You are on page 1of 29

A.

TUJUAN

1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi macam-macam gerbang logika dasar (AND,


OR, NOT, NAND, NOR, XOR, dan XNOR) dalam sistem digital berdasarkan
tipe IC.

2. Mahasiswa dapat merangkai gerbang-gerbang logika dasar (AND, OR, NOT,


NAND, NOR, XOR, dan XNOR).

3. Mahasiswa dapat membuat tabel kebenaran fungsi logika masing-masing


gerbang logika dasar (AND, OR, NOT, NAND, NOR, XOR, dan XNOR).

4. Mahasiswa dapat menganalisa tabel kebenaran fungsi logika masing-masing


gerbang logika dasar (AND, OR, NOT, NAND, NOR, XOR, dan XNOR).

5. Mahasiswa dapat menyimpulkan fungsi masing-masing gerbang logika dasar


(AND, OR, NOT, NAND, NOR, XOR, dan XNOR).

B. DASAR TEORI

Gerbang-gerbang logika merupakan dasar untuk membangun rangkaian


elektronika digital. Suatu gerbang logika mempunyai satu terminal keluaran dan
satu atau lebih terminal masukan. Keluaran dan masukan gerbang logika ini
dinyatakan dalam kondisi HIGH (1) atau LOW (0). Dalam suatu sistem TTL level
HIGH diwakili dengan tegangan 5V, sedangkan level LOW diwakili dengan
tegangan 0V. Melalui penggunaan gerbang-gerbang logika, maka kita dapat
merancang suatu sistem digital yang akan mengevaluasi level masukan dan
menghasilkan respon keluaran yang spesifik berdasar rancangan rangkaian logika.
Ada tujuh gerbang logika yaitu AND, OR, INVERTER, NAND, NOR, exclusive-
OR (XOR), dan exclusive-NOR (XNOR). Seperti Pada Gambar 1.1 menunjukan
salah satu contoh konfigurasi gerbang logika AND menggunakan IC 7408N.

1
Gerbang 4 Gerbang 3

VCC 4B 4A 4Y 3B 3A 3Y

14 13 12 11 10 9 8

1 2 3 4 5 6 7

1A 1B 1Y 2A 2B 2Y GND

Gerbang 1 Gerbang 2

Gambar 1.1 Konfigurasi pin IC 7408


Keterangan Gambar 1.1:
a. Gerbang 1 memiliki input kaki (1 & 2) dan output kaki 3
b. Gerbang 2 memiliki input kaki (4 & 5) dan output kaki 6
c. Gerbang 3 memiliki input kaki (10 & 9) dan output kaki 8
d. Gerbang 4 memiliki input kaki (13 & 12) dan output kaki 11
e. Kaki no.7 adalah Ground dan Kaki no.14 adalah sumber tegangan (VCC)

1. Gambar simbol Gerbang And


Gerbang AND adalah gerbang yang mempunyai dua input dan satu output
seperti pada Gambar 1.2. Gerbang AND memiliki tipe IC yang lain seperti gerbang
AND 3 masukan (IC 7411) dan gerbang AND 4 masukan (IC 7421). Dalam gerbang
AND untuk menghasilkan sinyal keluaran berlogika high maka semua sinyal
masukan harus bernilai high.

Gambar 1.2 Gambar Simbol Gerbang AND

2
2. Gambar simbol gerbang OR
Gerbang OR adalah gerbang yang mempunyai dua sinyal input tetapi hanya
satu sinyal output seperti pada Gambar 1.3. Dalam gerbang OR, untuk
menghasilkan sinyal keluaran berlogika high butuh salah satu saja atau kedua
inputnya berlogika high.
A
Y

Symbol gerbang OR
Gambar 1.3 Gambar simbol gerbang OR
3. Gambar simbol gerbang NOT
Gerbang NOT merupakan gerbang yang hanya mempunyai satu sinyal input
dan satu sinyal output seperti pada Gambar 1.4. Dalam gerbang NOT, untuk
menghasilkan sinyal keluaran berlogika high sinyal masukan harus bernilai low.

