You are on page 1of 40

2

Politeknik
Perkapalan
Negeri
Surabaya

[Buku Petunjuk
Pelaksanaan Mata
Kuliah Denah Kamar
Mesin]
DIKOMPILASI OLEH : DIMAS ENDRO

Buku ini digunakan sebagai petunjuk penyelesaian Mata Kuliah Perencanaan
Denah Kamar Mesin, Jurusan Teknik Permesinan Kapal, Politeknik Perkapalan
Negeri Surabaya.

Buku Petunjuk Pelaksanaan
Mata Kuliah Denah Kamar
Mesin.

1. Prasyarat
Mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah Denah Kamar Mesin ialah
mahasiswa yang telah lulus mata kuliah :
a. Tugas Rencana Garis dan Rencana Umum
b. Tugas Perencanaan Propeller dan Sistim Perporosan
c. Terdaftar pada daftar registrasi Mata Kuliah Denah Kamar Mesin
Jurusan Teknik Permesinan Kapal PPNS ITS.

2. Pelaksanaan
2.1. Detail Pelaksanaan Pengerjaan DKM mengacu pada Standar Prosedur dan
Pelaksanaan Kuliah Denah Kamar Mesin yang terdapat pada panduan ini.
2.2. Pertemuan pertama dilaksanakan sesuai dengan kalender akademis yang
telah ditentukan.
2.3. Pengisian form untuk keperluan dan kelancaran pelaksanaan DKM
dilakukan oleh mahasiswa dengan persetujuan salah satu dosen
pembimbing. Semua formulir yang diperlukan didokumentasikan pada
Lampiran 4.
2.4. Proses Asistensi oleh dosen pembimbing sekurangnya seminggu dua kali,
dan disarankan untuk dilakukan pada proses perkuliahan mata kuliah
Denah Kamar Mesin.
2.5. Evaluasi oleh dosen pembimbing dilakukan sekurangnya 5 (lima)kali
dalam satu semester dengan detail pelaksanaan mengacu pada inti
pembimbingan yang tercantum dalam lampiran 5 .
2.6. Ujian akhir akan dilaksanakan pada akhir semester sesuai dengan jadwal
yang telah ditentukan oleh JURUSAN.

3. Dokumentasi
3.1. Dokumentasi laporan, khususnya yang berkenaan dengan penulisan isi
laporan denah kamar mesin dibagi menjadi 3 (tiga) badian yaitu :
a. Bagian pertama berupa filosofi desain
b. Bagian kedua berupa appendiks yang berisi detail perhitungan dan
spesifikasi desain
c. Bagian ketiga berupa gambar desain.
3.2. Semua laporan dan gambar harus didokumentasikan baik dalam bentuk
soft copy dan hard copy.

4. Komplain, Keluhan dan Keberatan
4.1. Apabila dalam pelaksanaan mata kuliah Denah Kamar Mesin terdapat hal
hal yang perlu mendapatkan perhatian dan tindak lanjut, maka mahasiswa
dapat mengajukan keberatan dan keluhan kepada ketua jurusan untuk
dapat ditindaklanjuti.

5. Pelanggaran Akademik
5.1. Bila ternyata mahasiswa didapati dan terbukti melakukan kecurangan
dengan jalan mengcopy pekerjaan orang lain baik secara digital maupun
manual, akan diproses sesuai dengan aturan akademik yang berlaku.
5.2. Bila ternyata dosen pembimbing menemui mahasiswa yang tidak
memenuhi target capaian maka mahasiswa tersebut harus segera
memproses keterlambatannya dan memberitahukan keterlembatannya
kepada ketua jurusan.

Pedoman Penulisan isi
Laporan Denah Kamar Mesin

Perhatian :

yaitu : . Penulis tidak bertanggung jawab atas segala resiko bila terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh penggunaan manual untuk aplikasi industri dan komersial. 1. Struktur Laporan 1.1. Penulis tidak merekomendasikan untuk keperluan komersial dan industri.Manual desain yang tertulis di panduan ini hanya diperuntukan untuk kepentingan perkuliahan. Laporan Denah kamar mesin terdiri dari 3 (tiga) bagian.

Doc. Ada 16 (enam belas ) dokumen yang harus ditulis dengan judul laporan mengacu pada lampiran 1 pada dokumen ini. Perhitungan lambung . 63YYZZZZ-12. Electrical Generator set g Bab 7. No. 63YYZZZZ-11. No. Detail perhitungan c. List l. 63YYZZZZ-01. General Service h Bab 8. Loading dan unloading system e System (General cargo/Container) Bab 6.3.1. Sanitary and Sewage System . Umum f Bab 6. a. Filosofi desain b. Akomodasi Sistim Sanitary and sewage system f. 63YYZZZZ-05. Cargo System (Tankers) . Cooling Water System . p. e Doc. Perhitungan . Estimasi Displacement. Perhitungan Kode Peralatan Sistim Pendingin d Doc. No. No. k. Air system c Bab 3. Perhitungan Tahanan Kapal & Sistim Pelumas pemilihan Propeller c. Gambar desain sistim 1.3. No. No. Detail Perhitungan 1. Lubricating Oil j. 63YYZZZZ-13. No. Bab 9. 63YYZZZZ-03.2. Kesepuluh bab tersebut adalah : a Bab 1. 63YYZZZZ-02. d Bab 4. Cargo Handling Gear (*kapal General Cargo dan Container) . No. Bab 9. Starting air and Compressed Air system 1. Fuel Oil System I.1. Perhitungan . Perhitungan Perhitungan Mesin Geladak Sistim Tanker Cargo System (*untuk Kapal Tanker) g Doc. Perhitungan Sistim Bilga. Filosofi desain 1. No. o. No. Sistim udara Start dan udara bertekanan. Detail perhitungan merupakan pendukung dari isi filosofi desain. No. 63YYZZZZ-10. Detail perhitungan tambahan dapat ditambahkan bila dirasa perlu untuk dapat ditambahkan. 63YYZZZZ-07. System . Ke enam belas dokumen tersebut ialah : a Doc. Starting air and Compressed Bab 2. 63YYZZZZ-15. Sistim Kelistrikan dan f System . Perhitungan . Doc. 63YYZZZZ-06. m Doc. Doc. Detail perhitungan harus diketik dalam format spreatsheet. 63YYZZZZ-14. Bab 5. No.LWT Sistim Bahan Bakar dan DWT b Doc.2. Doc. 63YYZZZZ-04. Perhitungan . b g Bab 7. Doc. Perhitungan . Bab tambahan dapat ditambahkan apabila dirasakan perlu. Hull . Doc. No. No. n. Doc. j. 63YYZZZZ-15. Doc. Filosofi desain terdiri dari 11 (sebelas) bab dengan detail isi laporan mengacu pada lampiran 1 dokumen ini. Cooling Water k Bab 10.

