You are on page 1of 8

Bantahan

Suatu Kegembiraan

Kategori: Bantahan Diterbitkan pada 16 March 2011 Klik: 37991

Alhamdulillah sang ustadz telah menanggapi dengan baik tulisan saya, yang ini tentunya
menunjukan keikhlasan sang ustadz. Dan tangapan sang ustadz tersebut tentunya bukan
tentang permasalahan inti yang sedang kita diskusikan yaitu tentang apakah yang tidak
mentahdzir IT menjadi sururi?.

Akan tetapi, tanggapan sang ustadz lebih pada mengenai stempel dusta kepada firanda.

Sebenarnya saya masih menunggu dan itu yang paling saya inginkan agar sang ustadz
menanggapi tulisan-tulisan saya tentang manhaj mentahdzir yang telah saya tulis di webs
saya, mungkin Ustadz ada masukan atau apa yang saya kemukakan keliru dsb, barakallahu
fikum. Karena inilah inti permasalahan dari pertama, tapi ternyata ustadz lebih sibuk
mengurusi saya pendusta atau tidak.

Yang jelas, mungkin bisa diberikan beberapa catatan terhadap catatan sang ustadz
hafizhahullah:

Pertama : Adapun perkataan sang ustadz ((Tuduhan “pendusta” terhadap seseorang dan
menyebarkannya bukanlah merupakan bentuk mengumbar ‘aib dan melakukan ghibah yang
diharamkan didalam islam, jika tuduhan tersebut memiliki bukti- bukti yang kongkrit, dan
diucapkan oleh seorang yang tsiqah dan amanah. Namun ini merupakan bentuk “identifikasi”
terhadap seseorang yang tidak pantas diambil ilmu dan riwayatnya jika dia termasuk perawi
hadits)) Di sini sang ustadz bersikeras menjelaskan saya sebagai pendusta dengan niat yang
baik, yaitu untuk menjelaskan kepada umat bahwasanya firanda tidak pantas untuk diambil
ilmunya. Maka hal ini tidak mengapa, toh itu ijtihad sang ustad, barakallahu fikum.

Oleh karenanya sang ustadz tetap bersikeras tidak mau berdialog dengan saya, ia berkata
((Bukan dari manhaj yang menjadi keyakinan saya membuka pintu dialog secara terbuka
dengan siapa saja yang menyelisihi manhaj ahlus sunnah wal jama’ah, baik dia sufi,

syi’i. Hal ini disebabkan karena kesibukan mengajar. Akan tetapi sikap kurang jujur ini akhirnya mereka lakukan sendiri. Padahal sudah berapa banyak ustadz yang telah mereka gelari dengan 'Al-Kadzdzaab/pendusta". Terlebih lagi fatwa yang berkaitan langsung dengan permasalahan mengambil dana. menulis artikel lain. seperti halnya fatwa. yaitu menyebutkan fatwa-fatwa baik yang mendukung maupun yang berseberangan. Kedua : Mengenai masalah tuduhan "menyembunyikan fatwa" maka telah saya katakan dalam tulisan saya ((Fenomena yang sangat menyedihkan yang didapati oleh penulis dari sebagian saudara-saudara kita yang hobinya mentahdzir dan menghajr adalah kurang jujur dalam menebarkan fatwa. dan yang lainnya)) Jika sang ustadz menganggap saya pendusta dan menyelsihi manhaj Ahlus Sunnah sebagaimana sufi. saya hanya menggunakan lafal "kurang jujur" sebagai isyarat bahwasanya semestinya dalam membahas masalah tertentu hendaknya menampilkan seluruh fatwa. apalagi yang bertanya adalah mereka sendiri)) Saya tidak mengatakan sang ustadz berdusta apalagi kadzdzaab (gemar berdusta). dan yang lainnya)) Oleh karenanya saya mohon maaf kepada sang ustadz yang sangat sibuk hingga tidak sempat menyebarkan fatwa tersebut. Jika mereka mau jujur dan gentleman tentunya mereka menampilkan fatwa yang juga berseberang dengan mereka.tablighi. Baarokallahu fiikum. ikhwani.fatwa para masyayikh lainnya yang masih tersimpan dalam komputer saya. Akan tetapi. Fenomena yang menyedihkan tersebut adalah fenomena "Menyembunyikan fatwa". Apalagi yang bertanya adalah kelompok sang ustadz sendiri secara langsung. juga belum sempat saya transkrip dan terjemahkan. Dan inilah yang disebut pembahasan ilmiyah. walhamdulillah… sang ustadz telah menjelaskan sebab ia tidak sempat menyebarkan fatwa tersebut. syi'ah dll… maka itu adalah hak ustadz. ikhwani. Tatakala sang ustadz menuduh orang-orang yang bermu'amalah dengan IT sebagai sururi dan bahkan yang tidak bermua'amalahpun dituduh sururi maka hendaknya sang ustadz menampilkan seluruh fatwa. padahal sang ustadz sangat ingin menyebarkan fatwa tersebut… . dalam keadaan sangat ingin fatwa ini segera disebarkan. Akhirnya terkesan menyembunyikan fatwa. tablighi. sang ustadz berkata ((Saya memang belum sempat mentranskrip lalu menerjemahkan fatwa Beliau selama ini. dan itu adalah ijtihad ustadz dan saya menghargai ijtihad tersebut. Terlebih lagi fatwa tersebut sudah ditunggu bertahun-tahun namun tidak muncul-muncul juga.

