You are on page 1of 18

Hari / Tanggal

:

Judul : Susu Kedelai

Tempat : Lab ITP

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kacang kedelai, kacang tanah, biji
kecipir, koro, kelapa dan lain-lain merupakan bahan pangan sumber protein dan
lemak nabati yang sangat penting peranannya dalam kehidupan. Asam amino yang
terkandung dalam proteinnya tidak selengkap protein hewani, namun penambahan
bahan lain seperti wijen, jagung atau menir adalah sangat baik untuk menjaga
keseimbangan asam amino tersebut.

Kacang-kacangan dan umbi-umbian cepat sekali terkena jamur (aflatoksin)
sehingga mudah menjadi layu dan busuk. Untuk mengatasi masalah ini, bahan
tersebut perlu diawetkan. Hasil olahannya dapat berupa makanan seperti keripik,
tahu dan tempe, serta minuman seperti bubuk dan susu kedelai.

Di Indonesia, kedelai digolongkan berdasarkan umur dan
warna bijinya. Warna biji kedelai dibagi menjadi 4 macam, yaitu
kuning, hitam, cokelat, dan hijau. Kedelai yang biasa digunakan
oleh pengrajin tempe sebagai bahan baku utama adalah kedelai
kuning perbedaan yang ada pada warna kedelai disebabkan oleh
pigmen yang dikandungnya. (Wirakusumah. 2005)

Salah satu produk olahan kedelai adalah susu kedelai (Pusat Pengembangan
Teknologi Pangan 1992). Susu kedelai adalah sari kedelai yang diproses dengan
menghancurkan biji kedelai dalam air dingin atau panas. Kedelai yang digunakan

kecap. Perendaman dalam air yang ditambah natrium hidroksida 0.43 %. kebutuhan protein sebesar 55 gram per hari dapat dipenuhi dengan makanan yang berasal dari 157. pemanasan. Dibandingkan dengan beras. Tahap pengolahannya meliputi pembersihan. Proses pengolahan kedelai menjadi berbagai makanan pada umumnya merupakan proses yang sederhana. Sementara itu Astawan dan Astawan (1991) menyatakan bahwa penambahan natrium bikarbonat dapat mengurangi bau langu. (Anam Khoirul. Pengolahan susu kedelai masih jarang dilakukan sebagai industri rumah tangga karena sulit menghilangkan rasa langu. . di antaranya adalah susu kedelai yang dibuat dari ekstrak kedelai. susu. Perendaman dimaksudkan untuk menghilangkan zat-zat yang rasanya tidak enak atau yang menimbulkan bau langu. jagung. kacang hijau. Proses pengolahan kedelai menjadi berbagai makanan pada umumnya merupakan proses yang sederhana. kecuali mesin pengupas. ikan segar.adalah yang berkulit kuning. penggiling. penyaringan.1% dapat memperbaiki rasa susu kedelai (Hermana 1993). Kadar protein dan komposisi asam amino serta lemak dalam susu kedelai hampir sama dengan susu sapi. daging. dan cetakan. tepung singkong. Banyak produk makanan yang dibuat dari bahan baku kedelai. Komposisi itu bergantung pada varietas kedelai dan cara pengolahannya. kedelai mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi. dan peralatan yang digunakan cukup dengan alat-alat yang biasa dipakai di rumah tangga. dan lain-lainnya. 2012) Kedelai mengandung protein 35 % bahkan pada varitas unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 % . dan peralatan yang digunakan cukup dengan alat-alat yang biasa dipakai di rumah tangga. penghancuran. serta penambahan rasa dan aroma. Bila seseorang tidak boleh atau tidak dapat makan daging atau sumber protein hewani lainnya.14 gram kedelai. hampir menyamai kadar protein susu skim kering. dan telur ayam. Kedelai dapat diolah menjadi: tempe. tahu. perendaman. keripik tempe.