No. Format Detail Perhitungan dapat dilihat pada Lampiran 2.07. Dwg. 63YYZZZZ. Sistim Bahan Bakar Pandangan Engine room tampak h Dwg.09. 63YYZZZZ.3. Sistim Udara . Dwg.SS.3. Sistim kapal . 63YYZZZZ. Gambar desain terdiri dari minimal 15 (Lima Belas) gambar dengan judul gambar mengacu pada lampiran 1 laporan ini dan form 02 pada Dok. 63YYZZZZ.c. Dwg. Speed Power Prediction Pendingin b Dwg. 63YYZZZZ.2.04.No. i. b. l. melintang (dari depan atau belakang.ER. n. Dwg.ER-02.13. Perhitungan Sistim Pemadam Kebakaran 1.GS. No. (tampak depan.2. 63YYZZZZ. Sistim Balast . No.ER-15. Pandangan engine room yang telah lengkap . 63YYZZZZ. No.b. No. . 63YYZZZZ-16. Doc. 63YYZZZZ-09. 63YYZZZZ. . Gambar Desain 1. No.dst d Dwg. Dwg. Gambar yang akan dikumpulkan adalah gambar Isometri yang dibuat berdasarkan gambar PFD. Tank Top Plan Start dan udara Bertekanan c. Equipment Data Sheet (untuk sistim) c.ER-03.06. No.1. No. Dwg.PS-01. Dwg. Detail Perhitungan b. Gambar PFD (Process Flow Diagram. samping dan potongan melintang (di kertas A0). No. Gambar Isometri sistim (untuk sistim) f. No. o.4.CO.: DKM/DE/03. Cover d. Doc. h Doc.11. Perhitungan Sistim Ballast Beban Listrik dan Penentuan Kapasitas Generator Set i. Sistim Platform (Second deck) Plan.3. Perhitungan . Gambar tambahan dapat ditambahkan bila dirasa perlu untuk disertakan. c.acad untuk . a.CT. 63YYZZZZ.FO. 63YYZZZZ. b. a.14. Dwg. Cargo Handling Gear and Hatch Cover (*kapal General Cargo dan Container) f. 63YYZZZZ. Untuk sistim) e. Sanitary dan Sewage system Jika lebih dari 1 maka diberi tambahan a.AS. 63YYZZZZ.05. Brosur Spesifikasi Peralatan 1. 1. k. No.08.4. Sistim Bilga tangki (Tanker Cargo System )(*untuk Kapal Tanker) e Dwg.12. No. Detail perhitungan terdiri dari : a. 63YYZZZZ-08. No. No. Sistim . 1.GS. 63YYZZZZ. j. Sistim . No.LO.CG. Gambar gambar tersebut adalah : a Dwg. m Dwg. q. Sistim Pemadam Kebakaran Pandangan Engine room tampak samping kanan dan kiri g Dwg. No.GS. 63YYZZZZ. c.4.12. No.10.ER. Tahap awal dibuat draft gambar dengan nama file : 63YYZZZZA0 Draft. No. Sistim Pelumas Jumlah potongan ditentukan oleh dosen pembimbing min 2 potongan) p Dwg. 63YYZZZZ. No. 63YYZZZZ.

Kertas Gambar dengan ukuran A0 (841mm x 1189mm). 63YYZZZZ. Simbol yang digunakan pada gambar harus konsisten untuk semua gambar. Dwg.14.1.4.4. Skala gambar disesuaikan dengan ukuran kertas. Kertas gambar dengan ukuran A3 (420mm x 297mm) b. c. dijadikan satu gambar dengan nomor Dwg. Kertas gambar yang digunakan adalah : a.13.ER-02. 63YYZZZZ.4.ER. b. Bila dalam satu kertas terdapat komposisi penggambaran yang tidak sesuai (seperti pada potongan melintang). iv. Standar Dokumentasi. nanti disempurnakan dengan nama Dwg. Dwg. 63YYZZZZ. No. Spasi yang digunakan untuk penulisan laporan ialah 1 (satu) Spasi. a. Font Standar yang digunakan ialah Tahoma. right margin 1. 63YYZZZZ. 2. Spasi i. 2. Format Gambar Gambar yang harus disiapkan pada tugas DKM.13. Jarak antara judul bab dengan judul sub bab ialah 5(lima) spasi ukuran font Tahoma 12 pt. dll).5 Cm. Judul Sub sub bab dari tiap tiap bab menggunakan ukuran font 11pt. No. 63YYZZZZ. Skala gambar disesuaikan dengan ukuran kertas. Soft Copy . Garis tepi gambar menyesuaikan dengan aturan penggambaran sesuai dengan standar yang dipilih. Format Gambar dapat dilihat pada lampiran 3 pada dokumen ini 1. 63YYZZZZ.5 Cm.4. No. DIN.14. Dwg. Disarankan untuk mengacu dan menggunakan standar tertentu (JIS. 63YYZZZZ. No. Judul sub bab dari tiap bab menggunakan ukuran font 12 pt. Left margin 2. 63YYZZZZ. Garis tepi gambar adalah 20mm dari tepi kertas c. No.ER-02. 2.ER.2. b. maka skala potongan melintang dapat menyesuaikan agar didapat penggambaran yang proporsional. iii. Dwg. 63YYZZZZ. No. Top 2. 2. Format pengetikan a. 2. Dwg.ER-03. 63YYZZZZ. JUDUL BAB MENGGUNAKAN HURUF KAPITAL dengan ukuran font 14 pt. isi dari bab menggunakan font ukuran 10 pt. d.ER- 03. Gambar selain gambar Dwg. ii.ER. ii. b. Jenis Font lain dapat digunakan untuk formula atau lambang lain yang spesifik.ER-15.ER-15 1. No. Besar Font : i. Sedangkan gambar Dwg. No. No. terdiri dari 2 jenis gambar.Kertas gambar yang digunakan adalah : a. Kertas Kertas yang digunakan ialah kertas ukuran A4 dengan berat minimal 70 gr/m2. No.5 Cm .3. bottom margin 2.5 Cm . c. ISO.3. Skala potongan melintang yang tidak sesuai dengan skala gambar dituliskan dibawah gambar bagian potongan tersebut. Dwg.ER.