"Apakah saya juga berhak mencap anda sebagai pendusta karena mendengar khabar dari teman antum yang juga sama-sama belajar di Yaman bertahun-tahun bersama antum.hanya saja kesibukan sang ustadz berdakwah dan mengajar yang menghalangi hal itu. Ketiga : Adapun mengenai fatwa jihad yang (maaf) "tersembunyikan" hingga saat ini. dan sang ustad penanya telah mengaku hanya menyebarkan fatwa tersebut di kalangan ustadz laskar Jihad. dan ternyata tuduhan tersebut tidaklah benar. karena ini hanyalah mengumbar aib. Keempat : Ketahuilah sang ustadz. lantas menuduh saya gemar berdusta. Saya sempat berkata kepada seorang ustadz guru saya tesebut bahwasanya ada salah seorang mahasiswa dari IM di Universitas Madinah yang menyampaikan syubhat ini bahwasanya syaikh Robi' hafizhahullah wa thawwal 'umrahu fi tha'atih pernah menuduh salah seorang syaikh yang lain di Madinah dengan sebuah tuduhan. sehingga akhirnya syaikh Robii' hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih diminta untuk tinggal di . Adapun syaikh Fulan yang mencap saya sebagai pendusta maka beliau hafzohullah hanyalah mengenal saya sekali dalam majelis tersebut. Keempat : Mengenai pernyataan ana tentang syaikh Robi' bahwasanya syaikh Robii' diusir dari kota Madinah. Syukron yaa ustadz. padahal ternyata Syaikh utsaiamin rahimahullah tidak mendukung mereka. Baarokallahu fiik. Dan saya harap sang ustadz tidak menjadikan saya terpaksa menyebutkan siapa ustadz penanya tersebut. Tentunya ini merupakan tindakan yang tidak adil. maka memang ana pernah mengucapkannya kepada salah seorang guru saya yang sangat saya cintai (yang tidak pernah saya lupakan jasanya. anda memang berhak mencap saya sebagai pendusta tatkala mendengar khabar dari seorang yang tsiqoh. semoga Allah menyatukan hati kami kembali) sekitar 9 tahun yang lalu. Sehingga laskar jihad tatkala itu sampai menyatakan hizbi kepada ahlus sunnah yang tidak mendukung mereka.kepada sang ustadz "penanya" tersebut di Madinah. Padahal fatwa tersebut sangat berkaitan dengan jihad. dan tentunya sudah tahu benar siapa antum. maka saya ingin bertanya. Dan saya rasa saya tidak perlu menyebutkan nama ustadz tersebut. semoga waktu kita dipenuhi dengan amal ibadah. maka ustadz DR Muhammad Arifin Badri hafizhahullah telah bertabayyun –di hadapan teman- teman mahasiwa Madinah. Maka jika saya menganggapnya tsiqoh bolehkah saya mencap antum sebagai pendusta tanpa tabayyun dulu??". namun tidak menyebarkannya di kaum muslimin.