1.2 Tujuan Praktikum 1. Melakukan uji organoleptic susu kedelai .2.2. Mempelajari cara membuat susu kedelai b.1 Tujuan Umum Praktikum kali ini bertujuan untuk mengetahui tahap-tahap proses pembuatan susu kedelai dan mengetahui fungsi bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatannya 1.2 Tujuan Khusus a.

Susu kedelai merupakan cairan putih kekuningan hasil dari kegiatan pengolahan pangan fungsional yang berasal dari kedelai dengan cara digiling diektrak dengan air dan dicampur pemanis dengan perbandingan tertentu kemudian direbus sampai matang . yang dicampur air kemudia disaring dan dipanaskan (Astawan. 2003). . paling tinggi dari segala jenis kacang–kacangan. Menurut Sundarsih (2009). Disamping itu kedelai juga dapat digunakan sebagai sumber lemak. penambahan bahan makanan lain yang diizinkan (SNI 01-3830-1995). protein merupakan komponen utama dari kedelai kering. dengan atau tanpa. protein kedelai adalah yang paling baik mutu gizinya yaitu hampir setara dengan protein daging. Susu Kedelai Kedelai merupakan salah satu produk olahan kedelai yang diperoleh dengan cara menggiling kedelai. artinya susu kedelai bukan merupakan obat. Kedelai utuh mengandung 35 – 40% protein. tetapi bisa menjaga kondisi tubuh agar tetap fit sehingga tidak mudah terserang penyakit (Amrin.1 Pengertian A. Sebagai minuman tambahan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. vitamin. kedelai merupakan sumber protein paling baik karena mempunyai susunan asam amino esensial paling lengkap. 2004). Susu kedelai adalah produk yang berasal dari ekstrak biji kacang kedelai dengan air atau larutan tepung kedelai dalam air. Diantara jenis kacang-kacangan. mineral dan serat Susu kedelai merupakan salah satu minuman suplemen (tambahan) yang dianjurkan diminum secara berkala atau teratur sesuai kebutuhan tubuh. Ditinjau dari segi mutu.

Syarat Mutu .0 Fosfor (mg) 50 Besi (mg) 45 Akt. Dari 1 kg kedelai dapat dihasilkan 10 ltr susu kedelai (SNI 01-3830-1995). Namun perhatian masyarakat kita terhadap jenis minuman ini pada umumnya masih kurang. Susu kedelai merupakan minuman yang bergizi tinggi.0 Kalsium (mg) 2.7 Thiamine (mg) 60 Asam Askorbat (mg) 0. Susu kedelai dapat dibuat dengan teknologi dan peralatan yang sederhana. phosphor. Penggunaan air sumur dapat menghasilkan susu kedelai dengan rasa yang lebih enak. terutama karena kandungan proteinnya. karbohidrat.08 Nio. kiita perlu menggunakan kedelai yang berkualitas baik.0 Lemak (gram) 3. Komposisi Susu Kedelai Tabel 1. zat besi. dan air. serta tidak memerlukan keterampilan khusus. Retinol (mcg) 0. Selaitu susu kedelai juga mengandung lemak.1992 C. Vitamin B kompleks (kecuali B12). provitamin A.5 KH (gram) 2. B.5 Mineral (mg) 5. Susu kedelai ini harganya lebih murah daripada susu produk hewani. Daftar Analisis Zat Gizi dalam Susu Kedelai Komponen Zat Gizi Susu Kedelai Byyd (%) 100 Energi (kal) 57 Air (gram) 240 Protein (gram) 87. kalsium. Untuk memperoleh susu kedelai yang baik.

