You are on page 1of 9

BAB III

RENCANA INTERVENSI

3.1 Table Plan of Action (POA)

No Indikator PenanggungJa
Problem Tujuan Kegiatan Waktu
. Keberhasilan wab
1 Method M3
Discharge planning
1. Keterbatasan 1. Discharge 1. Menentukan Setiap pasien yang Minggu Andika
waktu dan planning penyakit terbanyak memiliki rencana ke-2 fahrurozi
dilaksanakan untuk dilakukan pulang sudah stase Adelia S. Gusasi
tenaga manajem
dengan discharge planning mendapatkan
perawat. en
optimal dan (DHF, GEA, Thypoid. discharge planning
2. Minimnya 01-07
terdokument 2. Me-role play dengan media leaflet April
penggunaanbr asi dengan pemberian dan KIE tetang 2017
osur/leaflet baik brosur/leaflet sesuai penyakit yang dialami.
untuk pasien 2. Memaksimal dengan banyak
saat kan fungsi penyakit yang
melakukan adanya ditentukan (DHF,
discharge brosur/leafle GEA, Thypoid).
t untuk 3. Memberikan
planning.
pasien saat penyuluhan tentang
3. Pemberian
melakukan penyakit terbanyak
pendidikan discharge yang ditemukan.
kesehatan planning 4. Memberikan
dilakukan brosur/leaflet pada
pasien saat

64
secara lisan melakukan discharge
pada setiap planning (DHF, GEA,
Thypoid).
pasien/keluar 5. Dokumentasi (foto,
ga. brosur leflet,
laporan)

Timbang terima
1. Tidak 1. Doa 1. Melakukan Terlaksananya Minggu Dewi Yuniartika
dilakukan dilakukan pembacaan doa pembacaan doa, ke-2 Asti Leti
kegiatan sebelum operan sebelum timbang terima setiap stase Lathifah
berdoa saat melakukan dimulai kegiatan sore dan malam hari manaje
timbang kegiatan di pelayanan asuhan sesuai SOP dan men
terima. saat operan keperawatan. terlaksananya pre-post
2. Tidak agar 2. Melakukan kegiatan conference setiap pagi.
maksimalnya kegiatan timbanga terima
kegiatan menjadi sesuai SOP pada saat
timbang lancer pagi, sore dan
terima 2. Kegiatan malam
terutama shift timbang 3. Melakukan pre dan
sore dan terima yang post conference
malam berkelanjuta setiap hari di pagi
3. Tidak n dan sesuai hari.
adanya pre SOP akan
dan post meningkatka
conference n kuantitas
dan kualitas
pelayanan

65
3. Pre dan post
Conference
bertujuan
untuk
mengklarifik
asi dan
menimbang
status
keadaan
pasien
setelah
bertemu
lagsung
dengan
pasien
Ronde keperawatan
1. Belum Memecahkan Mengadakan diskusi Petugas kesehatan Minggu
dilaksanakan masalah/progno terkait prognosis dan dapat bekerja sama ke-2
secara teratur sis suatu penatalaksaan untuk menyelesaikan stase
penyakit dari penyakit dengan masalah yang belum manaje
dan adanya
pasien yang tenaga kesehatan teratasi. men
keterbatasan belum lain seperti dokter, Deti Lestarina
waktu saat terselesaikan farmasis dan ahli gizi Resti Anggraini
akan atau karena
dilakukan kasus
ronde terbanyak
keperawatn

66
2. Kurang
minatnya dari
SDM
eksternal
dalam
melakukan
ronde
keperawatan
2 Material M2
1.Papan nama Sarana dan 1. Memasang papan Setiap tenaga medis Minggu Ajeng Widya S
ruangan prasarana nama di setiap tidak salah dalam ke-2 dan Dwi Rhani
terlihat belum harus ruangan kamar identifikasi pasien stase M
rawat inap manaje
maksimal dioptimalkan
2. Memasang papan men
yaitu agar tidak identitas di setiap
menggunakan timbul bed pasien dengan
penomoran kesalahan menggunakan design
angka yang dalam yang menarik bagi
kecil. identifikasi anak (bergambar
pasien hewan, buah,
2.Tidak kartun).
terdapat 3. Dokumentasi Setiap tenaga medis Ajeng Widya S
tidak kesulitan untuk dan Dwi Rhani
identitas
1. Membuat papan mencari identitas Minggu M
status daftar nama pasien pasien. ke 2
Untuk
perawatan di ruang perawat Dampak hospitalisasi stase
memudahkan
(nama dokter yang hanya berisi pada anak. manaje
tenaga medis nomor bed dan nama men
dan perawat)

