You are on page 1of 11

PEMBAHASAN

1. Supercontinent Columbia

Columbia, dikenal juga dengan nama Nuna dan Hudsonland, merupakan salah satu
superbenua purba. Superbenua ini dikemukakan pertama kali oleh J.J.W. Rogers dan M. Santosh
(2002) dan keberadaannya diperkirakan 1,8 sampai 1,5 miliar tahun yang lalu pada era
Paleoproterozoikum.

Columbia diperkirakan membentang sepanjang 12.900 kilometer dari utara ke selatan,
dan sekitar 4.800 kilometer di bagian yang paling luas.Pantai timur India telah menyatu ke barat
Amerika Utara, sedangkan bagian selatan Australia menyatu dengan bagian barat
Kanada.Sebagian besar Amerika Selatan berputar sehingga bagian tepi barat yang sekarang
menjadi Brasil sejajar dengan bagian timur Amerika Utara, membentuk batas benua yang
memanjang sampai ke tepi selatan Skandinavia.

2. Supercontinent Rodinia (1.1 - 750 juta
tahun lalu)

Rodinia adalah superbenua tertua yang
jejak geologinya masih bisa dilacak oleh para ahli
geologi.Superkontinen ini jauh lebih tua daripada
Pangea, tetapi masih lebih muda daripada superbenua Columbia (1800-1500 juta tahun) dan
Vaalbara (3600 juta tahun).Walaupun lebih muda, Rodinia dipercayai bukan hanya sebuah
hipotesis lagi, tetapi betul-betul pernah ada.

1
Nama Rodinia sendiri dipopulerkan oleh Dalziel (1991), Moores (1991) dan Hoffman
(1991).Rodinia adalah kata dalam bahasa Rusia yang berarti “motherland” (tanah ibu/leluhur).
Konon, Rodinia mulai terbentuk sekitar 1400 juta tahun yang lalu (Ma), pada saat 3 sampai 4
benua mulai menyatu. Konon lagi, pada sekitar 1000 Ma Rodinia ini sudah jelas terkonsolidasi,
yang ditunjukkan oleh pembentukan sebuah rangkaian pegunungan. Para ahli menyebut proses
pembentukan rangkaian pegunungan itu dengan nama Grenville Orogeny. Rodinia terbentuk
sekitar 1.3 miliar tahun lalu dari tiga atau empat benua.

3. Supercontinent Pangea (300 - 180 juta tahun yang lalu)

Teori Pangea adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa jutaan tahun yang lalu semua
benua bergabung bersama dalam satu daratan besar yang disebut Pangea (sebelum akhirnya
benua sekarang terdiri dari 5 buah benua).Kemudian karena suatu alasan yang masih belum
diketahui pasti, benua-benua pecah dan mulai hanyut dalam arah yang berlawanan. Teori
selanjutnya mengatakan bahwa benua-benua akan terus melayang sampai mereka bertemu lagi,

9
dalam konfigurasi yang berbeda. Diyakini oleh beberapa ahli bahwa pangea memilik
karakteristik yang sama dengan Antartica sekarang.

Teori Pangea sendiri didasari oleh teori Alfred Wegener,seorang Ilmuwan Jerman .Pada
Tahun 1920 dalam buku The Origin of Continents and sea (Entstehung Die Kontinente und der
Ozeane), Dia mendalilkan bahwa semua benua itu pada satu waktu membentuk satu superbenua
Pangaea, sebelum kemudian putus dan hanyut ke lokasi sekarang. Jadi benua pada jaman dahulu
di ibaratkan sebuah batu apung yang bergerak karena adanya pergerakan lempeng di bagian
bawah kulit bumi ini. Pangea mulai memecahkan diri nya menjadi benua (daratan) yang lebih
kecil yang bernama Laurasia (membentuk daratan belahan selatan seperti amerika latin, Afrika,
India, Antartika, Australia, Selandia baru, New guenea dll) dan Gondwanaland (membentuk
daratan belahan utara seperti Amerika dan Eropa) selama periode Jurassic (jaman dinosaurus).