Bebas dari rasa langu .Salmonella Koloni/ml Negatif Negatif e.0 6. 01-3830-1995 adalah sebagai berikut : Tabel Syarat Mutu Susu Kedelai Menurut SNI No.Bau .30 5 Lemak %b/b Min 11. Normal Normal a.03 8 e. 0.5-7.1 9 Cemaran arsen (As) 2 2 Cemaran mikroba : Koloni/ml Maks.50 6 Padatan jumlah Sesuai Dengan SNI 01-0222-1987 Bahan tambahan makanan a.Angka lempeng total APM/ml b. 6. Menurut Kuswara (1992:32).Pemanis buatan b.0 Min 1. Syarat mutu susu menurut SNI No.2 Maks. 2 b. 2x 10 Maks.5-7.Warna .Seng (Zn) Mg/kg Maks.Merkuri (Hg) Mg/kg Maks.0 3 Ph %b/b Min 2. dan warna adalah normal. 0. 0.Pengawet Cemaran logam Mg/kg Maks.Tembaga (Cu) Mg/kg Maks.Kapang Maks. 0.Timbal (Pb) Mg/kg Maks.0 Min 0. 0 0 f. 50 Maks. 50 Berdasarkan tabel di atas. rasa. Normal Normal b. 40 (250*) Maks. 20 Maks.0 4 Protein %b/b Min 1. 2 Maks. Normal Normal 2 c. kriteria susu yang di lihat dari bau. Syarat mutu susu kedelai adalah syarat yang ditentukan oleh Dewan Standarisasi Nasional (DSN) terhadap susu yang akan dipasarkan.Escherichia coli . 01-3830-1995 No Kriteria uji Satuan Persyaratan Susu (milk) Minuman (drink 1 Keadaan: .2 a.Staphlycoccus aureus . 20 c. 40 (250*) d.03 Maks.Bakteri bentuk koli APM/ml Maks.Rasa . 2x 10 a. 5 c.50 Min 11. <3 <3 d.Vibrio sp Koloni/ml Negatif Negatif g. 0. 5 Maks. 0. untuk memperoleh susu kedelai yang baik dan layak di konsumsi berdasarkan bahan yang di gunakan dilakukan persyaratan sebagai berikut: 1.1 Maks.Timah (Sn) Mg/kg Maks.Pewarna 7 c.

terutama jika penggilingan dilakukan secara basah dengan suhu dingin. Perendaman dalam air panas (suhu 80° C) selama 10-15 menit. susu yang akan dibotolkan sebaiknya ditambah emulsifier komersial seperti CMC (Carboxy Methyl Cellulose) atau Tween 80 b. b. Senyawa ini dapat mempengaruhi penggunaan protein dan metabolisme tubuh. Menambahkan zat pengemulsi Di dalam biji-bijian terdapat bahan padat yang dapat larut dan tidak dapat larut. 3. sebelum digiling. perendaman dalam air atau larutan NaHCO2 0. Enzim tersebut bereaksi dengan lemak sewaktu dindingsel pecah oleh penggilingan. Timbulnya rasa langu disebabkan oleh kerja enzim lipoksigenase. Bebas Antitripsin Agar bebas antitripsin. Penyimpanan dalam lemari es (4°C) dapat menjaga stabilitas koloid lebih baik daripada penyimpanan pada suhu kamar. Susu yang dipasteurisasi dan kemudian disimpan pada suhu 4°C mempunyai stabilitas yang mantap dan tidak terjadi kerusakan setelah penyimpanan selama 2 bulan . Pengaturan suhu pengolahan dan penyimpanan Penggilingan dengan air panas (90-100°C) menghasilkan koloid yang lebih baik di bandingkan dengan penggilingan dingin (30°C). Pengaturan kadar protein . Antitripsin ini merupakan senyawa anti gizi yang umumnya terdapat pada kacang-kacangan. Enzim lipoksigenase mudah rusak oleh panas. Dan untuk menghilangkan langu tersebut dapat dilakukan dengan cara : a.5% dilakukan selama selama semalam (8-12 jam) yang diikuti dengan blanching menggunakan air mendidih selama 30 menit. c. Menggunakan air panas (suhu 80-100° C) pada saat penggilingan. 2. Stabilitas Koloid yang Mantap Untuk mendapatkan stabilitas koloid yang mantap dapat dilakukan dengan cara: a.

