You are on page 1of 11

MAKALAH

TAFSIR QUR’AN SURAT AL GHOSIYAH AYAT 17-20

Disusun Guna Memenuhi TugasMata Kuliah Tafsir Tarbawi

Dosen Pengampu : Hamid Mustofa, S,Th.I

Disusun Oleh:

SODIKUN

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN (FITK)
UNIVERSITAS SAINS AL QUR’AN (UNSIQ)
JAWA TENGAH DI WONOSOBO
TAHUN 2017

1

............................................................................1 BAB II PEMBAHASAN...........8 DAFTAR PUSTAKA 2 .......................2 A..........................................1 A...................................2 C...8 Kesimpulan.................................................................................................................................................... Hubungan Qs Almaidah Ayat 67 Dengan Pendidikan.................2 B............ DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN........................ Rumusan Masalah............................... Latar Belakang...........3 BAB III PENUTUP...........................1 B............... Deskripsi QS Almaidah Ayat 67........................................................................................................................ Asbabunuzul Qs Almaidah Ayat 67.

Namun. kemukjizatan Al-Quran terlihat dengan kekuatan sastranya yang tinggi sehingga mengalahkan ahli sastra pada waktu itu dan memang pada zaman Nabi adalah zaman keemasan dalam ilmu sastra. pada era sekarang yang mana zaman ilmu pengetahuan dan teknologi seakan-akan menuntut atau menguji kemukjizatan Al-Quran yang dipercaya kemukjizatannya berlaku sepanjang masa. Kemukjizatan Al-Quran tidak hanya berlaku pada zaman Nabi saja. Dalam makalah ini akan menguraikan hasil uji kemukjizatan Al- Quran yang dihadapkan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai tugas mata kuliah Tafsir Tarbawi dengan tema “Tafsir Qur’an Surat Al Ghosiyah Ayat 17-20” B. Latar Belakang Al-Quran adalah mukjizat terbesar yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Rumusan Masalah 1. Bagaimana Deskripsi Surah Al Ghosiyah Ayat 17-20? 2. Zaman Nabi. melainkan belaku untuk sepanjang masa. Bagaimana nilai-nilai tarbawy yang terkandung dalam Surah Al Ghosiyah Ayat 17-20 tersebut? 1 . BAB I PENDAHULUAN A.

ibnu jarir dan ibnu abi hatim. Lihat qurthubi: 10/7499 dan addarul mantsur 6/383 2 . BAB II PEMBAHASAN A.                       17. dan langit. dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? 20. Menegaskan. Dinamakan arti dari surah Al- Ghasyiyah adalah Hari Pembalasan diambil dari kata al- Ghasyiyah yang terdapat pada ayat pertama surah ini. merassa takjub dan heran Maka Allah menurunkan ayat ini : 1 1 hr. Al Ghosiyah Ayat 17-20 surah Al-Ghashiya adalah surah ke-88 dalam al- Qur'an. Surah al-ghashiyah tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 26 ayat. Maka Apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana Dia diciptakan. 18.S. bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan kaum musyrik yang tatkala Allah menjelaskan cirri-ciri dan kenikmatan surga. Yang dimaksud dengan "Hari Pembalasan" dalam surah ini adalah Hari Penghakiman. dan bumi bagaimana ia dihamparkan? B. Deskripsi Q. Asbabunuzul Al Ghosiyah Ayat 17-20 Qatadarah Ra. bagaimana ia ditinggikan? 19.

bukan untuk yang lain. 3 . kekuasaan dan keesaannya dengan yang mereka saksikan tanda-tanda kekuasaannya seperti unta yang mereka manfaatkan untuk mengangkut barang-barang dan mereka manfaatkan pula daging. bulu serta air susunya. keberadaan. Munasabatul Ayat Setelah Allah menjelaskan datangnya hari kiamat. langit yang tinggi. agar mereka memperhatikannya. dan bumi yang mereka jadikan sebagai tempat tinggal. keagungan. gunung yang kokoh yang memberikan petunjuk bagi para pendaki. ‫ت‬ ‫خل ل ق‬ ‫ل ك قي ت ق‬ ‫ت‬ ‫ق‬ ‫خ‬ ‫ق‬ ‫أ ق‬. Tafsir Al Ghosiyah Ayat 17-20 Allah memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk memperhatikan makhluk-makhluk ciptaan-Nya yang menunjukaan kekuasaan. pada hari kiamat itu Allah membagi manusia pada 2 golongan : golongan yang celaka dan golongan yang bahagia. dan keesaan-Nya. Dia berfirman : ‫َق‬ ‫ت‬ ‫ق ت‬ ‫خل ل َق‬ ‫ف خ‬ ‫ن إ لَقل ى اتل لب ل ل‬ ‫ل ك َقي ت َق‬ ‫أَقفال ي َقن تظ خخرنو َق‬ “Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan”. Dengan demikian mereka bisa mengambil dalil dari semua itu atas kekuasaan Allah terhadap adanya hari kebangkitan dan benarnya akidah tauhid. D. dan agar beliau sabar atas perlawanan mereka. ‫ق ت‬ ‫ف خ‬ ‫ب‬ ‫لل ل‬ ‫ل‬ ‫ا‬ ‫ل ى‬ ‫ل‬ ‫إ‬ ‫ن‬ ‫ق‬ ‫رنو‬ ‫خ‬ ‫ظ‬‫ت‬ ‫ن‬‫ق‬ ‫ي‬ ‫فال‬ “Maka Apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana Dia diciptakan” C. dan disebutkan juga kondisi kedua golongan tersebut. maka di sini Allah mengemukakan dalil keberadaan. karena beliau diutus untuk itu. Kemudian Allah memerintahkan Nabi-Nya saw untuk mengingatkan umat ini akan dalil-dalil serta tanda-tanda ini dan semacamnya.

