You are on page 1of 57

Diktat Anatomi Saraf 2015 |1

SISTEM SARAF

I. EMBRIOGENESIS SISTEM SARAF
Sistem Saraf Pusat (SSP) mulai tampak pada permulaan minggu ke-3 sebagai lempeng
penebalan ectoderm, yaitu lempeng saraf. Pinggir lateral lempeng saraf ini akan meninggi
membentuk lipatan-lipatan saraf. Lipatan saraf akan semakin meninggi, saling mendekati
garis tengah dan terbentuklah tabung saraf. Ujung cranial menutup kurang lebih pada hari
ke-25, dan ujung caudalnya pada hari ke-27.SSP selanjutnya membentuk sebuah struktur
tubuler dengan bagian sefalik yang lebar, otak, dan bagian caudal yang panjang, medulla
spinalis. Pada ujung sefalik tabung saraf memperlihatkan tiga buah pelebaran, yakni
gelembung otak primer :
 prosensefalon atau otak depan

 mesensefalon atau otak tengah

 rhombensefalon atau otak belakang

Ketika mudigah berumur 5 minggu, prosensefalon terdiri atas dua bagian : (1)
telensefalon, gelembung otak yang paling rostral, terdiri dari dua kantong lateral, hemisfer
serebri, dan bagian tengah, lamina terminalis yang digunakan oleh comissura sebagai jalur
penghubung untuk berkas-berkas serabut antara hemisfer kanan dan kiri, dan (2) diensefalon,
yang merupakan tempat berkembangnya thalamus dan hipothalamus. Mesensefalon
dipisahkan dari rhombensefalon oleh sebuah alur, yaitu isthmus
rhombencephali.Rhombensefalon juga terdiri dari dua bagian : (1) metensefalon yang
kelak membentuk pons dan serebelum, dan (2) myelensefalon yang membentuk medulla
oblongata. Lihat Figure 1.

Medulla spinalis membentuk ujung caudal SSP dan ditandai dengan lamina basalis
yang mengandung neuron motorik; lamina alaris untuk neuron sensorik; dan lempeng
lantai serta lempeng atap sebagai lempeng penghubung antara kedua sisi.

Lumen medulla spinalis, kanalis sentralis, bersambung dengan gelembung-
gelembung otak.Rongga rhombensefalon dikenal sebagai ventrikel ke-4, rongga diensefalon
sebagai ventrikel ke-3, dan rongga hemisferium serebri sebagai ventrikel lateral.Ventrikel
ke-3 dan ke-4 saling berhubungan melalui lumen mesensefalon.Rongga ini menjadi sangat

Diktat Anatomi Saraf 2015 |2

sempit dan selanjutnya dikenal sebagai aqueductus sylvii. Ventrikel lateral berhubungan
dengan ventrikel ke-3 melalui foramina interventrikularia Monro.

Bagan Embriogenesis Sistem Saraf

II. PEMBAGIAN SISTEM SARAF

encephalon
Otak
Sistem Saraf Pusat

Medulla
Medulla
Spinalis
Spinalis

Sistem Saraf

Nervi
Nervi
craniales
craniales
Sistem Saraf
Perifer
Nervi
Nervi
spinales
spinales

Bagan Pembagian Sistem Saraf

Diktat Anatomi Saraf 2015 |3

III. SISTEM SARAF PUSAT
ENCEPHALON

1. LAPISAN PELINDUNG OTAK
Enchephalon dan Medulla Spinalis merupakan bangunan yang semisolid dan lemah
sehingga perlu mendapat perlindungan. Encephalon dibungkus beberapa membran yang
mengapung dalam cairan dan dilindungi oleh cranium. Tiga membran yang membungkusnya
adalah Duramater atau Pachymeninx yang terluar dan yang terdalam adalah membran yang
melekat pada permukaan otak dan medulla spinalis disebut Piamater. Diantara kedua lapisan
terdapat membran berbentuk sarang laba-laba disebut Arachnoideamater. Piamater dan
Arachnoideamater keduanya disebut Leptomeninx.
Urutan lapisan pembungkus otak dari superficial ke profunda :
 Kutis
 Subkutis
 Gallea Aponeurotica
 Jaringan ikat longgar
 Cranium yang terbagi menjadi :
o Lamina externa
o Diploe
o Lamina interna
 Cavum epidural
 Duramater
 Cavum subdural
 Arachnoideamater
 Cavum subarachnoid
 Piamater

Diktat Anatomi Saraf 2015 |4

Gambar Lapisan Pembungkus Otak

Arachnoimat
er

Piamater

Vena Duramat
emissaria er

Gambar. Lapisan Pelindung Otak (tampak vena cerebri externa)

Duramater

Diktat Anatomi Saraf 2015 |5

Duramater terbagi menjadi dua lapis yaitu lapisan endosteal dan lapisan meningeal.
Lapisan endosteal merupakan lapisan yang menutup cranium bagian interna. Pada sutura-
sutura, lapisan endosteal berlanjut dengan ligamentum sutura.Sedangkan lapisan meningeal
adalah lapisan duramater yang meliputi otak.Lapisan meningeal ini membentuk lima septa ke
arah dalam yang membagi rongga cranium menjadi ruang ruang yang dapat berhubungan
bebas dan merupakan tempat-tempat bagian-bagian otak. Fungsi dari septa ini adalah untuk
membatasi pergeseran otak akibat akselerasi dan deselerasi otak saat digerakkan. Kelima
septa yang terbentuk dari duramater lapisan meningeal adalah : Falx Cerebri, Tentorium
Cerebelli, Falx Cerebelli, diafragma cella dan cavum trigeminale meckeli.
a. Falx Cerebri
Falx cerebri merupakan lipatan duramater yang terletak di garis tengah antara kedua hemisfer
cerebri.Ujung anteriornya melekat pada crista galli dan ujung posteriornya bergabung di garis
tengah dengan permukaan atas tentorium cerebelli.
b. Tentorium Cerebelli
Tentorium cerebelli merupakan lipatan duramater yang membentuk atap fossa cranii
posterior.Tentorium menutupi permukaan atas cerebellum dan menyokong lobus occipitalis.
c. Falx Cerebelli
Falx cerebelli merupakan lipatan duramater kecil berbentuk bulan sabit yang melekat pada
protuberantia occipitalis interna dan menonjol ke depan di antara kedua hemisfer cerebelli
hingga crista galli.
d. Diafragma cella
Diafragma cella merupakan lipatan duramater kecil yang berbentuk sirkular , membentuk
atap sella tursica. Terdapat sebuah lubang kecil di bagian tengah diafragma sellae untuk
tempat lewatnya tangkai hipofisis.
e. Cavum trigeminalis meckeli
Merupakan evaginasi duramater fossa cranii posterior ke fossa cranii media dan membungkus
ganglion trigeminale.

Innervasi Duramater

Cabang-cabang dari n.trigeminus, n.vagus, n.cervicalis 1-3, dan cabang-cabang dari
sistem symphatis berjalan ke duramater. Terdapat banyak ujung saraf sensoris pada
duramater. Duramaeter peka terhadap regangan, yang menimbulkan sensasi nyeri kepala.

Vascularisasi duramater

yang terisi oleh selapis cairan. occipitalis dan a. a. . a. Diktat Anatomi Saraf 2015 |6 Arteri yang mensuplai darah ke duramater yaitu a.meningea media yang sering rusak pada cedera kepala. Dari sudut klinis yang terpenting adalah a. a.Di daerah tertentu arachnoid menonjol ke dalam sinus venosus untuk membentuk vili arachnoidea. Vertebralis. pharyngeus ascendens. carotis interna. Septa Duramater Arachnoideamater Arachnoideamater merupakan membrane yang halus dan bersifat impermeable yang menutupi otak dan terletak di antara duramater dan piamater. ventikel III dan ventrikel IV.Kumpulan villi arachnoidea ini disebut granulationes arachnoidea yang berfungsi sebagai tempat difusi cairan serebrospinal ke dalam aliran darah vena. Sedangkan antara Arachnoideamater dan piamater dipisahkan oleh cavum subarachnoid.Cavum subarachnoid ini terisi cairan serebrospinalis(LCS)yang dihasilkan oleh plexus choroideus ventrikel lateralis. maxillaris. Antara duramater dan arachnoideamater dipisahkan oleh cavum subdural.

Lobus temporalis 4. Lobus occipitalis 5. Batang otak dan Cerebellum. Lobus insularis 6. 2. Lobus frontalis 2.Dasar dari fissura longitudinalis adalah corpus callosum.Pada fissura ini terdapat falx cerebri. Cerebrum adalah bagian dari encephalon yang terdiri dari dua hemisfer. menutupi gyrus-gyrus dan turun hingga mencapai sulcus yang paling dalam. Piamater masuk ke atap ventrikel membentuk tela choroidea kemudian bergabung dengan epindema membentuk plexus choroideus di ventrikel lateralis. Lobus limbic (lobus insularis dan lobus limbic bukan merupakan lobus dalam arti sebenarnya) Sulcus-sulcus yang konstan membagi lobus tersebut adalah: 1. Sulcus lateralis : memisahkan lobus temporalis dengan lobus frontalis dan lobus parietalis 3. di bawahnya terdapat substansia alba serta kumpulan neuro profunda yang disebut ganglia basalis. dan ventrikel IV. ventrikel III.Satu rigi lipatan cortex disebut gyrus cerebri. Diktat Anatomi Saraf 2015 |7 Piamater Piamater merupakan membrane yang melekat erat pada otak.Piamater juga membungkus pembuluh darah otak yang masuk ke substansia otak.Hemisfer cerebri terdiri atas lipatan kortex berupa substansia grisea. CEREBRUM Encephalon terdiri atas tiga subdivisi yakni Cerebrum. Kedua hemisfer cerebri dipisahkan oleh fissura longitudinalis cerebri. Sulcus parieto-occipitalis : memisahkan lobus parietal dan lobus occipital LOBUS GYRUS FUNGSI Keterangan Lobus Frontalis Gyrus Precentralis Area Motorik Primer Gyrus Frontalis . cerebrum terbagi menjadi enam lobus : 1. sedangkan parit yang memisahkan gyrus tersebut disebut sulcus cerebri. Berdasarkan gyrus dan sulcus cerebri yang konstan. Lobus parietalis 3. Substansia grisea cortex cerebri sangat berlipat-lipat. yang menghubungkan kedua hemisfer cerebri. Sulcus centralis : memisahkan lobus frontalis dan lobus parietalis 2.