Adapun apa yang pernah disebarkan sang ustadz di internet bahwasanya berita tersebut di dengar Firanda dari salah seorang dosen Universitas madinah maka hal itu tidak benar dan dusta. syubhat IM ini saya sampaikan kepada guru saya 9 tahun yang lalu dan selesai. jika sang ustadz datang ke Madinah. Tapi tidak mengapa. Demikianlah syubhat yang dilontarkan oleh mahasiswa IM tersebut. Namun kenapa sang ustadz lantas menuduh saya berdusta…???.darussalaf.php?id=424) maka ini merupakan kedustaan. Sehingga bisa diikuti oleh siapapun yang ingin mentahdzir seseorang. Sang ustadz berkata ((Diantara yang disebutkan oleh Firanda bahwa ia dikabari oleh gurunya yang mengajarinya di "Jami'ah Islamiyyah" Madinah Nabawiyyah. saya hanya menyampaikan syubhat yang tersebar di Madinah. Oleh karenanya saya mohon sang ustadz untuk bertanya kepada Syaikh Ubaid Al-Jabiri hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih tentang permasalahan ini. Barakallahu fikum atas contoh ini ustadz.or.luar kota Madinah agar kondisi menjadi stabil. Baarokallahu fiikum Jadi. ternyata justru sang ustadzlah yang mengangkat-ngangkat kembali syubhat ini di internet dalam rangka mengecap saya pendusta. semoga inilah takdir Allah Ta'ala untuk menjalankan manhaj tabayyun dulu sebelum menghukumi. dan Alhamdulillah saya sudah berusaha untuk mencari jawabannya akan tetapi sampai saat ini masih simpang siur berita yang sampai. Konteksnya untuk menjatuhkan syaikh Abdurrozzaq hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih yang mengisi muhadhorah di yayasan IT sebagaimana .id/stories. Eh. bahwa "keadaan kota Madinah "lebih kondusif" setelah Syaikh Rabi' "diusir" dari kota tersebut")) (lihat http://www. bukan menuduh.. Tidak ada guru di Jami'ah yang pernah berkata demikian. Dan saya sama sekali tidak pernah menyebarkan syubhat ini. Saya bahkan berjanji kepada guru saya tersebut untuk mencari jawaban syubhat ini. Dan demi Allah. saya tidak pernah menuduh –jika saya berdusta maka semoga Allah melaknat diri saya dan seluruh keturunanku-. Kelima : Adapun perkataan Syaikh Fulan yang telah menyebutkan masa lalu syaikh Abdurrozzaq hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih dalam rangka menjelekan syaikh Abdurrozzaaq hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih maka silahkan anda bertanya kepada para ustadz yang hadir (baik ustadz arifin atau ustadz nur ihsan atau ustadz Abdullah Taslim hafizhahumullah).