Jadi unta adalah harta kekayaan orang Arab terbesar. tahan lapar dan haus. bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikit pun?” (QS.selanjutnya Allah Berfirman: ‫ت‬ ‫ع ت‬ ‫ف ق‬ ‫ء ك قي ت ق‬ ‫ف خر ل‬ ‫نوإ لقل ى ال س‬ ‫سءاما ل‬ ‫ق‬ “Dan langit. Allah memulai peringatan dengan menyebutkan unta karena pada umumnya bintang ternak orang-orang Arab adalah unta. Namun sekalipun demikian ia mau membawa beban yang berat. bagaimana ia ditinggikan” Yakni apakah mereka tidak menyaksikan langit bagi ia ditinggikan tanpa tiang? Hal ini seperti firman Allah : ‫َق‬ ‫م ك َقي ت َق‬ ‫ف ب َقن َقتيناها نوَقَقزي ننناها َقنواما‬ ‫م ي َقن تظ خخرنوا إ لَقل ى ال ن‬ ‫سءاماءل فَقوتقَقهخ ت‬ ‫أفَقل َق ت‬ ‫ن فخخرنو ج‬ ‫ج‬ ‫ام ت‬ ‫َقلها ل‬ “Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka. tubuhnya besar. padahal mereka menyaksikan unta yang merupakan ternak yang akrab dengan mereka dan makhluk yang paling besar di lingkungan mereka. air susunya bisa diminum. sifat-sifatnya luar biasa.bulunya dimanfaatkan. dapat menempuh jarak yang jauh. bisa ditunggangi dan membawa angkutan. dagingnya bisa dimakan. Bagaimana Allah menciptakannya seperti ini. Jadi unta adalah makhluk yang mengagumkan. air susunya diminum. banyak angkutan yang dibawanya. tunduk pada anak kecil. Qaaf : 6) Pada ayat selanjutnya Allah berfirman: ‫ت‬ ‫صب ق ت‬ ‫ل ك قي ت ق‬ ‫ف نخ ل‬ ‫نوإ لقل ى ال ت ل‬ ‫جبا ل‬ ‫ق‬ “Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan” 4 . Yakni bagaimana mungkin orang-orang musyrik mengingkari dan memandang mustahil adanya kebangkitan. Juga manfaat unta lebih banyak dari manfaat binatang lain. tahan lapar dan haus. dimakan dagingnya. sangat kuat.

hai Muhammad. berilah mereka kabar takut. Kemudian Allah memerintahkan Nabi-Nya saw untuk mengingatkan umat ini akan dalil-dalil serta tanda-tanda ini dan semacamnya dalam firman- ‫ق‬ Nya : (‫ر‬‫مممذقك ك ر‬ ‫ت خ‬ ‫فذقك كتر إ لن س ق‬ ‫ءاما أن ت ق‬ ‫ ق‬/ Maka berilah peringatan. Dan yang lebih mengagumkan lagi adalah banyak sumber-sumber air keluar dari gunung. agar penghuninya merasa tenteram dan dapat mengambil manfaat kandungan dan hasil-hasilnya seperti barang tambang. Di dalam gunung banyak manfaat dan barang tambang yang banyak. dan alihkan perhatian mereka kepada pentingnya merenungkan dalil-dalil 5 . dan batu pualam yang beraneka ragam yang mengagumkan. batu-batu besar. Makhluk-makhluk ini disebutkan. Datarnya bumi itu dari sisi yang melihat dan yang menempatinya. tanaman. karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan). karena sebagaimana disebutkan oleh ar-Rozy bahwa begitu besarnya bumi sehingga setiap bagiannya seperti datar. berilah peringatan dan pelajaran kepada manusia akan ajaran yang disampaikan kepadamu untuk mereka. Yakni gunung ditancapkan tegak dan tinggi di atas bumi. bukan yang lain karena semua ini adalah sesuatu yang paling dekat pada manusia yang melihatnya. Ia melihat untanya pagi dan petang. ia melihat langit yang menaunginya. Memperhatikan gunung dapat membangkitkan rasa kagum. ia melihat gunung yang mengelilinginya. dan ia melihat bumi yang mengangkatnya. dan pohon-pohonan yang beraneka ragam yang semuanya dapat menopang kehidupan. Ia kokoh agar bumi dengan penghuninya tidak goncang. Keberadaan dan rangkaian gunung dapat dimanfaatkan orang-orang yang berjalan di daratan dan tanah yang kosong. Yakni. tidak berarti bumi tidak bulat. Pada ayat selanjutnya Allah berfirman: ‫ت‬ ‫ض ك َقي ت َق‬ ‫نوإَقل ى اتل َق‬ ‫ح ت‬ ‫سط ل َق‬ ‫ف خ‬ ‫ل‬ ‫ر‬ ‫ت‬ ‫َق ل‬ “Dan bumi bagaimana ia dihamparkan” Yakni bagaimana bumi dihamparkan dan dibentangkan.