Pars orbitalis opercularis) -Pars Triangularis .Pars Opercularis Lobus Parietalis Gyrus Postcentralis Area Sensorik Primer Gyrus Daerah asosiasi supramarginalis umum Gyrs angularis Lobus Temporalis Gyrus Temporalis AreaWernick Area Bicara Superior Sensorik Gyrus Temporalis Medius Gyrus Temporalis Inferior Gyrus Temporalis Cortex auditorik Tranversi Gyrus Costex olfaktorius Bersama uncus dan parahipocammpalis primer stria olfactoria lateralis Gyrus occipitotemporalis Lobus Occipitalis Gyrus lingualis Cortex visual Gyrus cuneus primer (pada sulcus calcarinus) Lobus Limbik Area subcallosa . Diktat Anatomi Saraf 2015 |8 Superior Gyrus Frontalis Media Gyrus Frontalis Area bicara Broca Area Bicara Inferior : (Triangularis dan motorik .

cerebellum terletak di posterior ventriculus quartus. Diktat Anatomi Saraf 2015 |9 Gyrus cinguli Gyrus parahippocampalis Formatio retucularis Pusat kesadaran Gyrus dentatus Tabel Lobus dan Gyrus beserta fungsinya Lobus Frontal Fissure longitudinalis Sulcus centralis Lobus Parietal Gambar Otak tampak Superior 3. medius.Cerebellum berhubungan dengan truncus encephali oleh pedunculus cerebellaris superior. dan lobus flocculonodularis.Cerebellum terdiri atas dua hemisfer cerebella yang dihubungkan oleh vermis. pons. lobus cerebella posterior. sedangkan fissura . dan inferior. dan medulla oblongata. Cerebellum terdiri atas tiga lobus yaitu lobus cerebella anterior. CEREBELLUM Cerebellum terletak di fossa cranii posterior. bagian superior dibatasi oleh tentorium cerebelli.Fissura prima merupakan celah pemisah antara lobus cerebelli anterior dengan lobus cerebelli posterior.

Claustrum . Nucleus amygdala 3. SUBSTANSIA SUBKORTIKAL Nucleus basales (ganglia basales) Nucleus basales adalah sekelompok massa substansia grisea yang terletak di dalam hemispherium cerebri. Lobus Occipital Lobuli Cerrebeli Vermis Anterior Lobuli Cerrebeli Posterior Cerrebelum dan Polus Occipitalis Cerebrum 4. Nucleus-nucleus tersebut terdiri atas : 1.Tiap lobus cerebelli dibagi lagi menjadi beberapa bagian. Corpus striatum 2. Fungsi cerebellum adalah untuk mengkoordinasikan semua refleks dan aktivitas otot voluntary. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 10 nodulofloccularis merupakan celah pemisah antara lobus cerebelli posterior dengan lobus flocculonodularis.

sedangkan bagian ujung ke medial. Nucleus ini terletak dalam di substansia alba hemispherium cerebri. yang memisahkan nucleus ini dengan claustrum. dan batang otak. putamen dan globus pallidus bersama-sama disebut corpus striatum. dan terletak di lateral thalamus. nucleus lentiformis berhubungan dengan nucleus caudatus. Bagian medial nucleus berhubungan dengan capsula interna. Permukaan lateral nucleus menempel dengan capsula interna yang memisahkannya dari nucleus lentiformis. Nucleus caudatus. Corpus ini terbagi menjadi dua oleh serabut saraf yaitu capsula interna menjadi nucleus caudatus dan lentiformis. . sedangkan di bagian lateral berhubungan dengan capsula eksterna. Nucleus caudatus. sebuah massa substansia gricea yang besar berbentuk huruf C berhubungan erat dengan ventriculus lateralis. Fungsi corpus striatum berkaitan dengan gerakan otot yang ditimbulkan dengan cara mengendalikan cortex cerebri daripada melalui lintasan descendens langsung ke batang otak dan medulla spinalis. Corpus striatum menerima serabut-serabut aferen dari berbagai daerah di cortex cerebri. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 11 Gambar Potongan Transversal tampak Substansia Sub kortex  Corpus striatum Corpus striatum terletak di lateral thalamus. Dengan kata lain claustrum memisahkan capsula eksterna dari substansia alba subcorticalis insula. subthalamus. sedangkan globus pallidus dan putamen disebut nucleus lentiformis. Di bagian inferior ujung anteriornya. kemudian serabut-serabut eferen berjalan kembali ke daerah susunan saraf yang sama. thalamus. Nucleus lentiformis adalah sebuah massa substansia grisea yang berbentuk baji dengan bagian dasarnya lebar dan cembung mengarah ke lateral.

Sulcus ini memisahkan thalamus di sebelah dorsal dengan hypothalamus di sebelah ventral. . Globus pallidus dengan adanya lamina medularis medialis terdiri atas dua segmen yaitu globus pallidus lateralis dan globus pallidus medialis. Nucleus ini sebagian terletak di anterior dan sebagian di posterior ujung cornu inferior ventriculus lateralis. terletak di lobus temporalis dekat dengan uncus. Ada anggapan bangunan ini merupakan bagian dari striatum namun fungsinya masih belum jelas. dan membentuk batas posterior foramen interventricularis. Ujung ini berfusi dengan ujung cauda nucleus caudatus yang berjalan ke anterior di atap cornu inferior ventriculus lateralis. Dipisahkan dengan globus pallidus oleh lamina medularis lateralis (eksterna) di sebelah lateral dipisahkan oleh capsula eksterna. Ujung anterior thalamus sempit.  Nucleus amygdala Nucleus amygdala berbentuk seperti buah almond. Thalamus adalah daerah fungsional yang penting dan berperan sebagai pusat seluruh system sensorik utama.  Claustrum Claustrum adalah lapisan tipis substansia grisea yang dipisahkan dari permukaan lateral nucleus lentiformis oleh capsula eksterna. Tepi medial dibatasi oleh crus posterius capsula interna. bulat. Pada permukaan ventriculus tertius terdapat parit dangkal disebut sulcus hypothalamicus.  Thalamus Thalamus adalah massa substansia grisea yang besar dan berbentuk oval yang membentuk bagian utama diencephalon. Nucleus ini merupakan bagian dari system limbik. Stria terminalis muncul dari aspek posteriornya. kecuali jaras olfaktorius. Ujung posterior thalamus melebar membentuk pulvinar yang bergantung di atas colliculus superior dan brachium superior. Globus pallidus Pada potongan otak segar tampak pucat. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 12 Putamen Putamen adalah nucleus basale terbesar dan paling lateral. Corpus geniculatum lateral membentuk tonjolan kecil di aspek bawah bagian lateral pulvinar. Pada bagian lateral claustrum dipisahkan dari cortex insulae oleh capsula externa.

Terdapat thalamus di superior hipothalamus.  Hipothalamus Hipothalamus adalah bagian dari diencephalon yang terbentang dari daerah chiasma opticum ke tepi caudal corpus mammillare. perilaku social. Thalamus merupakan pusat sel yang penting dan menerima tractus-tractus sensorik utama (kecuali jaras olfaktorius). Hubungan-hubungan hipothalamus Di anterior hipothalamus terdapat suatu area yang membentang ke depan dari chiasma opticum ke lamina terminalis dan comissura anterior area ini disebut dengan area preopticum. thalamus. Thalamus juga berperan penting untuk mengintegrasikan fungsi visceral dan somatic. Ke arah caudal. serta hipofisis. Secara mikroskopis hipothalamus terdiri atas sel-sel saraf kecil yang tersusun dalam kelompok atau inti. . serta emosi. di lateral ditutupi oleh ependyma dan membentuk sebagian lantai ventriculus lateral. Struktur ini terletak di bawah sulcus hipotalamikus pada dinding lateral ventriculus tertius. Jadi hipothalamus secara anatomi area kecil otak yang terletak sangat dekat dengan system limbic. haus. Struktur ini dianggap sebagai pusat yang mengintegrasikan dan menyalurkan berbagai infoemasi ke cortex cerebri dan berbagai region subkortikal lainnya. Hipothalamus mengintegrasikan dan mengendalikan fungsi saraf otonom dan system endokrin juga berperan dalam homeostatis tubuh dalam pengaturan suhu tubuh. Dari anterior ke posterior berhubungan dengan chiasma opticum. Permukaan inferior bersambung dengan tegmentum mesensepalon Permukaan medial thalamus membentuk bagian superior dinding lateral ventriculus tertius dan bisanya berhubungan dengan thalamus sisi yang berlawanan melalui pita substansia grisea yang disebut hubungan intertalamik (adhesion intertalamika). bagian lateral sebagian tertutup plexus choroideus ventriculus lateralis. di bagian inferolateralnya terdapat daerah subthalamik. tractus-tractus ascenden dan descenden. tuber cinereum dan infundibulum. hipothalamus bergabung dengan tegmentum mesencephalon. Permukaan lateral thalamus terpisah dari nucleus lentiformis oleh capsula interna. corpus mammillare. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 13 Permukaan superior thalamus di sebelah medial ditutupi oleh tela choroidea dan fornix.

Permukaan superior menempel pada lamina terminalis. dan lobus posterior (pars nervosa) hypophysis cerebri bersama-sama membentuk neurohypophysis. Corpus mammillare Merupakan dua corpus kecil berbentuk hemispheris yang terletak berampingan di posterior tuber cinereum. Aperture ini meneruskan cabang-cabang sentral arteri cerebri posterior. Sudut anterolateral chiasma opticum bersambung dengan nervus opticum dan sudut posterolateralnya dilanjutkan sebagai tractus opticus. sedangkan di bagian inferior berhubungan dengan hypophysis cerebri yang dipisahkan dari strutur ini oleh diaphragm sellae. dan mesenchepalon. Serta menempati fossa crania posterior di dalam tengkorak. Eminentia mediana. pons. Tuber cinereum Merupakan massa konveks subtantia grisea. BATANG OTAK (TRUNCUS ENCEPHALI) Batang otak dibentuk oleh medulla oblongata. Di permukaan superior terdapat resesus ventriculus tertius. Bentuknya seperti batang menghubungkan prosencephalon dengan medulla spinalis. Struktur ini mempunyai inti sentral substantia grisea yang disokong oleh kapsul serabut saraf bermielin. Aperture kecil dan disebut substantia perforata posterior. infundibulum. Serabut-serabut yang berasal dari setengah bagian nasal masing-masing retina menyilang garis tengah di chiasma opticum dan masuk ke tractus opticus yang berlawanan. Bagian yang meninggi dari tuber cinereum yaitu eminentia mediana menjadi tempat perlekatan infundibulum. Di bagian inferior berhubungan dengan infundibulum. 5. . Infundibulum berlubang dan berhubungan dengan lobus posterior hypophysis cerebri. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 14 Chiasma opticum Merupakan berkas serabut saraf yang pipih dan terletak pada pertemuan antara dinding lateral dan lantai ventriculus tertius.