Gambar 1.4 Gambar simbol gerbang NOT


4. Gambar simbol gerbang NAND
Gerbang NAND merupakan gerbang logika yang memiliki dua sinyal input
dan satu sinyal output seperti pada Gambar 1.5. Dalam gerbang NAND outputnya
akan berlogika 0 apabila semua inputannya bernilai 1 dan outpunya akan berlogika
1 apabila semua atau salah satu inputannya bernilai 0.

Gambar 1.5 Gambar Simbol gerbang NAND

3
5. Gambar simbol gerbang NOR
Gerbang NOR merupakan gerbang logika yang mempunyai dua sinyal input
dan satu sinyal output seperti pada Gambar 1.6 . Dalam gerbang NOR outputnya
akan berlogika 1 apabila semua inputannya bernilai 0, dan outpunya akan berlogika
0 apabila semua atau salah satu inputannya berlogika 1.

Gambar 1.6 Gambar Simbol gerbang NOR


6. Gambar simbol gerbang XOR
Gerbang XOR merupakan gerbang yang mempunyai dua sinyal input dan
satu output seperti pada Gambar 1.7. Gerbang XOR akan berlogika 1 apabila
inputannya berbeda, namun apabila semua inputanya sama maka akan memberikan
keluarannya 0.

Gambar 1.7 Gambar simbol gerbang XOR


7. Gambar simbol gerbang XNOR
Gerbang XOR merupakan gerbang yang mempunyai dua sinyal input dan
satu sinyal output seperti pada Gambar 1.8. Gerbang XNOR akan berlogika 1
apabila semua inputannya sama, namun apabila inputannya berbeda maka akan
memberikan output berlogika 0.

Gambar 1.8 Gambar simbol gerbang XNOR

4
C. Alat dan Bahan

1. Projectboard 1 buah

2. IC 7408 (AND), 1 Buah

3. IC 7432 (OR), 1 Buah

4. IC 7404 (NOT), 1 Buah

5. IC 7400 (NAND), 1 Buah

6. IC 7402 (NOR), 1 Buah

7. IC 7486 (XOR), 1 Buah

8. IC 74266 (XNOR) 1 Buah

9. Resistor Secukupnya

10. LED Secukupnya

11. Avometer 1 buah

12. IC Tester 1 buah

13. Power Supply 1 buah

14. Kabel jumper Secukupnnya

D. Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1. Pelajari dan pahami dasar teori Gerbang Logika AND, OR, NOT, NAND, NOR,
EX-OR, dan EX-NOR serta data sheet masing-masing IC sebelum melakukan
praktikum.

2. Pastikan tegangan masukan catu daya sesuai yang dibutuhkan, untuk IC TTL
tegangan sebesar 5V.

3. Periksalah komponen alat dan bahan menggunakan alat ukur sebelum alat ukur
digunakan.

4. Sebelum catu daya dihidupkan hubungi dosen pendamping untuk mengecek


kebenaran rangkaian.

5. Yakinkan tempat anda bekerja aman dari sengatan listrik.

5
6. Hati-hati dalam penggunaan peralatan praktikum.

E. Langkah Kerja

Lakukanlah percoobaan satu demi satu dimulai dengan gerbang logika


AND, OR, NOT, NAND, NOR, EX-OR, dan EX-NOR, berikut langkah langkah
dalam praktikum ini.

1. Siapkan alat dan bahan


2. Identifikasi terlebih dahulu IC-IC yang akan di pergunakan.
3. Hubungkan power supply dengan tegangtan 220 volt. Jangan di ON sebelum
yakin bahwa rangkaian sudah terangkai dengan benar dan atur tegangan catu
daya 5V.
4. Hubungkan terminal VCC pada terminal +5 volt dari power supply.
5. Hubungkan terminal GND pada terminal GND dari power supply.
6. Hubungkan terminal input dari masingmasing gerbang input (kaki IC 1 & 2)
dan output (kaki IC no.3 dari Gerbang 1).
7. Hubungkan terminal output dari gerbang ke indikator LED.
8. Berilah kondisi logika input sesuai dengan tabel kebenaran, nilai 1
(dihubungkan dengan VCC) dan nilai 0 (Dihubungkan dengan ground). amati
dan catat kondisi outputnya. Jika led menyala berarti logic high(1), jika LED
padam berarti logic rendah(0).
9. Ulangi langkah 1 sampai dengan 8 untuk gerbang logika OR, NOT, NAND,
NOR, EX-OR, dan EX-NOR.
10. Berikan kesimpulan!