67
mengidentifikas
i pasien yang
sedang rawat pasien dengan
di setiap bed menggukan
inap dan untuk
pasien. whiteboard
meningkatkan
berukuran 60x40 cm
interaksi pasien Ruangan dapat
2. Dokumentasi
dan tenaga mengetahui saran dari
kesehatan pasien dan dapat
Minggu
3.Minimnya mengevaluasi
1. Mensosialisasikan ke 2
pelayanan yang sudah
sosialisasi pentingnya nomor stase
Untuk ada.
tentang pengaduan saran manaje
nomor mengetahui pasien men
pengaduan evaluasi kinerja
dan feed back 2. Dokumentasi
saran pasien.
pelayanan Perawat dapat
1. Memberikan tempat Asti Leti L
4. Tidak adanya ruangan. memberikan obat
utuk masing-masing Minggu Dwi Rahni M
sentralisasi sesuai dengan bed
bed tempat untuk ke 2
yang tertera pada
obat yang injeksi atau stase
Untuk pasien tempat pemberian obat
sesuai dengan pemberian obat manaje
safety dan 2. Dokumentasi men
standart.
meminimalisir i.
kejadian salam
pemburian obat
3 Mutu M5
1. Tidak Untuk 1. Membuat terapi Petugas kesehatan, Minggu Adelia S. Gusasi

68
terdapat
program
manajemen
kenyamanan
dan nyeri manajemen nyeri
bagi anak mengurangi
(distraksi) setiap mahasiswa dan ke 2
dan Andika
serti distraksi seminggu 1 kali oleh keluarga pasien dapat stase
memberikan Fahrurosi
saat akan mahasiswa praktik. mengetahui cara manaje
kenyamanan
pemasangan penanggulangan nyeri men
pada anak
infus, minum 2. Dokumentasi
obat dan
tindakan
medis
lainnya.

69
3.2 Time Table Pelaksanaan POA
Jadwal Kegiatan
N Minggu II Minggu III
Rencanan Kegiatan
o 0 1
01 02 03 05 06 07 08 09 11 12 13
4 0
1 Method- M3
Discharge planning
Menentukan penyakit terbanyak untuk
L
dilakukan discharge planning (DHF, GEA,
Thypoid.
Membuat brosur/leaflet sesuai dengan banyak
I
penyakit yang ditentukan (DHF, GEA, Thypoid).
Memberikan penyuluhan tentang penyakit
B
terbanyak yang ditemukan.
Memberikan brosur/leaflet pada pasien saat
melakukan discharge planning (DHF, GEA, U
Thypoid).
Dokumentasi (foto, brosur leflet, laporan) R
Timbang Terima
Melakukan pembacaan doa operan sebelum
dimulai kegiatan pelayanan asuhan
keperawatan.
Melakukan kegiatan timbang terima dan pre dan
post conference sesuai SOP pada saat pagi.
Ronde Keperawatan
Mengadakan diskusi dengan tenaga kesehatan
L
lain (dokter,farmasis dan ahli gizi) mengani
penyakit terbanyak.
2 Material M2

68
Memasang papan nama di setiap ruangan kamar
B
rawat inap
Memasang papan identitas di setiap bed pasien
dengan menggunakan design yang menarik bagi U
anak (bergambar hewan, buah, kartun).
Membuat papan daftar nama pasien di ruang
perawat yang hanya berisi nomor bed dan nama
R
pasien dengan menggukan whiteboard
berukuran 60x40 cm.
Memasang kotak pengaduan saran di dekat
nurse station
3 Mutu M5
Pro mosi kesehatan dengan terapi manajemen
nyeri (distraksi) setiap seminggu 1 kali oleh
mahasiswa

3.3 Time Table pembagian Peran Role Play (KARU, KATIM, PP)
Jadwal Role Play Praktik Manajemen Keperawatan
Program Studi Pendidikan Profesi Ners UMM
Di Ruang Nusa Indah Tanggal 01 April s/d 13 Mei 2017
KAMIS
SENIN
NAMA SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT SABTU SELASA RABU* * JUMAT* SABTU*
L 08/05/1
01/05/17 02/05/17 03/05/17 04/05/17 05/02/17 06/05/17 09/05/17 10/05/17 11/05/1 12/05/17 13/05/17
7
7
Asti Leti L. KATIM KATIM KATIM KATIM
P1 P2 KARU P1 L P1 P2 P2 KARU
2 1 2 1
Dewi KATIM KATIM KATIM KATIM
P2 P1 P2 KARU L P1 P1 P1 P2
Yuniartika 2 1 2 1
Dwi Rahni KATIM KATIM KATIM
P1 P2 P1 P2 L KARU P1 P2 P1 P2
2 1 2

69
Deti P1 P1 P2 P1 P2 KATIM L KATIM KARU P1 P2 P1 P2
Lestarina
Andika 2 1
KATIM
KARU P1 P1 P2 P1 P2 L KATIM 1 P1 P1 P2 P1
Fahrurozi 2
Resti KATIM
KARU P1 P1 P2 P1 L P2 KATIM 2 KARU P1 P1 P2
Anggraini 1
Adelia S. KATIM KATIM
KARU P1 P1 P2 L P1 P2 KATIM 1 KARU P1 P1
Gusasi 2 1
Ajeng Widya KATIM KATIM KATIM
P2 KARU P1 P1 L P2 P1 KATIM 2 KARU P1
S. 2 1 1
Ket : * Jika dibutuhkan

70