bahkan masih saja terus menyebarkan fitnah dan dusta)) silahkan lihat (http://www.com/categoryblog/97-dusta-firanda-ditengah-badai-fitnah-yang- sedang-melanda-bag1. Bukan cuma syaikh Abdurrozzaq hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih yang beliau cela. dan gelar yang telah dilekatkan kepadanya tidak membuatnya jera dan bertaubat kepada Allah ‘azza wajalla. Dan bagaimana dengan celaan-celaan terhadap syaikh-syaikh yang lain –selain syaikh Abdurrozaq hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih?-. jadi ustadz jangan ragu-ragu bertanya kepada beliau Ustadz DR. Silahkan anda bertabayyun kepada syaikh fulan tersebut. Saya Bersumpah: Demi Allah. Bahkan lafal yang digunakan oleh syaikh Fulan adalah "Syaikh Abdurrozzaq baru saja sadar". Justru saya pernah mengajak beliau berdialog secara langsung dengan syarat dialog tersebut direkam. . namun gelar “pendusta” tersebut masih saja Beliau sematkan kepada hamba Allah yang satu ini. silahkan bertanya kepada ustad DR Muhammad Nur Ihsan hafizhahullah. akan menjadi sampah sejarah… seperti saya. Justru ini merupakan kedustaaan. namun jika Firanda datang ke rumahku untuk mengajak dialog maka saya akan usir dia)). Muhammad Nur Ihsan hafizhahullah). yang mendengar langung perkataan syaikh fulan ini (dan wal hamdulilah Ustadz DR. Qootalahullah.html) Maka saya katakan : Saya tidak pernah meminta maaf kepada beliau syaikh Fulan.syaikh-syaikh yang lain. bahkan murid syaikh Abdurrozzaq yang bernama Ishaq Kindo juga dikatakan kadzdzaab oleh syaikh fulan ini. Akan tetapi syaikh menolak dan berkata : ((Jika Firanda datang untuk meminta maaf maka saya akan terima dia di rumahku. Khobits. jika saya berdusta maka saya rela dilaknat oleh Allah dan dimasukan ke dalam api neraka bersama Fir'aun. dan gelar itu memang pantas disematkan kepadanya. Selamat berbahagia dengan gelar ini wahai Firanda dari salah seorang ulama besar Madinah Nabawiyyah)) kemudian sang ustadz juga berkata ((Namun ternyata kebiasaan berdusta Firanda tidak juga berhenti. apalagi sampai ke rumahnya. dan bagaimana celaan beliau terhadap syaikh Muqbil rahimahullah yang rekamannya ada pada sang ustadz…??! Keenam : Adapun perkataan sang ustadz ((yang menyebabkan Syaikh Abdullah Al-Bukhari marah besar kepadanya dan tidak memaafkannya hingga dia datang ke rumah Beliau. Menurut berita dari Syaikh Al-Bukhari bahwa dia telah datang untuk meminta maaf.salafybpp. Muhammad Nur Ihsan hafizhahullah belum disematkan oleh syeikh ini gelar Al Kadzdzab.

dll. jika saya bertemu dengannya maka akan saya hajr dia. Askari dan beliau menjawab : “Setahu ana tidak ada.wordpress. Jahat.. Khobiits. ustadz Arifin Badri dan ustadz Nur Ihsan. Namun tidak pernah kita ketahui bahwa Firanda ruju’ dari keyakinannya yang menyimpang. diantaranya ustadz Usamah Mahri. silahkan bertanya kepada ustadz Taslim. “Maka Syaikh pun berkata tentang Firanda—semoga Allah memberi hidayah kepadanya—: “KADZDZAB KHABITS DAJJAL” (Pendusta besar. Demikian sekilas info. Qootalahullah. Baarokallahu fiikum. Bahkan berpura-pura menjanjikan di hadapan Syaikh untuk menarik bukunya dan menulis bantahan terhadap buku pembelaannya terhadap Ihya At-Turats (IT). Saya berkata : . Firanda Andurjana yang baru saja diberikan penjelasan Syaikh Abdullah Bukhari. Demikian perkataan "ulama besar" kota madinah. Demikian juga saya tidak pernah berjanji menarik buku lerai pertikaian sebagaimana yang disebarkan di internet sbb : ((Kendati asatidzah Salafiyyin dan ulama Salafy telah banyak menerangkan kesesatan Ihya at-Turots.com/2009/10/23/permasalahan-ath-thurots-telah-selesai/) Demi Allah saya tidak pernah menyatakan akan membantah buku saya sendiri apalagi sampai berjanji menarik kembali buku saya. Jika saya berdusta semoga saya dimasukan dalam neraka jahannam bersama Iblis. akan menjadi sampah sejarah. Akan tetapi jika sang ustadz yang berdusta….”. bahkan para pengikutnya masih menjadikan bukunya tersebut sebagai tameng untuk bermuamalah dengan Ihya At-Turats. Saya berlindung kepada pndusta yang jahat". semoga bermanfaat.” ujar al Ustadz Askari. syaikh Abdullah Bukhari pun menanyakan pada salah satu ustadz Salafi.sangat menyenangkan hati saya. tak segan berdusta di hadapan kawan-kawannya seide. Dan ini benar… buktinya sang ustadz memberi persyaratan… Akan tetapi justru inilah yang –demi Allah. (Abu Salma Berkata : Yang tidak percaya dan ragu silahkan hubungi para asatidzah tersebut)) (lihat http://abasalma.Bahkan syaikh fulan ini lantas marah-marah dan berkata : "Firanda adalah kadzdzab Dajjaal. Abdus Shamad. rupanya Firanda pura-pura tidak tahu kesesatan IT. saya tidak pernah berkata demikian.”Dan Majelis ini dihadiri beberapa ustadz. Ketujuh : Kalau permasalahan ini kita angkat ke syaikh Abdul Muhsin tentu sang ustadz tidak berkenan. wahai Syaikh. Dajjal).

