You are on page 1of 6

APPENDISITIS

No. Dokumen No. Revisi Halaman
00 1/6
Ditetapkan Oleh,
Tanggal Revisi Direktur
PANDUAN Tanggal Terbit
PRAKTIK
KLINIS 10 Oktober 2016
dr. Ima
Khairunnisa
Appendisitis merupakan inflamasi lapisan dalam appendix
PENGERTIAN
vermiformis yang menyebar ke bagian lain.
1. Rasa tidak nyaman pada daerah peri-umbilikal yang
berpindah ke kuadran kanan bawah abdomen.
ANAMNESIS 2. Gejala lainnya: mual, muntah, anoreksia, dan demam yang
bersifat subjektif.
1. Titik McBurney: Nyeri pada titik yang terletak dua-pertiga
jarak dari garis yang menghubungkan antara umbilikus dan
spina iliaka anterior superior.
2. Rovsing Sign: Nyeri yang timbul pada kuadran kanan bawah
abdomen ketika dilakukan penekanan pada kuadran kiri
PEMERIKSAAN bawah.
FISIK 3. Psoas Sign: Nyeri pada kuadran kanan bawah abdomen
pada saat dilakukan rotasi eksternal pada paha kanan.
4. Obturator Sign: Nyeri pada kuadran kanan bawah abdomen
pada saat dilakukan rotasi internal pada paha kanan yang
terfleksi.
5. Rectal touché: Nyeri tekan jam 9-12 pada lingkaran rektum
1. Laboratorium:
PEMERIKSAAN a. Pada pasien dengan apendisitis akut, 70-90% hasil
PENUNJANG laboratorium nilai leukosit dan neutrofil akan meningkat,
walaupun bukan penanda utama.
b. Pada anak dengan keluhan dan pemeriksaan fisik untuk
karakteristik apendisitis akut, akan ditemukan pada
pemeriksaan darah adanya lekositosis 11.000-
14.000/mm3, dengan pemeriksaan hitung jenis
menunjukkan pergeseran kekiri hampir 75%.
c. Jika jumlah lekosit lebih dari 18.000/mm3 maka
umumnya sudah terjadi perforasi dan peritonitis.
d. Penanda respon inflamasi akut (acute phase response)
dengan menggunakan CRP.
e. Pemeriksaan urinalisa dapat digunakan sebagai

Dokumen No. Ima Khairunnisa konfirmasi dan menyingkirkan kelainan urologi yang menyebabkan nyeri abdomen. Appendikogram KRITERIA Skor Alvorado DIAGNOSIS  Migration (1) migrasi rasa nyeri ke regio perut kanan bawah (Rovsing's Sign). perforasi. CT Scan: Terdapat fecalith. f. b.  Nausea (1) mual-mual dan/atau muntah-muntah  Tenderness (2) nyeri tekan regio perut kanan bawah (McBurney's sign)  Rebound pain (1) . Pertimbangkan adanya kehamilan ektopik pada wanita usia subur. appendiks yang terdilatasi. dan lakukan pengukuran kadar HCG.  Anorexia (1) nafsu makan menurun atau tidak ada sama sekali. terlihat appendiks yang terinflamasi atau terlihat pelvic fluid. 2. c. Pencitraan: a. dan pelvic fluid. USG Abdomen: Pemeriksaan terbaik pada anak atau orang dewasa yang kurus. Tanggal Revisi Direktur PANDUAN Tanggal Terbit PRAKTIK KLINIS 10 Oktober 2016 dr. Revisi Halaman 00 2/6 Ditetapkan Oleh. APPENDISITIS No.

5oC  Leukocytosis (2) leukosit >10.000 sel/μl  Shift to the left (1) hitung jenis leukosit didominasi oleh sel PMN (polimorfonuklear).  Skor Alvarado 4-6. mungkin apendisitis (possible appendicitis). kemungkinan besar apendisitis (probable/likely appendicitis). DIAGNOSIS KERJA Appendisitis .  Skor Alvarado 9-10. kemungkinan bukan apendisitis (unlikely appendicitis).  Skor Alvarado 6-8. Tanggal Revisi Direktur PANDUAN Tanggal Terbit PRAKTIK KLINIS 10 Oktober 2016 dr. Dokumen No. APPENDISITIS No. Diagnosis appendicitis:  Skor Alvarado ≤ 3. Ima Khairunnisa nyeri lepas (Blumberg's sign)  Elevation of temperature (1) suhu aksila > 37. pasti apendisitis (definite appendicitis). Revisi Halaman 00 3/6 Ditetapkan Oleh.

 Ceftriakson Dewasa: 2-4gr/hari selama 3-5 hari  Cefotaksim Dewasa: 2-3 x 1 gram i. Farmakologis d. Dokumen No. Non-Farmakologis b. Appendektomi: merupakan terapi utama . Antiemetik jika muntah PENATALAKSANAA g. Ima Khairunnisa  Cholecystitis akut  Divertikel Mackelli  Enteritis regional  Pankreatitis DIAGNOSIS BANDING  Batu ureter  Cystitis  Kehamilan Ektopik Terganggu (KET)  Salphingitis akut a. Pemberian cairan kristaloid apabila terdapat tanda- tanda dehidrasi atau septicemia e. Tanggal Revisi Direktur PANDUAN Tanggal Terbit PRAKTIK KLINIS 10 Oktober 2016 dr. Antibiotik Perioperatif: Antibiotik untuk gram N negatif spektrum luas (Cephalosporin Generasi 3) /TERAPI dan Anaerob (Metronidazole). Pembedahan h. Puasa c. Revisi Halaman 00 4/6 Ditetapkan Oleh. Analgesik jika nyeri f. APPENDISITIS No.

Clancy MJ. Tanggung Jawab Disiapkan oleh Diperiksa oleh Perubahan . Craig S. Dokumen No. Hurst JM. Ima Khairunnisa  Perforasi appendix KOMPLIKASI  Peritonitis umum  Sepsis  Ad vitam: dubia ad bonam PROGNOSIS  Ad sanationam: dubia ad bonam  Ad fungsionam : dubia ad bonam WEWENANG Dokter Spesialis Bedah 1. 2005. 2 nd Ed. 3. DAFTAR PUSTAKA Oxford Handbook of Accident and Emergency Medicine. Revisi Halaman 00 5/6 Ditetapkan Oleh. Illingworth RN. Appendisitis. Philadelphia: Lippincott and Williams & Wilkins. Gromski MA. Robertson CE. Munro PT. Appendicits. Keluhan berkurang 1. Tidak terjadi infeksi luka operasi INDIKATOR MEDIS 2. Pocket Surgery. 2011. Tanggal Revisi Direktur PANDUAN Tanggal Terbit PRAKTIK KLINIS 10 Oktober 2016 dr. Oxford University Press. 2. Goldfarb M. Panduan Pelayanan Medis Departemen Bedah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Medscape. APPENDISITIS No. Jones DB. Wyatt JP. 4.

Revisi Halaman 00 6/6 Ditetapkan Oleh. Tanggal Revisi Direktur PANDUAN Tanggal Terbit PRAKTIK KLINIS 10 Oktober 2016 dr. APPENDISITIS No. Ima Khairunnisa Nama Jabatan TandaTangan . Dokumen No.