Pyramis terdiri dari berkas-berkas serabut saraf-serabut kortikospinal yang berasal dari sel-sel sarag besar di gyrus pre centralis cortex cerebri. dan radix cranialis nervus accesorius. Pada sulcus antara pyramis dan olive muncul fila radicularis nervus hypoglossus. Permukaan posterior pada setengah bagian cranial medulla oblongata membentuk bagian bawah dasar ventriculus quartus. muncul fila radicularis nervus glosofaringeus. yang terjadi akinat nucleus gracilis . Di masing-masing sisi sulcus medianus terdapat penonjolan yang memanjang disebut tuberculum gracilis. Pada posterolateral pyramis terdapat olive yang merupakan elevasi berbentuk oval yang disebabkan oleh nucleus olivaris inferior yang ada di bawahnya. Pyramis mengecil di bagian inferior dan di tempat ini sebagian besar serabut descendens menyilang ke sisi kontralateral.  Mengandung pusat-pusat reflex penting mengatur control system respirasi dan cardiovaskuler. Di posterior oliva terdapat pedunculus cereberallis inferior. Permukaan posterior pada setengah bagian caudal medulla oblongata bersambung dengan permukaan posterior medulla spinalis dan mempunyai sulcus mediana posterior. MEDULA OBLONGATA Medulla oblongata bersambung dengan pons di superior dan dengan medulla spinalis di inferior. nervus vagus. Yang menghubungkan medulla oblongata dengan cerebellum. membentuk decussatio pyramidum. ujung yang lebar mengarah ke superior. Pada masing-masing sisi fissura mediana terdapat penonjolan yang disebut pyramis. juga berhubungan dengan kendali tingkat kesadaran  Mengandung nuclei penting saraf cranial III sampai XII. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 15 Batang Otak Fungsi utama batang otak :  Penyalur tractus ascendens dan descendens yang menghubungkan medulla spinalis dengan berbagai pusat yang lebih tinggi di prosenchepalon. Pada permukaan anterior medulla oblongata terdapat fissura mediana anterior medulla spinalis. Medulla oblongata berbentuk kerucut. Di dalam sulcus antara olive dan pedunculus cereberallis inferior.

nervus facialis. Di bagian lateral tuberculum gracillis terdapat penonjolan serupa. dan nervus vestibulocochlearis. yaitu sulcus limitans. Masing-masing saraf terdiri dari bagian medial yang lebih kecil—radix motorik bagian lateral yang lebih besar—radix sensorik.8 inchi (2 cm) dan merupakan bagian encephalon terkecil yang menghubungkan pons dengan diencephalon. Permukaan posterior dibatasi di sebelah lateral oleh pedunculus cerebellaris superior dan terbagi menjadi dua bagian yang simetris oleh sulcus medianus. Ujung inferior eminentia mediana sedikit meluas dan membentuk colliculus facialis yang disebabkan oleh radix nervus facialis yang melingkar di sekeliling nucleus nervus abducens. Pada setiap sisi permukaan anterolateral pons muncul nervus trigeminus. Di dalam sulcus antara pons dan medulla oblongata dari medial ke lateral—muncul nervus abducens. Lateral dari sulcus limitans terdapat area vestibuli yang dibentuk oleh nucleus vestibularis yang terletak di bawahnya. Lantai bagian superior sulcus limitans berwama abu-abu kebiruan dan disebut substantia ferruginea. Sumbu panjangnya miring ke depan ketika naik melalui incisura tentorium cerebelli. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 16 yang terletak di bawahnya. Terdapat alur yang dangkal di garis tengah. Permukaan posterior pons tertutup cerebellum Bagian ini membentuk setengah bagian atas lantai ventriculus quartus dan berbentuk segitiga. yaitu seperti jembatan yang menghubungkan hemispherium cerebelli kanan dengan hemispherium cerebelli kiri. yang disebabkan nucleus cuneatus yang ada di bawahnya. MESENCEPHALON Panjang mesencephalon sekitar 0.sulsus basilari yang ditempati oleh arteria basilaris. Mesencephalon dilewati oleh saluran yang sempit—aqueductus cerebri—yang berisi cairan serebrospinal . PONS Pons terletak di anterior cerebellum dan menghubungkan medulla oblongata dengan mesenchalon. warna itu terjadi akibat pigmen yang ada pada sel-sel saraf di dalamnya. Permukaan anterior cembung dari satu sisi ke sisi dan memperlihatkan banyak serabut melintang konvergen pada masing-masing sisi untuk membentuk pedunculus cerebellaris medius. Panjang sekitar 1 inchi (2.5 cm) dan namanya diberikan karena memiliki bentuk yang sesuai dengan permukaan interiornya. tuberculum cuneatus. Pada lateral sulcus ini terdapat penonjolan memanjang— eminentia mediana—yang di sebelah lateral dibatasi oleh sebuah sulcus.

Colliculi ini berupa tonjol-tonjol berbentuk bulat yang terbagi menjadi pasangan superior dan inferior oleh alur transversal. Brachium colliculi superioris berjalan dari colliculus superior ke corpus geniculatum literale dan tractus opticus. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 17 Pada permukaan posterior terdapat empat colliculus (corpora quadrigemina). Pada aspek lateral mesencephalon. Brachium colliculi Werioris menghubungkan colliculus inferior dengan corpus geniculatum mediale. Gambar Truncus Encephali tampak Ventral . Saraf ini berdiameter kecil dan melingkar pada aspek lateral mesenchepalon untuk masuk ke dinding lateral sinus cavernosus. Pada garis tengah di bawah colliculus inferior muncul nervus trochlearis. Nervus occulomotorius keluar dari sebuah sulcus di sisi medial crus cerebri dan berjalan ke depan di dinding lateral sinus cavernosus. Vertikal Colliculus superior merupakan pusat refleks visual. Pada aspek anterior mesencephalon terdapat cekungan yang dalam pada garis tengah—fossa interpeduncularis—yang pada kedua isinya dibatasi oleh crus cerebri. Banyak pembuluh darah kecil menembus lantai fossa interpeduncularis dan daerah ini disebut substantia perforata posterior. brachium colliculi superioris dan inferioris naik ke arah anterolateral. dan colliculus inferior adalah pusat pendengaran bagian bawah.

Sebagian LCS berjalan ke inferior di dalam ruang subarchnoid di sekeliling medulla spinalis dan cauda equina. lalu mengalir ke superior melalui incisura tentorii untuk mencapai permukaan inferiou cerebri. Vili arachnoidea berkelompok membentuk granulation arachnoidea. Selain itu sebagian kecil LCS juga berasal dari sel ependim yang melapisi ventrikel dan dari jaringan otak melalui ruang perivaskuler. kemudian LCS berjalan ke atas melalui aspek laterl masing-masing hemisferium cerebri. ventrikel Tertius dan Ventrikel Quartus Sirkulasi LCS mengalir mulai dari ventrikel lateral (dextra dan sinistra) menuju ventrikel tertius melalui foramen interventrikularis monroi. Absorpsi LCS terjadi bila tekanan LCS lebih tinggi dari pada tekanan di dalam sinus . Absorpsi Absorbsi LCS dilakukan oleh vili arachnoidea pada sinus venosus terutama di sinus sagitalis superior. LCS sebagaian besar diproduksi oleh plexus choroideus pada ventrikel lateral. quartus. Dari ventrikel quartus melalui foramen luskcha dan foramen magendi LCS menuju ruang subarchnoid. PRODUKSI DAN DISTRIBUSI LCS Produksi LCS diproduksi terus-menerus dengan kecepatan 0. tertius. Gambar Ventrikel lateral. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 18 6. hal ini dicapai dalam waktu sekitar 5 jam. Cairan perlahan-lahan bergerak melalui cisterna cerebellomedullaris dan cisterna pontis. Selanjutnya LCS mengalir menuju ventrikel quartus melalui aqueductus mecenshepali sylvii.5 ml/menit dan volume total sekitar 130 ml.

D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 19 venosus. Keempatnya akan berada di ruang subarachnoidea dan cabang-cabangnya akan beranatomosis membentuk sirkulus Willisi. Selain absorpsi terjadi melalui sinus venosus.Sedangkan arteri carotis communis sinistra dicabangkan langsung dari arcus aorta. Selanjutnya arteri ini berjalan horizontal ke depan melalui sinus cavernosus dan muncul di sisi medial dari procesus clinoideus anterior dengan menembus duramater. Arteri carotis interna merupakan cabang dari arteri carotis communis. kompresi pada ujung-ujung villi akan menutup dan mecegah refluks darah ke dalam ruang subarachnoid.Pada percabangan ini terdapat dilatasi setempat yang disebut sinus caroticus.Arteri ini berjalan ascenden dan menembus basis cranii melewati Canalis Caroticus. Jika tekanan di dalam sinus melebihi tekanan LCS. VASKULARISASI Perdarahan utama otak berasal dari dua arteri carotis interna dan dua arteri vertebralis. Arteri Carotis Interna Arteri carotis communis bercabang menjadi arteri karotis interna dan arteri carotis externa setinggi tepi atas kartilago tiroidea ata setinggi vertebra cervical IV. LCS juga keluar melalui pembuluh limfe perineural saraf cranial dan saraf spinal. Gambar Ventrikel quartus 7. Arteri tersebut kemudian masuk .Arteri carotis communis dextra dicabangkan dari truncus brachiocephalica setinggi articulatio sternoclavicularis dextra.

Sedangkan segmen postcommunicansnya akan memberikan cabang ke arteri pericallosal (menyuplai di bagian corpus callosum).Cabang penting dari arteri ophtalmica yaitu arteri centralis retiana yang memperdarahi lapisan dalam retina.Arteri ini masuk ke cavum orbita melalui canalis opticus di inferolateral nervus opticus. arteri paracuneal (menyuplai permukaan medial dan parasagital lobus parietal).Segmen precommunicans memberikan cabang-cabang arteri perforantes yang menuju bagian sentral otak. corpus geniculatum laterale. Arteri ini berjalan ke arah posterior di atas nervus occulomotorik dan beranastomosis dengan arteri cerebri posterior untuk membentuk Circulus Willisi c. Berdasarkan letaknya terhadap arteri communicans anterior. Arteri cerebri anterior dibedakan menjadi segmen precommunicans dan segmen postcommunicans. arteri parieto- occipital (menyuplai daerah hingga sulcus parietoccipitalis). arteri paracentral (menyuplai lobus paracentral).) Arteri cerebri anterior Arteri ini merupakan cabang terminal dari arteri carotis interna. dan capsula interna. sinus ethmoidal. cabang kecil untuk hipothalamus. arteri frontopollar (menyuplai genu corpus callosum). Cabang-cabang dari arteri carotis interna adalah : a. sinus frontalis dan dorsum nasi. arteri callosomarginal (menyuplai permukaan medial dan parasagital lobus frontal). Cabang-cabang dari arteri . Di sini arteri cerebri anterior akan beranastomose dengan arteri cerebri anterior sisi kontralateral yang dihubungkan oleh arteri communicans anterior.) Arteri ophtalmica Merupakan cabang dari arteri carotis interna saat muncul di sinus cavernosus. d. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 20 ke ruang subarachnoidea dan berbelok ke posterior menuju ujung medial sulcus lateralis.Arteri ini membentuk cabang-cabang kecil untuk struktur-struktur di sekitarnya termasuk crus cerebri.) Arteria choroidea Arteri choroidea berjalan ke posterior di dekat tractus opticus.Arteri cerebri anterior berjalan ke anteromedial. nucleus caudatus. di atas dari nervus opticus kemudian masuk ke fissura longitudinalis cerebri. arteri frontobasilar (menyuplai permukaan inferior lobus frontal). b. daerah frontal kulit kepala. masuk ke dalam cornu inferius ventriculus lateralis dan berakhir pada plexus choroideus.Arteri ini memperdarahi isi dari cavum orbita. Arteri ini memasuki otak melalui substansia perforate anterior dan menyuplai bagian nucleus lentiformis.) Arteri communicans posterior Arteri communicans posterior merupakan cabang terminal dari arteri carotis interna. tractus opticus dan capsula interna.