6
F. Percobaan Rangkaian

1. GERBANG AND

a. Simbol dan Analogi :


Gerbang AND 2 masukan dapat dianalogikan sebagai 2 saklar seri untuk
menghidupkan lampu, sebagaimana Gambar 1.9 dimana lampu akan menyala bila
saklar SA dan saklar SB sama-sama ditutup. Tipe-tipe IC gerbang AND yang dapat
digunakan seperti IC 7408, IC 7411 dan IC 7421. Dalam gerbang AND untuk
menghasilkan sinyal keluaran berlogika high maka semua sinyal masukan harus
bernilai high dapat dilihat pada Tabel 1.1. Secara skematik, salah satu contoh
konfigurasi pin IC 7408 gerbang AND diperlihatkan dalam Gambar 1.10
SA SB

A
Lampu

Y=A.B
(b)
(a)
Gambar 1.9 Analogi dan simbol Gerbang AN

Tabel 1.1 Tabel Kebenaran Gerbang AND 2 Masukan :


Masukan Keluaran

A B YAND
0 0 0
0 1 0
1 0 0
1 1 1

7
b. Konfigurasi Pin IC 7408
VCC 4B 4A 4Y 3B 3A 3Y

14 13 12 11 10 9 8

1 2 3 4 5 6 7

1A 1B 1Y 2A 2B 2Y GND

Gambar 1.10. Konfigurasi pin IC 7408

c. Rangkaian Percobaan dan Hasil Percobaan:


Tabel 1.2 Tabel
Kebenaran Gerbang
AND

0
0
0
1

Keterangan:
Logika 0 = dihubungkan dengan tegangan 0V (GND),
Logika 1 = dihubungkan dengan tegangan 5V (VCC),
Jika LED menyala = logika 1, jika LED padam = logika 0
1. Lengkapilah Tabel 1.2 dan berikan hasil analisis dari hasil percobaan
tersebut !
2. Bandingkan hasil yang anda peroleh dari praktikum dengan tabel
kebenaran gerbang AND!
Jawaban: Setelah dilakukan percobaan dengan menggunakan IC 7408
ternyata hasilnya sama dengan tabel kebenaran yang telah ada, bahwa

8
lampu led hanya akan menyala saat kedua inputan berlogika 1 atau high.
Tulis kesimpulan dari hasil percobaan diatas
Jawaban: Saat kedua masukan diberi inputan dengan logika 1, maka lampu
LED akan menyala, ini membuktikan bahwa saat kedua inputan berlogika
high maka keluaran akan menghasilkan logika high. Sedangkan saat salah
satu atau kedua inputan berlogika 0, maka akan menghasilkan keluaran
berlogika 0.

Tugas 1 :
1. Buat tabel kebenaran gerbang AND 3 masukan (A, B, dan C).
2. Analisislah perbedaan gerbang AND 3 masukan menggunakan IC 7408N dan
7411N dan buktikan dengan tabel kebenaran dari kedua IC tersebut! Apa
kesimpulan anda:
A B AB C ABC
0 0 0 0 0
0 1 0 0 0
1 0 0 1 0
1 1 1 1 1
Gambar 1.11 Gerbang Logika AND IC 7408 1 0 0 0 0
1 1 1 0 0
0 1 0 1 0
0 0 0 1 0

Tabel 1.3 Tabel Kebenaran


(IC 7400)

9
A B C X
0 0 0 0
0 0 1 0
0 1 0 0
Gambar 1.12 Gerbang Logika AND IC7411
0 1 1 0
1 0 0 0
1 0 1 0
1 1 0 0
1 1 1 1

Tabel 1.4 Tabel Kebenaran (IC 7411)

10
2. GERBANG OR
a. Simbol dan Analogi :
Gerbang OR 2 masukan dapat dianalogikan sebagai 2 saklar paralel untuk
menghidupkan lampu, sebagaimana Gambar 1.13 dimana lampu akan menyala bila
salah satu saklar SA atau saklar SB ditutup. Tipe IC yang digunakan untuk rangkaian
gerbang OR adalah IC 7432. Dalam gerbang OR, untuk menghasilkan sinyal
keluaran berlogika high butuh salah satu saja atau kedua inputnya berlogika high
dapat dilihat pada Tabel 1.5. Secara skematik, konfigurasi pin IC gerbang OR
diperlihatkan dalam Gambar 1.14