9
Sedangkan pada akhir periode Cretaceous benua benua yang ada sudah sama dengan apa
yang kita lihat hari ini (5 benua). Pada saat benua Pangea terbentuk, daratan daratan yang
menjadi benua sekarang memiliki daratan penghubung (jembatan benua) yang menghubungkan
benua Amerika bagian selatan (latin), Afrika, India, Australia dan Antartika.Pertanyaan nya
sekarang adalah, bila kerak kulit bumi ini terus bergerak sampai hari ini, maka berapa kecepatan
nya? oke, jadi begini, benua yang kita diami sekarang ini bergerak sangat lambat (dan tak bisa
dirasakan oleh kita yang berdiri diatasnya), pergerakan lempeng lempeng benua ini tiap tahun
nya mencapai 1.5 inchi/tahun bahkan lebih lambat dari pertumbuhan kuku jari tangan kita
pertahun nya. Dan dengan ini jelas dibutuhkan ber juta juta tahun bagi daratan benua itu untuk
bergerak berjauhan dan membentuk benua yang ada sekarang.

Dan tanpa kita sadari pun sekarang benua benua kita telah "bertumbukan" dan proses nya
telah berlangsung selama beberapa juta tahun, daratan Afrika telah bertumbukan dengan daratan
benua Eropa. Italia, Yunani dan hampir semua kota di bagian Mediteranian merupakan bagian
dari alur lempeng Afrika, dan itu telah tercatat pergerakan nya dalam 40 juta tahun terakhir
(menurut data geologist). Tanda tanda lain pergerakan tersebut adalah Gunung Alpen Swiss dan
pegunungan Pyrenees telah saling mendorong, sehingga menyebabkan gempa bumi yang
terkadang menyerang wilayah bagian Yunani dan Turki. begitu pula Australia yang diramalkan
kedepan nya bila diperhitungkan dengan pergerakan lempeng bumi tersebut, maka Australia akan
terus bergerak ke arah Utara hingga membentur Asia Tenggara.

8
Awal terbentuknya Samudera besar di bumi ini juga di pengaruhi oleh Pangea. Setelah
perpisahan (partisi pangea) tersebut muncullah samudera yang diperkirakan terbentuk 180-200
juta tahun yang lalu yaitu Samudera Atlantik tengah antara barat laut Afrika dan Amerika Utara
serta Samudera Hindia barat daya antara Afrika dan Antartika. Jadi sangat dimungkinkan bila ini
terus terjadi, maka bumi (benua) kita ini sedang dalam proses untuk menjadi "pangea"
selanjutnya, karena bukti bukti penelitian memang menunjukkan hal tersebut. Jadi kurang lebih
250 tahun lagi Bumi ini bisa jadi tak berbentuk lagi seperti sekarang ini demikian penilitian yang
di lakukan pihak NASA (Pangea Ultima).

Selain membentuk Samudera, karena teori nya dulu benua kita saling terhubung, maka
saat benua ini terpecah pecah menjadi sekarang ini, juga membawa karakteristik vulkanis yang
serupa, seperti terbentuknya "ring of fire" atau cincin api yang melingkar dari Peru, terus
memanjang hingga ke Meksiko, sepanjang pantai timur Amerika (los angeles), Alaska, Jepang,
lalu Piliphina, Indonesia, kepulauan di Pasifik, dan berakhir di Selandia baru.

4. Pergerakan Lempeng Tektonik di Masa Depan

9
Untuk membuat model bumi masa depan harus diketahui kecepatan dari pergerakan
kerak-kerak bumi ini terlebih dahulu, kemudian masing-masing kerak lempeng ini ditabrakkan.
Berikut ini gambar bentuk lapisan bumi.

Arah dan kecepatan lempeng tektonik

Arah dan kecepatan gerakan lempeng tektonik saat ini direkam dengan menggunakan
GPS (Global Positioning System). Gambar tersebut menunjukkan peta kecepatan masing-

8
masing lempeng tektonik yang ada di bumi ini. Panjang dari anak panah menunjukkan
kecepatannya.Semakin panjang semakin cepat jalannya.Lempeng IndoAustalia bergerak dengan
kecepatan 7-8 cm pertahun ke arah Timur laut.Sedangkan Eurasia bergerak ke timur.Terlihat
bahwa ada tubrukan kalau arahnya berbeda.Tubrukan lempeng ini yang menyebabkan gempa.
Dengan bermodalkan rupa bumi saat ini beserta kecepatan gerakan benua-benua masa
kini dapat dibuat model benua bumi di masa mendatang.