Innaa lillaah wa inna ilaihi raji'un… . karena sebagian teman-teman ustadz di Madinah lebih dekat kepada beliau syaikh Al-Jabiri hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih. Maka saya ingin tahu kapan sang ustadz bisa tiba di Madinah?. sehingga saya bisa mengatur waktu bersama syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih. dan mohon agar segala data dipersiapkan agar bisa disampaikan kepada dua syaikh tersebut dengan baik. atau yang lainnya. Baarokallahu fiik. hajr menghajr… tuduh menuduh…hingga sampai pada tingkat perceraian…. Kemudian sang ustadz menyebutkan para syaikh yang diharapkan ikut serta dalam pertemuan tersebut. Namun ada satu syarat yang harus diwujudkan agar hasil dari majelis tersebut benar-benar ilmiah: karena kita sedang membahas permasalahan Ihya At-Turats dan pengaruh bermuamalah dengannya. Adapun syaikh dari pihak sang ustadz hafizohullah maka ana meminta agar sang ustadz bisa menghubungi syaikh Ubaid Al-Jabiri hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih. Jika memang syaikh Ubaid tidak berkesempatan maka saya mohon sang ustadz menghubungi Syaikh Robi' hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih atau syaikh Muhammad bin Haadi hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih. Karena sungguh hati ini merasa pilu akibat perpecahan… tahdzir mentahdzir. maka perlu dihadirkan dalam majelis tersebut minimal satu orang dari para ulama (meskipun bukan kibar menurut Firanda) yang mengetahui sepak terjang yayasan ini diberbagai negeri. semoga Allah akan memudahkan jalan menuju persatuan ahlus sunnah wal jama'ah.Alhamdulillah … hati ini sungguh berbinar-binar tatkala membaca tanggapan al-ustadz hafidzohullah. baarokallahu fiik. Maka saya mengusulkan agar permasalahan diangkat kepada Syaikh Abdul Muhsin Al-Abaad hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih yang merupakan ulama paling senior di kota Madinah. apakah Syaikh Abdurrazzaq atau Syaikh Abdul Muhsin. dan juga posisi beliau yang di Madinah. agar pembahasan tersebut benar-benar sesuai dengan porsinya secara ilmiah dan kenyataan yang ada)). dan saya akan segera menghubungi beliau. Hati ini akan menjadi lapang jika saya dan syaikh menerima keputusan syaikh Abdul Muhsin Al- Abbad hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih yang ditemani oleh salah seorang syaikh yang mentahdzir yayasan IT. Sang ustadz telah berkata ((Maka saya katakan: saya persilahkan kepada Firanda untuk memilih ulama kibar versi Firanda yang mana yang dia inginkan.

Mohon kabarkan kepada saya kapan sang ustadz tiba di kota Madinah . Baarokallahu fiikum Ini merupakan langkah yang baik. Madinah . Dengan Nama-nama-Mu Yang Husna dan Sifat-sifat-Mu Yang 'Ulya. Sekali lagi permintaan saya : . semoga dengan usaha ini. Engkau melerai pertikaian dan menjalin ukhuwah di jalan nubuwwah diantara Ahlus Sunnah di Indonesia. Ya Allah. . Mohon hubungi syaikh dari pihak sang ustad.Semoga pertemuan nanti diberkahi oleh Allah dan menjadi solusi atas pertikaian selama ini. Keputusan Syaikh Abdul Muhsin hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih nantinya akan disebarkan dan menjadi kesepakatan kita berdua.com . 11 04 1432 H / 16 03 2011 M Abu Abdilmuhsin Firanda Andirja www.firanda. Allahumma amin. adapun syaikh Abdul Muhsin hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih maka saya yang akan langsung menghubungi beliau hafizhahullah wa thawwala 'umrahu fi tha'atih.