e. claustrum. lobus temporal (arteri untuk sulcus centralis dan sulcus postcentralis) dan lobus parietal (arteri parietalis anterior dan arteri parietalis posterior).Arteri vertebralis naik ke daerah leher melalui enam foramen transversarium enam vertebra cervical teratas. Dengan demikian. yaitu arteri insularis (menyuplai lobus insula). arteri vertebralis dextra dan arteri vertebralis sinistra beranostomosis membentuk arteri basilaris. capsula externa dan capsula interna).) Arteri spinalis anterior Arteri spinalis anterior dibentuk dari gabungan cabang masing-masing arteri vertebralis.  Cabang-cabang arteri vertebralis a. sehingga daerah tungkai gyrus precentralis (pada homunculus motorik) divaskularisasi oleh cabang dari arteri cerebri anterior. Cabang yang ke dua.Arteri ini berjalan turun di permukaan anterior medulla oblongata dan medulla spinalis. Cabang terminalnya akan mensuplai bagian kortex cerebri lobus frontal (arteri untuk gyrus precentral dan gyrus triangularis). polus occipitalis dan permukaan inferolateral hemisfer cerebri. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 21 tersebut juga memperdarahi kortex cerebri selebar kira-kira 1 inci lateral dari fissura longitudinalis cerebri. Cabang pertama dari arteri cerebri media berada 1-2 cm lateral procesus clinoideus anterior. arteri cerebri media akan memvaskularisasi seluruh area sensorik dan area motorik kecuali daerah tungkai (pada homonkulus motorik) Arteri Vertebralis Arteri vertebralis merupakan cabang pertama dari arteri subclavia. atas medial terhadap medulla oblongata.Cabang-cabang .Cabang-cabang lainnya yaitu. arteri frontobasal (menyuplai gyrus frontal inferior pars orbitalis). yaitu arteri thalamostriata dan arteri lentikulostriata (menyupla ganglia basalis. arteri temporalis (menyuplai gyrus frontal inferior pars opercularis dan gyrus Heschl). kemudian di masuk ke cranium melalui foramen magnum dan menuju ruang subarachnoidea. Jadi daerah yang divaskularisasi arteri cerebri media di bagian kortex cerebri adalah seluruh permukaan kortex cerebri bagian lateral kecuali area 1 inci lateral dari fissura longitudinalis cerebri. terbenam di dalam piamater sepanjang fissura mediana anterior. Pada perbatasan medulla oblongata dan pons.) Arteri cerebri media Arteri cerebri media berjalan ke lateral di dalam sulcul lateralis cerebri.) Rami meningea Memvaskularisasi tulang dan duramater di fossa cranii posterior b. Selanjutnya arteri ini berjalan ke depan.

Arteri ini berjalan ke atas ke dalam sulcus pada permukaan pons. kemudia arteri ini berjalan naik di belakang nervus hipoglosus dan nervus vagus.  Cabang-cabang arteri basillaris : a. Arteri spinalis posterior memperdarahi sepertiga posterior medulla spinalis.) Arteri labirintis Arteri labirintis merupakan arteri panjang dan kecil yang mengikuti perjalanan nervus facialis dan nervus vestibulochoclearis masuk ke dalam meatus acusticus internus dan memperdarahi telinga dalam c. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 22 arteri spinalis anterior masuk ke dalam substansia medulla spinalis dan memperdarahi dua per tiga bagian anterior medulla spinalis. Arteri ini berjalan turun pada permukaan posterior medulla spinalis di dekat radix posterior nervi spinalis. d. tonsil dan vermis. dan juga mid brain.) Arteri inferior anterior cerebelli Arteri ini berjalan ke arah posterior dan lateral dari sudut cerebellopontin. arteri ini bercabang menjadi dua arteri cerebri posterior.bagian atas vermis. Arteri ini memperdarahi bagian superior kortex cerebellum. e.) Arteri inferior posterior cerebelli Arteri ini berjalan melingkari bagian inferior olive dan berada di dorsal dari serabut nervus accesorius.Arteri ini menyuplai darah untuk permukaan inferior cerebellum. c.) Arteri superior cerebelli Arteri superior cerebelli muncul di dekat bagian terminal arteri basillaris. Arteri ini memperdarahi bagian anteroinferior dari kortex cerebellum dan nuclei cerebellar.) Arteri cerebri posterior . nuclei cerebellar.Di pinggir atas pons. bagian atas pons.Arteri ini berkelok-kelok di sekitar pedunkulus cerebri dan berada di medial nervus troclearis. d.) Arteri spinalis posterior Arteri spinalis posterior dapat berasal dari arteri vertebralis atau berasal dari arteri inferior posterior cerebelli. e.) Arteri pontis Arteri ini adalah pembuluh kecil yang masuk ke dalam substansi pons b. kemudia berjalan melewati nervus abducens dan berada di ventromedial nervus facialis.) Arteri medullaris Arteri Basilaris Arteri basilaris merupakan gabungan dari kedua arteri vertebralis.

gyrus hipokampus dan bagian bawah lobus occpitalis.Arteri communicans anterior. kemudian bergabung dengan ramus communicans posterior arteri carotis interna. Sedangkan arteri occipitalis medial yang berjalan di bawah splenium corpus callosum. corpus pineal. . Sirkulus Willisi Sirkulus Willisi terletak di fossa interpedunkularis basis cranii. sulcus calcarinus. akan menyuplai bagian posterior corpus callosum. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 23 Arteri cerebri posterior merupakan cabang terminal dari arteri basillaris. Segmen precommunicans akan memberi cabang arteri centralis posteromedial yang menyuplai thalamus bagian anterior. Arteri occipitalis lateral akan menyuplai uncus. preacuneus. dan globus pallidus. arteri cerebri anterior dextra dan sinistra. Cabang terminal dari arteri cerebri posterior yaitu arteri occipitalis lateral dan arteri occipitalis medial. Arteri ini melengkung ke arah lateral dan belakang di sekeliling mesencephalon. arteri cerebri posterior dextra dan sinistra serta arteri basillaris ikut membentuk sirkulus Willisi ini. dinding dari ventrikel III. Arteri ini juga dibedakan menjadi segmen precommunicans dan segmen postcommunicans. corpus geniculatum. dan plexus choroideus pada ventrikel III dan ventral lateralis). Sedangkan segmen postcommunicans mempercabangkan arteri centralis posterolateralis (menyuplai pedunkulus cerebri. thalamus bagian posterior.Sirkulus ini dibentuk oleh kedua arteri carotis interna dan kedua arteri vertebralis. Sirkulus WIllisi ini memungkinkan darah yang berasal dari arteri carotis interna dan arteri vertebralis dapat memperdarahi semua bagian di kedua hemisfer cerebri. colliculus midbrain. cuneus. permukaan medial lobus occipital dan lobus temporal. arteri communicans posterior dextra dan sinistra.

ophtalmica Isi cavum orbita.carotis interna Area vaskularisasi a. sinus ethmoidal. sinus frontalis dan dorsum .Vertebralis SInistra Otak tampak Inferior tampak arteri yang mendarahi otak Gambar Sirkulus Willisi Tabel Cabang-Cabang Arteri Carotis Interna Cabang a. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 24 A. daerah frontal kulit kepala.Basilaris A.

dan capsula interna. daerah hingga sulcus parietoccipitalis. pars opercularis dan gyrus Heschl. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 25 nasii Arteri communicans posterior Arteri choroidea plexus choroideus. corpus geniculatum laterale. permukaan 2. corpus callosum. lobus insula. serta kortex cerebri lobus frontal. hipothalamus. gyrus frontal inferior pars orbitalis. lobus parietal dan lobus temporal Tabel Cabang-cabang Arteri Vertebralis Cabang arteri vertebralis Area vaskularisasi Rami meningea tulang dan duramater di fossa crania posterior Arteri spinalis anterior dua per tiga bagian anterior medulla spinalis Arteri spinalis posterior sepertiga posterior medulla spinalis . permukaan medial dan parasagital lobus parietal. segmen postcommunicans inferior lobus frontal. claustrum. tractus opticus dan capsula interna. daerah tungkai gyrus precentralis (pada homunculus motorik) Arteri cerebri media ganglia basalis. lobus paracentral. segmen precommunicans nucleus lentiformis. Arteri cerebria anterior : 1. capsula externa dan capsula interna. nucleus caudatus.

thalamus bagian 2. dinding dari ventrikel III. tonsil dan vermis. Tabel Cabang Arteri Basillaris Cabang A. segmen precommunicans thalamus bagian anterior. corpus geniculatum.bagian atas vermis. corpus pineal. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 26 Arteri inferior posterior cerebelli permukaan inferior cerebellum. Basilaris Area Vaskularisasi Arteri pontis substansi pons Arteri labirintis memperdarahi telinga dalam Arteri inferior anterior cerebelli bagian anteroinferior kortex cerebellum dan nuclei cerebellar Arteri superior cerebelli bagian superior kortex cerebellum. Segmen postcommunican posterior.occipitalis lateral (menyuplai uncus. gyrus hipokampus . dan mid brain Arteri cerebri posterior 1. bagian atas pons. dan globus pallidus pedunkulus cerebri. nuclei cerebellar. Cabang terminal : a. colliculus midbrain. dan plexus choroideus pada ventrikel III dan ventral lateralis.

occipitalis medial (menyuplai bagian posterior corpus callosum.Pada protuberantia occipitalis interna. cuneus.Sinus ini dimulai dari foramen caecum lalu berjalan ke posterior dan membelok ke salah sati sisi (biasanya kanan) di protuberantia occipitalis interna kemudia bersambungan dengan sinus tranversus.Fungsi utamanya adalah menerima darah dari otak melalui vena-vena cerebri dan juga menerima cairan serebrospinal dari ruang subarachnoid melalui vili arachnoidea. Sinus Sagitalis Inferior Sinus sagittalis inferior menempati tepi inferior falx cerebri yang bebas. Sinus sagitalis superior menerima darah dari vena superior cerebri. Sinus venosus cavum cranii terletak di antara lapisan-lapisan duramater. permukaan medial lobus occipital dan lobus temporal) Sebelum kita membahas mengenai vena-vena pada otak. sinus melebar membentuk confluens sinuum.Di confluens sinuum. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 27 dan bagian bawah lobus occipitalis) dan a. Sinus Rectus .Sinus ini berjalan ke posterior dan bergabung dengan vena magna cerebri pada pinggi bebas tentorium cerebelli untuk membentuk sinus rectus. preacuneus. kita akan membahas mengenai sinus-sinus yang terdapat di otak. sulcus calcarinus.Sinus ini menerima vena dari permukaan medial hemisfer cerebri. Sinus Sagitallis Superior Sinus ini menempati pinggir atas falx cerebri yang terfiksasi. sinus sagitallis superior berhubungan dengan sinus tranversus kanan dan juga merupakan tempat muara dari sinus occipitalis.