4.1. Bumi Saat Ini
Bumi saat ini tentu saja bisa di lihat saat ini juga.Kondisi saat ini merupakan kondisi ideal
untuk hidupnya manusia.

Bumi dimasa kini, daerah yang tektoniknya paling aktif tentu saja Asia Tenggara,
khususnya Indonesia.

4.2 Bumi masa depan 50 juta tahun lagi

Bumi 50 juta tahun yang akan datang, seandainya gerakan tektonik lempeng yang terjadi
saat ini berlangsung terus hingga 50 juta tahun lagi maka Benua Australia akan menabrak Asia.

9
Bumi Masa Depan 150 juta Tahun Lagi

Bumi 150 juta tahun lagi, Samudera Atlantik mulai tertutup.Terkungkung di antara
benua-benua besar.Terbentuk zona penunjaman sepanjang Amerika Utara. Saat itu Amerika akan
gantian menjadi pusat gempa dunia. Akibat menunjamnya kerak samudera diantaranya maka
daratan Benua Afrika dan Benua Amerika Utara menjadi saling mendekat. Saat itu orang negro
akan bersatu dengan orang putih.

3.4 Bumi Masa Depan 250 juta Tahun Lagi

Beginilah rupa bumi 250 juta tahun yang akan datang. “Pangea Ultima” akan terbentuk
setelah 250 juta tahun lagi. Benua Pangea masa depan, “Pangea Ultima” terbentuk akibat
penunjaman kerak-kerak samudera yang habis menunjam ke dalam mantel bumi. Akhirnya
mempertemukan seluruh benua-benua yang ada di Bumi. Dengan “pertemuan” benua-benua ini
kemungkinan akan menyebabkan adanya tubuh air yang “terjebak” diantara benua-benua ini.
Disini dunia mengajarkan pada manusia. Bagaimanapun semua ini secara alami akan bersatu,

8
Kenapa manusia harus selalu beradu, Tidak saling mengajukan ilmu, Tetapi kenapa malah
mengajukan serdadu.

KESIMPULAN

9
1. Supercontinent columbia (nuna) merupakan salah satu superbenua purba, yang pertamakali
dikemukakan oleh J.J.W. Rogers dan M. Santosh (2002) dan keberadaannya diperkirakan
1,8 sampai 1,5 miliar tahun yang lalu pada era Paleoproterozoikum.
2. Supercontinent rodinia merupakan superbenua tertua yang jejak geologinya masih bisa
dilacak oleh para ahli geologi. Superkontinen ini jauh lebih tua daripada Pangea, tetapi
masih lebih muda dari pada superbenua Columbia
3. Supercontinent pangea adalah sebuah teori yang menyatakan bahwa jutaan tahun yang lalu
semua benua bergabung bersama dalam satu daratan besar yang disebut Pangea (sebelum
akhirnya benua sekarang terdiri dari 5 buah benua).
4. Pergerakan lempeng tektonik setelah 250 juta tahun akan membentuk pangea ultima.
Pangea ultima ini terbentuk akibat penunjaman kerak-kerak samudera yang habis menunjam
ke dalam mantel bumi.

8
DAFTAR PUSTAKA

Julzarika, atriyon.”Model Bumi Masa Depan (250 Juta Tahun Lagi)”. 1 April 2017.
http://geo-modeling.blogspot.co.id/2013/05/model-bumi-masa-depan-250-juta-tahun.html

http://www.lintasains.com/2014/04/menenal-teori-pangea-super-continent.html( diakses Tanggal 1 April
2017 )

https://id.wikipedia.org/wiki/Rodinia (diakses Tanggal 1 April 2017 )

https://id.wikipedia.org/wiki/Columbia_(superbenua) (diakses Tanggal 1 April 2017 )

9