terutama untuk keseimbangan metabolisme. AAK (2003) dalam Carolina (2006). Bahkan . Manfaat Susu Kedelai Berbagai penelitian membuktikan bahwa kedelai menyimpan potensi gizi yang baik. pemberian ransum kedelai pada tikus bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah. Untuk mendapatkan susu yang baik (tidak menggumpal pada waktu dipanaskan). dengan mengkonsumsi susu kedelai atau olahannya secara intensif. Blake. susu akan lebih kental dan membentuk gumpalan jika dipanaskan. juga menjelaskan bahwa pada susu kedelai juga mengandung senyawa yang disebut lesitin. pancreatic island dapat membesar sehingga produk insulin pun akan bertambah. Dengan ini diperoleh kadar protein 3-4 persen. Sedangkan menurut Wijayakusuma (2003) dalam Carolina (2006). kedelai bermanfaat bagi penderita diabetes dengan komplikasi ginjal. D. maka kadar protein pada susu kurang dari 7 persen. Menurut Anderson. sehingga kurang disukai konsumen. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa. Jika kadar protein susu 7 persen atau lebih. yang mempunyai fungsi sangat baik di dalam tubuh. Turner & Smith dalam Kusumah (2008). Suriawiria (2002) dalam Carolina (2006). menjelaskan bahwa salah satu terapi diet untuk menanggulangi dan mencegah diabetes mellitus adalah dengan memanfaatkan berbagai macam makanan fungsional salah satunya adalah susu kedelai. Keadaan ini dapat diperoleh dengan penambahan air pada bubur hasil penggilingan sehingga rasio (perbandingan) air dan bahan kering menjadi 10 : 1.

Rendam kacang kedelai dengan soda kue 0. 5. 2. Blender kedelai bersama wijen sangrai dan kecambah jagung.25 – 0. Saring dengan kain. Bubur yang diperoleh ditambahkan air mendidih.2 Tahap – Tahap Pembuatan 1. 7. Lesitin juga sebagai antioksidan yang mampu untuk menjaga sel-sel pada pankreas untuk tidak mengalami kerusakan akibat oksidasi.3 Teknik atau Metode Pengolahan . serta mampu meregenerasi sel-sel yang rusak dengan cepat sehingga ketika pankreas diberi tambahan lesitin maka sel-sel pankreas akan berfungsi dengan baik kembali serta dengan bantuan lesitin pula insulin mampu diproduksi kembali secara maksimal 2.Tambahkan CMC ( 10 mg CMC = 1 liter susu ) 2. untuk menambah rasa tambahkan gula pasir sebanyak 7-15 persen. 3.lesitin mempunyai peran yang baik dalam pengendalian kandungan glukosa darah dan kolesterol darah. Kulit kedelai di kupas dengan cara diremas-remas dan dicuci dengan air beberapa kali ( kulit akan mudah dipisahkan ) 4. Rebus air saringan tadi dengan api kecil sampai mendidih. sehinga jumlah air secara keseluruhan mencapai 10 kali bobot kedelai kering. Tiriskan tambahkan air baru lalu didihkan selama 30 menit.5 persen selama 30 menit. 6.

2.5 persen selama 30 menit. sehinga jumlah air secara keseluruhan mencapai 10 kali bobot kedelai kering. Wajan 4. Gelas plastik 3.1 Alat dan Bahan 3. BAB III METODE PRAKTIKUM 3. untuk menambah rasa tambahkan gula pasir sebanyak 7-15 persen. 2 sdt wijen sangrai 4. Bahan 1. 1kg kacang kedelai 2. Rebus air saringan tadi dengan api kecil sampai mendidih. Sendok 3. Tiriskan tambahkan air baru lalu didihkan selama 30 menit.Tambahkan CMC ( 10 mg CMC = 1 liter susu ) .2. Saring dengan kain.2.1.25 – 0. 7. 5. Bubur yang diperoleh ditambahkan air mendidih. 6. Kulit kedelai di kupas dengan cara diremas-remas dan dicuci dengan air beberapa kali ( kulit akan mudah dipisahkan ) 4. Baskom 2.1. CMC Air mendidih 3.1. Prosedur Kerja 1. Alat 1. 10 butir kecambah jagung 3. 3. Rendam kacang kedelai dengan soda kue 0. Blender kedelai bersama wijen sangrai dan kecambah jagung.