SB

SA
Lampu A
Y

Y=A+B
(b)
(a)
Gambar 1.13 Analogi dan simbol Gerbang OR

Tabel 1.5 Tabel Kebenaran Gerbang OR:


Masukan Keluaran
A B YOR
0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 1

11
b. Konfigurasi pin IC 7432
VCC 4B 4A 4Y 3B 3A 3Y

14 13 12 11 10 9 8

1 2 3 4 5 6 7

1A 1B 1Y 2A 2B 2Y GND

Gambar 1.14 Konfigurasi pin IC 7432

c. Rangkaian Percobaan dan hasil percobaan:

Tabel 1.6 Tabel


kebenaran gerbang OR

0
1
1

Keterangan: 1

Logika 0 = dihubungkan dengan tegangan 0V (GND),


Logika 1 = dihubungkan dengan tegangan 5V (VCC),
Jika LED menyala = logika 1, jika LED padam = logika 0

1. Lengkapilah Tabel 1.6 dan berikan hasil analisis dari hasil percobaan
tersebut !
2. Bandingkan hasil yang anda peroleh dari praktikum dengan tabel
kebenaran gerbang OR!
3. Tulis kesimpulan dari hasil percobaan diatas!
Jawaban: Kesimpulan dari hasil percobaan didapat bahwa ketika salah satu
input atau keduanya berlogika 1 maka lampu akan menyala, dengan kata
lain bahwa logika OR seperti 2 saklar untuk menghidupkan lampu yang

12
dipasang secara pararel. Jika keduanya terhubung lampu akan menyala,
jika salah satu saklar diputus, lampu akan tetap menyala, dan jika semua
dilepas pasti lampu akan mati karena saklar tidak mengalirkan arus.
Tugas 2:
1. Buat tabel kebenaran gerbang OR 3 masukan (A, B, dan C).
2. Susun rangkaian berikut :

3. Bandingkan hasil yang anda peroleh dari soal no. 1 dan soal no. 2. Apa
kesimpulan anda ?
Kesimpulannya bahwa rangkaian nomor 2 adalah rangkaian yang dipasang
secara pararel dengan menggunakan 3 masukan. Sebenarnya konsepnya sama
dengan soal nomor 1 dilihat dari tabel kebenaran, tercatat bahwa ketika
menggunakan 1 LED hasilnya sama dengan hasil output pada soal nomor 3 di
LED Y2.

A B C X A B Y1 C Y2
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 1 1 0 0 0 1 1
0 1 0 1 0 1 1 0 1
0 1 1 1 0 1 1 1 1
1 0 0 1 1 0 1 0 1
1 0 1 1 1 0 1 1 1
1 1 0 1 1 1 1 0 1
1 1 1 1 1 1 1 1 1

Tabel 1.7 Tabel Kebenaran (IC 7432) Tabel 1.8 Tabel Kebenaran Soal
Nomor 2
3. GERBANG NOT (inverter)

13
a. Simbol dan Analogi :
Gerbang NOT dapat dianalogikan sebagai sebuah saklar yang dihubungkan
dengan relay normaly closed (NC) untuk menghidupkan lampu, sebagaimana
Gambar 1.15 dimana jika saklar SA terbuka (logika 0), maka relay (S) dalam
kondisi tertutup sehingga lampu menyala (logika 1), sedangkan bila saklar terbuka
(logika 0), maka relay dalam kondisi terbuka sehingga lampu padam (logika 0).
Tipe IC yang digunakan untuk rangkaian gerbang NOT adalah IC 7404. Dalam
gerbang NOT, untuk menghasilkan sinyal keluaran berlogika high sinyal masukan
harus bernilai low dapat dilihat pada Tabel 1.7. Secara skematik, konfirgurasi
gerbang NOT diperlihatkan dalam Gambar 1.16
SA

