You are on page 1of 6

V.

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil

Hasil praktikum dan evaluasi dan kesesuaian lahan untuk pengembangan

pariwisata pantai di pulau bokori Kabupaten Konawe Kecematan Soropia hanya

terdiri dari satu lokasi pengamatan saja untuk data internal dan eksternal tanah

untuk kondisi oseanogarfi, yaitu : Pulau Bokori bagian Timur Dan Pulau Bokori

bagina Utara.

Hasil praktikum data internal dan eksternal tanah berdasarkan karakteristik

dan kualitas lahan di pesisir pantai pulau bokori kecematan soropia kabupaten

konawe dapat di lihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Hasil Pengamatan Karakteristik dan Kualitas Lahan untuk Bebepara
Komponen Penilaian pantai di Pantai Bokori Kecematan Soropia
Kabupaten Konawe
Karakteristik/ Bokori
Kualitas
Drainase Lambat
Bahaya Banjir tidak ada
permeabilitas Cepat
lereng 0-5%
Tekstur Tanah Kasar
permukaan Kasar
kerikil/kerakal 0-20
Batu 0-0.1%
Batuan 0-0.1%

Hasil Praktikum kondisi oseanografi berdasarkan karakteristik dan kualitas

lahan pesisir pantai Bokori Kecematan Soropia Kabupaten Konawe untuk

beberapa penilaian pengembangan pariwisata pantai dapay dilihat pada Tabel 2.

30 arah garis pantai utara timur salinitas Hasil evaluasi kesesuaian untuk beberapa penilaian pengembangan pariwisata di pantai Pulau Bokori Kecematan Soropia Kabupaten Konawe berdasarkan karakteristik dan kualitas lahan dapat dilihata pada tabel 4.Tabel 2. . Tabel 3. Kondisi Oseanografi untuk Beberapa pengmbangan Pariwisata Karakteristik/ Kualitas Bokori kemiringan Pantai 0-5 % Material Dasar Pasir Jenis Pasir kasar terjadi badai - ada (membahayakan Hewan pantai ) Kecerahan cerah Suhu Air Permukaan 32 Hasil praktikum penunjang kondisi oseanografi terdiri atas dua stasiun yaitu stasiun I (Bagian Timur Pulau Bokori) dan stasiun II (Bagian Utara Pulau Bokori) dapat dilihat pada tabel 3.50 1/01. Penunjang Kondisi Oseanografi untuk Pengembangan Pariwisata Pantai Parameter Yang di Titik Pengamatan Amati I II panjang gelombang (meter) 2 2 periode gelombang kecepatan arus (meter/menit) 1/01.

Hasil Evaluasi kesesuaian lahan untuk Pengembangan Pariwisata Karakteristi komponen k Pariwisata Bokori Kelas Kesesuaian Lahan Tempat Peknik Baik Baik Pantai Tempat Berkemah Sedang Sedang Perairan Tempat Berenag Baik Baik Pantai tempat berjemur Sedang Sedang tempat Olaraga Baik Baik B. Kesesuai Lahan untuk Pengembangan Pariwisata di Lokasi Pantai Bokori Kecematan Soropia Kabupaten Konawe. Lokasi untuk Arahan Pariwisata .Tebel 4. Evaluasi kesesuain lahan untuk pengembangan pariwisata Pantai yang berdasarkan karakteristik dan kualitas lahan Bokori Kecemtan Soropia Kabupaten Konawe yang dibandingkan dengan tabel kriteria kesesuaian lahan perairan pantai untuk memperolah kelas kesesuai lahan ditentukan oleh nilai terkecil atau minimum dari parameter lahan perairan yang diamati sebagai faktor pembatas minimum. secara singkat lokasi untuk arahan pengembangan pariwisata dapat dilihat pada tabel 5. Pembahasan a. Tabel 5.