Seluruh pekerjaan dalam format asli i. Filosofi desain dalam bentuk word atau MS excel ii. spesifikasi peralatan dalam bentuk html. Semua pekerjaan harus diserahkan ke sekretariat jurusan dalam bentuk soft copy dan hard copy sebelum ujian dimulai. Seluruh pekerjaan yang disimpan dalam file format pdf. Gambar desain sistem b. Lampiran 1. Pekerjaan yang disimpan dalam bentuk soft copy disimpan dalam CD. pdf atau format lain iii. Detail perhitungan dalam bentuk MS excel. Filosofi desain ii. sebagai bahan untuk ujian. Detail perhitungan iii. Semua pekerjaan yang disimpan dalam CD terdiri dari : a. terdiri dari : i. Selain itu ke tiga point tersebut harus di print dalam bentuk hard copy. Outline Penulisan Desain . Gambar desain sistem dalam bentuk autocad.

Class 01. dan keterangan lain yang .2. DWT. Title ) 1. Principal Dimension Berisi deskripsi tentang dimensi Tidak Ada Tidak Ada utama kapal 1. rute perjalanan. Displacement.1. waktu yang Tidak Ada Tidak Ada diperlukan untuk 1 trip. Umum Appendix Dwg. kecepatan kapal. LWT dan DWT Displacement. Estimasi Notation. serta keterangan lain yang berhubungan dengan profil umum kapal 1. Payload. LWT. LWT. Hubungan antara DWT. No. Deskripsi Umum Kapal Berisi deskripsi tentang kapal yang didesain yang meliputi :  Jenis kapal.Bab I. GRT. Displacement. skenario pengisian bahan bakar. No & (Perhitungan Dwg. Berisi deskripsi tantang : 63YYZZZZ-  Design draft. Payload. Load Lines Doc.3.

Meliputi : Perhitungan Prediction. Dwg. 03. dan SLOC.ER- engine. 01.b. a.4. equipment list Dwg. List Kode Dwg. b. Pandangan Engine room tampak melintang (dari depan atau belakang. b. Sebagai tahap awal dapat dibuat draft gambar di file: 63YYZZZZA0 Draft. Plan. Tahanan Kapal Pemilihan Main engine. Speed Power digunakan.  Metode perhitungan tahanan.acad 1. 63YYZZZZ.ER- 13. No. No. a. Pandangan Engine room tampak samping kanan dan kiri.5. jenis bahan bakar yang Appendix dari 02. berhubungan dengan Load Lines 1. Tank Top digunakan termasuk juga SFOC doc : Plan. Dwg. Jenis Propeller dan penunjang 63YYZZZZ. No.c.ER- keterangan lain yang M/E. propeller yang sesuai. No. c. Peralatan 63YYZZZZ. Jika lebih dari 1 maka Doc. jenis main Propeller . Main Propulsion System Doc. c. 63YYZZZZ. dimensi poros.dst. Platform berhubungan dengan main Brosur/katalog (Second deck) propulsion system .ER- 14. No. No. Pemilihan & pemilihan Dwg. 03. Jumlah potongan ditentukan oleh dosen pembimbing min 2 potongan). No. . Deskripsi tentang sistim propulsi 63YYZZZZ. a. diberi tambahan 63YYZZZZ. 63YYZZZZ.Gear box (jika ada). Rules Regulation and Recommedation Deskripsi tentang semua rules.PS- yang 02.

No. No & (Perhitunga Dwg.. No. Hull Appendix Dwg. letak sekat di double bottom.4. 1.1. letak sekat tubrukan dan sekat tambahan lain yang diperlukan. tangki air tawar .  Rules dan rekomendasi yang digunakan Doc.. Umum Berisi tentang :  Jarak gading di ruang muat.6. ballast dan fire). Tangki Berisi tentang deskripsi berbagai tangki berikut volumenya: Doc.1 sampai 1. letak sekat ruang Tidak Ada muat. BKI Vol III sec.5 *YY = thn angkatan. Tidak Ada Berisi deskripsi tentang berbagai 63YYZZZZ- . Penempatan Sekat 63YYZZZZ- Berisi deskripsi tentang letak 04.  Tangki balas. ZZZZ = 4 digit terakhir NRP Bab 2. Akomodasi Doc.2. untuk desain sistim bilga. Tidak Ada minyak pelumas . letak sekat kamar mesin. Perhitungan dan tangki lainya sesuai aturan lambung kelas dan statutory  Rules dan rekomendasi yang digunakan 2. Sebutkan secara spesifik (mis. jarak gading di ruang kamar mesin. 63YYZZZZ- tangki bahan bakar. berbagai sekat yang menjadi batas Perhitungan ruangan berdasarkan nomor gadingya lambung antara lain :  Letak sekat buritan. jumlah gading. tinggi double bottom. 2. Title n) 2. Lain Lain (jika ada) Berisi deskripsi umum lain yang tidak tercover pada sub bab 1. No. tangki bilga . regulasi dan rekomendasi yang digunakan dalam desain. karakteristik Tidak Ada material yang digunakan. tangki 04.3.  Rules dan rekomendasi yang digunakan 2.