A
Lampu
Y= A A

(b)
(a)
Gambar 1.15. Analogi dan simbol Gerbang NOT
Tabel 1.9 Tabel Kebenaran Gerbang NOT:
Masukan Keluaran

A A
0 1
1 0
.
b. Konfigurasi pin IC 7404
VCC 4B 4A 4Y 3B 3A 3Y

14 13 12 11 10 9 8

1 2 3 4 5 6 7

1A 1B 1Y 2A 2B 2Y GND

Gambar 1.17 Konfigurasi pin IC 7404

14
c. Rangkaian Percobaan dan hasil percobaan:

1
0

Tabel 1.10 Tabel kebenaran gerbang NOT

15
Keterangan:
Logika 0 = dihubungkan dengan tegangan 0V (GND),
Logika 1 = dihubungkan dengan tegangan 5V (VCC),
Jika LED menyala = logika 1, jika LED padam = logika 0
1. Lengkapilah Tabel 1.10 dan berikan hasil analisis dari hasil percobaan
tersebut !
2. Bandingkan hasil yang anda peroleh dari praktikum dengan tabel
kebenaran gerbang NOT!

1
Tabel 1.11 Tabel 0 kebenaran gerbang NOT (Tabel 1.10)

Masukan Keluaran

A A
0 1
1 0
Tabel 1.12 Tabel kebenaran gerbang NOT (Tabel 1.9)

3. Tulis kesimpulan dari hasil percobaan diatas!


Jawaban: Kesimpulannya adalah bahwa setiap ketika inputan berlogika 1,
maka lampu akan mati atau berlogika 0, dan sebaliknya jika inputan
berlogika 0 maka output akan menghasilkan logika 1. Ini berarti inputan
berbanding terbalik dengan output. Hal ini dikarenakan rangkaian gerbang
NOT adalah seperti sebuah saklar yang dihubungkan dengan relay
normaly closed (NC) untuk menghidupkan lampu.

16
4. GERBANG NAND
a. Simbol dan Analogi
Gerbang NAND dapat dianalogikan sebagai 2 sebuah saklar seri yang
dihubungkan paralel dengan lampu, sebagaimana Gambar 1.18 lampu akan
menyala bila salah satu atau kedua saklar SA atau saklar SB dibuka (logika 0), dan
lampu akan padam hanya jika kedua saklar SA dan saklar SB ditutup (logika 1).
Dalam gerbang NAND outputnya akan berlogika 0 apabila semua inputannya
bernilai 1 dan outpunya akan berlogika 1 apabila semua atau salah satu inputannya
bernilai 0 dapat dilihat pada Tabel 1.7. Terdapat macam-macam tipe IC pada
gerbang NAND seperti IC 7400, IC 7410, IC 7420, dan IC 7430. Secara skematik,
salah satu contoh konfigurasi gerbang NOT menggunakan pin IC 7400
diperlihatkan dalam Gambar 1.19

A
Y

Y A B B

(b)

(a)
Gambar 1.18 Analogi dan simbol Gerbang NAND
Tabel 1.13 Tabel Kebenaran Gerbang NAND:
Masukan Keluaran
A B YAND YNAND
0 0 0 1
0 1 0 1
1 0 0 1
1 1 1 0

17
b. Konfigurasi pin IC 7400
VCC 4B 4A 4Y 3B 3A 3Y

14 13 12 11 10 9 8

1 2 3 4 5 6 7

1A 1B 1Y 2A 2B 2Y GND

Gambar 1.19 Konfigurasi pin IC 7400

c. Rangkaian Percobaan dan hasil percobaan:

A B YNAND
0 0 1
0 1 1
1 0 1
1 1 0
Tabel 1.14 Tabel kebenaran gerbang NAND

Keterangan :
Logika 0 = dihubungkan dengan tegangan 0V (GND),
Logika 1 = dihubungkan dengan tegangan 5V (VCC),
Jika LED menyala = logika 1, jika LED padam = logika 0

18
1. Lengkapilah Tabel 1.14 dan berikan hasil analisis dari hasil percobaan
tersebut !
2. Bandingkan hasil yang anda peroleh dari praktikum dengan tabel
kebenaran gerbang NAND!
A B YNAND
0 0 1
0 1 1
1 0 1
1 1 0
Tabel 1.15 Tabel kebenaran gerbang NAND (Tabel 1.14)
Masukan Keluaran
A B YAND YNAND
0 0 0 1
0 1 0 1
1 0 0 1
1 1 1 0
Tabel 1.16 Tabel kebenaran gerbang NAND (Tabel 1.13)

3. Tulis kesimpulan dari hasil percobaan diatas!


Jawaban: Kesimpulannya adalah bahwa jika kedua input berlogika 1 maka
lampu akan mati, hal ini berbanding terbalik dengan logika AND, dapat
dilihat dari tabel kebenaran diatas. Dan jika salah satu atau semunya
berlogika 0, maka lampu akan menyala.