Pantai Bokori Hasil penilaian evaluasi kesesuaian lahan berdasarakan karakteristik dan kualitas lahan serta perairan pantai bokori  Lokasi Tempat Piknik Evaluasi kesesuain lahan untuk tempat piknik sekitar 45 % dari luas total daratan pulau bokori memiliki kelas kesesuain lahan sedang. namun hal ini hanya ada pada bebarapa lokasi tertentu saja. Hal ini dilihat bersarkan beberapa parameter kondisi fisik lahan yang meliputi : drainase agak baik.  Lokasi Tempat Bermain Olahraga Evaluasi keseusain lahan untuk tempat bermain olahraga sekitar 18 % dari luas total daratan pulau bokori memiliki kelas kesesuaian lahan sedang. Karakteristk dan kualitas lahan yang perlu dipertimbangkan untuk pengembangan pariwidata pantai mencangkup kondisi fisik tanah dan perairan. permebilitas agak lambat. tanpa bahaya banjir.10%. Hal ini dapat dilihat berdasarkan beberapa parameter kondisi internal dan eksternal tanah yang meliputi : drainase agak baik. lereng 0-3% tektur tanah permukaan lempung berpasir halus. 1. tanpa bahaya banjir. tanpa bahaya banjir lereng 0-3% Tekstur permikaan tanah lempung berpasir.10% walaupun ada hewan pantai yang sedikit membahayakan seperti bulu babi. Keadaan tanah dan Fisik Perairan . lereng 0-3% tektur tanah permukaan lempung berpasir halus. b.1.  Lokasi Tempat Berkemah Evaluasi kesuaian Lahan Untuk Berkemah sekitar 37 % dari luas total daratan pulau bokori memiliki kelas kesesuain lahan sedang. iklim dan penunjang oseanografi. 40 % baru dan batuan 0. 40 % baru dan batuan 0. permebilitas agak lambat.10%. Hal ini dapat dilihat berdasarkan beberapa parameter kondisi fisik lahan sedang meliputi : drainase agak baik. kerikil dan kerakal 40 % baru dan batuan 0.

permeabilitas. permeabilitas agak lambat (kelas kesesuain lahan sedang) dan tekstur tanah permukaan lempung . Bebatuan yang muncul kepermukaan tanah adalah batu karang yang sifatnya keras dan tajam. warna pasir dan berhubungan dengan olahraga pantai dan tempat berjemur. pada saat air surut daerah pantainya menjadi kering sehingga hamparan pasir putih. sedangkan untuk kondisi fisik lahan perairan yang berupa material dasar. tempat berkemah. jenis karang juga rumput lautnya terlihat dengan jelas. Sifat fisik tanah sangat mempengaruhi penetapan kelas kesesuain dalam perencanaan pengembangan pariwisata pariwisata pantai yang berhubungan dengan tempat pengembangan objek wisata dan aktivitas para wisatawan. Keadaan topografi yang relatif datar. jenis pasir. Tanah yang terdapat di Pulau Bokori Kecematan Soropia Kabupaten Konawe adalah jenis tanah mediteran. Pada lokasi bagian utara pulau bokori memiliki kelas kesesuain baik (kelas kesuain sedang). Sifat fisik tanah yang mempengaruhi pengembangan pariwisata pantai berdasarkan karakteristik dan kualitas lahan mencangkup drainase tanah. Hasil evaluasi kesesuain lahan untuk pengembangan pariwisata pantai di pantai Bokori Kecematan Soropia Kabupaten Konawe berdasarkan sifat fisik tanah dan kondisi fisik perairan memiliki kelasa kesesuain lahan dan kondisi fisik perairan memiliki kelas kesesuain lahan baik dan sedang. tekstur permukaan tanah. kerikil dan kerakal serta batu dan bebatuan. Keadaan sifat fisik tanah yang diamati berhubungan dengan tempat piknik. yang pada umumnya jenis tanah ini banyak mengandung tanah lempung yang berpasir juga mengandung garam. Tanah merupakan sumber daya fisik untuk perencanaan tata guna tanah. rawan dengan abrasi.

pada kondisi tanah yang bertekstur lempung biasanya konsitensinya tanahnya tergolong kriteria kokoh. Kondisi tersebut menandakan bahwa lokasi bagian utara pantai bokori tersebut baik untuk pengembangan pariwisata sedangkan untuk bagian timur pulau bokori kelas kesesuain lahan tidak jauh berbeda pula dengan kondisi pantai bokori bagian utara dengan kelas kesesuainlahan tidak menjadi faktor pembatas untuk pengembangan pariwisata di pantai bokori kecematan soropia kabupaten konawe. Pada lokasi Pulau pantai Bokori memiliki kelas kesesuain lahan sedang untuk kedua kriteria tersebut. Parameter karakteristik lahan berupa batu dan bebatuan seta kerikil dan kerakal dapat di amti langsung dilapangan berdasarkan jumlah banyaknya dihitung dalam nilai persen (%). Hal ini dapat dilihat pada lokasi tersebut kurang bahkan sampai tidak terdapat genangan air. .