Sinus ini menerima darah dari sinus petrosus superior. Sinus ini terbentang dari fissura orbitalis superior di bagian depan hingga apex pars petrosus os temporal. sinus sphenoparietal dan vena centralis retinae bermuara ke sinus cavernosus. dan vena cerebellaris serta dari vena diploica. Kedua sinus cavernosus dihubungkan oleh sinus intercavernosus anterior dan posterior yang berjalan di dalam diafragma sella.Sinus ini berakhir dengan membelok ke bawah sebagai sinus sigmoidea.Sinus ini terbentuk dari gabungan sinus sagitallis inferior dengan vena magna cerebri kemudian berhubungan dengan sinus tranversus sinistra. Sinus petrosus petrosus superior dan inferior Sinus ini terletak di pinggir superior dan inferior pars petrosaa os temporal pada masing- masing sisi tengkorak. Vena ophtalmica superior dan inferior.Sinus tranversus dextra biasanya berhubungan dengan sinus sagitallis superior. vena cerebri inferior. Sinus Cavernosus Sinus cavernosus terletak di fossa crania media di setiap sisi corpus os sphenoidal. Masing-masing sinus petrosus superior mengalirkan sinus cavernosus ke sinus tranversus dan masing-masing sinus petrosus inferior mengalirkan sinus cavernosus ke dalam vena jugulare. . dan berhubungan dengan vena-vena vertebralis.Selanjutnya sinus ini ke sinus petrosus superior dan inferior di bagian posterior serta mengalir ke plexus venous pterygoideus di bagian inferior. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 28 Sinus rectus menempati garis pertemuan antara falx cerebri dan tentorium cerebelli.Sinus ini dimulai dari dekat foramen magnum. vena inferior cerebri. Sinus Sigmoidea Sinus sigmoidea merupakan lanjutan dari sinus tranversus.Sinus ini menempati tepi dari tentorium cerebelli yang terfiksasi. Sinus Tranversus Sinus tranversus merupakan struktur berpasangan dan dimulai dari protuberantia occipitalis interna.Sinus ini bermuara ke confluens sinuum. sedangkan sinus tranversus sinistra biasanya berhubungan dengan sinus rectus. Sinus Occipitalis Sinus occipitalis merupakan sinus kecil yang terdapat pada tepi falx cerebri yang terfiksasi. Masing-masing sinus berbelok ke bawah dan medial lalu berbelok ke depan dan inferior melalui foramen jugulare untuk bermuara ke bulbus superior vena jugularis interna.

Vena cerebri superior Berjalan ke atas di atas permukaan lateral hemispherium cerebri dan bermuara ke sinus sagitalis superior 2. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 29 Gambar Sinus Duraematris Vena – vena cerebri tidak mempunyai tunika muskularis. Vena cerebri media superficialis Mengalirkan darah dari permukaan lateral hemispherium cerebri. Vena – vena cerebri externa Dibagi menjadi 3 bagian. yaitu : 1. Vena – vena ini muncul dari dalam otak kemudian terletak di ruang subarachnoidea. Vena cerebri media profunda . kemudian berjalan ke inferior di dalam sulkus lateralis dan bermuara ke sinus cavernosus 3. sehingga dindingnya sangat tipis dan vena – vena ini tidak memiliki katup. Vena – vena ini selanjutnya menembus arachnoideamater dan duramater kemudian bermuara ke sinus venosus crania.

Pons Darah dari area otak ini dibawa oleh vena – vena yang bermuara ke vena basalis. vena cerebella atau sinus venosus di dekatnya 3. Cerebellum Darah dari area otak ini dibawa oleh vena – vena yang bermuara ke vena magna cerebri atau sinus venosus di dekatnya 4. Mesenchepalon Darah dari area otak ini dibawa oleh vena – vena yang bermuara ke vena basalis atau vena magna cerebri 2. Vena – vena cerebri interna ini berjalan ke posterior di dalam tela choroidea ventrikuli tertius dan keduanya bergabung di bawah splenium corporis untuk membentuk vena cerebri magna yang akan bermuara ke sinus rectus Vena – vena untuk daerah otak tertentu 1. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 30 Mengalirkan darah ke insula serta bergabung dengan vena cerebri anterior dan vena striata untuk membentuk vena basalis. Medulla oblongata Darah dari area otak ini dibawa oleh vena – vena yang bermuara ke vena spinalis dan sinus venosus di dekatnya MEDULLA SPINALIS . Vena basalis akhirnya bergabung dengan vena magna cerebri dan bermuara ke sinus rectus Vena – vena cerebri interna Terdapat dua buah vena cerebri interna dan vena – vena ini terbentuk dari gabungan vena talamostriata dan vena choroidea di foramen interventrikuler.

dan pada dewasa terletak pada tepi bawah vertebra lumbal I atau bisa juga setinggi corpus vertebra lumbal II. Lapisan pembungkus medulla spinalias dari luar ke dalam: 1. Arachnoidea spinalis 6. tidak termasuk lamina ekstra duramater otak) 4. Dinding canalis vertebra 2. pada usia bulan ke 3 medulla spinalis sesuai dengan panjang embrio. Piamater . Mulanya. Lapisan lemak ekstradural 3. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 31 Medulla spinalis atau yang dikenal dengan namaAcensus Medullorum memiliki batas superior adalah foramen magnum (medulla spinlais merupakan lanjutan dari medulla oblongata) sedangkan batas inferiornya adalah tepi bawah vertebra lumbal I atau setinggi corpus vertebra lumbal II (pada orang dewasa). Subdural 5. Subarachnoidea berisi Liquor CerebroSpinal 7. Pada anak-anak tepi bawah medulla oblongata terletak pada tepi atas vertebra lumbal III. Duramater spinalis (lamina interna duramater otak. yang berarti nervus spinalis keluar lewat foramen intervertebralis yang letaknya sama tinggi (misal nervus sacralis V keluar melalui foramen intervertebralis bagian sacral V) Pada perkembangannya collumna vertebralis dan duramater berkembang lebih cepat daripada medulla spinalis sehingga letak panjang medulla spinalis tidak sama tinggi dengan collum vertebra atau lebih tepatnya columna vertebra lebih panjang dari medulla spinalis (berbeda pada usia bulan ke 3dimana medulla spinalis sama panjang dengan columna vertebra).

Medulla spinalis sebenaranya sedikit pipih dari ventral ke dorsal. lebar dan dangkal . Sedangkan yang disebut cauda equina adalah kumpulan dari ruang subarchnoidea yang berisi radix nervus lumbalis-sacralis dan filum terminal yang terletak pada bagian bawah pars lumbalis canalis vertebralis Pada permukaan luar medulla spinlais terdapat: 1. Medulla spinalis berbentuk silindris dengan panjang antara 40-45cm. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 32 Medulla Spinalis Ruang subarachnoidea spinalis terletak sampai batas bawah vertebra sacralis II. Sulcus ventrolateralis (anterolateralis). merupakan celah relatif dalam kira-kira 1/3 diameter anteroposterior 2. relatif dangkal 3. Ujung dari conus medullaris ke arah bawah terdapat filum terminal (merupakan lanjutan piamater yang berjalan turun menempel pada permukaan posterior os coccygeus). Fissura mediana anterior (ventralis).Pada medulla spinalis terdapat pencembungan pada dua tempat yaitu pada intumescentia cervicalis (terletak pada C3-T2) dan pada intumescentia lumbosacralis (terletak pada L1-S3). terdapat pada linea mediana. Sulcus mediana posterior (dorsalis).Karena batas bawah medulla spinalias terletak pada daerah lumbal sehingga dapat dilakukan pungsi lumbal (pengambilan Liquor CerebroSpinali) tanpa mengenai medulla spinalis. Pada bagian bawah medulla spinalis mengecil membentuk kerucut yang dikenal dengan conus medullaris (conus=kerucut).

Nervus spinal I dari 31 pasang saraf spinal keluar melalui tepi atas vertebrae cervical I karena vertebra cervical berjumlah 7 sehingga didapatkan nervus spinals yang keluar dari cervical berjumlah 8.  31 pasang nervus spinal terdiri dari:  8 pasang saraf cervical  12 pasang saraf thoracal  5 pasang saraf lumbal  5 pasang saraf sacral  1 pasang saraf coccygeal Potongan Transversal Medulla Spinalis .Setiap radix posterior mempunyai sebuah ganglion radix posterior.Nervus spinal merupakan gabungan dari radix anterior (motorik/afferen) dan radix posterior (sensorik/efferen)hal ini berarti pada nervus spinalis. Sulcus intermedius dorsalis (posterior) terdapat di antara sulcus mediana dorsalis dan sulcus dorsolateralis Khusus sulcus intermedius dorsalis hanya terdapat pada daerah servicalis Di sepanjang medulla spinalis melekat 31 pasang saraf spinal. Sulcus dorsolateralis (posterolateralis) 5. merupakan campuran serabut motorik dan sensorik. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 33 4. masing-masing nervus spinal bercabang dua menjadi ramus anterior dan ramus posterior.Setelah keluar dari foramen intervertebralis.

D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 34 PERBEDAAN SEGMEN MEDULLA SPINALIS .

D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 35 VASKULARISASI Medulla Spinalis divaskularisasi olah arteri spinalis anterior dan posterior yang merupakan cabang dari arteri vertebralis.Cabang-cabang arteri spinalis anterior masuk ke dalam substansia medulla spinalis dan memperdarahi dua per tiga bagian anterior medulla spinalis. Arteri spinalis posterior Arteri spinalis posterior dapat berasal dari arteri vertebralis atau berasal dari arteri inferior posterior cerebelli. Vascularisasi Medulla Spinalis .Arteri ini berjalan turun di permukaan anterior medulla oblongata dan medulla spinalis. Arteri spinalis anterior Arteri spinalis anterior dibentuk dari gabungan cabang masing-masing arteri vertebralis. terbenam di dalam piamater sepanjang fissura mediana anterior. Arteri spinalis posterior memperdarahi sepertiga posterior medulla spinalis. Arteri ini berjalan turun pada permukaan posterior medulla spinalis di dekat radix posterior nervi spinalis.

rektus medialis. trauma kapitis. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 36 IV. rektus superior. ensefalitis. Olfactorius Sensorik Celah-celah di Penghidu  Anosmia hilangnya daya penghidu lamina total cribrosa ossis etiologi : mukosa ruang hidung ethmoidalis yang edematous karena flu atau infeksi (rinitis). dan medial. levator palpebra  Midriasis (pupil lebar): kerusakan n. paralisis m.  Strabismus : sikap bola mata akomodasi konvergens (paralisis m. Opticus Sensorik Canalis Penglihatan  Anopia/ anopsia opticus buta kedua sisi (tidak mempunyai medan penglihatan)  Hemianopsia medan penglihatan kedua mata hilang sesisi  Etiologi :  Proses radang  Penyakit demielinisasi  Penyakit metabolic  Racun eksogen  Gangguan vascular  Infiltrasi atau metastasis tumor ganas III N. diakibatkan terganggunya n bola mata ke aktivitas otot-otot ocular) atas. oculomotoriuskelumpuhan m. Oculomotorius Motorik Fissura Mengangkat  Diplopia atau melihat kembar (benda orbitalis kelopak mata yang terlihat tampak tidak jelas superior atas. rektus medialis)  Oftalmoplegia : lebih dari satu otot ocular yang lumpuh. m. m. karena di sampingnya terlihat menggerakka bayangan. meningitis. SISTEM SARAF PERIFER NERVI CRANIALIS No Nama Nervus Komponen Tempat Fungsi Patologinya Keluar di Tengkorak I N. tumor serebri. proses degeneratif  Parosmia  penghiduan tidak sesuai dengan jenis bau yang sebenarnya etiologi : trauma kapitis II N. constrictor pupillae  Strabismus divergens ipsilateral IV N. oculomotoriuskelumpuhan m. bawah. Trochlearis Motorik Fissura Membantu  Diplopia atau melihat kembar (benda orbitalis menggerakka yang terlihat tampak tidak jelas superior n bola mata ke karena di sampingnya terlihat . gejalanya :  Ptosis : kerusakan n. m. konstriksi oblikus inferior pupil. rektus mata lateralis) atau divergens (paralisis m. rektus inferior.