Pompa :  Jenis. Sistim Bilga Berisi tentang deskripsi desain Perhitungan sistim bilga : Sistim Bilga  Rules rekomendasi yang digunakan. Tidak Ada konsumsi daya yang dibutuhkan. Dwg. tinggi tiap tiap detail deck. kelas. driver. power. Perhitungan Rules dan rekomendasi yang Mesin Geladak digunakan. No & (Perhitunga Dwg. ukuran. standar/no. kelas. pembagian ruang lain  Berisi gambar di tiap tiap deck. Schedule c. rules yang digunakan untuk mendesain perlengkapan bilga yaitu : a. GENERAL SERVICE SYSTEM Appendix Dwg. tekanan. letak .  Jumlah crew. Sistem Bilga (Clean Bilge Doc. 04. No. Bilge Well:  Jumlah. Pipa Cabang dan pipa utama :  Ukuran material. cara kerja dan fungsi sistim bilga. di deskripsikan ½ halaman 2. rpm. antara lain : 05. Schedule. permesinan geladak. 63YYZZZZ. No. Jumlah dan jenis katup serta fitting d.4. head. akomodasi. Akomodasi Berisi deskripsi tentang berbagai Doc. Bab 3. letak bilge well b. crane dan 63YYZZZZ- steering gear yang digunakan berikut 06. Letak pompa (deck position and no frame) e. Title n) 3. standar/no. Kapasitas.  Minimal  Rules dan rekomendasi yang untuk 1 dek digunakan. System and Oily 63YYZZZZ. Over board pipe line  Ukuran material. ruang akomodasi.GS- Bilge System) 07. No. serta keterangan lain yang pembagian berhubungan dengan ruang ruangan. Pembagian ruang Akomodasi akomodasi.1.

Separator ( Khusus untuk Oily bilge system)  Kapasitas.3. head. f. i.) b. letak pompa (deck position dan no. dimensi. letak (no. d. Sistim Ballast Berisi deskripsi tentang desain sistim ballast antara lain : a. No. Jumlah dan jenis katup serta 63YYZZZZ.) c.Solas. Sistim Pemadam Kebakaran Doc.3. Material. jumlah. 63YYZZZZ.3. Pipa Cabang dan Pipa Utama :  Ukuran. Frame) f. Cara kerja dan fungsi sistim ballast. Informasi yang berkenaan dengan statutory IMO (Marpol. driver. Dwg.kapasitas.Solas. Over board pipe line  Letak (no frame dan elevasi) g. Rules yang digunakan untuk mendesain. Sistim Ballast head. Lain lalin yang berhubungan dengan bilga. driver. tekanan. ISPS) 3.rpm. Rules dan rekomendasi yang digunakan i.GS- e. kapasitas bongkar muat. frame) h. Pompa : Perhitungan 05. Pelabuhan asal dan tujuan. fitting 08. Sludge tank :  Kapasitas dan letak (deck position dan no. letak separator (deck position dan no frame). No. standard/no. No. ISPS) 3. Dwg. Doc. power. Tangki ballast :  Letak.2. Informasi yang berkenaan dengan statutory IMO (Marpol. kelas. g. volume tiap tanki (spt pd ref 2. Schedule. (no Frame dan elevasi). power. No. tekanan. jumlah muatan (spt pd ref 1. Sea Chest  Jumlah.Frame dan elevasi) h. . Sistim Balast  Jenis. rpm.

Sistim Sistim  Pompa : Pemadam Pemadam  Jenis. FUEL OIL SYSTEM Appendix Dwg. untuk mendesain.  Rules dan rekomendasi yang digunakan Bab 4. tekanan. driver. Volume dan tekanan. 1. Kapasitas. Letak pompa (deck position and no frame). No.1. kelas. alasan tentang pemilihan jenis bahan .). Letak pompa (deck position and no frame). Frame)  Emergency Fire Pump :  Jenis. yaitu :  Cara kerja dan fungsi sistim pemadam kebakaran.FO- sistim bahan bakar : 10.GS- 08.3. Berisi tentang deskripsi desain 63YYZZZZ. Sea Water Fire Fighting System  Pipa Cabang dan pipa utama :  Ukuran. Perhitungan tekanan nozzle. 3. rpm. power. Title n) 4. tekanan. material. Sistim Bahan Bakar engine project guide tentang Bakar sistim bahan bakar. rules yang digunakan untuk mendesain sistim pemadam kebakaran.  Jumlah hydrant dan 06. Kebakaran Kebakaran head. 63YYZZZZ. Kapasitas. Berisi tentang deskripsi desain sistim pemadam kebakaran. power. driver. Letak hydrophore (deck position dan no. Dwg. head. No & (Perhitunga Dwg. No.  Rules rekomendasi yang Perhitungan Sistim Bahan digunakan. Umum Doc.  Hydrophore :  Dimensi. standart/no. rpm.1. (ref.Schedule. 63YYZZZZ-  Hydrant : 63YYZZZZ. GRT dan jenis kapal (digunakan untuk mendesain tekanan nozel di hydrant dan jumlah pompa).3. 07.

