.[4] Kejahat- ga volume yang berjudul Filsafat dan Kehendak.. yang pada dasarnya bersifat spekulatif. Dalam esai ti. sebab jika hal ini dilakukan. sas- Ricouer mengorganisasi pengalaman dan ekspresi keja- tra yang merupakan hasil usaha manusia untuk mencari hatan di sekitar tiga arketipe simbol: “penodaan”.[3] Simbol memiliki intensionalitas ganda: Hermeneutika menurut Ricoeur berfungsi untuk menga- dakan pemahaman tentang “yang lain” ...[4] salitas konkretnya”. na selain yang dikontruksi manusia sendiri.[3] Hermeneutika Ricoeur menyang. dengan makna yang disepakati. yaitu pemahaman diri se- • Bahasa Primer terkait simbol yang merupakan cara implisit dan eksplisit. Filsafat Kontemporer .2 Simbolisme lahan lebih lanjut dari simbol primer. da kebutuhan untuk menghilangkannya. fenomenologi. kemungkinan-kemungkinannya.[4] retations.3 Simbolisme kejahatan arah kehidupannya. "dosa". Hermeneuti- ka Transendental. 2003 lam kategori-kategori dan ucapan tunggalnya. [2] (Indonesia)Nafisul Atho dan Arif Fahrudin. dia mencari sumber mak. Bertens. ah tadi.[4] Maka manusia mencari ke- murnian atau purifikasi sehingga menusia kembali kepa- Dalam pemikiran Ricouer tentang hubungan manusia da dirinya sendiri di dalam “Ada” yang ditemukannya. menafsirkannya. memanifestasikan "uni- dan “rasa salah”.[4] agama dan iman. lang maka dia bukan simbol lagi.2 3 REFERENSI menerobos itu memakai pendekatan bahasa dengan me. da- lam masyarakat kontemporer.[5] Dia ingin mendemonstrasikan seberapa berbeda posisi tetang Dengan melacak apa yang dibalik simbol. atau sum. kotor dan cemar yang dilakukan manusia.[4] dan Tuhan.[5] Hal ini berbicara problem kejahatan kejahatan. meditatif atau perenungan.The Confilct of Interp- bahasa itu menjadi kosong secara mutlak. sebab kejahatan fsir dia berbicara tentang perbedaan cara dalam teks-teks identik dengan bernoda.[4] an menghormati hasil tafsirnya.[4] Dia menolah pemutlakan bahasa da.[4] an dengan pengertian dari dirinya dan keberadaannya. Simbol.[5] Dalam bukunya tentang Esai Alkitab dan Ta. Jakarta: Gramedia.[4] 3 Referensi Ricoeur bertolak dari pemikiran tentang manusia..[4] tipan: [4] Bentuk kejahatan menurut Ricoeur terhubung dengan noda. “aku” yang dibentuk oleh hubungan de- kejahatan.[4] religius menunjuk pada Allah yang tersembunyi.[4] Hermenetutika adalah tafsir ekspresi paling elementer dan sentral mengenai tentang “aku”.[4] Hal- Sombolisme adalah hasil pemikiran Rocoeur dalam hal hal itu dilakukan manusia ketika dia terhubung dengan fenomenologi. 1989 Simbolisme yang baik akan bisa dimaknai dengan pe. [1] (Indonesia)K.[4] Ketiga hal itu didapatkan dari herme- versalitas abstrak gagasan kemanusiaan melalui univer- neutika dalam bahasa ketika memikirkan kejahatan. hatan digambarkan dalam skema ekterioritas. 2001 ber yang terberikan oleh manusia sendiri yaitu bahasa mitik-simbolik.[4] Simbol membe- kut teori-teori tentang manusia dan Tuhan dalam pende. [4] (Indonesia) P. rikan makna kepada kita jika kita memikirkannya dan katan strukturalisme. Kanisius.[4] Tiga tipe bahasa dalam diskursus mengenai kejahatan: Hermeneutika selalu mengimplikasikan suatu momen re- flektif atau momen eksistensial.