kulit pterigoideus yang lumpuh pada waktu superior kepala. m.  Motorik m. dan mulut dibuka hidung. maxillaris rotundum membrane mukosa hidung. sinus dan lempeng maxilla Otot-otot pengunyah (m.  Sensorik gigi geligi  Divisi Foramen rahang atas. m. diakibatkan terganggunya lateral aktivitas otot-otot ocular)  Paralisis m. kulit di atas mandibula dan sisi kepala.  Anesthesia atau hipestesia pada membrane kawasan yang disyarafi oleh mukosa sinus n. bola mata yang terkena tidak dapat digerakkan ke bawah. digastricus venter anterior. Trigeminus Motorik dan  KelumpuhanKonsistensi yang sensorik : lembik dan atrofi otot-otot pengunyah  Kelumpuhan otot pterigoideus  Sensorik unilateralRahang bawah  Divisi Fissura Kornea. oblikus superior  posisi mata yang terkena agak terangkat dan agak berputar ke temporal. m. kulit menyimpang kea rah otot ophtalmicus orbitalis dahi. masseter. temporalis. m. mylohyoideus . m. kalau kedua mata dilirikkan ke bawah bayangan yang terlihat di sebelah kontralateral.  Divisi Foramen pterigoideus mandibularis ovale internus dan ekstrenus). D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 37 bawah dan bayangan. tensor tympanicum Kulit pipi. gigi- . tensor veli palatine. bayangan akan lebih jauh ke samping bawah gambar yang sebenarnya jika mata berkonvergensi V N.trigeminus paranasal dan rongga hidung Kulit wajah di atas maxilla.

maka sudut mulut yang stylomastoide kulit kepala. jika kedua sudut mulut dua pertiga diangkat. tidak dapat dikerutkan). bayangan terletak di sebelah lateral dari gambar sebenarnya. diakibatkan terganggunya aktivitas otot-otot ocular)  Paralisis m. ageusia dari dasar (hilangnya daya pengecapan) mulut dan palatum Kelenjar ludah submandibula  Sekretomo dan torik sublingual. lipatan  Motorik canalis nasolabial sisi yang lumpuh facialis Otot-otot mendatar. wajah (sudut mulut sisi yang lumpuh stylohyoideus tampak lebih rendah. rektus lateralis Bola mata yang terkena bersikap konvergensi. dan kelenjar hidung dan palatum . otot us m. dahi anterior lidah. bayangan itu akan lebih menjauh ke samping apabila penderita disuruh melirik ke arah lesi VII N. jika kedua sudut mulut foramen wajah dan diangkat. maka sudut mulut yang  Sensorik bagian sehat saja yang dapat terangkat. bola mata yang terkena tidak dapat digerakkan ke samping. yaitu ke arah nasal. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 38 geligi rahang bawah dan art. stapedius.  Sensorik membrane mukosa mulut dan bagian anterior lidah VI N. lipatan nasolabial sisi yang lumpuh Pengecapan mendatar. wajah bagian dahi tidak m. Facialis Motorik dan Meatus  Lesi UMNKelumpuhan otot-otot sensorik: acusticus wajah (sudut mulut sisi yang lumpuh internus tampak lebih rendah. digastricus menunjukkan kelemahan yang venter berarti) posterior. sehat saja yang dapat terangkat. parasimpa kelenjar tis lakrimalis. dan  Lesi LMN Kelumpuhan otot-otot m. Abducens Motorik Fissura Menggerakka  Diplopia atau melihat kembar (benda orbitalis n mata ke yang terlihat tampak tidak jelas superior lateral karena di sampingnya terlihat bayangan. Temporomand ibularis.

trakea. Sensorik Meatus  Gangguan pendengaran I Vestibulocochleari acusticus Dari utriculus. dan pancreas XI N. tractus alimentary dan faring ke fleksura splenicus kolon. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 39 VII N. Vagus Motorik dan Foramen Jantung dan  paralisis faringskesulitan menelan sensorik jugulare pembuluh  paralisis laringterganggunya reflex darah besar di batuk dan napas. faring (kecuali . sinus carotis (baroreseptor) . dan  Vestibular canalis semicircularis – posisi dan gerakan kepala Organ corti -  Cochlear pendengaran IX N. Acessorius Motorik Foramen  radix cranialis jugulare Otot-otot palatum molle (kecuali m. bronkus. dan paru. laring.  Gangguan keseimbangan s internus sacculus. tensor veli palatine). Motorik dan Foramen  disfagia Glossopharyngeus sensorik : jugulare  hipogeusiadaya pengecapan  Motorik berkurang m. hepar. corpus carotis (kemoreseptor ) X N. suara melemah toraks. stylopharynge us – membantu menelan  Sekretomo torik kelenjar parasimpa parotis tis  sensorik sensasi umum dan pengecap dari dua pertiga bagian posterior lidah dan faring. ginjal.

sukar menelan. stylopharynge us). trapezius bawah dari scapula terletak lebih dekat pada garis tengah bagian atasnya  kelumpuhan bilateraltidak dapat menegakkan leher sehingga kepala menunduk ke depan XII N. yang sakit sternocleidom  kelumpuhan m. Hypoglossus Motorik Canalis Otot-otot  lesi perifer n. bicara bentuk dan pelo gerakan lidah .  kelumpuhan lidah menyimpang ke palatoglossus) sisi yang lumpuh apabila lidah mengatur dikeluarkan.trapeziusbahu sisi astoideus dan yang lumpuh lebih rendah dan bagian m. sternocleidomastoideuskepala tidak cabang n. dan laring (kecuali m. bila mengangguk. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 40 m. di cabang. bias berputar kea rah kontralateral vagus terhadap lesi.hypoglossus atrofi hypoglossus lidah (kecuali otot m.  radix spinalis cricothyroid)  kelumpuhan pada m. dagu akan sedikit menyimpang kea rah m.

Sebagian besar otot rangka dipersarafi oleh lebih dari satus araf spinal sehingga mendapatkan persarafan dengan tingkat segmen medulla spinalis yang sama. Sedangkan radix dorsalis. Yang terdapat pada tingkat serviko-torakal dinamakan pleksus brachialis oleh karena saraf perifer yang berinduk pada pleksus tersebut mensyarafi lengan. Susunan otot dan kulit menunjukkan penataan yang sepadan. Sesuai dengan perubahan tersebut beberapa saraf spinal tingkat servikotorakal dan lumbo-sacral saling jalin- menjalin. tersusun atas serabut saraf aferen somatik dan visceral. Tiap saraf sipnal mensyarafi otot dan kulit tertentu. Jalinan yang dibentuk oleh saraf spinal dinamakan plexus. Otot rangka juga mendapatkan persarafan segmental. Kedua radix tersebut tergabung dalam suatu berkas yang dinamakan saraf spinal. serabut eferen simpatetik. Karena penggeseran-penggeseran miotom dan dermatom maka pola segmentasi tidak tampak lagi dengan jelas pada bagian lengan dan tungkai. sehingga baik otot dan kulit maupun pada medulla spinalis didapati penataan dalams egmen-segmen. segmen medulla spinalis servikal 5 mensyarafi otot yang tergolong miotom C5 dan menerima impuls somestesia dari bagian kulit yang tergolong dalam dermatom C5. Pada tingkat lumbo-sakral terdapat pleksus lumbo-sakralis yang memberikan saraf perifer untuk tungkai. . Misalnya. Otot rangka yang dipersarafi oleh sebuah saraf spinal dan merupakan satu segmen medulla spinalis disebut miotom. yaitu radix ventralis yang tersusun atas serabut efferent somatik dan pada beberapa segmen. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 41 Skema Nervi Craniales NERVI SPINALIS Tiap segmen medulla spinalis mempunyai dua radix. Suatu area kulit yang dipersarafi oleh sebuah saraf spinal dan merupakan satu segmen medulla spinalis disebut dermatom. Kerumitan dalam persarafan lengan dan tungkai dapat terlihat juga pada dermatom- dermatom tubuh.

M. sternocleidomastoideus 2. Cabang-cabang otot :  N. omohyoideus venter inferior  Rr.C4) b.C4. N.C3)  Nn. thyrohyoideus . geniohyoideus 2. M. phrenicus (C3. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 42 PLEXUS CERVICALIS Dibentuk oleh rami anteriores segmen cervical 1 sampai cervical 4. di depan origo m. jugularis interna di dalam selubung carotis.C3)  N. M. scalenus medius. Plexus ini ditutup oleh lamina prevertebralis fasciae colli profunda dan berbatasan dengan v. N.C5)  Rr. M. Plexus cervicalis mempunyai hubungan dengan beberapa nervi craniales. M. M. Cabang-cabang cutan :  N. M. sternohyoideus 2. hypoglossus : 1. Musculares untuk : 1. Accesorius Cabang-cabang plexus cervicalis : a. Musculares yang melalui n. M. M. levator scapulae dan m. trapezius 3. Rami anteriores ini dihubungkan oleh cabang penghubung berbentuk gelung. M. scalenus medius 5. levatosr scapulae 4. Vagus b. Musculares yang melalui ansa cervicalis : 1. M. rectus capitis anterior et lateralis 6. sternothyroideus 3. Hypoglossus c. Transversus colli (C2. Supraclaviculares (C3. N. yaitu : a. Auricularis magnus (C2. Occipitalis minor (C2)  N. longus capitis et cervicis  Rr.

Skema Pembentukan Plexus Cervicalis PLEXUS BRACHIALIS Plexus brachialis ini mensarafi ektremitas superior.Beberapa dari serabut segmen cervical 1 ini meninggalkan n. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 43  R. omohyoideus venter superior Sebuah cabang dari segmen cervial 1 bergabung dengan n. M. hypoglossus sebagai ramus descendens untuk membentuk ansa cervicalis. hypoglossus. Dibentuk oleh :  rami primarii anteriores segmen cervical 5 sampai dengan cervical 8 . Muscularis yang melalui ramus descendens ansa cervicalis : 1.

 Truncus Dibentuk oleh radix. Pars anterior dari truncus superior dan medius membentuk fasciculus lateralis. Terletak pada regio colli lateral mulai dari m. Pars anterior dan posterior dari truncus superior dan medius hampir sama besarnya. Komponen plexus brachialis meliputi:  Radix Dibentuk oleh rami primarii anteriores segmen cervical 5 sama dengan cervical 8 dan juga Thoracal 1.  Fasciculus Pemberian nama fasciculi sesuai dengan letaknya terhadap a. Pars anterior dari truncus inferior membentuk fasciculus medius.  Divisi Tiap truncus bercabang dua. axillaris. Truncus inferior oleh rami primarii anteriores Cervical 8 dan Thoracal 1. yaitu pars anterior dan posterior. Ketiga pars posteriores dari trunci tersebut membentuk fasciculus posterior. Truncus medius oleh rami primarius Cervical 7. scalenus anterior sampai dasar fossa axillaris. Pars posterior dari truncus inferior lebih kecil daripada pars anteriornya.  Cabang terminal (lihat bagan) . Truncus superior dibentuk oleh rami primari anteriores Cervical 5 dan Cervical 6. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 44  rami primarii anterior Thoracal 1 Juga terdapat serabut dari ramus primarius anterior Cervical 4 dan Thoracal 2.