2. tekanan.  Filter unit : . jenis bahan bakar (Spect bahan bakar sesuai kebutuhan engine). head.1.  Heater (bila diperlukan) 07. Letak separator (deck position and no frame). No. power.  Pipa Transfer system  Ukuran. penentuan lokasi pengisian bahan bakar (lokasi bungker) 4. letak pompa (deck position & no frame)  Setling Tank  Volume. to no. letak (ref.3. dimensi.  Sistim Pemanas di storage tank (Bila HFO).FO-  FO Pipes: 10. 63YYZZZZ. Perhitungan  Kebutuhan panas Sistim Bahan Sistim Bahan (mengacu pada project Bakar Bakar guide). 07. driver.). rpm. Setling to Service Tank (Supply Doc. kelas. bakar. Sistim Bahan Bakar  Separator : Bakar  Jenis.FO- 10. Frame and deck position). letak (ref to no frame and deck position). pressure drop. System) 63YYZZZZ. 63YYZZZZ- fitting 63YYZZZZ. letak (no frame dan deck position). No. Kapasitas. Storage to Setling tank (Transfer System)  FO Pipes  Ukuran pipa. Dwg. jenis dan Perhitungan Sistim Bahan standart pipa.  Storage tank  Volume. rpm.  Filter  Transfer pump  Jenis.schedule Doc.  Ukuran pipa. power. material. rute kapal (ref 1. No. Kapasitas. standart/no. Jenis dan standar pipa.  Jumlah dan jenis katup serta Dwg. driver. heater for setling tank (bila ada) 4. tekanan. No.

pelumas. Letak (deck position and no frame). Umum Berisi tentang deskripsi desain sistim minyak pelumas. No. No. Tekanan/head. pressure drop. Kapasitas. .  Lub Oil Pipes dan 63YYZZZZ. rpm. 08.  Separator  Kapasitas.  Jenis. tekanan. letak (ref to no frame and deck position).  Supply Pump (Setling to service tank)  Jenis. Dwg.  Rules dan rekomendasi yang digunakan Bab 5. Lubricating Oil System Doc. Pelumas jenis kualifikasi minyak pelumas sesuai dengan standar SAE dan Spect bahan minyak pelumas untuk motor induk. Title n) 5. Frame) . power. LUBRICATING OIL SYSTEM Appendix Dwg. driver. Dwg.  Pre heater for LO Separator  Kapasitas. rute kapal 5.2. digunakan. No. No & (Perhitunga Dwg. Jenis dan Perhitungan Sistim Pelumas standar pipa. Sistim  Storage / Service tank Pelumas  Volume. :  Rules rekomendasi yang Doc.1. 63YYZZZZ. No.LO- kelengkapannya 11. Kapasitas/Spect. letak (ref to no frame and deck position).  Ukuran pipa. 63YYZZZZ. letak (ref to no frame and deck position). untuk mendesain 63YYZZZZ. Frame).  Sump tank/Circulating tank  Kapasitas. . engine 11. letak (deck position dan no. head. sistem minyak pelumas. alasan tentang Sistim Sistim Pelumas pemilihan jenis minyak pelumas.  Service Tank:  Volume.LO- project guide tentang minyak Perhitungan 08. Tekanan/head. letak pompa (deck position dan no.

5. letak (ref to no frame Doc. No. 63YYZZZZ. Bab 6.  Fine filter  Kapasitas. Tekanan/head. Letak pompa Pelumas (deck position and no frame). Berisi tentang deskripsi desain 63YYZZZZ. 63YYZZZZ. Cylinder Lub Oil System (for 2 stroke engine). Tekanan/head. No. rpm. Tekanan/head. Perhitungan 08. Umum Doc.  LO Pump  Jenis. and deck position) 63YYZZZZ.  Kapasitas. Dwg.3. Kapasitas. rpm. Dwg. pressure drop. Auxiliary Engine Lube Oil System Berisi tentang deskripsi desain sistim pelumas.  Rules dan rekomendasi yang digunakan 5. apakah memiliki sistim pelumasan terpisah atau tergabung dengan sistim pelumas main engine. Kapasitas. letak (ref to no frame and deck position).  Lub Oil Cooler  Dimensi. letak (ref to no frame and deck position). power.4. letak (ref to no frame and deck position).  Cylinder Lub Oil Tank:  Kapasitas. tekanan. No. No & (Perhitunga Dwg. letak (ref to no frame and deck position).CO- . Title n) 6. Sistim Sistim Pelumas driver. letak (ref to no frame and deck position).  Cylinder Lub Oil pump 11. WATER COOLING SYSTEM Appendix Dwg. driver.  Automatic back Flushing Filter. No. Tekanan/head.LO-  Jenis. Power.1.

2.  Jalur pipa instalasi overboard  Kapasitas. 63YYZZZZ. driver. jenis. disesuaikan dengan ketentuan dari project guide  Pipa fresh water cooling system & accesoriesnya  Dimensi. drop. letak pompa. Dwg. letak (ref to no frame and deck position)  Charge Air Cooler:  Recommended Capacity & Doc. rute kapal 6. Pendingin ukuran. dimensi. standar pipa. power.kapasitas.CO- out. pressure 12. No. letak (ref to no . untuk mendesain sistem air pendingin. dimensi.  Ukuran pipa. Sistim Sistim Pendingin  Jenis assesories dan fitting. 09. material. Jenis dan Perhitungan 09. standart. No. alasan tentang pemilihan jenis sirkulasi air pendingin. tekanan (head).  Definisi sistim (menggunakan sistim central cooling systim atau sistim pendinginan terdistribusi).3. (ref to no frame dan deck position) 6. standard/no. Schedule  Accesories & fitting (jenis & ukuran)  Central cooler (sisi fresh water)  Pressure drop. Kapasitas dan lokasi) 12. :  Rules rekomendasi yang digunakan.sistim Air pendingin.(untuk motor induk.engine project guide tentang sistim air pendingin.  Pompa Sea Water  Jumlah. letak (ref to no frame dan elevasi deck position). recommended T in an T 63YYZZZZ. Sea Water Cooling  Sea Chest (jumlah. Fresh Water Cooling Circuit.