daun salam. Santan. lengkuas. 3.3 Diagram Alir DAGING AYAM Masak (kukus) hingga lunak 1. Bumbu halus (diamkan hingga meresap) 2. serai Suwir-suwir Minyak goreng hingga teren Masak dalam wajan sampai santan kering Goreng sampai kuning kecoklatan dan renyah Pres hingga kering ABON AYAM .

paling tinggi dari segala jenis kacang–kacangan. 2. Kedelai utuh mengandung 35 – 40% protein. kedelai merupakan sumber protein paling baik karena mempunyai susunan asam amino esensial paling lengkap. dan hijau. Menurut Sundarsih (2009). Kedelai adalah salah satu komoditi pangan utama setelah padi danjagung. Kedelai kuning adalah kedelai yang kulit bijinya berwarna kuning. mineral dan serat. Ditinjau dari segi mutu. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.846 Kadar Padatan terlarut =11°Brix 4. putih.550 Liter Berat Akhir x 100 Redenmen = Berat Awal 11550 x 100 = 13000 =88. Penambahan bahan .1 Hasil Pengamatan a Hasil Pengamatan Organoleptik Warna Tekstur Aroma Rasa Susu kedelai Krim cair Khas kedelai Manis b Data Penimbangan Berat awal :13 =13000 ml Berat Akhir :11.2 Pembahasan 1. vitamin. protein merupakan komponen utama dari kedelai kering. Disamping itu kedelai juga dapat digunakan sebagai sumber lemak. Susu kedelai Bahan baku utama dalam proses pembuatan susu kedelai adalah kedelai. Diantara jenis kacang-kacangan. protein kedelai adalah yang paling baik mutu gizinya yaitu hampir setara dengan protein daging. Bahan baku susu kedelai yaitu kedelai kuning.

dan pengawet alami. 1997). akibatnya menghambat sitoplasma menurun sehingga terjadi plasmolisis yang menyebabkan kematian sel (Winarno. Garam (NaCl) mampu meningkatkan tekanan osmotik substrat yang menyebabkan terjadinya penarikan air dari dalam bahan pangan sehingga mikroorganisme tidak dapat tumbuh. Selain itu. 2) Gula Gula (sukrosa) adalah sejenis karbohidrat yang digunakan sebagai pemanis. ionisasi garam juga akan menghasilkan ion khlor yang bersifat racun bagi mikroorganisme. Sumber bahan mentah untuk pembuatan gula yaitu tebu dan bit gula. Proses Pembuatan Susu Kedelai . 1) Air Pada proses pembuatan susu kedelai. dan pemasakan. air berperan dalam proses perendaman. Mekanisme gula sebagai bahan pengawet yaitu menghasilkan tekanan osmosis yang tinggi sehingga cairan sel mikroorganisme terserap keluar. 2005). Pada proses penggilingan digunakan air untuk mendapatkan kekentalan bubur yang diinginkan serta paat pendidihan. Pada proses perendaman dilakukan dengan menggunakan air untuk mempermudah proses penggilingan sehingga dihasilkan bubur kedelai yang kental. pencucian. perlu ditambahkan air pada bubur kedelai untuk mempermudah proses pemasakan karena sifat bubur kedelai yang masih kental. penggilingan. perendaman juga dapat membantu mengurangi jumlah zat antigizi (antitripsin) yang dapat mengurangi daya cerna protein pada produk susu kedelai. 3) Garam Penambahan garam pada susu menyebabkan susu kedelai menjadi makin awet dan mempunyai rasa yang lebih lezat (Suprapti. 3. Jenis gula yang dipakai adalah gula pasir. Selain itu garam juga berfungsi untuk mempertinggi aroma serta sebagai pengawet karena fungsi garam yang mengikat air sehingga pertumbuhan mikroba juga dapat dihambat. penambah rasa. Fungsi gula dalam pembuatan susu kedelai adalah sebagai bahan pemanis.