flexor carpi ulnaris dan m.Piriformis pecah menjadi ramus superfisial dan ramus profundus. meskipun masih tetap dipisahkan oleh caput yang letaknya profundus. Pada separuh distal lengan atas. dan m. flexor carpi ulnaris dan turun di anatar m. b. brachioradialis dan menembus fascia antebrachii pada permukaan lateral sepertiga distal lengan bawah berakhir sebagai ramus cutaneous. diikuti oleh a. flexor digitorum profundus. c. Setelah mengikuti a. masuk canalis carpalis di bawah lig. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 45 a. Carpi transversum dan sampai pada palma manus.Di daerah lengan bawah saraf ini terletak diantara kedua caput m. brachioradialis. brachialis dibelakang lacertus fibrosus. cutaneous antebrachii medialis. tertutup tendo m. saraf ini terletak pada posisi medial a. Didaerah palma manus letaknya lebih superfisial dan terletak diantara tendo m. . Di daerah separuh proximal lengan atas. brachioradialis. triceps brachii.Tepat proximal dari retinaculum flexorum pada sisi lateral os. pronator teres dan menyilang a. latissimus dorsi. kemudian ia berjalan dibawah tendo m. m. ulnaris di depannya. Kurang lebih setinggi insertion m. Di daerah axilla : terletak di belakang a. subscapularis. brachialis dan di depan caput lengan longum m. axillaris di depam m. collaterale ulnare superior sampai pada daerah diantara epicondylus medial humeri dan olecranon. ulnaris terletak diantara arteri dan vena axillaris dan dibelakang n. palmaris longus serta tertutup kulit dan fascia. brachialis sebelah depan m. teres mayor.Kemudian lebih distal lagi terletak diantara m. flexor carpi ulnaris. menembus septum intermusculare mediale dan turun di depan caput medial m. triceps brachii. di belakang a. flexor carpi radialis.radialis pada sepertiga tengah lengan bawah. Perjalanan nervus radialis Terbentang dari fossa axillaris menyilang ke bagian belakang humerus sampai pada articulation cubiti berjalan ke lengan bawaha tertutup m. brachialis. Pada separuh distal lengan bawah letaknya lebih superfisial terletak disebelah medial a. brachialis didepannya dan sekarang ia terletak di sebelah medial a. saraf ini terpisah dari a. corachobrachialis saraf ini menyilang a. Pada lengan atas : mula-mula terletak pada sisi medial humerus. Sampai pada lengan bawah diantara kedua caput m. Pada posisi anatomi letaknya posterolateral dari tendo m. triceps brachii. flexorum digitorum proufundus. flexor digitorum sublimis dan m. Perjalanan nervus medianus Mula-mula terletak di sebelah lateral a. Dipisahkan dari articulatio cubiti oleh m. brachialis. Perjalanan nervus ulnaris Didaerah axilla n. ulnaris.

brachioradialis dan mengikuti a. iliohypogastricus dan n. Mensarafi fascia dan kulit permukaan dorsal pergelangan tangan. Pars anterior saling bersatu membentuk n. . berjalan ke bawah dan masing – masing pecah menjadi dua bagian. lumbal 2. Permukaan dorsal jari I. ilioinguinalis. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 46 Setinggi a. saraf ini berjalan diantara caput longum dan medial m. permukaan dorsal dan lateral lengan tangan. obturatorius. Nervus lumbalis ini makin ke caudal makin besar. subcostalis. Didaerah lengan bawah mula-mula tertutup m. Mengisi fossa tersebut ke lateral bawah. genitofemoralis. psoas major di depan processi transversi vertebrae lumbales. lumbal 2 bercabang menjadi ramus superior dan ramus inferior. lumbal 3 dan sebagian lumbal 4. Ramus inferior dari ramus primarius anterior lumbal 2. radialis. III. Plexus ini dibentuk dalam substansi m. brachioradialis dan m. PLEXUS LUMBALIS Dibentuk oleh rami primarii anterior lumbal 1. brachialis. serta separuh radiar jari IV. II. brachioradialis ia menembus fascia antebrachii pada permukaan lateral sepertiga distal lengan bawah. Pada sepertiga distal lengan atas. cutaneus femoralis lateralis. ramus primarius anterior lumbal 3 dan bagian atas ramus primarius anterior lumbal 4. interosseous posterior maka saraf ini turun ke lengan bawah. Ramus superior dari rami primarius anterior lumbal 1 berhubungan dengan n. Setelah lewat bagian belakang tendo m. femoralis. serta cabang kecil n. Ramus inferior dari ramus primarius anterior lumbal 1 berhubungan dengan ramus superior dari ramus primarius anterior lumbal 2 membentuk n. lumbal 3 keluar serabut – serabut yang bersatu membentuk n. Pars posterior juga saling bersatu membentuk n. Rami primarii anteriores lumbal 1. yaitu pars anterior (kecil) dan pars posterior (besar). triceps brachii sampai pada fossa nervi radialis humerii. Bagian belakang pars posterior lumbal 2. saraf ini menembus septum intermusculare lateraled an berjalan di depan epicondylus lateralis humerii dan terlerak profunda di antara m. profunda brachii. subcostalis untuk membentuk n. Setelah mempercabangkan n.

sacral 2. lumbal 5 disebut truncus lumbosacralis. Rami primarii anteriores segmen sacral 1. sacral 3. sacral 2. sacral 2. Gabungan dari pars anterior lumbal 4. Setelah berada di bawah foramenischiadica major. sacral 1. lumbal 5. dan sebagian sacral 4.quadratus femoris dan m. peroneus communis. sacral 2 bersatu membentuk n. sedangkan pars anteriornya membentuk n. tibialis. sacral 1. ischiadicus. S1.gemelus inferior ( L4. pars posterior segmen lumbal 4. Bagian bawah ramus primarius anterior lumbal 4 dan ramus primarius anterior lumbal 5 pecah menjadi pars anterior dan posterior. ramus superior bersatu dengan plexus sacralis sedangkan ramus inferior bersatu dengan plexus coccygeus. Selain n. sacral 3. dan sacral 3 juga pecah menjadi pars anterior dan posterior. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 47 Skema Pembentukan Plexus Lumbalis PLEXUS SACRALIS Dibentuk dari rami primarii anteriores sebagian segmen lumbal 4. cabang-cabang plxus scaralis kita bagi menjadi : Cabang-cabang yang berasala dari pars anterior :  Saraf yang menuju m. S2) . Untuk segmen sacral 4. dan sebagian scaral 4. Saraf utama plexus ini adalah n. ischiadicus yang dibentuk oleh pars anterior dan posterior segmen lumbal 4. lumbal 5. gemelus superior (L4. L5 dan S1 )  Saraf yang menuju m. lumbal 5. obturatus internus dan m. sacral 1. lumbal 5 dan pars posterior lumbal 4.

biceps femoris dari medial ke lateral. perineum. splanichus pelvisus (S2. S4)  Mensarafi alat-alat urogenital dan bagian bawah usus besar  N. ischiadicus. gluteus maximus pada facies posterior m. maka n. Perjalanan nervus ischiadicus Merupakan syaraf yang terbesar pada tubuh manusia saraf ini terbungkus dalam suatu sarung. coccygeus dan m. gluteus inferior (L5. S1. gluteus superior (L4. peroneus communis (banyak variasi tinggi percabangan) .Letaknya profundal terhadap m. tibialis dan n. cutaneous femoris posterior (S1 dan S2)  Mensarafi kulit dan fascia yang menutupi facies posterior dari paha dan bagian atas crurism perineum. dan S1)  Mensarafi m. gluteus maximus  N. gluteus maximus. gluteus minimus  N. kemudian vertical ke bawah di belakang m. menyilang secara superfisial caput longum m. cutaneous femoris posterior (S2 dan S3)  Mensarafi kulit dan fascia yang menutupi facies posterior dari paha dan bagian atas cruris. S3. gluteus medius dan m.Dibawah m. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 48  N. piriformis. ischiadicus masuk daerah paha Disini serabut-serabut yang menuju otot-otot hamstring berjalan ke bawah setelah memisahkan diri dari n. levator ani (S3 dan S4)  N. S4)  Mensarafi perineum  N. n. terletak profundal terhadap m. dan separuh bawah region glutealis  N. cutaneous femoris posterior. gluteus inferior dan n. clunium inferior (S2 dan S3)  Mensarafi cutan serta fascia pada bagian bawah region glutealis. dan separuh bawah region glutealis Cabang-cabang yang berasala dari pars posterior :  Serabut-serabut untuk m. S3.  Rami perinealis nervi sacralis (S4) a. adductor magnus.Mula-mula terletak di daerah pelvis dan melalui foramen ishidica major sampai diregia glutealis. piriformis dan berjalan dengan arah inferolateral bersama-sama dengan n. ischiadicus biasanya berakhir pada bagian proximal fossa popliteal dengan mempercabangkan n. quadratus femoris diantara tuber ischiadicus dan trochanter major dari femur. S2)  Mensarafi m. pudendus (S2. L5. piriformis (S1 dan S2)  Serabut-serabut untuk m. Dengan sampainya pada tepi bawah m.

D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 49 Skema pembentukan plexus sacralis Beberapa reflek yang berhubungan dengan saraf spinal antara lain :  Reflex tendon biceps brachii C5-6 (flexi sendi siku ketika mengetuk tendon biceps)  Reflex tendon triceps C6-7. dan 7 (supinasi articulation radioulnaris pada saat mengetuk insertion tendon brachioradialis) . dan 8 (ekstensi sendi siku ketika mengetuk tendon triceps)  Reflex tendon brachioradialis C5-6.

Kulit abdomen atas T6-7.3.Seluruh kulit kaki.Sedangkan 2/5 bagian medial dari tangan diurus oleh serabut-serabut yang paling panjang yang terkandung dalam fasikulus medialis (n. sedangkan daerah kutan tungkai atas lainnya disarafi oleh n. separuh bagian lateralnya diurus oleh semua serabut yang terkandung dalam fasikulus posterior dan oleh serabut yang berasal dari fasikulus lateralis. PERSARAFAN SENSORIK UNTUK TUNGKAI Saraf perifer kutan yang mengurus kulit daerah inguinal ialah n. kutaneus femoralis lateralis dan n. . radialis).Untuk tangan. kecuali yang menutupi maleolus medialis diurus oleh cabang-cabang pleksus sakralis. kulit abdomen bawah T10-12  Reflex tendon patella (knee jerk) L2. PERSARAFAN SENSORIK UNTUK LENGAN DAN TANGAN Untuk lengan atas dan bawah. persarafan sensorik dari 3/5 bagian tengah diurus oleh serabut-serabut yang berasal dari gabungan fasikulus lateralis dan medialis (n. sebagian (bagian medial) diurus cabang-cabang pleksus lumbalis dan sebagian (bagian lateral dan posterior) diurus oleh cabang-cabang pleksus sakralis.Separuh bagian medial lengan atas dan bawah disarafi oleh serabut sensorik yang berasal dari fasikulus medialis. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 50  Reflex abdominalis superficial (kontraksi otot-otot abdomen di bawah kulit yang digores). ilioinguinalis (cabang saraf spinal L1). dan 4 (ekstensi sendi lutut ketika memukul tendon patella)  Reflex tendon Achilles (ankle jerk) S1 dan 2 (plantar flexi sendi tumit ketika memukul tendon Achilles-tendon calcaneus).Persarafan kutan tungkai bawah. medianus). kulit abdomen tengah T8-9. kutaneus femoralis anterior (cabang-cabang pleksus lumbalis). ulnaris).Hanya bagian lateral kulit yang menutupi ibu jari dipersarafi oleh serabut yang berasal dari fasikulus posterior (n.

yaitu :  Hidrochepalus komunikans  Hidrochepalus nonkomunikans D. C. arachnoideamater ataupun piamater). SARAF PUSAT A. yaitu :  Stroke nonhemorhagic  Stroke hemorrhagic . dengan onset mendadak atau sangat cepat dan sifatnya fokal. Secara umum. hidrochepalus dibagi menjadi 2. jatuh dan serangan kriminal. Berdasarkan penyebabnya stroke dibagi menjadi 2. MENINGITIS Meningitis adalah peradangan yang terjadi pada meninges (duramater. TRAUMA CAPITIS Sebagian besar trauma capitis yang fatal atau menyebabkan cacat disebabkan oleh trauma tumpul yang berkaitan dengan kecelakaan lalu-lintas. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 51 KELAINAN PADA SISTEM SARAF 1. STROKE Stroke adalah suatu keadaan patologi dimana sel-sel otak mengalami iskemia bahkan infark yang mengakibatkan terjadinya deficit otak. yaitu :  Hematoma epidural  Hematoma subdural  Cedera parenkim B. HIDROCHEPALUS Hidrochepalus adalah peningkatan abnormal volume cairan serebrospinal di dalam cavum cranii. Trauma capitis akibat trauma tumpul menyebabkan terjadinya 3 kelompok kelainan.