letak (ref to no frame and deck position). Dwg.letak (ref to no frame and deck position)  Pompa fresh Water  Jenis. dimensi pre heater. rpm. pressure drop. apakah memiliki sistim air pendingin terpisah atau tergabung dengan sistim air pengdingin pada main engine.  Engine Lub oil cooler  Recommended Capacity & recommended T in an T out. No.  Ohter cooler or heat consumers (jika ada)  Recommended Capacity & recommended T in an T out. Berisi tentang deskripsi desain 63YYZZZZ. Bab 7. dimensi. Umum Doc. Kapasitas. driver.AS- sistim udara start dan udara 13.  Rules dan rekomendasi yang digunakan 6. Perhitungan  Engine Pre-heating System Sistim Sistim Pendingin  Kapasitas panas/power pre Pendingin heater required. letak (ref to no frame and deck position). pressure drop. dimensi. pressure drop. No & COMPRESSED AIR SYSTEM (Perhitunga Dwg. power. Auxiliarry Engine Cooling System Berisi tentang deskripsi desain sistim Pendingin motor bantu (auxiliary engine). frame and deck position).  Gear box lub oil coller (jika menggunakan gear box)  Recommended Capacity & recommended T in an T out. No. Title n) 7.1. Sistim Udara . dimensi. Letak pompa (deck position and no frame). STARTING AIR AND Appendix Dwg.4. letak (ref to no frame and deck position). 10. 63YYZZZZ. tekanan.

rute kapal 7. bertekanan.Jenis assesories dan fitting.  Pipa Compressed air system & accesoriesnya  Dimensi. engine project udara guide tentang sistim udara start.3. letak (ref to no frame dan deck position)  Kompressor  Jumlah unit. Schedule  Accesories & fitting (jenis & ukuran)  Equipment dari sistim lain . 7. maker/pembuat. dimensi (diameter dan tinggi). Dimensi (masing masing).bertekanan. material. Starting Air System  Pipa Starting air system  Ukuran pipa. Compressed Air System.. kapasitas tekanan (masing masing). standart.  Separator  Kapasitas. dsb). kapasitas (masing masing) . tekanan. tekanan kerja (masing masing). : Perhitungan Start dan udara  Rules rekomendasi yang Sistim udara Bertekanan digunakan. rpm. driver (jenis driver.2. kapasitas tekanan (masing masing). Jenis dan standar pipa. dan sistim pendukung lain yang mengikuti. ukuran.  Botol udara Start  Jumlah unit. daya (masing masing). Spesifikasi yang dikeluarkan oleh pembuat.  Kebutuhan udara start untuk sistim motor auxiliary (jika ada)  Kebutuhan udara bertekanan untuk keperluan lain selain udara start. letak (ref to no frame dan elevasi deck position). standard/no. untuk mendesain Start dan sistem udara start.

11. dimensi (diameter dan tinggi) .Jenis assesories dan fitting. jenis. Sistim Air Tawar  Tangki Air Tawar  Volume. rute dan kecepatan kapal.1.  Rules rekomendasi yang Perhitungan Sistim Sanitary digunakan.power.RPM. Dimensi (diameter dan tinggi). standart  Fresh Water Hydrophore  Kapasitas. untuk mendesain Sistim dan Sewage sistem sanitary. tekanan kerja. Dimensi (masing masing). No.2. SANITARY AND SEWAGE Appendix Dwg. kebutuhan air tawar system dan air laut. letak (ref to no frame dan deck position)  Water Treatment required (for Portable water)  Jumlah unit. : 14. sewage jumlah crew. yang disuplai oleh compressed air system Bab 8. driver. Berisi tentang deskripsi desain 63YYZZZZ. Umum Doc. letak (ref to no frame dan deck position) .  Pompa air Tawar  Jenis kapasitas. jenis dan ukuran Sanitary and system kapal. ukuran. ruang akomodasi dimana diperlukan sistim sanitary. Dwg. 8. tekanan kerja (masing masing). Spesifikasi Pembuat (maker).  Jumlah unit. letak (ref to no frame dan deck position)  Pipa utama dan pipa Cabang pada masing masing deck  Ukuran pipa. 63YYZZZZ. Jenis dan standar pipa. No. Title n) 8.SS- sistim sanitary dan sewage. No & SYSTEM (Perhitunga Dwg.

standard/no. Spesifikasi yang dikeluarkan oleh pembuat.  Letak sea chest (ref to no frame dan deck position). RPM. 63YYZZZZ.3. tekanan. . power. Sistim Air Laut. head. 8. Schedule  Accesories & fitting (jenis & ukuran)  Lokasi Suction dan Over board (discharge)  Sea Water Hydrophore :  Kapasitas. No. CARGO SYSTEM (Tankers) Appendix Dwg. letak (ref to no frame dan deck position) .  Pompa Air Laut:  Jenis. driver. No. tekanan. head. Schedule  Accesories & fitting (jenis & Doc.  Lokasi Suction dan Over 14. Dwg. 8. standard/no. ukuran) 63YYZZZZ. Title n) . material. rpm. tekanan. material. power.SS- board (discharge) Perhitungan 11.4. driver. ukuran.  Letak Accomodasi (ref to no frame dan deck position). No & (Perhitunga Dwg.  Pipa utama & Pipa cabang pada masing masing deck :  Dimensi. Kapasitas. Sistim Sanitary & Sewage. ukuran (diameter dan tinggi). Bab 9. Kapasitas.  Pipa utama & Pipa cabang pada masing masing deck :  Dimensi.  Lokasi Suction dan discharge Sistim Sistim Sanitary  Sewage Tank Sanitary and dan Sewage  Kapasitas . letak pompa (ref to no frame and deck position). ukuran sewage system  Sewage Treatment system  Kapasitas . Spect maker  Pompa Air Laut  Jenis.

