You are on page 1of 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Eksperimen fisika memiliki peranan yang sangat penting. Perkembangan ilmu
pengetahuan khususnya yang berhubungan dengan fisika muncul dengan adanya eksperimen
fisika. Hal terpenting yang harus diperhatikan dalam melakukan eksperimen fisika adalah set
eksperimen yang digunakan. Set eksperimen sangat menentukan hasil yang didapatkan pada
suatu penelitian. Saat ini telah banyak industri yang mengembangkan set eksperimen fisika untuk
memudahkan siswa dan mahasiswa dalam memahami pelajaran fisika. Set eksperimen tersebut
dapat berupa analog maupun digital.
Namun, pengembangan set eksperimen fisika belum optimal sehingga masih banyak set
eksperimen fisika yang berupa analog. Salah satunya adalah set eksperimen bidang miring untuk
menentukan koefisien gesek. Penentukan koefisien gesek dapat dilakukan dengan tiga cara,
yaitu dengan menggunakan balok yang ditarik dengan katrol pada bidang datar, balok yang
meluncur pada bidang miring, dan balok yang ditarik dengan katrol pada bidang miring. Pada
penelitian ini, penentuan koefisien gesek statis digunakan balok yang meluncur pada bidang
datar. Berdasarkan hukum Newton I, maka didapatkan rumus sebuah benda tetap pada keadaan
awalnya yang diam atau bergerak dengan kecepatan tetap kecuali ia dipengaruhi oleh suatu gaya
tidak seimbang atau gaya eksternal neto ( Gaya neto = gaya resultan).
Hukum I Newton tidak membuat perbedaan antara benda diam dan yang bergerak dengan
kecepatan konstan. Sebuah benda dikatakan diam atau bergerak dengan kecepatan konstan
tergantung dari kerangka acuan dimana benda itu diamati. Penentuan gerakan benda saat diam
dan akan bergerak menggunakan apliksi data studio yang berfungsi untuk mengukur gaya gesek
kinetis suatu benda.