AGRAFIA Adalah salah satu sindroma hemisfer sinistra dimana terjadi gangguan menulis yang disebabkan oleh adanya kelainan pada gyrus parietalis inferior.Oleh karena area bicara motorik Broca tidak terkena. tetapi tidak dapat membaca apa yang ditulisnya. kekakuan otot dan sendi (rigidity). PENYAKIT PARKINSON Suatu kelainan fungsi otak yang disebabkan oleh proses degeneratif progresif sehubungan dengan proses menua di sel substansia nigra pars compacta (SNc) dan karakteristik ditandai dengan tremor waktu istirahat. tetapi kemampuan pemahaman.  Disfasia global Adalah disfasia yang ditandai dengan menghilangnya kemampuan bicara dan mengerti kata-kata lisan dan tulisan akibat adanya kelainan pada area bicara motorik Broca maupun area bicara sensorik Wernicke. Pasien dapat menulis. H. akibat adanya kelainan pada area bicara motorik Broca (gyrus frontalis inferior pars triangularis dan opercularis). D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 52 E. dan inkkstabilitas posisi gerak (postural instability). akibat adanya kelainan pada area bicara sensorik Wernicke (gyrus temporalis superior). dapat . .Tetapi. pembicaraan tidak terganggu dan pasien dapat berbicara dengan lancar. G. pasien tidak menyadari arti kata-kata yang diucapkannya dan menggunakan kata-kata yang salah serta pasien tidak menyadari kesalahannya.menuliskan kata-kata dan mengerti ketika melihat atau mendengar kata-kata tersebut. ALEKSIA Adalah salah satu sindroma hemisfer sinistra dimana terjadi gangguan membaca.  Disfasia reseptif Adalah disfasia yang ditandai dengan menghilangnya kemampuan pemahaman kata-kata baik lisan maupun tulisan. akibat adanya kelainan pada lobus oksipitalis. F. kelambanan gerak dan bicara (bradikinesia). Akan tetapi. DISFASIA Adalah salah satu sindroma hemisfer serebri sinistra dimana terjadi gangguan pada fungsi bahasa. Berdasarkan letak kelainannya disfasia dibagi menjadi 3. pasien tetap mampu memikirkan kata-kata yang ingin diucapkannya. yaitu :  Disfasia ekspresif Adalah disfasia yang ditandai dengan hilangnya kemampuan bicara yang motorik. Pasien mengalami gangguan menulis. pengulangan dan pembacaan dalam keadaan normal. splenium dan bagian medial lobus temporalis.

phalanx I extensi.Adduksi dan abduksi jari-jai dalam keadaan ekstensi . LOW BACK PAIN  Nyeri yang dirasakan didaerah pinggang. M.DUCHENE-ERB’s PARALYSE Truncus superior (C5. terjadi tremor saat melakukan gerakan-gerakan halus seperti mengancingkan baju. .Penderita tidak mampu : .  Batasan anatomi dimulai dari bawah kosta hingga ke lipatan bawah gluteus dengan atau tanpa radikulopati 2.II dan otot-otot pada eminentia carpi radialis.radialis D. dapat merupakan nyeri lokal maupun radikuler atau keduanya.Tidak dapat mengontraksikan m.Flexor carpi ulnaris B. tetapi tidak dapat berhadapan dengan keempat jari lainnya . .Tidak dapat flexi hari II dan flexi jari III sangat lemah . J. laserasi pergelangan tangan. menulis dan bercukur. SARAF TEPI A.6) plexus Brachialis dapat mengalami kerusakan karena tarikan waktu anak dilahirkan atau jatuh dengan tekanan pada sendi bahu.Limbricalis I.interosseus posterior bila terjadi fraktur caput radii atau collum radii. lemah.Medianus setinggi pergelangan tanga menyebabkan kehilangan sensasi pada kulit permukaan volar jari I.III flexi ringan . permukaan dorsal dan ventral jari-jari kecuali area yang disarafi n.  Dapat terujuk ke daerah lain.Ibu jari dapat diadduksi menuju jari0jari lainnya. atau sebaliknya nyeri yg berasal dari daerah lain dapat dirasakan di daerah pinggang (referred pain).Kehilangan sensasi pada tepi ulnair dorsum manus. TRUE CLAW HAND (PEDICAL HAND) Bisa terjadi karena laserasi pada lengan atas.Triceps Brachii tidak mengalami . ATAKSIA Adalah suatu keadaan patologi yang ditandai dengan otot-otot berkontraksi seperti lain dari biasanya. E.Tidak dapat abduksi ibu jari C. CLAW HAND Bila terjadi lesi pada n. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 53 I.Abduksi jari V . Penderita tidak dapat mengepalkan jari-jarinya dalam posisi pergelangan tangan flexi sempurna. APE HAND Lesi n.Ulnaris di daerah pergelangan tangan.Pergelangan tangan hiperekstensi .Adduksi ibu jari .III dan permukaan dorsal jari I sejauh phalanx terdistal jari II.Ibu jari abduksi.Deviasi tangan ke arah radiair . serta kelompok otot tidak dapat bekerja secara harmonis dan terjadi gangguan gerakan. phalanx II.II.Flexi phalanx proksimal maupun distal jari IV dan V . semua otot-otot kecil pada tangan lumpuh kecuali m. fraktur sendi diku. DROP HAND (WRIST DROP) Lesi dapat mengenai n.radialis maupun n.III pada dua phalanx terakhir.

. I.. dan mulai terbentuk pada minggu ke-.......... Bagian dari Rhombencephalon yang berfungsi mengkoordinasikan semua refleks dan aktivitas volunter adalah ........................ J.................................. F......... .......... sedangkan pada orang dewasa .. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 54 kelumpuhan sedangkan m.. Lempeng saraf berasal dari lapisan ........... 4.. Skeletopi medulla spinalis pada anak-anak yaitu setinggi.. ...T1) plexus Brachialis karena hyperextensi dan abduksi lengan atas yang terlalu berlebihan... WAJAH PEROT Lesi pada n.. Isian Singkat 1..Peroneus Communis................ G.......Hypoglossus..... 8..... H.. TALLIPES CALCANEI VARUS Lesi pada n..................... 6......... Darah dari sinus petrosus superior akan dialirkan menuju ......... hingga ....................... KLUMPKE’S PARALYSE Pada kelahiran dapat terjadi lesi pada truncus inferior (C8.............. 2........... hingga ... 7................... Pembuluh darah yang sering kali mengalami robekan akibat penggeseran rotatorik otak pada perdarahan subdural adalah....... dan .................. DROP FOOT Lesi pada n....................... yang merupakan cabang dari .... Rotasi ke medial dan pronasi lengan bawah ini disebut juga Porter’s tip....................... Seseorang yang mengalami aphasia motorik kemungkinan mengalami gangguan pada lobus ... Medulla spinalis mendapat perdarahan arteri dari ..... 5.. Corpus callosum terdiri dari 6 bagian yaitu ...... ............. 3......Facialis SOAL LATIHAN SARAF I.. BICARA PELO Kelainan pada n...Tibialis serabut motorik...................... ........................Biceps Brachii mengalami kelumuhan maka lengan atas dalam keadaan extensi dan tidak dapat flexi (menggantung.... sedangkan darah dari sinus petrosus inferior akan dialirkan menuju .

. Essay 1... Jelaskan 12 nervi craniales meliputi nama nervus...... Fissura longitudinalis cerebri 3.... Ulnaris dan n.... III.... Agraphia 11. Radialis...... Sebutkan lapisan pelindung dan pembungkus otak dari superficial ke profunda 2... Ascensus medulloru III. Area wernick 4.. 10.. sifat.. Granulationes arachnoidea 6... Traktus spinothalamikus 13...... fungsi dan tempat keluar dari basis cranii dari masing-masing nervus 4. Ape hand 7. Cauda equina 15. Klumpke paralyse 10......... sedangkan setinggi pusar mendapat persyarafan sesuai dermatom ...... Kulit pada setinggi papilla mammae mendapat persyarafan sesuai dermatom .... Traktus kortikospinal 12.. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 55 9.. dengan gyrus .... Jelaskan dengan gambar skematik area persyarafan N. Jelaskan Istilah berikut 1.. Sinus duramatris 5.... Sulcus centralis memisahkan gyrus .. Duchenne erb’s paralyse 9.. Medianus pada regio manus .... Claw hand 8. Jelaskan dengan skema pengaliran LCS dari produksi hingga reabsorbsi 3......... Sulcus rolando 2... n. Septa duramatris 14.

N. Area broadmann 3. Area broadmann 4.W.L. Jelaskan fungsi dari area broadmann dari cortex cerebri berikut : a.1. Area broadmann 17 d. Area broadmann 44 e. R. 6 b.M. Mitchel. Femoralis 6. . Area broadmann 22 DAFTAR PUSTAKA Drake. Vogl. Gray Dasar-Dasar Anatomi. Ischiadicus c. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 56 5.A. Jelaskan ciri-ciri peralihan medulla spinalis ke medulla oblongata 8. Jelaskan segmentasidan perjalanan dengan skema nervi berikut a. N medianus b. N. 2014.W.A.2 c. Jelaskan dengan skema aliran darah pada sinus duramatris 7.

Snell. Thieme : New York Snell.R. 2009. 2010. 2008. Edisi 6. Atlas AnatomiManusia Edisi 5. Sagung Seto: Jakarta. D i k t a t A n a t o m i S a r a f 2 0 1 5 | 57 Elsevier: Singapore Moffat D. Putz. EMS: Jakarta Moore.H. Faiz O.EGC: Jakarta.EGC: Jakarta. Neuroanatomi Klinik. Gray’s Anatomy The Anatomical Basis of Clinical Practice. Atlas of Anatomy Latin Nomenclature. 2007. 2013. .Frank. W. T. 2012.EGC: Jakarta Standring. 2014.R . Keith L.Susan.Atlas Anatomi Sobotta. Twelfth Edition. 2004. 2007.M. At a GlanceAnatomi. R. Sadler. Edisi 6. Erlangga : Jakarta Netter. Anatomi Berorientasi Klinis. Pabst.. Lippincott William & Wilkins: Philadelphia Schuenke. R. Langman’s Medical Embryology.Atlas AnatomiManusia SOBOTTA. Churchill Livingstone .