Cargo System System (*untuk untuk mendesain sistem bongkar (*untuk Kapal Kapal Tanker) muat kapal. letak (ref to no frame dan deck position)  Pipa utama dan pipa Cabang pada masing masing tanki ruang muat  Ukuran pipa. statutory IMO dan Sistim Tanker Tanker Cargo rekomendasi yang digunakan.9. No. No. ukuran kapal. tekanan kerja (masing masing). Spesifikasi Pembuat (maker). Sistim Cargo Tank  Tangki Ruang Muat  Volume. letak (ref to no frame dan deck position)  Oily Water Separation Unit  Jumlah unit. Berisi tentang deskripsi desain 63YYZZZZ.  Lokasi cargo Wheel (sumuran tangki ruang muat).  Kelengkapan fitting pada instalasi Oily water separation unit 9. tanker/kapal chemical tanker: Perhitungan Sistim Sistim  Rules . ukuran. rute dan kecepatan kapal. . 12. 63YYZZZZ. standart  Lokasi Suction dan discharge. 9. jenis muatan kapal.3. khususnya kapal Tanker) tanker. cara kerja .  Pompa Cargo  Jenis kapasitas.1. Dwg.  Lokasi tangki balast (bila menggunakan sistim segregated ballast tank). Dimensi (masing masing). Umum Doc. letak (ref to no frame dan deck position) .Jenis assesories dan fitting.power. Jenis dan standar pipa. driver. kecepatan waktu bongkar muat.  Spesifikasi yang dikeluarkan oleh pembuat.RPM.CT- sistim bongkar muat Kapal oil 15.2. Sistim Stripping.

9. head. LOADING AND UNLOADING Appendix Dwg. letak.CG- 15. Bab 9. Umum Berisi tentang deskripsi desain sistim bongkar muat kapal cargo/container/bulk carrier: Doc. khususnya kapal . letak (ref to no frame dan deck position). Title CONTAINER SHIP . No.  Letak Lokasi stripping wheel (lubang sumuran pipa stripping.1. No. Kapasitas. dimensi. Sistim Cargo . kecepatan Cargo dan dan waktu bongkar muat. driver. untuk mendesain sistem bongkar 12 Perhitungan muat kapal. Crane radius outreach. (ref to no frame dan deck position). power. SWL Crane. Sistim Mekanikal Doc.2. standard/no. Spect maker . Container) Container)  Parameter Desain Utama  Kapasitas kerja Crane . 63YYZZZZ- rekomendasi yang digunakan. BULK CARRIER) n) 9. ukuran kapal.CG-  Jumlah. Dwg. Schedule  Accesories & fitting (jenis & ukuran)  Lokasi Suction dan discharge pipa stripping  Slope tank  Kapasitas. material. rpm. statutory IMO dan Dwg. No. No & SYSTEM (GENERAL CARGO AND (Perhitunga Dwg. letak (ref to no frame dan deck position). tekanan. 12 posisi (ref to no frame dan Perhitungan . No. jenis and Hatch Cover (*kapal muatan kapal.  Pompa Stripping:  Jenis. Sistim Cargo Cargo general cargo/container/bulk Handling Gear Handling Gear carrier. 63YYZZZZ.  Rules .  Pipa utama & Pipa cabang pada masing masing deck :  Dimensi. rute dan (*kapal General General Cargo kecepatan kapal. 15. 63YYZZZZ.  Vertical mast atau kingspost 63YYZZZZ.

dan Container Container) letak winch drum (ref to no frame)  Palkah  Jumlah palkah. dimensi. electric winch. letak palkah (ref to no frame dan deck position) .  Kapasitas. block dan tackle. atau electrohydrolic winch). skenario pengoperasian Kapasitas . dimensi. kapasitas motor cargo winch (untuk electric dan Cargo Handling Gear electro-hydraulic winch) Handling Gear and Hatch Cover  Winch Drum (*kapal (*kapal General  Drum line pull (dalam Ton). dimensi. jumlah dan genset yang harus tersedia di Penentuan kapal. jenis  Winch  Jumlah dan jenis (steam winch. SISTIM KELISTRIKAN DAN Appendix Dwg. deck position)  Susunan mekanik  Type yang digunakan (ebel mechanical guy. No & GENERATOR SET (Perhitunga Dwg. General Cargo Cargo dan drum line speed.1. untuk menentukan Beban Listrik kapasitas generator set. Umum Doc. jenis cover palkah (hatch cover) yang digunakan  Mekanisme pembukaan dan penutupan palkah 9. No. wire and chain  Stress  SWL  Kapasitas motor Bab 10.  Rules. atau type mekanik lain)  Wire rope. Title n) 10. letak winch (ref to no frame dan deck position). Berisi tentang deskripsi prosedur 63YYZZZZ- pemilihan generator set : 16. stuelcken type.  Strength of rope. Load Calculation. dan rekomendasi yang Perhitungan digunakan.3.

 Load Analisis Perhitungan Deskripsi metode yang Beban Listrik digunakan. Doc. kelompok Kapasitas peralatan dan sistim apa yang Generator Set dicover dalam analisis. Frekwensi. Profile Generator Set  Spesifikasi teknis generator set  Voltase. No. letak. . 16. mode dan pengoperasian yang dicover Penentuan dalam analisa. Analisa disertai pula dengan tabel pembebanan. gen set Generator Set 10. posisi (ref to no 63YYZZZZ- frame dan deck position).2.

Format detail Perhitungan .Lampiran 2.

Contoh Format Cover .

Contoh Gambar PFD .

Format Pencetakan (print) perhitungan dengan menggunakan Spreatsheet ialah sebagai berikut : . Contoh Gambar Isometri O IS R A B M A G H O Format Perhitungan Dengan Menggunakan Spreatsheet (excel) *Sangat disarankan untuk menggunakan bantuan Program Spreatsheet (MS Excel) guna mempermudah proses penghitungan desain.

PERALATAN .

R A D N A CONTOH SBTROSUR SPESIFIKA R A B M A G AT M .

 Secara detail . ukuran standar untuk label gambar ditentukan sesuai dengan gamb petunjuk berikut (ukuran dalam mm) : .

Lampiran 4 Standar Prosedur dan Pelaksanaan Kuliah Denah Kamar Mesin .