19
5. GERBANG NOR
a. Simbol dan Analogi:
Gerbang NOR dapat dianalogikan sebagai 2 sebuah saklar paralel yang
dihubungkan paralel dengan lampu, sebagaimana Gambar 1.20 lampu akan
menyala bila kedua saklar SA dan saklar SB dibuka (logika 0), dan lampu akan
padam jika salah satu atau kedua saklar SA dan saklar SB ditutup (logika 1).
Dalam gerbang NOR outputnya akan berlogika 1 apabila semua inputannya bernilai
0, dan outpunya akan berlogika 0 apabila semua atau salah satu inputannya
berlogika 1 dapat dilihat pada Tabel 1.11. Macam-macam tipe IC yang digunakan
dalam gerbang NOR yaitu IC 7402 dan IC 7427. Secara skematik, salah satu contoh
konfigurasi gerbang NOT menggunakan pin IC 7402 diperlihatkan dalam Gambar
1.21

A
Y

Y A B (b)

(a)
Gambar 1.20 Analogi dan simbol Gerbang NOR

20
Tabel kebenaran 1.17 Gerbang NOR:
Masukan Keluaran
A B YOR YNOR
0 0 0 1
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 1 0

b. Konfigurasi pin IC 7402


VCC 4Y 4B 4A 3Y 3B 3A

14 13 12 11 10 9 8

1 2 3 4 5 6 7

1Y 1A 1B 2Y 2A 2B GND

Gambar 1.21 Konfigurasi pin IC 7402

c. Rangkaian Percobaan dan hasil percobaan

1
0
0
0

Tabel 1.18 Tabel Kebenaran gerbang NOR

21
Keterangan:
Logika 0 = dihubungkan dengan tegangan 0V (GND),
Logika 1 = dihubungkan dengan tegangan 5V (VCC),
Jika LED menyala = logika 1, jika LED padam = logika 0

1. Lengkapilah Tabel 1.18 dan berikan hasil analisis dari hasil percobaan
tersebut !
2. Bandingkan hasil yang anda peroleh dari praktikum dengan tabel
kebenaran gerbang NOR!

Tabel 1.19 Tabel Kebenaran gerbang NOR(Tabel 1.18)

Tabel 1.20 Tabel Kebenaran gerbang NOR(Tabel 1.17)

3. Tulis kesimpulan dari hasil percobaan diatas.


Jawaban: Dari hasil percobaan didapatkan hasil bahwa lampu hanya akan
menyala jika semua inputan berlogika 0, gerbang NOR adalah kebalikan
dari gerbang OR yang lampu akan mati jika kedua inputan berlogika 0, hal
ini dibuktikan dengan table kebenaran pada gerbang logika NOR.

22
6. GERBANG XOR
1. Simbol dan Analogi

Gerbang XOR merupakan suatu rangkaian logika yang hanya mempunyai 2


masukan, dengan satu keluaran seperti yang terlihat pada Gambar 1.22. Gerbang XOR
akan berlogika 1 apabila inputannya berbeda, namun apabila semua inputanya sama
maka akan memberikan keluarannya 0 dapat dilihat pada Tabel 1.13. Tipe IC yang
digunakan dalam gerbang NOR yaitu IC 7486. Secara skematik, konfigurasi
gerbang XOR diperlihatkan dalam Gambar 1.23.

