You are on page 1of 3

GEOTROPISME

I. Pendahuluan
Gerak geotropisme adalah gerak yang dipengaruhi oleh gravitasi bumi
terhadap pertumbuhan organ tanaman. Akar selalu tumbuh ke arah bawah akibat
rangsangan gaya tarik bumi (gaya gravitasi). Gerak tumbuhan akar ini merupakan
contoh lain dari gerak tropisme. Gerak yang disebabkan rangsangan gaya gravitasi
disebut geotropisme. Karena gerak akar diakibatkan oleh rangsangan gaya tarik bumi
(gravitasi) dan arah gerak menuju arah datangnya ranngsangan, maka gerak tumbuh
aka disebut geotropisme positif. Sebaliknya gerak organ tumbuhan lain yang
menjauhi pusat bumi disebut geotropisme negatif. Sebelum pembuahan adalah
geotropism negatif dan setelah terjadi pembuahan adalah geotropism positif.
Teori cholodny went tentang geotropisme mengajukan dugaan bahwa auksin
dipindahkan dari belahan atas batang kebelahan bawah bila batang diubah dari posisi
vertikal keposisi horizontal. Sebagian geotropisme diarahkan pada akar. Pada awalnya
bahwa sisi penerimaan gravitasi adalah tudung akar. Darwin (1980) Lentil (lens)
memberikan respon terhadap garvitasi bila pucuk akarnya dipotong, sampai meristem
akar dan tudung akar terbentuk kembali. Bila tudung akar jagung atau spesies lain
dihilangkan dengan menggunakan teknik bedah menghambat pertumbuhan akar, tidak
terjadi respon gravitropik sampai tudung yang sama atau tudung lain diganti atau
tudung baru tumbuh kembali. Seperti halnya makhluk hidup lainnya, tumbuhan juga
melakukan gerak. Namun gerak tumbuhan tidak seperti gerak pada makhluk hidup
lain berupa perpindahan tempat. Tumbuhan tinggi hanya bergerak pada bagian –
bagian tertentu dari tubuhnya, seperti bengkoknya batang, dahan dan akar, melipatnya
daun. Secara garis besar, gerak dibagi menjadi gerak Autonom atau Endonom yaitu
gerak yang terjadi secara spontan tanpa rangsangan dan gerakEtionom akibat adanya
rangsangan.
Geotropi adalah gerak yang menuju pusat bumi, gerak ini dilakukan oleh akar.
Gerak ujung akar kepala itu sutau geotropi yang positif. Sedang jurusan yang
ditempuh oleh cabang-cabang akar yang agak mendatar itu disebut diogeotropik atau
transversal-geotropik. Sebaliknya, jurusan yang ditempuh oleh ujung batang itu
disebut geotropi yang negatife. Gravitropisme dibagi menjadi dua, yaitu
gravitropisme positif (gerakan pertumbuhan akar menuju arah gravitasi bumi dan
gravitropisme negatif (gerakan pertumbuhan akar menjauhi gravitasi bumi. Namun
pada umumnya akar bersifat gravitropisme positif. (Dwidjoseputro, D. 1985)

jika gerak itu menjauh dari perangsang disebut fototropisme negative. 4. dan kemotaksis. mengurangi jumlah biji dalam buah. Fototaksis meupakan gerak taksis yang disebabkan oleh ransangan berupa cahaya. taksis dibedakan menjadi : fototaksis. Hormone ini terletak pada ujung batang dan ujung akar. Tujuan Mengetahui pengaruh gravitasi terhadap pertumbuhan radikula. . III. Gelas beker 4. Sedangkan kemotaksis merupakan gerak yang disebabkan oleh zat kimia. Karet gelang Bahan : 1. Dan kerja hormone auksin ini sinergis dengan hormone sitokinin dan hormone giberelin. II. Bungkuslah sebuah kaca objek dengan kertas saring. Prosedur kerja 1. yang disebabkan adanya rangsang dari arah gerak ditentukan oleh arah rangsang. Ditinjau dari macam ransangannya. Sebaliknya. mempercepat pemasakan buah. Letakkanlah biji kacang merah tersebut pada penggaris yang sudah dilapisi kertas saring dengan posisi berbeda-beda. Gerak taksis umumnya terjadi pada tumbuhan tingkat rendah. gerakan ini terjadi pada sebagian dari tumbuhan (akar dan batang). Misalnya pada sel gamet tumbuhan lumut. Alat dan bahan Alat : 1. Tropisme merupakan salah satu gerakan paratonik. Air IV. Gerak taksis merupakan gerak perpindahan tempat sebagian atau seluruh tumbuhan akibat adanya rangsangan. Selain membantu proses memperepat perkecambahan hormone ini juga berfungsi membnatu dalam proses pembelahan sel. 3. 2. Dalam petumbuhan kecambah ini dipengaruhi juga oleh hormone auksin. Kertas saring 3. Jika sumber perangsang itu berupa cahaya maka gerak bagian tanaman menuju kea arah cahaya disebut fototropisme yang positif. Pilihlah 3 biji kacang merah yang radikulanya lurus kemudian rendan biji kacang merah tersebut selama 5 menit. Yaitu hormone yang membantu dalam proses mempercepat pertumbuhan baik itu akar maupun pertumbuhan batang. Penggaris 2. Biji kacang merah 2. Agar tidak jatuh biji kacang merah tersebut ikat dengan karet gelang.

5 cm Pembahasan: Dari hasil pengamatan praktikum diatas yang disajikan dalam betuk tabel yaitu VI. Setelah tiga hari amatilah perkembangan radikulanya. 5. Hasil dan pembahasan Hasil tabel pengamatan No Bahan Ukuran pertumbuhan radikula biji kacang merah setelah 3 hari 1 Kecambah 1 - 2 Kecambah 2 3 cm 3 Kecambah 3 3. Taruhlah penggaris yang telah berisi biji kacang merah dalam gelas beker yang telah berisi air. V. Simpulan . 6.