Kamu tidak punya kekuasaan atas mereka untuk membawa mereka beriman kepada Allah dan kepada risalahmu. Allah berfirman maka apakah mereka tidak memperhatikan bukti kuasa allah yang terbentang di alam raya ini. maka berarti merka telah mendapat petunjuk. 6 .” (QS. Kandungan Q. Tetapi jika mereka berpaling. karena kamu diutus untuk tujuan ini. termasuk di dalamnya adanya kebangkitan. Jika mereka beriman. Ar-Ra’d : 40) E. Kamu tidak punya kewajiban kecuali mengingatkan. sedang Kami- lah yang menghisab amalan mereka. antara lain kepada unta yang menjadi kendaraan dan bahan pangan mereka bagaimana ia diciptakan oleh Allah dengan sanngat mengagumkan? dan apakah mereka tidak merenungkan tentang langit yang demikian luas dan yang selalu mereka saksikan bagaimana ia ditinggikan tanpa ada cagak yang menopangnya? Dan juga gunung-gunung yang demikian tegar dan mereka bias daki bagaimana ia ditergakkan? Dan bumi tempat kediaman mereka dan yang tercipta bulat bagaiman ia dihamparkan? Penggunaan kata illa/kepada yang digandeng dengan kata yanzhurun/melihat aatau memperhatikan. Juga kamu tidak punya kekuasaan untuk memaksa mereka sesuai dengan yang kamu kehendaki. maka berarti mereka telah sesat dan ingkar sebagaimana firman Allah SWT : ‫ب‬ ‫ نوَقع َقل َقي تَقنا ال ت ل‬، ‫غ‬ ‫حسا خ‬ ‫ك ال تَقبال خ‬ ‫فَقإ لننءاما ع َقل َقي ت َق‬ “karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja. serta tanda-tanda ini dan semacamnya yang menunjukkan kekuasaan Allah atas segala sesuatu.S Al Ghosiyah Ayat 17-20 Dalam kandungan ayat ini Allah SWT mengajak orang-orang yang meragukan kekuasaannya untuk memperhatikan alam raya.

sempurna dan mantap agar dapat menarik darinya sebanyak mungkin bukti tentang kuasa allah da kehebatan ciptaannya 7 . Sehingga pandangan perhatian bnar-benar menyeluruh.untuk mendorong setiap orang melihat sampai batas ahkir yang dituunjuk oleh kata ila itu dalam hal ini unta.

Allah mengajak orang yang ingkar terhadap kuasanya untuk berfikir menmikirkan ciptaan-ciptaan allah yang sangat luar biasa yakni. Dan mereka (orang-orang yang ingkar terhadap kekuasaan allah ) untuk merenungkan tentang langit yang demikian luas dan yang selalu mereka saksikan bagaimana ia ditinggika tanpa ada cagak yang menopangnya? Dan juga gunung-gunung yang demikian tegar dan mreka bias daki bagaimana ia ditergakkan? Dan bumi tempat kediaman mereka dan yang tercipta bulat bagaiman ia dihamparkan 8 . bagaimana ia diciptakan oleh allah dengan sanngat mengagumkan. bagaiman seokor unta yang mempunyai keistimewaan yang sangat mengagumkan yang menjadi kendaraan bagi manusia.S al-ghasiyah ayat 17-20. BAB III PENUTUP Kesimpulan Dari beberapa pemaparan diatas maka dapat kita simpulkan bahwa didala Q. dan bahan pangan mereka.

Dana Bakti Wakaf Depag RI. Al-Qur’an Dan Tafsirnya Jilid X. Tafsir al-Misbah Vol. Semarang: TOHA PUTRA. 2007. Quraish. terjemah oleh Bahrun Abu Bakar. Bandung: CV. DAFTAR PUSTAKA Shihab. Tafsir Al-Maraghi Juz XXX. Diponegoro 9 . XV. Jakarta: Lentera Hati Ahmad Mustafa Al-Maraghi. Depag RI. Yogyakarta: PT. 1990. Al-Qur’an Dan Terjemahannya. 1993. M.