A
Y

(b)
(a)
Gambar 1.22 Analogi dan simbol Gerbang NOR

23
Tabel kebenaran 1.21 Gerbang XOR:
Masukan Keluaran
A B YOR YXOR
0 0 0 0
0 1 1 1
1 0 1 1
1 1 1 0

2. Konfigurasi pin IC 7486


VCC 4B 4A 4Y 3B 3A 3Y

14 13 12 11 10 9 8

1 2 3 4 5 6 7

1A 1B 1Y 2A 2B 2Y GND

Gambar 1.23 Konfigurasi pin IC 7486

3. Rangkaian Percobaan dan hasil percobaan:

0
1
1
0

Tabel 1.22 Tabel Kebenaran gerbang XOR

24
Keterangan:
Logika 0 = dihubungkan dengan tegangan 0V (GND),
Logika 1 = dihubungkan dengan tegangan 5V (VCC),
Jika LED menyala = logika 1, jika LED padam = logika 0

1. Lengkapilah Tabel 1.16 dan berikan hasil analisis dari hasil percobaan
tersebut !
2. Bandingkan hasil yang anda peroleh dari praktikum dengan tabel
kebenaran gerbang XOR!

Tabel 1.23 Tabel Kebenaran gerbang XOR (Tabel 1.22)

Tabel 1.24 Tabel Kebenaran gerbang XOR (Tabel 1.21)

3. Tulis kesimpulan dari hasil percobaan diatas!


Jawaban: Dari hasil percobaan di dapat bahwa ketika kedua input
berlogika sama maka lampu akan mati. Maksud dari kedua input sama
adalah jika input A = 0 dan input B = 0 atau A = 1 dan input B = 1. Dan
lampu akan menyala jika kedua input berlogika berbeda.

25
7. GERBANG XNOR
a. Pengertian dan Simbol
Gerbang XNOR merupakan suatu rangkaian logika khusus hanya mempunyai 2
masukan, dengan satu keluaran seperti yang terlihat pada Gambar 1.24. Gerbang XNOR
akan berlogika 1 apabila inputannya berbeda, namun apabila semua inputanya sama
maka akan memberikan keluarannya 0 dapat dilihat pada Tabel 1.13. Tipe IC yang
digunakan dalam gerbang XNOR yaitu IC 74266. Secara skematik, konfigurasi
gerbang XOR menggunakan pin IC 74266 diperlihatkan dalam Gambar 1.25.

A
Y

(a) (b)
Gambar 1.24 Analogi dan simbol Gerbang XNOR
Tabel kebenaran 1.25 Gerbang XNOR:
Masukan Keluaran
A B YXOR YXNOR
0 0 0 1
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 0 1
b. Konfigurasi pin IC 7426
VCC 4B 4A 4Y 3B 3A 3Y

14 13 12 11 10 9 8

1 2 3 4 5 6 7

1A 1B 1Y 2A 2B 2Y GND

Gambar 1.25 Konfigurasi pin IC 7246

26
c. Rangkaian Percobaan dan hasil percobaan:

1
0
0

Tabel 1.26 Tabel Kebenaran gerbang XNOR

Keterangan:
Logika 0 = dihubungkan dengan tegangan 0V (GND),
Logika 1 = dihubungkan dengan tegangan 5V (VCC),
Jika LED menyala = logika 1, jika LED padam = logika 0

1. Lengkapilah Tabel 1.14 dan berikan hasil analisis dari hasil percobaan
tersebut !
2. Bandingkan hasil yang anda peroleh antara gerbang antara XOR dan
XNOR!

Tabel 1.27 Tabel Kebenaran gerbang XNOR (Tabel 1.26)

27
Tabel 1.28 Tabel Kebenaran gerbang XNOR (Tabel 1.25)

3. Tulis kesimpulan dari hasil percobaan diatas!


Jawaban: Setelah dilakukan percobaan bahwa hasilnya sama dengan tabel
kebenaran pada gerbang logika XNOR. Lampu akan menyala bila semua
inputan menunjukkan logika yang sama dan lampu akan mati bila kedua
input menunjukkan nilai berbeda. Hal ini berkebalikan dengan gerbang
logika XOR.

28
G. Daftar Rujukan

Albert, Paul & Tjia. 1994. Elektronika Komputer Digital & Pengantar Komputer
Edisi 2. Jakarta : Erlangga.

Kurniawan, Fredly. 2005. Sistem Digital Konsep & Aplikasi. Yogyakarta : Gava
Media

29