.

DOSEN PEMBIMBING ( Subagio So’im. MT) ( ) ( ) Nip.Form 1. ST. MAHASISWA YBS. Surat tugas Mk. Denah Kamar Mesin Surat Tugas Mata Kuliah Denah Kamar Mesin. . DATA MAHASISWA NAMA NRP KELAS DATA KAPAL TYPE KAPAL RUTE PELAYARAN LPP m B m H m T m Cb Vs KNOTS m/s DWT TONNES SURABAYA. Nip. SEPTEMBER 2012 KETUA JURUSAN. Nip.

Form 2. Daftar Target Penyelesaian Denah Kamar Mesin Target Penyelesaian Denah Kamar Mesin Nama : . Nip. LOG Book Log Book Nama : NRP : Kelas : N Hari Catatan Pembahasan yang telah Durasi Paraf o /Tanggal dilakukan Dosen DOSEN PEMBIMBING MAHASISWA ( ) ( ) ( ) Nip.( ) NRP. NRP Form 3.

Cooling No. Doc. Oil System 8 Bab 6. 63YYZZZZ-16. 63YYZZZZ. 63YYZZZZ-10. No. No. Perhitungan Sistim Bilga. No. 63YYZZZZ-14. Doc.PS-01. No.CO. Perhitungan Sistim udara Start dan Starting air udara bertekanan. Perhitungan Sistim Pelumas .06. No. Hull Dwg. Sistim Pendingin Water System 9 Bab 7. No. No.05. 63YYZZZZ. Sistim Pemadam Kebakaran.LO. No.FO.09. 63YYZZZZ. Dwg. Perhitungan Sistim Sanitary and 1 Sanitary sewage system. Doc. 63YYZZZZ-11. Doc. Perhitungan Cargo Handling Gear 2 Loading (*kapal General Cargo dan Container).10. Lubricating No. Perhitungan Sistim Pendingin . Dwg. Doc. No. Doc.12. 63YYZZZZ-01. 63YYZZZZ-13. No. No. Fuel Doc. Dwg.ER-02. No. No. Doc. No.LWT dan DWT Umum . 63YYZZZZ. Doc. 63YYZZZZ-12. Dwg. Estimasi Displacement. Tank Top Plan.04. 63YYZZZZ. No. 63YYZZZZ-15. General 63YYZZZZ-08. No. Perhitungan Sistim Tanker Cargo 2 Cargo System (*untuk Kapal Tanker) . Dwg.12. No. Service 63YYZZZZ-09. Dwg. Sistim and Sanitary dan Sewage system Sewage System 1 Bab 9. 7 Bab 5.Dwg. No. List Kode Peralatan . Sistim Cargo Handling Gear and Hatch Cover (*kapal unloading General Cargo dan Container) system (General cargo/Cont ainer 1 Bab 10. Dwg.GS. 63YYZZZZ-15. 63YYZZZZ- GS. 63YYZZZZ-02.AS.07. Doc. 63YYZZZZ. No. Doc. Sistim Bahan Bakar.Dwg. Perhitungan Sistim Bahan Bakar. System Sistim kapal tangki (Tanker Cargo System )(*untuk Kapal (Tankers) Tanker) 1 Bab 9. Doc. No. Doc.08. Akomodasi. 63YYZZZZ-07. 2 Bab 2. Speed Power Prediction . 63YYZZZZ-05. No. Perhitungan Sistim Ballast. Perhitungan Mesin Geladak 3 Evaluasi I ( 18 Sept 2012) 4 Bab 3.CT. 63YYZZZZ-04. No. No. Perhitungan Beban Listrik dan 3 Sistim Penentuan Kapasitas Generator Set Kelistrikan . 63YYZZZZ. 5 Evaluasi II ( 26 Sept 2012) 6 Bab 4. Perhitungan lambung. 63YYZZZZ. 63YYZZZZ-06. Doc. 63YYZZZZ- dan CG. No. Dwg. No. Doc. Dwg.NRP : Kelas : N Topik Output Target Paraf o Perancang penyelesa Pembimbi an ian ng 1 Bab 1. Doc. No. System No. Perhitungan Sistim Pemadam Kebakaran. Sistim Pelumas. No. No. Sistim Bilga . Doc.ER-03. Sistim Balast. 63YYZZZZ. Sistim Udara and Start dan udara Bertekanan Compresse d Air system 1 Evaluasi III ( 17 Okt 2012) 0 1 Bab 8.11. 63YYZZZZ. Dwg.ER-15 .SS. 63YYZZZZ.GS. 63YYZZZZ. 63YYZZZZ-03. Oil System Dwg. Perhitungan Tahanan Kapal & pemilihan Propeller .

.ER. Pandangan Engine room 5 ar Engine tampak melintang (dari depan atau belakang. 1 Menggamb Gambar 63YYZZZZA0 Draft. No. Isometri room 3 diselesaikan 1 Verifikasi Dokumen yang telah lengkap dapat disarankan untuk 7 kelengkap ujian Akhir.acad .14. 63YYZZZZ. a. b. ( ) NRP. an dokumen 1 Evaluasi V Ujian Akhir ( 26 Desember 2012) 8 SURABAYA.ER-15. No. Pandangan Engine room 4 ar Engine tampak samping kanan dan kiri. dilengkapi untuk 6 ar Engine menjadi Dwg. SEPTEMBER 2012 KETUA JURUSAN.13. 63YYZZZZ. a. ST. c. Isometri Peralatan room 1 1 Menggamb Dwg. Nip. No. MT) ( ) ( ) Nip. MAHASISWA YBS. Nip. Jumlah room 2 potongan ditentukan oleh dosen pembimbing min 2 potongan) .ER. b. dan Electrical Generator set Evaluasi IV ( 21 Nop 2012) 1 Menggamb Dwg. c. 63YYZZZZ. DOSEN PEMBIMBING ( Subagio Soim.