tidak terserang hama. kemudian biji kedelai digiling dengan menggunakan air ditiriskan dengan maksud agar biji kedelai terpisan dengan air perebusan yang bercampur dengan enzim. kemudian dilakukan perendaman biji kedelai selama kurang lebih 12 jam atau semalam. kemudian selanjutnya di lakukan pencucian dari biji kedelai yang telah di kupas. di maksudkan agar mendapatkan sari-sari dari biji kedelai. pengolahan biji kedelai bukan menghasilkan susu bubuk kedelai melainkan susu kedelai cair. dan juga dapat mengurangi bau khas (langu) dari kedelai itu sendiri. provitamin A. hal ini di maksudkan agar memudahkan dalam melakulakan pengelupasan kulit dari biji kedelai terkelupas. hal ini dimaksudkan agar dapat menghasilkan olahan produk susu kedelai yang berkwalitas. hal ini di maksudkan agar biji kedelai bebas dari kotoran dan mikroorganisme lainnya sehingga menghasilkan susu kedelai yang berwarna putih. dan tidak busuk. kemudian di lakukan penyaringan untuk memisahkan susu kedelai dengan residunya Pada percobaan kali ini. Vitamin B kompleks (kecuali B12). karbohidrat. dan air. Rasa langu yang tidak disukai ini dihasilkan oleh adanya enzim . namun pada percobaan kali ini Hasil susu kedelai yang diperoleh sangat baik mulai dari rasa dan penampilan yang tidak jauh berbeda dengan susu kedelai yang ada dipasaran. Selain itu manfaat dari perendaman adalah memperbaiki komposisi kimia kedelai. Pada pengolahan susu kedelai ini. karena tahap Spray Dryer tidak di lakukan yang disebabkan keterbatasan waktu. dapat memberikan dispersi yang lebih baik dari bahan padat pada kedelai yang digiling dan diekstraksi. kemudian biji kedelai di rebus dengan air selama 30 menit yang di maksudkan agar menonaktifkan enzim lipoksigenase yang dapat menyebabkan langu dan juga sebagai tahap untuk melunakkan biji kedelai sehingga memudahkan dalam proses selanjutnya. phosphor. Bau dan rasa langu merupakan salah satu masalah dalam pengolahan kedelai. Selaitu susu kedelai juga mengandung lemak. selanjutnya biji kedelai diblender dengan perbandingan kedelai : air (1:3). Susu kedelai merupakan minuman yang bergizi tinggi. zat besi. tahap pertama Dilakukan sortasi dari biji kedelai yang tidak cacat. terutama karena kandungan proteinnya. tidak keriput. kalsium.