Paul Ricœur: His Life and Work. Albany: SUNY Press. • Henry Isaac Venema. • David M. 2002. • Charles E. Zeta Books 2009. 2001. New 5 Pranala Luar York: University. Chicago: University of Chicago Press. 4 Bacaan Lanjutan • Internet Encyclopedia of Philosophy: Paul Ricoeur -. SUNY Press.. Living Hermeneutics in Motion: An Analysis and Evaluation of Paul Ricoe- ur’s Contribution to Biblical Hermeneutics. “The Valences of History. • Dan Stiver. Kaplan. • W. • Richard Kearney. • Pamela Sue Anderson. • Karl Simms. Albany. Reading Ricoeur. Identifying Selfho- od: Imagination. England: Ashgate.). Routledge Critical Thinkers. 978-973- 1997-07-0 (ebook). 3 [5] (Inggris)John Bowden. Kaplan. Paul Ricœur: The tern Theology Promise and Risk of Politics. On Paul Ricœur: The Owl of Minerva. Boulder: Rowman and Littlefield. Übersetzung und Hermeneu. London and New York: Verso. David Hall. 1997. • Paul Ricoeur: A Hermeneutical Theologian in The Boston Collaborative Encyclopedia of Modern Wes- • Bernard P. Paul Ricœur.by Bernard Dauenhauer. The Hermeneutical Theory of Paul Ricoeur: A Constructive Analysis. Ricœur and Kant: phi- losophy of the will. SUNY Press. Bucharest. Encyclopedia of Christianity. Louisville: Westminster John Knox Press. • David M. Ricœur’s Critical Theory. PA: Bucknell University Press. • David E.Paris ISBN 978-973-1997-06-3 (paperback). Dauenhauer. Lewis- burg.” In Valences of the Dialectic. Atlanta: Scholars Press. Al- bany. 2003. 2005 • Stanford Encyclopedia of Philosophy: Paul Ricoeur -. and Hermeneutics in the Thought of Paul Ricoeur (Mcgill Studies in the His- tory of Religions). 475-612. • (Inggris) Paul Ricouer di Find a Grave • François Dosse.by Kim Atkins. 1971. • Ricœur et Lévinas by Henri Duthu tik / Traduction et herméneutique (Zeta Series in Translation Studies 1). Hermeneutic Phenomenology: The Philosophy of Paul Ricœur. 2004. 1983. 1993. . • Irish Theological Association • Larisa Cercel (ed. SUNY Press. 2002. Theology after Ricœur. Laughery. 2000. Evanston: Northwestern University Press. Paul Ricœur: Les Sens d'une Vie. • Fonds Ricoeur . Lanham: University Press of America. 2007. Reagan. Paris: La Découverte. Hants. New York: Routledge. • Fredric Jameson. • Don Idhe. Klemm. Paul Ricoeur and the Poetic Imperative.. 1998. Narrative. 2008. 1996. 2009. ed. • Gregory J.

jpg.3 Content license • Creative Commons Attribution-Share Alike 3. AABot.wikipedia. Luckas- bot.0 . MerlIwBot. and licenses 6. contributors.org/wiki/Paul_Ricouer?oldid=12247819 Kontributor: Bennylin.org/wikipedia/commons/1/1d/Paul_Ricoeur. EmausBot. Original uploader : en:User:Joelr31.1 Text • Paul Ricouer Sumber: https://id.4 6 TEXT AND IMAGE SOURCES. PT14danang. Botrie. HsfBot dan Pengguna anonim: 2 6. Wagino Bot. Image from the Library of Congress. AND LICENSES 6 Text and image sources. 62Debora.wikimedia. JohnThorne. CONTRIBUTORS.jpg Lisensi: Public domain Kontributor: wiki en: at en:Image:Ricoeur paul. Kia 80.jpg Sumber: https://upload. Pem- buat asli: US Federal Government 6.2 Images • Berkas:Paul_Ricoeur. Mimihitam.