Ampas hasil penyaringan disebut ampas yang kering. Proses ekstraksi susu kedelai dipengaruhi oleh suhu. Penuangan air diakhiri ketika filtrat yang dihasilkan sudah mencukupi.senyawa penyebab bau langu. Proses penggilingan dilakukan dengan menggunakan blender dengan tenaga penggerak dari motor lisrik. selanjutnya dilakukan proses penyaringan. Hal ini terjadi karena enzim lipoksidase menghidrolisis atau menguraikan lemak kedelai menjadi senyawa. kedelai pun dilakukan proses penggilingan.2010). dan dapat untuk makanan ternak ataupun dijual untuk bahan dasar pembuatan tempe gembus/bongkrek (Anonim.keping-keping kedelai digiling sampai halus sehingga menjadi bubur kedelai berwarna putih. Kemudian saringan yang berisi ampas diperas sampai benar-benar kering. Setelah dilakukan proses penggilingan. Pada proses penyaringan ini bubur kedelai yang telah mendidih dan sedikit mengental kemudian dialirkan melewati kain saring yang ada diatas bak penampung. Pada proses penggilingan. Tujuan penggilingan yaitu untuk memperoleh bubur kedelai yang kemudian dimasak sampai mendidih (Shinta. faktor penyebab off-flavor yang lain dalam kedelai adalah rasa pahit dan rasa kapur yang disebabkan oleh adanya senyawa-senyawa glikosida dalam biji kedelai. 2012). yang tergolong pada kelompok heksanal dan heksanol. Saat penyaringan secara terus-menerus dilakukan penambahan air dengan cara menuangkan pada bagian tepi saringan agar tidak ada padatan yang tersisa di saringan. Setelah dilakukan perendaman. Senyawa-senyawa tersebut dalam konsentrasi rendah sudah dapat menyebabkan bau langu. Disamping rasa langu. ekstrak dapat dilakukan dengan air dingin dan air panas (80-100 0C). tujuan dari proses penyaringan ini adalah memisahkan antara ampas atau limbah padat dari bubur kedelai dengan filtrat yang diinginkan. Selanjutnya kedelai dicuci kembali sambil diremas-remas sehingga kulit ari terlepas dan mudah dipisahkan dari kedelai. soyasaponin dan sapogenol merupakan penyebab rasa pahit yang utama dalam kedelai dan produk-produk non fermentasinya. Menurut Inggit (2012).lipoksidase pada kedelai. Diantara glikosida-glikosida tersebut. Umumnya pada suhu . Saat proses penggilingan digunakan air untuk mendapatkan kekentalan bubur yang diinginkan.

bahan diekstraksi dengan panas yang dapat membuat protein terdenaturasi dan sulit larut dalam air. Proses penyaringan akan menghasilkan filtrat susu kedelai.Selanjutnya dilakukan pemanasan atau perebusan pada susu kedelai sampai kekentalan yang diinginkan dan dikemas (cup) secara hot filling. dan essence sebagai bahan pengawet. Dalam pembuatan tahu ini. Ekstraksi panas akan menghasilkan rendemen protein lebih dari 80% dan mencegah aktivitas enzim lipoksigenase yang menyebabkan bau langu pada kedelai.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa: Susu kedelai adalah minuman yang terbuat dari kacang kedelai. Hal ini akan membuat mikroba terutama yang terdapat pada permukaan akan keluar.ekstraksi semakin tinggi maka kecepatan dan banyaknya bahan yang terekstraksi semakin besar. garam. diproduksi dengan merendam kedelai kering dan menggiling mereka dengan air. .3 Lampiran Gambar BAB V PENUTUP 5. 4. Hot filling bertujuan meminimalisasi jumlah oksigen terlarut dan membuat kandungan uap air head space lebih banyak dibandingkan dengan udara. Kemudian pada susu kedelai ditambahkan gula.

Di akses 24 November 2012  Eemoo-esprit. Timbulnya rasa langu disebabkan oleh kerja enzim lipoksigenase yang terdapat dalam biji kedelai. arulaja22.blogspot. 2010. Langu adalah rasa khas kedelai mentah. Di akses 11 Oktober 2010 . Kandungan Gizi Susu Kedelai. DAFTAR PUSTAKA  Anam Khoirul.com/2010/10.com/. Membuat Susu Kedelai.blogspot. yang umumnya tidak disenangi oleh berbagai golongan masyarakat. eemoo- esprit. 2012.

co.Com. Www.html .com/2010/10/17. Khasiat Susu Kedelai.Khasiatku. Di akses 17 Oktober 2010  Ferlina.blogspot.wordpress. Yeast Khamir. Diakses Pada Tanggal 6 Desember 2011  http://chicamayonnaise. Maltodekstrin. Yisluth. S. 2010. 2009.id/2012/04/susu-kedelai-dan- perbandingannya.